Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Masya Allah! Momen Gerhana Bulan Total di Palembang Serasa Malam Lebaran, Bikin Takjub Sumsel
02 Feb 2018 Dilihat 160x

Masya Allah! Momen Gerhana Bulan Total di Palembang Serasa Malam Lebaran, Bikin Takjub

Palembang, Sumselprov.go.id -- Masyarakat Indonesia, khususnya kota Palembang kini sedang menikmati  fenomena 'seumur hidup' yakni gerhana bulan total yang diprediksi puncaknya akan terjadi pada Kamis (1/2/2018) dinihari. Fenomena gerhana bulan pun mulai terjadi pukul 18.30 WIB. Di kota Palembang, masyarakat memanfaatkan momentum ini dengan mengadakan sejumlah kegiatan, sepeti nonton bareng (nobar) gerhana bulan di sejumlah objek wisata, seperti di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB), Danau Jakabaring dan Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya. Banyak pula masyarakat yang menjadikan momen gerhana bulan total ini dengan beribadah dan mendekatkan diri dengan Tuhan yang Mahakuasa. Masjid-masjid yang memiliki basis jamaah dalam jumlah besar, seperti Masjid Agung Palembang, menggelar takbiran, salat gerhana dan tausiyah. Gema takbir layaknya malam 1 Syawal menggema di sejumlah masjid. Di masjid di lingkungan Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya misalnya, meski di objek wisata ini akan mengadakan nobar gerhana bulan total, namun para pengunjung diajak untuk mengadakan doa bersama sebelum menyaksikan supermoon. "Katanya kan gerhana bulan terakhir tahun 1866, sekarang 2018 baru muncul lagi. Sayang kan kalau dilewatkan," ujar Sisil, seorang pengunjung di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya, Rabu (31/1/2018).  Pantauan TribunSumsel.com, fenomena gerhana bulan di kota Palembang menginjak fase Penumbra pada pukul 19.30 WIB, di mana bulan tampak berwarna putih cerah sbegaian. Satu jam kemudian, gerhana bulan menginjak fase Blood Moon di mana bulan berwarna merah membara pada pukul 20.30 WIB. Saat ini cuaca di kota Palembang pun masih tampak sedikit mendung, namun warga tetap antusias menyaksikan detik-detik gerhana bulan total (Sumber : TRIBUNSUMSEL.COM) MC Diskominfo Prov. Sumsel/Cley

Baca Detail
Seribu Kamera Lebih Pantau Test Event Asian Games 2018 Sumsel
02 Feb 2018 Dilihat 293x

Seribu Kamera Lebih Pantau Test Event Asian Games 2018

Jakarta, Sumselprov.go.id -- Menyambut pelaksanaan Test Event Asian Games 2018 pada 8-15 Februari nanti, Ketua Pengarah Asian Games Jusuf Kalla meresmikan Main Operation Center (MOC) Rabu (31/1). MOC akan menjadi mata Panpel Asian Games alias INASGOC selama kegiatan pemanasan Asian Games 2018 berlangsung. Perangkat baru ini ditempatkan di ruangan “KAKA” berukuran 10 meter x 15 meter yang ada di lantai dasar Markas INASGOC di Senayan, Jakarta Pusat. Di dalamnya ada 24 monitor dioperasikan tenaga profesional yang diambilkan dari karyawan INASGOC, 16 televisi berukuran 32 inch nempel di kanan-kiri dinding mengapit layar berukuran jumbo. MOC yang bersebelahan dengan Center Operation Command (COC) merupakan ruang kendali dan pemantau INASGOC untuk Games Operation, Administration, Support, dan Security. “Dalam rangka menyambut invitation tournament sebagai ajang test event, MOC ini diresmikan dan menjadi pusat kontrol seluruh kegiatan terkait Asian Games. Informasi yang tersedia di MOC ini sangat penting karena semua terpantau langsung dan bisa diambil tindakan jika terjadi sesuatu yang penting,” terang Jusuf Kalla yang saat peresmian didampingi Ketua KONI Tono Suratman, Ketua KOI yang juga Ketua INASGOC Erick Thohir, Wakil Ketua INASGOC Syafrie Syamsudin, CdM Asian Games Komjen (Pol) Syafruddin, dan Sesmenpora Gatot Dewa Broto. Jusuf Kalla yang juga Wakil Presiden RI ini menjelaskan, MOC bisa memantau kegiatan tidak hanya di Senayan tapi juga sampai di airport. Semua bisa dikontrol. Siapa naik mobil apa, plat nomornya berapa, akses yang akan dilalui macet atau tidak. Jika ada kecelakaan, terjadi di mana. Peralatan ini juga menjangkau di athlete village. Ditambahkan Direktur IT dan Telekomunikasi INASGOC Edi Prabowo, untuk meng-cover semua kegiatan atlet dan ofisial kontingen juga masyarakat di area venus Asian Games 2018 pihaknya menggandeng bendera instansi. Tujuannya memanfaatkan kamera yang sudah terpasang untuk bisa diakses. (kmd/Sumex) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Memasuki Bulan Februari Hati hati Daerah Ini di Sumsel Curah Hujannya Tinggi Sumsel
02 Feb 2018 Dilihat 184x

