Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
GSMP, Inisiasi Gubernur HD Masuk Nominasi IGA 2025 Program Non Digital
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menerima kunjungan Tim Juri Innovative Government Award (IGA) Tahun 2025 di Kantor Gubernur Sumsel, Senin (17/11/2025). Kunjungan ini bertujuan memvalidasi dan menilai secara langsung inovasi serta program-program unggulan yang telah dipaparkan oleh Pemprov Sumsel.Kepala SDM dan Organisasi, Ira Hayatunisma, S.E., M.M., menjelaskan bahwa kunjungan tim juri adalah tindak lanjut untuk memvalidasi di lapangan terkait program dan inovasi yang telah disampaikan."Alhamdulillah, Sumsel berhasil masuk 8 nominasi IGA tahun ini, yang nantinya akan dipilih menjadi 6 pemenang. Pengumuman akan dilakukan pada 8-9 Desember 2025," ungkap Ira.Adapun aspek yang menjadi penilaian utama adalah keterbaruan, perbedaan, manfaat bagi masyarakat, dan keberlanjutan program. Ira menyebutkan, inovasi yang berkesinambungan, seperti perubahan mindset siswa dari konsumtif menjadi produktif, menjadi perhatian khusus tim juri.Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Herman Deru menyampaikan bahwa Pemprov Sumsel memiliki berbagai program inovatif, baik berbasis digital maupun non-digital. Ia secara khusus menyoroti program non-digital andalannya, yaitu Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP)."Bahwa GSMP ini sebenarnya inovasinya adalah perubahan mindset. Kita dimulai dari siswa/siswi kita untuk menjadi produktif, bukan hanya konsumtif," jelas HD.Gubernur menjelaskan bahwa GSMP berhasil mengubah pola pikir masyarakat dari konsumtif menjadi produktif, sehingga mampu membantu menekan angka inflasi di Sumsel."Programnya kelihatannya sederhana, namun manfaatnya luar biasa dan sangat membantu kemandirian pangan. Buktinya, kita penunjang pangan dari 8 besar kini mampu naik ke 5 besar Nasional," tegasnya, menunjukkan dampak nyata dari inovasi tersebut.Gubernur berharap, di tahun 2026, Pemprov Sumsel dan setiap OPD dapat terus berbenah dan meningkatkan program inovatif yang berkelanjutan.Turut hadir para Kepala OPD
Sumsel
Gubernur Sumsel Resmikan Tipologi RSUD Siti Fatimah sebagai Rumah Sakit Tipe A
Palembang – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru meresmikan peningkatan tipologi RSUD Siti Fatimah menjadi Rumah Sakit Umum Daerah Tipe A dan juga Pelantikan Pejabat Struktural di RSUD Siti Fatimah dalam acara yang digelar di Aula RSUD Siti Fatimah, Senin (17/11/2025). Momen ini menjadi tonggak sejarah baru bagi pelayanan kesehatan di Sumatera Selatan.Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas peningkatan status rumah sakit kebanggaan daerah tersebut. Ia menegaskan bahwa menjadi Rumah Sakit Tipe A bukan hanya sekadar perubahan administrasi, tetapi juga amanah besar untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih lengkap, modern, dan profesional.“Pertama, saya ucapkan selamat atas naik tingkatnya tipologi RSUD Siti Fatimah menjadi Tipe A. Secara harfiah, peningkatan status tentu meningkatkan tanggung jawab dan kinerja para tenaga kesehatan serta pejabat struktural,” ujar Herman Deru.Ia juga menekankan bahwa berbagai perbaikan dan penguatan fasilitas kesehatan di RSUD Siti Fatimah telah memberikan dampak nyata sehingga rumah sakit ini layak menyandang status tertinggi tersebut. Namun, Gubernur mengingatkan bahwa pengakuan ini harus diiringi performa layanan yang semakin baik dan soliditas tim yang semakin kuat.