Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Hotspot Turun Signifikan, Presiden Jokowi Apresiasi Satgas Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan Sumsel
07 Feb 2018 Dilihat 181x

Hotspot Turun Signifikan, Presiden Jokowi Apresiasi Satgas Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan

Jakarta, Sumselprov.go.id -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang dalam dua tahun terakhir (2016-2017) memberikan lompatan kemajuan yang sangat signifikan dalam bidang penanganan kebakaran hutan dan lahan. “Ada penurunan hotspot yang sangat signifikan. Tahun 2015, 21.929 hotspot. Kemudian 2016, turun drastis menjadi 3.915 hotspot. Turunnya langsung drastic, 2017 turun menjadi 2.567 hotspot. Penurunan yang sangat jauh sekali,” kata Presiden Jokowi saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2018, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/2) pagi. Namun demikian, Presiden mengingatkan bahwa pekerjaan penanganan kebakaran lahan dan hutan ini adalah pekerjaan yang berkelanjutan, tidak bisa berhenti. Oleh sebab itu, Presiden mengingatkan kembali agar kejadian-kejadian yang telah ada di 2015 lalu betul-betul sudah tidak terjadi lagi di tahun ini, maupun tahun-tahun yang akan datang. Biasanya tahun 2016-2015, lanjut Presiden, setiap bertemu dengan Perdana Menteri Singapura atau Perdana Menteri Malaysia, pasti komplain yang masuk ke dirinya itu tentang asap. “Tapi kemarin, bertemu terakhir di India, dua orang Perdana Menteri sudah menyalami kita, “Pak, 2018 seperti 2016-2017 ya”. Saya sudah ngomong, “saya jamin”,” kata Presiden seraya mewanti-wanti, kalau dirinya sudah ngomong “saya jamin”, jangan sampai ada asap. “Kalau ada asap, muka kita ditaruh di mana?,”sambungnya. Dicopot Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi mengulang lagi, apa yang disampaikannya pada tahun 2016-2017, bahwa penanganan kebakaran lahan dan hutan ini aturan mainnya masih sama. “Saya sudah janjian dengan Panglima TNI, dengan Kapolri. Karena saya lihat mungkin banyak Kapolda, Kapolres, Danrem, Dandim, yang sudah diganti, jadi yang baru mungkin belum tahu aturan main kita. Kalau di wilayah saudara-saudara ada kebakaran dan tidak tertangani dengan baik, aturan mainnya masih sama, belum saya ganti. Masih ingat? Dicopot. Tegas,” terang Presiden. Paling kalau ada kebakaran di sebelah mana, Presiden mengaku akan telepon Panglima TNI, “Ganti Pangdam-nya”. Kebakaran kok di provinsi mana, lanjut Presiden, dirinya akan telpon Kapolri, “Kapolda-nya ganti”. Kalau wilayahnya agak kecil ya Danrem-nya, agak kecil lagi Kapolres-nya. “Ini adalah cara-cara yang saya kira sangat efektif dalam menggerakkan Satgas di lapangan. Kalau ganti gubernur enggak bisa,” ujarnya. Menurut Kepala Negara, yang efektif telah dilakukan adalah menggerakkan seluruh perusahaan, masyarakat, organisasi-organisasi yang sampai di bawah. Ia menunjuk contoh di Polri ada sampai Bhabinkamtibmas, di TNI ada yang sampai Babinsa. “Saya kira ini akan efektif kalau itu digunakan untuk organisasi yang ada, digunakan untuk menggerakkan masyarakat, menggerakkan perusahaan,” tutur Kepala Negara. Presiden setuju lompatan kemajuan dalam bidang kebakaran hutan dan lahan perlu disampaikan lagi pada masyarakat, bukan untuk dipamerkan, tetapi sebagai pengingat.  Kita ingatkan betapa tahun 2015 dan sebelumnya, sekitar 18 tahun, data yang saya miliki, setiap tahun berulang, berulang, berulang, berulang. “Ini bisa kita cegah kalau kita bergerak bersama-sama. Mengingatkan bahwa jika kita bekerjasama, jika kita bekerja tidak rutinitas, jika kita bekerja menerapkan kecerdasan lapangan, banyak hal yang bisa kita capai,” ujar Presiden. Tampak hadir dalam Rakornas tersebut antara lain Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Mensesneg Pratikno, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, dan Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek. (DND/RAH/ES) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Kunker ke MUBA, Puan Maharani Bagikan 200 KIP- ATM Sumsel
06 Feb 2018 Dilihat 221x

