Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Pj Gubernur Sumsel Dorong Peningkatan Ekonomi Daerah melalui Bank Sumsel Babel
Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Elen Setiadi menghadiri acara penarikan undian Tabungan Pesirah Super Grand Prize diselenggarakan oleh Bank Sumsel Babel di Palembang Indah Mall, Minggu, (16/2/2025).Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi mengajak masyarakat Sumatera Selatan untuk memanfaatkan produk-produk yang dibuat khusus oleh Bank Sumsel Babel (BSB) untuk masyarakat Sumbagsel." Saat ini pengembangan BSB begitu pesat, dan memiliki pengembangan aset kedua terbaik Sumatera. Ini peluang besar kita. Maka kami sebagai kepala daerah mendorong BSB untuk terus maju mendorong perekonomian daerah," ujarnya.Berdasarkan pengalaman kita tidak ada daerah yang maju jika bank daerah nya tidak maju, tambah Elen. Oleh karena itu, Elen mengajak semua pihak harus bekerjasama untuk meningkatkan peluang ekonomi daerah."Peluang ekonomi yang besar akan menopang pertumbuhan ekonomi yang semakin baik. Alhamdulillah pada 2024 pertumbuhan ekonomi Sumselc to c nya sama dengan nasional dan y to y lebih tinggi dari nasional. Ini artinya peluang ekonominya sangat tinggi," jelasnya.Elen katakan Para Kepala daerah harus mendorong para pelaku usaha untuk memanfaatkan BSB. Ia menjelaskan dari nilai ekspor tahun lalu yang berasal dari SDM Sumsel diperoleh hampir Rp. 300 T."Jika misalkan sedikit saja jumlah tersebut dilakukan perputaran ekonomi bagi UMKM, tentu akan menciptakan lapangan kerja yang baru. Kalau ini terus bergulir maka tingkat pengangguran akan turun. Kami melihat perkembangan ini semakin maju dan BSB juga akan semakin maju," pungkasnya.Sementara itu, Dirut BSB, Achmad Syamsudin, mengungkapkan BSB telah menutup keuangan untuk tahun 2024 senilai Rp. 39 T. Dengan nilai tersebut BSB berada pada urutan kedua di Sumatera dari segi aset."Insya Allah kita akan beri deviden sesuai harapan yang dijanjikan. Total tabungan BSB yaitu Rp. 27,9 T atau setara Rp. 28 T. Terima kasih masyarakat atas kepercayaannya kepada BSB. Bahkan BSB memiliki giro dan deposito dengan komposisi yang seimbang," jelasnya.
Sumsel
Edward Candra : Selaraskan Masalah, Potensi dan Harapan Dengan Sasaran dan Prioritas Pembangunan Nasional
Palembang. Dalam rangka sinkronisasi perencanaan pembangunan untukmerumuskan Isu Strategis dan Prioritas Daerah beserta sasaran Makro yang tertuang dalam Rancangan Awal RKPD Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026.Sekretaris Daerah Sumsel Edward Candra bersama stakeholder yang terlibat dalam perencanaan pembangunan daerah di Provinsi Sumatera Selatan adakan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026. Bertempat di Auditorium Graha Bina Praja. Palembang, Jumat (14/02/2025).Edward Candra mengatakan RKPD yang di bahas dalam Forum ini haruslah berbasis masalah, potensi, dan harapan yang diselaraskan dengan sasaran dan prioritas pembangunan nasional.ia menambahkan Kondisi Sumatera Selatan saat ini jika dilihat dari capaian indikator makro, ada yang sudah baik dan ada yang masih menjadi perhatian kita bersama."Pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan pada tahun 2024 secara kumulatif mencapai 5,03% dan menjadi pertumbuhan tertinggi se-Sumatera, meskipun mengalami perlambatan jika dibandingkan dengan tahun 2023 yang mencapai 5,08%, Namun demikian, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu menjadi perhatian yaitu Tingkat kemiskinan Sumatera Selatan"paparnyaSementara itu Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Selatan Ibu Regina Ariyanti, ST menyampaikan adapun tujuan dari forum konsultasi publik ini ialah untuk memperoleh masukan dan saran menyempurnaan penyusunan rencana awal RKPD Sumsel tahun 2026 serta Menghimpun aspirasi masyarakat terhadap tujuan dan sasaran serta program pembangunan daerah Provinsi Sumsel."Kami berharap kepada peserta untuk dapat menyampaikan input, tanggapan dan isu krusial baik secara langsung maupun atau form yang disebarkan, kami berharap ada masukan-masukan dari peserta sekalian"ungkapnyaTurut hadir Plh. Direktur Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah, Kemendagri RI, Drs. Bob Ronald F. Sagala, M. Si dan para Pimpinan Instansi Vertikal, BUMN/BUMD, Akademisi, Tokoh Masyarakat, Organisasi Profesi dan Kemahasiswaan, Mitra Pembangunan, dan Perwakilan Media.
