Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Keberagaman Indonesia dalam Lontong Cap Go Meh
Jakarta, Sumselprov.go.id -- Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menghadiri Karnaval Nusantara Cap Go Meh Glodok 2018 di Jakarta Barat, Minggu (04/03/2018) kemarin. Mengambil ibarat dari Lontong Cap Go Meh, Menteri Kominfo menekankan tentang keberagaman Indonesia. "Dalam Lontong Cap Go Meh ada lontong, ayam, ada bumbu, macam-macam. Itu seperti bangsa Indonesia. Jadi sekali lagi selamat merayakan Cap Go Meh dan selamat makan Lontong Cap Go Meh," katanya saat memberikan sambutan singkat. Sebelumnya, Menteri Rudiantara sempat mengabadikan para tamu undangan di panggung kehormatan. Panggung utama tepat di depan Gedung LTC Glodok, Jakarta Barat. Mereka antara lain Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (OSO), Menko PMK RI Puan Maharani, serta anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Agum Gumelar. Karnaval diawali dengan penampilan adat dan budaya seperti Barongsai dan Reog Ponorogo. Setidaknya ada sekira 20 peserta karnaval adat Nusantara yang diberangkatkan membuntuti Kapal Cheng Ho yang berada diurutan paling depan. Rute peserta Karnaval Nusantara Cap Go Meh Grogol 2018 itu dimulai dari Jalan Pancoran menuju Jalan Hayam Wuruk kemudian menuju arah Jalan Gajah Mada dan berakhir di depan Gedung Hotel Novotel, tidak jauh dari lokasi pemberangkatan. Acara yang secara resmi dibuka oleh Menko PMK Puan Maharani pada pukul 14.00 WIB itu berakhir pada 17.00 WIB. (Kominfo.go.id) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Bawaslu Sumsel Adakan Fokus Grup Discusion (FGD) Pengawasan Kampanye Yang Efektif Dan Efisien
Palembang, Sumselprov.go.id-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar focus group discussion (FGD) pengawasan kampanye dengan tema strategi pengawasan kampanye yang efektif dan efisien menuju pemilihan kepala daerah tahun 2018 yang berkeadilan. FGD berlangsung di Hotel Ultima Horizon, Selasa (6/3/2018). Pada intinya kegiatan ini merupakan mencari platform strategi pengawasan terhadap kampanye di 8 Kabupaten/Kota dan Provinsi Sumatera Selatan. Dalam hal tahapan kampanye dan termasuk pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) serta batasan-batasannya dipaparkan langsung oleh Ahmad Naafi, Komisioner KPU Sumsel. Pembahasan yang lebih menarik lagi dalam pengawasan kampanye adalah tentang penyebaran berita HOAX dan konten berita negatif di situs-situs dan media sosial. Permasalahan ini dipaparkan oleh Dinas Kominfo Prov. Sumsel yang diwakili oleh Bapak Amrullah (Kabid Pengelolaan Informasi Publik) dan Bapak Mochamad Yul Fajrin dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Prov. Sumsel. Selain berita hoax dan konten negatif permasalahan lain yang menjadi sorotan dalam FGD ini berkaitan dengan pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) yang difasilitasi oleh KPU dan masukan pelarangan kampanye lainnya misalnya tentang kampanye di malam hari, branding di mobil dan angkot serta masukan lainnya. MC Diskominfo Prov Sumsel/FS/AZ
Sumsel
Tim Percepatan Akses keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan Lakukan Pembahasan Rencana Kerja Tahun 2018 untuk Mendukung Asian Games
