Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Presiden Tegaskan Perlunya Deregulasi dan Debirokratisasi untuk Dukung Perguruan Tinggi Sumsel
21 Feb 2018 Dilihat 198x

Presiden Tegaskan Perlunya Deregulasi dan Debirokratisasi untuk Dukung Perguruan Tinggi

Sumselprov.go.id Jakarta- Presiden Joko Widodo mengingatkan agar dalam bekerja harus fokus dan memiliki prioritas apa yang ingin dikerjakan. Jangan lagi anggaran dibagi rata ke berbagai kegiatan yang tanpa fokus. “Bertahun-tahun dilakukan, hasilnya tiap tahun  enggak berasa. Kontrolnya secara manajemen juga sulit. Kadang ‘baunya’ saja tidak terasa, duitnya hilang, hasilnya juga tidak terlihat sama sekali. ‘Baunya’ kadang-kadang tidak kelihatan, apalagi fisiknya,” ujar Kepala Negara ketika memberikan sambutan pada Peresmian Pembukaan Konvensi Kampus XIV dan Temu Tahunan XX Forum Rektor Indonesia Tahun 2018 yang dilaksanakan di Gedung Baruga Andi Pangeran Pettarani, Universitas Hasanuddin, Kota Makassar, Kamis(20/2) Untuk itu, Presiden selalu mengingatkan agar tidak terjebak pada rutinitas yang monoton. "Harus berani melakukan perubahan dan berinovasi. Saya tegur pada Menristekdikti agar fakultas yang sudah berpuluh tahun tidak mengubah diri segera kita ubah karena dunia sudah berubah sangat cepatnya," kata Presiden. Pemerintah juga harus bergerak cepat karena yang memenangkan kompetisi hanyalah yang memiliki kecepatan. Sekarang bukan lagi negara besar yang menang terhadap negara kecil. "Sekarang ini yang cepat adalah yang menang. Yang tanggap, yang responsif yang menang meski itu negara kecil," ujarnya. Oleh karena itu, berulang kali Presiden meminta dilakukan deregulasi untuk memangkas aturan yang menjebak dan menjerat diri kita sendiri. Selama tiga tahun ini Presiden terus berusaha memangkas regulasi, memangkas prosedur yang berbelit-belit. "Saya masih mendengar guru, kepala sekolah tak sempat mendampingi murid belajar karena mengurus SPJ. Saya tidak tahu di perguruan tinggi sama atau tidak, sama saya kira. Negara ini habis energinya hanya klarena urusan SPJ," ucapnya. Untuk masalah SPJ ini, Presiden pernah menanyakan kepada menteri keuangan dimana terdapat 43 laporan yang harus disampaikan. Selain 43 laporan, terdapat 119 laporan turunannya. "Coba apa negara ini hanya _ngurusin_ 43 laporan plus anak laporan 119 tadi. Saya tidak mau lagi ini. Saya minta maksimal tiga laporan saja cukup. Laporan bertumpuk-tumpuk. Inilah rezim SPJ, rezim laporan yang ingin kita sederhanakan, sehingga semuanya dapat berjalan dengan cepat," ujar Presiden. Selain kepala sekolah, guru dan dosen tidak sempat mendampingi siswa karena mengurus SPJ,  penyuluh pertanian tak sempat pergi ke sawah karena sibuk membuat proposal dan laporan bantuan. "Ini sama dengan SPJ, persis sama. Tadi sudah saya sampaikan, saya khawatir jangan-jangan dosen dan rektor sibuk urus administrasi, SPJ penelitian daripada mengajar dan meneliti," kata Presiden.   Untuk itu, Presiden memerintahkan Menristekdikti untuk melakukan deregulasi dan debirokratisasi di Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Hal ini perlu dilakukan agar jajaran perguruan tinggi tidak lagi mengalami kesulitan dalam mengurus banyak hal. "Duduk dengan menteri-menteri terkait, kembangkan sistem informasi handal, bangun aplikasi yang simpel dan menyederhanakan administrasi. Karena ini menjadi contoh bagi kementerian lain. Karena biasanya yang cepat mengubah dan berubah itu perguruan tinggi dan dimulai dari kemenristekdikti. Berubah terlebih dahulu. Ini sebenarnya mudah asal niat, asal mau," ujar Presiden. Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Ketua FRI Suyatno dan Rektor Universitas Hasanuddin Dwia Ariestina Pulubuhu. Mc Diskominfo Prov  Sumsel/FS/AZ/M

