Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Hadiri Festival Imlek, Alex Noerdin Nyanyi Lagu Mandarin Sumsel
05 Mar 2018 Dilihat 218x

Hadiri Festival Imlek, Alex Noerdin Nyanyi Lagu Mandarin

Palembang, Sumselprov.go.id --  Pembukaan Festival Imlek Indonesia 2018 di Provinsi Sumatera Selatan berlangsung meriah. Bertempat di Palembang Sport Convention Center (PSCC), perayaan Festival Imlek dihadiri  Gubernur Sumsel Alex Noerdin. Jum'at (02/03) Tidak hanya datang, dalam kesempatan tersebut didampingi oleh sang istri Eliza Alex, Gubernur Sumsel memberi kejutan masyarakat Tionghoa Provinsi Sumsel dengan menyanyikan lagu mandarin berjudul Yue Liang Tai Piau Wo Te Sin.  Perayaan Imlek 2018 ini sendiri nyatanya dikemas dengan berbeda dan spektakuler. Selain mendatangkan langsung Barongsai Tonggak Kong Ha Hong Indonesia yang sudah juara dunia sabanyak empat kali, juga menampilkan artis dari China yaitu Gan Luo Fan yang disebut-sebut parasnya mirip dengan Andy Lau.  Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan kegiatan ini adalah wujud dari persaudaraan dan persatuan masyarakat Provinsi Sumsel. Menurutnya, Masyarakat Provinsi Sumsel adalah masyarakat yang masih menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan. Hal tersebut dibuktikannya, tidak ada kerusuhan antar etnis, budaya apalagi yang paling sakral adalah kerusuhan antar umat beragama. "Terimakasih, Terbukti bahkan jadi modal utama kita (Provinsi Sumsel) belum pernah terjadi dan Insya Allah tidak akan pernah terjadi kerusuhan antar etnis dan kerusuhan antar umat beragama di Provinsi Sumsel. Zero konflik ini akan terus kita jaga sampai kapan pun," ungkap Alex Alex menuturkan, jika suatu daerah dipercaya oleh 45 negara Asia bahkan ada macan dunia (Jepang, Korea, China) menjadi tuan rumah penyelenggaraan event terbesar di dunia setelah olimpiade sudah pasti daerah tersebut aman dan damai.  "Persatuan dan kesatuan inilah yang menjadi modal kekuatan Sumsel untuk merebut Asian Games. Provinsi Sumsel berhasil membuat iri kota-kota lain. Jakarta-Palembang logo Asian Games ini telah dipromosikan keseluruh dunia, oleh sebab itu Asian Games ini adalah taruhan dimana kita harus berhasil menyukseskannya," Tuturnya  Lebih jauh lanjut Alex kita (Masyarakat Provinsi Sumsel) harus bangga menjadi masyarakat Sumsel dan bangga kita menjadi tuan rumah Asian Games. Karena itu diapun meminta untuk menjaga terus persatuan dan kesatuan.  "Kita buktikan kalau kita memang layak menjadi tuan rumah Asian Games," tambahnya  Dalam acara tersebut turut menampilkan music tradisional Chinese "Harmony" dari Bandung dan juga mempertunjukan Wayang orang Sam Khou Bun GeiSiah (Tribunnews.com). MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Cegah Karhutla melalui Tata Kelola Air di Lahan Gambut yang Benar Sumsel
04 Mar 2018 Dilihat 686x

Cegah Karhutla melalui Tata Kelola Air di Lahan Gambut yang Benar

Jakarta, Sumselprov.go.id - - Pengembangan lahan untuk aktivitas pertanian atau perkebunan tidak terlepas dari kegiatan pengaturan air yang benar. Pengaturan air tersebut, salah satunya melalui pembuatan saluran drainase dan tata kelola lahan gambut yang dilakukan penuh kehati-hatian karena pengeringan yang berlebihan akan menyebabkan gambut menjadi kering lalu mendorong terjadinya kebakaran hutan (karhutla). Dilansir dari sawitindonesia.com, pembuatan saluran drainase, yang sekaligus berfungsi sebagai saluran perlu mempertimbangkan kedalaman, lebar saluran dan pengaturan air dengan pintu air. Saluran tidak boleh terlalu dalam untuk menghindari over drainage. Pada dasarnya gambut tidak boleh tergenang pada jangka waktu lama untuk mendukung pertumbuhan tanaman, namun juga tidak boleh terlalu kering agar gambut tidak menjadi kering tidak-balik membentuk pasir semu. Selain itu, pada titik-titik tertentu saluran drainase perlu dibuat pintu air yang dapat dibuka dan ditutup kapan saja sesuai dengan keperluan, sehingga mampu mengatur muka air tanah di lahan budidaya. Hal ini disampaikan Ketua Himpunan Gambut Indonesia (HGI), Supiandi Sabiham pada diskusi Kebijakan Pengelolaan Gambut di Indonesia Ditinjau dari Aspek Ekologi, Ekonomi dan Sosial di Universitas Indonesia, Salemba Jakarta, Selasa (27 Februari 2018). Supiandi menambahkan pembuatan kanal beserta parit serta pintu-pintu air yang berfungsi membuang kelebihan air ketika musim hujan dan menahan air saat musim kemarau sangat penting. Dengan begitu, air tanah akan terjaga, sehingga tidak mudah terjadi kebakaran.“Kuncinya adalah pengelolaan yang benar, disiplin, dan berkesinambungan,” kata Supriandi. Jadi, pemanfaatan lahan gambut untuk perkebunan kelapa sawit tidak merusak lingkungan asalkan dikelola secara benar. Bahkan gambut yang dimanfaatkan untuk sawit akan semakin baik dan tidak mudah terdegradasi. Lebih lanjut, Supiandi menambahkan penanaman sawit di lahan gambut tidak hanya sekadar mengejar aspek ekonomi dan sosial saja, tapi juga mampu menjaga ekosistem lahan. Tanah gambut memiliki karakter cepat kering dan mudah terbakar pada saat musim kemarau. Tapi hal itu dapat diantisipasi dengan pembangunan sistem drainase yang baik. “Untuk itu, batasan 0,4 m perlu dipertanyakan dan dikaji. Seharusnya, sepanjang manajemen tata kelolanya baik, kedalaman lebih dari 0,4 cm tetap aman ditanami,” tambahnya. Senada disampaikan Kosuke Mizuno, Peneliti Center for Southeast Asian Studies Kyoto University, Jepang Kosuke Mizuno. Dalam pandangannya kunci pengelolaan gambut melalui pembasahan, sehingga kelembapan tetap terjaga. Karena itu tidak ada jaminan dan penelitian bahwa dengan ketinggian 0,4 m gambut tetap baik (GLOBALPLANET.news) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Hadir di Palembang, Alex: Sang Pisang Patut Diapresiasi Sumsel
04 Mar 2018 Dilihat 264x

Hadir di Palembang, Alex: Sang Pisang Patut Diapresiasi

Gubernur Sumsel Alex Noerdin (tengah) saat meresmikan Sang Pisang, outlet berbagai produk olahan dari pisang milik putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangareb, di Palembang, Sabtu (3/3/2018). (foto: ist)   Palembang, Sumselprov.go.id - - Wisata kuliner di Kota Palembang kembali diramaikan dengan kehadiran outlet Sang Pisang milik putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangareb. Grand opening outlet yang berlokasi di kawasan Jalan Kironggo Wirosantika itu dilakukan Gubernur Sumsel Alex Noerdin didampingi sang istri Eliza Alex, Sabtu (3/3/2018). Dikatakan Alex Noerdin, kehadiran Sang Pisang ini patut diapresiasi karena dapat menjadi motivasi bagi anak muda lainnya untuk menciptakan hal-hal kreatif dan bermanfaat dari hal-hal kecil yang ada di sekeliling. Khususnya bagi anak-anak muda di Sumsel dan Palembang. "Usaha seperti ini patut diapresiasi. Anak muda itu memang harus seperti begitu, kreatif menciptakan usaha yang bisa menciptakan lapangan kerja," ujarnya. Sebelum meresmikan langsung, Alex Noerdin dan istri tampak dijamu oleh Kaesang di ruang khusus selama kurang lebih setengah jam. Selanjutnya Gubernur Alex Noerdin bersama Kaesang yang hari itu mengenakan kaos berwarna biru tosca pun langsung memotong pita. Selanjutnya Alex Noerdin melihat langsung bagaimana Kaesang mengolah pisang dengan aneka topping yang menggugah selera. Outlet Sang Pisang milik Kaesang di Palembang ini merupakan cabang ke-8 se Indonesia. Di Palembang kuliner anak bungsu Presiden ini bermitra dengan Musi Mania Cafe. Meski baru dibuka pukul 13.00 Wib siang, sejak pukul 12.00WIB puluhan driver online sudah tampak antre untuk mendapatkan paket pisang olahan putra Presiden. Penganan berbahan dasar pisang itu dibanderol mulai Rp20.000-25.000 per paket. Makanan kekinian berbahan dasar pisang ini diolah sedemikian rupa menyerupai pisang nuget. Di bagian atasnya pisang ini dilumuri aneka topping seperti keju, cokelat, green tea, blueberry, avocado, vanilla dan masih banyak lagi yang lainnya. Saat Grand Opening, tak hanya driver online yang ikut menyerbut outlet. Sejumlah masyarakat yang penasaran pun tak urung ikut datang berduyun-duyun demi menyaksikan langsung putra Jokowi mengolah pisang. Kaesang sendiri menargetkan bisa membuka ribuan cabang Sang Pisang di Indonesia. Dengan menawarkan puluhan toping dengan rasa yang unik (GLOBALPLANET.news) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Hafal Al Quran Bisa Masuk Polisi Secara Gratis Sumsel
04 Mar 2018 Dilihat 228x

Hafal Al Quran Bisa Masuk Polisi Secara Gratis

OGAN ILIR, Sumselprov.go.id -- Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, bagi santri yang memiliki kemampuan dalam menghafal Al Quran bisa masuk polisi dengan cuma - cuma alias tidak dipungut biaya. “Bagi yang hapal Al Quran 2 sampai 30 juz diikhtiarkan masuk polisi dengan gratis,” kata Kapolda dalam kunjungannya ke Pondok Pesantren Al Ittifaqiyah, Jumat (2/3/2018). Selain itu, Kapolda mengajak para kalangan ulama dan santri untuk terus mengawal NKRI, terutama saat berlangsungnya Pilkada Serentak 27 Juni mendatang dan sepatutnya jangan terkotak-kotak. “Pilkada merupakan pesta demokrasi lima tahunan. Untuk itu mari sukseskan dan pilih pemimpin yang sesuai dengan hati nurani,” ujarnya. Masih dikatakan Kapolda, dalam menjaga keamanan dalam lingkungan masyarakat bukan hanya tugas dari kepolisian akan tetapi tugas semua pihak. “Dalam waktu dekat, Sumsel akan menjadi tuan rumah event internasional Asian Games. Untuk itu, kita mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyukseskan kegiatan,” kata dia. Sementara, Mudir Pondok Pesantren Al Ittifaqiyah, KH Mudrik Qori mengatakan, NKRI merupakan harga mati dan mencintai negara merupakan sebagian dari pada iman. Oleh sebab itu, seluruh santri di kampus PPI ini dibekali untuk selalu menerima perbedaan dalam kebersamaan (GLOBALPLANET.news) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Hadiri Cap Go Meh di Kemaro, Alex Ingatkan Jaga Kondusivitas Sumsel
04 Mar 2018 Dilihat 216x

