Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
HD : Skrining Tumbuh Kembang Anak, Untuk Generasi Sehat dan Cerdas
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel H. Herman Deru menghadiri dan mengapresiasi Pemecahan rekor MURI pelatihan skrining tumbuh kembang pada 1000 guru PAUD di Palembang dalam rangka Dies Natalis Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya ke 61 diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Unsri bertempat di Dining Hall JSC Palembang, Rabu, (14/9/2023) HD katakan pelayanan kesehatan termasuk dalam layanan pokok penyelenggraaan pemerintahan yang perlu dilakukan secara promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. "Kegiatan ini bukan sekedar skrining tumbuh kembang anak tapi menata masa depan anak. Anak-anak diharapkan memegang estafet pembangunan bangsa. Pemantauan tumbuh kembang anak akan mencegah stunting demi generasi penerus yang sehat dan cerdas," ujarnya. Kegiatan ini akan aka melatih para guru PAUD untuk punya andil dalam menentukan langkah-langkah yang tepat apabila ditemukan anak yang memiliki tumbuh kembang yang kurang baik. "Jadikan ini TOT (Training of Trainer), agar kemudian bisa diliterasikan kembali ke ibu-ibu muda, calon ibu atau calon pengantin agar dapat mendeteksi tumbuh kembang anak dan mencegah stunting," katanya. Ketupel, Dr. dr. Yudianita Kesuma Sp.A (K) M.Kes, melaporkan kegiatan ini juga dilakukan bersamaan dengan penelitian, pelatihan, dan pengabdian masyarakat dalam pengawasan tumbuh kembang anak. "Pemantauan tumbuh kembang anak dilakukan dari faskes dasar dan TK, Artinya ini juga memerlukan peran guru TK yang bekerjasama dengan orang tua dan tenaga kesehatan. Pemantauan tumbuh kembang anak dapat membantu upaya pencegahan stunting," katanya. Dekan Fakultas Kedokteran Unsri, dr. Syarif Husin, ungkapkan kegiatan ini melibatkan komponen kedokteran dan kesehatan. Ia mengapresiasi dukungan Gubernur HD bersama Pemprov Sumsel atas terselenggaranya kegiatan ini. "Kegiatan ni bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam menurunkan angka stunting. Ini menekankan aspek preventif dan promotif sehingga kita tidak lalai dalam pengawasan tumbuh kembang anak," ujarnya. Berdasarkan data yang dihimpun saat acara berlangsung, kegiatan ini diikuti oleh 1.200 guru PAUD melebihi target 1000 peserta. Turut hadir Para Kepala OPD Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
HD buka Rapat Evaluasi dan Percepatan Penyaluran Pupuk
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru utarakan, komitmen kita bersama menjadi penyangga pangan nasional bukan hanya lumbung pangan dan berharap pada evaluasi ini harus menghasilkan rekomendasi dengan catatan tidak ada pembatasan pupuk maupun terjadinya ada kuota penyediaan pupuk serta tidak ada perampingan terkait pupuk Hal tersebut diutarakan menghadiri sekaligus membuka Rapat Evaluasi dan Percepatan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Prov. Sumsel Tahun 2023 bertempat di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Kamis (14/9/2023) "Ada sesuatu yang anomali pada semester akhir, pupuk kita over stock. Sementara di lapangan kalau saya bertemu dengan petani selalu mengeluh" ujar Gubernur Herman Deru (HD) Lanjut HD, Terkait permasalahan ini pasti ada problem dengan adanya kelebihan stok maka kita harus bedah maupun dikaji apakah kendala ada di distributor, produsen atau di petani. Hal ini pasti ada sesuatu yang salah maupun some thing wrong, karena kita tidak ada menghubungkan permasalahan maupun tidak bicara El Nino Ditambahkan HD, Negara intervensi dalam hal pupuk. Masukan seperti distributor mengerti demand dan suplai kenapa tidak kita telusuri karena persoalan ini merupakan satu kesatuan anatomi yaitu distributor, produsen dan petani serta Tenaga Pendamping Peningkatan Ekonomi Pertanian (P2EP). "Target kita tidak ada penurunan terkait pangan karena ada persolan distribusi pupuk, kita harus dari pesimis jadi optimis dengan adanya aksi inovasi" tutup HD Kepala Dinas Pertanian TPH Prov Sumsel, Dr. Ir. H. R. Bambang Pramono, M.Si, utarakan implementasi regulasi Permentan 10 Tahun 2022 menjadi pembatas penginputan alokasi Tahun 2023 pada Sistem e-Alokasi sehingga e- Alokasi Sumatera Selatan untuk pupuk Urea semula 250. 