Baca Detail
Masyarakat Tionghoa Rayakan Imlek Bersama Gubernur Sumsel Sumsel
17 Feb 2018 Dilihat 759x

Masyarakat Tionghoa Rayakan Imlek Bersama Gubernur Sumsel

Palembang - Perayaan Tahun Baru China ke 2565 yang jatuh hari Jumat (16/2) berlangsung hangat di Sumsel. Seperti yang sudah-sudah, Gubernur Sumsel Alex Noerdin beserta keluarga pun berkeliling menghadiri open house yang digelar sejumlah tokoh Tionghoa di Palembang. Untuk rute pertama, pelopor sekolah gratis itu menyambangi kediaman Tokoh sekaligus pengusaha Tionghoa i Sumsel Awi Law yang berada di Jalan Palembang-Betung KM 16 Sukomoro. Didampingi sang istri Hj. Eliza Alex serta cucu kembarnya Aletta Khayarra Alex dan Atalie Mazzaya Alex. Rombongan gubernur ini tiba di kediaman Awi Law sekitar pukul 15.00 wib. Dalam kesempatan tersebut tampak hadir juga Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI AM. Putranto, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Bupati Banyuasin Supriyono, serta para Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama.  Setiba di kediaman tersebut, gubernur yang memang sudah ditunggu-tunggu kehadirannya tak lupa menyapa masyarakat yang sudah menunggu kedatangannya. Sambil duduk dan bercerita, dengan mengenakan kemeja batik merah lengan panjang, Alex Noerdin pun tak sungkan mencicipin makanan yang disajikan tuan tumah. Penganan seperti Pempek, Martabak Har lengkap disediakan untuk para tamu yang datang. "Kita damai zero konflik Alhamdulillah, itulah modal pertama dan utama provinsi ini untuk membangun daerah. Zero konflik yang berusaha, yang berkerja, yang kuliah dengan aman. Zero konflik kita itu sudah dikenal dan diakui oleh dunia," singkat Alex  Usai dari kediaman Awi Law, peraih Bintang Mahaputra Utama ini meneruskan perjalanan ke kediaman Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sumatera Selatan, Kurmin Halim di The Pitstop Cafe and Resto. Kedatangan Gubernur Sumsel nyatanya menjadi momen yang ditunggu-tunggu warga yang kebetulan hadir dalam open house di tempat tersebut. Kurmin  Halim menyebut, tamu undangan dari berbagai lapisan masyarakat memang datang setiap tahun ke rumahnya. Tidak hanya dari teman sejawat, melainkan juga ada dari Pemerintahan.  “Tujuan saya seneng kumpulin teman-teman dari berbagai kalangan. Kumpul disini sehingga tidak ada perbedaan," tuturnya  Menurutnya, open house demikian memang tiap tahun Ia lakukan, untuk menjaga kebudayaan dan menyatukan semua kalangan. Ia turut membenarkan pernyataan Gubernur Sumsel Alex Noerdin terkait Provinsi Sumsel adalah provinsi yang zero konflik.   “Sumsel salah daerah satu zero konflik. Harapan kami pertama keamanan. Benar kata Pak Gubernur Sumsel kalau daerah aman, orang akan nyaman tanam investasi,”pungkasnya HP/MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Alex Noerdin Launching Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Pariwisata Sumsel
15 Feb 2018 Dilihat 235x

Alex Noerdin Launching Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Pariwisata