Kunker ke MUBA, Puan Maharani Bagikan 200 KIP- ATM

MUBA, Sumselprov.go.id - - Gubernur Sumsel Alex Noerdin mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof Muhajir Effendy melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Senin (5/2).  Kunjungan Puan ini dalam rangka pembukaan Seminar Pendidikan “Peran Guru Dalam Pembangunan Karakter Bangsa” dan Pemberian Kartu Indonesia Pintar (KIP-ATM) Siswa Yatim se Kabupaten Muba.  Menteri Puan Maharani mengatakan KIP-ATM ini dibagikan sebanyak 200 Kartu mulai dari anak SD, SMP, SMA/SMK. Semua ini diperuntukkan bagi anak yatim piatu, pesantren dan anak kurang mampu. Untuk tabungan sendiri, Puan mangatakan bagi anak SD sebesar Rp450.000 SMP Rp750.000, SMA/SMK Rp 1 juta setiap bulan.  Dirinya berharap, setelah siswa mendapatkan kartu ini untuk tidak perlu diambil semua, namun seperlunya saja misalnya diambil Rp 100.000 atau Rp200.00p saja. Karena uang itu tidak akan hilang namun tetap masih tetap berada di tabungan. Puan mememinta agar uang tersebut dipergunakan untuk keperluan sekolah. "Jadi manfaatkan kartu ini dengan sebaik-baiknya, tidak boleh buat beli pulsa bahkan jajan sekalipun,"tegas Puan.  Dalam hal ini, Puan Maharani mengaku kunjungannya ke Sumsel merupakan seperti rumah sendiri. "Alhamdulilah saya kesini seperti pulang kampung, "ujarnya.  Di samping itu, Puan juga menjelaskan kunjungan ke berbagai daerah di Indonesia bersama Kemendikbud khususnya di Muba untuk bersosialisasi melihat sekolah-sekolah atau guru serta pendidikan apa saja yang harus diperbaiki. Menurutnya, dengan sinergi bersama Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, Puan berharap kedepan pendidikan ataupun anak-anak di Indonesia semakin baik dari sebelumnya.  Bahkan dirinya menilai guru sangatlah berperan penting dan sebagai contoh teladan bagi perkembangan anak-anak. "Tanpa guru kita semua (saya) tidaklah ada apa-apa. Bahkan saya bisa membaca, menulis sekalipun itu semua peran Guru. Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada seluruh guru, karena guru sangatlah berjasa,"ucapnya.  Selain mengajarkan membaca dan menulis, Puan Maharani meminta kepada Bapak/Ibu Guru bagaimana dapat memberikan jiwa nasionalisme. "Saya harap kepada Bapak/Ibu Guru untuk memberikan jiwa nasionalisme kepada anak-anak kita, salah satunya mengajarkan lagu-lagu Nasional dan lagu Daerah,"tutupnya.  Sementara itu, Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin menegaskan, Pemkab Muba akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di Muba. "Tahun ini sudah disiapkan program upaya memaksimalkan sekolah gratis dengan nantinya akan membagikan seragam dan alat tulis secara gratis kepada siswa SD-SMP di Muba," tuturnya.  Ia menambahkan, terkait pelatihan guru dan siswa ke Australia akan terus berlanjut dan dilakukan bertahap. "Jadi, target saya sekolah di Muba ini ke depan nantinya sudah mengadopsi semua kurikulum internasional Cambridge," pungkasnya. Seusai memberikan KIP-ATM, Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Menteri Kordinator Bidang PMK, Kemendikbud serta Bupati langsung meninjau ke Wisma Atlet. Kemudian dilanjutkan peletakan batu pertama pembangunan SMK Pertanian Muba Maju Berjaya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Danrem 044/Gapo Tinjau LTT dan Sosialisasi Bios 44 Di Wilayah Kab. PALI Sumsel
04 Feb 2018 Dilihat 100x