Memasuki Bulan Februari Hati hati Daerah Ini di Sumsel Curah Hujannya Tinggi

Palembang, Sumselprov.go.id -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kelas I Palembang mengeluarkan, prakiraan hujan bulan Maret hingga April 2018. Pada bulan Februari hingga April 2018,BMKG memprakirakan secara umum (ENSO) El Niño–Southern Oscillation. El Niño–Southern Oscillation (ENSO) adalah gejala penyimpangan (anomali) pada suhu permukaan Samudra Pasifik di pantai Barat Ekuador dan Peru yang lebih tinggi daripada rata-rata normalnya. Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Palembang, Nusa Putrantijo dalam keterangan tertulisnya menerangkan, berada pada kondisi La Nina lemah dan Indeks Dipole Mode normal, sementara suhu muka  laut di wilayah perairan Indonesia diprediksi mendingin pada Februari dan akan meluruh ke netral dan anomali negatif pada Maret hingga Juni. "Aliran massa udara di wilayah Sumatera  Selatan didominasi angin baratan,"tulisnya, Kamis  (1/2/2018) Berdasarkan pertimbangan tersebut, pada Februari 2018 wilayah Sumatera Selatan pada umumnya diprakirakan mengalami curah hujan menengah antara 150 hingga 300 milimeter dengan sifat hujan pada umumnya normal. Curah hujan tinggi antara 300 hingga 400 milimeter diprakirakan terjadi di OKU Selatan. Bulan Maret 2018, sebagian besar wilayah Sumatera Selatan diprakirakan mengalami curah hujan menengah antara 200 hingga 300 milimeter dengan sifat hujan pada umumnya  normal. Curah hujan tinggi antara 300 hingga 400 milimeter diprakirakan terjadi di wilayah Banyuasin bagian utara, Musi Rawas Utara bagian barat, Musi Rawas bagian barat, Lubuk Linggau, Lahat bagian selatan, Pagar Alam, Muara Enim bagian selatan, OKU bagian selatan,  OKU Selatan, sebagian besar OKU Timur dan OKI bagian selatan. Sedangkan pada Bulan April 2018, seluruh wilayah Sumatera Selatan diprakirakan mengalami curah  hujan menengah antara 200 hingga 300 milimeter dengan sifat hujan bawah normal hingga . "ENSO merupakan fenomena global dari anomali suhu muka laut di daerah Ekuator Pasifik Tengah. Apabila suhu permukaan laut di daerah tersebut hangat atau anomali suhu muka laut positif (lebih panas dari rata-ratanya) dikenal dengan  nama El Nino,"katanya (Sumber : SRIPOKU.COM) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Terinspirasi Soekarno, Alex Noerdin Yakin Sukseskan Asian Games Sumsel
01 Feb 2018 Dilihat 238x

