Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Forum Pariwisata Gairahkan Keindahan Sriwijaya Sumsel
11 Feb 2018 Dilihat 218x

Forum Pariwisata Gairahkan Keindahan Sriwijaya

Palembang, Sumselprov.go.id - - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata  Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), menggelar pelantikan Forum Pariwisata Sriwijaya di Griya Agung, Sabtu (10/2). Pelantikan ini dilakukan langsung oleh Gubernur Sumsel Alex Noerdin. Rangkaian kegiatan mulai dari pertunjukan seni musik, tari, dan teater menghiasi pengukuhan Forum Pesona Sriwijaya tersebut. Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan pengukuhan sekaligus tathering komunitas se-Sumsel ini merupakan ajang silaturahmi, ajang interaksi dan untuk mempererat hubungan persaudaraan serta bertukar pikiran guna menggali dan mengembangkan nilai nilai luhur yang terkandung dalam seni dan nudaya Sumatera Selatan yang mampu memberikan landasan etika dan moral bagi pembangunan Sumsel.  Alex menuturkan, Provinsi Sumsel saat ini melihat ke depan meneruskan Kejayaan Sriwijaya mengembalikan kemegahan Sriwijaya tetapi tetap utuh dalam kerangka negara kesatuan Republik Indonesia. Dikatakannya, Provinsi Sumsel bukan provinsi terbesar bukan pula provinsi terkaya, tetapi Sumsel mempunyai motivasi yang kuat membangun daerah.  "Kita punya rasa persatuan seperti zaman dulu Kerajaan Sriwijaya yang tertuang dalam 18 prasasti yang utamanya prasasti Kedukan Bukit. Nah ini saudara-saudara sekalian kita buat prasasti Asian Games," ungkapnya  Lanjut Alex, Provinsi Sumsel telah ditunjuk sebagai sport tourism di Indonesia. Dimana, hal tersebut diraih Sumsel dengan perjuangan dan kerja keras dapat mengukir sejarah menggelar event-event international. Sampai saat ini Alex menyebutkan 39 event international berlaga di Jakabaring Sport City. "Pemerintah Provinsi Sumsel sangat mendukung dibentuknya Forum Pesona Sriwijaya Komunitas sebagai bagian dari pentahelix pariwisata, dapat berkontribusi untuk kemajuan pariwisata dan budaya di Sumsel. Saya berharap agar Forum Pesona Sriwijaya sebagai wadah komunitas yang ada di Sumsel dapat memberikan kontribusi untuk kemajuan pariwisata dan budaya di provinsi ini," tuturnya  Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Hilmar Farid mengatakan, tujuan terbentuknya forum ini selain untuk mendukung kegiatan besar Asian Games pada tahun ini yang berlangsung pada bulan Agustus nanti, juga untuk merapatkan barisan Pesona Sriwijaya. Diuraikannya secara rinci, sejarah Sriwijaya ini panjang dan membanggakan karena ada penelitian baru yang membuktikan bahwa orang di Madagaskar itu sesungguhnya adalah keturunan orang Melayu.  "Sejarah panjang mengatakan kepada kita bahwa kita mengemban tugas besar untuk menyiarkan kebudayaan kita, menyiarkan sejarah kita identitas jati diri kita ke seluruh dunia. Sudah dilakukan 1200 tahun lalu dan saya percaya pada tahun ini juga bisa dilakukan lebih hebat lagi," tuturnya  Sementara Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumsel Irene Camelyn Sinaga menambahkan, Peran Forum Pesona Sriwijaya kedepan akan mempromosikan 958 obyek daya tarik wisata yang ada di Sumsel. Ia menuturkan, pengukuhan forum pesona Sriwijaya ini hanya sebagai simbolisasi dan memberikan semangat bahwa ruang publik untuk komunitas sudah dibuka di Sumatera Selatan bukan hari ini tetapi sudah 2 tahun yang lalu. "Acara ini menjadi bentuk tali silaturahmi dan tali kesatuan kita bagaimana mewujudkan dan mempromosikan 958 obyek daya tarik wisata yang ada di Sumatera Selatan. Sekali lagi terima kasih selamat untuk kita semua terima kasih atas segala dukungan Pak Alex Noerdin yang diberikan selama ini," tambahnya MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Gubernur Sumsel Setujui Pemekaran Kabupaten Gelumbang Sumsel
11 Feb 2018 Dilihat 360x

