Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Bank Sumselbabel Siapkan Diri Untuk Asian Games Sumsel
15 Mar 2018 Dilihat 280x

Bank Sumselbabel Siapkan Diri Untuk Asian Games

Palembang, Sumselprov.go.id -- PT Bank Sumsel Babel siap menghadapi segala sesuatu untuk penyelenggaraan Asian Games 2018 yang akan dilaksanakan di Palembang-Jakarta.  “Kami telah siap menghadapi Asian Games 2018 mulai dari transaksi, tempat penukaran uang (money changer), anjungan tunai mandiri (ATM) dan lainnya,” kata Direktur Utama PT Bank Sumsel Babel Muhammad Adil, Rabu (14/3). Menurutnya, ATM Bank Sumsel Babel berlogo visa, jadi tidak hanya di dalam negeri bisa dipakai transaksi tapi juga luar negeri. “Jadi, mulai dari bandara kami siapkan, karena status pelayanan di bandara sudah dinaikkan yang tadinya pelayanan sekarang menjadi kantor kas. Mulai Senin (13/3) kantor kas bandara sudah mulai melayani transaksi perbankan,” katanya. Artinya siapa saja bisa menukar uang di bandara begitu juga pada saat pulang lewat bandara sudah bisa , jadi begitu turun dari kereta ringan (LRT) masuk Bank Sumsel Babel. Selainitu di Jakabaring menurutnya, juga disiapkan kantor, media center termasuk di venues olahraga, kemudian mobil kas keliling dilayani secara daring sistem. Ketua Komisi III DPRD Sumsel, Holda Msi mengatakan di bandara SMB II Palembang pasti banyak tamu yang datang dari luar dan tentunya mereka itu tidak membawa uang dalam bentuk rupiah. “Oleh karena itu, saya mengharapkan ada tempat-tempat untuk menukarkan uang, sebab banyak para atlet dan tamu lainnya akan hadir di Kota Palembang pada saat Asian Games 2018,” katanya.#osk/BP MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
MULAI 14 MARET 2018 TARIF PENGESAHAN STNK TAHUNAN DIHAPUSKAN Sumsel
15 Mar 2018 Dilihat 789x

MULAI 14 MARET 2018 TARIF PENGESAHAN STNK TAHUNAN DIHAPUSKAN

Palembang, Sumselprov.go.id -- Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor : STR/111/H.U.K.3.2/III/2018 Mulai pukul 00.00 Tanggal 14 Maret 2018 biaya PNBP pengesahan tahunan STNK sesuai PP No. 60 Tahun 2016 tentang jenis dan tarif biaya STNK ditiadakan. Hal ini mengacu pada putusan mahkamah agung Nomor 12/P/HUM/2017  Untuk menindak lanjuti prihal dimaksud Direktur lalu lintas Polda Sumsel. Kombes Pol M. Taslim Chaerudin SIK didampingi Kasubdit Regident AKBP Donni Eka Syahputra Sik dan Kompol Irwan Andeta kasi STNK Ditlantas Polda Sumsel  bersama Pembina Samsat baik Bapenda dan Jasa Raharja    Bahwa terhitung mulai Tanggal 14 Maret 2017 ( hari ini ) memerintahkan jajarannya khususnya pelayanan SISTEM ADMINISTRASI MANUNGGAL SATU ATAP (SAMSAT) di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Selatan dengan segera melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat secara masif terkait penghapusan biaya pengesahan tahunan STNK. Dijelaskan Dirlantas Polda sumsel Kombes Pol. M.Taslim Chaerudin SIK bahwa pemberlakuan dimaksud berlaku di seluruh indonesia tentunya kebijakan ini meringankan beban masyarakat dalam melaksanakan kewajiban dalam pembayaran administrasi kenderaan bermotor yang diatur dalam PP 60/2016 tentang jenis dan tarif biaya STNK dihapuskan ungkapnya  Sementara Herryandi Sinulingga kepala UPTB Palembang SAMSAT PALEMBANG II, bersama Pamin 3 Ditlantas Polda Sumsel Ipda Yohan Wiranata SH langsung menindaklanjuti intruksi Pembina samsat berasarkan surat dimaksud. Per tanggal hari ini pukul 00 hari Rabu tanggal 14 Maret 2018 instruksi sudah dijalankan dan langsung kami sosialisasikan kepada wajib pajak yang membayar pajak kenderaaannya hari ini ungkap Sinulingga  Ditambahkan Ipda Yohan Wiranata Pamin 3 Ditlantas Polda Sumsel, tadinya pengesahan STNK Tahunan Jenis kenderaan R4/ Mobil , tarif dikenakan sebesar Rp 50.000 dan tarif pengesehaan STNK R2/motor Rp 25.000 , biaya tersebut dihapuskan terhitung mulai tanggal hari ini. Kita bersama sama tim Samsat Palembang II lanngsung tindak lanjut mensosialisasikan bersama sama di Kantor Layanan Samsat Palembang II dan Samsat Corner Opi Mall dan Samsat Keliling Palembang II ungkapnya ini pukul 00 Hari Rabu tanggal 14 Maret 2018 instruksi sudah dijalankan dan langsung kami sosialisasikan kepada wajib pajak yang membayar pajak kenderaaannya hari ini ungkap Sinulingga  MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Masyarakat Diimbau Berhati-hati Dengan Banjir di Daerahnya Sumsel
15 Mar 2018 Dilihat 195x