Terinspirasi Soekarno, Alex Noerdin Yakin Sukseskan Asian Games

Palembang, Sumselprov.go.id - - Gubernur Sumsel Alex Noerdin kembali mensosialisasikan Asian Games ke XVIII Tahun 2018 kepada masyarakat Rabu (31/1) di Griya Agung. Kali ini sosialisasi dilakukan kepada Tokoh Masyarakat Kabupaten OKU dan Kabupaten Banyuasin Menurutnya, sosialisasi Asian Games ini penting, agar masyarakat tahu dan memahami  manfaatnya Asian Games 2018 dalam pembangunan di Sumsel. Di kesempatan ini, Gubernur Sumsel Alex Noerdin sempat mengutip pernyataan Presiden pertama RI Ir. Soekarno yang mengatakan "Beri Aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncang dunia". Alex menilai, pernyataan itu menjadi inspirasi bagi dirinya dalam membangun Provinsi Sumsel untuk mensukseskan Asian Games. "Beri aku semangat Sumsel, akan saya sukseskan Asian Games 2018,"tuturnya. Lanjut Alex, ada satu hal yang menjadi dasar utama, dan alasan utama Sumsel terpilih sebagai tuan rumah Asian Games, karena Sumsel merupakan daerah Zero Konflik. "Alhamdulillah Sumsel damai, mari kita bersatu padu untuk menjaga kondusifitas Sumsel," sambung Alex. Asian Games merupakan kompetisi olahraga bangsa-bangsa Asia. Ada 45 Negara Asia nanti berkumpul di Kota Palembang, Jakabaring Sport City (JSC). Kalau bicara Negara itu ada Korea, Jepang dan Cina yang merupakan Macan Dunia. "Nah, Kita (Sumsel) bersama Jakarta yang terpilih menjadi Tuan Rumah Asian Games 2018,"ucapnya. Sebelumnya Alex mengatakan, Provinsi Sumsel terus menggelar event-event baik tingkat Nasional maupun Internasional. Seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) 2004, Sea Games 2011, Islamic Solidarity Games 2013 dan Asean University Games 2014. Dan juga Provinsi Sumsel baru - baru ini terus menggelar beberapa event Internasional terbukti sebanyak 39 kejuaraan Internasional berlaga di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. Alex menjelaskan, Asian Games itu bukan tujuan, tapi Asian Games itu sebagai alat mencapai tujuan. Apa tujuannya? Alex mengatakan adalah pembangunan infrastruktur. "Selanjutnya tujuan akhir kita pengembangan Tanjung Api-Api, Tanjung Carat dan tujuan akhir dari semua pembangunan ini adalah kesejahteraan rakyat,"pungkasnya. Sementara itu, Bupati Banyuasin Supriono menyampaikan dalam kegiatan sosialisasi Asian Games ini ada sekitar seribu lebih dari masyarakat baik dari Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten OKU. "Bahwanya kami masyarakat siap mendukung Asian Games dan mensukseskan Pilkada,"pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Gubernur Sosialisasikan Asian Games Kepada Masyarakat PALI Sumsel
01 Feb 2018 Dilihat 176x

Gubernur Sosialisasikan Asian Games Kepada Masyarakat PALI

Palembang, Sumselprov.go.id -- Sebanyak 750 orang lebih masyarakat Kabupaten Penungkal Abab Lematang Ilir (PALI) dari 5 Kecamatan hadir di Griya Agung Palembang untuk mengikuti sosialisasi Asian Games XVIII tahun 2018 oleh Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, Selasa malam (30/1). Para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda se-Kabupaten PALI tersebut hadir di Griya Agung dipimpin langsung Wakil Bupati Kabupaten PALI, Ferdian Andreas Lacony.  Sosialiasi Asian Games sengaja terus menerus dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Sumsel tentang tujuan dan manfaat dari penyelenggaraan Asian Games di Palembang. Melalui sosialisasi diharapkan dapat meningkatkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat Sumsel untuk bersama-sama mendukung dan mensukseskan pelaksanaan Asian Games di Palembang. Gubernur Sumsel Alex Noerdin, memaparkan banyak hal tentang Asian Games yang memberikan banyak manfaat khususnya bagi pembangunan infrastruktur di kota Palembang, mulai dari  perluasan kapasitas Bandar Udara, Pembangunan Jalan, Jembatan, Fly Over dan lainnya yang semuanya tidak menggunakan dana APBD Sumsel. Ditegaskan Alex, untuk Asian Games tidak menggunakan dana APBD Provinsi Sumsel keseluruhan, APBD hanya digunakan untuk memancing dana dari luar seperti untuk pembebasan lahan. APBD Sumsel sebenarnya masih fokus pada program pembangunan lainnya seperti sekolah gratis dan berobat gratis. "Total Ro68 triliun dana terserap di Sumsel karna Asian Games, dana itu berasal dari APBN, penyertaan modal negara, dan bantuan dari pihak ketiga," ungkapnya. Lebih lanjut Alex Noerdin menjelaskan, ada satu hal yang menjadi dasar utama, dan alasan utama Sumsel terpilih sebagai tuan rumah Asian Games karena Sumsel merupakan daerah Zero Konflik karena tidak pernah terjadi kerusuhan antar etnis dan umat beragama di Sumsel. Menurutnya, yang menjadi tantang menjelang Asian Games adalah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Untuk itu, Gubernur Alex Noerdin juga mengajak masyarakat Kabupaten PALI bersama-sama menjaga agar jangan sampai terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumsel seperti tahun 2015 lalu hingga menyebabkan kabut asap. "Sosialisasi ini sangat penting, karena saat ini masih banyak manyarakat yang tidak mengetahui tentang manfaat dari pelaksanaan Asian Games, masih banyak masyarakat yang berprasangka buruk tentang pelaksanaan Asian Games yang menyatakan Asian Games hanya akan menghabiskan dana APBD," tegasnya. Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten PALI Ferdian Andreas Lacony mengatakan, semua masyarakat PALI yang hadir merasa snagat senang dan bangga dapat bersilaturahmi lamgsung bersama Gubenur Alex Noerdin yang merupakan sosok pemimpin yang membanggakan bukan hanya di tingkat nasional namun juga internasional. "Kami semua sangat berterimakasih karena sudah diundang Gubernur Sumsel Alex Noerdin hadir disini untuk sosialisasi Asian Games, kami Kabupaten PALI sangat ingin berkontribusi dalam mensukseskan Asian Games, mungkin bisa melalui pameran stand produk unggulan Kabupaten PALI selama pelaksanaan Asian Games di Jakabaring," pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Alex Noerdin: Asian Games Alat Mencapai Tujuan Pembangunan Sumsel Sumsel
01 Feb 2018 Dilihat 320x

Alex Noerdin: Asian Games Alat Mencapai Tujuan Pembangunan Sumsel

Palembang-Sumselprov.go.id  Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mensosialisasikan Asian Games XVIII tahun 2018 kepada pengurus LPTQ, Ustadz, Ustadzah (BKPRMI), pengurus Pondok Pesantren, pengurus Rumah Tahfidz, P3N, serta Tokoh Agama se- Sumsel di Griya Agung Palembang, Rabu (31/1). Gubernur Sumsel Alex Noerdin, memaparkan banyak hal tentang Asian Games yang memberikan banyak manfaat khususnya bagi pembangunan infrastruktur di Kota Palembang, mulai dari  perluasan kapasitas Bandar Udara, Pembangunan Jalan, Jembatan, Fly Over dan lainnya yang semuanya tidak menggunakan dana APBD Sumsel. “Sumatera Selatan bukan provinsi terbesar dan terkaya di Indonesia, tapi kita menjadi Provinsi yang tampil beda dengan berbagai prestasi di berbagai bidang seperti Pertanian kita surplus beras, bidang energi kita surplus listrik hingga menerangi pulau jawa, di bidang olahraga dan lainnya,” ungkap Alex. Menurut Alex, membangun daerah tidak cukup hanya menggunakan dana APBD sendiri, melainkan harus bisa menarik dana dari luar dan menciptakan lapangan pekerjaan yang luas.  Untuk itu Sumsel harus dikenal dunia. “Jadi cara yang tepat mengenalkan Sumsel ke pada dunia internasional adalah melalui olahraga, dengan menjadi tuan rumah event olahraga internasional, mulai dari Sea Games, Asean University Games, Islamic Solidarity Gamas, dan sekarang kita menjadi tuan rumah Asian Games,” terangnya. Tentang Asian Games, Lanjut Alex, masih banyak masyarakat Sumsel yang belum mengetahui tentang berbagai manfaat dampak dari event olahraga internasional itu. "Asian Games ini menjadi alasan bagi kita membangun daerah, dengan tuan rumah Asian Games kita minta kepada pemerintah pusat pembangunan infrastruktur Sumsel sebagai prioritas. Jadi Asian Games itu bukan tujuan, tapi Asian Games itu alat untuk mencapai tujuan yaitu membangun Sumatera Selatan,"ujar Alex. Sementara itu, Sekretaris LPTQ, Sulaiman M Nur yang juga ketua pelaksana sosialisasi mengatakan, para pengurus LPTQ, ustadz, ustadzah (BKPRMI), pengurus pondok pesantren, pengurus rumah tahfidz, P3N, serta tokoh agama se- Sumsel ini sengaja hadir berkumpul di Griya Agung untuk mendengarkan sosialisasi Asian Games dan mendengar langsung arahan dari Gubernur Sumsel Alex Noerdin dalam rangka mensukseskan Asian Games di Palembang. “Kami semua hadir disini untuk mendengar langsung sosialisasi Asian Games dari bapak Gubernur, selanjutnya kami siap mendukung dan turut mensosialisasikan Asian Games ini kepada masyarakat,” tegasnya. Sosialiasi Asian Games sengaja terus menerus dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Sumsel tentang tujuan dan manfaat dari penyelenggaraan Asian Games di Palembang. Melalui sosialisasi diharapkan dapat meningkatkan partisipasi aktif seluruh lapisan masnyarakat Sumsel untuk bersama-sama mendukung dan mensukseskan pelaksanaan Asian Games di Palembang.   HP.MC Diskominfo Prov Sumsel/FS

Baca Detail
Hadiri HUT OKUS ke-14 Gubernur Janjikan Persetujuan Lapangan Terbang Banding Agung Keluar Tahun Ini Sumsel
01 Feb 2018 Dilihat 260x

Hadiri HUT OKUS ke-14 Gubernur Janjikan Persetujuan Lapangan Terbang Banding Agung Keluar Tahun Ini

Muara Dua, Sumselprov.gop.id - - Bertepatan di hari jadi Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan) Ke-14, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin membawa kabar gembira untuk masyarakat OKU Selatan. Di hadapan masyarakat pada Rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Oku Selatan, Alex Noerdin menjanjikan persetujuan lapangan terbang Banding Agung segera keluar tahun ini. Hal itu diungkapkannya di Ruang Rapat Paripurna DPRD OKUS Selasa (30/01),  Alex menuturkan, Kabupaten OKUS adalah kabupaten yang sangat mempesona di bidang pariwisata terkhusus Danau Ranau yang menjadi icon dari daerah tersebut. Menurutnya Danau Ranau adalah danau yang mempunyai kharisma sebab tidak banyak di danau-danau di daerah lain yang miliki air panas di pinggir danau seperti layaknya di Danau Ranau. "Saya sudah beberapa kali ke OKU Selatan ini, sangat terasa bahwa danau ini punya kharisma. Tidak banyak air panas di pinggir danau membanggakan di sini ada, hanya saja tinggal transportasi akses menuju Danau Ranau ini. Kalau Sumsel telah ditetapkan Pemerintah sebagai provinsi untuk sport tourism di Indonesia, pendukung utama itu adalah Oku Selatan," ucapnya  Alex menghimbau, Bupati OKU Selatan untuk fokus di pariwisata mengingat OKU Selatan telah miliki modal. Mengenai aksesnya Alex memberikan kabar gembira bagi masyarakat OKU Selatan pasalnya mulai tahun ini dilakukan secara bertahap pelebaran jalan menuju ke Danau Ranau.  "Danau Ranau ini sangat mempesona dari danau di daerah lain bahkan luar negeri sekalipun. Mengenai pelebaran jalan nanti Insha Allah, mulai tahun ini pelebaran jalan ke Danau Ranau akan segera dilakukan. Saya janjikan lapangan terbang Banding Agung insha Allah persetujuannya keluar tahun ini juga," ungkap Orang nomor satu di Provinsi Sumsel ini Alex juga mengaku terkesan menyimak pidato Bupati OKU Selatan Popo Ali yang menyatakan Kabupaten OKU Selatan dari kisaran 400.000 masyarakat yang berbeda-beda suku, agama, hingga ras hidup rukun dan damai.  "Yang terkesan bagi Saya, tadi Bupati nyatakan zero konflik, sekitar enam bahasa lokal, itu artinya banyak suku disini, tidak terjadi konflik. Alhamdulillah tolong dijaga Pak Bupati pasang badan untuk itu. Provinsi kita Sumsel ini sudah dikenal di Indonesia bahkan dunia tidak pernah terjadi kerusuhan antar suku apalagi umat beragama," katanya  Diakhir kata sambutannya Alex berpesan untuk semua masyarakat Oku Selatan, agar menjaga kelestarian alam jangan sampai membakar hutan dan lahan. Apalagi kalau fokusnya di pariwisata yang mengandalkan hutan, danau, dan sungai.  "Danau ini akan rusak kalau tangkapan air itu rusak akibatnya sangat membahayakan baik itu terjadi ilegal logging hingga kebakaran hutan dan lahan. Ini yang harus kita jaga bersama walaupun OKUS  tidak ada lahan gambut tapi hutan mineral pun dapat mudah terbakar," tambahnya Sementara Bupati OKUS Popo Ali menambahkan, ia meminta dukungan Gubernur Sumsel terkait kemajuan OKUS kedepan. Diantaranya pelebaran jalan serta meminta dukungan untuk persetujuan lapangan terbang banding agung dimana lahan tersebut sudah lebih dulu eksisting.  "Harapanya kalau itu semua sudah terealisasi, akan membawa dampak yang cukup baik untuk masyarakat OKU Selatan. Dimana akan mendorong pariwisata yang semakin berkembang. Kami (Masyarakat OKU Selatan) punya semangat, kami punya Gubernur yang berprestasi, Gubernur yang hebat artinya kami optimis punya misi kedepan, sehingga kami yakin dapat membawa kemajuan yang cukup pesat untuk Oku Selatan," harapnya Dalam rangka menyambut Asian Games 2018 Agustus mendatang, Popo Ali menyatakan bahwasannya masyarakat Oku Selatan akan turut serta menyukseskan Asian Games nanti. "Dalam rangka Sumsel menyambut dan melaksanakan Asian Games. Kami seluruh jajaran Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat siap menyukseskan Asian Games. Kami bangga terhadap Asian Games 2018. Kalau nanti di Palembang kurang hotel, kami siap menampung tamu-tamu asing tersebut," Pungkasnya disambut tepuk tangan hadirin MC Diskominfo Prov. Sumsel/CleY

Baca Detail
Apresiasi Pemda Sumsel, Deputi I Kantor Staf Presiden Dukung Percepatan LRT Palembang Sumsel
01 Feb 2018 Dilihat 206x

Apresiasi Pemda Sumsel, Deputi I Kantor Staf Presiden Dukung Percepatan LRT Palembang

Palembang- Deputi I Kantor Staf Presiden, Darmawan Prasodjo mengakui dan sangat mengapresiasi semangat tinggi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam menyelesaikan segala permasalahan mengenai pembangunan Light Rail Transit (LRT) di Palembang agar dapat selesai tepat waktu sesuai rencana. Menurutnya, selama mengurus dan memantau semua pembangunan infrastruktur di daerah se-Indonesia, pihaknya melihat hanya Pemprov Sumsel yang sangat proaktif dibanding pemerintah daerah lainnya khususnya dalam penyelesaian pembangunan bidang infrastruktur. Sebagai bentuk apresiasi tersebut, pihaknya menyatakan akan siap mendukung penuh dan siap membantu segala permasalahan yang dihadapi Pemda Provinsi Sumsel terkait pembangunan LRT di Palembang. "Apapun masalahnya, kalau sudah mentok laporkan ke kami akan kita bantu dan dukung sepenuhnya, apapun itu. Pesan saya, kepada Pemerintah Sumatera Selatan jangan ragu-ragu, maju terus menyelesaikan ini," ungkap Darmawan Prasodjo saat menghadiri rapat penyelesaian permasalahan akses Stasiun dan akses Depo pada pembangunan LRT diselenggarakan Ditjen Perkeretaapian di Hotel Batiqa Palembang, Selasa (30/1). Lanjut Darmawan Prasodjo, kedatangannya di Palembang merupakan yang pertama kalinnya dan sangat berkesan karena sejak dari bandara disambut oleh tim yang sangat laur biasa, karena terlihat memiliki semangat yang tinggi dalam menyelesaikan permasalahan LTR di Palembang ini. "Sekali lagi terima kasih, perjuangan dilapangan sangat kami apresiasi, dan kami pantau terus ini. Nanti, kita juga buatkan memo untuk laporan ke bapak Presiden," terangnya. Rapat yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Nasrun Umar tersebut, merupakan tindak lanjut dari surat Menteri Perhubungan tentang kebutuhan eskalator dan lift untuk keseluruhan 13 stasiun LRT di Palembang.  Permasalahan yang dibahas mengenai pembebasan lahan yang masih teridentifikasi pada stasiun Asrama Haji, Polda, Telkomsel, Demang Lebar Daun dan stasiun Polresta Palembang. Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumsel terus berupaya dengan cepat menyelesaikan segala permasalahan yang dihadapi agar pembangunan LRT di Palembang dapat selesai tepat waktu. Menurutnya, begitu banyak permasalahan dari awal pembanguanan LRT. Namun,  berkat kerjasama semua pihak semua permasalahan bisa dilewati hingga dari seluruh bagian yang sudah diselesaikan progresnya sudah mencapai 85 persen lebih. "Pemprov Sumsel maunya pingin cepat, temen-temen di Waskita Karya pasti sudah paham dengan cara kita menyelesaikan permasalahan-permasahan yang dihadapi. Kami yakin kerjasama semua pihak akan membuat ini lebih cepat sesuai yang direncanakan," tegasnya. Hadir dalam rapat tersebut, pimpinan proyek LRT PT. Waskita Karya, Mashudi Jauhari, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Gerhana Bulan Total, BMKG Minta Masyarakat Waspadai Pasang Maksimum dan Surut Minimum Sumsel
30 Jan 2018 Dilihat 396x

Gerhana Bulan Total, BMKG Minta Masyarakat Waspadai Pasang Maksimum dan Surut Minimum

Jakarta, Sumselprov.go -- Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat agar mewaspadai terjadinya pasang maksimum hingga mencapai 1,5 meter dan surut minimum mencapai -100-110 cm yang terjadi pada saat terjadinya pada saat Super Blue Blood Moon atau Supermoon yang bertepatan dengan Gerhana Bulan Total pada Rabu (31/1) besok. “Meskipun fenomena ini merupakan fenomena langka, namun masyarakat harap mewaspadai tinggi pasang maksimum hingga mencapai 1,5 meter karena adanya gravitasi bulan dengan matahari,” kata Kepala BMKG Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D, di kantor BMKG Pusat, Jakarta, Senin (29/1) kemarin. Fenomena Super Blue Blood Moon atau Supermoon ini pun, menurut Kepala BMKG, juga dapat mengakibatkan surut minimum mencapai -100-110 cm yang terjadi pada 30 Januari-1 Februari 2018 di Pesisir: Sumatra Utara, Sumatra Barat, Selatan Lampung, utara Jakarta, utara Jawa Tengah, utara Jawa Timur, dan Kalimantan Barat. Dwikorita menegaskan bahwa tinggi pasang maksimum ini akan berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas petani garam dan perikanan darat, serta kegiatan bongkar muat di Pelabuhan. Fenomena Langka Menurut Kepala BMKG Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D., fenomena Super Blue Blood Moon atau Supermoon yang bertepatan dengan Gerhana Bulan Total, yaitu posisi matahari, bumi dan bulan berada pada satu garis lurus. “Fenomena ini merupakan fenomena langka karena akan terulang lebih dari 100 tahun untuk di Amerika, sementara wilayah Indonesia 36 tahun (30-31 Desember 1982) sehingga masyarakat diharapkan melihat atau mengamati fenomena ini dan bukan dijadikan sesuatu yang menakutkan,” ujar Dwikorita. Ia menyebutkan, keseluruhan proses gerhana dapat diamati di Samudra Pasifik serta bagian Timur Asia, Indonesia, Australia, dan bagian barat laut Amerika. Gerhana ini dapat diamati di bagian barat Asia, Samudra Hindia, bagian timur Afrika, dan bagian timur Eropa pada saat bulan terbit. “Masyarakat dapat mengamati puncak Gerhana Bulan Total ini pada Pukul 20:29,8 WIB; 21:29,8 WITA; dan 22:29,8 WIT,” jelas Kepala BMKG itu. Dwikorita menjelaskan, pengamatan ini dapat dilihat secara ideal dari daerah perbatasan mulai dari perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur hingga daerah yang berada di sebelah barat Sumatra, yaitu melintas di Samudra Hindia yang berada sebelah barat Sumatera yang merupakan zona bulan terbit saat fase gerhana penumbra berlangsung. Selain itu, lokasi yang ideal untuk mengamati fenomena ini di Observatorium Boscha (Lembang), Pulau Seribu, Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, Planetarium, Museum Fatahilah, Kampung Betawi, Satu Babakan, serta Bukit Tinggi. Selain itu juga dilakukan pengamatan di 21 titik pengamatan hilal. Bahkan, di Makassar dan Jam Gadang Bukit Tinggi pun terdapat event nonton bersama Super Blue Blood Moon. (Humas BMKG/ES) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.