“Peralatan kesehatan dan kualitas pelayanan sudah terlihat peningkatannya. Tapi penghargaan ini harus dibarengi dengan layanan yang terus meningkat. Jangan pernah lelah melayani masyarakat. Tingkatkan kesiapsiagaan, kecepatan, dan ketulusan dalam bekerja untuk masyarakat Sumatera Selatan, saat ini kita canangkan Road To Sumsel Health Tourism. Jadikan RSUD Siti Fatima menjadi pusat layanan kesehatan yang terbaik Di Sumatera Selatan. tegasnya.Sementara itu, Direktur RSUD Siti Fatimah, dr. Syamsuddin Isaac SM, Sp.OG., MARS., CHRA, turut menyampaikan rasa haru dan bangganya atas pencapaian bersejarah ini. Ia mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumsel serta seluruh pihak yang hadir dan berkontribusi dalam perjalanan panjang rumah sakit hingga mencapai predikat Tipe A.“Proses ini dimulai sejak RSUD Siti Fatimah hadir di Sumatera Selatan.Peningkatan ini kami capai sebagai bentuk komitmen meningkatkan pelayanan sesuai arahan Gubernur. Masih banyak tugas di depan agar kami semakin profesional, serta mampu mendukung visi Sumsel sebagai Sumsel Health Tourism 2030,” ungkap Syamsuddin.Dengan peningkatan status menjadi Rumah Sakit Tipe A, RSUD Siti Fatimah diharapkan mampu menjadi rujukan utama layanan kesehatan di Sumatera Selatan dan semakin memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.Di akhir kegiatan juga dilakukan Pelantikan Pejabat Struktural di RSUD Siti Fatimah.Acara peresmian ini turut dihadiri Asisten I Setda Pemprov Sumsel H. Apriyadi, Kepala BKD Sumsel H. Ismail Fahmi, Kadis Kesehatan Provinsi Sumsel H. Trisnawarman, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Sumsel
Herman Deru Buka Rakerda XI TP PKK Sumsel: Istri Kepala Daerah Punya Peran Kunci dalam Pembangunan dan Harus Hasilkan Rekomendasi Solutif
Palembang. Gubernur Sumatera Selatan sekaligus Pembina Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumsel, H. Herman Deru, membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) XI TP PKK Sumsel Tahun 2025. Mengusung tema “Bergerak Bersama, Perkuat Kolaborasi Serta Mewujudkan Program Prioritas dan Unggulan Menuju Sumsel Maju Terus untuk Semua”, acara ini diselenggarakan di Griya Agung Palembang, Senin (17/11/2025).Dalam arahannya, HD menekankan bahwa Rakerda sangat penting untuk mengimplementasikan program yang dihasilkan dari Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan menegaskan posisi strategis TP PKK.HD menjelaskan bahwa tugas pokok kepala daerah meliputi tiga peran utama: pemimpin pemerintahan, pemimpin pembangunan, dan pemimpin masyarakat."Nah posisi (TP PKK) di mana? Ada dua tempat, yakni pemimpin pembangunan dan pemimpin masyarakat. Artinya, begitu penting dan diharapkan tugas TP PKK," ungkap HD.Gubernur juga menyoroti adanya pengaruh besar terhadap kinerja kepala daerah dalam menjalankan tugas, menekankan pentingnya peran dan tanggung jawab TP PKK. Ia menambahkan bahwa Rakerda ini harus menghasilkan rekomendasi internal maupun eksternal yang solutif."Rakerda harus memberikan rekomendasi internal maupun eksternal sehingga tidak hanya OPD pengampu, namun ke semua elemen dapat bersinergi serta Solutif," tegasnya, mendorong kolaborasi lintas sektor.Sementara itu, Ketua TP PKK Sumsel, Hj. Feby Herman Deru, menyampaikan bahwa tujuan utama Rakerda ini adalah menyamakan pemahaman mengenai hasil Rakernas, merencanakan program kerja, mengimplementasikan program prioritas, dan mencari solusi atas tantangan di lapangan.Rakerda ini dihadiri oleh 17 Ketua TP PKK Kabupaten/Kota dan 102 Pengurus PKK se-Provinsi Sumsel."Kami mendengarkan arahan Pak Gubernur dan mendengarkan pemaparan tentang RPJMD Sumsel, kiranya kegiatan ini bermanfaat demi Sumsel Maju Terus untuk Semua," tutup Hj. Feby Herman Deru, menandakan kesiapan seluruh jajaran PKK untuk bekerja keras demi kemajuan daerah.Turut hadir Ketua BKOW Sumsel Lidyawati Cik Ujang dan Para ketua TP PKK 17 Kab/Kota
Sumsel
Buka Harlah JMQH Sumsel ke 2 , HD Harap Kedepan Dibentuk Khusus Jamah Laki-Laki
Banyuasin. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menghadiri Peringatan Hari Lahir Jam'iyyah Mudarasatil Qur'an Lil Hafidzat (JMQH) Sumsel ke 2 Tahun 2025 bertempat di Ponpes Al Karim Islamic Center Tanjung Lago KTM , BanyuasinJMQH merupakan organisasi untuk para perempuan penghafal Al-Qur'an di Indonesia. Organisasi ini bertujuan untuk menjaga hafalan Al-Qur'an, mempererat tali persaudaraan sesama hafizah, dan berkontribusi dalam masyarakat melalui berbagai kegiatan keagamaan dan pemberdayaan.Dalam smabutannya HD mengapresiasi terselenggaranya acara ini, karena tidak hanya mempererat hubungan silaturahmi antar jamaah wanita penghapal Al Qur'an yang datang dari perwakilan JMQH 17 Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan."Dari awal Saya menjabat salah satu Program yang diunggulkan yaitu 1 (satu) Desa 1 (satu) Rumah Tahfisz. Dengan demikian Cinta terhadap Al-Qur'an semakin meluas untuk mengajak orang dengan membaca dan manghapal Al-Qur'an" ujar HD.Ditambahkan HD, saat ini Metode membaca Al-Qur'an sudah beragam, termasuk secara digital. Yang terpenting adalah dorongan dan kemauan yang kuat dari diri sendiri."JMQH ini kan untuk jamaah wanita, semoga kedepan ada wadah untuk jamaah laki-laki juga" harap HD.Terkait Silatnas JMQH di Jogja , HD berencana untuk membantu dalam transportasi dan mengundang pengurus JMQH Sumsel silaturahmi ke kantornya.
Sumsel
Buka Pertandingan Gulat Tangan 2025 Perebutkan Piala Gubernur Sumsel, HD Minta Selalu Jaga Sportivitas
Palembang – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru secara resmi membuka Acara Arm Wrestling ( Gulat Tangan) atau yang lebih dikenal dengan Panco Tahun 2025 memperebutkan Piala Gubernur Sumsel yang digelar di Mall Transmart Palembang, Minggu (16/11/2025). Event ini menjadi ajang yang dinantikan para pecinta olahraga gulat tangan dari berbagai daerah.Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru mengajak seluruh peserta untuk bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas. Ia menekankan bahwa sebuah kompetisi bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi juga memiliki nilai lebih dalam memperkuat silaturahmi dan memberi dampak positif bagi perekonomian daerah.“Mari bersama-sama bertanding dengan sportivitas. Selamat bertanding. Saya bangga karena dari pertandingan ke pertandingan, penyelenggaraan bukan hanya mengambil sisi olahraganya saja, tetapi juga manfaat lain seperti memperkuat silaturahmi dan menggerakkan ekonomi daerah,” ujarnya.Gubernur juga mencontohkan beberapa event olahraga di Sumsel yang telah memberi dampak positif, seperti baru baru ini Sriwijaya Ranau Grand Fondo dan berbagai lomba rekreasi yang mampu dikolaborasikan dengan kegiatan lain, termasuk layang-layang, sepeda, hingga event lari seperti Sriwijaya Dempo Run yang akan digelar di Pagaralam. Menurutnya, rangkaian kegiatan itu membuktikan bahwa olahraga dapat menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah.“Saya berharap acara seperti ini berlangsung berkesinambungan dengan jadwal yang tetap. Banyak kegiatan olahraga, baik rekreasi maupun prestasi, yang terbukti mampu membuka peluang pariwisata sekaligus menghidupkan ekonomi setempat,” tambahnya.Sementara itu, Ketua Pelaksana Karim menjelaskan bahwa event Arm Wrestling 2025 diikuti oleh peserta dari berbagai daerah seperti Palembang, Lampung, Jakarta, bahkan dari Malaysia. Ia berharap melalui ajang ini para atlet Sumsel dapat semakin berkembang dan memiliki mental yang kuat.“Antusiasme masyarakat terhadap olahraga panco meningkat pesat dalam dua tahun terakhir. Semoga makin banyak bibit atlet Sumsel yang muncul dari ajang ini,” kata Karim.Turut hadir mendampingi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumsel H. Rudi Irawan bersama sejumlah pejabat lainnya yang mewakili pemerintah provinsi.
Sumsel
Tutup SRGF 2025, Gubernur Herman Deru Minta kedepan Ciptakan Event Olahraga Air di Danau Ranau
BANDING AGUNG - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru didampingi Bupati Ogan Komering Ulu Selatan Abusama, S.H., tutup secara resmi Kegiatan Sriwijaya Ranau Gran Fondo (SRGF) Tahun 2025, Sabtu (15/11/2025).Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta, panitia, masyarakat, serta pihak sponsor yang telah menyukseskan penyelenggaraan SRGF 2025. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya ajang olahraga bersepeda, tetapi juga sarana promosi pariwisata unggulan Sumatera Selatan, khususnya Danau Ranau.“Sriwijaya Ranau Gran Fondo telah menjadi agenda besar yang mampu menarik perhatian nasional bahkan internasional. Melalui event ini, kita menunjukkan bahwa Sumatera Selatan memiliki destinasi wisata yang indah dan layak dikunjungi,” ujar Gubernur.Selanjutnya HD berharapa kedepan dengan bekerjasama dengan Dispora, ciptakan olahraga air, sehingga minat peserta dapat ditingkatkan. Karena potensi Danau Ranau untuk olahraga air sangat besar.Sementara itu, Bupati OKU Selatan Abusama, S.H., menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya SRGF 2025 di Kabupaten OKU Selatan. Ia menilai bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat, pelaku UMKM, dan sektor pariwisata daerah.Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan seluruh stakeholder yang terus mendukung pengembangan wisata Danau Ranau dan berbagai event yang diselenggarakan di kawasan tersebut.Penutupan Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2025 berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian acara hiburan serta penyerahan penghargaan kepada peserta terbaik dari sejumlah kategori.Dengan berakhirnya kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Kabupaten OKU Selatan berharap SRGF dapat terus menjadi event kebanggaan daerah dan semakin meningkatkan kunjungan wisatawan ke Danau Ranau pada tahun-tahun mendatang.Turut hadir Turut hadir Wakil Bupati, Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sumsel, Bupati Wali Kota Sumatera Selatan, Ketua dan Anggota DPRD OKU Selatan, Ketua TP PKK Sumatera Selatan, Ketua TP PKK OKU Selatan, Sekda, Para Ketua Organisasi Wanita, Para Asisten, Staf Ahli, Para Kepala Instansi Vertikal, Para Kepala OPD, Pimpinan BUMN/BUMD, Para Kepala Bagian, Para Camat, Para Ketua Organisasi, Undangan Lainnya.
Sumsel
Gubernur Promosikan Danau Ranau sebagai Danau Ikonik melalui Podcast
OKU Selatan - Usai Dialog Tani, Nelayan, dan Penggiat Pariwisata di Pantai Bidadari OKU Selatan, Gubernur Sumsel Herman Deru bersama Bupati OKU Selatan Abusama dan Bupati/ Walikota se Sumsel yang hadir melaksanakan Podcast di Pantai Bidadari Kabupaten OKU Selatan, Sabtu (15/11/2025).Pada Podcast ini Gubernur Herman Deru terua mempromosikan Danau Ranau sebagai danau ikonik dengan cara menarik wisatawan melalui berbagai kegiatan dan event-event baik lokal, nasional dan internasional.
Sumsel
Gubernur HD Serahkan Bantuan Keuangan Khusus Kepada Ribuan Desa di Sumsel
OKU Selatan - Komitmen Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru terhadap pembangunan pedesaan dibuktikannya dengan menyalurkan bantuan keuangan khusus sebesar Rp20 juta untuk setiap desa di Sumsel.Bantuan tersebut bertujuan mendukung pembangunan 2.856 desa di seluruh wilayah provinsi Sumsel dengan total bantuan Rp 57.120.000.000.Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis pada kegiatan Dialog Tani, Nelayan, dan Penggiat Pariwisata yang berlangsung di Pantai Bidadari OKU Selatan pada Sabtu (15/11/2025).Acara ini dihadiri ratusan peserta yang terdiri dari perangkat desa, kelompok tani, pelaku wisata, dan masyarakat.
Sumsel
Kembali Digelar, Ribuan Pesepeda se Indonesia Ikuti Agenda Nasional SRGF 2025
BANDING AGUNG - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru didampingi Bupati Ogan Komering Ulu Selatan Abusama, S.H., melepas 1.863 peserta Sriwijaya Ranau Gran Fondo (SRGF) Tahun 2025, Sabtu (15/11/2025). Bertempat di Plaza Icon Danau Ranau Kecamatan Banding Agung Kabupaten OKU Selatan.SRGF 2025 merupakan kegiatan yang menggabungkan olahraga dan pariwisata (sport tourism) telah berjalan mulai dari 2018 ini menarik minat pesepeda dari seluruh daerah di Indonesia dengan rute mengelilingi Danau Ranau sejauh 34 km.Dalam sambutan Gubenur Sumsel sampaikan Sriwijaya Ranau Gran Fondo ini adalah kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah, sebagai bentuk suport dalam mengenalkan, mengembangkan wisata alam yang ada."Kesuksesan kegiatan ini berkat dukungan dari berbagai pihak hingga masyarakat Kabupaten OKU Selatan" tegas HD.Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mendukung perkembangan roda perekonomian masyarakat melalui UMKM dan juga bermanfaat untuk mempromosikan berbagai potensi di Kabupaten OKU Selatan mulai dari pariwisata, pertanian, perekonomian hingga perkebunanan."Terimakasih untuk semua jajaran dan masyarakat yang telah memberikan dukungan. Semoga dengan apa yang telah diperbuat bersama-sama ini dapat menarik wisatawan datang ke OKU Selatan, sehingga peningkatan pengunjung yang datang ke OKU Selatan dapat bertambah tinggi dan pertumbuhan ekonomi dapat meningkat,” ungkapnya.SRGF 2025 kali ini dibagi dalam beberapa kategori antara lain, Men Elite (19–29 tahun), Men Junior (17–18 tahun), Men Master A (30–39 tahun), Men Master B (40–49 tahun), Men Master C (50 tahun ke atas), Women (16+) dan MTB Men (16+)Turut hadir Ketua TP-PKK Prov Sumsel Feby Deru, Wakil Bupati OKUS Misnadi, Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sumsel, Bupati Wali Kota se Sumatera Selatan, Ketua dan Anggota DPRD OKU Selatan, Ketua TP PKK OKU Selatan, Sekda, Para Ketua Organisasi Wanita, Para Asisten, Staf Ahli, Para Kepala Instansi Vertikal, Para Kepala OPD, Pimpinan BUMN/BUMD, Para Kepala Bagian, Para Camat, Para Ketua Organisasi, Undangan Lainnya.