Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Presiden Buka Festival Sholawat Nusantara Piala Presiden Sumsel
26 Feb 2018 Dilihat 187x

Presiden Buka Festival Sholawat Nusantara Piala Presiden

Sumselprov.go.id, Jawa Barat- Presiden Joko Widodo secara resmi membuka Festival Sholawat Nusantara Piala Presiden, pada Sabtu malam, (24/2/2018), di Sentul International Convention Center Kepala Negara pun menyambut gembira penyelenggaraan festival salawat yang digelar secara nasional dan diikuti oleh sejumlah elemen masyarakat di Tanah Air. Mulai dari kelompok pengajian, kalangan pondok pesantren, mahasiswa, pelajar, serta elemen masyarakat lainnya. "Salawat yang kita lantunkan dan kita gemakan bersama-sama merupakan bentuk kecintaan kita kepada Nabi, merupakan bentuk takzim kita kepada Nabi, dan rasa hormat yang amat dalam kepada Nabi, kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW," ujar Presiden dalam sambutannya. Melalui festival tersebut, Presiden mengajak seluruh rakyat Indonesia khususnya umat Islam untuk mulai membiasakan diri melakukan hal-hal yang baik, berpikir positif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai budi pekerti. "Jangan lagi kita berburuk sangka terhadap saudara-saudara kita. Jangan lagi kita saling menjelek-jelekkan antar saudara-saudara kita. Jangan lagi kita saling mencemooh diantara kita sebagai bangsa. Jangan lagi kita berprasangka buruk (suudzon) satu sama lain. Jangan lagi kita saling mencela dan saling memfitnah diantara kita," kata Presiden. Apalagi menjelang pesta demokrasi yang akan berlangsung di Tanah Air dalam waktu dekat, Presiden tak lupa mengajak masyarakat untuk menjaga kedamaian dan ketenangan. "Kita harus ingat, jangan sampai karena pilihan gubernur, pilihan bupati, dan karena pilihan wali kota kita menjadi retak, kita menjadi lupa kalau kita ini bersaudara, saudara sebangsa se-Tanah Air," ungkapnya. Terakhir, Presiden juga menitipkan pesan kepada para masyarakat yang hadir untuk bersama-sama dengan pemerintah menjaga ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathoniyah, dan ukhuwah basariah. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semuanya. Semoga Indonesia senantiasa rukun dan bersatu. Semoga rakyat Indonesia khususnya umat Islam semakin sejahtera. Amin," ucap Presiden. Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara ini adalah Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Ma'ruf Amin, Habib Luthfi bin Yahya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Kepala BNP2TKI Nusron Wahid, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Mc Diskominfo Prov Sumsel/FS/AZ/M

Baca Detail
OJK Dorong Peningkatan Indeks Inklusi Keuangan Sumsel Sumsel
26 Feb 2018 Dilihat 325x

OJK Dorong Peningkatan Indeks Inklusi Keuangan Sumsel

Palembang, Sumselprov.go.id -- Otoritas Jasa Keuangan terus mendorong peningkatan indeks inklusi keuangan di Provinsi Sumatera Selatan meskipun data terakhir menunjukkan telah melampaui angka rata-rata nasional. Kepala OJK Kantor Regional VII Sumatera Bagian Selatan Panca Hadi Suryatno di Palembang, Minggu, mengatakan, saat ini indeks inklusi keuangan di Sumatera Selatan telah melampaui angka rata-rata nasional pada 2017 yakni 73,09 persen dari 67,82 persen. "Meski demikian harus tetap ditingkatkan karena sebenarnya masih jauh dari angka ideal," kata Panca. Ia mengatakan warga Sumsel harus terus didorong untuk menggunakan produk-produk jasa keuangan yakni perbankan, asuransi, pembiayaan, dana pensiun, pegadaian dan surat berharga. "Saat ini dari enam produk jasa keuangan, masih perbankan yang memiliki penetrasi tertinggi di masyarakat. Artinya untuk yang lainnya masih perlu didorong," kata dia. Ia mengatakan sejauh ini data menunjukkan untuk literasi keuangan, Sumsel telah mencapai 31,64 persen sementara secara nasional 29,66 persen. Hal ini juga menjadi modal cukup baik dalam mengembangkan industri jasa keuangan di Sumsel. "Salah satu faktor pendorongnya karena memang sejak tiga tahun terakhir OJK dengan para stake holder gencar melakukan sosialisasi produk industri," kata Panca. Ia mengatakan OJK merambah pelajar sekolah yakni siswa siswi SMA dan SMK, kemudian mahasiswa dan komunitas. "Selain itu memang ada sinergi dalam Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah bersama pemerintah kabupaten/kota," kata dia Meski sudah baik dari sisi capaian, OJK tetap harus berupaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan mengingat target nasional yakni 75 persen pada 2019. Sementara sejauh ini data masih menempatkan Jakarta sebagai provinsi dengan nilai tertinggi untuk inklusi keuangan yakni 78,18 persen dan Papua sebagai yang terendah yakni 58,55 persen. Untuk memudahkan pemahaman masyarakat terhadap industri jasa keuangan, OJK Sumsel membuat pasar keuangan mini di Palembang yang didalamnya terdapat enam industri jasa keuangan (perbankan, asuransi, pembiayaan, pegadaian, dana pensiun, dan pasar modal). Tak hanya itu, untuk tingkat kabupaten/kota, OJK juga menggandeng Bank Indonesia untuk menyosialisasikan ke masyarakat pedesaan. "BI saat ini gencar mempromosikan Layanan Keuanan Digital, sementara OJK akan lebih fokus pada linterasi keuangannya. Sinergi ini yang akan dibangun," kata dia.(T.D019/B012/ANTARA News Sumsel) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Pemprov Sumsel undang investor kembangkan KEK Sumsel
26 Feb 2018 Dilihat 180x