Danrem 044/Gapo Tinjau LTT dan Sosialisasi Bios 44 Di Wilayah Kab. PALI

Palembang, Sumselprov.go.id --  Guna memasyarakatkan penggunaan Bios 44 ke seluruh wilayah Sumatera selatan, Komandan Korem 044/Gapo Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, S.IP. beserta rombongan dari Tim Gator Korem 044/Gapo pada hari Kamis (1/2) melakukan peninjauan lahan cetak sawah di Desa Pengabuhan Kec. Abab dan sosialisasi serta penebaran Bios 44 di Desa Simpang Tais Kec. Talang Ubi Kab. Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Rombongan yang berangkat dari Palembang menggunakan Spedboad dari Dermaga Bekangdam II/Swj menuju Dermaga PT. EPI dan dilanjutkan dengan jalur darat menggunakan motor trail menuju Desa Pengabuan Kec. Abab Kab. PALI guna meninjau cetak sawah dalam Program CSR PT. Per­tamina EP (PEP) Asset 2 Adera Field melalui pembentukan demplot sawah di lahan tidur Desa Pengabuan sebagai lahan sistem Jajar Legowo dan Salibu. Dalam program ini, PT. Pertamina EP Adera mengajak Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Selatan, BP4K Kab. PALI dan Dinas Pertanian Perikanan dan Peternakan Kab. PALI, Penyuluh Pertanian Lapangan dan TNI serta Kelompok Tani Desa Pengabuan. Dengan hasil program ini, terlihat hamparan sawah yang luas, sehingga membangkitkan kembali animo warga Desa Pengabuan untuk kembali mengelola sawahnya, terbukti dengan banyaknya lahan yang telah digarap dan menghasilkan. Dan kini luas sawah yang ada di Desa Pengabuhan seluas 1.730 Ha yang digarap oleh para petani yang tergabung dalam Gapoktan Pelita Baru. Usai meninjau program cetak sawah, Danrem 044/Gapo bersama Bupati PALI, Wakil Ketua DPRD Kab. PALI, Dandim 0404/Muara Enim dan Kapolres PALI beserta rombongan lainnya berlanjut menuju Desa Simpang Tais Kec. Talang Ubi Kab. PALI. Disini Danrem 044/Gapo memberikan sosialisasi tentang Bios 44 kepada Kelompok Tani (Poktan) Jasuma Desa Simpang Tais dan masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam sosialisasinya, Kolonel Kunto menyampaikan bahwa Bios 44 hasil inovasi Korem 044/Gapo adalah Bio Struktur (Dekomposer Gambut) yang merupakan agen hayati yang dapat mempercepat proses pembusukan material organik lahan gambut. Selain mengatasi kebakaran lahan gambut juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan dan juga dapat menetralisasi limbah serta menyuburkan lahan bekas tambang, “terangnya”. Setelah menyampaikan sosialisasi, Danrem 044/Gapo diikuti rombongan lainnya melakukan penyebaran Bios 44 di lahan pertanian tanaman kedelai milik Poktan Jasuma. Diharapkan dengan pemberian Bios 44 ini dapat meningkatkan hasil produktivitas hasil kedelai khususnya di Desa Simpang Tais Kec. Talang Ubi ini. Dalam kesempatan rangkaian kegiatan tersebut, Danrem 044/Gapo didampingi Bupati PALI beserta rombongan menyempatkan diri untuk melihat dan mensorvey lahan yang disiapkan oleh Pemerintah Kab. PALI untuk pembangunan Markas Korem 044/Gapo yang akan pindah dari Kota Palembang dan pembangunan Batalyon Infanteri Mekanis Kodam II/Sriwijaya yang akan dibentuk beberapa waktu mendatang.(Liputan-Sriwijaya-co.d) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Dandrem  044/GAPO, Lakukan Patroli Sungai Pantau Wilayah Karhutla Sumsel
04 Feb 2018 Dilihat 87x

