Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Pemprov Sumsel Komitmen Lanjutkan Program Sumsel Berkat, Tingkatkan Layanan Kesehatan Masyarakat
Palembang. Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang menerima kunjungan kerja reses Komisi IX DPR RI masa persidangan II tahun sidang 2024 - 2025 ke Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan di Graha Bina Praja (Rabu, 16/4/2025)Dalam forum tersebut, Cik Ujang menyampaikan bahwa saat ini Sumatera Selatan sedang melanjutkan Program Sumsel Berkat yang diperuntukkan bagi masyarakat Sumatera Selatan yang sedang dalam kondisi sakit dan belum memiliki jaminan kesehatan yang membutuhkan pelayanan kesehatan tingkat lanjut (Rumah Sakit)."Masyarakat yang Belum memiliki Jaminan Kesehatan terdiri dari Kepesertaan baru yang membutuhkan pelayanan kesehatan yang belum memiliki jaminan kesehatan, PBI-JK dengan status non aktif dan PBPU Mandiri menunggak. Masyarakat inilah yang dapat memanfaatkan program Sumsel Berkat tersebut", ungkapnyaTerkait dengan kebutuhan tenaga kesehatan di Sumsel, Cik Ujang berharap ada kebijakan strategis dari Pusat, terutama berkaitan dengan dokter gigi dan dokter spesialis. Yang memiliki Total kekurangan dokter spesialis dan dokter Sub Spesialis yaitu sebanyak 338 tenaga, dan Kekurangan Dokter gigi sebanyak 132 orang. "Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten/Kota telah mengusulkan kekurangan tersebut melalui Formasi Penerimaan CPNS dan PPPK pada tahun 2024 dan 2025, dan setiap RSUD di Kabupaten/Kota sudah mengusulkan juga kekurangan tersebut melalui Formasi Penerimaan CPNS dan PPPK pada tahun 2024 dan 2025. Harapannya permasalahan yang kami hadapi ini dapat segera terselesaikan dengan adanya kunker hari ini", tuturnya.Selain itu, Cik Ujang juga melaporkan berdasarkan dari Data BPJS Ketenagakerjaan, Pencapaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2024 adalah sebesar 38,67%, melampaui target yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat yaitu 37,58% atau surplus 64.172 tenaga kerja.Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Pimpinan Rombongan Komisi IX DPR RI, IR. Sri Meliyana menjelaskan bahwa Kunker yang dilaksanakan dalam rangka untuk menyerap aspirasi dari Pemerintah Daerah dan Masyarakat yang nantinya akan menjadi masukan bagi Komisi IX DPR RI saat melakukan rapat kerja bersama mitra kerja Komisi IX DPR RI nantinya."Rapat kerja hari ini sama nilainya dengan rapat yang kami lakukan disenyan. Harapan saya tolong bapak/ibu sampaikan aspirasi apa saja yang kita butuhkan untuk memaksimalkan kesempatan ini sehingga kita dapat menyelesaikan permasalahan yang ada di Sumsel", tuturnya.Lanjutnya Kami juga sangat berharap semua aspek yang berhubungan dengan kami dapat disampaikan kendala - kendalanya saat bekerja dilapangan, sehingga kami mendapatkan masukan untuk membawa aspirasi tersebut untuk dicarikan solusinya.Terkait dengan Program Kerja Sumsel Berkat yang dimiliki oleh Sumatera Selatan, Ia meminta agar Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dapat mensosialisasikan secara masif program kerja tersebut."Ini perlu dilakukan agar masyarakat dan rumah sakit mengetahui sehingga program yang sangat baik tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal", pungkasnya.Turut hadir Para Anggota Komisi IX DPR RI, Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Prof. Asnawi Abdullah, Ph.D, Sekretaris Ditjen Penanggulangan Penyakit, Dr. Yudhi Pramono, MARS, Direktur Tata Kelola Yankes Primer, Roy Himawan, S. FARM., APT., MKM, dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Herman Deru Tekankan Pentingnya Literasi HAM Untuk Generasi Muda
