Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Kadis Kominfo Prov.Sumsel Membuka Bimtek Pengenalan Aplikasi SiRUP  Versi 4 Sumsel
11 Jan 2018 Dilihat 1118x

Kadis Kominfo Prov.Sumsel Membuka Bimtek Pengenalan Aplikasi SiRUP Versi 4

Palembang, Sumselprov.go.id -- Bertempat di Ruang Rapat  Dinas Komunikasi dan Informatika  Provinsi Sumatera Selatan, Bidang Layanan  E- Government  Dinas KOMINFO menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pengenalan Aplikasi SiRUP Versi 4 bagi Admin PA/KPA dan Admin SiRUP bagi Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan . Bimtek yang diikuti oleh seluruh OPD lingkup pemerintah Provinsi Sumatera Selatan ini dibuka oleh Kepala Dinas KOMINFO Provinsi  Sumsel, DR. H. Farhat Syukri, SE.M.Si. Dalam sambutan pembukaannya, Kadis Kominfo menyatakan bahwa bimtek yang diselenggarakan merupakan peluang bagi peserta untuk meningkatkan kemampuan dan meningkatkan wawasan mengenai aplikasi pengadaan barang/jasa secara elektronik versi terbaru yang digunakan saat ini. “Tujuan kegiatan ini adalah pertama, memastikan pengadaan barang/jasa secara elektronik di OPD Provinsi Sumsel berjalan dengan baik dan benar. Kedua, memastikan seluruh pejabat pengadaan, khususnya admin PA/KPA benar-benar menguasai regulasi pengadaan barang/jasa secara elektronik. Dan ketiga, dengan mengikuti bimtek  ini para peserta bisa mempercepat pengadaan barang/jasa secara elektronik, “ tegas Farhat   “Bimtek ini diselenggarakan secara nasional, Dinas Kominfo Prov.Sumsel mengambil inisiatif melalui LPSE dalam hal ini LKPP akan menyelenggarakan diberapa provinsi dan tidak mungkin seluruh OPD bisa ikut kegiatan tersebut meskipun akan diselenggarakan di Palembang minggu kedua bulan Februari tahun 2018. Diskominfo menginisiasi OPD bisa mengikuti Bimtek yang kita laksanakan menggunakan kegiatan yang ada di Bidang Layanan E-Government”, Kata Farhat. Dengan adanya Bimtek ini setiap instansi akan ada penyegaran, ada hal-hal yang baru yang perlu disampaikan  mengingat kegiatan ini menggunakan teknologi IT, nantinya akan ada perubahan baik aplikasinya maupun versi yang digunakan. Kalau saat ini menggunakan versi 4 maka semua harus siap dengan versi 4 dan kita mengikuti kebijakan yang sudah ditetap oleh  LKPP Pusat harus bisa diimplementasikan di Sumatera Selatan, inilah wujud kegiatan Bimtek ini, pungkas Kadis Kominfo mengalhiri wawancara dengan Tim MC/Sumselprov.go.id. Bimtek yang diselenggarakan selama dua hari (10 -11/01/2018)  mempedomin Pasal112 Ayat 2 Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2015 tentang Percepatan Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Serta menindaklanjuti Surat Sekertaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan nomor 027/2711/V/2017 Tanggal 7 November 2017 perihal Pengumuman Rencana Umum dan Pengadaan (RUP) Tahun Anggaran 2018. Bimtek ini diisi para narasumber dengan pemaparan materi-materi SiRUP versi 4. Pada hari pertama, para narasumber memaparkan SiRUP dari segi kebijakan dilanjutkan dengan diskusi dan berbagi pengalaman dari para admin PA/KPA mengenai kesulitan/hambatan dalam pengisian SiRUP  v.4. Pada hari kedua, peserta mengikuti praktek langsung pengisian aplikasi SiRUP  versi 4. Pada sesi diskusi, Kabid Layanan E-Government Diskominfo Prov.Sumsel, Dr.H.Iskandar Mirza, M.Si mengingatkan para admin PA/KPA untuk mengumumkan seluruh rencana pengadaan yang tertera di RUP, termasuk kegiatan swakelola. “Sesuai peraturan yang berlaku, seluruh Rencana Umum Pengadaan (RUP) wajib diumumkan. Namun kenyataannya, dari 50  admin PA/KPA baru 30 % (15 admin) yang meng-upload RUP kegiatan swakelolanya pada SiRUP” tegasnya. Pria yang menjabat sebagai Kepala Bidang Layanan  E-Government Dinas KOMINFO Provinsi Sumsel ini juga mengingatkan agar seluruh PA/KPA meng-upload seluruh dokumen pengadaan yang telah selesai. “Begitu tanda tangan kontrak, langsung up-load, agar kita mempunyai sistem dokumentasi yang baik. Jika suatu hari diperlukan, akan mudah dicari karena telah tersimpan di database LKPP, pungkasnya. Tim MC Diskominfo Prov. Sumsel