Sumsel
Sekda Sumsel Buka Rakor dan Capacity Building TPID se - Sumatera Selatan Tahun 2025
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Drs. H. Edward Candra, MH membuka Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program Kerja TPID Provinsi/Kabupaten/Kota se - Sumatera Selatan Tahun 2025 dan Capacity Building serta Asistensi Penyusunan Laporan Kinerja TPID se - Sumatera Selatan Tahun 2024 di Auditorium Graha Bina Praja.Mengawali sambutannya Sekda Sumsel menyampaikan Perkembangan inflasi Sumsel pada Januari 2025 tercatat sebesar 0,92% (yoy), di atas Nasional yang sebesar 0,76% (yoy). Namun demikian, secara regional, posisi inflasi Sumsel merupakan yang terendah ke empat se-Sumatera.Dilanjutkannya bahwa Pengendalian inflasi di daerah pada tahun 2025 tidak boleh hanya menjadi tujuan, tetapi sebuah komitmen yang harus kita laksanakan dengan lebih baik dari sebelumnya."Pengendalian inflasi Sumatera Selatan pada 2025 dapat kita lakukan dengan penguatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), dengan berfokus pada komoditas-komoditas utama yang perlu menjadi perhatian. Kami berharap, rapat koordinasi pagi ini dapat menjadi langkah awal bagi TPID se-Sumatera Selatan dalam merumuskan strategi pengendalian inflasi guna mencapai sasaran inflasi tahun 2025", tuturnya.Ia juga mengingatkan kepada TPID Kabupaten/Kota dan TPID Provinsi untuk segera mengumpulkan laporan kinerja TPID tahun 2024, formulir self-assessment, serta ringkasan program kerja unggulan TPID tahun 2024 sesuai dengan panduan mekanisme dan kriteria pengukuran kinerja koordinasi pengendalian inflasi daerah tahun 2024 yang diunggah pada laman www.tpin.id paling lambat 21 Februari 2025.Diakhir sambutannya Edward Candra berharap agar TPID Kabupaten/Kota dapat menyampaikan usulan - usulan dalam upaya pengendalian inflasi tahun 2025 di Sumatera Selatan melalui forum rapat koordinasi TPID yang dilaksanakan."Selain usulan dan masukan kami juga berharap semoga kegiatan rapat koordinasi dan Capacity Building ini dapat memberikan manfaat kepada kita semua dan semoga sinergi dan kerja sama ini dapat terus kita tingkatkan dalam menjaga inflasi di Sumatera Selatan", ucapnya.Turut hadir Asisten Perekonomian Provinsi Sumatera Selatan, Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc, Kepala Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Prov. Sumsel, M. Ardian Dwinanto, Para Kepala OPD Prov. Sumsel dan Para Anggota TPID Se - Sumatera Selatan.