Palembang, Sumselprov.go.id – Guna melakukan pembahasan rencana program kerja Pemberdayaan UMKM dan Program Khusus Penguatan Ekonomi Pedagang Kaki Lima melalui Capacity Building Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan melaksanakan rapat pembahasan rencana kerja TPAKD Prov.Sumsel Tahun 2018bertempat di Kantor OJK Regional 7 Sumbagsel, Selasa (06/03/2018). Rapat dipimpin oleh Kepala Biro Perekonomian Setda.Provinsi Sumsel, Aprian Joni, didampingi Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan, Budi Saptono Dan Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Regional 7 Sumbagsel, Sabil. Mengawali rapat Sabil menyampaikan bahwa hari ini pembahasan program kerja Pokja Pemberdayaan UMKM dan Program Khusus Penguatan Ekonomi Pedagang Kaki Lima melalui Capacity Building dalam rangka memperoleh akses keuangan berupa fasilitas pembiayaan dan Lembaga Jasa Keuangan (LJK). Kepala Biro Perekonomian Provinsi Sumsel, Aprian Joni, yang baru dilantik pada hari Jumat (2/3), pada kesempatan tersebut , menyambut baik rencana program kerja yang sudah di susun oleh Tim TPAKD. " UMKM dan Pedagang Kaki Lima yang direkrut untuk menjadi peserta capacity building nantinya kalau bisa diambil dari PKL yang ada di area Jakabaring Sport City (JSC) untuk Mendukung Asian Games 2018". Aprian Joni juga meminta dinas teknis Sumsel turut mendampingi dalam melakukan penguatan UMKM, baik untuk branding, corak, model, serta pemasarannya. Pelatihan dan capacity building rencananya akan dilaksanakan di akhir bulan Maret 2018, dengan materi pelatihan antara lain Pembukuan/ akuntansi UMKM, permasalahan Perizinan dan Pemanfaatan Rumah Kreatif, materi pelatihan branding, marketing online. Dengan target peserta pelatihan sampai dengan 100 UMKM dan 100 Pedagang Kaki Lima bertempat di Aula Sriwijaya OJK Kantor Regional 7 Sumbagsel. Rapat pembahasan program kerja juga di hadiri Kepala Dinas Kominfo Sumsel, diwakili Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik, Amrullah, turut hadir dari beberapa OPD terkait , Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Mikro Provinsi Sumsel, Dinas Perindustrian Provinsi Sumsel, Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sumsel, Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumsel, Asosiasi Business Development Service Provider (BDSP) Sumsel, Badan Pertanahan Provinsi Sumsel, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Provinsi Sumsel, Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Provinsi Sumsel, serta hadir dari Pimpinan Bank Mandiri, BRI, BNI dan BTN. MC Diskominfo Prov.Sumsel/AM/CleY
Sumsel
Pjs Wali Kota Palembang Ajak ASN Tingkatkan Pelayanan
Palembang, Sumselprov.go.id - - Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Palembang, Ahkmad Najib mengingatkan Aparatur Sipil Negera (ASN) untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini diungkapkannya saat memberikan pengarahan apel gabungan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Palembang di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB), Senin (05/03/2018). Menurut Najib, salah satu hal yang dilakukan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kota Palembang dengan menerapkan kerja yang disiplin, bahkan dirinya tidak ingin mendengar ada keluhan dari masyarakat terhadap pelayanan yang tidak maksimal. “Kita harus menjadi contoh bagi masyarakat dengan kerja disiplin demi melayani masyatakat,” ungkapnya. Selain itu, sebagai timbal balik yang diberikan kepada ASN yang bekerja dengan disiplin, Najib mencanangkan peningkatakan kesejahteraan ASN yang lebih baik dengan menaikkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan kenaikkan