Gubernur Sumsel Setujui Pemekaran Kabupaten Gelumbang

Palembang,Sumselprov.go.id -- Daerah persiapan otonom baru yaitu Kabupaten Gelumbang telah mendapat persetujuan langsung dari Gubernur Sumatera Selatan Alex noerdin bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Hal tersebut tertuang pada Rapat Paripurna XL DPRD Provinsi Sumsel dengan agenda Persetujuan Pemekaran Kabupaten Gelumbang.  Bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel Jum'at (09/02), Rapat berlangsung sukses dan mendapat sambutan kebahagiaan masyarakat Kabupaten Gelumbang yang telah memadati Kantor DPRD Provinsi Sumsel. Untuk diketahui, Kabupaten Gelumbang mempunyai 6 kecamatan yaitu Kecamatan Gelumbang yang miliki 22 Desa dan 1 Kelurahan, kemudian Kecamatan Lembak miliki 10 Desa, Kecamatan Sungai Rotan dengan 19 desa, selanjutnya Kecamatan Muara Belida 10 desa, Kecamatan Kelekar dengan 7 desa dan Kecamatan Belida Darat yang miliki 10 desa.  Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, usai disetujui pemekaran Kabupaten Gelumbang ini, masih ada yang harus di tempuh, namun ia katakan masyarakat tidak perlu khawatir sebab ia akan mengwaal sampai tuntas sampai perjuangan bertahun-tahun masyarakat Kabupaten Gelumbang tuntas.  "Percayakanlah dengan kami percayakanlah dengan Gubernur bersama DPRD dan ketua DPRD Sumatera Selatan. Kita akan kawal sampai selesai. Gelumbang memang membawa berkah, Alhamdulillah Insya Allah perjuangan bertahun-tahun ini insya Allah usaha pasti sampai. Saya mengucapkan terima kasih dan bangga dengan masyarakat Gelumbang demo besar tapi tertib," ungkapnya Menurutnya, Provinsi Sumsel memang provinsi Zero konflik. Ia menghimbau seluruh masyarakat Kabupaten Gelumbang untuk tetap menjaga keamanan. Alex turut mengundang seluruh masyarakat Kabupaten Gelumbang untuk hadir dan difasilitasi ke Griya Agung dalam rangka  sosialisasi Asian Games 2018.  "Saya undang masyarakat Kabupaten Gelumbang untuk kita sosialisasikan Asian Games 2018, agar masyarakat semua tahu dan bangga Provinsi Sumsel menjadi tuan rumah Asian Games 2018," pungkasnya  Di akhir sambutannya Alex memutarkan video persiapan Asian Games di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Gelumbang.  Sementara Ketua DPRD Provinsi Sumsel Giri Ramandha N Kiemas menambahkan, berkaitan dengan pemekaran Kabupaten Gelumbang DPRD dan Pemerintah Provinsi Sumsel berkewajiban memfasilitasi terbentuknya Kabupaten/Kota, sehingga penyelenggaraan Pemerintah Kabupaten/kota yang baru dibentuk dapat berjalan dengan optimal.  " DPRD dan Pemerintah Provinsi Sumsel terhadap pemekaran Kabupaten/kota di Provinsi Sumsel telah mewujudkan dan menampung aspirasi masyarakat terhadap rencana pembentukan daerah otonom baru daerah persiapan Kabupaten Gelumbang yang telah diagendakan dalam Rapat Paripurna XL pada hari ini," tambahnya MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Gubernur Alex Noerdin Hadiri RPPP ke-4 APTISI Sumsel
10 Feb 2018 Dilihat 176x