Baca Detail
Alex Noerdin :  Provinsi Sumsel Harus Aman dari Segala Kerusuhan Umat Beragama Sumsel
10 Jan 2018 Dilihat 253x

Alex Noerdin : Provinsi Sumsel Harus Aman dari Segala Kerusuhan Umat Beragama

Palembang, Sumselprov.go.id - - Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menghadiri Perayaan Natal Oikumene Kristen-Katolik TNI-POLRI-PNS 2017 di Gedung Palembang Sport & Convention Center (PSCC) Palembang, Selasa (9/1). Selain diikuti oleh gereja-geraja se-Sumsel, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjalin silaturahmi, kebersamaan dan kekeluargaan antar gereja-gereja, TNI dan Polri.  Terlihat dalam perayaan Natal ini turut hadir Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, Ketua DPRD Sumsel H.M Giri Ramanda N Kiemas, Ketua FKUB Provinsi Sumsel Aflatun Mucthar serta para pejabat lainnya.  Dalam sambutanya, Gubernur Alex merasa bangga kepada umat kristiani yang selalu menjaga kondusifitas Provinsi Sumsel. Masyarakat khususnya di wilayah provinsi Sumsel menurutnya harus tetap mempertahankan Sumsel yang kondusif dengan terus menumbuhkan rasa persaudaraan, persatuan, saling menghargai dan menghormati antar sesama serta tetap menjaga kerukunan antar umat beragama. "Mari dukung Pemerintah untuk bersama-sama menjadikan Provinsi Sumsel aman dari segala kerusuhan umat beragama. Sumsel yang zero konflik,  Sumsel yang umat, masyarakat dan rakyatnya menghargai sesama serta yang membawa kedamaian,"tuturnya.  Selain itu, Alex juga mengajak untuk selalu bahu-membahu bersatu dan damai dalam persatuan, serta menghimbau masyarakat untuk menjaga kebersaaman jangan sampai ada kerusuhan dan perpecahan.  "Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Sumsel terkhusus kepada umat kristiani yang selalu membawa kedamaian dalam keseharian kita bersama,"katanya.  Tidak hanya itu, Alex pun mengukapkan rasa bangganya karena semua masyarakat Sumsel tergabung dalam harmonisasi keragaman umat beragama yang mendkung kebersamaan, mendukung persatuan di Provinsi Sumsel. Tentunya Sumsel tidak akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018 kalau Sumsel tidak aman. Sumsel harus jadi panutan untuk provinsi lain dengan segala kemajuan baik infrastruktur dan lainnya.  "Saya bangga kepada saudara-saudaraku yang terkasih yang telah mendukung selama ini yang telah membuat Sumsel menjadi buah bibir di tingkat Nasional bahkan Internasional dengan kondusifitas Provinsi Sumsel,"tutupnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Pemprov Sumsel Tingkatkan Pembangunan Aplikasi dan Sistem Kesamsatan Sumsel
10 Jan 2018 Dilihat 227x