475 Ton menjadi 150. 544, 80 Ton dan pupuk NPK semula 188, 761 Ton menjadi 170. 454, 24 Ton. "Sampai dengan tanggal 31 Agustus 2023, serapan Urea mencapai 48, 26 % dari target 150. 544, 80 Ton dan serapan pupuk NPK mencapai 42, 82 % dari target 170. 454, 24 Ton" ujarnya Turut hadir para Kepala OPD Prov. Sumsel Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Evaluasi SPBE, Mengukur Maturitas Penerapan SPBE di Lingkungan Pemprov Sumsel
Palembang, sumselprov.go.id- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan melaksanakan Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Sumsel Command Center, Rabu (13/9/2023). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mengukur maturitas penerapan SPBE pada perangkat daerah di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan evaluasi dihadiri Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru diwakili Kepala Dinas Kominfo Prov Sumsel H Achmad Rizwan SSTP, MM dan Karo Organisasi M. Zaki Aslam S.IP, M.Si. " SPBE adalah penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dan memberikan layanan kepada pengguna SPBE. Seperti yang tertuang pada Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE" ujar Rizwan. . Pemantauan dan Evaluasi SPBE bertujuan mengukur capaian kemajuan penerapan SPBE pada instansi pusat dan pemerintah dan daerah, meningkatkan kualitas penerapan SPBE pada instansi pusat dan pemerintah daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik pada instansi pusat dan pemerintah daerah. "Evaluasi dilaksanakan dengan memberikan penilaian dengan beberapa tahapan terhadap 11 Perangkat Daerah terkait Evaluasi SPBE di lingkungan Pemprov Sumsel. Yang hari ini dilaksanakan adalah Penilaian Interviu terhadap 47 Indikator yang ditetapkan Kemeterian PAN-Rb" tambah Rizwan. Ditambahkan Rizwan Penilaian Evaluasi SPBE dilakukan secara daring oleh Tim Asessor Kementerian PAN-RB. "Untuk diketahui Tahun 2021 Nilai SPBE Tahun 2021 mendapat kategori Predikat Baik dengan nilai 2,62" tutup Rizwan. Turut hadir Kepala BPSDMD Prof. Edwar Juliartha, Karo hukum Windri Marlenny, SH, MM, Inspektur Daerah Prov Sumsel Zulkarnain, SE, MM. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
Launching Sumsel Berkat, HD : Langkah Konkrit Wujudkan Program JKN dan Permudah Layanan Kesehatan
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru (HD) melaunching Universal Health Coverage (UHC) Provinsi Sumsel Berkat “Berobat Pakai KTP” di Griya Agung Palembang, Rabu (13/9/2023). Melalui kesempatan itu, HD menyampaikan bahwa Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan program yang harus segera direalisasikan karena jaminan kesehatan harus dirasakan oleh masyarakat secara merata. "Melalui Launching UHC Sumsel Berkat, ini merupakan langkah konkrit kita dalam memberikan pelayanan kesehatan yang merata kepada masyarakat, ini juga wujud dukungan Pemprov Sumsel dalam rangka mendukung program JKN", tutur HD. HD menambahkan bahwa Pemprov Sumsel berusaha keras dalam mencapai UHC di Sumatera Selatan, yang saat ini telah tercapai dengan persentase 95,5 % masyarakat sumsel yang telah tercover program JKN melalui BPJS Kesehatan. "Ini merupakan langkah dalam menyamaratakan pelayanan kesehatan ditengah masyarakat tanpa adanya diskriminasi, dibeda - bedakan dalam proses pelayanan kesehatan", ucap HD. Selain itu, HD juga menyampaikan bahwa kesehatan masyarakat tidak boleh dipolitisasi, karena pelayanan kesehatan yang baik merupakan hak dari setiap masyarakat yang harus mereka miliki. "Layanan kesehatan tidak boleh terbengkalai, karena masyarakat kita sangat butuh dalam menerima pelayanan kesehatan. Kita bersama sama melakukan service kepada masyarakat serta service kepada para nakesnya juga harus kita lakukan. Mari kita bersama Dengan segala keikhlasan untuk berbuat yang terbaik kepada masyarakat", tutur HD. Diakhir sambutannya, HD berharap agar semua tamu undangannya yang hadir, baik Bupati/Walikota, Nakes dan lainnya untuk dapat mengambil peran dalam mempromosikan pola hidup sehat kepada masyarakat, karena langkah prefentif lebih baik untuk dilakukan sebelum sampai pada tahap pengobatan. Sementara itu, Dirut BPJS Kesehatan, Prof. DR. Ali Ghufron Mukti, M.Sc, PH.D, AAK yang hadir pada kegiatan launching tersebut menyampaikan bahwa Sumsel Berkat merupakan langkah maju yang luar biasa yang telah dilakukan oleh Pemprov sumsel dan semoga UHC yang telah dicapai oleh Pemprov Sumsel dapat menjadi contoh dan semangat bagi Provinsi lainnya untuk segera mencapai UHC. "Kami ucapkan terimakasih dengan sumsel berkat ini, Pemprov Sumsel berhasil mencapai UHC. Semoga ini menjadi penyemangat bagi pemerintah lain yang belum UHC dapat mencapai tujuannya", tuturnya. Mengenai Sumsel Berkat, ini merupakan program kesehatan yang diinisiasi oleh Pemprov Sumsel dalam memberikan layanan kesehatan yang merata kepada masyarakat. Penjelasan yang diberikan oleh Ka. Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Dr. H. Trisnawarman, M.kes, SpKKLP melalui laporannya, bahwa program ini dilaksanakan untuk mempermudah akses masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan di Sumatera Selatan. "Melalui Sumsel Berkat, Masyarakat kita permudah untuk mendapatkan layanan kesehatan. Jadi mereka cukup memberikan NIK mereka kepada petugas kesehatan, lalu mereka akan dilayani tanpa adanya diskriminasi", ucapnya. Ditambahkannya bagi masyarakat yang belum terdaftar di program JKN. Melalui Sumsel Berkat, masyarakat akan diberikan layanan yang sama dan secara otomatis akan didaftarkan didaftarkan sebagai anggota BPJS Kesehatan. Turut hadir Kepala Kejaksaan Tinggi Prov. Sumsel, Sarjono Turin, SH, MH, Para Anggota DPRD Prov. Sumsel, Para Bupati/Walikota dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Bersama BNPB Lakukan Peninjauan Titik Api di OKI
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana RI (BNPB) Letjend TNI Suharyanto, S. Sos., M.M. melakukan peninjauan sejumlah lokasi titik fire spot tepatnya di Pangkalan Lampam Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dari jalur udara, Selasa (12/9). Sesaat sebelum terbang dari Lanud Srimulyono Herlambang Talang Betutu Palembang sekitar pukul 09. 30 Wib Herman Deru menegaskan berdasarkan pantauan Badan Meteorologi Kimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkalan Lampam Kabupaten OKI yang terpantau ada titik api. "Masyarakat Sumatera Selatan, saya hari ini bersama Kepala BNPB RI Bapak Suharyanto, pagi ini akan meninjau fire spot yang ada dibeberapa titik api yakni di OKI," kata Herman Deru. Menurutnya peninjauan merupakan bentuk upaya serius Pemerintah dalam penanggulangan kabut asap di Kota Palembang dan sejumlah tempat lainnya akibat karhutla. "Titik yang terbawa angin yang asapnya menuju Kota Palembang hari ini akan kita tinjau langsung proses pemadamannya doakan hari ini sukses pemadamannya," harapnya. Untuk diketahui sejak jauh hari Pemprov Sumsel bersama personil gabungan dari TNI, Polri, dan BPBD Kabupaten/kota begitu serius dalam penanggulangan karhutla di Sumsel. Dimana sebelumnya Gubernur telah menggelar Rakor pengendalian dan antisipasi karhutla di Sumsel bersama Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman bertempat di Posko Karhutla Kantor BPBD Provinsi Sumsel, Jum’at (8/9) lalu. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Pemprov Terima Dukungan Operasional Penanganan Darurat Karhutlah
Palembang, sumselprov.go.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menerima bantuan dukungan operasional penanganan darurat bencana asap akibat kabakaran hutan dan lahan (karhutlah) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) senilai Rp. 4,5 M dan bantuan peralatan penanganan karhutlah Provinsi Sumsel bertempat di Auditorium Graha Bina Praja, Selasa, (12/9/2023) Bantuan diberikan oleh Kepala BNPB RI, Letnan TNI Suharyanto, S.Sos., MM., kepada Gubernur Sumsel H Herman Deru saat menghadiri Rapat Koordinasi (rakor) Penanganan Bencana Karhutla di Sumatera Selatan. HD harapkan bantuan ini akan memberikan semangat baru bagi satgas dan BPBD Sumsel dalam penanggulangan karhutlah di Sumsel. Diungkapkan HD, Sumsel memiliki beberapa daerah dengan lahan gambut yang luas. Dan hampir semua lahan yang terbakar adalah lahan gambut yang terbengkalai. "Dari tahun-ketahun kita selalu siaga. Dikota juga telah ada giant screen yang menginformasikan tingkat pencemaran udara. Dari sebelumnya dan per hari ini asap yang ada masih fluktuatif dan masih dikategorikan terkendali," ujarnya. Selanjutnya, HD harapkan upaya penanggulanhan karhutlah terus dioptimalkan pada pencegahan. Dan pada titik api yang ada kita juga berusaha memadamkan api sesegera mungkin melalui jalur darat dan udara dengan dukungan dari semua pihak. Kepala BNPB RI, Letnan TNI Suharyanto, S.Sos., MM., katakan dirinya bersama HD telah meninjau karhutlah dari udara dan darat. Khusus di Sumsel, sudah ada lahan terbakar dan sudah banyak dipadamkan. Dan beberapa titik susah dipadamkan karena tempatnya terpencil. "Kesiapan water boombing di sumsel terbanyak. Dan juga diperbantukan dari wilayah lain juga TMC akan lebjh dimaksimalkan dari BMKG. Khusus untuk kebakaran cukup luas di kab OKI. Saya yakin bisa dipadamkan saya yakin bisa terkendali," katanya. "Semua provinsi sudah ditinjau satu-satu. Saya pastikan kondisi per hari ini tidak. Namun kita harus berupaya tarus agar semakin lama di masa-masa elnino karhutla tetap terkendali," pungkasnya. Turut hadir Para Kepala OPD Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Gubernur Sumsel Resmikan Naming BNI di Jakabaring Sport City
Palembang, sumselprov go.id-Mempercantik daerah atau kota merupakan tugas bersama, bukan hanya pemerintah daerah semua pihak termasuk juga korporasi harus berperan dan berkontribusi dalam memperindah sebuah kawasan. Seperti yang dilakukan BNI 46. Dimana perusahaan perbankan tersebut, membangun naming BNI Jakabaring Sport City di kawasan bundaran Parameswara Jakabaring Palembang. "Ini kontribusi BNI untuk memberikan kebahagiaan kepada masyarakat. Kita ketahui ini merupakan kawasan strategis yang dijadikan masyarakat untuk berkumpul," kata Herman Deru ketika meresmikan naming BNI Jakabaring Sport City, Senin (11/9/2023). Menurutnya, peran BNI 46 dalam merevitalisasi kawasan itu tentu aka semakin memperindah wajah kota Palembang. "Semoga masyarakat semakin menikmati suasana baru ini sebagai tempat bersantai. Ini tentu semakin mempercantik wajah Palembang," ujarnya. Dia berharap, kontribusi BNI tersebut dapat memantik korporasi lainnya untuk melakukan hal serupa. "Saya sangat apresiasi ini. Saya harap korporasi lainnya terpantik untuk memberikan perhatian kepada masyarakat," terangnya. Dia juga berpesan, agar masyarakat menjaga keindahan kawasan tersebut. "Buanglah sampah pada tempatnya sehingga kawasan ini terus bersih dan nyaman," tuturnya. Sementara itu, Pimpinan BNI Wilayah 03 Wirawan Ari Rachmana mengatakan, revitalisasi kawasan tugu Parameswara Jakabaring tersebut merupakan respon BNI terhadap keindahan lingkungan. "Ini bentuk sinergi kita dengan Pemprov Sumsel. Apalagi tugu Parameswara ini merupakan salah satu icon kota Palembang," terangnya. Dia mengungkapkan, jika BNI akan terus berkontribusi dalam memajukan daerah ini. "Kita berharap daerah ini akan semakin maju dan kita berkomitmen akan terus memberikan kontribusi," pungkasnya. Hadir dalam kesempatan itu, para pejabat di lingkungan Pempov Sumsel dan Pemkot Palembang. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
P3N Dihapuskan, HD Inisisais Bentuk Lantik FKPPUKD/K Sumatera Selatan