gaji bagi non PNS. “Selain dituntut kinerja yang baik, kita juga akan meningkatkan kesehteraan para ASN. Saya bersama Pak Sekda dan OPD terkait sedang menghitung dan segera mencanangkan kenaikan TPP bagi PNS dan kenaikkan gaji bagi non PNS,” ucapnya. Najib bercerita, ditetapkan dirinya sebagai Pjs Wali Kota Palembang oleh Menteri Dalam Negeri mengemban beberapa tugas, diantaranya menjalankan roda pemerintahan, menjaga ketentraman, mensukseskan penyelenggaraan Pemilukada serentak dan Asian Games 2018. Dalam menjalankan semua tugas tersebut, dibutuhkan dukungan dan kekompakan dari semua ASN Kota Palembang. “ASN saya ajak untuk mensukseskan semua program yang dicanangkan oleh Pak Harnojoyo saat masih menjadi Wali Kota. Terutanma program gotong royong dan safari subuh,” tegasnya (GLOBALPLANET.news) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Pakai Handphone Gubernur Sumsel Alex Noerdin Lapor SPT Tahunan
Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, menghadiri Pekan Panutan Penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) PPh orang pribadi, sekaligus melaunching Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP). Kegiatan tersebut digelar oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kanwil Sumsel dan Babel di Griya Agung, Senin (5/3/2018) Dalam kesempatan tersebut, Alex Noerdin melakukan laporan SPT tahunan menggunakan e-Filing. Terobosan baru berbasis online atau dikenal dengan e-Filing adalah suatu cara penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) secara elektronik yang dilakukan secara online dan real time melalui internet pada website Direktorat Jenderal Pajak atau Penyedia Layanan SPT Elektronik atau Application Service Provider (ASP). Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang saat ini menjadi provinsi yang membuat iri daerah-daerah lain dengan segala kemajuannya, adalah berkat seluruh masyarakat yang patuh membayar pajak. Menurutnya, pembangunan infrastruktur besar-besaran di Provinsi Sumsel, mulai dari Light Rail Transit (LRT) pertama di Indonesia, tiga ruas jalan tol, Musi IV dan Musi VI, rumah sakit, fasilitas air bersih, kapasitas perluasan bandara, underpass/flyover dan lainnya itu semua berasal dari APBN dan penyertaan modal negara. "Sumsel provinsi yang paling diperhitungkan di Indonesia.” “Sumsel luar biasa berkat semua membayar pajak.” “ Oleh karena itu isilah SPT itu dengan benar, lengkap dan jelas," ungkapnya. Masih dalam kata sambutannya, Alex sempat meminta waktu 10 menit untuk menjelaskan soal Asian Games, dimana dengan bangga ia menyatakan masyarakat provinsi Sumsel harus bangga dengan adanya Asian Games Sebab, terselenggaranya Asian Games di Palembang secara tidak langsung sudah mempromosikan Provinsi Sumsel secara gratis ke 45 negara Asia bahkan dunia. Lebih jauh Alex menguraikan, Provinsi Sumsel sudah berpengalaman menyelenggarakan event olahraga mulai dari PON 2004, Sea Games 2011, 3rd Islamic Solidarity Games 2013 dengan peserta 52 negara, dan 17th Association of South East Asian Nations (ASEAN) University Games pada 2014. Sejak saat itu hampir 40 event olahraga bertaraf Asia, Asia Pasifik, bahkan dunia pernah bermain di JSC (Jakabaring Sport City). “Provinsi Sumsel bisa karena kami (Provinsi Sumsel) pertama memiliki modal pertama dan utama yakni Alhamdulillah tidak pernah terjadi dan Insya Allah tidak akan pernah terjadi kerusuhan etnis, budaya apalagi antar umat beragama," tuturnya