Pemprov Sumsel Tingkatkan Pembangunan Aplikasi dan Sistem Kesamsatan

Palembang Sumselprov go.id- Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama stakholder terkait dalam rangka meningkatkan penerimaan pajak melalui berbagai kemudahan pelayanan pajak menggunakan sistem dan aplikasi Kesamsatan. Salah satu upaya tersebut adalah dengan mengundang langsung Badan Pengelola Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah untuk berbagi informasi dan pengalaman bersama, melalui pemaparan hasil penggunaan aplikasi Kesamsatan dengan mengikutsertakan pembangunan sistem pelayanan pajak Rombongan tersebut dipimpin langsung Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah, Ikhwan Sudrajat, diterima langsung Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Nasrun Umar di ruang rapat Bina Praja Pemprov Sumsel, Selasa (9/1).Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar mengatakan, dalam upaya meningkaptkan pendapatan daerah salah satunya peningkatan penerimaan pajak dengan memperbaharui aplikasi kesamsatan dan pembangunan sistem pelayanan pajak yang ada. Menurutnya, Badan Pengelola Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah merupakan rujukan bagi Pemerintah Provinsi Sumsel dalam penggunaan aplikasi Kesamsatan dengan mengikutsertakan pembangun sistem seperti mempermudah pelayanan pajak dengan memperbanyak titik pelayanan pajak sehingga dapat dipastikan penerimaan pajak akan meningkat."Saya mau mengakui hari ini kita belajar dengan Provinsi Jawa Tengah, tapi kita optimis beberapa tahun kedepan akan ada Provinsi lain yang belajar ke Sumatera Selatan," ujarnya. Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah, Ikhwan Sudrajat mengatakan, pihaknya diundang untuk menyampaikan mekanisme dan sistem kesamsatan Provinsi Jawa Tengah termasuk tentang aplikasi dan kiat-kiat yang lainnya karna sistem yang dimiliki Provinsi Jawa Tengah dianggap cocok diterapkan di Sumatera Selatan.Menurutnya, penerimaan pajak di Provinsi Jawa Tengah sendiri pada tahun 2017 naik 14 persen dari target murni, melalui sistem yang dimiliki kemudian perbaharui setiap tahun dan di evaluasi "Salah satu yang cukup penting dan menjadi pengalaman kami adalah perbanyaklah titik-titik pelayanan pajak untuk memudahkan masyarakat membayar pajak, karena kesadaran masyarakat ini sebenarnya lebih mudah namun segala kemudahan pelayanan pajak juga harus diberikan," pungkasnya. HP/MC Diskominfo Prov.Sumsel/FS/TM

Baca Detail
Sekda Himbau HATHI Terus Pacu Inovasi Sumsel
09 Jan 2018 Dilihat 215x

Sekda Himbau HATHI Terus Pacu Inovasi

Palembang,Sumselprov.go.id _Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Nasrun Umar, mengapresiasi Organisasi Profesi Himpunan Ahli Tehnik Hidraulik Indonesia atau yang sering disingkat dengan HATHI. Hal tersebut diungkapkannya pada Pelantikan Pengurus HATHI cabang Provinsi Sumsel periode 2018-2021, sekaligus penandatanganan MoU antara HATHI dan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Rektor Perguruan Tinggi. Bertempat di Hotel Aston Kemarin Malam (09/01), pengkuhan berlangsung kurang lebih tiga jam. HATHI sendiri merupakan organisasi yang dibentuk sebagai wadah bagi seluruh praktisi, peneliti di Perguruan Tinggi, dan Balai besar wilayah sungai Sumatera VIII (BBWSS VIII), secara bersama-sama bersinergi dalam bidang sumber daya air. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Nasrun Umar mengatakan, mencermati masalah sumber daya air yang terjadi saat ini di Provinsi Sumsel semakin meningkat, ditandai dengan adanya penurunan kualitas air di sungai akibat aktivitas penambangan pasir beberapa Kabupaten seperti Lahat, Pagaralam, Empat Lawang dan Lainnya. Menurutnya, Selain itu pula konflik antar pengguna dan pemanfaat air pada sumber air juga semakin kompleks, disatu sisi pengguna air sebagai usaha investasi yang dapat meningkatkan pendapatan daerah, namun sisi pemanfaat lain, hal ini menimbulkan permasalahan akibat keterbatasan ketersediaan air pada sumber air. "Lain lagi halnya seperti di Kota Palembang, dimana sungai-sungainya mengalami fluktuasi sangat drastis, disaat musim hujan mengalami banjir dan kering di saat musim kemarau. Adalagi permasalahan keberlangsungan jaringan irigasi dan drainase serta kelembagaannya di tingkat kab/kota sangat berpengaruh terhadap produksi pangan dan tata saluran pembuang diperkotaan," ungkapnya Ia menghimbau, peran tenaga profesional dan teknis irigasi di Sumsel perlu ditingkatkan dan dikaderkan. Mengingat jumlah irigasi di Sumatera Selatan mencapai 892 Daerah Irigasi (523.725 ha) terdiri dari: 29 Daerah Irigasi kewenangan pusat dengan total areal 326.578 ha 55 Daerah Irigasi kewenangan provinsi dengan total areal 91.050 ha; 815 daerah irigasi kewenangan kab/ kota dengan total areal 106.097 ha. " Oleh karena itu dengan akan dikukuhkannya anggota HATHI Sumsel ini, diharapkan tenaga profesional sumber daya air dapat berkontribusi dalam pemikiran dan perencanaan sebagai wujud kebersamaan dalam upaya penyelamatan air serta peningkatan fungsi irigasi dan drainase secara teknis dan non teknis yang tersebar di Kab/Kota Provinsi Sumsel," harapnya "Usai acara ini pula ada solusi dan implementasi konkret dalam penyelamatan air dimasa mendatang dan pencapaian target pemerintah yaitu percepatan penyediaan air minum," pungkasnya Sementara Ketua HATHI Cabang Sumsel yang baru saja dikukuhkan Suparji, S.ST, MT menambahkan, Potensi sumber Daya Air di wilayah Sungai Musi Sugihan Banyuasin Lemau (WSMSBL) mempunyai daerah layanan 4 (empat) provinsi yakni Wilayah Sungai lintas Provinsi mulai dari hulu Provinsi Bengkulu, Lampung, Jambi yang melintas ke Sumsel di hilir sampai ke Laut. Dimana dapat memenuhi kebutuhan air irigasi di Provinsi Lampung melalui Irigasi Komering, potensi tersebut memerlukan pengelolaan yang komprehensif dan terintegrasi untuk mendukung Pembangunan yang berkelanjutan di Provinsi Sumsel sebagai Lumbung Pangan dan Energi Nasional. "Ketersediaan air, baik kualitas dan kuantitas memerlukan mitra dari stakeholders tentunya kami dari asosiasi profesi HATHI bersama Pemerintah, Perguruan tinggi, NGo dan unsur-unsur terkait lainnya siap berperan secara aktif memberikan solusi dan masukan yang konstruktif tentang masalah pengelolaan Sumber Daya Air," ungkapnya. HP/MC.Diskominfo Prov.Sumsel / TM/FS

Baca Detail
Hadiri HUT Kabupaten OI ke-XIV Gubernur Yakin Kabupaten OI Segera Melejit Sumsel
09 Jan 2018 Dilihat 245x