Palembang- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin melaunching Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Pariwisata (SBM PTP), sekaligus melaunching Foodtruck dan peninjauan Gedung Baru Politeknik Pariwisata Palembang di Gedung Baru Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Jakabaring Palembang, Rabu (14/2). Selain gubernur hadir juga Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan Kemenpar, Prof. DR. H.M Ahman Sya. Alex Noerdin menuturkan, Kemajuan Provinsi Sumsel tidak hanya di bidang infrastruktur, melainkan juga diimbangi oleh kemajuan sumber daya manusianya. Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi Sumsel mengaperesiasi penuh dengan adanya SBMPTP yang dianggap mampu menyaring sumber daya manusia yang unggul, profesional dan mampu berdaya saing di dunia global.  "Luar biasa kampus Poltekpar Palembang ini. Memang kami tidak tanggung-tanggung. Kalau tidak bisa jadi yang terbaik lebih baik jangan. Kita (Pemprov Sumsel) bersama Kementerian Pariwisata membangun gedungnya sangat bagus luar biasa. Nah sekarang kita siapkan SDM yang mengungguli tidak saja Indonesia tapi mampu mengukir prestasi secara mendunia, kalau kita mau kita bisa" ujarnya. Menurut Alex, setelah pesta olahraga dari 45 negara Asia atau Asian Games Agustus mendatang, pariwisata di Provinsi lumbung energi ini akan semakin bertambah, apalagi sudah ditetapkan Jakabaring Sport City sebagai kawasan wisata olahraga, tentunya peran mahasiswa maupun mahasiswi akan sangat dibutuhkan.  "Ayo Anak- anakku sekalian ambil peluang kesempatan yang baik ini. Banyak di luar sana yang ingin tetapi tidak bisa," ujarnya. Sementara untuk food truck yang baru ia launching, diharapkannya ke depan, tidak saja hanya satu food truck yang beroperasi melainkan ada penambahan lagi. "Food truck ini segera operasionalkan supaya masyarakat mengetahui, dan kedepan Insha Allah tidak hanya satu food truck saja akan ada penambahan lagi," pungkasnya  Sementara Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan Kemenpar, Prof. DR. H.M Ahman Sya mengucapkan terimakasih atas dukungan penuh Pemprov Sumsel, dimana usai menghibahkan tanah Gubernur Sumsel sangat cepat dan antusias memberikan semangat untuk Poltekpar bersaing baik dalam negeri maupun international.  " Politeknik Pariwisata Palembang ini mengalahkan semua kampus perguruan tinggi dimanapun. Kampus ini akan menjadi model nantinya, syaratnya di awal kami mengajak mahasiswa adalah untuk kalahkan semua perguruan tinggi yang ada di Provinsi Sumsel, dengan bangga saya katakan mulai tahun ini pula praktek Poltekpar ini mulai mengirim lapangan industri yang ada di luar negeri," tambahnya. Bahkan tahun depan kita mulai melengkapi sarana dan prasarana kebutuhan, sehingga nanti kampus ini akan menjadi penggerak utama di dalam destinasi olahraga, menjadi pusat perubahan bagi provinsi Sumsel. Untuk diketahui, SBM PTP adalah Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Pariwisata Negeri yang berada di lingkungan Kementerian Pariwisata, yaitu pendaftaran dan seleksi yang dilakukan secara bersama dan terintegrasi antara STP NHI Bandung, STP Bali, Poltekpar Medan, Poltekpar Makassar, Poltekpar Palembang dan Poltekpar Lombok.   HP/MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Alex Minta PJS dan PLT Jaga Netralitas ASN :Akhmad Najib PJS Walikota Palembang Sumsel
15 Feb 2018 Dilihat 590x

Alex Minta PJS dan PLT Jaga Netralitas ASN :Akhmad Najib PJS Walikota Palembang

Palembang Sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel Alex Noerdin resmi melakukan penyerahan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang Penunjukan Pejabat Sementara (PJS) Walikota Palembang, Walikota Prabumulih, Walikota Lubuk Linggau dan Walikota Pagaralam sekaligus menyerahkan surat Gubernur Sumsel tentang penunjukan Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Musi Banyuasin, Bupati Ogan Komering Ilir, dan Bupati lahat Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (14/2) di Griya Agung. Adapun Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang Penunjukan Pejabat Sementara ditujukan kepada Dr.H.Akhmad Najib SH.MHum Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah Provinsi Sumsel sebagai pejabat sementara Walikota Palembang selama Walikota dan Wakil Walikota Palembang melakukan cuti di luar tanggungan negara untuk melaksanakan kampanye pilkada serantak 2018 dari tanggal 15 Februari hingga 23 Juni 2018. Selanjutnya yakni H.Richard Chahyadi, AP. Msi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumsel sebagai pejabat sementara Walikota Prabumulih selama Walikota dan Wakil Walikota Prabumulih cuti di luar tanggungan negara mulai 15 Februari sampai 13 Mei 2018. Kemudian H. Riki Junaidi AP. M.si Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sumsel sebagai pejabat sementara Walikota Lubuk Linggau selama Walikota dan Wakil Walikota Lubuk Linggau cuti di luar tanggungan negara mulai 15 Februari sampai dilantik pejabat Walikota Lubuk Linggau. Selanjutnya Drs. H. Amsin M.Si. Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah pada Sekretariat Daerah Provinsi Sumsel sebagai pejabat sementara Walikota Pagaralam selama Walikota dan Wakil Walikota Pagaralam cuti di luar tanggungan negara untuk mengikuti pilkada serentak mulai 15 Februari sampai 23 April 2018. Dalam kesempatan tersebut Gubernur Sumsel juga menyerahkan surat Gubernur Sumsel tentang penunjukan Pelaksana Tugas Bupati Musi Banyuasin, Bupati Ogan Komering Ilir, dan Bupati lahat Provinsi Sumatera Selatan, Surat penunjukan PLT tersebut ditujukan kepada Beni Hernedi Wakil Bupati Musi Banyuasin untuk menggantikan tugas Bupati Musi Banyuasin H.Dodi Reza Alex yang cuti di luar tanggungan negara dan mencalonkan diri sebagai Kepala Daerah, kemudian H.Muhamda Rifai sebagai PLT Bupati OKI menggantikan H. Iskandar, kemudian Marwan Mansyur (wakil Bupati Lahat) menjadi PLT Bupati Lahat menggantikan Bupati Saefudin Aswari yang cuti di luar tanggungan negara. Kepada para PJS dan PLT Gubernur Sumsel Alex Noerdin berpesan agar dapat menjalankan tugas dan kewajiban yang sudah dinelaskan dalam surat keputisan Mendagri. " Saya rasa semua sudah paham tentang tugas sesuai keputusan Mendagri. Saya tidak akan mengulang lagi. Saya hanya berpesan PJS maupun PLT ayo kerja benar-benar. Yang pertama harus dijaga adalah jaga netralitas ASN, karena kita mau Pilkada. Saya juga minta jaga kondusifitas daerah karena Sumsel ini terkenal zero conflict" ujar Alex. Khusus untuk PJS Walikota yang ditunjuk Dr.H.Akhmad Najib SH.M.Hum, Alex mengingatkan soal koordinasi dan kerjasamanya terkait kesiapan Palembang sebagai tuan rumah Asian Games. Karena itu dia meminta PJS Walikota bisa mempersiapkan segala sesuatunya dengan detail. " Palembang ini tuan rumah Asian Games. Begitu turun di airport penilaian tamu akan dimulai. Coba tertibkan dulu taksi di airport ini penting untuk transportasi tamu. Begitu juga imigrasi boleh tegas tapi tetap senyum begitu juga taksi dan porter. Kenapa saya tunjuk anda karena saya nilai anda laya dk banyak tahu soal persiapan Asian Games," jelas Alex. Sementara itu sejumlaj pejabat di Sumsel tampak hadir dalam pengukuhan dan penyerahan surat keputusan Mendagri. Mulai dari Kapolda Sumsel, Pangdam II Sriwijaya, Direktur BSB, serta Kapoltabes Palembang. Sejumlah keluarga PJS dan PLT juga tampak hadir memeriahkan acara. HP.Mc Diskominfo Prov Sumsel/FS

Baca Detail
 Turun Dari Pesawat, Alex Langsung Jualan Asian Games di PSCC Sumsel
14 Feb 2018 Dilihat 225x

Turun Dari Pesawat, Alex Langsung Jualan Asian Games di PSCC

Palembang - Semangat Gubernur Sumsel Alex Noerdin untuk mensosialisasikan Asian Games tak pernah kendur. Senin (12/2) misalnya, baru saja pulang dari Jakarta karena tugas, pelopor sekolah gratis itu langsung kembali "jualan" alias mensosialisasikan Asian Games di hadapan ribuan mahasiswa se Sumsel di Palembang Sport and Convention Center ( PSCC). Alex Noerdin sedianya diundang sebagai Keynote Speaker Dialog Nasional 6 Sukses Indonesia Ku bersama Menristekdikti dan Menteri Perhubungan diselenggarakan oleh Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (KOPERTIS) Wilayah II. Namun karena terkendala delay pesawat, Alex Noerdin tak sempat bertemu dengan kedua menteri yang sudah lebih dulu menjadi pembicara. "Maaf saya terlambat, saya harus menghadiri beberapa acara yang tidak bisa diwakilkan. Tapi saya sempat nonton videonya dari Jakarta, yang hadir sangat luar biasa.  Disini saya mau jualan Asian Games saja dan berbagi cerita soal membangun daerah," jelasnya. Dikatakan Alex, sebenarnya Sumsel bukan provinsi terkaya di Indonesia namun dari sekian banyak provinsi Sumsel punya motivasi yang paling kuat membangun daerah. Dengan motivasi itu kini Sumsel membuktikan diri sebagai provinsi terdepan karena dipercaya menjadi salah satu tuan rumah Asian Games bersama Jakarta. "Kalau lihat APBD kita terbatas sekali. Tapi dengan memaksimalkan bidang olahraga Sumsel kini bisa memiliki infrastruktur yang besar yang akan bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat ke depan," ujarnya. Dalam kesempatan itu Alex tak hanya memutar video progres pembangunan jelang Asian Games  ke XVIII. Tapi juga memutar video kilas balik Asian Games pertama di Indonesia pada masa kepemimpinan Presiden Soekarno. "Presiden Soekarno dulu minta 10 pemuda untuk mengguncang dunia, ksaya cuma minta semangat mahasiswa niscaya akan saya sukseskan Asian Games XVIII, " tegas Alex. Lebih jauh Alex menjelaskan, ada tiga hal yang membuat Sumsel menjadi provinsi yang diandalkan di Indonesia. Pertama karena Sumsel sejak dulu sudah menjadi daerah yang zero konflik sehingga aman untuk segala bentuk kegiatan nasional maupun internasional. Yang kedua karena Sumsel memikiki  modal Jakabaring yang telah menjadi komplek olahraga terlengkap dalam satu lokasi di Indonesia. Kemudian yang ketiga karena Sumsel sudah memiliki banyak pengalaman menyelenggarakan berbagai even olahraga maupun lainnya serta kita punya pengalaman menjadi penyelenggara berbagai event kelas Asia hingga Asia Pasific, juga PON, ISG, Sea Games hingga Asian University Games (AUG). Sementara itu, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohammad Nasir mengatakan ke depan dunia pendidikan tinggi di Indonesia mau tak mau harus menghadapi revolusi cyber digital. Untuk itu dia mengajak semua mahasiswa, dosen dan unsur terkait lainnya sigap menghadapi perubahan ini. Diakuinya sejauh ini problem pendidikan tinggi di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala di antaranya jumlah dosen yang relatif masih kurang. Kemudian infrastruktur yang belum memadai seperti ruang kuliah. "Harapan saya perkuliahan ke depan kita dorong ke sistem online. Sehingga yang tadinya perbandingan dosen 1:30 untuk eksakta dan 1:40 untuk sosial bisa didorong jadi 1:100 bahkan berbanding 1.000. Silahkan saja asalkan infrastruktur onlinenya siap," terang Menristekdikti. Perkembangan informasi dan teknologi yang pesat ini harus cepat direspon oleh PT negeri maupun swasta mengingat saat ini APK PT Indonesia masih 31%. Sementara Malaysia sudah diangka 38%, Thailand 51% dan Korea yang sudah 92%. Sementara itu Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi memilih berdiskusi sambil membagikan hadiah kepada mahasiswa yang bisa menjawab pertanyaan seputar LRT.  Lain Menristekdikti dan Menhub, lain pula Gubernur Sumsel Alex Noerdin. Dengan candaannya yang khas Alex Noerdin berhasil membuat suasana PSCV riuh. Mahasiswa berebutan menjawab pertanyaannya soal Asian Games. Tak urung para dosen pun tak mau kalah rebutan menjawab pertanyaan untuk mendapatkan hadiah yang disiapkan. HP/MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Alex: Boleh Saing-Saingan Tapi Jangan Merusak Sumsel
14 Feb 2018 Dilihat 287x

Alex: Boleh Saing-Saingan Tapi Jangan Merusak

Palembang - Gubernur Sumsel Alex Noerdin ikut hadir dan menyaksikan Rapat Pleno Terbuka Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon (paslon) peserta pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumsel periode 2018-2023 di hotel Novotel Palembang Selasa (13/2). Usai menghadiri acara pelopor Sekolah Gratis itu berharap Pilkada di Sumsel berjalan aman dan lancar.  Silakan kampanye-kampanye, boleh saing-saingan, tapi ingat jangan merusak," begitu pesannya diwawancarai usai acara.  Menurut Alex semua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumsel wajib menjaga kondusifitas daerah. Hal ini tak lain untuk menjaga nama baik Sumsel yang sudah terlanjur terkenal sebagai provinsi yang zero conflict. Terlebih dalam waktu dekat Sumsel akan menjadi tuan rumah perhelatan Asian Games yang akan didatangi banyak tamu dari luar negara.  Mengenakan kemeja panjang putih, Alex Noerdin datang sekitar pukul 14.30 wib sebelum pengundian nomor paslon digelar. Selain Alex Noerdin tampak hadir juga sejumlah pejabat Sumsel lainnya seperti Kapolda Sumsel dan Pangdam II Sriwijaya.   Alex tampak serius mengikuti acara. Sejumlaj pasangan yang selesai mengambil nomor undian tampak menyalami orang nomor satu di Sumsel tersebut sebagai tanda penghormatan kepada pemimpin daerah.  Tampak hadir juga empat pasangan yang akan bertarung pada Pilgub kali ini. Masing-masing yakni Ishak Mekki dan Yudha Pratomo Mahyudin diusung oleh Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Bulan Bintang. Kemudian  Herman Deru dan Mawardi Yahya diusung oleh Partai NasDem, Partai Amanat Nasional, dan Partai Hanura. Selanjutnya pasangan Cagub dan Cawagub Dodi Reza Alex dan Giri Ramandha N Kiemas diusung oleh Partai Golkar, PDIP, dan PKB. Dan terakhir pasangan Saifuddin Aswari Rivai dan Irwansyah yang diusung Partai Gerindra dan PKS.  Adapun nomor urut paslon hasil pengundian yakni pasangan Herman Deru dan Mawardi Yahya mendapat nomor 1, Saifuddin Aswari Rivai dan Irwansyah mendapat nomor urut 2,Ishak Mekki dan Yudha Pratomo Mahyudinmendapat nomor urut 3 kemudian Dodi Reza Alex dan Giri Ramandha N Kiemas di urutan ke-4. Pada kesempatan tersebut Ketua KPU Sumsel, Aspahani mengatakan  pengundian nomor urut paslon ini sudah selesai dilakukan dan masing-masing pasangan telah menerima salinan Surat Keputusan (SK). " Pada Pilkada serentak 2018 ini di Sumsel ada 9 kabupaten dan kota serta 1 provinsi yang melakukan pemilihan.  Semoga Pilkada 2018 khususnya di Sumsel sukses dan dapat mewujudkan pemimpin yang membawa kesejahteraan dan kemakmuran, " ujarnya.  Setelah selesai diundi, masing-masin pasangan kemudian diperbolehkan untuk konvoi sekaligus sosialisasi kepada masyarakat. Hanya saja jumlah kendaraan yang ikut konvoi bersama masing-masing pasangan dibatasi masing-masing tiga kendaraan saja. HP/MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Alex Noerdin Minta Dana Desa Digunakan untuk Pembangunan Desa Sumsel
14 Feb 2018 Dilihat 186x

Alex Noerdin Minta Dana Desa Digunakan untuk Pembangunan Desa

Palembang Sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel Alex Noerdin membuka Rapat Koordinasi Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2018 di Grand Inna Daira Palembang, Selasa (13/2). Dirinya berharap dana desa itu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.  "Dana itu besar jika pengelolaannya tidak benar akan menjadi masalah besar. Jadi gunakan dana itu sabaiknya untuk pembangunan desa,"singkatnya. Rakor ini juga mengusung tema "Melalui rakor P3MD Provinsi Sumsel kita bangun komitmen dan tingkatkan koordinasi antara Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa dan Kepolisian dalam program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa khususnya program padat karya tunai desa tahun anggaran 2018". Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumsel, Yusnin mengatakan bahwa tujuannya melaksanakan rakor ini untuk melakukan analisa dan evaluasi reguler atas pelaksanaan, penyaluran dan penggunaan dana desa, melakukan analisa dan evaluasi reguler atas pelaksanaan program-program prioritas kementerian desa, pembangunan desa tertinggal dan transmigrasi. Dari hasil rapat ini, dirinya berharap teranalisanya, terevaluasinya pelaksanaan, penyaluran dan penggunaan dana desa dan tersosialisasinya pengguna dana desa tahun 2018 untuk kegiatan padat karya. Rapat ini berlangsung mulai tanggal 12-15 Februari 2018 yang diikuti sebanyak 232 orang dari Dinas terkait yang ada di kabupaten/kota Provinsi Sumsel. Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan dana desa atau alokasi dana desa jumlahnya besar ada Rp800 juta hingga Rp1 miliar. Dalam hal ini, Presiden RI Joko Widodo menekankan kepada pihak Kepolisian untuk ikut membantu agar dana ini betul bisa diterapkan dan dilakukan pembangunan oleh Kepala Desa di desa masing-masing. Oleh karena itu, jendral bintang dua itu meminta kepada Kapolres, Kapolsek, Babinkamtibmas bersama Camat baik masing-masing Kabupaten/Kota untuk melakukan pengawasan, sehingga dana desa benar digunakan dalam pembangunan desa. Dirinya tidak menginginkan Kepala Desa melakukan penyimpangan-penyimpangan dalam penggunaan dana desa. "Dana desa atau alokasi dana desa harus betul-betul kita terapkan, jangan gara-gara itu masuk penjara. Dana itu supaya pembagunan desa itu terasa sehingga keberadaan Pemerintah itu terasa bagi masyarakat,"ujarnya.   Mc Diskominfo Prov Sumsel/FS

Baca Detail
Pemprov Sumsel Apresiasi Perayaan Imlek Bersama Sumsel
14 Feb 2018 Dilihat 234x

Pemprov Sumsel Apresiasi Perayaan Imlek Bersama

Palembang Sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menerima Panitia Imlek bersama Masyarakat Tionghoa Sumatera Selatan, Bertempat di Ruang Rapat Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Selasa (13/2). Audiensi yang berlangsung kurang lebih satu jam ini, dalam rangka akan diadakannya Perayaan Imlek bersama di Palembang Sport and Convention Center (PSCC) Maret mendatang.  Dikatakan Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Provinsi Sumsel adalah provinsi yang terkenal sangat toleransi, saling mendukung, selalu menjaga keharmonisan antar umat bergama, dimana ia menuturkan, terbukti tidak pernah terjadi kerusuhan antar etnis apalagi antar umat beragama.  "Kami (Pemprov Sumsel) mendukung penuh kegiatan ini. Karena sudah menjadi kebanggaan kita dan diakui dunia Provinsi Sumsel adalah Provinsi yang konsisten menjaga keharmonisan antar umat beragama. Tidak akan pernah terjadi dan Insha Allah tidak akan pernah terjadi di kita (Provinsi Sumsel) ini kerusuhan antar etnis, budaya apalagi yang paling sakral adalah umat beragama," ungkapnya  Alex menghimbau untuk tetap menjaga keamanan, kenyamanan bagi seluruh masyarakat Tionghoa yang merayakan Imlek. Apalagi Provinsi Sumsel adalah Tuan Rumah Asian Games 2018, tentunya masyrakat Provinsi Sumsel harus memberi kenyamanan, dan membuktikan bahwa Provinsi Sumsel adalah Provinsi yang mengharumkan nama baik Indoensia.  "Kota kita ini kota mahal, buktinya Provinsi Sumsel yang pertama kali membangun Light Rail Transit. Membanggakan lagi kita tidak pakai APBD membangunnya. Jadi jaga terus Provinsi yang aman ini, harumkan nama baik Provinsi Sumsel," pungkasnya Sementara Ketua Panitia Imlex Kurmin menyatakan, tema yang diusung Imlek kali ini adalah "Kita Tionghoa Kita Indonesia" arti dari tema tersebut mengandung arti, untuk mengingatkan masyarakat Tionghoa agar memperkuat rasa nasionalisme.  "Kita inikan masyarakat Tionghoa yang lahir, makan, tidur di Indonesia . Ayo kita bangun Indonesia," tuturnya  Kurmin menuturkan Imlek kali ini dikemas sangat spektakuler dan berbeda dari biasanya. Pasalnya panita akan menghadirkan dan menampilkan Barongsai yang sudah juara dunia empat kali. Tidak hanya itu saja, pihak nya juga telah mengundang MC terkenal dan digandrungi kawula muda saat ini yakni VJ Daniel. "Imlek tahun ini akan lebih spektakuler tidak seperti yang biasanya. Di hadapan sekitar 5000 tamu undangan, Kita tampilkan Barongsai yang sudah juara dunia 4 kali, MC nya kekinian yakni VJ Daniel, dan juga kita hadirkan Artis dari Tionghoa" pungkasnya   HP. Mc Diskominfo Prov Sumsel/FS

Baca Detail
Presiden Tegaskan 2019 Pemerintah Fokus Pada Pembangunan SDM Sumsel
14 Feb 2018 Dilihat 327x

Presiden Tegaskan 2019 Pemerintah Fokus Pada Pembangunan SDM

Sumselprov.go.id Jakarta- Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menggelar sidang kabinet paripurna bersama seluruh jajarannya di Istana Negara. Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah tahun 2019 merupakan bahasan utama pada rapat kali ini. Kepada jajarannya, Kepala Negara mengingatkan bahwa mulai tahun 2019 mendatang, pemerintah harus mulai memberikan fokus perhatian kepada pembangunan sumber daya manusia. "Tahapan kedua setelah pembangunan infrastruktur di kerja besar kita adalah pembangunan sumber daya manusia. Kementerian-kementerian harus mulai merancang apa yang akan dikerjakan dalam kerja besar pembangunan sumber daya manusia," ucapnya pada Senin, (13/2 2018). Dalam kaitannya dengan momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia yang semakin meningkat dari sebelumnya 5,06% pada triwulan ketiga 2017 menjadi 5,19% di triwulan keempat, Presiden juga berharap agar kinerja dan momentum ini untuk dapat terus dipertahankan. Demikian halnya dengan konsumsi rumah tangga yang diharapkan semakin membaik seiring dengan implementasi program padat karya tunai yang telah digulirkan di sejumlah daerah. "Untuk hal ini, saya telah melihat kemarin beberapa titik oleh kementerian PU, satu titik oleh kementerian Desa, dan saya belum lihat kementerian lain. Program padat karya dari kementerian yang lain agar disampaikan untuk bisa dilihat," tuturnya. Lebih lanjut, Presiden kembali menyampaikan kepada jajarannya bahwa kunci untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi agar dapat lebih meningkat ialah meningkatkan investasi dan ekspor. Untuk itu, jajaran pemerintah diminta untuk tetap berupaya memperbaiki iklim kemudahan berusaha dan investasi dari pusat hingga ke daerah. "Kita sedang adu kecepatan dengan negara lain yang juga melakukan langkah-langkah yang hampir sama seperti kita. Kalau kita terlambat, kita tertinggal dan investasi akan beralih ke negara-negara lain yang menawarkan iklim yang lebih baik. Padahal kita butuh tambahan lapangan pekerjaan yang baru untuk mengatasi pengangguran," ucapnya. Selain itu, Presiden menyampaikan bahwa ekspor memiliki kontribusi 20,37% dari PDB. Oleh karenanya, untuk meningkatkan ekspor, Kepala Negara menginstruksikan jajaran terkait untuk menghasilkan langkah-langkah terobosan. Salah satunya ialah dengan mempercepat penyelesaian hambatan-hambatan yang dialami oleh para eksportir. "Kita juga harus mulai melibatkan pelaku usaha dan BUMN untuk menggarap pasar-pasar ekspor nontradisional. Para duta besar, konjen, konsul, dan atase perdagangan juga harus memperkuat diplomasi ekonomi dan intelijen ekonomi kita agar mereka menjadi ujung tombak promosi, ruang promosi, dan jeli melihat peluang ekspor," sambungnya. Sebagai arahannya yang terakhir, Presiden Joko Widodo memperingatkan agar proyek-proyek strategis nasional yang belum selesai pada tahun 2017 lalu untuk dapat diselesaikan dengan segera. Adapun untuk sejumlah proyek strategis nasional yang akan dimulai pada 2018 ini, ia meminta agar jajarannya dapat memberikan kepastian eksekusinya di lapangan. "Untuk itu saya minta Menko Perekonomian mengevaluasi lagi program-program atau proyek yang bisa dieksekusi dan mana yang memang tidak mungkin dilaksanakan. Ini harus diputuskan cepat," kata Presiden. Mc Diskominfo Prov Sumsel/FS/AZ/M

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.