Sumsel
Sekda Sumsel Pimpin Rapat Pembahasan Proses PI 10% WK Rimau
Palembang. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Edward Candra memimpin Rapat Pembahasan Kesepakatan Bersama antara Gubernur dan Bupati Perihal Penunjukan Lembaga Independen pada Proses Participating Interest (Pl) 10% Wilayah Kerja (WK) Migas Rimau di Ruang Rapat Sekda Sumsel, Rabu, (12/2/2025).Rapat ini tindak lanjut dari Surat PT. Sumsel Energi Gemilang Nomor 54/SEG/I/2025 tanggal 23 Januari 2025 yang telah berkoordinasi dengan BUMD Kab. MUBA dan BUMD Kab. Banyuasin perihal penunjukan lembaga independen yang akan melakukan sertifikasi pelamparan reservoir cadangan migas di WK Rimau.Diperlukan kesepakatan bersama antara Gubernur Sumatera Selatan, Bupati Musi Banyuasin dan Bupati Banyuasin untuk menunjuk Lembaga Independen yang akan melakukan sertifikasi cadangan migas pelamparan reservoir WK Rimau."Penunjukan lembaga independen perlu diputuskan bersama melalui berbagai pandangan dan pertimbangan. Yang penting adalah lembaga independen yang diakui dan sesuai kriteria dan aturan yang ada," ujarnya.Dalam pengelolaan minyak dan gas bumi, Pemerintah melibatkan peran serta daerah dan nasional, sebagaimana diatur Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No 37 Tahun 2016 tentang Ketentuan Penawaran Participating Interest 10% (Sepuluh Persen) Pada Wilayah Kerja Minyak Dan Gas Bumi.Participating interest (PI) 10% adalah besaran maksimal 10% pada kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yang wajib ditawarkan oleh kontraktor pada BUMD atau BUMN.Keterlibatan daerah dalam pengelolaan WK migas melalui PI 10% memberikan banyak manfaat. Antara lain, memberikan keuntungan atau profit bagi BUMD yang akan menambah pendapatan daerah. Selain itu, memberikan pengetahuan, pengalaman BUMD dalam pengelolaan blok migas sebagai kontraktor.Turut hadir Pj Bupati MUBA, Sandi Pahlevi, Sekda Banyuasin, Ir Erwin Ibrahim, ST, MM, MBA, ASEAN.Eng., dan jajaran direksi PT Sumsel Energi Gemilang
Sumsel
Menpora RI Dito Ariotedjo Puji Madrasah Ibtidaiyah Al Wathoniah Komitmen Terus Berikan Pendidikan Gratis
Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Elen Setiadi mendampingi Menteri Pemuda dan Olahraga RI Dito Ariotedjo, S.H melakukan kunjungan sekaligus meresmikan renovasi Madrasah Ibtidaiyah Al Wathoniah yang beralamatkan di Jl. KH. Azhari no.88, Rt.3, 5 ulu kecamatan seberang ulu 1 Palembang. Rabu,(12/02/2025).Menteri Pemuda dan Olahraga RI Dito Ariotedjo, S.H dalam sambutannya mengatakan rasa syukur dan bahagia telah diberikan kesempatan untuk meresmikan renovasi yayasan Bhakti Ummat yang mampu bertransformasi dari generasi ke generasi sehingga terus berkembang."Sangat bahagia bisa melihat ini, ini bisa menginsprirasi bagi semua anak muda yang bisa membangun dan terus menjalankan yayasan dengan gratis, saya sangat senang melihat prestasi-prestasi yang di raih oleh madrasah ini, ini akan saya sampaikan ke pak Menteri agama bahwa ini madrasah bertransformasi terbaik yang saya lihat"ungkapnyaDalam kesempatan yang sama Elen Setiadi mengatakan pentingnya menyiapkan pendidikan dari tingkat dasar sebagai outpun untuk ke jenjang selanjutnya sebagai dasar ilmu pengetahuan."Pak menteri, dengan swadaya masyarakat sehingga 52 Tahun yayasan ini terus berkembang dan tetap berdiri dan kami dari pemerintah provinsi akan tetap terus mendukung bidang pendidikan dan alhamdulillah yayasan ini berprestasi"ungkapnyaSementara itu Ketua Yayasan Bhakti Ummat Al-Wathoniyah Kemas Ilham Akbar, S.H menyampaikan perjalanan berdirinya yayasan Bhakti Ummat yang di inisiasi oleh kakeknya terdahulu dari rumah kayu yang berkeinginan anak-anak disekitar yayasan untuk dapat membaca tulis secara gratis."Alhamdulillah sudah 52 tahun yayasan ini dari rumah kayu sehingga sudah permanen seperti ini dan memiliki ruang kelas dan musholah dan kami tetap berkomitmen untuk memberikan pendidikan secara gratis"ungkapnyaTurut hadir Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie. S.E., MM, Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Al Wathoniah Nurul Khoiriyah dan OPD lainnya