Gubernur Alex Noerdin Hadiri RPPP ke-4 APTISI

Palembang, Sumselprov.go.id --  Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menghadiri rapat pengurus pusat pleno (RPPP) ke-4 Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) dengan tema "Mempersiapkan SDM Indonesia Menghadapi Revolusi 4.0" di Hotel Aryaduta Palembang, Jum'at (9/2). Selain Gubernur Sumsel Alex Noerdin, kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber Menteri Ketenagakerjaan, M. Hanif Dhakiri dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Di kesempatan tersebut, Gubernur Sumsel alex Noerdin memaparkan secara singkat tentang progres persiapan Asian Games di Palembang. Menurut Alex, Sumsel bukan daerah terkaya dan terbesar, namun Sumsel memiliki semangat yang tinggi untuk maju terbukti dipercaya sebagai tuan rumah Asian Games. "Saya mohon maaf tidak bisa lama bicara disini karena ada rapat Paripurna. Disini ada pak Menteri Ketenagakerjaan, ada juga Gubernur Jawa Barat yang akan pensiun juga bersama saya tahun ini. Ada 6 Gubernur di Indonesia akan pensiun tahun ini dan kita sudah sepakat akan berkiprah di Senayan," ujar Alex. Menteri Ketenagakerjaan, M. Hanif Dhakiri dalam sambutanya memaparkan tentang peluang dan tantangan ketenaga kerjaan Indonesia yang saat ini berada di peringkat 16 ekonomi terbesar di Dunia target tahun 2030 menjadi peringkat 7 di Dunia. Kemudian, terkait revolusi digital di Indonesia, dan teknologi yang menjadi penggerak perubahan pada dunia industri. Melalui pemaparan tersebut, Menteri Ketenagakerjaan, M. Hanif Dhakiri mengajak semua perguruan tinggi swasta untuk siap bersaing di era revolusi industri 4.0 yang saat ini tengah berlangsung. "Perguruan tinggi harus berubah terus meningkatkan pengembangan pengelolaan pendidikan," harapnya. Sebelumnya, revolusi industri pertama dimulai sejak ditemukannya mesin uap, kedua listrik, dan ketiga pemanfaatan robot pengganti tenaga manusia di industri. Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat APTISI, M. Budi Djatmiko mengatakan, pihanya sengaja mengangkat tema mempersiapkan SDM Indonesia menghadapi revolusi 4.0 pada rapat pengurus pusat pleno ke-4 kali ini agar perguruan tinggi swasta mampu meningkatkan daya saing dengan menghasilakan lulusan yang berkualitas. "rapat pengurus pusat pleno ke-4 membahas kesiapan perguruan tinggi swasta menghadapi zaman revolusi industri 4.0. Rapat berlangsung sampai 10 Februari besok dengan peserta 400 pengurus APTISI se-Indonesia," pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY  

Baca Detail
Sekda Nasrun Umar Sambut Tim Komisi VI DPR RI Sumsel
10 Feb 2018 Dilihat 192x

Sekda Nasrun Umar Sambut Tim Komisi VI DPR RI

Palembang, Sumselprov.go.id - - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Nasrun Umar didampingi OPD Provinsi Sumsel yang terkait menyambut kedatangan Tim Komisi VI DPR-RI di Bandara Sultan Mahmud Badarudin (SMB) II Palembang, Kamis (8/2).  Tim Komisi VI DPR RI tiba sekitar pukul 08.45 wib dengan menggunakan pesawat GA 102, yang dipimpin oleh Ketua Tim Rombongan Azam Azman Natawijana. Kunjungan Tim Komisi VI DPR RI ke Palembang, dalam rangka meninjau langsung pembangunan Light Rail Transit (LRT) dan Depo LRT yang akan di pergunakan untuk pelaksanaan Asian Games tahun ini. Selain itu rombongan juga melakukan peninjauan dan pertemuan ke Kilang Minyak Pertamina di Plaju Azam Azman mengatakan bahwa LRT ini ditargetkan pada bulan Juni 2018 akan selesai, saat ini masih ada sisa waktu beberapa bulan untuk pekerjaannya.  Seperti diketahui, lanjut Azman pembangunan LRT dibangun guna pelayanan transportasi dalam mendukung pembangunan di Provinsi Sumsel dan juga untuk mendukung pelaksanaan Asian Games yang akan digelar pada tahun ini.  "Kali ini kami datang langsung ke Palembang untuk mengetahui progres pembanguan LRT ini dan juga untuk mengatahui apa saja kendala-kendala teknis dilapangan serta mengetahui apakah pembangunan LRT sesuai dengan target yang disesuaikan oleh Pemerintah,"katanya.  Dalam kesempatan ini, Sekda Nasrun Umar mengatakan bahwa di dalam pembangunan LRT dirinya sudah terlibat langsung proses pada saat dimulai dari awal. "Saya sebenarnya sudah terlibat langsung dari awal. Sebelum Sekda, saya selaku Kepala Dishub Provinsi Sumsel, jadi saya mengawalnya dari awal pembangunan ini,"ujarnya.  Pada kesempatan ini, Nasrun menyampaikan terimakasih kepada pemerintah pusat dan juga Tim komisi VI DPR RI yang telah menyempatkan diri untuk meninjau langsung progres pembangunan LRT. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Gubernur Alex Noerdin "Pamer" Kemajuan ke Masyarakat OKU Selatan Sumsel
10 Feb 2018 Dilihat 93x

Gubernur Alex Noerdin "Pamer" Kemajuan ke Masyarakat OKU Selatan

Palembang, Sumselprov.go.id - - Gubernur Sumsel Alex Noerdin bersilaturahmi dan sekaligus melakukan sosialisasi Asian Games XVIII Tahun 2018 bersama Tokoh Masyarakat, Tokah Agama, Tokoh Adat, Pemerintah Kecamatan dan Desa se-Kabupaten OKU Selatan, Jumat (9/2).  "Selamat datang di Griya Agung. Sudah jauh-jauh dari OKU Selatan. Ini tempat kamu nian, ini rumah kamu nian. Niat baik kita semua mendatangkan rakyat dari jauh-jauh untuk melihat dan menyaksikan apa yang dicapai oleh Sumsel. Dan ini dipimpin oleh Sekda OKU Selatan langsung,"ujarnya.  Dikatakannya, sosialisasi Asian Games ini penting, agar masyarakat tahu dan memahami dari manfaatnya Asian Games 2018 dalam pembangunan di Sumsel.  Asian Games itu bukan tujuan, Asian Games itu sebagai alat mencapai tujuan. Apa tujuannya? Alex mengatakan adalah pembangunan infrastruktur. "Selanjutnya tujuan akhir kita pengembangan Tanjung Api-Api, Tanjung Carat dan tujuan akhir dari semua pembangunan ini adalah kesejahteraan rakyat,"pungkasnya.  Di kesempatan ini, Gubernur Sumsel Alex Noerdin memaparkan kilas balik Presiden RI pertama Ir. Soekarno. Dirinya sempat mengambil pernyataan Presiden pertama RI Ir. Soekarno yang mengatakan "Beri Aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncang dunia". Alex menilai, pernyataan itu menjadi inspirasi bagi dirinya dalam membangun Provinsi Sumsel untuk mensukseskan Asian Games. "Beri aku semangat OKU Selatan, insyallah akan kita sukseskan Asian Games,"tuturnya. Kenapa Palembang di pilih menjadi tuan rumah Asian Games? Gubernur Alex Noerdin menyatakan ada satu hal yang menjadi dasar utama, dan alasan utama Sumsel terpilih sebagai tuan rumah Asian Games, karena Sumsel merupakan daerah Zero Konflik, Alhamdulilah tidak pernah terjadi kerusuhan antar etnis dan umat beragama di Sumsel. "Alhamdulilah Sumsel damai, mari kita bersatu padu untuk menjaga kondusifitas Sumsel,"katanya.  Selain itu, Alex mengatakan modal lainnya adalah Jakabaring Sport City (JSC), pasalnya JSC sudah mempunyai 20 Venue dan satu-satunya Kota Olahraga yang terintegrasi di tengah kota. "Besok semua diajak keliling untuk melihat fasilitas disana,"seraya sambil diikuti tepuk tangan oleh seluruh masyarakat OKU Selatan.  Ditambah lagi infrastruktur pendukung hampir selesai seperti LRT. Dan juga tiga ruas jalan tol, Musi IV dan Musi VI, underpas/flyover, rumah sakit, perluasan bandar udara, rumah sakit, fasilitas air bersih dan lainnya. "Isnyallah kalau semua selesai Palembang akan menjadi kota tercantik di Indonesia,"ungkapnya.  Dikatakan Alex, tempat kalian semua menghinap itu merupakan Asrama Haji terbaik di Indonesia. Disana sudah Kawasan Terpadu Embarkasi Haji Provinsi Sumsel dilengkapi Ka’bah dengan ukuran yang sama dengan yang asli, Lintasan Sa’i, latihan melempar jumroh, mock-up pesawat, Museum Islam, dan Hotel Syariah. "Siapa yang nak berangkat naik haji dan umroh bisa memanfatkan kawasan terpadu embarkasih tersebut,"ujarnya.  Disebutkannya, Provinsi Sumsel ada tiga program prioritas sejak dulu menjadi komitmen bahkan sejak drinya menjadi Bupati Muba yaitu sekokah gratis, berobat gratis dan lapangan pekerjaan. "Nah tigo program itu semua untuk masyarakat, kalu sekolah gratis "supaya anak kita pintar", berobat gratis "supaya kito, anak dan keluargo kita sehat", dan lapangan pekerjaan "supaya kita ado kerjaan", "tuturnya.  MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Alex Noerdin Sampaikan Pendapat Akhir Terkait 2 Raperda Inisiatif DPRD Sumsel
10 Feb 2018 Dilihat 181x

Alex Noerdin Sampaikan Pendapat Akhir Terkait 2 Raperda Inisiatif DPRD

Palembang - Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, menyampaikan pendapat akhir terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada Rapat Paripurna XXXIX Jum'at (09/02) Kemarin. Bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel, Rapat Paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Provinsi Sumsel Giri Ramandha N Kiemas.  Gubernur Sumsel Alex Noerdin menuturkan,  keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan sangat dipengaruhi adanya hubungan kerjasama dan koordinasi antar penyelenggara pemerintah daerah, menurutnya peranan DPRD Provinsi Sumsel dalam penyelenggaraan tugas fungsi dan wewenang yang mutlak diperlukan.   Dikatakannya pengelolaan dan pelestarian ekosistem  berfungsi sebagai  menjaga kekayaan keanekaragaman hayati dan berfungsi sebagai pengendali iklim Global. Apalagi lahan gambut juga berperan dalam menjaga dan memelihara keseimbangan lingkungan yang merupakan ekosistem yang mudah rusak, mengingat apabila telah rusak sulit dapat kembali.  "Perusakan terhadap ekosistem dapat berdampak besar terhadap lingkungan setempat maupun lingkungan sekelilingnya, seperti banjir disebabkan  salah satu dampak dari rusaknya ekosistem," tuturnya Alex menyebutkan, Lahan gambut Provinsi Sumatera Selatan tersebut makin terancam karena keberadaannya dalam berbagai aktivitas manusia. Dimana kegiatan tersebut  disebabkan dari kegiatan alih guna lahan, penebangan hutan, perambahan serta kebakaran hutan dan lahan. "Hutan merupakan sumber daya alam yang sangat potensial untuk dimanfaatkan bagi pembangunan nasional juga sebagai penyangga ekosistem yang kondisinya terus menurun akibat eksploitasi kebakaran lahan dan hutan, sehingga perlu dijaga kelestariannya dan dikelola dengan baik guna menunjang pembangunan berkelanjutan yang berwawasan,"  Iapun mengingat kilas balik kejadian kebakaran-hutan dan lahan 2015 yang lalu masih menyisakan bekas tersendiri. Saat itu, terdapat luas area hutan dan lahan di Provinsi Sumatera Selatan yang terbakar pada kebakaran besar tahun 2015 lalu mencapai 736,536 hektar lahan, 31% berada di lahan gambut. Adanya regulasi berupa peraturan daerah yang mengatur pengelolaan lahan gambut lanjut Alex, merupakan upaya perlindungan dan pemanfaatan pengelolaan lahan gambut secara berkelanjutan dengan melibatkan peran serta masyarakat sekitar agar dapat dilakukan secara optimal.  "Dengan adanya peraturan daerah ini pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan dapat terwujud dan dapat meminimalisir dampak negatif,  dengan mengoptimalkan dampak positif khususnya terkait dengan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Sumsel. Keberadaan peraturan daerah ini nantinya dapat menjadi salah satu perwujudan dari pemenuhan kewajiban daerah untuk melindungi kekayaan keanekaragaman sumber daya alam hayati yang merupakan karunia Tuhan," tegasnya Sementara mengenai Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Alex menambahkan,  tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah kontribusi wajib pada daerah  digunakan untuk keperluan daerah Bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. "Dari laporan hasil pembahasan dan penelitian Pansus- Pansus. Kami sepakat untuk memberikan persetujuan bersama terhadap Raperda tentang pengelolaan dan pelestarian ekosistem gambut dan perpanjangan waktu pembahasan raperda tentang perubahan kedua atas Peraturan daerah Nomor 3 tahun 2011 tentang Pajak Daerah,"pungkasnya  Dalam kesempatan ini pula Ketua DPRD Provinsi Sumsel sekaligus Pimpinan Rapat Paripurna XXXIX menuturkan, dari dua Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Sumsel yang telah selesai pembahasan dan penelitiannya, sebagaimana yang telah dilaporkan oleh 2 Pansus. Kesimpulannya, Satu Raperda yaitu dapat disetujui yaitu Raperda tentang pengelolaan dan pelestarian ekosistem gambut. Sedangkan Raperda tentang perubahan kedua atas peraturan daerah Nomor 3 Tahun 2011 tentang pajak daerah yang dibahas oleh Pansus II masih memerlukan pendalaman dan pengkajian lebih lanjut. "Dengan telah disetujuinya satu Raperda tentang pengelolaan dan pelestarian ekosistem gambut, dan satu Raperda yang meminta perpanjangan waktu pembahasannya maka persetujuan tersebut akan dituangkan dalam bentuk keputusan bersama DPRD Provinsi Sumsel dan Gubernur Sumsel," pungkasnya HP/MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Sumsel Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi Baru Melalui LRT Sumsel
10 Feb 2018 Dilihat 166x

Sumsel Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi Baru Melalui LRT

Jakarta- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus berupaya berperan aktif dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi baru di stasiun Kereta Api Ringan/Light Rail Transit (LRT) Palembang, Sumatera Selatan melalui peluang kerjasama yang mengedepankan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Sumsel khususnya pada pengelolaan lahan sekitar stasiun, pemanfaatan tiang Pier LRT dan pemanfaatan sarana dan prasarana LRT. Langkah awal yang telah dilakukan saat ini, telah di tandatanganinya nota kesepahaman antara Pemerintah Provinsi Sumsel dengan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) tentang rencana kerjasama dalam bidang pengembangan usaha terkait LRT di Sumsel pada 28 September 2017 lalu. Kepastian tersebut tertuang dalam rapat tindak lanjut pembahasan pengelolaan aset Kereta Api Ringan/Light Rail Transit (LRT) Sumatera Selatan pasca Asian Games 2018 yang di pimpin langsung Direktur Jenderal Perkeretaapian, Zulfikri dihadiri langsung Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Nasrun Umar beserta Organisasi Perangkat Daerah terkait. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Dit. LLAKA, Gedung Karya Lt. 11, Kementerian Perhubungan Jakarta, Jum’at (9/2). Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Nasrun Umar mengatakan, awalnya Pemerintah Provinsi Sumsel telah menjajaki peluang kerjasama ticketing system melalui Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumsel. Namun, kerjasama tersebut tidak jadi dilaksanakan karena PT. KAI akan mengelola sendiri ticketing system LRT menggunakan dana internal. Sehubungan dengan hal tersebut, PDPDE berharap dapat dapat mengelola lahan sekitar stasiun LRT, Pemanfaatan tiang LRT untuk dikerjasamakan serta pemanfaatan sarana dan prasarana LRT karena sarana dan prasarana di stasiun LRT seperti walk way dan sky bridge pemanfaatannya akan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Sumsel. “jadi, itu salah satu poin penting yang kita bahas dalam rapat bersama bapak Dirjen Perkeretaapian tadi,” ungkap Nasrun Umar. Lanjut Nasrun Umar, pertemuannya dengan Direktur Jenderal Perkeretaapian juga untuk menyampaikan kondisi eksisting dari 13 titik stasiun LRT mulai dari Bandar Udara sampai Stasiun Depo Jakabaring yang terdiri dari sisi kanan dan kiri serta akses keluar masuk sepanjang radius 500 meter terdapat 14 titik lahan yang dapat dikembangkan. Menurutnya, identifikasi awal dari 14 titik tersebut diantaranya 1 lahan milik PT. Angkasa Pura, 2 lahan milik Pemkot Palembang, 1 lahan milik Korem 044 Gapo, dan 2 lahan lainnya milik swasta yang akan dikerjasamakan. “kita sampaikan juga tentang pembebasan lahan untuk LRT, tahun ini kita anggarkan 50 Milyar untuk pembebasan lahan. Jadi urusan pembebasan lahan sudah tidak ada masalah, yang terpenting pembebasan lahan sudah dibayar atau belum kontraktor tetap bisa bekerja menyelesaikan pembangunan LRT,” pungkasnya. HP/MC Diskomimfo Prov. Su,se;/TM

Baca Detail
APTISI Kagumi Kemajuan Sumsel # Siap Sukseskan Asian Games 2018 Sumsel
09 Feb 2018 Dilihat 106x

APTISI Kagumi Kemajuan Sumsel # Siap Sukseskan Asian Games 2018

Palembang Sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel Alex Noerdin menghadiri Welcome Dinner dan Pembukaan Rapat Kerja Nasional Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) ke-4 di Griya Agung Palembang, Kamis (8/2) tadi malam. Pada kesempatan ini, dirinya mengucapkan selamat datang bagi para APTISI di Kota Palembang. "Inilah Provinsi Sumsel tuan rumah Asin Games 2018,"katanya. Dijelaskan Alex, ada satu hal yang menjadi dasar utama, dan alasan utama Sumsel terpilih sebagai tuan rumah Asian Games, karena Sumsel merupakan daerah Zero Konflik. Alhamdulilah zero konflik Provinsi Sumsel sudah mendunia. "Insyallah Sumsel damai, tidak pernah terjadi dan tidak akan pernah terjadi kerusuhan antar etnis dan antar umat beragama,"ujarnya. Di samping itu, Provinsi Sumsel juga mempunyai tiga program pembangunan yang menjadi komitmen sejak dulu. Program tersebut yaitu Pendidikan, Kesehatan dan Lapangan Pekerjaan. Kalau dicermati tiga hal inilah yang meningkatkan kualitas SDM. "Kita sekolah gratis mulai dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK hingga Kuliah,"katanya. Selain itu, orang nomor satu di Sumsel ini mengatakan dalam membangun satu daerah tidaklah cukup dengan menggunakan APBD sendiri, tentu harus dibantu dana dari para investor. Namun untuk menarik para investor tentulah harus kenal dulu dengan Provinsi Sumsel. "Kita punya cara sendiri untuk memperkenalkan Provinsi Sumsel dengan mempromosikan melalui jalur cepat yaitu bidang olahraga,"sambungnyaSejak Pekan Olahraga Nasional (PON) 2004, Sea Games 2011, Islamic Solidarity Games 2013 dan Asean University Games 2014. Bahkan sampai sekarang ada 39 event Internasional yang dilaksanakan di Sumsel. Dijelaskan Alex, Pada tahun 2010, Jakabaring Sport City (JSC) hanya berupa rawa-rawa yang berada di tengah Kota Palembang. Sumsel punya waktu 11 bulan, untuk menyulap rawa-rawa ini menjadi Kota Olahraga yang bertaraf Internasional. Alhamdulillah masyarakat Sumsel bersatu padu dengan tekad yang kuat JSC menjadi Kota Olahraga Berstandar Internasional. "Terima kasih saya kepada seluruh masyarakat Sumsel, TNI/Polri yang bertekad bersatu untuk menjadikan JSC seperti ini,"ujarnya. Alex menyebutkan di JSC sudah mempunyai 20 Venue dan satu-satunya Kota Olahraga yang terintegrasi di tengah kota. Ditambah lagi infrastruktur pendukung hampir selesai seperti LRT, tiga ruas jalan tol, Musi IV dan Musi VI, underpas/flyover, rumah sakit, perluasan bandar udara, rumah sakit, fasilitas air bersih dan lainnya. Alex menjelaskan, Asian Games itu bukan tujuan, Asian Games itu sebagai alat mencapai tujuan. Apa tujuannya? Alex mengatakan adalah pembangunan infrastruktur. Semua pembangunan ini nantinya adalah untuk kesejahteraan rakyat.Sementara itu, Ketua APTISI SumselBabel Helmi menyampaikan, rapat kerja APTISI ke 4 ini sekaligus mempersiapkan seminar dengan tema "Mempersiapkan SDM Indonesia di dalam revolusi 4.0". Dikatakannya, seluruh yang hadir disini para pemikir, para pengelola, pemilik perguruan swasta yang konsen terhadap pembangunan di Indonesia khususnya pembangunan SDM. "Kami hadir semua disini tidak terlepas untuk menerima pengarahan dari Pak Gubernur,"katanya. Dirinya menilai, kemajuan Provinsi Sumsel luar biasa diatas kepemimpinan Pak Gubernur Alex Noerdin, oleh karena itu pada malam ini juga semua para APTISI ingin mendengarkan kemajuan Provinsi Sumsel. "Pembangunan di Sumsel sangat luar biasa. Kami disini ingin mendengar keberhasilan atas kepemimpinan selama menjambat menjadi Gubernur Sumsel. Kami mengucapkan selamat atas keberhasilan ini. Tentu kami semua APTISI siap mendukung dan mensukseskan Asian Games 2018,"katanya. HP.Mc Diskominfo Prov Sumsel/FS

Baca Detail
Presiden Meninjau Pelaksanaan Padat Karya Tunai di Tanah Datar Sumsel
09 Feb 2018 Dilihat 218x

Presiden Meninjau Pelaksanaan Padat Karya Tunai di Tanah Datar

Sumselprov.go.id Tanah Datar- Di bawah guyuran hujan lebat, Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan padat karya tunai di Daerah Irigasi Pincuran Tujuh, Nagari Limo Kaum, Kecamatan Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatra Barat, Kamis sore(8/2/2018) Dengan memegang payung, Presiden didampingi Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma menelusuri pematang sawah untuk meninjau pembangunan pemasangan batu untuk irigasi kecil sepanjang 250 meter dan normalisasi (termasuk pembersihan) saluran irigasi kecil sepanjang 350 meter sehingga total menjadi 600 meter yang dikerjakan dalam 3 bulan dan besarnya anggaran Rp450 juta. Padat karya tunai ini dikerjakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Kubu Pilihan dan Sinibuang yang masing-masing memperkerjakan 50 orang. Program padat karya tunai ini merupakan bagian dari Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di bawah Kementerian PU dan Perumahan Rakyat. Setelah meninjau padat karya tunai ini, Presiden melanjutkan perjalanan menuju hotel tempat menginap selama berada di Kabupaten Tanah Datar. Mc Diskominfo Prov Sumsel/FS/AZ

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.