Masyarakat Diimbau Berhati-hati Dengan Banjir di Daerahnya

Palembang, Sumselprov.go.id -- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Iriansyah mengatakan, kalau Provinsi Sumsel masih masuk musi penghujan atau puncak musim penghujan terutama terjadi di daerah Selatan Sumsel seperti di Mura, Muratara, Muaraenim, Pali, Ogan Ilir. Akibat tingginya curah hujan sejumlah tempat di Sumsel mengalami banjir. “Kita bersama sektor terkait sudah mengantisipasi, menjaga, mengevakuasi kalau terjadi lebih ekstrim lagi dari banjir tadi, daerah-daerah tersebut sudah kita floating untuk sarana dan prasarana, jadi satgas penanggulangan bencan , BPPB di kabupaten sudah stay disana , menolong dan penginformasikan kepada masyarakat yang daerahnya rawan banjir,” katanya, Selasa (13/3). Untuk sarana dan prasarana, pihaknya , sudah floating setiap kabupaten sudah disiapkan seperti perahu karet , alat evakuasi korban, logistik. “Didaerah sudah berkoordinasi dengan sektor terkait , dinas sosial, dinas kesehatan , PU bersama-sama menolong masyarakat yang ada yang rawan banjir sekarang ini dan sekarang ini masyarakat di himbau berhati-hati didaerah sering terjadi banjir,” katanya. Untuk banjir di Muratara terutama di Rawas Ilir yang banjir menurutnya sudah di tindaklanjuti BPBD Muratara. “Kondisi disana rumahnya pinggir sungai, tapi rumah masyarakatnya panggung, alhamdulilah belum ada korban jiwa, tapi bukan rumahnya banjir melainkan jalannya pinggir sungai, aktivtas masyarakat masih berjalan,” katanya. Selain itu, di Rawas Ilir juga dibentuk posko, jika ada gangguan kesehatan di mana posko itu bersama dinas kesehatan terkait dibentuk di lapangan. “Ketika ada masyarakat berdampak banjir, seperti penyakit, terisolir akibat banjir bisa kita evakuasi dan koordinasikan dengan pihak terkait untuk diberikan bantuan kepada masyarakat berdampak banjir tersebut,” katanya. #osk/BP MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Burung Love Bird Asal Pagaralam Juara Piala Presiden dan Kalahkan Saingannya Seharga Rp 1 Miliar  Sumsel
14 Mar 2018 Dilihat 211x

Burung Love Bird Asal Pagaralam Juara Piala Presiden dan Kalahkan Saingannya Seharga Rp 1 Miliar

Pagaralam, Sumselprov.go.id -- Para Kicau Mania Kota Pagaralam patut berbangga hati, pasalnya salah satu pecinta burung kicau di Kota Pagaralam berhasil menorehkan prestasi yang sangat membanggakan. Agil Bara pemilik burung Love Bird dengan nama Bebek Sumatera berhasil menorehkan sejarah baru bagi para pecinta burung di Pagaralam dan Sumatera Selatan.   Pasalnya burung Love Bird miliknya berhasil mendapat juara pertama dalam lomba burung Kicau Piala Presiden 2018 yang digelar di Istana Bogor, Minggu (11/3/2018) kemarin. Bebek Sumatera ini berhasil mengalahkan sejumlah burung Love Birt dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan burung Love Bird seharga Rp 1 Milyar pun yaitu Awewe juga berhasil dikalahkannya.  Informasi yang dihimpun sripoku.com, Senin (12/3/2018) menyebutkan, Love Bird Bebek Sumatera milik Agil ini turun dikelas utama dan berhasil mendapatkan juara pertama mengalahkan Love Bird Black Magik asal Surabaya dan Love Birt Awewe dari Samarinda   Pemilik Love Birt Bebek Sumatera, Agil Bara mengatakan, sangat bangga dengan prestasi yang didapat burung kesayangannya tersebut. Pasalnya bangga mampu menjadi juara nasional di Piala Presiden Jokowi. "Selain itu saya bangga burung love bird saya bisa mengalahkan love birt seharga Rp 1 Milyar asal Samarinda yaitu Love Birt Awewe," katanya.  Menurut Agil, prestasi ini merupakan prestasi pertama untuk Kota Pagaralam bahkan Sumatera Selatan (TRIBUNSUMSEL.COM) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Satpol. PP Prov. Sumsel Adakan Rangkaian Kegiatan HUT Satpol PP ke-68 Tahun 2018. Sumsel
14 Mar 2018 Dilihat 194x

Satpol. PP Prov. Sumsel Adakan Rangkaian Kegiatan HUT Satpol PP ke-68 Tahun 2018.

Palembang Sumselprov.go.id- Dalam rangka menyambut HUT Satpol PP ke-68 dan Satlinmas ke-56 serta Damkar ke-99 Tahun 2018,  Satpol PP Prov.  mengadakan rapat Koordinasi Teknis dan Satuan Perlindungan Masyarakat ke-56  di Aula  Praja Wibawa Satpol PP Prov. Sumsel. Selasa (13/3) Sekretaris Satpol PP Prov. Sumsel, Ibu Leni Milana, S. IP,  M. Si memaparkan kegiatan ini  pada saat Rapat Koordinasi Teknis di Aula  Praja Wibawa Satpol PP Prov. Sumsel. Kepanitiaan ini sudah terbentuk sesuai dengan Keputusan Gubernur Sumsel Nomor 755/KPTS/SATPOL-PP/2018 tanggal 28 Februari 2018 Rangkaian kegiatan antara lain bedah rumah, donor darah, pelayanan kesehatan, operasi simpatik, sosialisasi Asian Games, jalan sehat dan diakhiri puncaknya Upacara dan Apel Siaga di Griya Agung tanggal 21 Maret 2018 yang akan datang. Hadir dalam rapat ini antara lain dari perwakilan pejabat dari Dishub Prov. Sumsel dan Kota Palembang, Biro Humas dan Protokol, Biro Umum dan Perlengkapan, Dinas Kominfo Prov. Sumsel, Dinas Kesehatan dan PMI Sumsel. Dan juga hadir Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel, Tribun/Sripo dan seluruh pejabat di Satpol PP Prov. Sumsel. Pembahasan dalam rapat ini banyak dipusatkan pada acara Upacara puncak tanggal 21 Maret 2018 di Griya Agung. Dengan adanya Rapat teknis ini dapat terselenggaranya rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan sukses. MC Diskominfo Prov Sumsel/FS/AZ

Baca Detail
SELARASKAN PRIORITAS PEMBANGUNAN 2019 DENGAN POKIR DPRD SUMSEL Sumsel
14 Mar 2018 Dilihat 218x

SELARASKAN PRIORITAS PEMBANGUNAN 2019 DENGAN POKIR DPRD SUMSEL

Palembang, Sumselprov.go.id - - Sebagai lembaga perwakilan rakyat, DPRD Sumsel memiliki pokok – pokok pikiran (Pokir) yang harus disinergikan dengan prioritas dan arah pembangunan di Provinsi Sumsel 2019. Pokir merupakan hasil riset penjaringan aspirasi masyarakat, sebagai bahan perumusan kegiatan dan kelompok sasaran yang diselaraskan. Hal ini mengemuka dalam, rapat diskusi dan pemaparan sinergi Pokir DPRD Sumsel dengan prioritas pembangunan Sumsel 2019 di gedung DPRD Sumsel, Senin (12/3/2018). Rapat dipimpin Setda Prov Sumsel Nasrun Umar dan dihadiri Plt Ketua DPRD Sumsel Uzer Effendi, para anggota dewan dan OPD di lingkungan Pemprov Sumsel. Sekda Prov Sumsel Nasrun Umar mengatakan, tahun anggaran 2018 tanpa terasa sudah berjalan tiga bulan lamanya. Untuk itu, selaku pihak eksekutif sangat menginginkan arah rencana pembangunan daerah Provinsi Sumsel dapat bersinergi dengan pokok-pokok pikiran para anggota DPRD Sumsel. "Kami inginkan bahwa terjadinya komunikasi yang ketat dan terus menerus dilaksanakan agar sinergi yang dilakukan dapat benar-benar direalisasikan dengan baik," harapnya.   Plt Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Uzer Effendi menyambut baik digelarnya pertemuan tersebut karena rencana kerja Pemda sangat memiliki peran strategis dalam pembangunan yang merupakan penjabaran rencana kerja pemerintah daerah. Sementara, pokok-pokok pikiran DPRD merupakan hasil riset atau penjaringan aspirasi masyarakat, sebagai bahan perumusan kegiatan dan kelompok sasaran yang diselaraskan dengan arah kebijakan pembangunan Provinsi Sumsel. "Harapan kita bersama melalui sinergi pokok-pokok pikiran DPRD Provinsi Sumsel dengan prioritas pembangunan Sumsel tahun 2019 ini, pembangunan Sumatera Selatan kedepan dapat lebih tepat sasaran lagi,"katanya.  Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi Sumsel, Ekowati Retna Ningsih menjelaskan, arah kebijakan pembangunan Provinsi Sumsel 2019 meliputi empat prioritas. Pertama, pembangunan manusia berkwalitas, yang meliputipercepatan pengurangan kemiskinan, peningkatan pelayanan kesehatan berkwalitas dan Gizi masyarakat, pemerataan layanan pendidikan berkwalitas, dan peningkatan akses masyarakat terhadap perumahan dan pemukiman layak.  Kedua, pengurangan kesenjangan wilayah. Terdiri dari tiga program prioritas yakni, Peningkatan konektivitas dan TIK, percepatan pembangunan daerah tertinggal dan Desa, dan penanggulangan bencana.  Ketiga, peningkatan nilai tambah ekonomi berbasis Green Growth. Lima program prioritas yakni, peningkatan nilai tambah dan produktifitas SDA berbasis inovasi daerah, percepatan peningkatan eksport dan nilai tambah industri pengolahan, peningkatan nilai tambah jasa produksi, percepatan peningkatan keahlian tenaga kerja, dan peningkatan daya dukung SDA dan daya tampung lingkungan.  Keempat, stabilitas keamanan dan pemantapan reformasi birokrasi. Diuraikan menjadi tiga program prioritas yakni, Kamtibmas, reformasi birokrasi dan peningkatan tata kelola layanan dasar. "Untuk sinergitas ini, sampai dengan 1 April diharapkan pokok-pokok pikiran DPRD sudah masuk. Kemudian, pokok-pokok pikiran diselaraskan dengan sasaran pembangunan yang artinya tidak di luar sasaran pembangunan serta disesuaikan dengan keadaan anggaran," paparnya. (GLOBALPLANET.news) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Gubernur Sumsel Sampaikan Tanggapan dan Jawaban Enam Raperda DPRD Sumsel Sumsel
14 Mar 2018 Dilihat 169x

Gubernur Sumsel Sampaikan Tanggapan dan Jawaban Enam Raperda DPRD Sumsel

Palembang, Sumselprov.go.id - - Gubernur Sumsel Alex Noerdin menyampaikan tanggapan dan jawaban terhadap Raperda Provinsi Sumsel pada Rapat Paripurna XLII DPRD Provinsi Sumsel di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel, Senin (12/3/2018). Gubernur Sumsel  Alex Noerdin mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada masing-masing Fraksi DPRD Provinsi Sumsel yang telah menyampaikan melalui juru bicaranya terhadap 6 Raperda. "Kami telah berusaha memberikan jawaban dan penjelasan dengan sebaik-baiknya dan selengkap-lengkapnya. Kami mengharapkan kiranya hal-hal yang belum jelas kiranya dapat dibahas secara lebih mendalam bersama perangkat daerah dan unit kerja terkait pada rapat pansus yang telah dibentuk," ungkapnya. Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Sumsel Uzer Effendi mengatakan pada prinsipnya menilai bahwa jawaban dan penjelasan yang baru saja disampaikan oleh Gubernur Sumsel Alex Noerdin sudah dapat memenuhi harapan dari Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Sumsel. Kemudian dilanjutkan dengan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sumsel. Berdasarkan hasil rapat pimpinan dengan pimpinan fraksi-fraksi DPRD Provinsi Sumsel, bahwa dalam rangka membahas dan meneliti terhadap keenam Raperda yang diajukan Pemprov Sumsel, disepakati akan dibentuk 5 Pansus dengan ruang lingkup pembahasan masing-masing Pansus. Pansus 1 membahas Raperda tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah. Pansus II membahas Raperda tentang Fasilitas dan Kemudahan Pajak Daerah dan Retrebusi Daerah di Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api. Pansus III membahas Raperda tentang Perubahan Kelima atas Peraturan daerah Nomor 4 Tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Usaha. Pansus IV membahas Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Perubahan Bentuk Hukum Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi menjadi Perseroan Terbatas Sumsel Energi Gemilang. Pansus V membahas pertama Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Tugas Belajar dan Beasiswa. Kemudian kedua Raperda tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2009 tentang Program Sekolah Gratis. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
 Pemerintah Dorong AIIB Dukung Percepatan Pembangunan Negara-Negara di Asia Sumsel
13 Mar 2018 Dilihat 185x

Pemerintah Dorong AIIB Dukung Percepatan Pembangunan Negara-Negara di Asia

Bogor, Jawa Barat- Indonesia mendukung penuh kehadiran Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) dalam upayanya mempercepat pembangunan di negara-negara Asia. Pemerintah juga berkomitmen untuk terus melangsungkan kerja sama dengan AIIB di masa mendatang.Hal itu merupakan salah satu poin yang disampaikan Presiden Joko Widodo kepada delegasi AIIB yang berkunjung ke Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin, (12/3/2018).Saat memberikan keterangan selepas pertemuan itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu anggota pendiri dari lembaga yang beroperasi sejak 16 Januari 2016 itu. Saat ini, Indonesia diketahui juga termasuk salah satu pemegang saham terbesar di dalam AIIB.Indonesia mendapatkan salah satu pendanaan bersama tiga negara lainnya di awal beroperasinya AIIB. Proyek pertama Indonesia yang didanai itu ialah program peningkatan permukiman kumuh nasional dengan biaya sebesar USD 216 juta."Indonesia mendapatkan proyek pertama di dalam operasi mereka. Yaitu proyek National Slum Upgrading Program. Mereka memasukkan dana sebesar USD 216 juta, bersama dengan lembaga-lembaga multilateral yang lain," ujarnya di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin, 12 Maret 2018.Di tahun 2017, Indonesia dan AIIB kembali bekerja sama di dalam dua proyek. Proyek pertama ialah pembangunan infrastruktur daerah yang mencakup penyediaan air bersih dan sanitasi, penanganan banjir, pengelolaan limbah, serta penataan lingkungan kumuh. Proyek ini berjalan dengan biaya USD 100 juta.Sedangkan pada kerja sama yang kedua di tahun lalu, pemerintah menjalankan proyek yang disebut dengan Dam Operational Improvement and Safety Project (DOISP) dengan dana sebesar USD 125 juta. Proyek ini dimaksudkan sebagai program jangka panjang pemerintah untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan dalam hal pengelolaan bendungan di Indonesia."Dam Operational Improvement and Safety Project ini untuk memelihara dan merehabilitasi dam-dam yang telah dibangun sebelumnya. Bukan untuk membangun yang baru," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, yang turut memberikan keterangan.Basuki melanjutkan, saat ini pihaknya tengah mengusulkan agar sejumlah proyek irigasi di Indonesia dapat dimasukkan ke dalam agenda kerja sama antara Indonesia dengan AIIB. Menurutnya, dengan akan selesainya pembangunan bendungan yang memang menjadi program pemerintah, diperlukan tindak lanjut untuk pemanfaatan bendungan dimaksud agar lebih dapat dirasakan manfaatnya di tengah masyarakat."Ada beberapa dam yang sedang kita bangun yang mulai tahun 2018 ini sudah ada yang selesai. Tentu harus dilanjutkan dengan pembangunan untuk memanfaatkan air di waduk-waduk. Sebagian sudah kita siapkan dengan APBN, tapi ini akan selesai lebih banyak lagi sehingga kita ajukan ke Bappenas untuk bisa diajukan ke AIIB," tuturnya. MC Diskominfo Prov Sumsel/FS/AZ/M

Baca Detail
Presiden Menerima Kunjungan Kehormatan Delegasi AIIB Sumsel
13 Mar 2018 Dilihat 164x

Presiden Menerima Kunjungan Kehormatan Delegasi AIIB

Bogor, Sumselprov.go.id- Presiden Joko Widodo pagi ini menerima kunjungan kehormatan delegasi Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) di Istana Kepresidenan. Delegasi yang dipimpin oleh Christopher Legg ini sebagian besarnya terdiri atas sejumlah direktur eksekutif AIIB datang sebelum berkunjung ke lokasi pembangunan MRT di Jakarta dan bertolak ke Yogyakarta dan Solo."Proyek MRT Jakarta diluncurkan saat saya menjadi Gubernur Jakarta. Saya juga memulai karier saya di bidang politik sebagai Wali Kota Solo. Jadi, saya sangat senang melihat jadwal Anda minggu yang akan mengunjungi kedua tempat tersebut," ujar Presiden saat menyambut kedatangan rombongan delegasi AIIB, Senin, (12/3/2018).Didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Presiden Joko Widodo kembali menyatakan dukungan secara langsung kepada pembentukan AIIB. AIIB yang bertujuan untuk memberikan pembiayaan infrastruktur dalam mendukung perekonomian dinilai sesuai dengan visi dan misi pemerintahan yang memprioritaskan pembangunan infrastruktur di lima tahun pemerintahan."Indonesia adalah salah satu negara pertama di dunia yang mendukung sepenuhnya gagasan AIIB. Salah satu tindakan saya yang pertama saat menjadi Presiden Indonesia pada tahun 2014 adalah untuk menyatakan dukungan penuh dan niat serius untuk bergabung dengan AIIB," ucapnya.Ditemui selepas pertemuan, Rionald Silaban, salah seorang direktur eksekutif AIIB yang turut serta dalam pertemuan itu menjelaskan, kunjungan delegasi AIIB ke Indonesia kali ini ialah untuk melihat program dan proyek-proyek yang berkaitan dengan AIIB."Kita diterima dalam rangka _courtesy call_. Besok juga akan melakukan kunjungan ke Yogyakarta dan Solo untuk melihat program dan proyek yang ada kaitannya dengan AIIB," ucapnya.Sedangkan pimpinan delegasi, Christopher Legg, mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah mendanai tiga proyek infrastruktur yang dikerjakan pemerintah Indonesia. Pihaknya berharap agar AIIB dapat lebih memberikan kontribusi bagi pembangunan di Indonesia."Sejauh ini kami sedang mendukung 3 proyek di sini. AIIB masih sangat muda, baru beroperasi selama 2 tahun. Selama 2 tahun itu kami telah membiayai 20 proyek di mana 3 di antaranya berasal dari Indonesia," tuturnya.Saat disinggung apakah AIIB tidak diliputi kekhawatiran soal kondisi di Indonesia yang bersiap memasuki masa-masa Pilkada dan Pilpres, Legg mengatakan bahwa AIIB sama sekali tidak berpikir bahwa itu sebagai hal yang patut dikhawatirkan."AIIB tidak tertarik dengan politik dalam negeri. Itu hanya bisnis biasa bagi kami. Saat ini ada beberapa proyek yang siap berjalan dan kami tidak menjadikan isu politik sebagai dasar pertimbangan kami," tandasnya. MC Diskominfo Prov Sumsel/FS/AZ/M

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.