Hadiri HUT Kabupaten OI ke-XIV Gubernur Yakin Kabupaten OI Segera Melejit

Ogan Ilir, Sumselprov.go.id -- Tepat di Hari Ulang Tahun Kabupaten Ogan Ilir Ke-XIV di Gedung Paripurna DPRD Tanjung Senai, Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin optimistis dalam waktu dekat OI akan maju pesat.  Menurut Alex, pernyataanya tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya Pemerintah Kabupaten terus berupaya dalam meningkatkan pembangunan serta memiliki beberapa rencana program-program yang membuat terpukau.  Hadir dalam kesempatan ini pula Anggota DPD Republik Indonesia Hj. Asmawati, Hj. Siska Marleni, Ketua DPRD Kabupaten Ogan Ilir Ir. H. Endang Ishak, Wakil-Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ogan Ilir Ahmad Syafei. S. Sos. M.SI, Wahyudi ST.  Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin mengucapkan selamat kepada Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang telah merayakan Hari Jadi ke-XIV.  Alex menuturkan, dalam pelaksanaannya program-program Pemkab OI sudah banyak hasil bagi kemajuan masyarakat. Dalam kesempatan yang sama Alex membantah opini masyarakat yang menyebutkan dirinya hanya fokus pada Kota Palembang. Secara rinci ia menyampaikan usahanya merebut dan memperjuangkan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), menjadi Tuan Rumah event olahraga dari 45 negara yakni Asian Games Agustus mendatang.  "Walaupun sebagian programnya masih rencana, tapi rencana yang baik itu adalah awal pembangunan yang baik. Apalagi OI akan membangun fasilitas olahraga. 10 tahun selama ini belum ada atau mungkin tidak ada fasilitas olahraga yang memadai," tuturnya Lebih lanjut mantan Bupati Musi Banyuasin dua periode ini mengatakan, dengan adanya Asian Games ini Provinsi Sumsel berhasil menyedot Anggaran Pendapatan Belanja Negara hingga mencapai Rp68 Triliun.  "APBD kita hanya Rp 8 triliun, itu digunakan untuk melanjutkan program pro rakyat. Provinsi yang hebat itu adalah provinsi yang tidak membangun dengan uangnya sendiri," ungkapnya disambut tepuk tangan hadirin  Diapun mengingatkan jika Asian Games yang menjadi kebanggaan provinsi ini paling dekat dengan Kota Palembang adalah Ogan Ilir. Karena itu dia mengimbau agar OI dapat mengambil manfaat paling besar dari agenda tersebut. Sementara Bupati Ogan Ilir H.M. Ilyas Panji Alam, SE. SH. MM menambahkan, memasuki usia yang ke-14 ini Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir akan dan terus merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pelaksanaan pembangunan baik secara Fisik maupun Mental spiritual dalam rangka terwujudnya masyarakat Ogan Ilir yang lebih sejahtera, sehingga tercapai Kabupaten Ogan Illir yang GEMILANG dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.  Menurutnya, dalam perjalanan pelaksanaan dan pembangunan Pemerintahan kemasyarakatan selama ini sudah banyak hasil-hasil Pembangunan yang telah dicapai dan dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Ogan Ilir. Ia bertekad hasil-hasil pembangunan tersebut harus tetap terpelihara bahkan ditingkatkan hingga tetap akan memberikan manfaat yang besar bagi kemajuan masyarakat dan Pemerintahan Kabupaten Ogan Ilir.  "Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir terus berupaya dalam meningkatkan pembangunan, dengan memiliki beberapa rencana program-program diantaranya konsep koridor utama Kab. Ogan Ilir dengan Penataan Jalan, adanya Koridor Jalan Utama, Koridor satu arah di Simpang timbangan, Koridor Jalan Sekunder ll. Kemudian Rencana Plaza Pesona Tanjung Senai yang akan menjadi Daerah Destinasi Pariwisata dan Desa Burai yang akan di buat sebagai Destinasi Desa Warna-warni di Kabupaten Ogan Ilir," jelasnya Selain itu ia juga telah berencana melakukan pembangunan Alun-alun Kota/ Kota Indralaya yang mana pada Alun- alun tersebut terdapat Pusat Jajanan dan kerajinan khas Ogan Ilir. Seperti Amphitheater Lapangan multiaktivitas Gazebo Knock Down, Jogging Track Taman Bunga Permainan Anak dan Lapangan Olah raga Pembangunan Pasar Kabupaten atau pasar tradisional modern, Pembangunan Gedung Olahraga (GOR) berstandar internasional. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Alex Noerdin Hadiri Launching 1 Desa 1 Diniyah Sumsel
09 Jan 2018 Dilihat 209x

Alex Noerdin Hadiri Launching 1 Desa 1 Diniyah

Ogan Ilir, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin menghadiri launching satu Desa/kelurahan satu Madrasah Diniyah bersama ribuan ustadz-ustazah, di Gedung Serbaguna Kompleks Perkantoran Terpadu Pemkab Ogan Ilir (OI), Tanjung Senai, Senin (08/01/2018). “Pemerintah Provinsi Sumsel tentu menyambut baik program satu desa satu madrasah diniyah di Kabupaten OI ini. Program ini akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dimasa mendatang, dengan generasi yang unggul, berkualitas, dan profesional,” kata Alex Noerdin. Bupati OI, H M Ilyas Panji Alam menuturkan, program satu desa satu diniyah ini merupakan salah satu program unggulan. Ini merupakan refleksi dari program nawacita presiden RI Joko Widodo dalam memperkuat karekter bangsa. “Saya berharap program ini dapat berjalan dengan sukses dan didukung seluruh lapisan masyarakat sampai ketingkat desa, sehingga dapat mewujudkan Kabupaten OI yang religius, beriman dan berdaya saing tinggi," tambahnya. Ketua tim pelaksana program Peningkatan Pendidikan Karekter (PPK) Kabupaten OI, Marwansyah Al Fatih mengatakan, latar belakang diluncurkannya program ini, berawal dari keprihatinan Bupati OI terhadap maraknya peredaran narkoba dan moralitas yang merosot di Bumi Caram Seguguk. ”Untuk itu diperlukan solusi yang baik dalam mengatasi hal tersebut, salah satunya program satu desa satu Madrasah Diniyah," tuturnya. Lebih lanjut Marwansyah menjelaskan, untuk mendukung program ini, pihaknya telah mempersiapkan 221 Madrasah Diniyah dari 241 Desa/kelurahan. “Ini berarti, hampir 90 persen sudah melaksanakan program tersebut," tambahnya (GLOBALPLANET.news) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Gubernur Ajak Masyarakat Sukseskan Asian Games dan Pembangunan di Sumsel Sumsel
09 Jan 2018 Dilihat 237x

Gubernur Ajak Masyarakat Sukseskan Asian Games dan Pembangunan di Sumsel

Ogan Ilir, Sumselprov.go.id --Gubernur Sumsel, Alex Noerdin meminta seluruh masyarakat Sumsel khususnya warga di Kabupaten Ogan Ilir, untuk turut serta menyukseskan berbegai even nasional yang akan berlangsung di Bumi Sriwijaya dalam tahun 2018 ini, salah satunya perhelatan Asian Games. Hal ini disampaikan Alex Noerdin dalam sambutannya pada HUT Kabupaten Ogan Ilir ke-14, di ruang Paripurna DPRD Ogan Ilir, Senin (08/01/2018). Selain itu, kata Gubernur Sumsel, banyak pembangunan yang tengah berjalan seperti Tol Palindra (Palembang-Indralaya), LRT, penataan lingkungan yang berkelanjutan, dan berbagai program pemerintah lainnya.  "Seluruh pembangunan tersebut tidak akan berjalan dengan mulus, tanpa adanya dukungan dari semua pihak," katanya. Diakhir sambutannya, Alex Noerdin mengucapkan selamat atas hari jadi Kabupaten Ogan Ilir ke-14. "Selamat, semoga pembangunan di Bumi Caram Seguguk semakin maju dan berkembang di masa yang akan datang," tutupnya. Bupati Ogan Ilir, HM Ilyas Panji Alam juga menyampaikan, saat ini jajaran pemerintahan yang dikomandoinya terus melakukan pembangunan di berbagai sektor, mulai dari revitalisasi pasar modern Indralaya, dan Tanjung Raja, pembangunan taman kota, gelanggang olahraga, dan beberapa infrastruktur lainnya.  "Kita berharap di hari jadi Kabupaten Ogan Ilir yang ke-14 ini, bisa menjadi momentum untuk meningkatkan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), Sumber Daya Alam (SDA), pelayanan kepada masyarakat, dan pembangunan infrastruktur lainnya," harapnya. Sementara itu, Ketua DPRD Ogan Ilir, Endang PU Ishak, mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Sumsel Alex Noerdin yang telah berkenan hadir dalam Paripurna Istimewa HUT Kabupaten Ogan Ilir ke-14, seperti dikutif dari GLOBALPLANET.news "Ini suatu kehormatan bagi masyarakat Ogan Ilir, semoga pertemuan ini menjadi berkah dalam mengawal pembangunan di Kabupaten Ogan Ilir," katanya saat membuka rapat Paripurna Istimewa DPRD tahun persidangan 2018. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Sekda Secara Resmi Melantik Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Prov. Sumsel Sumsel
09 Jan 2018 Dilihat 822x

Sekda Secara Resmi Melantik Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Prov. Sumsel

Palembang, Sumselprov.go.id – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, H. Nasrun Umar, mengambil sumpah sekaligus melantik H.Darma Budhy, S.H., S.T., MM sebagai Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA)Provinsi Sumatera Selatan, di ruang kerja Sekda Jalan Kapten Rivai Palembang, Senin (08/01/2017) disaksikan Kepala Badan  Kepegawaian Daerah Prov.Sumsel, Drs. Muzakir., M.M dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Prov.Sumsel, Riki Junaidi, Ap, M.Si Dalam sambutannya Sekda Prov.Sumsel menyampaikan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air merupakan suatu dinas yang menurut hemat saya yang mempunyai peranan penting untuk menjadikan Sumatera Selatan sebagai salah satu provinsi yang terdepan di Indonesia. Sebagaimana diketahui bahwa ketahanan pangan, kelebihan surplus pertanian itu tidak mungkin lepas dari pada kegiatan tugas fungsi PSDA. Untuk diketahui saja pada tahun 2016/2017 surplus pertanian prov.sumsel mencapai 1.6 juta dan ini adalah peran PSDA karena kebanyakan kita sawah irigrasi. “Harapan saya didalam menjadikan Sumatera Selatan lebih maju ke depan, PSDA mengambil peran utama dan tunjukan kepada pimpinan bahwa pimpinan tidak salah menentukan orang menduduki jabatan ini”, kata Nasrun. Didalam pelaksanaan Asian Games 2018, yang di tempatkan di Jakabaring Sport City, dimana salah satu iconnya adalah Danau Jakabaring, saya ingin melihat Danau Jakabaring dengan saluran sekundernya menjadi lebih baik mengingat di tahun 2019 Danau Jakabaring akan menjadi Venue Kejuaraan Dunia Cannoe dan peran aktif PSDA sangat diharapkan, lanjut Nasrun Umar. Sebentar lagi kita akan mengadakan Pilkada serentak. Pilkada serentak ini dalam kerangka ASN kita harus netral, tidak ada yang boleh diantara ASN yang kurang lebih ada 8.000 terindikasi mendukung memihak pada satu pihak. Diharapkan loyalitas tegak lurus kepada atasan masing-masing. Sehingga kita bisa mencapai hal terbaik bagi provinsi Sumatera Selatan yang kita cintai ini. “PSDA harus merupakan sektor yang paling penting dalam menunjang provinsi Sumatera Selatan terdepan di Indonesia karena kita sudah terkenal dengan Lumbung Pangan Nasional. Sumsel memberikan surplus 1,6 Juta sampai 2 juta pertahun untuk provinsi-provinsi lain dan itu tidak mungkin bisa kita capai kalau Pengelolaan Sumber Daya Airnya tidak baik karena banyak sawah-sawah kita adalah sawah irigasi, saya minta kepada Kadis PSDA secara cepat melakukan tindakan konstrusif dilapangan mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu tentunya  dengan anggaran terbatas harus mampu mengejar dana APBN”, ujar Nasrun pada Tim Media Center Diskominfo Provinsi Sumatera Selatan. Turut hadir pada acara pelantikan ini Kepala Badan Kepegawaian Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Satuan Pamong Praja Prov. Sumsel, Kepala Inspektorat Prov. Sumsel, Kepala BPKAD dan Kepala Eselon III pada jajaran Dinas PSDA Prov.Sumsel. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
12 Punggawa Sumsel Turun di Asian Para Games 2018 Sumsel
08 Jan 2018 Dilihat 222x