Pemprov Sumsel undang investor kembangkan KEK

Palembang, Sumselprov.go.id -- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengundang investor untuk mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api supaya kawasan tersebut cepat berkembang. Dirut PT Sriwijaya Mandiri Sumsel IGB Surya Negara di Palembang, Minggu mengatakan, pihaknya terus memaksimalkan Kawasan Ekonomi Khusus itu supaya pembangunan berbagai proyek cepat terealisasi. Oleh karena itu pihaknya mengajak para investor untuk berinvestasi di kawasan itu sebagai pembangkit perekonomian daerah itu. Hal ini karena Kawasan Ekonomi Khusus sebagai pembangkit perekonomian daerah sehingga pembangunannya perlu dimaksimalkan, kata dia. Dia mengatakan, Kawasan Ekonomi Khusus tersebut terintegrasi dengan pelabuhan laut dalam Tanjung Carat sehingga perekomian akan semakin meningkat. Upaya yang dilakukan pemerintah setempat antara lain akan melaksanakan pertemuan dengan KADIN se-Sumatera yang dilaksanakan secara bergilir, kata dia. Selain itu juga akan melaksanakan pameran industri strategis untuk memperkenalkan Kawasan Ekonomi Khusus tersebut, ujar dia. Dia mengatakan, saat ini pihaknya memaksimalkan pembebasan lahan untuk mempermudah investor berinvestasi. Sebelumnya Sekda Sumsel Nasrun Umar mengatakan, dalam mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus itu Pemerintah Provinsi Sumsel menyerahkan pada Badan Usaha Milik Daerah yakni PT Sriwijaya Mandiri Sumsel. BUMD itulah yang bertanggung jawab dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus yang telah menjadi proyek nasional tersebut, ujar dia. Dengan adanya BUMD itu diharapkan proyek strategis di KEK semakin cepat terealisasi sekaligus dapat menampung tenaga kerja, tambah dia. (T.U005/022 /ANTARA News Sumsel) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Ingin Merasakan Wisata Kebudayaan dan Kuliner Ikan Ke Palembang Aja Sumsel
26 Feb 2018 Dilihat 274x

Ingin Merasakan Wisata Kebudayaan dan Kuliner Ikan Ke Palembang Aja

Palembang, Sumselprov.go.id -- Kebudayaan menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang berkunjung ke suatu tempat. Hal itulah yang terus dibangkitkan di Kota Palembang. Dimana, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus menjadikan kota ini sebagai Kota Wisata Kebudayaan dan Kuliner. Setelah sangat sukses dengan Night Cullinary Market Lorong Basah, Kampung Mural Gudang Boentjit dan Sekanak Bersolek, kali ini Pemkot Palembang kembali menghadirkan sentra kuliner di kawasan wisata budaya Museum Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II. Sebuah gagasan yang diberikan Walikota Palembang non aktif H. Harnojoyo ini, kini menjadi sentra kuliner baru Palembang, yang menyajikan panganan olahan ikan dan culture budaya Palembang yang sangat kental. Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Palembang, Akhmad Najib mengatakan, saat ini Palembang terus memberikan terobosan yang dapat memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi Kota Palembang. Dimana, Kota Palembang saat ini terus menjadi magnet bagi pelancong, melalui destinasi pariwisatanya yang terus berkembang berkat ide kepemimpinan sebelumnya yang brilian. "Mulai sekarang para penikmat olahan ikan dan pecinta kebudayaan Indonesia, dapat mendatangi sentra kuliner ikan yang disajikan penampilan culture budaya yang berada di pusat sejarah Palembang," jelasnya. Saat berkunjung ke sentra kuliner Palembang tadi malam, Najib melihat destinasi wisata yang baru ini, dapat menjadi pilihan diantara destinasi pariwisata baru yang disediakan Pemkot Palembang. Dimana, saat menikmati panganan olahan dari ikan dan seafood lainnya di Sentra Kuliner Palembang, masyarakat dan pelancong lainnya dapat mengetahui kebudayaan Palembang. "Selain memanjakan pecinta kuliner ikan dan hewan air lainnya, kita juga tampilkan berbagai kebudayaan yang ada di Kota Palembang dalam tajuk Culture Night Festival tiap pekannya," ungkapnya. Kedepan, sampai Najib, Palembang bukan hanya dikenal sebagai Kota olahraga yang memiliki fasilitas internasional. Berkat gagasan kepemimpinan Walikota sebelumnya yang saat ini sedang cuti kampanye, Palembang saat ini jadi kota Internasional yang dikenal dengan kuliner dan kulturnya. "Masyarakat sekarang harus bangga menjadi warga Palembang. Karena, sudah banyak infrastruktur pendukung serta destinasi wisata lainnya yang mampu mengangkat ekonomi kerakyatan," ulasnya. Dalam kesempatan tersebut, Najib berharap masyarakat dapat mejaga kebersihan dan kenyamanan serta keamanan pelancong. Sebab wisatawan itu, saat ini cenderung mencari lokasi wisata outdoor atau di luar ruangan yang aman dan nyaman. "Ini baru 10 hari pasca dilaunching, maka kita yakin kedepannya ini akan menjadi salah satu destinasi yang diincar wisatawan. Untuk kelengkapannya, kita akan tambah penerangan, kursi, tong sampah dan sarana pelengkap lainnya. Nanti kita juga sediakan tempat penjualan suvenir lokal," tandasnya. [sri/RMol] MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Alex Berpesan Saatnya Lahirkan Atlet Bowling Dunia Sumsel
26 Feb 2018 Dilihat 201x

Alex Berpesan Saatnya Lahirkan Atlet Bowling Dunia

Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin berpesan kepada para Pengurus Persatuan Bowling Indonesia (PBI) Sumsel Masa Bhakti 2018-2022 yang baru dilantik, kini sudah waktunya Sumsel melahirkan atlet-atlet bowling kelas dunia. “Kita harus bangga karena Sumsel mempunyai lintasan bowling paling maju dan terbaik di Asia, sudah waktunya Sumsel melahirkan atlet kelas dunia,” ujar Alex usai menyaksikan pelantikan Pengurus PBI Sumsel Masa Bhakti 2018-2022, di Griya Agung Palembang, Jumat (23/2) malam. Menurut orang nomor satu di Sumsel ini, gedung bowling yang bertaraf internasional itu juga rencananya akan dimeriahkan dengan live music, kafe, dengan penghijauan pohon dan taman. Bahkan, dalam pembangunan gedung bowling ini, tidak segampang yang diperkirakan. “Karena untuk membangun seperti ini harus memiliki perjuangan yang luar baisa,” ungkap pelopor berobat gratis itu di hadapan seluruh yang hadir pada pelantikan PBI Sumsel. Ketua Umum PBI Suryo Bambang Sulistyo yang hadir untuk mengkukuhkan Kurmin Halim sebagai Ketua PBI Sumsel juga menambahkan, PBI ini adalah suatu organisasi yang mengemban misi membina dan meningkatkan harkat, martabat dan kehormatan bangsa, serta meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa. “Kehadiran kepengurusan yang baru dilantik untuk siap memberikan pengabdian yang terbaik. Untuk itu, kepercayaan dan kemuliaan yang diterima harus dipertanggungjawabkan,” tambah dia. Ia juga menambahkan, Sumsel akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018 mendatang. Perhelatan akbar ini merupakan satu kebanggaan bagi masyarakat Sumsel dan tentu bagi teman-teman yang baru dilantik ini menjadi tanggung jawab besar untuk menyukseskannya. “Saya juga berharap dengan memiliki bowling yang terbaik dapat menumbuh kembangkan atlet-atlet baru di Sumsel,” tuturnya. Sementara itu, Kurmin Halim yang baru dilantik sebagai Ketua PBI Sumsel menjelaskan, Sumsel dahulu mempunyai lintasan bowling yang baik waktu itu digunakan pada PON 2004 dengan memiliki 20 lintasan. Saat ini, satu hal yang luar biasa yang harus dibanggakan, mengingat Sumsel mempunyai Bowling Center terbaik di Asia. Tentu semua itu tidak terlepas dari perjuangan Gubernur Sumsel Alex Neordin. “Kami berharap dengan mempunyai gedung yang megah ini kita juga mempunyai prestasi dengan menghasilkan atlet terbaik,” kata Kurmin. Bahkan, ia juga berjanji akan mencetak para atlet bowling di Sumsel dan tidak akan membeli atlet dari luar Sumsel. Kedepan, para pengurus bowling diharap agar tetap kompak sehingga bowling di Sumsel dapat berkembang dengan baik. “Kepada para pengurus dengan memiliki gedung yang bertaraf internasional itu diharap untuk dijaga dengan baik. Kami sebagai pengurus bowling mengucapkan terimakasih telah menyediakan gedung yang megah ini,” pungkasnya. #rio/BP MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Sekda Paparkan Pengelolaan LRT Sumsel Pasca Asian Games 2018 Sumsel
25 Feb 2018 Dilihat 184x

Sekda Paparkan Pengelolaan LRT Sumsel Pasca Asian Games 2018

Palembang, Sumselprov.go.id - - Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H Nasrun Umar mengungkapkan bahwa setelah pelaksanaan Asian Games 2018, pengelolaan Light Rail Transit (LRT) Sumsel akan diupayakan tidak lagi mengandalkan subsidi melalui APBN. Melainkan akan dibentuk badan usaha pengelolanya. Menurut Nasrun Umar, saat ini sudah di bentuk 4 tim pelaksana yang akan mengerjakan terkait pengelolaan LRT, pertama tim inventarisasi aset, tim bisnis plan, tim kelembagaan, dan tim intergrasi antar moda transportasi. Tim tersebut akan segera mulai bekerja dan melaporkan hasil kegiatannya kepada Dirjen Perkeretaapian. "Yang terpenting, target kita paling tidak sudah bisa memberikan kesimpulan tentang badan pengelola LRT sendiri bentuknya seperti apa. Penekanan saya, pengelolaan LRT Sumsel pada saatnya nanti PT KAI hanya sebagai operator operasional dan mayoritas pengurusan dan pengelolaannya dikelola Pemerintah Provinsi Sumsel bersama Pemerintah Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin yang mempunyai kepentingan terhadap area itu," terangnya. Hal tersebut diungkapkan Nasrun Umar usai mempimpin rapat koordinasi pembahasan pengelolaan aset Kereta Api Ringan / LRT Sumsel pasca Asian Games tahun 2018 serta membahas konsep kajian Transit Oriented Developmen (TOD) dan Financial Model LRT Sumsel bersama Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Ditjen Perkeretaapian, Kemenhub dan instansi terkalit lainnya di Ruang Rapat Bina Praja Pemprov Sumsel, Jum'at (23/02). Nasrun Umar  mengatakan, pada rencana jangka pendek dibangunnya LRT  untuk persiapan menghadapi Asian Games di Palembang, kemudian setelah Asian Games akan menjadi transportasi reguler di Palembang. Menurutnya, sebagai transportasi baru tentu mempunyai tantangan dalam pengelolaannya, seperti apakah cukup atau tidaknya hasil penjualan tiket untuk membiayai operasional dari LRT  itu sendiri. "Makanya hari ini kita lakukan rapat ini. Tadi saya sudah minta kepada semua tim yang terlibat dalam pengelolaan LRT  ini untuk segera berkerja dan memberikan laporan rutin setiap minggunya," ujanya LRT Sumsel sendiri merupakan kebanggaan masyarakat Sumsel berkat komitmen Gubernur Sumsel Alex Noerdin yang berhasil menarik pelaksanaan pembangunan LRT  di Sumsel melalui persaingan bersama 8 Provinsi lainnya yang juga menginginkan pembangunan LRT  di daerahnya. "Saya ingin bercerita, 1 bulan sebelum dilaksanakan pembangunan LRT  Desember dua tahun lalu, saya kumpulkan semua instansi terkait pembangunan ini, dan saya minta semuanya memberikan kontribusi baik instansi pemerintah maupun swasta dan Alhamdulillah semua permasalahan satu persatu dapat di atasi. LRT  ini menjadi Icon bagi kita masyarakat Sumatera Selatan. Delapan Provinsi lain juga memperjuangkan LRT  ini, tapi alhamdulillah kita Sumatera Selatan yang mendapatkannya," terang Nasrun Umar. Di kesempatan yang sama, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Ditjen Perkeretaapian, Kemenhub, Zulmafendi mengatakan, saat ini sudah dibentuk tim mulai dari Dirjen, Sekda Provinsi Sumsel, Sekda Kota Palembang dan Sekda Kabupaten Banyuasin masuk sebagai pengarah pada tim pengelolaan LRT  Sumsel. "Di dalam tim tersebut juga terdapat koordinator baik penataan Aset, Pengelolaan  Aset, Bisnis Plan dan lainnya. Saya sendiri ditunjuk sebagai pelaksananya," ungkapnya. Terkait tarif LRT , Zulmafendi mengatakan, saat ini sedang dilakukan pembahasan di Kementerian Perhubungan. Menurutnya, sesuai dengan aturan bahwa LRT Sumsel jenis layanannya adalah angkutan perintis sehingga operasionalnya akan disubsidi melalui APBN. "Saat ini untuk tarifnya sedang kita bahas, nanti akan ditetapkan melalui keputusan Menteri Perhubungan, yang namanya perintis pasti mendapatkan subsidi, besarannya juga sedang dibahas kurang lebih pertahunnya sekitar Rp100 miliar untuk keseluruhannya termasuk pemeliharaaan," pungkasnya (Tribunnews.com) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
BPSDMD Sumsel Gelar Lomba Mewarnai, Serta Memotivasi Anak Lewat Asian Games 2018 Sumsel
25 Feb 2018 Dilihat 370x

BPSDMD Sumsel Gelar Lomba Mewarnai, Serta Memotivasi Anak Lewat Asian Games 2018

Palembang Sumselprov.go.id- Kepala BPSDMD Provinsi Sumatera Selatan,  Musni Wijaya membuka kegiatan Feber Asian Games 2018 di Aula Putri Kembang Dadar BPDMD Prov, Sabtu (24/2/2018), Fever Asian Games 2018, digelar BPSDMD Provinsi Sumatera Selatan   merupakan kegiatan lomba mewarnai dan menggambar Tingkat TK dan SD se kota palembang. Lomba mewarnai dan menggambar tingkat TK dan SD seKota Palembang di ikuti Peserta sebanyak 200 Peserta, terdiri dari TK berjumlah 136 orang,  dan SD sebanyak 74 orang dan dimeriakan Bazar Kolinner, Fashion, Kosmetik, Elektronik, Jamu,  Sepada Motor yang berjumlah 20 Stand. Di dukung juga oleh Bank BNI 46 Palembang, Indofood,  Delly Aneka Stationary dan beberapa SMA,  SMK Kota Palembang. Musni Wijaya,S.SOS,M.Si, menyampaikan Acara memberikan semangat dan energi dalam mensukseskan asian games 2018 kepada seluruh elemen masyarakat termasuk anak-anak.  " Tujuan Lomba mewarnai ini yang pastinya mensosialisasikan kepada para anal-anak usia dini dan masyarakat khususnya tentang Perhelatan Akbar dan terbesar Olahraga di Asia." ujar Musni Selain itu dalam kesempatan lomba  Kaban BPSDMD ini juga memberikan games dan pertanyaan kepada anak-anak peserta lomba tentang jenis lomba dan tempat pelaksanaan asian games 2018.  Sementara Ketua panitia Drs. Syahrawi Hanan, M.Pd menyampaikan peserta sangat antusias mengikuti acara, dimana adanya acara ini ajang penggalian bakat anak-anak dalam seni, sebagai penghargaan panitia dan sponsor BNI menyediakan hadiah trofi dan tabungan TABANAS Bagi pemenang juara 1, 2 dan 3 serta doorprice.   "Kita harapkan selain memotivasi anak, juga memperkenalkan program Asian Games yang akan dilaksanakan pada tahun 2018 ini, " tuturnya   Mc Diskominfo Prov Sumsel/FS

Baca Detail
Tanggulangi Karhutla, Sabet BPBD Award Sumsel
24 Feb 2018 Dilihat 241x