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru (HD) selaku pembina FKPPUKD/K Prov. Sumsel Sumsel melantik dan mengukuhkan Forum Komunikasi Petugas Penghubung Urusan Keagamaan Desa atau Kelurahan (FKPPUKD/K) Prov. Sumsel Periode 2023-2027 di Auditorium Graha Bina Praja, Senin (11/9/2023). Melalui kesempatan itu, HD menjelaskan alasan kenapa dirinya membentuk PPUKD/K, hal tersebut dikarenakan dihapuskannya Petugas Pembantu Pencatat Nikah (P3N) oleh Pemerintah Pusat. "Maka dari itu, saya berinisiatif membentuk PPUKD/K untuk mengisi dan menggantikan kekosongan P3N, akan tetapi diberikan tugas tambahan yaitu sebagai petugas penghubung yang berkaitan dengan bidang keagamaan di Desa atau Kelurahan", tutur HD menjelaskan. HD juga menambahkan dengan adanya PPUKD/K disetiap Desa/Kelurahan, dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan bimbingan pada bidang keagamaan. Seperti urusan tata cara mendaftarkan diri untuk pergi umroh dan hal lainnya. "Saya minta Pak Ketua Umum dapat merumuskan secara jelas tentang tugas dan fungsi PPUKD/K sehingga para anggota dapat menjalankan tugas - tugas tersebut dengan baik dan benar", ucap HD. Selain itu, HD juga berharap FKPPUKD/K Sumsel dapat membuat laporan kinerja setiap tahunnya serta kendala - kendala yang dihadapi saat menjalankan tugas dilapangan untuk digunakan sebagai bahan evaluasi agar FKPPUKD/K Sumsel untuk menjadi lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sementara itu Ketua Umum FKPPUKD/K Sumsel, Drs. H. Zulkarnain, MA, MH, menghimbau agar pengurus kabupaten/kota untuk segera berkoordinasi dengan Bupati/Walikota masing - masing terkait dengan pelantikan kepengurusan di 17 Kab/Kota agar dapat segera dilaksanakan. "Karena ini merupakan forum yang pertama di Indonesia dengan anggota sebanyak 3.450 orang Se- Sumatera Selatan, Saya harap kita komitmen dan konsisten dalam menjalankannya", ucapnya. Turut hadir Ketua FKPPUKD/K Sumsel, DR. M. Dian Kristiawan, Ketua Asosiasi Penghulu Republik Indonesia Prov. Sumsel, H. Anwar, M.Si, Para Kepala OPD Prov. Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Dorong Sumsel Mampu Jadi Episentrum Pendidikan ASN se-Sumatera
Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H Herman Deru membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pengembangan Kompetensi SDM Aparatur se-Sumatera Selatan Tahun 2023 di Aula BPSDMD Sumsel, Senin (11/9/2023). HD katakan diklat dibutuhkan untuk mencetak SDM yang handal dengan latar belakang yang berbeda. SDM perlu melakukan pengembangan diri setiap saat seiring regulasi yang berubah dan permintaan peningkatan kompetensi. BPSDMD harus menjadi sarana bagi ASN untuk berani berkompetisi dan berinovasi. Namun Inovasi yang telah ada juga perlu ditingkatkan. Jangan hanya menunggu aplikasinya tapi bagaimana implementasinya dan dapat bermanfaat di masyarakat. "Saya ingin ada upgrading di setiap job dalam setiap OPD. BKD dan BPSDMD bekerjasama menanyakan ke OPD butuhnya apa. Satukan program visi dan misi kab/kota di Sumsel untuk menjadikan SDM yang berkualitas melalui kapasitas building," pintanya. HD berharap melalui kegiatan ini, BPSDMD dapat merekonstruksi menjadi lebih baik lagi. Sehingga dapat menghasilkan banyak SDM berkualitas. Kepala BPSDM Sumsel, Prof Dr Edwar Juliarta, melaporkan kegiatan ini bertujuan untuk mensinkronkan dan meningkatkan kualitas program perencanaan pengembangan kompetensi SDM di Sumsel, serta meningkatkan koordinasi dan percepatan tata kelola SDM di Sumsel. "BPSDMD siap diarahkan dan juga bekerja sama untuk membangun daerah bersama," ujarnya. Kepala Lembaga Administrasi Negara RI, Dr Adi Suryanto mengatakan BPSDMD bisa menjadi learning center bagi ASN se-Sumsel. Dengan cara menyamakan visi bersama untuk menjadikan BPSDMD sebagai hak learning center se-Sumsel. Dimulai dengan tata kelola managemen yang baik dari penyelenggara, peserta dan widyaiswara. Menurutnya, Pengembangan kompetensi adalah hak PNS. Seperti yang disampaikan pada pidato Presiden RI bahwa lembaga pendidikan dan pelatihan harus didukung untuk melakukan pembenahan secara besar-besaran. ASN Indonesia berhak mendapatkan proses pembelajaran terbaik dari sumber terbaik. Dalam kesempatan itu, juga dilakukan Penandatangan kesepakatan bersama BPSDMD Provinsi Sumsel, BPSDMD Kemendagri, LAN RI dalam rangka meningkatkan kualitas SDM di Sumsel. Turut hadir Para Kepala OPD Sumsel. Tim Media Dinas Kominfo Provinsi Sumsel.