12 Punggawa Sumsel Turun di Asian Para Games 2018

Palembang, Sumselprov.go.id -– Perhelatan olahraga akbar Asian Games 2018 pada Agustus mendatang di DKI Jakarta dan Palembang tinggal hitungan bulan, pun juga Asian Para Games yang bakal digeber pada bulan Oktober ditahun yang sama bagi para atlet difabel bangsa-bangsa Asia. Benar saja, sebanyak 12 atlet andalan National Paralympic Committee (NPC) Sumsel secara resmi memperkuat Merah Putih pada pesta olahraga bangsa-bangsa Asia kaum disabilitas pada Oktober 2018 mendatang. Kepastian 12 jawara Sumsel tersebut setelah diterbitkannya nama mereka untuk menghuni Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Solo hingga pelaksanaan Asian Para Games 2018 nanti. “Ya, nama-nama mereka sudah turun dan besok mereka sudah mulai masuk ke tim pelatnas,” ujar Ketua Umum NPC Sumsel, Ryan Yohwari, Minggu (7/1). Lanjut pria yang juga juara dunia bulutangkis tersebut bahwa kesepuluh atlet Sumsel yang memperkuat Indonesia di Asian Para Games tersebut adalah Hendri Radiah dari anggar, Maksum Firdaus, Hendi Wirawan, Adji Hartono dan Yuni dari catur. Selanjutnya, Agustinus Tinambela dan Ricka Oktavia dari atletik, Elisa dari bolling, Fitri dari goolball, Rahmat Hidayat dari tenis, Jendy Pangabean dan M Beijita dari renang. “Sebenarnya ada tambahan saya, tapi saya memilih mundur karena saya akan fokus ke pembinaan NPC di Sumsel,”terang Ryan. Dengan diturunkannya nama-nama resmi ini diharapkan Sumsel mampu mempersembahkan target empat emas yang telah dipersiapkan. Meskipun berat, target ini dipikul namun Ryan berharap para punggawa Sumsel mampu mencapai target. “Seperti mereka persembahkan saat ASEAN Para Games tahun lalu, dan disambut baik oleh Presiden RI, pun juga Asian Para Games tahun ini. Memang skalanya lebih kompetitif, tapi kita berharap anak-anak tetap optimis,”harapnya. Saat ini sendiri lanjut Ryan, 10 atlet yang telah masuk Pelatnas akan bertambah hingga beberapa bulan ke depan. Pasalnya, masih ada beberapa yang masuk dalam promosi dan degradasi atlet jelang Asian Para Games 2018. Sementara itu dikatakan Jendy Pangabean bahwa pihaknya pekan ini akan melanjutkan program Pelatnas di Solo mulai pekan ini setelah sempat pulang ke kampung halaman. Jendy sendiri mengaku akan turun dienam nomor pada ajang olahraga Asia ini. “Yang pasti dinomor spesialis 100 meter gaya punggung dan kupu-kupu serta gaya ganti yang lain belum masih menunggu,”terangnya. Disinggung mengenai target, Jendy bisa mempersembahkan yang terbaik untuk Indonesia pasalnya ajang ini diikuti 42 negara beda dengan ASEAN Para Games di Malaysia tahun lalu yang skala Asia Tenggara dengan 11 negara. “Mudah-mudahan bisa naik podium ya,”pungkasnya. #sug/BP MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.