Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Herman Deru Terima Kunjungan Kerja Banggar DPRD Kabupaten Lahat Bahas APBD 2026 Sumsel
24 Dec 2025 Dilihat 1483x

Herman Deru Terima Kunjungan Kerja Banggar DPRD Kabupaten Lahat Bahas APBD 2026

Palembang — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menerima Kunjungan Kerja Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Lahat dalam rangka konsultasi terkait Penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lahat Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Bina Praja Provinsi Sumsel, Rabu (24/12/2025).Adapun permasalahan yang dibahas pada forum tersebut yaitu terkait dengan program Pembangunan Daerah Irigasi yang ada di Kabupaten Lahat yang belum menemukan titik terang terkait regulasi, apakah Pemerintah Kabupaten Lahat bisa melaksanakannya. Mengingat Pembangunan Daerah Irigasi wewenangnya ada pada tingkat Pemerintah Provinsi.Terkait hal tersebut, HD memberikan saran agar Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) berperan aktif dalam mengakomodir kebijakan kepala daerah. Ia menekankan pentingnya pembangunan yang dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran.“Kita tidak boleh ini tidak berjalan, meskipun ini perlahan. Artinya pembangunan tetap berjalan, administrasi dipenuhi, namun fungsi budgeting tetap saya hormati. Dikurangi, tidak dianggarkan, atau disetujui itu semua dibahas di ruang rapat dewan,” jelas HD.Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Lahat, Fitrizal Homizi, ST., M.Si., MM menyampaikan permohonan maaf karena hingga saat ini RAPBD Kabupaten Lahat Tahun Anggaran 2026 belum juga ditetapkan. Ia menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Lahat mendukung penuh program Bupati Lahat, khususnya dalam pembangunan daerah irigasi.“Di APBD 2026 direncanakan pembangunan dua daerah irigasi, yaitu Irigasi Pangi dan Merendang. Namun sampai saat ini, pendapat kami tetap bahwa daerah irigasi menjadi kewenangan provinsi dan belum bisa dikerjakan oleh pemerintah kabupaten,” ujarnya.Ia juga menjelaskan bahwa DPRD Kab. Lahat sangat mendukung program yang diinginkan Bupati Lahat terkait pembangunan Daerah Irigasi namun menurutnya perlu kehati-hatian dengan benar - benar melihat regulasi yang ada agar dalam tahapannya bisa berjalan dengan baik tanpa harus berdahapan dengan hukum.Turut hadir Para Wakil Banggar DPRD Kab. Lahat beserta Anggota dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.

Baca Detail
Peringatan Hari Ibu, Feby Deru Kunjungi Panti Pijat Pertuni Jaya Sumsel
24 Dec 2025 Dilihat 541x

Peringatan Hari Ibu, Feby Deru Kunjungi Panti Pijat Pertuni Jaya

PALEMBANG – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Panti Pijat Pertuni Jaya pada Rabu (24/12/2025) pagi. Dalam rangkaian peringatan Hari Ibu, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Febrita Lustia Herman Deru, hadir membawa keceriaan dan bantuan bagi anggota Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Sumsel.Kehadiran sosok yang akrab disapa Feby ini terasa istimewa karena ia turut didampingi oleh cucu-cucu tercintanya. Kehadiran lintas generasi ini menambah nuansa humanis dalam pertemuan yang didominasi oleh ibu-ibu hebat penyandang disabilitas netra tersebut.Acara pun menjadi sangat menyentuh saat Feby mengajak seluruh hadirin menyanyikan lagu “Kasih Ibu” secara bersama-sama. Melodi sederhana itu mengalun syahdu, menciptakan ikatan emosional yang kuat di antara para pengurus PKK dan anggota Pertuni.

