Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Tinggalkan Bangladesh, Presiden Jokowi Lanjutkan Kunjungan Ke Afghanistan
Sumselprov.go.id Bangladesh- Hari keenam kunjungan ke lima negara, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo pagi ini, akan meninggalkan Bangladesh untuk melanjutkan kunjungan kenegaraan ke Afghanistan.Senin(29/1/2018) Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden dan Ibu Iriana lepas landas pada pukul 09.20 Waktu Setempat (WS) atau 10.20 WIB dari Bandara Internasional Hazrat Shahjalal, Dhaka, Bangladesh.Setibanya di Kabul, Afghanistan, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Istana Presiden Arg. Di istana ini, Presiden Jokowi disambut Presiden Ashraf Ghani. Selanjutnya Presiden akan mengikuti serangkaian kegiatan kenegaraan, yaitu Tete-a-Tete, pertemuan bilateral dan memberikan pernyataan pers bersama. Presiden juga akan bertemu dengan High Peace Council (HPC) Afghanistan di Istana Haram Sarai (Wisma Negara). Setelah itu Presiden akan mengikuti jamuan santap siang bersama di Istana Presiden Arg. Sore harinya, Presiden akan mengunjungi Istana Darul Aman yang juga menjadi agenda penutup kunjungan Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana ke Afghanistan. Dari Bandara Internasional Hamid Karzai, Afghanistan, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana beserta rombongan akan kembali ke tanah air. Turut menyertai Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Afghanistan, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Dirjen Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri/KPN Andri Hadi, Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono.MC Diskominfo Prov Sumsel/FS/AZ
Sumsel
Fenomena Langka Nan Cantik Super Blue Blood Moon, Waspadai Rob
Jakarta, Sumselprov.go.id -- Tanggal 31 Januari 2018, akan terjadi Fenomena Super Blue Blood Moon atau Supermoon yang bertepatan dengan Gerhana Bulan Total, yaitu posisi matahari, bumi dan bulan berada pada satu garis lurus. Kejadian Gerhana Bulan Total dapat diamati di sebagian besar wilayah Indonesia. Fenomena ini merupakan fenomena langka karena akan terulang lebih dari 100 tahun untuk di Amerika, sementara wilayah Indonesia 36 tahun (30-31 Desember 1982) sehingga masyarakat diharapkan melihat atau mengamati fenomena ini dan bukan dijadikan sesuatu yang menakutkan. Kepala BMKG, Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D. menjelaskan di depan media massa, senin siang bahwa pengamatan ini dapat dilihat secara ideal dari daerah perbatasan mulai dari perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur hingga daerah yang berada di sebelah barat Sumatera, yaitu melintas di Samudera Hindia yang berada sebelah barat Sumatera yang merupakan zona bulan terbit saat fase gerhana penumbra berlangsung. Selain itu, lokasi yang ideal untuk mengamati fenomena ini di Observatorium Boscha (Lembang), Pulau Seribu, Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, Planetarium, Museum Fatahilah, Kampung Betawi, Satu Babakan, serta Bukit Tinggi. Selain itu juga dilakukan pengamatan di 21 titik pengamatan hilal. Bahkan, di Makasaar dan Jam Gadang Bukit Tinggi pun terdapat event nonton bersama Super Blue Blood Moon. Meskipun fenomena ini merupakan fenomena langka, namun masyarakat harap mewaspadai tinggi pasang maksimun hingga mencapai 1,5 meter karena adanya gravitasi bulan dengan matahari. Fenomena ini pun juga dapat mengakibatkan surut minimum mencapai -100-110 cm yang terjadi pada 30 Januari-1 Februari 2018 di Pesisir: Sumatera Utara, Barat, Sumatera Barat, Selatan Lampung, utara Jakarta, utara Jawa Tengah, utara Jawa Timur, dan Kalimantan Barat. Dwikorita menegaskan bahwa tinggi pasang maksimum ini akan berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas petani garam dan perikanan darat, serta kegiatan bongkar muat di Pelabuhan. Keseluruhan proses gerhana dapat diamati di Samudra Pasifik serta bagian Timur Asia, Indonesia, Australia, dan bagian barat laut Amerika. Gerhana ini dapat diamati di bagian barat Asia, Samudra Hindia, bagian timur Afrika, dan bagian timur Eropa pada saat bulan terbit. Masyarakat dapat mengamati puncak Gerhana Bulan Total ini dapat pada Pukul 20:29,8 WIB; 21:29,8 WITA; dan 22:29,8 WIT. Cuaca Ekstrem, Masih Menyapa Wilayah Indonesia Berdasarkan analisis BMKG, untuk potensi hujan dengan intensitas sedang-lebat dalam jangka waktu seminggu ke depan (29 Januari-3 Februari) masih terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Hal ini disebabkan pada posisi saat ini, matahari berada di belahan bumi selatan akibatnya suhu udara di belahan bumi selatan lebih tinggi daripada belahan bumi utara. Kondisi ini mengakibatkan adanya tekanan rendah di belahan bumi selatan sehingga terjadi aliran udara dingin dari belahan bumi utara tepatnya dari daratan Asia, termasuk Samudera Pasifik di sekitar Filipina atau bagian utara barat pasifik serta aliran udara dingin dari arah Samudera Hindia. Aliran udara tersebut semuanya menuju ke belahan bumi selatan tepatnya ke arah Australia, akibatnya beberapa wilayah Indonesia bagian barat dan selatan terlewati aliran udara dingin asia Samudera Hindia, dan Filipina. Kondisi inilah yang memicu terjadinya potensi hujan dan angin dengan kecepatan tinggi, terutama di Aceh, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi selatan, Papua Barat, dan Papua. Dwikorita menambahkan kondisi ini membawa uap air baik dari Samudera Pasifik maupun Hindia dari arah barat sehingga mengakibatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dengan kecepatan 25 knot atau berkisar 36 km/jam hingga 35 knot atau 70 km/jam di daerah tersebut. Selain itu juga terjadi gelombang tinggi Laut Jawa, Samudera Hindia Selatan Pulau Jawa, Selat Sunda, Perairan Utara Jawa Tengah, Perairan Utara NTB hingga NTT, serta Pesisir Utara Pulau Jawa. Gelombang tinggi 4.0-6.0 meter (very Rough Sea) berpeluang terjadi di Samudera Hindia Selatan Jawa hingga NTT, Perairan Selatan P. Sumba-P. Sawu-P. Rote-Laut Timor, dan Laut Arafuru. Sementara tinggi gelombang 2.5-4.0 meter (Rough Sea) berpeluang terjadi di Perairan Enggano, Perairan Barat Lampung, Selat Sunda Bagian Selatan, Perairan Selatan Jawa, Perairan Kep. Sermata-Leti, Perairan Kep. Babar-Tanimbar. Secara umum, masyarakat diimbau agar : Waspada potensi genangan, banjir maupun longsor bagi yang tinggal di wilayah berpotensi hujan lebat terutama di daerah rawan banjir dan longsor. Waspada terhadap kemungkinan hujan disertai angin yang dapat menyebabkan pohon maupun baliho tumbang/roboh. Tidak berlindung di bawah pohon jika hujan disertai kilat/petir. Waspada kenaikan tinggi gelombang, potensi rob dan dampaknya. Waspada hujan lebat disertai angin kencang yang berbahaya bagi kapal berukuran kecil. Menunda kegiatan penangkapan ikan secara tradisional hingga gelombang tinggi mereda. Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG senantiasa membuka layanan informasi cuaca 24 jam, yaitu melalui: Call center 021-6546318; http://www.bmkg.go.id; Follow twitter @infobmkg; Aplikasi iOS dan android "Info BMKG"; Atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Presiden Tiba di ox’s Bazar
Sumselprov.go.id Banglades -Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta rombongan tiba di Bandar Udara Cox's Bazar, Bangladesh, sekira pukul 12.40 Waktu Setempat atau 13.40 WIB. Minggu (28/1/2018) Kedatangan Presiden dan Ibu Iriana langsung disambut oleh Deputy Commisioner MD. Ali Hossain, Superintendent of Police (SP) Dr. AKM Iqbal Hossain, serta Staf Ahli Menteri Luar Negeri RI Bidang Kelembagaan Salman Al Farisi. Presiden dan Ibu Iriana terlebih dahulu mendapatkan penjelasan yang diberikan Deputy Commissioner Cox's Bazar Ali Hossain terkait penanganan terhadap pengungsi Rakhine State di Refugee Camp. Penjelasan tersebut disampaikan di salah satu VIP Room yang berada di Bandar Udara Cox's Bazar, Bangladesh.Setelahnya, Presiden dan Ibu Iriana beserta rombongan terbatas menuju Kamp Jamtoli, yakni salah satu tempat penampungan pengungsi dari Rakhine State yang ada di Bangladesh. Perjalanan sepanjang 70 km tersebut ditempuh Presiden Jokowi selama satu jam melalui jalur darat dengan menggunakan mobil. Di sepanjang perjalanan tampak masyarakat Cox's Bazar turut menyambut kedatangan Presiden Jokowi. Bahkan beberapa warga sempat mengabadikan momen tersebut melalui gawai mereka. Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam kunjungan kali ini adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Koordinator Staf Khusus Teten Masduki dan Duta Besar Indonesia untuk Bangladesh Rina Soemarno. MC Diskominfo Prov Sumsel/FS/AZ
Sumsel
Presiden Jokowi: Jangan Biarkan Dunia Dalam Situasi Konflik
Sumselprov.go.id Islamabad- Ekonomi suatu negara, suatu kawasan dapat tumbuh apabila terdapat stabilitas politik dan keamanan. Kegiatan ekonomi tidak akan tumbuh apabila konflik dan bahkan perang terjadi. Pernyataan ini disampaikan Presiden Joko Widodo ketika berbicara di National Assembly of Pakistan pada Jumat malam, (26/1/2018) “Konflik dan perang tidak akan menguntungkan siapapun, saya ulangi konflik dan perang tidak akan menguntungkan siapapun. Masyarakat terutama wanita dan anak-anak selalu menjadi pihak yang paling dirugikan dengan adanya konflik dan perang,” kata Kepala Negara. Konflik dan perang juga menghancurkan nilai-nilai luhur kemanusiaan, nilai-nilai luhur kemanusiaan yang diberikan oleh Allah SWT. “Oleh karena itu sudah menjadi komitmen Indonesia untuk turut serta menjaga perdamaian dunia sebagai nett contributor to peace,” tutur Presiden. Bersama dengan ASEAN, selama 50 tahun terakhir, Indonesia telah bekerja keras untuk menciptakan ekosistem perdamaian, stabilitas dan kesejahteraan di kawasan Asia tenggara. “Melalui persatuan dan sentralitas ASEAN, Indonesia juga terus berkontribusi menciptakan kawasan Asia pasifik yang stabil dan sejahtera,” kata Presiden. Di kawasan lebih luas, Indonesia juga ingin terciptanya suatu ekosistem perdamaian, stabilitas dan kesejahteraan di kawasan Indo-Pasifik. Menjadikan Indo-Pasifik sebagai kawasan pertumbuhan bagi dunia. Di tingkat global, seperti halnya Pakistan, Indonesia juga merupakan salah satu penyumbang terbesar Pasukan Perdamaian Dunia. Sudah menjadi tekad bagi Indonesia untuk menjadi “True Partner for World Peace” “Dalam dua tahun ini, Indonesia terus bekerja sama dan memberikan kontribusi untuk mengatasi perbedaan antar negara; membantu kemanusiaan termasuk di wilayah konflik; membantu menjaga keamanan kawasan; mengatasi ancaman kejahatan lintas batas, termasuk perdagangan obat-obatan terlarang, perdagangan manusia dan ancaman terorisme,” ucapnya. Ancaman radikalisme terorisme terjadi di mana-mana. Bahkan tidak ada satupun negara yang kebal dari ancaman terorisme. Serangan terorisme terjadi di hampir semua negara termasuk di Indonesia dan Pakistan. “Umat Islam adalah korban terbanyak dari konflik, perang dan terorisme. Lihatlah data yang sangat memprihatinkan ini, 76% serangan teroris terjadi di negara Muslim; 60% konflik bersenjata terjadi di negara Muslim Lebih jauh lagi, jutaan saudara-saudara kita harus keluar dari negaranya untuk mencari kehidupan yang lebih baik, 67% pengungsi berasal dari negara Muslim,” kata Kepala Negara. Selain itu, Presiden mengingatkan bahwa jutaan generasi muda kehilangan harapan masa depannya. Kondisi yang memprihatinkan ini sebagian terjadi karena kelemahan internal, namun kontribusi faktor eksternal juga tidak sedikit.“Apakah kita akan biarkan kondisi yang memprihatinkan ini terus berulang terjadi dan berulang terjadi lagi? Kalau anda bertanya kepada saya, maka saya akan menjawab tidak. Kita tidak boleh membiarkan negara kita terus dalam situasi konflik, kita tidak boleh membiarkan dunia dalam situasi konflik. Penghormatan kita kepada kemanusiaan, kepada humanity seharusnya yang menjadi pemandu kita dalam berbangsa dan bernegara, sekali lagi penghormatan terhadap kemanusiaan,” ucapnya. Presiden menggarisbawahi bahwa sejarah mengajarkan kepada kita semua bahwa senjata dan kekuatan militer tidak akan mampu menyelesaikan konflik. Senjata dan kekuatan militer saja, tidak akan mampu untuk menciptakan dan menjaga perdamaian dunia. “Yang akan terjadi justru persaingan, perlombaan senjata yang akan terus menciptakan ketegangan. Indonesia adalah negara yang pernah mengalami konflik,” kata Presiden. Presiden menyebutkan bahwa konflik di Aceh telah terjadi lebih 30 tahun dan dengan menggunakan pendekatan militer saja tidak dapat menyelesaikan konflik di Aceh. “Konflik ini selesai dengan negosiasi dengan dialog. Oleh karena itu, habit of dialogue harus terus dikedepankan,” ucap Presiden. Habit of dialogue inilah yang juga menjadikan ASEAN, Asosiasi 10 negara di Asia Tenggara mampu menjadi mesin stabilitas dan kesejahteraan Asia Tenggara. “Saya berharap setiap dari kita, setiap dari kita akan menjadi kontributor dari perdamaian dunia, setiap dari kita menjadi kontributor upaya menyejahterakan dunia demi kemanusiaan, demi keadilan. Kita harus menjadi “part of solution” dan bukan menjadi “part of the problem ”. Mari kita bekerja sama demi terciptanya dunia yang damai dan sejahtera demi seluruh umat manusia yang hidup di dunia,” ucap Presiden mengakhiri pidatonya. MC Diskominfo Prov Sumsel/FS/AZ
Sumsel
Sosialisasikan Asian Games Kepada Organisasi Sosial se-Sumsel Alex Tiru Presiden RI Pertama, Yakin Sukseskan Asian Games
Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan mensosialisasikan Asian Games ke XVIII tahun 2018 kepada forum potensi dan sumber kesejahteraan sosial binaan Dinas Sosial Provinsi Sumsel (Program Keluarga Harapan, Tagana, dan Organisasi Sosial) se-Sumsel di Griya Agung Palembang, Sabtu (27/1). Sosialiasi tersebut sengaja terus menerus dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Sumsel tentang tujuan dan manfaat dari penyelenggaraan Asian Games di Palembang. Diharapakan melalui Asian Games diharapkan dapat meningkatkan partisipasi aktif seluruh lapisan masnyarakat Sumsel untuk bersama-sama mendukung dan mensukseskan pelaksanaan Asian Games di Palembang. Di kesempatan itu, Gubernur Sumsel Alex Noerdin sempat mengutip pernyataan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno (Bung Karno) yang menyebutkan "Beri Aku 1.000 orang tuan, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncang dunia". Menurut Alex, pernyataan tersebut menjadi inspirasi baginya dalam membangun Sumsel dan mensukseskan Asian Games yakni sebagai pemicu semangat membangun Sumsel yang lebih maju dan terdepan. "Beri aku 1000 pemuda, niscaya akan aku sukseskan Asian Games," Kata Alex Noerdin meniru penyataan Ir. Soekarno. Lanjut Alex Noerdin, ada satu hal yang menjadi dasar utama, dan alasan utama Sumsel terpilih sebagai tuan rumah Asian Games karena Sumsel merupakan daerah Zero Konflik karena tidak pernah terjadi kerusuhan antar etnis dan umat beragama di Sumsel. "Damai di sini, damai di Sumatera Selatan, damai di Palembang, bersatu padu menjaga kondusifitas Sumatera Selatan," tegas Alex. Disamping itu, saat ini masih banyak manyarakat yang tidak menegetahui tentang manfaat dari pelaksanaan Asian Games, masih banyak masyarakat yang berprasangka buruk tentang pelaksanaan Asian Games yang menyatakan Asian Games hanya akan menghabiskan dana APBD. "Di sosialisasi ini saya tegaskan bahwa kita tidak menggunakan dana APBD keseluruhan untuk Asian Games, APBD hanya digunakan untuk memancing dana dari luar sepertiu untuk pembebasan lahan. APBD Sumsel sebenarnya masih fokus pada program pembangunan lainnya seperti sekolah gratis dan berobat gratis," ungkap Alex. Alex Noerin mengharapkan, melalui sosialisasi Asian Games yang dilakukan terus menerus itu diharapkan dapat meningkatkan pemahaman seluruh lapisan masyarakat Sumsel terhadap pelaksanaan Asian Games di Palembang. "Kalau orang yang mengerti dengan benar, pasti akan mengagumi tentang kelebihan yang luar biasa Pemerintah Provinsi Sumsel yakni mempromosikan daerah ke dunia internasional melalui penyelenggaraan Asian Games," ujarnya. Gubernur Alex Noerdin juga memaparkan kesiapan venue olahraga jakabaring baik venue lama maupun venue yang baru dibangun. Dijelaskannya, semua pembangunan venue baru di Jakabaring tidak sedikitpun menggunakan dana APBD Sumsel, semua pembangunan infrastruktur penunjang Asian Games dibangun melalui dana dari luar seperti hibah, penyertaan modal negara serta bntuan dari pihak ketiga (Swasta). "Total keseluruhan sebanyak Rp68 Triliun lebih dana terserap untuk pembangunan semua fasilitas pendukung Asian Games," "Seperti pembangunan Light Rail Transit (LRT) Palembang yang dibangun dengan sangat cepat dan menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan. Namun, masih banyak orang yang tidak mengetahui betapa susahnya perjuangan di balik itu semua, seperti meyakinkan Presiden, Pemerintah Pusat dan pihak terkait lainnya bahwa LRT ini bukan hanya untuk Asian Games melainkan sudah menjadi kebutuhan masyarakat dibidang transportasi," terangnya. Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumsel, Ahmad Najib mengatakan, peserta sosialisasi yang hadir sebanyak 1115 orang terdiri dari program keluarga harapan, tagana, serta organisasi sosial lainnya yang meliputi berbagai daerah di Sumsel seperti dari Kota Palembang, Prabumulih, Kabupaten Ogan Ilir, Banyuasi, Musi Banyuasin, dan dari daerah lainnya se-Sumsel. "Semua kita hadir disini siap mendapatkan arahan langsung dari bapak Gubernur Alex Noerdin tetang persiapan menyambut Asian Games 2018 di Palembang," ungkapnya. Di akhir sosialisasi, Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengelar kuis berhadiah bagi para peserta sosialisasi, dengan memberikan pertanyaan kepada peserta sosialisasi tentang penyelenggaraan Asian Games di Palembang. Peserta yang bisa menjawab pertanyaan dengan benar diberikan hadiah berupa Handphone terbaru, total sebanyak 7 Handphone terbaru diberikan. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Gubernur Alex Noerdin Bikin Ribuan Masyarakat BMKM Takjub
Palembang, Sumselprov.go.id -- Jumat (26/1) malam, ribuan masyarakat Badan Musyawarah Keluarga Minangkabau (BMKM) se Provinsi Sumsel takjub atas persiapan Provinsi Sumsel sebagai tuan rumah perhelatan akbar Asian Games 2018. Hal itu terlihat saat Gubernur Sumsel Alex Noerdin memaparkan video persiapan Asian Games di hadapan BMKM yang berlangsung di Griya Agung Palembang. Silaturahmi dan Sosialisasi Asian Games XVIII Tahun 2018 bersana BMKM se-Provinsi Sumsel ini dilakukan agar masyarakat tahu bagaimana dampak besarnya bagi pembangunan di Provinsi Sumsel. Orang nomor satu di Sumsel ini menerangkan dalam membangun satu daerah tidaklah cukup dengan menggunakan APBD sendiri, tentu harus dibantu dana dari para investor. Namun untuk menarik para investor tentulah harus kenal dulu dengan Provinsi Sumsel. "Kita punya cara sendiri untuk memperkenalkan Provinsi Sumsel dengan mempromosikan melalui jalur cepat yaitu bidang olahraga,"sambunganya Sejak Pekan Olahraga Nasional (PON) 2004, Sea Games 2011, Islamic Solidarity Games 2013 dan Asean University Games 2014. Bahkan sampai sekarang ada 39 event Internasional yang dilaksanakan di Sumsel. Dijelaskan Alex, Pada tahun 2010, Jakabaring Sport City (JSC) hanya berupa rawa-rawa yang berada di tengah Kota Palembang. Sumsel punya waktu 11 bulan, untuk menyulap rawa-rawa ini menjadi Kota Olahraga yang bertaraf Internasional. Alhamdulillah, masyarakat Sumsel bersatu padu dengan tekad yang kuat JSC menjadi Kota Olahraga Berstandar Internasional. "Terima kasih saya kepada seluruh masyarakat Sumsel, TNI/Polri yang bertekad bersatu untuk menjadikan JSC seperti ini,"ujarnya. Mengenai Asian Games, mantan Bupati Muba 2 periode ini menjelaskan merupakan kompetisi olahraga bangsa-bangsa Asia. Nanti akan ada 45 Negara Asia yang berkumpul di Kota Palembang. Alex menyebutkan di JSC sudah mempunyai 20 Veneu dan satu-satunya Kota Olahraga yang terintegrasi di tengah kota. Ditambah lagi infrastruktur pendukung hampir selesai seperti LRT. Dan juga tiga ruas jalan tol, Musi IV dan Musi VI, underpas/flyover, rumah sakit, perluasan bandar udara, rumah sakit, fasilitas air bersih dan lainnya. Disamping itu juga, JSC sedang membangun rumah ibadah yang berdampingan dari lima agama yang berbeda. Mengapa Provinsi Sumsel ditunjuk sebagai tuan rumah Asian Games 2018, Alex mengatakan selain memiliki pengalaman menyelenggarakan event internasional dan fasilitas olahraga lengkap, Provinsi Sumsel merupakan daerah zero konflik. Hal ini tak lepas oleh komitmen pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat Sumsel yang bersama menjaga kerukunan antar etnis dan kerukunan antar umat beragama. "Alhamdulillah belum pernah terjadi dan insyallah tidak akan pernah terjadi kerusuhan antar etnis dan antar umat beragama. Bahkan zero konflik Provinsi Sumsel sudah dikenal dunia,"pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Wah!! Gubernur Sumsel Bagi-bagi Hape
Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin membagi-bagi telepon genggang atau "hand phone (HP)" saat sosialisasi Asian Games pada pelajar di provinsi tersebut. Bagi pelajar yang benar menjawab pertanyaan tentang pesta olahraga internasional itu maka diberikan telepon genggam, kata Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Widodo di Palembang, Jumat (26/1/2018). Dia mengatakan, setiap sosialisasi Asian Games kepada pelajar gubernur selalu memberikan pertanyaan dan siswa yang bisa menjawab diberi telepon genggam. Itu sebagai bentuk sosialisasi supaya pelajar selalu mengingat manfaat penyelenggaraan pesta olahraga internasional mendatang, ujar dia. Menurut dia, sosialisasi pada kalangan pelajar terus berlanjut supaya mereka memahami manfaat pelaksanaan pesta olahraga akbar mendatang. Sebelumnya Gubernur Sumsel saat sosialisasi mengatakan, pentingnya disosialisasikan Asian Games karena pelajar banyak belum mengetahui manfaat pesta olahraga akbar tersebut. Bahkan, lanjut dia, ada yang berpendapat pihaknya hanya mengurusi Asian Games dan hanya membangun Palembang. Dia mengatan, sebenarnya pesta olahraga akbar itu sangat bermanfaat bagi pembangunan daerah. Hal ini dengan adanya Asian Games maka pembangunan infrastruktur berkembang pesat, ujar dia. Sumsel dibangun antara lain jalan tol, dua jembatan layang dan jembatan Musi IV serta Light Rail Transit atau jalur kereta api ringan yang kesemuanya menggunakan anggaran pemerintah pusat, kata dia. Kesemua pembangunan intrastruktur itu karena daerah ini dipercaya menjadi tuan rumah Asian Games sehingga harus didukung bersama termasuk pelajar, tambah dia (wartaekonomi.co.id) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Menteri Basuki: Venue Dayung dan Arena Menembak Sudah Rampung
Palembang, Sumselprov.go.id -- Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pada Desember 2017 telah merampungkan pembangunan dan renovasi venue olahraga dayung dan arena olahraga menembak yang berada di Jakabaring Sport Center, Palembang, Sumatera Selatan. Ia mengatakan pembangunan dan renovasi kedua venue dilakukan sejak Desember 2016 sesuai standar internasional dan telah siap untuk digunakan pada pertandingan uji coba (test event) dan Asian Games XVIII 2018. “Seluruh pekerjaan infrastruktur untuk mendukung Asian Games XVIII 2018 akan selesai tepat pada waktunya dan memenuhi standar internasional dari cabang olahraga terkait” katanya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (26/1/2018). Selain itu, Direktur Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA) Imam Santoso mengatakan, “Ini akan mengakomodasi lintasan dayung dengan lebar seluas 200 meter dan panjang 2200 meter dengan kedalaman 5 meter. Venue Dayung sudah rampung dan saat ini tengah dilakukan perapihan dan dalam masa pemeliharaan oleh kontraktor,” terang Disamping lintasan dayung, Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya juga telah menyelesaikan pembangunan tribun, menara start-finish dan penataan kawasan sekitar venue. Kawasan tepi danau kini sudah rapi tertata menjadi ruang terbuka hijau dan digunakan masyarakat sebagai tempat rekreasi. Sedangkan untuk renovasi dan pembangunan arena olahraga menembak mengacu pada standar Federasi Olahraga Menembak Internasional (International Shooting Sport Federation). Untuk Asia, menjadi salah satu arena