Sumsel
Pj Gubernur Sumsel Dampingi Menpora Tinjau Fasilitas di JSC
Palembang. Pj. Gubernur Sumatera Selatan, Elen Setiadi mendampingi Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Dito Ariotedjo meninjau fasilitas olahraga Jakabaring Sport City (JSC).Peninjauan yang dilaksanakan pada Rabu (12/2/2025) dalam rangka melihat secara langsung fasilitas - fasilitas olahraga yang dimiliki oleh Sumatera Selatan yang selanjutnya akan dimanfaatkan secara maksimal untuk dijadikan tempat penyelenggaraan event - event olahraga ditingkat nasional maupun internasional."Makanya saya datang kesini untuk melihat langsung mana yang bisa dipakai untuk pelatnas dan event internasional", ungkap Dito didepan awak media.Ia juga menambahkan nantinya JSC ini akan dimanfaatkan untuk agenda - agenda PSSI serta agenda lainnya pada cabor atletik, renang dan BMX."Selain Atletik, Renang dan BMX yang pasti akan kita bawa kesini. Mungkin agenda - agenda FIFA akan kita bawa juga kesini", tuturnya.Menurut penilaiannya pengelolaan kawasan olahraga JSC sudah dilakukan cukup baik yang perlu dilakukan kedepannya adalah memanfaatkan aset tersebut secara maksimal untuk berbagai macam event olahraga baik ditingkat nasional maupun internasional.Adapun venue yang dikunjungi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Dito Ariotedjo dalam kesempatan kali ini yaitu Stadion Utama Gelora Jakabaring, Lapangan Tenis dan Stadion Atletik.Turut hadir Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, S.E., Direktur Pemasaran dan Operasional PT Jakabaring Sport City Geri Radityo Suparudin dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Sekda Sumsel Saksikan Penandatangan SKB Penetapan Aksi Korupsi Secara Daring
Palembang. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Edward Candra menghadiri dan menyaksikan Penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Penetapan Aksi Pencegahan Korupsi Tahun 2025-2026 secara daring di Sumsel Command Center, Rabu, (12/2/2025).Ketua KPK RI, Setyo Budiyanto mengajak semua pihak untuk mengoptimalkan berbagai upaya pencegahan terjadinya korupsi, salah satunya melalui kegiatan ini . Menurutnya pencegahan korupsi dapat meningkatkan penerimaan negara."Terdapat beberapa indikator yang akan kita perhatikan antara lain mengenai perizinan, tata kelola, penegakan hukum reformasi dan birkrasi. Hal ini akan mempengaruhi Indeks Persepsi Korupsi (IPK)," jelasnya.Penandatanganan SKB tentang Penetapan Aksi Pencegahan Korupsi dilakukan antara KPK dan 10 kementerian/lembaga. Dimana Pemda diwakili oleh Kemendagri.Ia berharap berbagai kegiatan pencegahan korupsi dapat terus dikonsolidasikan dan dikoordinasikan. Langkah pertama yang perlu diambil yaitu evaluasi terhadap berbagai upaya aksi yang telah dilakukan di tahun 2023-2024."Kalau sudah berhasil maka dijaga, kalau kurang berhasil kita evaluasi dan modifikasi untuk menciptakan pencegahan korupsi yang lebih baik lagi," tandasnya.Ia menegaskan korupsi bukan hanya tentang hukuman tetapi juga edukasi yang masif. Menurutnya, jika hal ini dilakukan maka penilaian IPK tentu akan lebih baik dan korupsi dapat diantisipasi sedini mungkin."Nanti diadakan pertemuan berkelanjutan tidak hanya berhenti di penandatanganan SKB tapi juga di evaluasi bergiliran membahas hal-hal penting sehingga muncul inovasi dan terobosan sambil evaluasi 2023-2024 yang sudah dilakukan. Ukuran keberhasilannya adalah IPK jadi lebih baik," pungkasnya.Kegiatan ini diselenggarakan oleh KPK RI dan dihadiri oleh Para Kepala Lembaga dan Kementerian, Kepala Daerah di Indonesia.
Sumsel
Sekda Sumsel Edwara Candra Pimpin Rapat Peruntukan Dana Iuran KORPRI Sumsel
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Drs. H. Edward Candra, MH Pimpin Rapat Peruntukan Dana Iuran KORPRI Prov. Sumsel. Rapat berlangsung di Ruang Rapat KORPRI Prov. Sumsel, Selasa, (11/2/2024)Kegiatan rapat dihadiri juga oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, DR. DRS. H. Sunarto, M.Si, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Zulkarnain, SE, MM, Pejabat Fungsional Ahli Utama SDM Aparatur sekaligus Sekretaris KORPRI, Hj. Nora Elisya, S.H., M.M, dan Para Kepala OPD lainnya.
Sumsel
Elen Setiadi Pimpin Rakor Lanjutan Penyerapan dan Pengendalian Harga Gabah di Sumsel
Palembang. Dalam rangka upaya peningkatan penyerapan harga gabah pada tingkat petani di Sumsel, Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Elen Setiadi memimpin rapat koordinasi lanjutan penyerapan dan pengendalian harga gabah di Provinsi Sumsel. Griya Agung Palembang. Selasa, (11/02/2025).Seperti diketahui bahwa Lima provinsi dengan potensi produksi padi (GKG) tertinggi pada Januari – Maret 2024 adalah Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur,, Jawa Barat, Sumatera Selatan, dan Sulawesi Selatan, Produksi beras terus meningkat dari tahun 2021 sampai dengan tahun 2024 dan selanjutnya Pada tahun 2024 surplus beras mencapai 828,03 ribu ton tertinggi sepanjang 4 tahun terakhir.Dalam arahannya Elen Setiadi mengatakan sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk menyerap hasil gabah para petani sehingga harga dipetani dapat dikendalikan dengan baik dan tidak menimbulkan gejolak pada masyarakat."Kita perlu mengambil antisipasi dalam penyerapan harga gabah di tingkat petani, Pada musim panen ini target penyerapan sesuai dengan potensi produksi padi yang ada dapat semua terserap, Tujuannya ialah ingin menyerap dengan harga 6,500 serta Kita akan mendukung Buloq untuk menyerap dari potensi produksi padi yang di hasilkan"ungkapnyaSementara itu Kepala Dinas Pertanian TPH Sumsel, Dr. Ir. H.R. Bambang Pramono, M.Si menyampaikan berdasarkan survei harga gabah ditingkat petani pada bulan januari- februari 2025 di kisaran harga Rp 5.100,- - 6.500,-. Sedangkan jumlah perusahaan penggilingan padi di Sumsel sebanyak 274 penggilingan."Sedangkan pak Potensi produksi padi (GKG) di Sumsel di bulan februari - maret 2025 sebesar 784.206 ton atau setara dengan 450.370 ton beras lalu Target penyerapan beras BULOG Wilayah Sumatera Selatan bulan Januari-April 2025 adalah sebesar 161.000 ton"ungkapnyaDalam kesempatan yang sama pimpinan wilyah Perum Buloq Sumsel Babel Elis Nurhayati menyampaikan buloq melakukan pembelian dalam bentuk GKP diolah menjadi beras di SPP/mitra Maklon sesuai SPP serta mengaharapkan pada para petani untuk lebih meningkatkan kualitas hasil beras sehingga tidak ada lagi hama jerami dan kotoran."yang tak kala penting kami berharap Petani perlu diberi edukasi terkait hasil panen untuk produksi kualitas yang baik, karna beras yang ada masih banyak jerami, kotoran hitam sehingga menurunkan kualitas beras"ungkapnyaTurut hadir KABINDA Sumsel Sudadi. SH., M.Si dan Forkopimda Lainnya