Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Sekda Sumsel Lantik 47 Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemprov Sumsel Sumsel
18 Sep 2024 Dilihat 2458x

Sekda Sumsel Lantik 47 Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemprov Sumsel

Palembang. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Edward Candra katakan jabatan fungsional penting dan menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Hal ini diungkapkannya saat melantik sekaligus menghadiri pengambilan sumpah jabatan bagi 47 pejabat fungsional di lingkungan Pemprov Sumsel di Graha Bina Praja, Rabu, (18/9/2024). Edward Candra mengucapkan selamat kepada para pejabat fungsional yang telah dilantik. Menurutnya, amanah ini didapatkan dengan melalui berbagai proses dan merupakan sebuah pilihan dalam jenjang karir dan pengabdian kepada daerah. "Saat ini jabatan fungsional dikedepankan. Para pejabat fungsional yang sudah dilantik diharapkan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik kedepannya, " Ujarnya. Oleh karena itu, para pejabat fungsional diminta untuk terus mengembangkan dan meningkatkan kompetensi agar lebih profesional dan tetap mengasah kemampuan sesuai tupoksinya. Selain itu, para pejabat fungsional juga diminta mampu berinovasi dalam menunjang tupoksinya agar pelayanan kepada masyarakat lebih optimal. "Jangan lupa untuk selalu menjaga integritas dan netralitas ASN. Serta terus berkolaborasi dalam mengembangkan diri baik secara internal dan sesama pejabat fungsional sesuai tupoksinya, " Tuturnya Edward berharap para pejabat fungsional yang dilantik dapat berkontribusi dan kompak menjalankan tugasnya demi mengabdi kepada bangsa dan negara. "Semoga jabatan yang diamanahkan dapat membawa berkah dan manfaat bagi sekitar, " Pungkasnya. Dalam kesempatan itu, pejabat yang dilantik sejumlah 47 orang dengan berbagai bidang antara lain infrastruktur, tenaga kesehatan, apoteker, guru, dan lainnya.

Baca Detail
Pj Gubernur Sumsel Bersama Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Membuka Job Fair 34 Perusahaan di Sumsel Sumsel
18 Sep 2024 Dilihat 1121x

Pj Gubernur Sumsel Bersama Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Membuka Job Fair 34 Perusahaan di Sumsel

Palembang. Dalam upaya menyerap tenaga kerja dan membuka peluang kerja bagi warga Sumatera Selatan Penjabat Gubernur Sumsel Elen Setiadi membuka Job Fair terbesar di Bumi Sriwijaya dihadiri secara langsung oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Ir.Afriansyah Noor.,M.Si.,IPU. Atrium PS Mall, Rabu (18/09/2024). Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Ir.Afriansyah Noor.,M.Si.,IPU menyampaikan program ini merupakan sebuah langkah untuk membuka pasar kerja bagi masyarakat Sumsel sehingga mampu memberikan kesempatan kerja  bagi generasi masa kini. "Langkah ini bisa menyampaikan informasi kepada masyarakat terutama generasi Gen Z yang saat telah memasuki area bonus demografi, untuk itu kami mengajak kepada pemerintah, mitra kerja untuk terus membuka lowongan kerja yang mana penduduk usia produktif sangat besar hampir mendekati 56%"ungkapnya Sementara itu Elen Setiadi juga menyampaikan tujuan umum dari program ini ialah menurunkan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja. "Salah satu upaya dilakukan adalah dengan mendekatkan pertemuan antara pencari kerja dengan pengguna tenaga kerja atau perusahaan kegiatan ini merupakan salah satu link and match di pasar kerja"ungkapnya Pada kegiatan ini Deliar Risqon selaku Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumsel melaporkan ada sebanyak 34 perusahaan yang terdapat di Sumsel dengan kurang lebih 1000 lowongan kerja baik luar maupun dalam Negeri. "Semoga masyarakat sumatera selatan dapat mampu terserap lapangan kerja pada job fair kali ini, dan ini pertama kali dihadiri oleh Wamen secara langsung di palembang"ucapnya Turut Hadir Inspektur IV Kemenaker RI Ervin Batubara, Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel Muhyidin dan Para kepala OPD lainnya.

Baca Detail
Sekda Sumsel Edward Candra  Hadiri Rapat Optimalisasi PAD dan Retribusi Daerah  Provinsi Sumsel Smt. 1 TA 2024 Sumsel
18 Sep 2024 Dilihat 1053x

Sekda Sumsel Edward Candra Hadiri Rapat Optimalisasi PAD dan Retribusi Daerah Provinsi Sumsel Smt. 1 TA 2024

Palembang - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan Edward Candra hadiri Rapat Optimalisasi PAD (Pengelolaan Hasil Kekayaan Daerah yang di Pisahkan) dan Retribusi Daerah Provinsi Sumsel semester 1 tahun Anggaran 2024, rapat berlangsung di Ruang Aula Sriwijaya Bapenda Provinsi Sumsel, (18/92024). Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumsel H. Achmad Rizwan, SSTP,.MM dalam laporannya mengatakan rapat hari ini merupakan evaluasi di tahun anggaran 2024 yang meliputi dari hasil Pengolaan Kekayaan Daerah yang di Pisahkan, Penerimaan Retribusi Daerah dan Penerimaan BLUD). “Rapat hari ini sangat istimewah dihadiri oleh Sekretaris Daerah, dan kami yang hadir disini juga mengucapkan selamat atas pelantikan Definitif Bapak sebagai Sekda Provinsi Sumsel. ini merupakan rapat pertama yang di pimpin oleh Bapak Sekda dan juga kami harapkan di rapat - rapat berikutnya evaluasi ini bisa langsung di pimpin oleh pak sekda” ucap Rizwan Rizwan juga memaparkan hasil dari Evaluasi tahap pertama yang dilaksanakan di semeter pertama di bagi menjadi 2 bagian ada Hibah dan penerimaan lain-lain, Rizwan Optimis pada saat 31 Desember 2024 semua sudah melebih dari target yang sudah ditentukan. “Penerimaan lain-lain ini terdiri dari hasil pengolahan daerah yang di pisahkan dari target ditahun 2024 sebesar Rp. 165.607.917.094 terealisasi sampai dengan 31 Agustus 2024 sebesar Rp.138.012.019.544 dengan persentase sebesar 83,34%” jelas Rizwan Sementara itu Realisasi Hibah dari perusahaan atau pihak ke 3 (tiga) Pemprov Sumsel mendapat Hibah untuk keoprasional kesamsatan dari PT Jasa Raharja dengan menargetkan sebesar 3.743.243.000 dengan realisasi saat ini 2.009.484.000 dengan persentase 53,68%, targer tersebut merupakan target di APBD induk, di targer APBD Perubahan sudah mencapai angka 4miliar berdasarkan surat resmi dari PT. Jasa Raharja Provinsi Sumatera Selatan. Dalam rapat tersebut Edward mengatakan Pemerintah Daerah kinerjanya salah satu di ukur dari upaya guna meningkatkan PAD, tidak bisa hanya menunggu dari dana transfer atau dana bagi hasil. “Pemprov Sumsel kinerjanya salah satu di ukur dari upaya guna meningkatkan PAD tidak bisa hanya menunggu dari dana transfer saja atau dana bagi hasil, karena saat ini kalo di sumsel ini masih di posisi tengah-tengah dibanding dengan Provinsi lainnya keseimbangan antara PADnya dan dana transfer dan kita harus berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah ” jelas Edwar Edward juga menambahkan beberapa catatan secara detil untuk di konsolidasi dan di atensi baik dari Bapenda dan para OPD dan juga dari Biro Perekonomian, banyak sekali program progran yang belum kita laksanakan paling tidak sampai 2024 target kita tercapai. Dalam rapat tersebut di hadiri oleh BUMD, BLUD, para kepala OPD di Lingkungan Pemprov Sumsel, serta OPD Pemungut Retribusi.

Baca Detail
Pj Gubernur Sumsel Dorong Percepatan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Sumsel Melalui Program Susenas Sumsel
18 Sep 2024 Dilihat 971x

Pj Gubernur Sumsel Dorong Percepatan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Sumsel Melalui Program Susenas

Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Elen Setiadi memimpin Rapat Koordinasi Sekretariat bersama pengembangan ekonomi dan keuangan daerah, dengan pokok bahasan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) terkait penurunan kemiskinan dan pengendalian inflasi. Rapat dilaksanakan di Ruang Rapat OJK Kantor Regional 7 OJK Sumbagsel dan Babel, pada Rabu (18/9/2024) dan dihadiri oleh Perwakilan BI, OJK, Bulog, Perbankan dan instansi vertikal terkait lainnya, Pemkab/Pemkot se-Sumsel secara daring serta Para Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel. Susenas diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumsel merupakan salah satu sumber informasi untuk mendapatkan gambaran mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat. Pj Gubernur Provinsi Sumsel Elen Setiadi mengatakan, sudah menjadi kesepakatan bersama untuk mempercepat penyaluran bantuan sosial yang tepat waktu, satu waktu, satu tujuan, satu sasaran dan satu pelaksanaan. Berkenaan dengan pelaksanaan susenas yang akan dimulai pada tanggal 20 September hingga 30 September ini, Elen menghimbau agar stakeholder terkait melakukan evaluasi, dan apabila masih ada yang belum dilakukan, untuk  segera dilakukan pengerjaanya. “Kami mohon Bapak/ Ibu agar satu dua hari ini melakukan evaluasi, apabila masih ada yang belum dikerjakan, segera untuk ditindaklanjuti,  mana hal-hal yang perlu kita lakukan, upaya penekanan-penekanan terutama oleh pemerintah Kabupaten/Kota dan juga oleh lembaga-lembaga lainnya yang kita minta untuk berpartisipasi melalui CSR nanti kita minta update-nya data yang hari ini,” himbaunya Sementara Kepala BPS Provinsi Sumsel Moh. Wahyu Yulianto, S.Si., S.ST., M.Si menambahkan, Pengumpulan data Susenas dilakukan 2 (dua) kali dalam satu tahun, yaitu Bulan Maret dan September. Susenas yang dilaksanakan pada Bulan Maret bisa disajikan estimasi sampai level kabupaten/kota sedangkan pada Bulan September disajikan estimasi sampai level Provinsi. “Pelaksanaan waktu pencacahan Susenas dilaksanakan pada rentan waktu tanggal 20 – 30 September setiap tahunnya. Jadi pendataan lapangan kegiatan susenas pada bulan September ini bukan hanya mencakup terkait indikator kemiskinan, akan tetapi juga sosial budaya dan keterkaitan dengan pendidikan,”katanya Wahyu menuturkan, sampai dengan saat ini BPS Provinsi Sumsel sudah melakukan updating ke wilayah-wilayah kerja BPS, guna mengidentifikasi apakah rumah tangga ataupun keluarga masih berada di wilayah sebagaimana enam bulan yang lalu. Wahyu berharap pimpinan daerah memberikan himbauan untuk sama-sama mensukseskan Susenas baik dari sisi petugas kami maupun Bagaimana penerimaan para responden kami agar tentunya proses pendataannya bisa berjalan dengan lancar dan utamanya bisa memberikan segala informasi yang ditanyakan oleh petugas kami dengan nyaman tanpa satu ada intervensi apapun “ Alhamdulillah kegiatan updating sudah kita lakukan dan insya Allah nanti pada tanggal 20 September ini petugas kami akan melakukan pendataan sampel terhadap rumah tangga - rumah tangga yang terpilih berdasarkan proses updating yang kemarin, dan untuk jumlah sampel yang akan kita data itu sebanyak 2450 rumah tangga tersebar di 17 kabupaten/ kota,” tuturnya Sedangkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel  Ricky Perdana Gozali, melaporkan tentang pengendalian inflasi dan penurunan kemiskinan di Sumsel. Pada Agustus 2024 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Sumatera Selatan sebesar 1,80 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,91. Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran, yaitu tertinggi kelompok makanan, minuman dan tembakau. Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu tertinggi pada kelompok pakaian dan alas kaki. Tingkat deflasi month to month (m-to-m) Provinsi Sumatera Selatan Bulan Agustus 2024 sebesar 0,19 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) sebesar 0,16 persen. “Selama tiga bulan terakhir di Sumsel mencatat deflasi berturut-turut. Jadi sepanjang 2024, deflasi terjadi pada bulan Januari, Juni, Juli dan Agustus,"ujarnya. Dia menjelaskan, beberapa komoditas yang menyumbang deflasi cukup tinggi di Sumsel yaitu komoditas bawang merah, daging ayam ras, jeruk, telur ayam ras dan cabai rawit. Sementara itu, pertumbuhan perekonomian di Sumsel diperkirakan tetap baik hingga Desember 2024 dan daya beli masyarakat juga masih tinggi.

Baca Detail
Keselamatan Atlet Prioritas: KONI Tunda Pertandingan Menembak PON XXI akibat Cuaca Ekstrem Sumsel
18 Sep 2024 Dilihat 699x

Keselamatan Atlet Prioritas: KONI Tunda Pertandingan Menembak PON XXI akibat Cuaca Ekstrem

Banda Aceh, 17 September 2024 – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman menegaskan bahwa keselamatan atlet menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Pernyataan ini disampaikan Marciano Selasa (17/9/2024) usai meninjau venue olahraga menembak di Lapangan Tembak Rindam Iskandar Muda Mata Ie, Aceh Besar, yang atapnya bocor dan ambruk usai dilanda hujan deras dan angin kencang. Sejumlah pertandingan di Lapangan Tembak Rindam telah berjalan dengan baik, dengan 21 dari 40 medali telah diperebutkan. Namun, karena cuaca yang tidak bersahabat, langkah penghentian sementara diambil untuk memastikan keselamatan semua pihak. "Hujan dan badai ini sangat di luar prediksi, talang air bangunan di venue menembak tidak mampu menahan intensitas air yang begitu tinggi. Oleh karena itu, semua pertandingan di sini untuk sementara dihentikan, dan atlet dikembalikan ke penginapan untuk beristirahat," tegas Marciano sembari menambahkan jika bangunan yang atapnya bocor tersebut tidak dipergunakan untuk pertandingan. Pihak KONI pun dengan bekerja sama dengan Panitia Pelaksana (Panpel) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera mengambil beberapa langkah. "Kami akan menunggu cuaca membaik sebelum melanjutkan pertandingan. Kami berharap, dari 19 nomor yang tersisa, semuanya dapat dipertandingkan tanpa penundaan lebih lanjut," tambah Marciano. Menghadapi prediksi dari BMKG yang menyebutkan bahwa Aceh akan dilanda hujan deras selama sepekan ke depan dengan kecepatan angin hingga 55 km/jam, KONI telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif. Salah satu fokus utama adalah memastikan sistem kelistrikan aman sebelum melanjutkan pertandingan di fasilitas indoor. "Kami terus berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan semua instalasi listrik telah terkontrol dan aman sebelum memulai kembali pertandingan," lanjut Marciano. Marciano pun memberikan apresiasi kepada para atlet yang tetap menunjukkan prestasi gemilang meski cuaca sedang tidak bersahabat. "Sejak awal PON XXI pada 10 September hingga hari ini, sudah ada 26 rekor yang dipecahkan, baik rekor PON maupun nasional, dan saya berharap akan ada lebih banyak lagi rekor yang tercipta dari 19 nomor yang tersisa," ungkapnya dengan penuh optimisme. Para atlet yang tampil di PON kali ini, katanya, merupakan hasil dari pembinaan yang panjang di daerah masing-masing. "Mereka sudah mempersiapkan diri selama empat tahun, dan kini waktunya mereka menunjukkan kemampuan terbaiknya. Saya bangga melihat banyak atlet berprestasi dan mencetak rekor di PON ini," ujar Marciano. Sementara Technical Delegate (TD) cabang olahraga menembak, K.S Henry Indrayani Oka turut mengungkapkan jika bangunan yang atapnya bocor tersebut sudah tidak digunakan lagi untuk pertandingan. "Pertandingan untuk nomor Air Rifle dan Air Pistol di area yang bocor telah selesai pada 13 September lalu, dan lokasi tersebut sekarang hanya digunakan sebagai area pemanasan," ungkapnya. Dengan cuaca yang tidak dapat diprediksi, KONI bersama dengan semua pihak terkait terus memprioritaskan keselamatan atlet guna kelancaran penyelenggaraan PON XXI. Mereka optimis bahwa seluruh rangkaian pertandingan akan tetap berjalan dengan baik begitu kondisi cuaca membaik.

Baca Detail
PLN Hadirkan Energi Bersih dan Inovasi Terangi PON Aceh-Sumut Sumsel
18 Sep 2024 Dilihat 816x

PLN Hadirkan Energi Bersih dan Inovasi Terangi PON Aceh-Sumut

Banda Aceh, 17 September 2024 – Dalam upaya mendukung kelancaran perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh menggunakan berbagai inovasi teknologi untuk menjamin ketersediaan listrik optimal di semua arena pertandingan atau venue. Hal itu diungkapkan oleh General Manager PLN UID Aceh Mundhakir dalam konferensi pers bertajuk “PLN Terangi Semangat PON XXI: Energi Optimal untuk Prestasi Maksimal” di Media Center Wilayah Aceh, Selasa (17/9/2024). PLN dikatakannya menerapkan beberapa teknologi terbaru untuk menjamin kelancaran suplai listrik selama gelaran PON XXI, antara lain Teknologi Anti Kedip, Mini SCADA, penggunaan energi terbarukan, serta Aceh Command Center. Teknologi Anti Kedip menjadi salah satu langkah strategis yang disiapkan. Teknologi ini berupa penyediaan cadangan baterai (Uninterruptible Power Supply/UPS) dan Generator Set (genset) di setiap arena pertandingan. “Teknologi Anti Kedip ini memastikan suplai listrik tetap berjalan meskipun terjadi gangguan tak terduga, sehingga kegiatan olahraga tidak terganggu,” ujar Mundhakir. Selanjutnya, PLN juga memanfaatkan teknologi Mini SCADA yang memungkinkan pemantauan real time terhadap konsumsi listrik di venue-venue PON. Teknologi ini tidak hanya memantau beban listrik, tetapi juga memberikan peringatan dini jika ada potensi gangguan. “Mini SCADA akan membantu kami memastikan aliran listrik tetap aman dan stabil, serta memungkinkan pengalihan pasokan jika diperlukan,” jelas Mundhakir. Untuk mendukung energi yang lebih ramah lingkungan, PLN juga memperkenalkan pemanfaatan energi terbarukan dari sistem pembangkit yang ada di Aceh. Mundhakir berharap, penggunaan energi terbarukan dalam PON XXI dapat menunjukkan komitmen PLN terhadap lingkungan dan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk mendukung energi bersih. Inovasi lain yang diperkenalkan adalah Aceh Command Center, pusat kendali terpadu yang memungkinkan masyarakat untuk melaporkan masalah kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile. Laporan dari masyarakat akan langsung terhubung ke Aceh Command Center, yang kemudian mengoordinasikan penanganan dengan posko PLN terdekat. “Teknologi ini memungkinkan masyarakat berperan aktif dalam menjaga kelancaran pasokan listrik selama PON,” terang Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Aceh, Nurlana, saat yang sama. Teknologi ini berfungsi tanpa batasan jarak dan waktu, memudahkan masyarakat melaporkan gangguan kelistrikan kapan saja dan di mana saja. “Dengan inovasi-inovasi ini, PLN terus bertransformasi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik, tidak hanya dalam mendukung PON XXI, tetapi juga untuk masyarakat Aceh secara keseluruhan,” tutup Nurlana. Dengan dukungan teknologi dan komitmen kuat dari PLN, penyelenggaraan PON XXI di Aceh-Sumut diharapkan tidak hanya mencetak prestasi di bidang olahraga, tetapi juga menunjukkan keberhasilan dalam penyediaan energi listrik yang andal dan berkelanjutan. (Iji/TR/Elvira Inda Sari).

Baca Detail
Edward Candra Hadiri Rakornas Kesiapan Kepala Daerah, Menjaga Netralitas ASN pada Pemilihan Serentak Tahun 2024 Sumsel
17 Sep 2024 Dilihat 825x

Edward Candra Hadiri Rakornas Kesiapan Kepala Daerah, Menjaga Netralitas ASN pada Pemilihan Serentak Tahun 2024

Jakarta. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Drs  H Edward Candra, MH menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kesiapan Kepala Daerah, Menjaga Netralitas ASN pada Pemilihan Serentak Tahun 2024 yang  dilaksanakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia (RI), bertempat di Ecovention Ancol, Jakarta Utara. Selasa (17/9/2024). Pada kesempatan itu, Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja menghimbau seluruh Kepala Daerah untuk menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan pemerintah daerah masing-masing saat pelaksanaan Pilkada serentak Tahun 2024 yang saat ini tengah memasuki tahapan penetapan pasangan calon kepala dan wakil kepala daerah.

Baca Detail
Melza Elen Harap TP-PKK OKI  Terus Berinovasi dan Kembangkan SDA yang Ada Sumsel
17 Sep 2024 Dilihat 708x

Melza Elen Harap TP-PKK OKI Terus Berinovasi dan Kembangkan SDA yang Ada

OKI. Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Melza Elen Setiadi memberikan dukungan penuh bagi TP PKK Kabupaten  Ogan Komering Ilir (OKI) untuk terus meningkatkan kualitas  produk unggulan yang ada di Bumi Bende Seguguk tersebut. “Salah satu produk unggulan OKI adalah   terasi (calok) selain kerajinan anyaman,” kata Melza saat melakukan kunjungan kerja PKK dalam rangka pembinaan, monitoring dan evaluasi di Sekretariat TP PKK OKI di Kota Kayu Agung, Selasa (17/9/2024). Untuk itu dia berharap agar TP PKK OKI terus melakukan inovasi diharapkan sumber daya alam yang ada di wilayah ini, dapat lebih dikembangkan dan menjadi produk yang mampu menembus pasar yang lebih luas, sehingga bisa menambah penghasilan keluarga.  

Baca Detail
Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Nasional XXX, Sumsel Raih Peringkat 5 Sumsel
17 Sep 2024 Dilihat 849x

Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Nasional XXX, Sumsel Raih Peringkat 5

Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Elen Setiadi, S.H, M.S.E didampingi Pj Ketua TP PKK Sumsel Melza Elen menyambut langsung kepulangan kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXX (30) Sumsel di ruang VIP bandara SMB II, Senin (16/9/2024) malam. Kedatangan kafilah MTQ Sumsel ini seiring dengan berakhirnya perhelatan MTQ Nasional XXX tahun 2024 di Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur yang resmi ditutup pada Minggu (15/9/2024), tepat pukul 22:30 WITA. Atas prestasi yang telah diukir kafilah MTQ Sumsel dengan meraih posisi lima (5), Pj Gubernur Elen Setiadi menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Menurutnya pencapaian prestasi pada MTQ kali ini tentulah bukan akhir dari perjuangan, tentu harapannya prestasi provinsi Sumsel pada ajang MTQ/STQH tingkat nasional dapat dipertahankan atau semakin ditingkatkan di tahun yang akan datang.

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.