Tanggulangi Karhutla, Sabet BPBD Award

Bali, Sumselprov.go.id -- Sepak terjang Provinsi Sumsel dan instansi terkait menanggulangi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) berbuah manis. Provinsi Sumsel dinobatkan menjadi yang terbaik di wilayah 3 mengalahkan Kalimantan dan Jawa dalam Penganugerahan BPBD Award di Bali, kemarin (22/2). Staf Khusus Gubernur Sumsel Bidang Perubahan Iklim, Najib Asmani mewakili Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, Sumsel mendapatkan peringkat pertama karena dianggap berhasil menanggulangi karhutla. “Selain juga berhasil mencegah terjadinya kembali kebakaran hutan dan lahan sejak 2016. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala BNPB Willem Rampangilei,” katanya kemarin. Kejadian karhutla pada 2015 di beberapa daerah di Sumsel, lanjut dia, membuat Pemprov Sumsel dan stakelholder lainnya menjadikan pelajaran yang hebat. Pasalnya, sejak Karhutla 2015, Pemprov Sumsel sangat mengantisipasi terjadinya karhutla. Terlebih Sumsel resmi ditunjuk menjadi tuan rumah bersama Asian Games 2018. “Alhamdulillah sejak karhutla 2015 lalu, Sumsel sudah sangat antisipasi dengan karhutla. Saat ini karhutla di Sumsel sudah sangat berkurang,” ungkap Najib Asmani di sela kegiatan diskusi panel 3 kegiatan Acara Rapat Kerja Nasional Penanggulangan Bencana 2018 dengan tema Upaya Kesiapan Daerah dalam mendukung penyelenggaraan Asian Games 2018 dari Sisi Mitigasi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan di Bali Nusa Dua Convention Center. (ril) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Gubernur Sumsel Alex Noerdin Terima Pengarahan Presiden Jokowi di Bandung Sumsel
24 Feb 2018 Dilihat 393x

Gubernur Sumsel Alex Noerdin Terima Pengarahan Presiden Jokowi di Bandung

Bandung, Sumselprov.go.id - - Setelah menghadiri pembukaan kemarin malam, Kamis (22/2/2018), Gubernur Sumsel Alex Noerdin kembali menghadiri Rakernas Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) 2018 hari kedua di Grand Ballroom Hotel Trans Luxury Bandung. Dalam agenda ini Alex Noerdin bersama puluhan gubernur lainnya se Indonesia menerima pengarahan dari Presiden RI Jokowi. Seperti diketahui Presiden Jokowi bertolak ke Bandung, Jawa Barat, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (22/2) pagi. Presiden Jokowi bertolak ke Bandung, Jawa Barat, untuk melakukan kunjungan kerja. Salah satunya menghadiri Rakernas APPSI Dalam beberapa kesempatan, Presiden Joko Widodo selalu mengingatkan dua hal yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, yaitu peningkatan investasi dan nilai ekspor. Begitu pula saat berbicara di hadapan gubernur dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), pada Kamis, 22 Februari 2018, Presiden kembali mengingatkan pentingnya peran pemerintah daerah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Salah satunya adalah dengan menyederhanakan proses perizinan yang dinilai dapat menghambat kegiatan investasi dan ekspor. “Problemnya seperti yang sering disebutkan, saya sampaikan, saya ulang-ulang terus mengenai lamanya perizinan, banyaknya aturan, banyaknya rekomendasi, banyaknya persyaratan. Itu yang saya minta untuk secepat-cepatnya dipangkas, sebanyak-banyaknya disederhanakan,” kata Kepala Negara kepada para jurnalis usai memberikan sambutan dalam pengarahan kepada peserta Rakernas APPSI di Hotel The Trans Luxury, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat. Menurut Presiden, penyederhanaan perizinan inilah yang akan ‎mempercepat dunia usaha untuk bergerak, berekspansi, serta berinvestasi. “Sehingga kita harapkan lapangan kerja semakin bertambah,” ucap Presiden. Guna mewujudkan hal tersebut, pemerintah berencana akan membuat sebuah peraturan yang akan mengintegrasikan pola distribusi antar provinsi di seluruh Tanah Air agar lebih efektif dan efisien. "Ini nanti kita siapkan setelah bertemu detailnya seperti apa sih. Jangan sampai ini malah meruwetkan, harusnya memudahkan, mempercepat," ujar Presiden. Tak hanya sampai disitu, pemerintah juga akan mengintegrasikan pola distribusi tersebut dengan program pemerintah lainnya, yakni tol laut.(Tribunnews.com) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.