Lanjut Alex, karena itulah JSC bertambah lama bertambah fasilitasnya dan gongnya nanti Agustus mendatang pada Asian Games ke-18. Dalam kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan penghargaan wajib pajak tahun 2018. Diantaranya yang berhasil menerima penghargaan adalah Semen Baturaja Persero Tbk, Pos Indonesia, Tiga Pilar Anugrah, Sri Trang Lingga Indonesia, Bukit Asam (Persero) Tbk, Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, Pupuk Sriwidjaja Palembang, Halim Ali Kemas H.A, dan lainnya (Tribunnews.com) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Reaksi Cepat BRG Cegah Kebakaran Guna Sukeskan Asian Games 2018
Palembang, Sumselprov.go.id – Badan Restorasi Gambut (BRG) melakukan koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Satgas Karhulta Provinsi untuk mendukung upaya reaksi cepat untuk mencegah kebakaran di lokasi target restorasi gambut, khususnya wilayah Sumatera Selatan demi mendukung pelaksanaan ASIAN Games 2018 Titik api yang mulai bermunculan dan kebakaran hutan di sejumlah wilayah di Kalimantan dan Sumatera segera di respons Badan Restorasi Gambut (BRG). BRG yang mempunyai tugas mengkoordinasikan dan memfasilitasi restorasi gambut di 7 provinsi ini sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Satgas Karhulta Provinsi untuk mendukung upaya reaksi cepat untuk mencegah kebakaran di lokasi target restorasi gambut. Deputi III Bidang Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan, Dr. Myrna A, Safirti, menjelaskan tiga langkah utama yang diambil BRG terkait dengan kebakaran ini. “Yang pertama kami melakukan pendataan ulang pada areal rawan terbakar di wilayah target restorasi gambut. Secara periodik kami mengamati keberadaan titik api dan tinggi muka air di lahan gambut”, ujar Myrna saat berkunjung ke Kantor Redaksi Sriwijaya Post di Graha Tribun, Senin (05/03/2018). Upaya kedua yang siap dilakukan BRG adalah membentuk posko pemantauan dan patroli kebakaran di desa-desa gambut rawan kebakaran. Posko yang dibentuk diutamakan di wilayah yang belum ada posko serupa. Keberadaan Posko ini berbasis pada masyarakat setempat. Sementara itu, untuk pencegahan kebakaran, kegiatan pembasahan gambut ditingkatkan dan diperluas. Ini menjadi aksi ketiga yang dilakukan BRG menghadapi kebakaran. Dalam sepekan ke depan BRG mengidentifikasi kebutuhan infrastruktur pembasahan di lokasi rawan terbakar saat ini dan perbaikan infrastruktur yang telah ada. “Koordinasi dengan Satgas Karhutla di setiap provinsi terus kami lakukan. Kami telah menugaskan dua Deputi untuk menjalankan koordinasi ini sekaligus memimpin pelaksanaan tiga aksi utama untuk merespon kebakaran ini. Untuk kegiatan di Sumatera ditugaskan Deputi Bidang Penelitian dan Pengembangan, sementara untuk kegiatan di Kalimantan kami tugaskan Deputi Konstruksi, Operasi dan Pemeliharan,” kata Myrna mengakhiri sambutannya. Restorasi gambut tidak sekadar membasahi lahan gambut dan menanam kembali untuk memperbaiki ekosistem yang rusak, tetapi juga memberdayakan masyarakat yang hidup di lahan gambut. Bahkan ditingkat desa tim BRG memberikan edukasi kepada masyarakat, terkait pentingnya menjaga hutan gambut untuk kehidupan, hal ini disampaikan oleh Syafrul Yunadi dari Tim Restorasi Gambut Sumsel. "Kami memberikan segala upaya untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lahan gambut. Sebab lahan gambut ini memiliki fungsi sebagai suatu upaya untuk mengatasi banjir dan kebakaran. Kalau gambut tidak berfungsi sebagaimana mestinya, akan mengakibatkan kerugian bagi manusia. Di musim hujan ia bisa menjadi banjir, di musim kemarau dapat menjadi api," ujarnya. Pada tahun 2017 di Provinsi Sumatera Selatan, BRG melakukan restorasi melalui penimbunan di 10 titik di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Padang Sugihan, KHG Sungai Saleh dan Sungai Sugihan yang berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir seluas 9.467 hektar, tutup Syafrul. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Road Show BRG Sepakat Menjaga Sumsel Zero Asap Untuk Sukses Asian Games 2018
Palembang, Sumselprov.go.id – Badan Restorasi Gambut (BRG) Republik Indonesia berkunjung ke Kantor Sumatera Ekspress. Kedatangan Tim yang dipimpin langsung Deputi III Bidang Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan, Dr. Myrna A, Safirti dan Tim BRG, diterima oleh Pimpinan Redaksi, Hj. Nurseri Marwah didampingi Wapemred, Martha Hendratmo, Kepala Diklat, Doni Ramdona, Humas, Hantri dan Redaktur Online, Dendi Rosi, Senin (05/12/2018). Kunjungan ini dalam rangka menjalin komunikasi, koordinasi dan sosialisasi mengenai restorasi gambut serta program-program Badan Restorasi Gambut dengan Media Massa Lokal di Provinsi Sumatera Selatan. Deputi III Bidang Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan, Dr. Myrna A, Safirti dalam sambutannya menyampaikan “Terkait dengan reaksi cepat cegah kebakaran, BRG mengambil tiga langkah utama”, kata Myrna. Langkah pertama yang dilakukan BRG adalah pendataan ulang pada area rawan terbakar di wilayah target restorasi gambut dengan mengamati keberadaan titik api dan tinggi muka air di lahan gambut. Langkah kedua yang akan dilakukan yaitu Membentuk posko pemantauan dan patroli kebakaran di desa-desa gambut rawan kebakaran. Posko berbasis masyarakat setempat yang diutamakan di wilayah yang belum memiliki posko serupa. Sedangkan langkah selanjutnya adalah Mengidentifikasi kebutuhan infrastruktur pembasahan di lokasi rawan terbakar saat ini dan perbaikan infrastruktur yang telah ada. “Tugas utama BRG adalah melakukan pemulihan terhadap gambut dan mencegah terjadinya kebakaran”, lanjut Myrna Pada tahun 2017 di Sumatera Selatan, BRG melakukan kegiatan restorasi melalui penimbunan kanal di 10 titik dengan nilai kegiatan IDR 3,3 milyar. Penimbunan kanal dilakukan rata-rata sepanjang 300 meter di setiap titik dengan total timbunan sepanjang 2.771 meter. Kegiatan ini akan menjaga lahan gambut di kawasan konservasi Suaka Margasatwa (SM) Padang Sugihan, KHG Sungai Saleh, Sungai Sugihan, Kab. OKI seluas 9.467,7 Ha. BRG juga melakukan penyiapan masyarakat lokal melalui program Desa Peduli Gambut (DPG). Program DPG ini memiliki 9 rangkaian kegiatan yang bertujuan mengedukasi masyarakat di desa-desa yang menjadi kawasan restorasi untuk memahami kegiatan restorasi yang dilakukan pemerintah. Disamping itu, masyarakat juga disiapkan untuk dapat mengawal kegiatan restorasi yang sudah dilakukan serta merawat lahan gambut secara mandiri. “Diharapkan dengan pencegahan secara dini seperti yang sudah kita lakukan di lahan gambut, bencana asap akibat kebakaran lahan gambut bisa dicegah, dan 2018 tetap pada posisi zero asap dalam menyambut perhelatan internasional Asian Games 2018”, pungkas Myrna mengakhiri sambutannya. Sementara Dr. Syafrul Yunardy mengatakan Kegiatan DPG di wilayah Sumatera Selatan selama 2017 dilakukan di 15 desa. Dari 15 desa ini sudah ada 5 desa yang membuat Peraturan Desa (Perdes) mengenai restorasi gambut serta sudah terbentuk 8 Badan Usaha Milik Desa yang mengembangkan diantaranya komoditas unggulan di sektor pertanian seperti karet, kelapa, padi dan sebagainya, serta pada sektor perikanan. “Pada 2018, Program DPG dilanjutkan ke 14 Desa/Kelurahan di Sumatera Selatan. 