Dandrem 044/GAPO, Lakukan Patroli Sungai Pantau Wilayah Karhutla

Palembang, Sumselprov.go.id -- Untuk mengoptimalisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera Selatan, Tim Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari jajaran Korem 044/Gapo dipimpin langsung oleh Danrem 044/Gapo Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, S.IP melakukan patroli melalui jalur sungai guna memantau wilayah rawan terhadap Karhutla, Sabtu (3/2/2018). Patroli ini menggunakan  Speedboat mulai start dari Dermaga Bekangdam II/Swj dengan menelusuri daerah-daerah rawan kebakaran di pinggiran sungai musi yang meliputi wilayah Ogan Ilir, Banyuasin hingga ke wilayah Pali. Dan untuk memantau wilayah di daratan, sesekali rombongan Tim Patroli Karhutla turun dengan menggunakan Motor Trail yang dibawanya untuk menjangkau wilayah darat yang rawan Karhutla. Patroli Karhutla secara terpadu yang dilakukan Korem 044/Gapo ini dilakukan untuk mendukung program Provinsi Sumatera Selatan bebas asap, khususnya menjelang perhelatan Asian Games pada bulan Agustus 2018 nanti. Selain meningkatkan patroli secara intensif guna mengantisipasi Karhutla, para peserta dalam perjalanan juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membakar lahan dan hutan. Sosialisasi yang dilakukan berupa bahaya dan ancaman melakukan pembakaran lahan dan himbauan agar masyarakat meninggalkan cara membuka lahan dengan pembakaran. Komandan Korem 044/Gapo Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, S.IP. disela-sela kegiatan mengatakan, kebiasaan masyarakat dalam membuka lahan dengan cara membakar harus dihindari dengan terus melakukan sosialisasi maupun melakukan patroli agar kebakaran tidak terjadi, karena dampak kebakaran lahan ini cukup luas, ini sangat berbahaya dan cara-cara lama membuka lahan dengan dibakar harus ditinggalkan.  “Karhutla yang dapat menyebabkan kabut asap berdampak buruk tidak hanya pada materi, namun juga imaterial berupa gangguan kesehatan, untuk itu kita harus bersama-sama menjaga wilayah kita ini jangan ada kebakaran,” jelas Danrem. Selain itu, Danrem juga menyampaikan, dalam rangka antisipasi Karhutla selain melakukan patroli secara intensif ke wilayah rawan Karhutla, dirinya akan terus berkoordinasi dengan Satgas Karhutla Sumsel yang terdiri dari TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni serta instansi lainnya untuk meningkatkan kewaspadaan, apalagi pada tahun ini di Palembang akan digelar Asian Games.  "Sosialisasi terus ditingkatkan, begitu juga pengawasan dan patroli, beberapa hari terakhir cuara mulai panas, ini harus diantisipasi bersama," pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/Nopri(BPBD)

Baca Detail
Presiden Harap UI Jadi Penopang Ekosistem Nasional Dalam Hadapi Era Persaingan Sumsel
04 Feb 2018 Dilihat 167x