Hadiri Cap Go Meh di Kemaro, Alex Ingatkan Jaga Kondusivitas

Palembang, Sumselprov.go.id --Ribuan pengunjung yang didominasi etnis Tionghoa dari Sumsel hingga luar negeri memadati Pulau Kemaro, Kamis (1/3) dinihari. Kedatangan mereka untuk merayakan Cap Go Meh, yang merupakan puncak tahun baru Imlek. Pantauan BeritaPagi, warga Tionghoa yang tiba di pulau yang berada di tengah Sungai Musi itu silih berganti melakukan ritual sembahyang. Mulai dari aktivitas membakar garu, menyalakan lilin, hingga membakar kertas sembahyang yang lokasinya sudah diatur pihak panitia. Ritual sembahyang warga Tionghoa berjalan lancar tanpa kendala. Dalam perayaan malam Cap Go Meh tersebut, tak hanya warga Tionghoa yang sudah berkeluarga, melainkan juga tampak pasangan muda-mudi Tionghoa yang merayakan. Perayaan semakin meriah setelah banyaknya lampion yang beterbangan ke udara. Selain itu, letusan kembang api berwarna-warni yang di sana juga membuat suasana semakin meriah. Di sana juga ada banyak stan yang dibuka, mulai dari stan makanan hingga stan aksesoris. Kesempatan ini juga dimanfaatkan oleh masyarakat Tionghoa untuk beribadah sekaligus berwisata di Pulau Kemaro. Selain dipadati warga Tionghoa, sebelum puncak acara ini turut hadir Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain, Pangdam II Sriwijaya Mayjen AM Putranto, Kapolresta Palembang Kombes Wahyu Bintono dan Pejabat Sementara (PJS) Walikota Palembang Ahmad Najib. Gubernur Alex mengatakan, perayaan Cap Go Meh tahun ini lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya. Di tahun sebelumnya beberapa fasilitas umum (Fasum) yang ada di Pulau Kemaro menjadi sorotan bagi orang nomor satu di Sumsel ini. “Saya lihat fasilitas umum yang ada, mulai dari toilet, parkir, jembatan dan sebagainya yang ada di sini tambah lama semakin tertata dengan baik. Tapi ke depan harus jauh lebih baik,” ungkap pelopor sekolah gratis ini. Menurut mantan Bupati Musi Banyuasin dua periode ini, warga yang merayakan Cap Go Meh diminta juga berkontribusi menjaga zero konflik. Terlebih, kini status zero konflik merupakan salah satu modal utama bagi daerah untuk bisa berkembang. “Alhamdulillah sampai sekarang belum ada dan jangan sampai terjadi konflik antar suku agama dan ras. Ini penting sekali, karena kalau terjadi rusuh tak terbayang. Untuk itu mari kita jaga bersama-sama kondisi seperti ini,” ajak pelopor Berobat Gratis ini. Dikatakan dia, zero konflik menjadi kebutuhan yang tak bisa ditawar-tawar karena Sumsel kerap dipercaya menjadi penyelenggara berbagai event olahraga kelas nasional hingga internasional. Apalagi tahun ini, Sumsel akan menggelar Asian Games 2018. “Jangan lupa, pada Agustus mendatang di Palembang akan digelar pesta bangsa-bangsa Asian. Jadi hiduplah dengan damai,” tutup Alex. Sementara itu, Humas Pulau Kemaro Tjik Harun menambahkan, untuk tahun ini perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro terbilang meriah dan berjalan sukses. Terlebih, ribuan tamu yang berdatangan disambut dengan hiburan rakyat tradisional. “Banyak hiburan rakyat yang disediakan, ada wayang tradisional China sampai band lokal juga turur memeriahkan acara tahun ini. Kita juga telah lihat sama-sama acaranya berjalan sukses dan meriah,” pungkasnya. #rio/BP MC Diskominfo Prov. Sumsel/CleY

Baca Detail
Workshop Monitoring Media: Isu Harus Dikelola Dengan Baik Sumsel
03 Mar 2018 Dilihat 199x

Workshop Monitoring Media: Isu Harus Dikelola Dengan Baik

Bogor, Sumselprov.go.id -- Pers sering disebut sebagai pilar keempat demokrasi setelah eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Walaupun berada di luar sistem politik formal, keberadaan pers memiliki posisi strategis dalam penyampaian informasi, pendidikan, sekaligus menjadi alat kontrol sosial oleh publik. Insan pers menghasilkan produk yang dinamakan berita, di dalam berita inilah disajikan berbagai macam informasi mengenai perkembangan politik, ekonomi, sosial, budaya, serta informasi lainnya. Informasi yang tersaji di dalam berita tentu memiliki maksud dan tujuan tertentu. Disamping memberikan informasi kepada publik, di dalam sebuah berita tentu terdapat agenda setting atau yang sering kita sebut sebagai isu. Isu-isu inilah yang akan menggiring opini publik untuk melihat sebuah peristiwa yang diberitakan oleh media massa. Untuk itu, sebuah isu tentu harus dicermati, dipantau perkembanggannya, serta dikelola dengan baik, agar isu tidak berkembang tanpa tujuan dan menghasilkan persepsi yang salah dalam proses penyampaian sebuah informasi. Workshop Monitoring Media Untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan dalam pengelolaan isu media, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyelenggarakanworkshop monitoring media dengan tema “Revitalisasi Peningkatan Monitoring dan Analisis Media” yang diselenggarakan di The Mirah Hotel, Bogor, Selasa (27/2). Acara ini juga sebagai bentuk sharing knowledgedengan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) dan juga Kementerian Perdagangan (Kemendag). Asisten Deputi Hubungan Masyarakat Kemensetneg Masrokhan, yang menjadi pembicara dalam acara tersebut mengungkapkan bahwa monitoring media yang dilakukan Kemensetneg sangat komprehensif. Setidaknya terdapat 4 laporan yang dihasilkan Kemensetneg guna mendukung proses monitoring media yang digunakan untuk memonitor perkembangan isu media terutama yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah. Keempat laporan tersebut yaitu: current issues, merupakan resmune  4 - 5 isu utama yang menjadi pembahasan di media massa; media brief, yakni analisis sentimen influencer (tokoh) dan rekomendasi sisi kebijakan maupun pengelolaan isu publik; thematic report, yakni isu-isu khusus yang menjadi perhatian media dan memerlukan perhatian khusus, di dalamthematic report terdapat analisis yang lebih detail seperti intensitas pemberitaan, sentiment media, media share, influencer dan juga rekomendasi; dan terakhir potential issue, yakni penelusuran isu-isu yang berkembang di daerah ataupun terhadap beberapa isu tertentu.  “Keberadaan tim monitoring dan analisis isu media cukup vital dalam memberikan akses informasi dan rekomendasi kepada pemerintah. Tim inilah yang memantau perkembangan isu dan memberikan rekomendasi dari sisi komunikasi publik untuk menginformasikan kepada media,” jelas Masrokhan. Acara workshop juga menghadirkan narasumber Kasubid Monitoring dan Analisis Media Biro Humas Kemendag, Guntur, yang menyampaikan materi seputar pelaksanaan kegiatan monitoring dan analisis media di Kemendag. Workshop juga bertujuan sebagai studi komparasi (benchmarking) terkait monitoring dan analisis isu media. Melalui benchmarking ketiga instansi dapat saling sharing knowledge untuk mendapatkan masukan dan pengetahuan baru guna meningkatkan kualitas monitoring dan analisis media di masing-masing instansi. (DAR/TAC – Humas Kemensetneg) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Pendamping Akreditasi FKTP dan Pengelolaan Pembangunan Sapras RS Sumatera Selatan Mulai dilatih dan ditingkatkan Sumsel
03 Mar 2018 Dilihat 220x

Pendamping Akreditasi FKTP dan Pengelolaan Pembangunan Sapras RS Sumatera Selatan Mulai dilatih dan ditingkatkan

Palembang, Sumselprov.go.id  -- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dra. Hj. Lesty Nuraini, Apt., M.Kes membuka Pertemuan Pendamping Akreditasi FKTP dan Pngelolaan Pembangunan Sarana Dan Prasarana Rumah Sakit (Sapras RS) Sumsel, Jumat (02/03/2018). Dalam Sambutannya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dra. Lesty Nurainy, Apt.,M.Kes menyampaikan “Dalam membuat perencanaan untuk pelaksanaan akreditasi Puskesmas dan Rumah sakit yang baik khususnya mengenai sarana, prasarana dan peralatan kesehatan harus melalui ketersediaan data dan informasi yang benar, terbaru serta tepat waktu. Untuk itu Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota harus mempersiapkan Pendamping/pembimbing bagi Puskesmas yang akan diakreditasi. Tentunya Melalui tahapan pendampingan persiapan akreditasi Puskesmas  selama lebih kurang 6-8 bulan, sebelum di ajukan untuk di survey oleh surveyor dari Komisi Akreditasi FKTP Kementerian Kesehatan RI” Jelasnya. Di Era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), akreditasi fasilitas kesehatan baik Rumah Sakit, Puskesmas, dan fasilitas Kesehatan lain menjadi syarat kredensial untuk bekerja sama dengan BPJS. Akreditasi fasilitas kesehatan tingkat petama (FKTP) bertujuan untuk meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan serta keselamatan pasien. Saat ini di Indonesia ada 9.825 Puskesmas dan 2.752 Rumah sakit , yang telah terakreditasi Puskesmas sebanyak 4.223 (43,2%) pada tahun 2017 dan Rumah Sakit 1.581 (57,89%). Sumsel tercacat ada 341 Puskesmas 17 Kabupaten/Kota.  Terjadi penambahan jumlah Puskesmas sebanyak 4 Puskesmas Baru, dan masih ada 18 Puskesmas baru yang belum melakukan Registrasi di PUSDATIN Kementerian Kesehatan RI. Rumah Sakit di Sumatera Selatan 67 Rumah sakit dan telah terakreditasi 40 (66, 89%) Rumah Sakit. Akreditasi  Puskesmas Rumah Sakit saat ini bukanlah merupakan hal yang baru, sejak tahun 2015 telah di mulai proses akreditasi Puskesmas di beberapa Provinsi di Indonesia sedangkan akreditasi Rumah Sakit ada sejak tahun 1995.  Akreditasi Puskesmas di Provinsi Sumatera Selatan sendiri mulai pada tahun 2016 dengan terakreditasi 27(7,98%) Puskesmas dari 338 Puskesmas yang ada di Provinsi Sumatera Selatan. Pada tahun 2017 jumlah puskesmas yang ada di Provinsi Sumatera selatan bertambah menjadi 341 Puskesmas, yang telah terakreditasi sampai dengan bulan Desember 2017 yaitu 146 Puskesmas (42,81%). Artinya sumsel memiliki pekerjaan rumah yang besar untuk menyelesaikan 195 Puskesmas yang belum di akreditasi sampai dengan akhir tahun 2019. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka perlu disusun Roadmap akreditasi Puskesmas sampai dengan tahun 2019 di Provinsi Sumatera Selatan, yaitu pada tahun 2018 diharapkan 116 puskesmas dapat terakreditasi dan pada tahun 2019 sisanya sebanyak 79 Puskesmas lagi akan diakreditasi. Berdasarkan Permenkes Nomor. 75 tahun 2014 tentang Puskesmas mengamanatkan bahwa akreditasi Puskesmas harus dilakukan setiap 3 (tiga) tahun, sehingga Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
RSK. Paru Sambut SNARS-1 dengan Komitmen dan Persiapan Sumsel
03 Mar 2018 Dilihat 239x