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru menekankan pentingnya sosialisasi dan literasi Hak Asasi Manusia (HAM) bagi masyarakat di usia sedini mungkin.Literasi HAM sejak dini diharapkan dapat mempersiapkan generasi penerus bangsa yang tidak hanya kompetitif tetapi juga memiliki kesadaran akan hak dan kewajiban dalam konteks nasional maupun internasional.Hal ini diungkapkan Herman Deru saat menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian HAM (Kemenham) Sumsel, Hendry Marulitua, di Griya Agung, Rabu (16/4/2025).Dalam pertemuan tersebut, terdapat beberapa pokok bahasan penting yang didiskusikan keduanya, termasuk upaya peningkatan aksi Hak Asasi Manusia (HAM) di Sumsel, serta memastikan seluruh kegiatan, aturan, dan regulasi yang berlaku di provinsi ini berbasis pada prinsip-prinsip HAM.Gubernur Herman Deru menyambut baik kehadiran Kemenham di Sumsel dan berharap pertemuan ini menjadi wadah koordinasi yang efektif terkait tugas dan fungsi Kemenham serta potensi kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumsel dalam menegakkan HAM sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku."Pemahaman yang baik tentang hak dan kewajiban, baik sebagai masyarakat maupun pemerintah, masih perlu ditingkatkan. Sosialisasi ataupun literasi HAM kepada masyarakat dapat dimulai dari lingkungan sekolah," ujarnya.Selain itu, HD juga menyoroti isu pelanggaran HAM di media sosial yang semakin marak dan menekankan perlunya penguatan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dalam konteks penegakan HAM di ranah digital."Kita butuh literasi kepada masyarakat, dan ini penting untuk semua generasi, terutama generasi Z dan milenial yang memiliki komposisi demografi yang besar dalam menyongsong Indonesia Emas 2045," ujar Gubernur Herman Deru.Sebelummya, Kakanwil KemenHAM Hendry Marulitua, memperkenalkan keberadaan kantor perwakilan Kemenham Sumsel beserta jajaran pejabat yang telah terbentuk di Sumsel. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan Gubernur Sumsel dalam pelaksanaan tugas Kemenham di wilayah Sumatera Selatan."Kami berkomitmen bahwa KemenHAM Kanwil Sumsel memastikan kehadiran negara dalam pemenuhan HAM di Sumatera Selatan, dengan goal untuk mewujudkan Sumsel yang ramah HAM," tandasnyaTurut hadir Kepala Biro Hukum dan HAM Dedi Harapan, S.H., S.E., M.Si, C.MSP., dan Kepala Biro Umum dan Perlengkapan setda Provinsi Sumsel Dr. Darmayanti S.E.,M.M
Sumsel
Gubernur Herman Deru Gandeng HIPMI Sumsel Wujudkan 100.000 Sultan Muda
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru (HD) menghadiri dan menyaksikan pelantikan pengurus Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumsel periode 2025 - 2028 di Griya Agung Palembang (Selasa, 15/4/2025).Dalam sambutannya HD berharap agar HIPMI Sumsel dapat membantu pemerintah dalam mensukseskan salah satu program gerak cepat yang dimilikinya yaitu mencetak 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan."Baru saja kita menyaksikan peristiwa sakral dimana hari ini (selasa, 15/4) telah dilantik kepengurusan HIPMI Sumsel yang diketuai oleh M. Puri Andamas. Tentunya ini merupakan tugas yang berat dalam mengemban amanah yang sangat besar, ditambah saya juga mendorong HIPMI Sumsel untuk berkolaborasi bersama pemerintah dalam menciptakan 100.000 sultan muda di sumsel", tutur HD.Terkait hal tersebut, HD menambahkan bahwa saat ini sudah disediakan tempat bagi pengusaha muda yaitu Sultan Muda Center yang ada di gedung OJK Sumsel. Dirinya berharap agar tempat tersebut dapat dimanfaatkan oleh HIPMI Sumsel dalam menjalankan program kerja yang dimilikinya dalam mencetak pengusaha muda yang baru mulai menjadi pengusaha muda yang berhasil."Ini merupakan tugas HIPMI Sumsel dalam membantu pemerintah mewujudkannya. Kalian adalah orang - orang yang tepat dilantik oleh Ketum dan mudah - mudahan nasihat Ketum tadi dapat dipegang untuk bisa bermanfaat bagi orang yang banyak", tegas HD.Tak lupa HD juga mengucapkan selamat atas telah dilantiknya kepengurusan HIPMI Sumsel oleh Ketua Badan Pungurus Pusat HIPMI, Akbar Himawan Buhori."Selamat untuk semua anggota kepengurusan HIPMI Sumsel semoga kalian segera bisa menjalankan tugas sesuai fungsinya dan saya berpesan sebagai orang tua jaga kekompakan internal dalam HIPMI Sumsel. kami sangat berharap HIPMI Sumsel dapat membantu pemerintah dalam memecahkan persoalan di Sumsel terkait dengan tupoksi kalian", ungkap HD.Sementara itu Ketua BPD HIPMI Sumsel Periode 2025 - 2028, M. Puri Andamas menyampaikan saat ini HIPMI Sumsel yang merupakan pengusaha muda dibumi Sriwijaya beranggotakan sebanyak 200 pengusaha muda tentunya akan terus mendorong pengusaha - pengusaha lainnya yang bergabung untuk menjadi pengusaha sukses serta membantu pemerintah dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi yang telah ditetapkan."Jabatan ini tentunya merupakan tidak mudah untuk diemban karena ini merupakan wadah bagi perusahaan muda sumsel untuk berkembang dan maju dalam mensejahterakan Sumatera Selatan lebih baik lagi", tuturnya.Selaras dengan program gerak cepat pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk Mencetak 100.000 Sultan Muda, HIPMI Sumsel juga mempunyai misi yang sama yaitu menciptakan 1.000 pengusaha baru disetiap tahunnya serta berkolaborasi dengan pemerintah dan swasta agar terus bisa mengembangkan potensi daerah menjadi peluang usaha baru di Sumsel."Saya berjanji HIPMI bukan hanya untuk pengusaha sukses tapi juga untuk pengusaha muda baru yang akan dibina untuk menjadi pengusaha yang sukses. Kita sangat optimis bahwa kita dengan potensi yang dimiliki oleh Sumatera Selatan saya yakin Sumsel bisa berkontribusi untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional", ungkapnya.Dikesempatan yang sama, Ketua Badan Pungurus Pusat HIPMI, Akbar Himawan Buhori setelah resmi melantik HIPMI Sumsel, dirinya berharap agar HIPMI Sumsel dapat sesegera mungkin menjalankan tugas dan fungsinya sehingga dapat membantu pemerintah dalam menyelesaikan persoalan - persoalan yang ada di Sumatera Selatan serta dapat mengoptimalisasikan potensi sumber daya alam yang dimiliki sehingga target pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan dapat tercapai."Saya harap pelantikan ini akan menjadi momentum titik awal teman - teman dalam menjalankan tugas dan fungsi HIPMI di Sumatera Selatan. Sumsel sangat kaya sekali sumber daya alamnya, ini harus dioptimalkan sebaik mungkin. Untuk itu perlu sinergitas antara pemerintah dan pengusaha dalam menjalankannya", ucapnya usai melantik Kepengurusan HIPMI Sumsel.Turut hadir Anggota DPR RI, Yudha Novanza Utama, Anggota DPR RI, Kartika Sandra Desi, Ketua DPRD Prov. Sumsel, Andie Dinialdie, SE, MM, Wakil Ketua DPRD II Provinsi Sumatera Selatan, H. Nopianto, S.H., M.Si, Ketua BPD HIPMI Sumsel Periode 2021 - 2024, Kgs. Hermansyah Mastari, Wakil Walikota Palembang, Prima Salam, S.H. M.M dan Para Kepala OPD Prov. Sumsel.
Sumsel
Herman Deru Wujudkan Impian Warga 7 Kecamatan di Muba Terang Benderang Nikmati Listrik PLN
Muba. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru akhirnya berhasil mewujudkan warga di 7 Kecamatan di Musi Banyuasin (Muba) untuk beralih menggunakan listrik dari PT. Muba Elektrik Power (MEP) ke PT. PLN yang ditandai dengan Penyalaan Sambungan Listrik PT. PLN Persero untuk 5 Desa di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Selasa (15/4/2025) siang.Menurut Herman Deru, masyarakat harus berterimakasih kepada PT. MEP, karena merekalah yang menyediakan listrik saat PT. PLN belum dapat menjangkau beberapa kawasan saat itu. Sementara itu untuk menggunakan genset, masyarakat terkendala biaya yang mahal." Alhamdulillah dari kerja panjang kita, tanpa mengurangi rasa terimakasih kepada pemerintah-pemerintah terdahulu, PT. PLN dan juga PT. Muba Elektrik Power (MEP). Hari ini secara resmi kita nyalakan listrik peralihan pengelolaan dari PT. MEP ke PT. PLN resmi kita mulai," ujar Herman Deru disambut tepuk tangan warga.Makanya lanjut Herman Deru pada periode pertama dirinya menjabat Gubernur Sumsel periode 2028-2023 lalu, Ia bergerak cepat bersama PJ Bupati saat itu Apriyadi dan DPRD Muba, mengubah listrik curah yang dikelola PT. MEP ke PLN." Ini penegasan baru dengan limit terakhir untuk Serah Terima Operasi (STO) dari PT. MEP ke PLN paling lambat 17 April," jelas Herman Deru.Dia berharap dengan pengalihan ini, diharapkan masyarakat akan mendapatkan banyak manfaat terutama nilai tagihan yang turun. Sehingga selisih pendapatan warga itu dapat dialihkan untuk memenuhi kebutuhan lainnya seperti kebutuhan rumah tangga maupun pendidikan sekolah anak.“Tak hanya di lima desa ini saja, nantinya secara bertahap pengalihan listrik ini jika dilakukan di 7 Kecamatan dengan Muba yang mencapai 54.000 sasaran,” tegasnya.Sementara itu Bupati Muba M. Toha mengatakan masyarakat Muba berterima kasih dengan Gubernur Sumsel H. Herman Deru. Sebab berkat gerak cepat dan kemurahan hatinya, proses peralihan ini dapat terwujud." Kita harus berterima kasih dengan Pak Gubernur. Berkat kemurahan hati beliau mau membantu Muba ini bisa terwujud. Ini bukan suatu kebetulan tapi perjuangan panjang sejak ia menjadi Gubernur periode pertama sampai periode kedua ini terealisasi,” ujar Toha bersemangat.Masyarakat juga tampak antusias menanti moment tersebut. Salah satunya warga bernama Murni. Menurutnya sejak lama Ia ingin agar bisa menikmati listrik PLN dengan harga yang lebih murah. Sehingga dapat meringankan pengeluaran mereka." Ya tentu senang sekali. Kami sudah lama menunggu supaya dapat menikmati listrik PLN," ujarnya.
Sumsel
Wisuda Sekolah Lansia Tangguh, Menteri Wihaji dan HD Tekankan Pentingnya Perhatian pada Kelompok Rentan
Ogan Ilir. Gubernur Sumsel H. Herman Deru mendampingi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag, M.Pd., melanjutkan kunjungan kerjanya di Ogan Ilir dengan menghadiri Wisuda Sekolah Lansia Tangguh Standar 1 (S1) dan pembukaan Sekolah Lansia Tangguh Standar 1 (S1) di Aula Caram Seguguk Komplek Perkantoran Kabupaten Ogan Ilir, Selasa, (15/4/2025).Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel H. Herman Deru menekankan pentingnya memberikan perhatian terhadap ibu hamil, lansia, dan balita, sebagai kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus."Kehadiran Bapak Menteri menyadarkan kita betapa pentingnya peran usia produktif untuk memberikan perhatian khusus kepada kelompok-kelompok tersebut. Negara hadir dalam setiap kepentingan masyarakat, terutama bagi golongan yang membutuhkan perhatian khusus," ujarnya.Gubernur Sumsel Herman Deru juga menyampaikan upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam menekan angka stunting antara lain dengan mengaktifkan posyandu, menyediakan seragam bahkan memastikan akurasi timbangan bagi balita"Untuk kelas ekonomi tertentu, pemerintah memberikan bantuan khusus kepada masyarakat. Dalam rangka memenuhi kebutuhan protein juga dilakukan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) dengan pemberian bantuan untuk pemeliharaan ikan, ayam, dan sayur mayur di rumah-rumah warga," jelasnya.Lebih lanjut, Gubernur Sumsel Herman Deru mengungkapkan bahwa Sumatera Selatan telah mendapatkan penghargaan sebagai salah satu provinsi dengan penurunan stunting terbesar."Stunting di Sumsel saat ini berada di bawah standar PBB. Saya yakin, di bawah kepemimpinan Bapak Wihaji, stunting di Indonesia khususnya di Sumsel bisa mencapai zero stunting," harapnya.Ia juga menyampaikan terima kasih atas perhatian Menteri Wihaji dan menegaskan komitmen Sumatera Selatan sebagai garda terdepan dalam mendukung program BKKBN.Sementara itu, Menteri Wihaji dalam kesempatan tersebut berinteraksi langsung dengan para wisudawan dan wisudawati, yang mayoritas adalah lansia. Ia mengajak mereka untuk senantiasa bersyukur dan menjaga silaturahmi."Insya Allah, wisuda ini adalah bagian dari rasa syukur kita. Yang penting hati senang, batin senang. Silaturahmi bersama itu penting, karena di usia Bapak Ibu, teman dan saudara sangat dibutuhkan. Semoga kegiatan ini menjadi berkah bagi kita semua," tuturnya.Acara ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie SE., MM., Wakil Bupati Ogan Ilir, H. Ardani, S.H., M.H., Ketua TP PKK Sumsel, Febrita Lustia Herman Deru, dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Sumsel
Siswa SD Muhammadiyah 4 Palembang Terima Motivasi dari Wamendikdasmen dan Cik Ujang
Dalam kunjungan ke kelas belajar, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Dr. Fajar Riza Ulhaq, M.Si mengajak para siswa yang duduk dibangku kelas dua (dua) Sekolah Dasar untuk bernyanyi dan berinteraksi dengan pertanyaan-pertanyaan seperti siapa pendiri Muhammadiyah, serta menanyakan cita-cita para murid."Siapa yang ingin jadi Menteri?, siapa yang ingin menjadi Guru? Maka anak anak jangan takut untuk bermimpi ya dan bercita-cita ya"ungkapnya dalam berinteraksi pada para siswa SD Muhammadiyah 4 Palembang yang didampingi langsung oleh Wakil Gubernur Sumsel H.Cik Ujang (CU). Selasa, 15/04/2024.Ia mengaharap sekolah SD Muhammadiyah 4 Palembang agar dapat terus berkembang dengan lebih baik mengingat potensi para siswa yang sangat aktif dan komunikatif.Seperti yang diketahui SD Muhammdiyah 4 Palembang memiliki 11 Rombongan belajar (Rombel) dan memiliki 255 siswa didik.Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, H. Adrianus Amri, S.STP., M.Si dan OPD Lainnya
Sumsel
Wagub Cik Ujang: Halal Bi Halal UMP, Wadah Perkuat Ukhuwah dan Kolaborasi
Palembang. Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Cik Ujang, katakan tradisi Halal Bi Halal merupakan warisan bangsa yang sangat baik dan sarat akan makna untuk saling memaafkan, membersihkan hati, serta mempererat jalinan silaturahmi.Hal ini diungkapkan Cik Ujang saat menghadiri acara Halal Bi Halal yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) pada Selasa (15/4/2025).Acara yang bertemakan "Meningkatkan Ukhuwah, Menyatukan Langkah Menuju UM Palembang Unggul" ini berlangsung di lingkungan kampus UMP.Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Wagub Cik Ujang menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Rektor beserta seluruh jajaran UMP atas undangan yang diberikan."Semoga semangat saling memaafkan ini terus terjaga di antara kita. Masih dalam suasana Idul Fitri, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Semoga amal ibadah kita selama bulan Ramadan diterima Allah SWT dan kita menjadi pribadi yang lebih baik," ujar Wagub Cik Ujang.Lebih lanjut, Wagub Cik Ujang menyoroti peran strategis UMP sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka di Sumsel dalam pembangunan daerah, terutama dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Pemerintah Provinsi Sumsel merasakan kontribusi nyata dari UMP, di mana para alumninya telah tersebar di berbagai sektor.Momentum Halal Bi Halal ini dinilai sebagai kesempatan emas untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan dunia akademik. Wagub Cik Ujang menegaskan bahwa kemajuan Sumsel dapat dicapai atas dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat, termasuk UMP."Kami berharap UMP terus menjadi pusat akademik yang unggul dan menghasilkan riset-riset unggulan yang bermanfaat bagi penyelesaian permasalahan daerah serta pengabdian masyarakat yang berdampak positif bagi masyarakat luas," katanya.Pemerintah Provinsi Sumsel, lanjut Wagub Cik Ujang, siap mendukung berbagai program relevan demi mewujudkan visi Sumsel "Maju Terus Untuk Semua".Kepada seluruh civitas akademika UMP, Wagub Cik Ujang berpesan untuk terus menjaga semangat kebersamaan, meningkatkan kualitas diri, menjunjung tinggi akhlak mulia, serta terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan daerah.Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.Si., yang menyampaikan tausyiah keagamaan tentang pentingnya silaturahmi.Hadir pula Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, S.Kp., Ns., M.Kep., Direktur Utama Bank Sumsel Babel (BSB), Achmad Syamsudin, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumsel.
Sumsel
HD Dampingi Kepala BKKBN Tinjau Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting di Ogan Ilir
Ogan Ilir, - Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, mendampingi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag, M.Pd., melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Desa Pegayut, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, pada Selasa (15/4/2025).Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung sasaran Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) dan memberikan bantuan kepada masyarakat. Gerakan Genting menyasar Orang Tua Asuh (OTA) dan Anak Asuh yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, bayi di bawah usia dua tahun (baduta), dan balita usia 24-59 bulan dari keluarga berisiko stunting dan miskin.Mengawali kegiatan, Menteri Wihaji dan Gubernur Herman Deru meninjau beberapa rumah warga yang termasuk dalam kategori sasaran Genting di Desa Pegayut dan memberikan bantuan sembako.Selanjutnya, mereka mengunjungi Puskesmas Pegayut untuk melihat fasilitas kesehatan dan berdialog dengan pasien. Menteri Wihaji juga menyempatkan diri mengunjungi dan membeli produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masyarakat setempat.Turut hadir dalam kunjungan kerja ini Wakil Bupati Ogan Ilir, H. Ardani, S.H., M.H., Ketua TP PKK Sumsel, Febrita Lustia Herman Deru dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Sumsel
Sekda Sumsel Ajak Semua Pihak Berperan Aktif Sukseskan Sumsel Maju Terus Untuk Semua
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Drs. H. Edward Candra, MH menghadiri pembukaan forum lintas perangkat daerah dan pra musrenbang RKPD Prov. Sumsel di Graha Bina Praja Pemprov Sumsel (Selasa, 15/4/2025).Dalam sambutannya Sekda menyampaikan tujuan penting pelaksanaan Forum Lintas Perangkat Daerah dan Pra Musrenbang RKPD Tahun 2026 antara lain melakukan penajaman dan sinkronisasi program, kegiatan, subkegiatan, beserta lokasi dan target kinerja khususnya yang bersifat lintas Perangkat Daerah dalam mendukung Prioritas Pembangunan Daerah serta Visi, Misi, dan Program Strategis Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan dalam mewujudkan Sumsel Maju Terus Untuk Semua.Sekda juga mengatakan bahwa sebelumnya, telah dilaksanakan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 pada tanggal 14 Februari 2025 sebagai bagian dari rangkaian tahapan penyusunan RKPD 2026."Selanjutnya, dalam 2 (dua) minggu ke depan, kita akan melaksanakan rangkaian penyusunan dengan timeline yang cukup padat, mulai dari Pembukaan hingga nanti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2026 pada tanggal 24 April 2025. Saya harapkan agenda ini berjalan dengan lancar, karena agendanya cukup padat", tutur sekda.Disampaikannya pula bahwa sudah ada 2.272 usulan pokir yang telah masuk di dalam SIPD dan tersebar ke 23 Perangkat Daerah. Dari usulan tersebut, terdapat 529 usulan yang berada ditahap verifikasi mitra Bappeda dan Perangkat Daerah."Untuk mekanisme desk, pembahasan akan dibagi menjadi dua desk dan dibagi berdasarkan dapil, dimana terdapat 10 dapil, yang melibatkan beberapa OPD tujuan. Setiap desk dipimpin oleh 2 orang Eselon III Bappeda yang dihadiri oleh OPD tujuan, diawali dengan penyampaian hasil verifikasi pokir oleh Bappeda berdasarkan kesesuaian dengan RPJMD dan kewenangan yang dilanjutkan dengan tanggapan teknis oleh OPD tujuan. DPRD diharapkan dapat menyampaikan kembali penajaman dan urgensi pokir beserta data dukung yang diperlukan", ungkap Sekda.Diakhir sambutan Sekda berharap kepada seluruh stakeholder dapat berperan aktif dalam forum tersebut untuk penyusunan perencanaan tahun 2026 mendatang."Perencanaan yang kita susun harus satu muaranya, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara adil dan merata dalam rangka mewujudkan Sumsel Maju Terus Untuk Semua", tutup Sekda.Sementara itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Prov. Sumsel Regina Ariyanti, ST menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya forum lintas perangkat daerah yaitu Menyelaraskan program dan kegiatan Perangkat Daerah dengan usulan program dan kegiatan hasil musrenbang kabupaten/kota; Mempertajam indikator serta target kinerja sasaran, program dan kegiatan, lokasi dan kelompok sasaran sesuai dengan permasalahan serta tugas dan fungsi Perangkat Daerah; Menyelaraskan program dan kegiatan antar Perangkat Daerah dalam rangka optimalisasi pencapaian sasaran sesuai dengan kewenangan dan sinergitas pelaksanaanprioritas pembangunan daerah; dan Menyesuaikan pendanaan program dan kegiatan prioritas berdasarkan pagu indikatif untuk masing-masing Perangkat Daerah.Turut hadir Para Kepala OPD Prov. Sumsel dan Para Kepala Bappeda 17 Kab/Kota secara virtual.