Presiden Harap UI Jadi Penopang Ekosistem Nasional Dalam Hadapi Era Persaingan

Sumselprov.go.id Jakarta- Presiden Joko Widodo menyampaikan terima kasihnya kepada Universitas Indonesia (UI) yang telah melahirkan banyak sumber daya manusia unggul bagi Indonesia. Menurut Presiden, di Kabinet Kerja, saat ini UI memiliki lulusan terbanyak dibanding dengan perguruan tinggi lainnya. Sabtu(4/2) Di awal sambutannya dalam acara Dies Natalis ke-68 UI di Balairung Kampus UI, Depok, Jawa Barat, pada Jumat, 2 Februari 2018, ia memperkenalkan jajarannya yang merupakan alumnus UI. Secara berturut-turut, yakni Darmin Nasution, Puan Maharani, Sri Mulyani, Nila Moeloek, Sofyan Djalil, dan Bambang Brodjonegoro. "Saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Universitas Indonesia. Sebab Universitas Indonesia lah penyumbang terbanyak menteri-menteri di Kabinet Kerja. Sampai saat ini ada enam alumni UI yang sekarang membantu saya di Kabinet Kerja," ucapnya yang langsung disambut tepuk tangan. Selain keenam menterinya, Presiden Joko Widodo juga menyebut tiga alumnus UI lainnya yang kini turut berperan di dalam pemerintahan. Ketiganya ialah Moeldoko, Sukardi Rinakit, dan Johan Budi. "Ini menunjukkan Universitas Indonesia itu gudangnya orang-orang pintar. Universitas Indonesia itu sumbernya para pejuang pembangunan. Universitas Indonesia itu sumber inspirasi dan sumber energi untuk satu tujuan yaitu mencapai Indonesia maju," sambungnya. Indonesia yang maju tentu dibangun salah satunya oleh para sumber daya manusia yang unggul. Manusia yang di satu sisi bisa membantu memenuhi kebutuhan dasar rakyat, tapi di sisi lain juga mampu memenangkan kompetisi global. Di era persaingan global ini, adaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mengambil peranan penting. Sebab, ilmu dan teknologi itu sendiri terus berkembang dengan cepat. Maka itu, Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa saat ini kita butuh sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan perkembangan itu. "Kita tidak bisa mengisolasi diri dari perkembangan tersebut," ucapnya. Perkembangan teknologi dalam praktiknya memengaruhi semua lanskap kehidupan, baik itu ekonomi, sosial-budaya, hingga politik nasional maupun internasional. Dirinya menyebut apabila lanskap ekonomi dan sosial-budaya berubah, maka perguruan tinggi juga harus bersiap untuk berubah. "Pasti agenda penelitian juga perlu mengalami perubahan, kurikulum dan metode pendidikan juga harus berubah, kompetensi SDM yang dibutuhkan juga berubah, cara kerja organisasi juga harus menyesuaikan," ujarnya. Tidak ada pilihan lain agar Indonesia menjadi lebih baik selain melakukan perubahan. Perubahan yang dimaksud ialah perubahan pada pola pikir, cara kerja, model organisasi, produktivitas, kedisiplinan nasional, dan inovasi. "Saya yakin bahwa pendidikan tinggi adalah organisasi yang paling sempurna sebagai rujukan reformasi tersebut," tuturnya. Oleh karenanya, kepada UI secara khusus dan perguruan tinggi lain pada umumnya, Presiden Joko Widodo berharap agar dunia akademis mampu menjadi penopang ekosistem nasional dalam menghadapi era persaingan ini. Tak hanya kepada jajarannya di pemerintahan, ia juga mengajak perguruan tinggi untuk tidak lagi terjebak pada rutinitas semata. "Inovasi adalah kata kunci. Jangan lagi terjebak dalam rutinitas. Cara-cara baru harus dikembangkan. Keinginan mahasiswa dan dosen untuk berinovasi harus ditumbuhkan," ujarnya. Selain itu, perguruan tinggi pun juga dimintanya untuk menjalankan pendidikan dengan cara-cara baru, inovasi, dan kreativitas. Demikian halnya dengan kurikulum dan agenda riset yang harus dibenahi untuk disesuaikan dengan teknologi dan kebutuhan baru. "Saya paham agenda perubahan selalu tidak mudah. Tetapi, saya yakin UI bisa melakukannya. Menjadi contoh bagi lahirnya inovasi-inovasi dalam berorganisasi. Menjadi contoh dalam kurikulum dan metode pendidikan yang melahirkan SDM unggul dan kompetitif. Menjadi contoh dalam riset dan hilirisasi yang menyejahterakan rakyat dan memenangkan Indonesia dalam persaingan global," Presiden menambahkan. Mengakhiri sambutannya, Presiden menyatakan keyakinannya bahwa UI mampu memberi lebih banyak lagi kontribusi bagi kemajuan Indonesia seperti yang dicitakan. "Selamat ulang tahun ke-68. Dirgahayu Universitas Indonesia. Pandulah Indonesia menuju masa depan nan jaya," tutupnya. Tampak hadir dalam acara tersebut, Kepala DPD Oesman Sapta Odang, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir, Menteri Agraria Tata Ruang Sofyan Djalil, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.   MC Diskominfo Prov Sumsel/FS/AZ/M

Baca Detail
HUT PERADI, Gubernur Jualan Asian Games Sumsel
04 Feb 2018 Dilihat 229x

HUT PERADI, Gubernur Jualan Asian Games

Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin memaparkan progres kesiapan dan tujuan pelaksanaan Asian Games XVIII tahun 2018 di Palembang kepada DPC Persatuan Advokat Indonesia (PERADI) Kota Palembang pada malam puncak peringatan HUT PERADI ke XIII Provinsi Sumsel di Griya Agung Palembang, Jum'at malam (2/2).  "Saya tidak cerita tentang Peradi atau tentang penegakan hukum, saya mau jualan tentang Asian Games mumpung yang hadir disini banyak yang dari luar Sumatera Selatan," ujar Alex kepada seluruh anggota PERADI. Lanjut Gubernur Sumsel Alex Noerdin, pelaksanaan Asian Games bukan tujuan utama, melainkan sebagai alat untuk mencapai tujuan pembangunan Sumsel. Menurutnya, dengan event olahraga Internasional itu Sumsel berhasil menyerap dana pembangunan infrastruktur total sebanyak Rp 68 triliun, jauh lebih besar dari APBD Sumsel yang hanya Rp 8 triliun lebih. "Zero Konflik modal utama kita sebagai tuan rumah Asian Games, kemudian kedua kita berpengalaman menyelenggarakan event internasional mulai dari tahun 2011 sebagai tuan rumah Sea Games. Selain itu, modal kita adalah Jakabaring Sprot City komplek olahraga berstandar internasional," terang Alex. Lebih jauh dikatakannya untuk membangun suatu daerah akan sangat sulit jika dilaksanakan hanya dengan menggunakan dana APBD. Karena itu, pemerintah daerah perlu menarik dana dari luar baik melalui investasi maupun bantuan dari pihak ketiga. Untuk itu tujuan utama Sumsel menjadi tuan rumah Asian Games yakni mempromosikan Sumsel kepada dunia untuk menarik minat investor menanamkan modalnya di Sumsel. "Kita Sumatera Selatan bukan Provinsi terbesar dan terkaya di Indonesia tapi kita Provinsi yang memiliki semangat paling tinggi untuk maju," tegasnya. Ketua DPC PERADI Kota Palembang, Hj. Nurmala mengatakan, mewakili seluruh anggota PERADI pihaknya sangat bangga dan mengapresiasi keberhasilan Gubernur Alex Noerdin yang telah berhasil membawa Sumsel lebih maju dan dikenal bukan hanya di tingkat nasional namun juga di tingkat Internasional melalui berbagai event olahraga yang di gelar. "Kami semua PERADI sangat mengapresiasi pak gubernur, di bawah kepemimpinan bapak Gubernur Alex Noerdin kita PERADI siap mendukung suksesnya pelaksanaan Asian Games di Palembang," tegasnya. Nurmala menambahkan, HUT PERADI sebenarnya jatuh pada tanggal 21 Desember, karena begitu banyak rangkaian kegiatan yang kita laksanakan sehingga puncak peringatan HUT PERADI baru di laksanakan sekarang.  "Terima kasih kepada bapak Gubernur yang telah mengizinkan kita menggunakan Griya Agung sebagai tempat dilaksanakannya acara HUT PERADI," ungkapnya. Lanjut Nurmala, pihaknya sangat senang HUT PERADI kali ini tidak hanya dihadiri para advokad saja melainkan berbagai lapisan masyarakat juga turut hadir seperti dari perguruan tinggi dan masyarakat lainnya. Selain itu, HUT kali ini dihadiri juga ketua DPC PERADI dari daerah lain seperti Jambi, Lampung, Bangka Belitung dan lainnya. "Kita sangat berharap pada peringatan HUT kali ini dapat memberikan cerita baru untuk dibagikan kepada PERADI di daerah lainnnya, khususnya tentang Asian Games yang menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan," pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Dirjen PPI: Segera Registrasi Kartu Prabayar Jangan Tunggu Batas Akhir Sumsel
03 Feb 2018 Dilihat 525x

Dirjen PPI: Segera Registrasi Kartu Prabayar Jangan Tunggu Batas Akhir

Cirebon, Sumselprov.go.id --  Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika Ahmad M. Ramli meminta masyarakat untuk tidak menunda registrasi menjelang batas akhir. "Hingga saat ini sudah 181 juta pelanggan yang registrasi, ikuti jangan ditunda-tunda. Jangan mepet registrasi menjelang batas akhir (red: 28 Februari 2018), karena akan ada kesibukan trafik data disaat banyak yang akan registrasi," jelasnya kepada mahasiswa peserta Kuliah Umum "Pembangunan Infrastruktur dalam Ekonomi Digital" di Universitas Muhammadiyah Cirebon, Jumat (2/2/2018). Dirjen Ramli menambahkan kebijakan registrasi kartu prabayar merupakan upaya pemerintah untuk menjamin keamanan pelanggan dan masa depan ekonomi digital. "Di samping itu, kita telah memasuki era revolusi ke-4 dimana banyak transaksi dilakukan secara elektronik dan melalui handphone untuk transaksi perbankan, jual beli juga pembayaran," tambahnya. Senada dengan Dirjen PPI, Ketua Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI)  Merza Fachys menjelaskan manfaat registrasi ulang salah satunya negara mulai tertib di bidang telekomunikasi. "Selain itu registrasi ini juga diharapkan bisa mencegah terjadinya penipuan yang kerap kali dilakukan melalui handphone," katanya. Merza juga mengingatkan agar masyarakat tidak perlu khawatir akan keamanan data pribadinya. "Masyarakat tidak perlu khawatir datanya disalahgunakan, karena operator terikat peraturan pemerintah yang ketat, dan semua operator harus memiliki ISO 27001 untuk menjaga keamanan data pelanggan," pungkas Merza. (VE/Kominfo) MC Diskoinfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Dua Rangkaian Kereta LRT Datang Maret Sumsel
03 Feb 2018 Dilihat 227x

Dua Rangkaian Kereta LRT Datang Maret

Palembang, Sumselprov.go.id -- Light Rail Transit (LRT) Kota Palembang akan segera dilakukan uji coba pengoperasiannya. Setelah, rangkaian gerbong tahap pertama sampai di Kota Palembang. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) LRT Palembang, Sunarto mengatakan, rangkaian kereta yang diproduksi oleh PT Industri Kereta Api (INKA), tidak lama lagi akan datang ke Kota Pempek. Pada tahap pertama, sebanyak 2 rangkaian gerbong. "Tahal pertama akan didatangkan dua rangkaian pada akhir Maret," ungkapnya, Kamis (1/2). Dia menambahkan, kapasitas penumpang pada satu gerbong diperkirakan dapat mengangkut hingga 536 orang. Menurutnya, kecepatan kereta yang telah didesain sekitar 100km/jam. Akan diatur mempunyai kecepatan maksimum yang menyesuaikan dengan kondisi track atau jalur lintasan. "Untuk beberapa lengkung kecepatan kereta dibatasi hanya 35 km/jam, dan untuk lengkung 80 meter kecepatan kira-kira hanya 27 km/jam,” paparnya.[sri/Aan Wahyudi] MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Antisipasi Karhutla, Dandim 0402/OKI Dirikan Posko dan Pos Pantau Karhutla Sumsel
03 Feb 2018 Dilihat 80x

Antisipasi Karhutla, Dandim 0402/OKI Dirikan Posko dan Pos Pantau Karhutla

Palembang, SUMselprov.go.id -- Guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah teritorial Kodim 0402/OKI, Komandan Kodim 0402/OKI Letkol Inf Seprianizar, S.Sos. memerintahkan jajarannya untuk membangun Posko dan Pos Pantau siaga Karhutla dengan melibatkan instansi terkait yang ada di wilayahnya. Posko dan Pos Pantau siaga Karhutla yang telah dibangun secara swadaya dengan Babinsa sebagai inisiator ini, Dandim 0402/OKI Letkol Inf Seprianizar, S.Sos. melakukan pengecekan di wilayah Kec. Inderalaya Utara Kab. Ogan Ilir guna memberikan motifasi dan semangat serta sebagai tanggungjawab di Komandonya terhadap tindakan yang telah diperbuat oleh anggota pada Jumat (2/1/2018), dimana daerah ini merupakan wilayah yang rawan terhadap Karhutla setiap tahunnya. Dalam pengecekannya, Letkol Inf Seprianizar, S.Sos. melakukan pengecekan terhadap bangunan Posko maupun Pos Tinjau berupa personel yang melakukan siaga dan perlengkapan yang sudah tersedia berupa alat komunikasi, alat pemadam kebakaran dan alat transportasi. Dari beberapa tempat yang telah dicek, masih terdapat Posko maupun Pos Pantau yang belum tersedia perlengkapan, hal ini akan dilengkapi berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya. Komandan Kodim 0402/OKI Letkol Inf Seprianizar, S.Sos. mengatakan, Posko dan Pos Pantau Karhutla ini dibentuk sebagai upaya pencegahan secara dini terhadap terjadinya Karhutla di wilayahnya, dan pembangunan Posko maupun Pos Pantau inipun secara swadaya masyarakat dengan Babinsa sebagai inisiator. “Nantinya dalam operasional Babinsa bersama masyarakat dan instansi terkait seperti BPBD, Polres Ogan Ilir, Manggala Agni dan Pemadam Kebakaran setempat akan melakukan siaga selama 1 x 24 jam setiap hari,” terangnya. Lebih lanjut Dandim 0402/OKI mengungkapkan, dalam waktu dekat tepatnya pada minggu kedua Februari akan dilaksanakan apel gelar pasukan yang terlibat dalam kegiatan Karhutla bertempat di halaman Kantor Bupati Ogan Ilir, dan dilanjutkan pada minggu ketiganya akan dilaksanakan latihan bersama dari Manggala Agni. “Pada bulan Februari ini akan dilaksanakan apel dan latihan bersama. Dan untuk di Posko maupun Pos Pantau yang perlengkapannya belum lengkap akan dikoordinasikan kepada Pemda OI, BPBD Prov. Sumsel dan Perusahaan untuk pemenuhan peralatan dan perlengkapan,” terangnya.(Sumber : KOREM 044 GAPO @PENREM) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.