6 desa diantaranya berlokasi di Kabupaten Musi Banyuasin serta 8 desa lainnya berlokasi di Kabupaten Ogan Komering Ilir”, Kata Syafrul. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Palembang, Sumselprov.go.id – Badan Restorasi Gambut (BRG) Republik Indonesia berkunjung ke Kantor Sumatera Ekspress. Kedatangan Tim yang dipimpin langsung Deputi III Bidang Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan, Dr. Myrna A, Safirti dan Tim BRG, diterima oleh Pimpinan Redaksi, Hj. Nurseri Marwah didampingi Wapemred, Martha Hendratmo, Kepala Diklat, Doni Ramdona, Humas, Hantri dan Redaktur Online, Dendi Rosi, Senin (05/12/2018). Kunjungan ini dalam rangka menjalin komunikasi, koordinasi dan sosialisasi mengenai restorasi gambut serta program-program Badan Restorasi Gambut dengan Media Massa Lokal di Provinsi Sumatera Selatan. Deputi III Bidang Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan, Dr. Myrna A, Safirti dalam sambutannya menyampaikan “Terkait dengan reaksi cepat cegah kebakaran, BRG mengambil tiga langkah utama”, kata Myrna. Langkah pertama yang dilakukan BRG adalah pendataan ulang pada area rawan terbakar di wilayah target restorasi gambut dengan mengamati keberadaan titik api dan tinggi muka air di lahan gambut. Langkah kedua yang akan dilakukan yaitu Membentuk posko pemantauan dan patroli kebakaran di desa-desa gambut rawan kebakaran. Posko berbasis masyarakat setempat yang diutamakan di wilayah yang belum memiliki posko serupa. Sedangkan langkah selanjutnya adalah Mengidentifikasi kebutuhan infrastruktur pembasahan di lokasi rawan terbakar saat ini dan perbaikan infrastruktur yang telah ada. “Tugas utama BRG adalah melakukan pemulihan terhadap gambut dan mencegah terjadinya kebakaran”, lanjut Myrna Pada tahun 2017 di Sumatera Selatan, BRG melakukan kegiatan restorasi melalui penimbunan kanal di 10 titik dengan nilai kegiatan IDR 3,3 milyar. Penimbunan kanal dilakukan rata-rata sepanjang 300 meter di setiap titik dengan total timbunan sepanjang 2.771 meter. Kegiatan ini akan menjaga lahan gambut di kawasan konservasi Suaka Margasatwa (SM) Padang Sugihan, KHG Sungai Saleh, Sungai Sugihan, Kab. OKI seluas 9.467,7 Ha. BRG juga melakukan penyiapan masyarakat lokal melalui program Desa Peduli Gambut (DPG). Program DPG ini memiliki 9 rangkaian kegiatan yang bertujuan mengedukasi masyarakat di desa-desa yang menjadi kawasan restorasi untuk memahami kegiatan restorasi yang dilakukan pemerintah. Disamping itu, masyarakat juga disiapkan untuk dapat mengawal kegiatan restorasi yang sudah dilakukan serta merawat lahan gambut secara mandiri. “Diharapkan dengan pencegahan secara dini seperti yang sudah kita lakukan di lahan gambut, bencana asap akibat kebakaran lahan gambut bisa dicegah, dan 2018 tetap pada posisi zero asap dalam menyambut perhelatan internasional Asian Games 2018”, pungkas Myrna mengakhiri sambutannya. Sementara Dr. Syafrul Yunardy mengatakan Kegiatan DPG di wilayah Sumatera Selatan selama 2017 dilakukan di 15 desa. Dari 15 desa ini sudah ada 5 desa yang membuat Peraturan Desa (Perdes) mengenai restorasi gambut serta sudah terbentuk 8 Badan Usaha Milik Desa yang mengembangkan diantaranya komoditas unggulan di sektor pertanian seperti karet, kelapa, padi dan sebagainya, serta pada sektor perikanan. “Pada 2018, Program DPG dilanjutkan ke 14 Desa/Kelurahan di Sumatera Selatan. 6 desa diantaranya berlokasi di Kabupaten Musi Banyuasin serta 8 desa lainnya berlokasi di Kabupaten Ogan Komering Ilir”, Kata Syafrul. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Sriwijaya FC Juara Piala Gubernur Kaltim 2018
Sumselprov.go.id – DRAMA kembali tersaji di Stadion Palaran, walau terkesan wasit berat sebelah namun semangat juang anak-anak Sriwijaya FC membuahkan hasil positif. Laskar Wong Kito berhasil menjadi juara Piala Gubernur Kaltim setelah menyudahi perlawanan Arema FC 3-2, pada pertandingan puncak Minggu (04/03). Di babak kedua baik Sriwijaya FC maupun Arema FC tidak mengendorkan tensi pertandingan. Kedua tim nampak ngotot menyerang, walau Arema lebih sedikit mengandalkan serangan balik. Sriwijaya FC sudah unggul 1-0 saat pertandingan baru berjalan 10 menit. Umpan silang yang dilepaskan oleh Novan Setya Sasongko justru mengarah ke gawang. Kiper Arema, Kurniawan Kartika Ajie tak bisa menghalau bola dan bola pun bersarang ke gawang Arema. Masuk ke menit 23, Arema berhasil menyamakan kedudukan jadi 1-1. Gol Arema dicetak lewat kehebatan Balsa Bozovic dalam mengeksekusi tendangan bebas. Tendangan kaki kiri Bozovic mendarat telak di pojok kiri gawang Arema tanpa bisa dihentikan oleh kiper Sriwijaya FC, Teja Paku Alam. Setelah kedudukan 1-1, kedua tim bergantian saling serang. Namun pada akhirnya Sriwijaya FC mampu memanfaatkan peluang emas yang mereka dapatkan. Sebuah umpan akurat Manuchekhr Dzhalilov ke arah Beto Goncalves berhasil diteruskan oleh tendangan keras Beto. Skor 2-1 untuk Sriwijaya di babak pertama. Beberapa menit babak kedua dimulai, Sriwijaya FC mencetak gol ketiga. Hamka Hamzah menyundul umpan sepak pojok yang dilepaskan oleh Syahrian Abimanyu pada menit ke-48. Di menit ke-70, Sriwijaya FC nyaris memperlebar keunggulan menjadi 4-1 tetapi tendangan Dzhalilov hanya membentur tiang gawang. Arema FC membuat laga kembali jadi panas saat mereka sukses memperkecil kedudukan jadi 2-3 lewat penalti Thiago Furtuoso di menit ke-81. Penalti didapat Arema usai Rivaldy Bauwo dijatuhkan oleh Hamka Hamzah di kotak terlarang. Seperti dilansir dari cnn indonesia, di sisa waktu yang ada, Sriwijaya FC berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit tanda laga berakhir dibunyikan. Sriwiijaya FC menang 3-2 atas Arema FC. Mc Diskominfo Prov Sumsel/FS/MANAberita.com
Sumsel
Infrastruktur TAA 70 Persen
Palembang, Sumselprov.go.id -- PT Pelabuhan Indonesia II (persero) menjajaki serius rencana menjadi operator pelabuhan laut dalam (deep sea port) Tanjung Carat. Selain karena sudah memiliki rencana induk pelabuhan (RIP) Tanjung Carat dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Pelindo juga menilai Pelabuhan Boom Baru sudah tak memadai lagi. Lahannya sendiri nanti disiapkan oleh PT Sriwijaya Mandiri Sumsel (SMS), BUMD Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api (TAA). “Baru-baru ini Direksi Pelindo sudah melakukan pertemuan pertama dengan PT SMS untuk membahas rencana investasi di KEK TAA,” ujar GM PT Pelindo II (persero) Cabang Palembang, Agus Hendrianto, kemarin (2/3). Dikatakan, pihaknya mengakui cukup berminat menjadi operator Pelabuhan Tanjung Carat. “Hasil diskusi bersama, pihak Direksi sepakat tentang pentingnya rencana pelabuhan Tanjung Carat bagi Provinsi Sumsel. Dan kami akan support,” terang Agus. Namun karena Pelindo ini BUMN tentu saja harus melakukan kajian lebih lanjut terutama terkait commercial feasibility-nya. “Mudah-mudahan kepastiannya bisa selesai tahun ini juga,” jelasnya. Saat ini, Pelindo II sendiri menjadi operator Pelabuhan Boom Baru. Hanya saja, pelabuhan itu saat ini sudah tidak efisien lagi. Kalau pembangunan Jembatan Musi III dan VII terlaksana, itu akan menutup jalan kapal-kapal besar untuk melintas masuk ke Pelabuhan Boom Baru. “Kapal-kapal kargo itu tinggi, jadi susah melintas di bawah jembatan,” ujarnya. Tak hanya itu, pendangkalan Sungai Musi dan mahalnya biaya pengerukan. “Posisi Boom Baru di tengah kota, kapasitas tak memadai lagi hanya 7 juta ton, sementara permintaan kiriman kargo tersebut bertambah,” imbuhnya. Tetapi, walaupun suatu hari Tanjung Carat jadi dan dioperasikan, bukan berarti Boom Baru akan pindah. “Keberaadan Boom Baru ke depan akan dilihat dengan kajian sendiri,” jelasnya. Bagaimana pelabuhan kargo TAA sendiri, Agus menyebut itu hanya untuk kargo barang. “Tidak cocok untuk peti kemas karena draft sungainya dangkal,” imbuhnya. Direktur Utama PT SMS, I Gusti Bagus (IGB) Surya Negara menerangkan secara prinsip Pelindo II sudah oke jadi operator. “Sebelumnya Pelindo itu sudah studi kelayakan Pelabuhan Tanjung Carat, makanya RIP dari Menhub sudah terbit,” kata dia. Hanya saja untuk melakukan reklamasi sendiri tidak feasible karena menggunakan cara konvensional dan biayanya mahal. Kalau sekarang kan PT SMS yang menyiapkan lahan, sebab Pelabuhan Tanjung Carat ini akan menjadi bagian dari KEK TAA untuk menunjang lalu lintas barang baik perdagangan dalam negeri maupun luar negeri. “Kalau kita akan gunakan teknologi kapal keruk, kerja sama dengan Boskalis International (Belanda),” cetusnya. Tinggal Pelindo nanti bangun pelabuhan. “Kita siapkan lahan matang dan dermaga seluas 510 hektare. Kita jual Rp4 juta per meter,” tuturnya. Sejauh ini, target penyelesaian tahap awal (infrastruktur) KEK TAA hingga kemarin (2/3) sudah 70 persen, dari target yang ditetapkan Dewan Nasional KEK Juni 2018. “Salah satunya pembebasan lahan 217 hektare sampai Juni, saat ini sudah 152 hektare yang sudah dibebaskan. Jadi hanya sisa 65 hektare lagi,” bebernya. Selain itu, pematangan lahan on progress. Untuk pembangunan jalan akses kawasan 350 hektare, dan kantor administrator ada semi permanen, listrik, jaringan telekomunikasi dan internet sudah ada. “Untuk kantor administrator dan gedung perkantoran akan kami bangun dari bahan fortakem yang bisa bongkar pasang. Saat ini sudah selesai sebagian di Surabaya,” imbuhnya. Mulai pengapalan ke Sumsel April nanti. Sejauh ini sudah ada 11 investor yang sudah MoU mau masuk KEK TAA dan ada 160 perusahaan yang prospek. “Setelah operasional Juni 2018, kita akan mulai pembangunan bertahap. Target operasional penuh 2021, pabrik-pabrik sudah lengkap,” bebernya. Chairman PT Sriwijaya Tanjung Carat (STC), ETS Putera, menambahkan reklamasi bakal dikerjakan Boskalis Internasional bersama puluhan kontraktor swasta dan BUMN. Setelah pelabuhan internasional ini jadi, Sumsel akan menjadi provinsi besar,” sebutnya. Tanjung Carat punya kapasitas lebih dari 10 juta ton dan kapal-kapal besar 200 ribu DWT pun bisa masuk. (yun/fad/ce1) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY