Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Kelompok Informasi Masyarakat(KIM) Sumsel Adakan Sosialisasi Sumsel
13 Mar 2018 Dilihat 371x

Kelompok Informasi Masyarakat(KIM) Sumsel Adakan Sosialisasi

Ogan Komering Ulu, Sumselprov,go.id- Dinas Komunikasi dan Informatika Perovinsi Sumatra Selatan melaui Diskominfo Kabupaten Oku Selatan menyelenggarakan sosialisasi dan pembinaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) pada organisasi – organisasi dan Dinas instansi yang ada di Kabupaten OKU Selatan.KIM merupakan lembaga yang dibentuk dan dikelola oleh pemerintah perovinsi dan pemerintah Daerah untuk masyarakat secara khusus sebagai layanan informasi masyarakat terhadap isu-isu pembangunan yang sesuai dengan kebutuhannya.Sosialisasi dihadiri oleh Kadis Kominfo Firman Bastari, Kabid Informasi Komunikasi Publik (IKP) Provinsi Sumsel Amrullah S,STP MSi beserta jajaran, Hendra A Setiawan S.Ikom, M.Ikom selaku Narasumber pada acara sosialisasi yang dibuka secara langsung oleh Asisten II (Dua) Hermansyah Said, SIP bertempat di Aula Pemkab Oku Selatan, Senin (12/03/2018).Amrullah S.STP MSi mengucapkan terima kasih atas kehadiran Organisasi – Organsisasi, Dinas dan Instansi yang ada di Oku Selatan beserta Pemerintah Daerah melalui Diskominfo yang telah memfaslitasi dan bekerjasama untuk menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan pembinaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM)."Mudah-mudahan setelah melakukan pembinaan dan sosialisasi KIM kepada Organisasi, Dinas dan Instansi. KIM bisa segera terbentuk dan terwujut keberadannya di lingkungan Kabupaten Oku Selatan mengingat keberadaan KIM untuk provensi Sumatra Selatan sendiri sudah ada sembilan (9) Kabupaten/Kota terbentuk dan berkembang"ungkap AmrullahKadiskominfo Firman Bastari membenarkan tujuan kegiatan KIM ini adalah sebagai media penyampai informasi masyarakat dalam wahana diseminasi informasi dan pemberdayaan masyarakat Oku Selatan itu sendiri nantinya.“Selain Itu tujuan KIM juga sebagai mitra pemerintah dalam penyebarluasan, Sosialisasi dan diseminasi informasi pembangunan kepada masyarakat, sebagai mediator komunikasi informasi pembangunan secara timbal balik dan berkesinambungan serta menjadi forum media untuk pelayanan komunikasi dan informasi pemerintah dan pembangunan,” tutup Firman. MC Diskominfo Prov,Sumsel/FS/AZ/S

Baca Detail
Presiden Kunjungi Padat Karya Tunai Di Cirebon Sumsel
12 Mar 2018 Dilihat 172x

Presiden Kunjungi Padat Karya Tunai Di Cirebon

Jawa Barat, Sumselprov.go.id- Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan Program Padat Karya Tunai, Kementerian PU dan Perumahan Rakyat di Desa Kempek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon,  Minggu (11/3/2018) Di lokasi ini, Presiden melihat langsung pembangunan jalan produksi sepanjang 800 meter dengan nilai Rp600 juta dan dikerjakan selama tiga bulan. Padat Karya Tunai lainnya yang ditinjau Presiden adalah pembangunan irigasi kecil sepanjang 590 meter yang berada di sawah dengan luas 85 hektare dengan nilai Rp225 juta dan lama pekerjaan adalah 60 hari. “Saya tadi tanyakan, yang bantu tukang berapa (upahnya)? Rp80 ribu. Tukangnya Rp100 ribu. Saya kira baik, umumnya di sini memang begitu, Rp80 ribu dan Rp100 ribu,” ujar Presiden kepada jurnalis. Dalam peninjauan tersebut, Presiden menyampaikan bahwa anggaran Program Padat Karya Tunai akan dinaikkan bila memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Kalau memang memberikan efek kenaikan konsumsi, memberikan efek untuk perbaikan-perbaikan jalan produksi, irigasi, dan memperbaiki juga daya beli, ya akan kita tingkatkan lagi,” kata Presiden. Menurutnya, pemerintah akan melakukan evaluasi setelah program tersebut berjalan selama tiga bulan untuk menentukan langkah selanjutnya termasuk pengalokasian anggaran. “Kita lihat dulu. _Kan_ di seluruh Indonesia ada kurang lebih 5000-an lokasi, untuk PU saja ya. Kita belum bicara Kementerian Pertanian, Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN. Semuanya yang kita harapkan akan masuk ke padat karya tunai,” ucapnya. Presiden juga mengatakan, di Kabupaten Cirebon terdapat 43 lokasi Program Padat Karya Tunai yang ia harapkan dapat berdampak bagi tingkat kesejahteraan masyarakat sekitar. “Yang paling penting, bisa menambah daya beli masyarakat yang ada di desa, di daerah. Sehingga konsumsi juga akan bisa ikut naik,” jelas Presiden. Turut mendampingi Presiden, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. MC Diskominfo Prov Sumsel/FS/AZ/M

Baca Detail
Paparan Alex Noerdin Pukau Masyarakat dari Tiga Daerah Sekaligus Sumsel
12 Mar 2018 Dilihat 202x

Paparan Alex Noerdin Pukau Masyarakat dari Tiga Daerah Sekaligus

Lubuk Linggau, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin, sukses mensosialisasikan Asian Games di tiga daerah sekaligus diantaranya Kota Lubuk Linggau, Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara di GOR Megang Lubuk Linggau Jum'at (9/3). Sosialisasi ini dihadiri sekitar 7000 masyarakat dari berbagai kalangan diantaranya Pelajar, Mahasiswa, PNS Guru, dan tokoh masyarakat. Sosialisasi ini terus dikebut oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, karena banyak yang belum paham  apa tujuan dan manfaat dari Asian Games, terlebih masyarakat yang ada di daerah.  Alex menuturkan suksesnya Asian Games perlu didukung seluruh lapisan masyarakat Sumsel. Dukungan tersebut dapat tepat sasaran kalau seluruh masyrakat Provinsi Sumsel mendapat pemahaman secara terperinci mengenai pesta olahraga international dari 45 negara Asia dimana terdapat macan dunia yakni Jepang, Korea dan China.  "Untuk apa jauh-jauh sosialisasi ini. Tujuan sosialisasi ini supaya masyarakat dan rakyat tahu bahwa hanya Jakarta dan Palembang yang menjadi tuan rumah Asian Games. Asian Games ini bukan tujuan melainkan alat untuk mencapai tujuan. Setidaknya karena Asian Games Provinsi Sumsel menyerap dana melebihi APBD yakni mencapai Rp 68 Triliun untuk infrastruktur, pembangunan venue dan sebagainya. "Inilah hebatnyo kito (Provinsi Sumsel ) bangun idak make duet dewek," ungkapnya disambut tepuk tangan meriah hadirin Dikatakan Alex, Asian Games 18 Agustus -02 September mendatang berhasil direbut oleh Provinsi Sumsel sebagai tempat penyelenggaraannya, karena modal utama dan terutama adalah Provinsi Sumsel adalah provinsi yang aman dan damai.  "Sudah diakui dunia, Alhamdulillah tidak ada kerusuhan antar etnis, budaya apalagi kerusuhan antar umat beragama di Provinsi Sumsel. Modal utama pertama adalah zero konflik. Bangga kita masyrakat Provinsi Sumsel," katanya  Selain Zero Konflik, lebih jauh Alex mengungkapkan modal kedua adalah Provinsi Sumsel memiliki segudang pengalaman menyelenggaraan event berkelas Asia, Asia Pacifik bahkan dunia. Dijelaskannya secara rinci, mulai dari PON 2004, Sea Games 2011, 3rd Islamic Solidarity Games 2013 dengan peserta 52 negara, 17th Association of South East Asian Nations (ASEAN) University Games pada 2014. Sejak saat itu hampir 40 event olahraga bertaraf Asia, Asia Pacifik bahkan dunia bermain di JSC. Ketiga modal yang dimiliki Sumsel, tambah Alex adalah Provinsi Sumsel miliki Jakabaring Sport City kota olahraga berskala international dilengkapi dengan venue yang terintegrasi dan berstandar international.  "Kita rakyat Sumsel ini bersatu dalam kesatuan, dan ridho Allah, Alhamdulillah saat ini Provinsi Sumsel adalah provinsi yang paling diperhitungkan. JSC bisa kita adu bisa kita bandingkan tidak ada di tempat lain venue yang sangat lengkap terletak di dalam satu hamparan di tengah-tengah kota," tambahnya  "Pembangunan infrastruktur besar-besaran di Provinsi Sumsel mulai dari Light Rail Transit (LRT) pertama di Indonesia, tiga ruas jalan tol, Musi IV dan Musi VI, Rumah Sakit, fasilitas air bersih, kapasitas perluasan bandara, underpas/flyover dan lainnya itu semua berasal dari APBN dan penyertaan modal negara," pungkasnya (pemprov.sumsel.tribunnews.com). MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Presiden Jokowi Apresiasi Penangkar Burung Sumsel
12 Mar 2018 Dilihat 426x

Presiden Jokowi Apresiasi Penangkar Burung

Bogor, Sumselprov.go.id- Presiden Joko Widodo mengapresiasi banyaknya penangkaran burung di berbagai daerah. Selain memberikan ruang bagi penggemar burung, penangkaran juga bisa menjaga spesies burung dari kepunahan. Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo dalam acara Festival dan Pameran Burung Berkicau Piala Presiden Jokowi tahun 2018 yang dihelat di Kebun Raya Bogor, Minggu, (11 Maret 2018) “Tadi ada penangkaran murai, ada penangkaran kolibri, jalak. Contoh jalak bali, dulu akan punah. Sekarang setelah ditangkarkan jumlahnya banyak sekali,” ujar Presiden. Presiden menambahkan Indonesia memiliki keanekaragaman burung yang sangat tinggi di dunia. Berdasarkan data Burung Indonesia (2017), jumlah jenis burung di Indonesia tercatat 1.769 jenis. Tercatat 531 jenis burung yang statusnya dilindungi, antara lain jenis elang, jalak bali, rangkong gading, kasuari, gelatik jawa, cucak rawa, dan lain-lain. Selain itu Indonesia juga memiliki jumlah burung endemik tertinggi di dunia. Di Indonesia tercatat lebih dari 372 jenis burung endemik, yaitu jenis burung yang tidak dapat ditemukan di negara lain di dunia “Ini merupakan sebuah kekayaan besar yang diberikan Allah kepada kita. Oleh karena itu, saya sangat menghargai banyaknya penangkaran burung yang ada di banyak daerah sekarang ini,” katanya. Selain dari segi lingkungan hidup, Presiden mengatakan penangkaran burung dan kontes peraga dan kicau burung ini merupakan hal yang positif sebagai bagian dari budaya masyarakat dan sebagai aktivitas yang juga bernilai ekonomi. “Dengan penangkaran ini roda ekonomi kerakyatan tumbuh. Ada pembuatan sangkar burung, pakan burung, obat-obatan, semuanya semakin tumbuh. Sekarang perputarannya Rp1,7 triliun per tahun,” lanjutnya. Jenis-jenis burung yang tengah ditangkarkan di Indonesia sendiri tercatat sejumlah 51 jenis. Untuk burung kicau, baru sekitar 9 jenis yang sudah ditangkarkan yaitu: anis merah _(Zoothera citrina),_ lovebird _(Agapornis sp.),_ cucak rawa _(Pycnonotus zeylanicus),_ murai batu _(Copsychus malabaricus),_ kacer/murai _(Copsychus saularis),_ ciblek _(Prinia familiaris),_ cucak hijau _(Chloropsis sonneratii),_ cica hijau _(Chloropsis sonnerati),_ dan kenari _(Canarium xp)._ Seluruh jumlah penangkar satwa di Indonesia ada 1.018 unit  dan di antaranya penangkar burung sebanyak 428 unit penangkaran. Adapun dalam syarat izin penangkaran disebutkan 10 persen hasil penangkaran harus dilepaskan ke alam liar. Pada festival kali ini, Presiden Joko Widodo juga ikut ambil bagian. Burung murai batu milik Presiden mendapat nomor 36 dalam kontes ini. Sayangnya burung yang ia ikutkan harus kalah dari peserta lain. Festival ini sendiri diikuti oleh sekitar 4.000 ekor burung dari 700 pemilik. Ada 18 jenis burung yang dilombakan seperti murai batu, cucak rawa, madu pengantin (kolibri ninja), ciblek, dan sebagainya. “Kalah. Gimana lagi? Berarti jurinya jujur. Juara pertama mau saya beli, tapi pemiliknya bilang nggak dijual,” lanjutnya. Presiden juga mengatakan bahwa sebenarnya yang lebih senang pelihara burung adalah Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Kahiyang Ayu. “Saya cuma penikmat. Tapi yang paling saya ingat sekarang ini di Kebun Raya, di istana, burung semakin banyak. Sekarang ada kutilang, jalak suren, kemudian burung lain. Apalagi yang kecil-kecil. Ada prenjak kalau pagi sering kelihatan,” pungkasnya. MC Diskominfo Prov Sumsel/FS/AZ/M

Baca Detail
HPS, Pjs Walikota: Jelang Asian Games Palembang Harus Bersih Sumsel
12 Mar 2018 Dilihat 194x

HPS, Pjs Walikota: Jelang Asian Games Palembang Harus Bersih

Palembang, Sumselprov.go.id -- Puncak Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional dilaksanakan di Kawasan Kambang Iwak Besak, Minggu (11/3/2018). Kegiatan ini dihadiri Pjs Walikota Palembang Akhmad Najib, Dirjen pengelolaan sampah limbah B3 kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Rosa Vivin Ratnawati, Duta Lingkungan Hidup Marcela Zalianti, serta Kader Lingkungan Kota Palembang. Kegiatan diawali dengan aksi pungut sampah di sepanjang Kambang Iwak, dilanjutkan dengan acara seremonial, dan talkshow peduli sampai dengan narasumber Duta Lingkungan Hidup Marcela Zalianti. Dirjen Pengelolaan Sampah Limbah B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Rosa Vivin Ratnawati mengungkapkan, peringatan Hari Peduli Sampah kali ini mengusung tema “Sayangi bumi, bersihkan dari sampah” “Dengan tema ini dan dengan #bersihbisakok diharapkan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap sampah, menjaga lingkungan” Ungkap Rosa. Rosa mengapresiasi Palembang yang selama ini komitmen terhadap penanganan sampah. “Kami lihat Palembang sudah bersih, masyarakatnya juga sudah peduli terhadap lingkungan, tadi sepanjang jalan nyaris tidak menemukan sampah, ini harus terus dijaga” Kata Rosa. Pjs Walikota Palembang Akhmad Najib mengatakan, sebagai tuan rumah Asian Games, Palembang harus bersih, oleh karena itu semua stakeholder harus terlibat dalam penanganan sampah. “Tugas yang paling berat itu bagaimana membangun kesadaran masyarakat untuk peduli sampah, percuma segala upaya pemerintah lakukan, kalau masyarakatnya tidak punya kepedulian ” Ungkap Akhmad Najib. Akhmad Najib mengatakan, berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kota Palembang dalam upaya melakukan penyadaran terhadap masyarakat. “Semenjak kepemimpinan Pak Harnojoyo yang lalu, digalakkan gerakan gotong royong setiap Minggu pagi di seluruh Kelurahan di Palembang, hal ini dilakukan untuk menyadarkan masyarakat terkait sampah” Ujar Najib.(NT/Palembangbaru.com) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Paru Sehat, Hidup Jadi Berkualitas Sumsel
12 Mar 2018 Dilihat 254x

Paru Sehat, Hidup Jadi Berkualitas

Palembang, Sumselprov.go.id -- Semua orang tahu bahwa merokok banyak menimbulkan berbagai penyakit dalam tubuh. Iklan tentang bahaya merokok begitu gencar dilakukan dimana-mana. Dari data WHO (World Health Organization),  Indonesia masih tercatat sebagai salah satu pengkonsumsi rokok terbesar di dunia. Kepala RS Khusus Paru Provinsi Sumatera Selatan, dr Asep Zainuddin,Sp.PK. mengatakan, berbagai penyakit sebagai akibat langsung dari merokok juga meningkat tajam. Salah satunya adalah penyakit PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik), penyakit Tumor Pernafasan dan lain-lain. “Kebiasaan merokok saat ini bahkan mulai menjangkiti usia muda mulai anak pra sekolah, anak dan remaja. Permasalahan untuk bisa berhenti merokok tidak hanya masalah pengaruhnya bagi kesehatan tetapi juga efek adiktif (ketagihan) nikotin yang perlu ditangani khusus,” katanya, Minggu (11/3/2018) Selanjutnya, Atas dasar tersebut RS Khusus Paru Provinsi Sumsel membuat layanan baru bagi masyarakat  Sumsel yaitu Klinik Berhenti Merokok. Terobosan ini mendukung salah satu program pemerintah yaitu GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) yang salah satunya adalah upaya berhenti merokok. “Ada kenyataan di tengah masyarakat bahwa banyak para perokok yang sudah mau berhenti merokok tetapi kesulitan utuk melakukannya. Disinilah Klinik Berhenti Merokok hadir membantunya memberikan pemahaman yang benar tentang dampak merokok, memotivasi untuk berhenti merokok, memeriksa kondisi fisik sebagai akibat langsung dari merokok dan memberikan penanganan/pengobatan yang perlu dilakukan,” imbuhnya. Terahir Asep menghimbau, Bahwa Klinik ini buka tiap hari Senin s.d Jumat jam kerja. Pasien yang berobat ke klinik ini bisa pasien mandiri yang datang atas keinginan sendiri atau rujukan dari Klinik, Puskesmas, Rumah Sakit lainnya di wilayah Sumatera Selatan dan sekitarnya,” tutupnya. Salah satu pemeriksaan di Klinik Berhenti Merokok adalah Spirometri. Disamping itu ada juga Pemeriksa Kadar Gas Co di Paru-Paru, Pemeriksaan Laboratorium, Rontgen dan lain lain dimana pemeriksaan sesuai kondisi kesehatan pasien. Setiap kontrol ulang di Klinik Berhenti Merokok selalu dipantau perkembangan kesehatan Parunya untuk menilai perkembangan bertahap setelah berhenti merokok (Sumber:DinkesProv.SS) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Hujan Deras Sebabkan Longsor di Tangsi Kota Muaradua OKU Selatan Sumsel
11 Mar 2018 Dilihat 606x

Hujan Deras Sebabkan Longsor di Tangsi Kota Muaradua OKU Selatan

Muaradua, Sumselprov.go.id -- Guyuran hujan lebat yang terjadi di Kota Muaradua Kabupaten OKU Selatan sejak sore pukul 17:30 WIB menyebabkan longsor yang menimpa rumah warga. Info kejadian Tanah Longsor yang disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKUS yang telah mendatangi lokasi kejadian di Tangsi  Kelurahan Bumi Agung, Kecamatan Muaradua Kabupaten OKU Selatan, longsor terjadi Sabtu (10/03/2018) sekitar Pukul 20:00 WIB. Dugaan sementara longsor terjadi karena pergerakan tanah akibat kikisan air hujan, material longsor bahkan menimpa bagian dapur salah satu rumah setempat milik keluarga Mahmudin, yang dihuni 4 orang anggota keluarga. Dalam kejadian longsor tersebut, 1 orang warga bernama Marlis (65) mengalami cidera yang cukup serius pada bagian kaki. Korban langsung dievakuasi untuk menerima bantuan medis dan Tim TRC meninjau lokasi dan melakukan pendataan terhadap korban bencana, hingga berita ini diturunkan kerugian belum ditafsirkan. Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Doni Agusta, SKM, MM membenarkan tentang adanya kejadian longsor yang menimpa rumah warga. "Telah terjadi longsor sekitar pukul 20.00 WIB, pihak kita telah mendatangi lokasi, salah seorang penghuni rumah mengalami cidera pada kaki akibat longsor tersebut," jelas Doni, seperti diinformasikan Petugas Pusdalops BPBD Kabupaten OKU Selatan. Dijelaskannya, lokasi rumah memang berada di sekitaran tebing yang curam sehingga sangat rawan apabila terjadi longsor. Kemudian, dikatakan Doni, pihaknya telah mengevakuasi korban ke tempat yang aman. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Kabar Rudy Hartono Meninggal Ternyata Hoax Sumsel
11 Mar 2018 Dilihat 231x

Kabar Rudy Hartono Meninggal Ternyata Hoax

Jakarta, Sumselprov.go.id -- Kabar meninggalnya Rudy Hartono, legenda bulutangkis Indonesia sempat membuat geger, meskipun belum ada kejelasannya. Tapi kabar terkini mengatakan jika itu  hanyalah hoax semata. Hal tersebut diungkapkan oleh Humas Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PBSI), Deri Destanto. Ia mengatakan jika berita itu bohong dan dipastikan hanya hoax. "Tidak benar ya. Orangnya masih main golf," ujarnya dilansir tempo.co melalui pesan WhatsApp, Sabtu malam, 10 Maret 2018. Rudy Hartono merupakan mantan pebulu tangkis tunggal putra kebanggaan Indonesia. Ia pernah memenangkan kejuaraan dunia pada 1980. Selain itu, ia juga delapan kali menyabet gelar All England dalam dua dekade sejak 1968. All England disebut-sebut sebagai super series paling bergengsi di dunia. Rudy menjadi jawara untuk kali terakhir pada 1976. Kala itu ia menumbangkan rekan sebangsa Liem Swie King. Keduanya kembali bertemu di final Kejuaraan Dunia 1980. Laga yang juga dimenangkan oleh Rudy. Saat Rudy berjaya, bulu tangkis belum dipertandingkan di Olimpiade. Meski tidak sempat menorehkan prestasi di Olimpiade, namanya abadi sebagai legenda. Bahkan pria kelahiran Surabaya, 18 Agustus 1949 itu disebut-sebut sebagai Raja All England. Namun kini ia tidak lagi bisa disebut sebagai legenda hidup Indonesia (TRIBUNSUMSEL.COM). MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Gubernur Sumsel Lantik Penjabat Walikota Lubuklinggau Sumsel
11 Mar 2018 Dilihat 425x

Gubernur Sumsel Lantik Penjabat Walikota Lubuklinggau

Lubuklinggau, Sumselprov.goo.id - - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) Riki Junaid AP MSI resmi dilantik sebagai penjabat WalikotaLubuklinggau. Pelantikan dilakukan langsung Gubernur Sumsel Alex Noerdin atas nama Presiden Republik Indonesia di Gedung Kesenian KotaLubuklinggau, Jumat (9/3/2018). Penunjukan Riki Junaidi sebagai penjabat Walikota Lubuklinggau berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 131.16-335 tahun 2018. Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengingatkan Penjabat Walikota yang baru saja dilantik, untuk bertugas dengan penuh tanggung jawab yang besar. "Saya percaya bahwa saudara Riki Junaidi ( Walikota Lubuk Linggau ) akan menjalan tugas dengan sebaik-baiknya. Saya pesankan juga kepada Kepala Daerah Bupati/ Walikota untuk tetap menjaga kondusifitas daerah masing-masing. Karena sudah diakui dunia bahwa di Provinsi Sumsel tidak ada kerusuhuan antar etnis, budaya apalagi antar umat beragama atau zero konflik," imbaunya. Dikatakan Alex, sebagai Penjabat Walikota juga harus memelihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat. Dilanjutkan dengan memfasilitasi penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta pemilihan Walikota dan Wakil Walikota yang definitif dan yang paling penting netralitas Pegawai Negeri Sipil.  Lebih jauh Alex menuturkan, Penjabat Walikota melakukan pembahasan rancangan peraturan daerah, dan dapat menandatangani peraturan daerah setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri. Terakhir adalah, melakukan pengisian penjabat berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan setelah mendapat persetujuan tertulis dari menteri dalam negeri.  "Jadi penjabat Walikota tidak bisa sewenang-wenang memindahkan, memutasikan, mengangkat, memberhentikan selama masa jabatan ini tanpa melalui rekomendasi dari Gubernur kepada Menteri Dalam Negeri," paparnya. Alex mengungkapkan rasa bangga setiap kali datang ke Kota Lubuk Linggau, dimana menurutnya Kota Lubuklinggau adalah kota yang bersih ditambah dengan tata ruang yang bagus.  "Setiap kali saya datang ke Lubuk Linggau hati ini rasannya senang, kota bersih dengan tata ruang yang bagus. Saya melihat realitas, saya menyatakan ini berdasarkan pengalaman. Saya katakan Lubuk Linggau ini sudah bisa kita banggakan walaupun masih ada kekurangan disana-sini itu penilaian yang benar bukan yang abal-abal," tuturnya.  Di akhir kata sambutannya, pelopor sekolah gratis dan berobat gratis ini menambahkan, ada tiga agenda penting di tahun ini secara bersamaan yang harus disiasati dengan bijaksana oleh Kepala Daerah sebagai pemangku kekuasaan. Pertama tidak boleh terjadi lagi kebakaran hutan dan lahan seperti 2015 lalu, yang kedua adalah Pilkada serentak 27 Juni mendatang. Ketiga adalah tuan rumah Asian Games dari 45 negara Asia. "Seorang Kepala Daerah harus memberikan pertama kali kebanggaan untuk masyarakat. Insya Allah seluruh rakyat itu bangga menjadi masyarakarat Sumsel karena hanya kami dan Jakarta sanggup dan layak menjadi tuan rumah 45 negara Asia dimana terdapat macan-macan dunia seperti Korea, Jepang dan China," pungkasnya (Tribunnews.com) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.