RSK. Paru Sambut SNARS-1 dengan Komitmen dan Persiapan

Palembang, Sumselprov.go.id -- Dalam rangka mempersiapkan akreditasi Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit Edisi 1 yg dilakukan pada tahun 2018, Rumah Sakit Khusus Paru Provinsi Sumsel telah banyak mengadakan berbagai kegiatan. Kegiatan RSK yang berlokasi di Jalan Merdeka ini antara lain sedang mengadakan workshop akreditasi, bimbingan, pembelajaran dan lain-lain. Selain itu juga memperbaiki berbagai sarana pelayanan di rumah sakit agar pengunjung dapat terlayani dengan nyaman dengan mutu pelayanan yang baik. Sebagaimana telah diketahui Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit edisi 1 (SNARS edisi 1) ini akan dipergunakan / berlaku 1 Januari 2018 meliputi standar pelayanan berfokus pada pasien, standar manajemen rumah sakit, sasaran keselamatan pasien, program nasional dan Integrasi pendidikan kesehatan dalam pelayanan di rumah sakit. rumah sakit yang akan habis masa berlaku sertifikat akreditasinya pada tahun 2018 atau akan melakukan survei akreditasi pada tahun 2018 sudah menggunakan SNARS edisi 1 tidak lagi menggunakan standar akreditasi versi 2012. Standar Akreditasi versi 2012 akan berlaku sampai dengan 31 Desember 2017. Salah satu wujud awal kegiatan yang dilakukan adalah dilakukannya penandatanganan komitmen bersama antara semua staf dan karyawan RS. Khusus Paru. Acara penandatanganan ini dilaksanakan pada 1 maret 2018 yang hadiri seluruh karyawan dan staf, disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel yang diwakili oleh Kepala Bidang Sumber Daya Manusia Kesehatan, Drs. M. Rizal. Rizal menyampaikan pesan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel “agar sungguh-sungguh dalam mempersiapkan akreditasi, dan kita berharap bahwa kualitas mutu pelayanan dapat dilaksanakan tidak hanya pada saat akreditasi tetapi menjadi budaya yg terus menerus dilaksanakan” tuturnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Gubernur Terima Audiensi Pengurus dan Anggota IPSI Kota Palembang Sumsel
02 Mar 2018 Dilihat 188x

Gubernur Terima Audiensi Pengurus dan Anggota IPSI Kota Palembang

Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumsel Alex Noerdin menerima audiensi sejumlah pengurus dan anggota Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Palembang di Ruang Rapat Gubernur, Kamis (1/3).  Menurut Alex Noerdin pihaknya menyambut baik niat dan semangat IPSI mendukung perhelatan olahraga Asian Games ke XVIII yang tinggal 170 hari lagi. Support yang bisa diberikan dikatakan Alex bisa dengan banyak hal termasuk dengan menjaga keamanan dan kondusifitas di daerah sekitar. Sehingga status zero conflitct yang sudah terkenal di Sumsel bisa terus dipertahankan. "Masih banyak informasi soal Asian Games yang belum diketahui masyarakat. Makanya ininperlu disosialisasikan. Untuk itu kami undang IPSI untuk ikut sosialisasi sehingga Asian Games makin bergema di Sumsel," jelas Alex. Lebih jauh pelopor sekolah gratis ini mengatakan wajar jika masyarakat perlu tahu tentang Asian Games serta manafaatnya. Apalagi tidak mudah bagi suatu daerah untuk mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah perhelatan akbar tersebut. "Asian Games ini kebanggaan Sumsel. Kita bisa jadi tuan rumah itu bukan diberikan cuma-cuma tapi kita berjuang memperebutkannya. Kita sudah mulai siapkan dari lama mulai ISG, Asian University Games dan lain-lainnya sampai akhirnya kita dipercaya jadi tuan rumah," ujarnya. Sementara itu Ketua IPSI Kota Palembang melalui Sekretarisnya, Jafro Sani menjelaskan bahwa pihaknya mewadahi 26 perguruan pencak silat di Sumsel. Dari perguruan itu anggita yang aktif diperkirakan mencaoai 10.000. "Kami hadir untuk membina mental dan sipiritual generasi muda di Sumsel. Karena itu dengan adanya gelaran Asian Games kami berharap ikut dilibatkan. Sebab silat merupakan olahraga yang menjadi ciri khas di Indonesia termasuk Sumsel," jelasnya. Dikatakan Jafro, support yang dapat mereka lakukan bisa dalam bentuk penyambutan tamu berupa aksi pencak silat. Selain memberdayakan dengan dan pembinaan anggotanya, cara ini juga sekaligus mengenalkan budaya asli Sumsel dan Indonesia. "Bisa juga dalam bidang keamanan, kita siap support. Atau penyambutan para atlet dengan pencak silat," pungkasnya. Selain Gubernur Sumsel, audiensi tersebut juga dihadiri  Plh. Kaban. Kesbangpol. Prov. Sumsel, Kepala Dinas Pemuda & Olahraga Prov. Sumsel/Mewakili, Karo Kesra, Karo umum & Perlengkapan, Karo Humas & Protokol.(Tribunnews.com) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.