Baca Detail
Perkuat Payung Hukum, Gubernur Herman Deru Dukung Pengesahan Raperda Kesejahteraan Lansia dan Wawasan Kebangsaan Sumsel
24 Dec 2025 Dilihat 593x

Perkuat Payung Hukum, Gubernur Herman Deru Dukung Pengesahan Raperda Kesejahteraan Lansia dan Wawasan Kebangsaan

PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menghadiri Rapat Paripurna XXIV DPRD Provinsi Sumsel dengan agenda Laporan Hasil Pembahasan dan Penelitian Panitia Khusus (Pansus) terhadap dua Raperda Inisiatif DPRD Provinsi Sumsel. Rapat yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Sumsel, Rabu (24/12/2025), dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, SE., MM.Dua Raperda yang menjadi fokus pembahasan tersebut meliputi Raperda tentang Kesejahteraan Lanjut Usia (Lansia) serta Raperda tentang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan.Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menekankan bahwa peningkatan jumlah populasi lansia di Sumatera Selatan harus dibarengi dengan kebijakan yang konkret. Ia menegaskan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) untuk menjamin hari tua yang layak bagi masyarakat."Jumlah lanjut usia terus meningkat, sehingga penting bagi kita semua untuk memikirkan dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Raperda ini diharapkan dapat menjadi payung hukum yang kuat bagi pemerintah dalam mengakomodir hak-hak dan kesejahteraan lansia di Sumsel," ujar Herman Deru.Sementara itu, Juru Bicara Pansus I, Munas Arifki, dalam laporannya menyampaikan bahwa proses pembahasan Raperda Kesejahteraan Lansia telah melalui tahap konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri. Segala revisi dan masukan teknis telah diakomodir sehingga regulasi ini siap untuk diimplementasikan."Kesimpulannya, Raperda ini dapat ditetapkan sebagai Peraturan Daerah (Perda). Kami berharap setelah disahkan, pemerintah segera menyusun aturan turunan agar kebijakan ini dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sesuai dengan undang-undang yang berlaku," tegas Munas.Selain fokus pada kesejahteraan lansia, rapat paripurna ini juga menyepakati penguatan regulasi terkait Ideologi dan Wawasan Kebangsaan. Hal ini dipandang krusial untuk menjaga ketahanan sosial dan nilai-nilai nasionalisme di tengah masyarakat Sumatera Selatan.Acara ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara pihak eksekutif dan legislatif sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan amanat perda tersebut ke depannya.Turut hadir Para Kepala OPD

Baca Detail
Gubernur Sumsel Ikuti Rakor Evaluasi Realisasi APBD 2025 Sumsel
24 Dec 2025 Dilihat 666x

Gubernur Sumsel Ikuti Rakor Evaluasi Realisasi APBD 2025

Palembang. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI), bertempat di Ruang Rapat Taman Kenten, Rabu (24/12/2025).Rakor ini dipimpin langsung oleh Mendagri M. Tito Karnavian melalui daring,rapat ini digelar dalam rangka mengevaluasi capaian realisasi pendapatan dan belanja daerah sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan daerah yang efektif, transparan, dan akuntabel.Dalam kesempatan tersebut, Gubernur H. Herman Deru menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk terus mendorong percepatan realisasi APBD agar pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Melalui rakor ini diharapkan seluruh pemerintah daerah, termasuk Provinsi Sumatera Selatan, dapat melakukan langkah-langkah strategis dalam mengatasi berbagai kendala realisasi anggaran, sehingga target pembangunan daerah Tahun 2025 dapat tercapai sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Sekda Sumsel H.Edward Candra,Kepala BPKAD Yossi Hervandi,Kepala Bapenda Provinsi Sumsel Achmad Rizwan, Kepala Dinas Kominfo Rika Efianti,Karo Protokol Tony Kurniawan,Plt. Karo Umum Perlengkapan Darmayanti.

Baca Detail
Gubernur Sumsel Ajak Guru Bekerja Ikhlas dan Istiqomah Jaga Marwah Pendidikan Sumsel
23 Dec 2025 Dilihat 590x

Gubernur Sumsel Ajak Guru Bekerja Ikhlas dan Istiqomah Jaga Marwah Pendidikan

OKU Timur. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menegaskan bahwa kekuatan utama dunia pendidikan terletak pada keikhlasan dan keistiqomahan guru dalam menjalankan tugas mulianya. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan HUT ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di SMP Negeri 1 Belitang Madang Raya, Kabupaten OKU Timur, Selasa (23/12/2025).Peringatan tersebut mengusung tema “Mari Kita Jaga Marwah Guru untuk Mewujudkan Guru Hebat, Indonesia Maju” dan dihadiri ribuan guru dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten OKU Timur. Turut hadir Bupati OKU Timur H. Lanosin, Anggota DPD RI Hj. Ratu Tenny Leriva, jajaran Forkopimda OKU Timur, kepala OPD, serta para insan pendidikan.Dalam arahannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan ucapan selamat Hari Guru kepada seluruh tenaga pendidik, sekaligus mengajak menjadikan momentum peringatan ini sebagai sarana introspeksi diri terhadap peran dan tanggung jawab guru di tengah dinamika zaman.“Maju dan mundurnya suatu bangsa sangat tergantung pada pendidikan, dan pendidikan sangat ditentukan oleh guru. Karena itu, profesi guru adalah profesi yang mulia dan penuh pengabdian,” ujar Herman Deru.Ia menilai, prestasi guru-guru di OKU Timur tidak perlu diragukan. Banyak tokoh dan sumber daya manusia unggul yang lahir dari tangan para guru yang bekerja dengan penuh dedikasi dan pengorbanan.Menurutnya, keberhasilan seorang pemimpin, baik di tingkat daerah maupun nasional, tidak terlepas dari peran guru yang bekerja di lapangan. Namun demikian, ia mengakui bahwa hingga saat ini masih terdapat harapan guru yang belum sepenuhnya terpenuhi, baik dari sisi kesejahteraan, fasilitas pendidikan, maupun dukungan sistem.“Harapan guru kepada siswa, lembaga, bahkan kepada negara begitu besar. Tapi dalam kondisi apa pun, tanggung jawab mendidik tidak pernah dilepaskan. Inilah nilai keikhlasan yang harus terus kita jaga,” tegasnya.Gubernur menekankan bahwa kemajuan teknologi dan perubahan sosial yang begitu cepat menuntut guru untuk terus beradaptasi. Guru harus siap menerima kritik, baik yang membangun maupun yang menjatuhkan, namun tetap teguh pada nilai dan tanggung jawab profesinya.Ia menyoroti fenomena saat ini di mana peran guru kerap mendapat tekanan, termasuk dari sikap sebagian orang tua yang sensitif terhadap proses pendidikan anak, bahkan teguran yang bersifat mendidik sering kali diviralkan melalui media sosial.“Di tengah tantangan itu, kuncinya adalah istiqomah. Tetap berada di jalur yang benar dan terus memberikan yang terbaik untuk anak-anak didik kita,” katanya.Sebagai pembina PGRI di tingkat provinsi, Herman Deru menegaskan pentingnya menjaga marwah guru. Ia menilai, keberhasilan pendidikan tidak hanya terletak pada kecerdasan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta didik.“Kita tidak hanya ingin anak-anak menjadi pintar, tetapi juga berkarakter. Karena mereka tidak selalu berada di lingkungan sekolah, mereka kembali ke keluarga dan masyarakat dengan latar belakang yang berbeda-beda,” ujarnya.Menatap masa depan, Gubernur mengingatkan bahwa sekitar 20 tahun ke depan Indonesia akan menghadapi bonus demografi. Kondisi ini, menurutnya, harus disiapkan sejak dini melalui pendidikan yang kuat dan berkualitas agar generasi muda memiliki daya saing serta mampu berkontribusi positif bagi bangsa.Ia juga mendorong para guru untuk memberikan ruang bagi siswa agar berani tampil dan mengeksplorasi potensi diri, tidak hanya terpaku pada pembelajaran di dalam kelas.“Berikan mereka keberanian. Jangan hanya mengukur dari nilai di kelas. Banyak anak yang juara saat kecil, tapi ketika dewasa tidak berani mengeksplorasi diri. Ini yang harus kita perbaiki bersama,” tambahnya.Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan capaian Provinsi Sumsel dalam upaya menurunkan angka stunting. Ia menyebutkan bahwa Sumsel saat ini berada pada peringkat kedua terbaik secara nasional dalam penurunan stunting, yang menjadi bukti pentingnya sinergi lintas sektor, termasuk pendidikan.“Tidak ada lagi peristiwa di dunia ini yang tidak kita ketahui karena kemajuan teknologi. Karena itu, guru harus melakukan lompatan berpikir, bekerja dengan ikhlas, dan memiliki kemampuan manajerial dalam mengatur waktu serta tanggung jawab,” jelasnya.Menutup arahannya, Herman Deru berharap semangat keikhlasan dan keistiqomahan para guru terus terjaga sebagai energi besar untuk menghantarkan putra-putri Sumsel menjadi generasi penerus yang berguna bagi nusa dan bangsa.Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Timur sekaligus Ketua PGRI OKU Timur, Wakimin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Gubernur Sumsel di tengah-tengah para guru.“Kami berharap kehadiran Bapak Gubernur dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh guru di OKU Timur untuk terus bekerja dengan ikhlas, istiqomah, dan penuh dedikasi dalam mencerdaskan anak bangsa,” ujarnya.

Baca Detail
Ketua TP PKK Sumsel Ikuti Demo Masak dalam Rangka Silaturahmi Sumsel
23 Dec 2025 Dilihat 494x

Ketua TP PKK Sumsel Ikuti Demo Masak dalam Rangka Silaturahmi

Palembang — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan (TP PKK Sumsel) Hj. Feby HD mengikuti kegiatan demo masak dalam rangka silaturahmi bersama jajaran Tim Penggerak PKK Sumsel. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang PKK Sumsel, Selasa (23/12/2025).Kegiatan demo masak ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi serta meningkatkan kebersamaan dan kekompakan antar pengurus TP PKK Sumsel. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi pengetahuan dan keterampilan, khususnya dalam pengolahan makanan yang sehat, bergizi, dan bernilai ekonomi.Hj. Feby HD menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, sinergi dan soliditas antar pengurus TP PKK Sumsel semakin kuat dalam mendukung berbagai program PKK di Provinsi Sumatera Selatan.Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, serta dihadiri ketua Kormi Samantha Tivani HD yang mencoba mencicipi kreasi pempek buatan anggota TP PKK Sumsel yang hadir.

Baca Detail
Tanam Padi dan Serahkan Alsintan, Gubernur Sumsel Percepat Produktivitas OKU Timur Sumsel
23 Dec 2025 Dilihat 778x

Tanam Padi dan Serahkan Alsintan, Gubernur Sumsel Percepat Produktivitas OKU Timur

OKU Timur — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru didampingi Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Timur H. Lanosin serta Anggota DPD RI Hj. Ratu Tenny Leriva melakukan penanaman padi di lokasi cetak sawah sekaligus menyerahkan bantuan sarana dan prasarana pertanian Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Adumanis, Kecamatan Semendawai Barat, Kabupaten OKU Timur, Selasa (23/12/2025).Kegiatan ini juga menjadi momentum silaturahmi Gubernur Sumsel bersama masyarakat Desa Adumanis, sekaligus bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.Dalam arahannya, Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa sektor pangan merupakan isu strategis yang harus digarap secara serius oleh seluruh pemangku kepentingan. Ia menyebutkan, Kabupaten Banyuasin saat ini menempati peringkat kedua nasional dalam kontribusi produksi pangan, yang menunjukkan besarnya potensi pertanian Sumatera Selatan.“Kalau bicara pangan, tidak ada kata tidak serius. Banyuasin menjadi nomor dua nasional karena kabupaten ini sangat besar kontribusinya. Namun daerah lain, termasuk OKU Timur, harus terus menyeimbangkan diri,” ujar Herman Deru.Ia menekankan pentingnya peningkatan indeks pertanaman (IP), khususnya di OKU Timur. Meski secara luasan lahan Banyuasin dan OKI lebih besar, Herman Deru menilai OKU Timur memiliki peluang besar untuk meningkatkan produktivitas melalui IP 3.“Luasan panen di OKU Timur harus kita dorong. Kita kerja bersama untuk mencapai IP 3. Gapoktan, penyuluh pertanian, hingga brigade pangan harus bergerak bersama,” tegasnya.Herman Deru juga mengungkapkan bahwa pada akhir November lalu, Sumatera Selatan menerima penghargaan atas capaian produksi pertanian yang bahkan mendapat apresiasi langsung dari Presiden Republik Indonesia. Meski demikian, ia mengingatkan agar seluruh pihak tidak cepat berpuas diri.“Produksi memang meningkat, tapi kita harus lebih mengencangkan kerja sama semua pihak, termasuk TNI dan Polri, agar capaian ini terus berlanjut,” katanya.Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa sektor pertanian memiliki peran besar dalam penyerapan tenaga kerja, tidak hanya di sektor formal tetapi juga informal. Oleh karena itu, ia meminta agar bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang diberikan benar-benar dijaga dan dimanfaatkan secara optimal.“Saya minta ada brigade montir alsintan, supaya alat-alat yang diberikan ini terawat dan tidak cepat rusak,” ujarnya.Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru juga mengenang perjalanan Kabupaten OKU Timur sejak masih menjadi bagian dari Kabupaten OKU hingga resmi menjadi daerah otonomi baru pada Januari 2004.“Dulu OKU Timur serba keterbatasan, infrastrukturnya belum memadai. Selama 10 tahun saya menjabat sebagai bupati, saya merasa bertanggung jawab membenahi daerah ini,” ungkapnya.Ia menambahkan, berbagai upaya pembangunan infrastruktur akhirnya membuahkan hasil. Jalan-jalan menjadi lebih baik, dan pada 2010 OKU Timur dinobatkan sebagai salah satu kabupaten hasil pemekaran terbaik di Indonesia.Sementara itu, Kepala Desa Adumanis, Syahril, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terhadap sektor pertanian di desanya.“Alhamdulillah, sarana dan prasarana pertanian kami sudah semakin baik. Bantuan alat pertanian dari Pemprov Sumsel sangat membantu petani dalam meningkatkan produksi,” ujarnya.Dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah provinsi dan kabupaten, diharapkan sektor pertanian di OKU Timur semakin maju dan mampu menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan Sumatera Selatan.

Baca Detail
Sekolah Rakyat Hadir di Teluk Gelam, Herman Deru Dorong Pemda Aktif Rekrut Siswa Dari Keluarga Kurang Mampu Sumsel
23 Dec 2025 Dilihat 1656x

Sekolah Rakyat Hadir di Teluk Gelam, Herman Deru Dorong Pemda Aktif Rekrut Siswa Dari Keluarga Kurang Mampu

OKI — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat komitmennya dalam pemerataan akses pendidikan melalui peluncuran Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Kecamatan Teluk Gelam, Kabupaten Ogan Komering Ilir.Launching yang dilakukan Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru pada Selasa (23/12/2025) tersebut menjadi langkah awal pembangunan sekolah yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga pra sejahtera.Gubernur Herman Deru menegaskan Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintah pusat yang digagas langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto sebagai upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.Ia mengatakan, keberhasilan Sekolah Rakyat tidak hanya ditentukan oleh bangunan fisik, tetapi juga pada ketepatan sasaran peserta didik.“Yang paling penting adalah rekrutmen siswa. Aparat pemerintah setempat paling tahu siapa warganya yang benar-benar tidak mampu. Itulah sasaran utama Sekolah Rakyat,” ujar Herman Deru.Menurutnya, kebodohan menjadi salah satu faktor utama kemiskinan. Oleh sebab itu, akses pendidikan yang adil dan merata menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Herman Deru juga mengingatkan agar seluruh elemen pembangunan sekolah, termasuk desain gerbang, dibuat menarik sehingga mampu meningkatkan kepercayaan dan minat masyarakat.

Baca Detail
Akselerasi Program Makan Bergizi Gratis, Sekda Sumsel Tekankan Standar Kesehatan dan Kelancaran Rantai Pasok Sumsel
23 Dec 2025 Dilihat 705x

Akselerasi Program Makan Bergizi Gratis, Sekda Sumsel Tekankan Standar Kesehatan dan Kelancaran Rantai Pasok

PALEMBANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan H. Edward Candra memimpin Rapat Koordinasi Pemerintah Daerah terkait Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Ruang Rapat Bina Praja, Selasa (23/12/2025). Pertemuan ini bertujuan untuk menyelaraskan kebijakan pusat dengan kesiapan teknis di lapangan, termasuk di wilayah terpencil.Dalam arahannya, Sekda menekankan bahwa kunci keberhasilan program ini adalah sinkronisasi masalah sesuai arahan pemerintah pusat. Fokus utama terletak pada kesiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh pelosok daerah."Yang terpenting adalah bagaimana kita menyelaraskan masalah yang ada sesuai arahan pusat, sehingga program ini terlaksana dengan baik, termasuk kesiapan dapur SPPG di daerah terpencil," tegas Sekda.Menindaklanjuti edaran Kementerian Dalam Negeri, Sekda mewajibkan setiap dapur pengelola MBG memiliki Sertifikat Layak Higiene Sanitasi (SLHS). Hal ini dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pihak kesehatan dan ahli gizi untuk memastikan pemenuhan standar kesehatan yang ketat.“Targetnya, dari 506 dapur yang ada saat ini, semuanya harus segera memiliki SLHS. Ini langkah krusial untuk mengeliminasi risiko atau kejadian yang dapat merugikan penerima manfaat,” tambahnya.Kepala KPPG Palembang, Dr. Nuriah Kartika, SH, MH, melaporkan bahwa saat ini program MBG di Sumatera Selatan telah menjangkau 1,4 juta penerima manfaat dari total target 2,4 juta jiwa. Secara infrastruktur, telah tersedia 506 SPPG aktif dari target total 808 dapur yang direncanakan.Meski demikian, Dr. Nuriah menyoroti beberapa kendala krusial yang ditemukan di lapangan, terutama di wilayah Kabupaten PALI, Muratara, dan OKI seperti Kualitas Air yang mana Masih ditemukan penggunaan air yang tidak layak konsumsi karena kandungan bakteri E. coli, Rantai Pasok yakni Keterjangkauan pasokan bahan makanan segar di daerah tertentu masih menjadi tantangan, Stabilisasi Harga Adanya fluktuasi harga bahan pangan yang dipicu oleh tingginya permintaan program MBG.“Kami fokus pada peningkatan pengelolaan air bersih dan memastikan ketersediaan bahan makanan segar yang terjangkau agar tidak mengganggu rantai pasok makanan di masyarakat,” jelas Dr. Nuriah.Pemerintah Provinsi Sumsel juga mulai memetakan strategi untuk tahun 2026, mengingat akan ada penambahan jumlah dapur MBG secara signifikan. Penguatan koordinasi antarinstansi menjadi harga mati agar stabilitas harga pangan di pasar tetap terjaga meskipun permintaan kebutuhan dapur MBG meningkat.Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat bergerak cepat mengatasi kendala teknis demi menjamin kualitas gizi bagi jutaan anak di Sumatera Selatan.Turut hadir Para Kepala OPD

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.