olahraga menembak terpadu dalam satu kawasan. Renovasi dilakukan pada arena menembak jarak 10 meter, 25 meter, 50 meter, dan running target. Sementara pembangunan baru dilakukan untuk arena skeet and trap dan tribun penonton serta menembak jarak 300 meter. Selain itu juga dibangun untuk arena menembak jarak 600 meter dan tembak reaksi, namun tidak akan dipertandingkan pada Asian Games XVIII 2018 mendatang. Biaya pembangunan dan renovasi venue dayung sebesar Rp 148 miliar melalui kontrak tahun jamak tahun 2016-2017 Untuk penataan kawasan seperti pekerjaan jalan dan pelataran parkir, drainase, pagar keliling kawasan, pos jaga, dan pekerjaan lansekap akan selesai sesuai target yakni Juni 2018. Untuk memenuhi standar internasional, kawasan arena olahraga menembak mengalami perluasan dari awalnya sekitar lima hektare, menjadi sembilan hektare yang pekerjaannya dimulai pada 1 Desember 2016 hingga 20 Desember 2017 dengan biaya renovasi dan pembangunan hingga mencapai Rp80 miliar dari APBN 2016-2017. Kedua venue tersebut dikerjakan oleh kontraktor PT. Nindya Karya (persero)(wartaekonomi) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
SMA Unggul Negeri 4 Palembang Bidik Kurikullum Dunia
Palembang,Sumselprov.go.id -- Sebagaimana menyelaraskan program Pemerintah Provinsi Sumsel dan juga Dinas Pendidikan Sumsel menuju generasi muda yang berdaya saing Internasional, berbagai SMA unggulan di Palembang mulai membidik kurikullum cambridge sebagaimana kurikullum dunia. Berangkat dari menciptakan para lulusan yang berdaya saing Internasional, SMA unggul Negeri 1 Palembang terus melakukan terobosan sistem pembelajaran. Termasuk pada tahun ajaran 2019-2020 mendatang, sekolah ini akan menerapkan sistem kurikulum cambridge sebagaimana diterapkan di SMA unggul Negeri 1 Palembang dan juga SMA plus Negeri 17 Palembang. Demikian disampaikan Kepala SMA unggul Negeri 4 Palembang Drs Risman MSi, Jumat (26/1). Menurutnya, saat ini pihak sekolah masih dalam rangka persiapan. “Ya, tahun depan kita targetkan sudah bisa menggunakan sistem kurikullum cambridge yang saat ini sedang dihimbau oleh Pemerintah Provinsi Sumsel terutama jenjang SMA,” ujar Risman. Kendati demikian, berbagai persiapan tidaklah mudah. Mulai dari persiapan Sumber Daya Manusia (SDM) guru pun juga sosialisasi kepada masyarakat dal hal ini wali siswa. Pasalnya, untuk kurikullum cambdridge ini juga dikenakan biaya. “Target kita pertama adalah dua kelas dulu nanti. Mudah-mudahan bisa terealisasi,”harapnya. Oleh karena itu disetiap kesempatan bersama wali murid, pihaknya selalu menyampaikan akan menargetkan dengan mengadopsi kurikullum cambridge demi menciptakan lulusan yang berdaya saing Internasional. Terpisah, sementara itu dikatakan Kabid SMA Dinas Pendidikan Sumsel Drs Bonny Syafrian MM mengatakan bahwa pihak Dinas Pendidikan Sumsel memang mendorong SMA unggulan di Sumsel bisa segera menerapkan kurikullum cambrige ini. “Kita memang dorong 11 SMA unggulan untuk bisa menggunakan kurikullum cambrige ini. Termasuk SMAN 4 Palembang,”terang Bonny. Namun memang, untuk tahun ini karena mempertimbangkan persiapan SDM dan kesiapan wali murid dan sekolah sementara penerapan masih di dua sekolah yakni SMA unggul Negeri 1 dan SMA plus Negeri 17 Palembang. “Kita harapkan sekolah unggulan di Palembang segera menyusul atau setidaknya mulai menyiapkan SDM gurunya untuk tahun depan diterapkan,”pungkasnya. #sug/ BP MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY