Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi Serahkan SK Perpanjangan PJ Bupati OKI Sumsel
14 Jan 2025 Dilihat 905x

Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi Serahkan SK Perpanjangan PJ Bupati OKI

Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel)  Elen Setiadi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Perpanjangan kepada Pj Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Asmar Wijaya di Griya Agung, Selasa (14/01/2025).Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi mengatakan perpanjangan ini dilakukan dikarenakan masa berlaku SK sebelumnya sudah habis. Perpanjangan SK ini dilakukan dan berlaku sampai Bupati OKI definitif sudah dilantik."Sudah habis setahun masa jabatan Pj Bupati OKI dan hari ini kita perpanjang, kita perpanjang sampai dengan dilantiknya Bupati OKI yang definitif oleh karena itu sehari yang lalu sudah keluar SK nya Mendagri dan kita serahkan hari ini," katanya.Elen menekankan pada Pj Bupati OKI, Asmar Wijaya untuk melanjutkan tugasnya sebagai Pj Bupati OKI dan fokus pada program-program prioritas."Tidak banyak yang saya tekankan tadi, yang terpenting itu fokus kerja menurunkan inflasi, kemiskinan, pembangunan infrastruktur dan program-program kerja prioritas lainnya yang ada di OKI," ujarnya.Selanjutnya, Elen juga meminta Pj Bupati OKI terus lakukan kerja sama dan sinergi dengan Pemprov Sumsel maupun Forkopimda OKI dalam menjalankan tugasnya."Sekali lagi selamat menjalankan tugas sebagai mana yang telah ditugaskan, lanjutkan semua program-progam kerja yang sudah berlangsung dan terus bersinergi bersama Forkopimda OKI maupun Pemprov Sumsel," tandasnya.

Baca Detail
Elen Setiadi Pimpin FGD  Optimalisasi Angkutan Batu Bara di Sumsel Sumsel
14 Jan 2025 Dilihat 756x

Elen Setiadi Pimpin FGD Optimalisasi Angkutan Batu Bara di Sumsel

Palembang.  Penjabat (Pj.) Gubernur Sumsel, Elen Setiadi menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Rencana Pembangunan Flyover Lintas Prabumulih - Muara Enim di Provinsi Sumatera Selatan dan Strategis Pengawasan dan Pemeliharaan Alur Sungai Musi untuk aktivitas 24 Jam.Kegiatan yang diselenggarakan oleh PT. Kereta Api Indonesia (KAI) di Griya Agung (Selasa, 14/1/2025) ini bertujuan untuk menambah jumlah jam operasional angkutan batu bara agar batu bara yang ada bisa cepat disalurkan ke tempat tujuannya.Elen Setiadi dalam forum menyampaikan Karena meningkatnya lalu lintas batubara melalui Kereta api. Maka 1 Fly over simpang Belimbing, 2 di Ujan Mas, Sudirman - Muara EnimPenting untuk segera mengambil keputusan."Kita optimalkan dengan peningkatan sumber daya alam dengan industri transportasi. Jangan ditunda lagi, sebab opportunity lost akan semakin besar. Sudirman-Muara Enim sudah masuk di APBN. Yang paling mendesak adalah pembangunan fly over ruas simpang Belimbing, diusulkan dibiayai PT. KAI", tuturnya.Selain itu Elen juga berharap Sumsel yang dianugerahi sumber daya alam yang melimpah, dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin yang akan berdampak dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menurunkan tingkat kemiskinan di Sumsel (2%) di atas nasional.Dikesempatan itu pula, Direktur Pengembangan Usaha PT KAI, Rudi As Aturridha menyampaikan bahwa PT. KAI memiliki peran penting dalam kelancaran distribusi batubara di Sumatera Selatan."89 juta ton akan kami siapkan kapasitas angkut. Salah satu tantangan adalah kelancaran dalam lalu lintas di jalan raya, yakni dengan pembangunan fly over, akan berjalan dengan lancar dan mengurasi resiko. Kapasitas volume ini tentu akan berdampak di operasional sungai Musi juga, dimana pada saat ini hambatannya adalah jam operasional yang hanya 12 jam per hari, kami usulkan  agar operasional bisa 24 jam/hari", tuturnya menyampaikan.Sementara itu, Wamen Kemenhub diwakili Direktur Keselamatan PT KAI Maya Santi mengatakan bahwa PT KAI berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas volume angkutan batu bara dengan memperhatikan keselamatan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam berlalu lintas, utamanya arus lalu lintas pada perlintasan Kereta Api dan arus lalu lintas di Sungai Musi.Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel.

Baca Detail
Panen Raya di Desa Sri Menanti Banyuasin, Menko Bidang Pangan Segera Selesaikan Masalah  Irigasi Sumsel
13 Jan 2025 Dilihat 624x

Panen Raya di Desa Sri Menanti Banyuasin, Menko Bidang Pangan Segera Selesaikan Masalah Irigasi

Banyuasin - Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel, Elen Setiadi  mendampingi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan RI  Zulkifli Hasan dan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya meninjau Lahan Cetak Sawah dan Panen Raya di Desa Sri Menanti Kecamatan, Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin, Senin (13/1/2025) pagi.Panen raya dilakukan  Elen Setiadi,  Zulkifli Hasan dan Bina Arya masing-masing menggunakan mesin traktor di salah satu lahan sawah milik petani, Supiyo  di Desa Sri Menanti seluas 4 hektare.Usai melakukan panen, dalam sambutannya Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan bahwa kedatangannya kali ini ke Kabupaten Banyuasin tak lain untuk menyampaikan pesan Presiden RI Prabowo Subianto.  "Menjelang panen raya ini pemerintah menjaga agar harga beras tidak jatuh di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah sebesar Rp6.500/Kg", ujar Zulkifli.Usai panen, rombongan Menko juga sempat menyapa para petani dan berbincang-bincang. Salah satu hal yang dikemukakan petani yakni soal irigasi sawah.Terkait irigasi Menko mengatakan agar petani tak perlu lagi khawatir karena secepatnya akan diselesaikan oleh pemerintah.

Baca Detail
Pj Gubernur Sumsel Tingkatkan Sinergi Pusat dan Daerah Dorong Swasembada Pangan di Sumsel Sumsel
13 Jan 2025 Dilihat 1374x

Pj Gubernur Sumsel Tingkatkan Sinergi Pusat dan Daerah Dorong Swasembada Pangan di Sumsel

Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Elen Setiadi menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Pangan di Provinsi Sumatera Selatan bertempat di Griya Agung, Senin, (13/1/2025).Dalam kesempatan itu, Pj Gubernur Sumsel, Elen Setiadi memaparkan tentang kondisi swasembada pangan yang ada di Sumsel. Diungkapkannya, Produksi beras Sumatera Selatan tahun 2024 sebanyak 1.635.610 ton dan konsumsi sebanyak 846.060 ton sehingga surplus sejumlah 789.550 ton."Hal ini merupakan tertinggi sepanjang empat tahun terakhir. Komoditi pangan lain yang sudah swasembada di Sumatera Selatan adalah ikan (budidaya dan tangkap) dan telur ayam ras," jelasnya.Selain itu, Produksi ikan (budidaya dan tangkap) tahun 2023 sebanyak 488.805 ton sedangkan jumlah kebutuhan (konsumsi) sebanyak 373.116,7 ton sehingga surplus sebanyak 115.688,3 ton. Produksi telur ayam ras tahun 2024 sebanyak 145.359.158 kg dan jumlah konsumsi sebanyak 68.715.900 kg sehingga surplus 76.643.258 kg."Kelebihan beras, daging dan telur ayam ras di kirim keluar Provinsi Sumatera Selatan antara lain ke Jakarta, Banten, Jawa Barat dan Bangka Belitung. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan komoditi pangan yang masih kurang di datangkan dari Provinsi lain," katanya.Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga melakukan Kerjasama Antar Daerah (KAD) dengan beberapa provinsi untuk memenuhi kebutuhan komoditi pangan yang masih kurang, tambahnya.Perekonomian Provinsi Sumatera Selatan tahun 2024 mengalami pertumbuhan sebesar 4,9% yang merupakan terbesar ke 2 di Pulau Sumatera dan laju inflasi sebesar 1,87% (yoy) pada bulan Juli 2024, sedangkan angka kemiskinan masih 2% di atas nasional yaitu 10,97%."Pangan merupakan kebutuhan paling mendasar bagi kelangsungan hidup manusia, sehingga pemerintah mempunyai kewajiban memenuhi pangan untuk mewujudkan ketahanan pangan," katanya.Untuk menjaga dan meningkatkan produksi pangan di Provinsi Sumatera Selatan berbagai upaya telah dilaksanakan yaitu dengan mendukung percepatan PSN  di Sumsel. Disamping itu, juga dilakukan penyelesaian beberapa isu tentang Inflasi, Pengentasan kemiskinan, Prevalensi stunting dan kekurangan gizi, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi tugas kita bersama."Koordinasi dan sinergi bersama seluruh pihak harus terus dilakukan dan terus lalu telah dilaunching Kantor Sekretariat Bersama (Sekber) yang di fasilitasi OJK, BI, BPS dan semua yang terlibat dalam rangka percepatan peningkatan perekonomian di Provinsi Sumatera Selatan termasuk mendorong peningkatan produksi pangan di provinsi Sumatera Selatan,"pungkasnya.Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Dr (H.C) H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M., katakan swasembada pangan merupakan program prioritas utama Pemerintah. Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto, bahwa Indonesia ditargetkan untuk dapat swasembada pangan sesegera mungkin."Jadi Pak Gubernur, kita harus dukung program ini dengan berbagai cara bekerjasama dan kolaborasi. Kita harus mensukseskan apa yang menjadi tujuan ini dengan melibatkan semua pihak di Pusat, Provinsi, dan Kab/Kota," ujarnya.Terdapat dua cara untuk mencapai tujuan tersebut antara lain yaitu mengoptimalisaasi lahan sawah yang sudah ada dengan cara memperhatikan irigasinya, pupuk, penyuluh, dan lainnya. Kemudian dengan cara membuka lahan-lahan baru di berbagai daerah.Dia melihat Provinsi Sumsel termasuk yang luas hampir 500 ribu hektar. Apalagi Sumsel sebagai daerah lumbung pangan dan menjadi andalan.Menko menyebutkan masalah irigasi memang menjadi persoalan untuk panen ada yang 1 kali tanam dan 2 kali tanam, makanya ada beberapa irgasi yang harus dibangun dan di perbaiki. Irigasi ini ada yang kewenangan kabupaten, provinsi dan pusat.Presiden juga memerintahkan agar kita ini bekerja keras dan berusaha dulu. Oleh karena itu pihaknya sudah melakukan beberapa kali rakor dimana nanti tidak impor beras lagi tahun ini. Termasuk tidak impor garam, jagung dan gula untuk tahun ini.Menurutnya hari ini yang paling-penting adalah punya visi dan misi yang sama karena kita sebagai satu tim. Dengan semangat kerjasama satu tim insya Allah beras, garam, jagung dan gula tidak di impor lagi."Kunci Sukses swasembada pangan itu optimalisasi lahan, pak Preside sangat konsen hal ini,"umgkapnya.Disisi lain Menko mengatakan untuk gabah ini akan di naikan dari Rp. 6.000 menjadi Rp. 6.500, jagung dari Rp. 5.000 menjadi Rp. 5.500."Pada Tanggal 15 nanti baru bulog akan membeli gabah dengan harga Rp. 6.500. Sementara jagung akan mulai dibeli pada bulan Februari dengan harga Rp. 5.500,"ucapnya.Dia meminta kepada Gubernur, Bupati, Forkopimda dan pihak lainnya untuk mendukung ini semua mengingat masa panen tidak lama lagi. Mohon kerjasama dan perhatiannya karena bulog tidak bekerja sendiri."Pada bulan Februari, Maret dan April puncaknya panen raya. Maka ini perlu dukungan kita semua," tutupnya.Turut hadir Menteri Kelautan Dan Perikanan Republik Indonesia, Ir. Sakti Wahyu Trenggoνο, MM., Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dr. Budi Santoso, M.Si., Menteri Desa Dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd., Menteri Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah Republik Indonesia, M. Maman Abdurrahman, S.T., Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Hj. Kartika Sandra Desi, S.H., M.M., Deputi Gubernur BI, Aida S Budiman, Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Dr. Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, Sudaryono, B. Eng., M.M., MBA., Wakil Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Diaz Hendropriyono, Kepala Badan Pangan Nasional, H. Arief Prasetyo Adi, S.T., M.T., Ph.D (H.C), Direktur Utama Perum Bulog, Wahyu Suparyono, Direktur Utama Pt. Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, Direktur Utama Id Food, Sis Apik Wijayanto, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan Bapak. Andie Dinialdi, S.E., M.M.,Pangdam II Sriwijaya, Mayjen Tni M.Naudi Nurdika, S.I.P., M.Si., M.tr (Han), Kapolda Sumatera Selatan. Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, S.i.K., dan Para Kepala OPD Sumsel.

Baca Detail
DPRD Sumsel Tetapkan Pasangan  Gubernur dan Wakil Gubernur  Sumsel Periode 2025-2030 Sumsel
13 Jan 2025 Dilihat 62936x

DPRD Sumsel Tetapkan Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel Periode 2025-2030

Palembang. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Edward Candra menghadiri Rapat Paripurna VII DPRD Provinsi Sumsel Dengan Agenda Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Provinsi Sumsel, bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Senin(13/01/2025).Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie dan Penetapan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel Terpilih Provinsi Sumsel oleh DPRD Sumsel ini ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh para pimpinan DPRD Sumsel.Andie mengatakan, penetapan ini merujuk pada Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 4 2025 yang telah menetapkan pasangan Herman Deru dan Cik Ujang sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih periode 2025-2030 dengan raihan suara pada Pilkada Sumsel sebesar 2.220.437 atau 51,62 persen."Setelah kami menerima surat keputusan dari KPU Sumsel kami bersama seluruh anggota DPRD Sumsel bersama badan musyawarah menggelar rapat untuk menetapkan agenda Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Provinsi Sumsel," kata Andie.Sebelumnya pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih ini telah ditetapkan oleh KPU Sumsel dalam rapat pleno terbuka.Perihal pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih didasari  Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2024 dilaksanakan pada Februari 2025 di Jakarta.

Baca Detail
Sekda Sumsel Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi Sumsel
13 Jan 2025 Dilihat 860x

Sekda Sumsel Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi

Palembang. Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Edward Candra menghadiri Rakor Bidang Pengendalian Inflasi di Daerah tahun 2025 secara virtual di Sumsel Command Center, Senin, (13/1/2025).Memimpin Rakor Inflasi, Plt. Sekjen Kemendagri, Tomsi Tohir, katakan pelaksanaan rakor inflasi telah dilaksanakan selama satu tahun. Selama melaksanakan koordinasi pengendalian inflasi setahun ini menghasilkan inflasi 1,57 persen."Ini merupakan angka terbaik yang pernah dicapai selama Indonesia merdeka dan dibandingkan dengan negara lain," jelasnya.Ia mengapresiasi dan berterima kasih atas kerjasama dari semua pihak kementerian, lembaga di Pusat dan daerah termasuk forkopimda dan TPID.Dalam kesempatan itu, dilakukan pemaparan tentang  update inflasi terkini di Indonesia, peninjauan inflasi dan indeks perkembangan harga, serta faktor-faktor penyebab inflasi, dan komoditas yang mempengaruhi inflasi di Indonesia.Turut hadir Para Kepala Daerah seluruh Indonesia.

Baca Detail
Sekda Sumsel hadiri Pelantikan IKADI, Wadah Dai-Dai Berbasis Akademisi dan Komitmen Wujudkan Persatuan dan Kesatuan Sumsel
13 Jan 2025 Dilihat 578x

Sekda Sumsel hadiri Pelantikan IKADI, Wadah Dai-Dai Berbasis Akademisi dan Komitmen Wujudkan Persatuan dan Kesatuan

Palembang. Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Edward Chandra menghadiri pelantikan pengurus wilayah ikatan Da'i Indonesia Prov Sumsel (PW IKADI Sumsel) masa bakti 2025-2030. Bertempat di Asrama Haji, Minggu, ( 12/01/2025).Dalam sambutannya Edward Candra menyampaikan kehadiran IKADI ini adalah dalam rangka meningkatkan kualitas tiap insan yang tergabung dalam bingkai organisasi guna menghadirkan Dai-dai masa depan yang berbasis akademisi dan berkomitmen dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan dalam Ukhuwah Islamiyah."Kita mendorong sinergi ini, dikantor-kantor kita berharap ada kajian-kajian yang disampaikan, mungkin kita perlu cara-cara Innovatif dalam rangka menyampaikan dakwah Rahmatan Lil Alamin, maka IKADI ini sangat penting untuk merekat kita semua dalam menjaga persatuan terbingkai dalam  Ukhuwah Islamiyah "ungkapnyaKetua DPW IKADI Sumsel H. Muhammad Taufik, S.Ag.,ME yang baru saja dilantik mengatakan bahwa IKADI Sumsel saat ini sudah mengikuti dakwah yang berbasis tecnologi yang disampaikan melalui website dan youtube sehingga telah siap mengikuti perkembangan zaman untuk berdakwah."Harapan kami berikutnya adalah mohon kami diarahkan dan dibimbing untuk membangun dan dilibatkan dalam berbagai kegiatan yang ada, kami siap untuk berdakwah dan memberikan seminar dalam kegiatan berbagai bidang "ungkapnyaPada prosesi kegiatan tersebut dilantik secara langsung oleh Ketua Umum PP IKADI INDONESIA DR. Ahmad Qushairi  Suhail, MA.Turut hadir Sultan Mahmud Badaruddin IV Jaya Wikrama Fauwaz Diraja., SH.,MKn dan para pengurus Kab/kota IKADI se-Sumsel

Baca Detail
Pj Gubernur Sumsel bersama Wakil Menteri Dalam Negeri RI Tinjau Irigasi Desa Purwosari Sumsel
13 Jan 2025 Dilihat 365x

Pj Gubernur Sumsel bersama Wakil Menteri Dalam Negeri RI Tinjau Irigasi Desa Purwosari

Banyuasin. Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi, S.H.., M.S.E  bersama Pj Bupati Banyuasin Muhammad Farid mendampingi Wakil Menteri Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Bima Arya Sugiarto meninjau irigasi dan lahan pertanian di  Kecamatan Tanjung Lago Desa Purwosari dan Mulyasari  Kabupaten Banyuasin, Minggu (12/1/2025).Pada kesempatan itu Wamendagri Bima mengatakan dirinya sengaja melihat secara langsung di lapangan kondisi irigasi  di Kabupaten Banyuasin yang nantinya akan diperbaiki guna menunjang peningkatan produksi padi di kawasan tersebut.“Kami melihat kondisi dilapangan katanya Banyuasin lumbung padi nasional. Kalau kondisi ini bisa disentuh lagi dengan perbaikan -perbaikan irigasi maka akan meningkatkan lagi panennya bukan 1 kali, 2 kali bahkan 3 kali,”ujarnya.Ia juga menegaskan, dari hasil tinjauannya dia melihat kondisi saluran irigasi yang mengalami pendangkalan atau sedimentasi yang sudah menahun ini harus diperbaiki.

Baca Detail
Pemprov Sumsel Gandeng Bank Sampah Indonesia untuk Wujudkan Sumsel Bebas Sampah Sumsel
08 Jan 2025 Dilihat 1827x

Pemprov Sumsel Gandeng Bank Sampah Indonesia untuk Wujudkan Sumsel Bebas Sampah

Palembang. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Edward Candra menerima Direktur Bank Sampah Indonesia dalam rangka Silaturahmi dan menyampaikan Proker dari Bank Sampah Induk Kota Palembang di Ruang Tamu Sekda Sumsel, Rabu, (8/1/2025).Sekda Sumsel Edward Candra mengapresiasi atas peran Bank Sampah dalam mengelola sampah di Sumsel. Bank sampah adalah solusi dalam mengurai sampah di Sumsel untuk dimanfaatkan kembali menjadi lebih bernilai dengan berbagai program menarik lainnya."Saya harapkan Bank Sampah Indonesia dapat menaungi dan mendorong Kab/Kota untuk bersatu membentuk Bank Sampah. Tolong ini dikoordinasikan dan bentuk kerjasama yang saling menguntungkan," ujarnyaDisamping itu, Edward bahkan mendorong agar dilakukan MoU terkait pengolahan dan edukasi tentang Bank Sampah di Pemprov Sumsel. Ia juga mendorong agar Dinas LHP Provinsi Sumsel bersinergi dengan Bank Sampah Indonesia untuk menggalakkan program satu desa satu bank sampah"Bank Sampah itu harus diolah oleh orang yang mengerti. Oleh karena itu, Edukasi untuk memilah sampah itu perlu dilakukan, cari mitra-mitra lain untuk berpartisipasi, termasuk Pemerintah juga berperan untuk mensosialisasikan hal ini," kata yaEdward bahkan menyarankan agar dilakukan edukasi terkait pengelolaan Bank Sampah bagi para OPD Pemprov Sumsel. Ia bahkan berkomitmen akan mendukung berbagai program Bank Sampah untuk diimplementasikan di Pemprov Sumsel sebagai percontohan."Kita bisa bentuk kerja sama untuk pengolahan dan pemilahan sampah yang ada di masing-masing OPD Pemprov Sumsel untuk ditabung di bank sampah,"Lebih lanjut, Edward katakan Pemprov Sumsel akan mendukung  sarana prasarana bank sampah untuk melakukan edukasi dengan menyediakan display produk hasil pengolahan sampah bagi masyarakat.Sementara itu, Direktur Bank Sampah Indonesia, Hanardono melaporkan perkembangan dan dukungan dari masyarakat pada eksistensi Bank Sampah di Sumsel."Di Sumsel telah memiliki 7 unit Bank Sampah dan 10 bank sampah induk di kab/kota. Target kedepan bank sampah dapat menaungi bank sampah induk di Sumsel," tandasnya.Diungkapkannya, Bank Sampah sudah menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan terkait hilirisasi Bank Sampah untuk mengelolah limbah kertas dan plastik menjadi barang yang baru dan bernilai guna."Kedepannya kami ingin dukungan dari pemerintah untuk membentuk asosiasi pengusaha sampah di Sumsel Agar bank sampah bisa langsung dikirim ke pabrik secara langsung dengan harga yang baik," ujarnya.Harapan kami, Pemprov Sumsel bener mensupport kami pada berbagai berbagai program Bank Sampah di Sumsel. Termasuk dalam sosialisasi dan penyediaan kelas edukasi terkait Bank Sampah.

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.