Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Korem  044/Gapo Launching Sikowil Sumsel
21 Mar 2018 Dilihat 136x

Korem 044/Gapo Launching Sikowil

Palembang, Sumselprov.go.id – Panglima Kodam II/Sriwijaya Panglima Kodam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos didampingi  Komandan Korem 044/Gapo Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, S.IP. meresmikan  Launching Sikowil (Sistem Informasi Satuan Komando Kewilayahan) satuan jajaran Korem 044/Gapo bertempat di ruang Pusat Komando dan Pengendali Operasi (Puskodalops) Korem 044/Gapo Jln. Jenderal Sudirman KM 4,5 Palembang, Selasa (20/3/2018). Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos. dalam sambutannya mengatakan, penghargaan yang tinggi terhadap Komandan Korem 044/Gapo Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo beserta jajarannya yang tidak berhenti-hentinya membuat inovasi yang sangat bermanfaat dalam menunjang pelaksanaan tugas. “Setelah berhasil membuat inofasi Bios 44 hingga tingkat nasional, kini Danrem Gapo buat lagi inovasi Sikowil yang sangat bermanfaat dalam menunjang pelaksanaan tugas,” terang Pangdam. Lebih lanjut Pangdam II/Sriwijaya mengungkapkan, bahwa Sistem Informasi Komando Kewilayahan (Sikowil) ini dapat digunakan sebagai alat untuk memonitor wilayah berupa kegiatan maupun kejadian yang terjadi guna diketahui secara cepat dan tepat, sehingga pimpinan dapat dengan cepat mengambil langkah antisipasi. Sikowil akan sangat membantu dalam bertindak untuk mengantisipasi kegiatan, karena sistem ini dapat memonitor kegiatan lebih maksimal dengan informasi yang lebih cepat dan tepat,” ungkapnya. Selain itu, Mayjen TNI AM. Putranto juga berharap, Sikowil ini dapat ditularkan di wilayah Korem lain jajaran Kodam II/Swj karena berfungsi yang sangat baik untuk membantu tugas, apalagi dapat membangun mitra/dikonekan dengan pihak Polda maupun Angkatan Darat yang akam menjadi lebih kuat.  “Karena sistem ini sangat bagus, agar dapat ditularkan ke Korem lain dan harus dilengkapi dengan pengamanan yang kuat, sehingga dalam penggunaan tidak ada gangguan,” harapnya. Sementara Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, S.IP. Danrem 044/Gapo menyampaikan, bahwaSikowil adalah sistem yang digunakan oleh TNI khususnya Korem 044/Gapo untuk memetakan berbagai sumber daya, berbagai potensi, dan berbagai kegiatan serta kejadian yang secara langsung atau pun tidak langsung diawasi dan dikendalikan demi kepentingan keutuhan dan kedaulatan NKRI. “Beberapa fitur fungsi unggulan di dalam Sikowil diantaranya peta tematik berbasis GIS/modul utama yaitu Geografi, demografi dan kondisi sosial, laporan kejadian (event), laporan progress kolaborasi pekerjaan (proyek), Tracking, Berita, Forum dan Back office management,” terangKolonel Inf Kunto. Selain itu, Danrem juga menyampaikan, bahwa sistem ini tidak bisa berjalan tanpa dukungan infrastruktur modul-modul di balik layar yang menjadi penghubung semua fungsi di depan bisa berjalan, seperti modul struktur garis komando dan kewenangan hak akses, penyusunan dan pembagian wilayah, organisasi dan kepangkatan, “jelasnya”. Hadir dalam acara Launching tersebut, Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos., Danrem 044/Gapo Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, S.IP., para Asisten Kasdam II/Swj, para Dan/Kabalakdam II/Swj, para Kasi dan Dandim jajaran Korem 044/Gapo. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
BNN RI : Pentingnya Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba Kepada Kelompok Masyarakat di Prov. Sumsel Sumsel
21 Mar 2018 Dilihat 357x

BNN RI : Pentingnya Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba Kepada Kelompok Masyarakat di Prov. Sumsel

Palembang, Sumselprov.go.id -- BNN Republik Indonesia melalui Divisi Pencegahan Direktorat  Advokasi Subdit Masyarakat dan Pendidikan bersama BNNP Sumatera Selatan menggelar kegiatan Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba Kepada Kelompok Masyarakat, acara dibuka oleh Direktur Advokasi Deputi Bidang Pencegahan BNN RI, Dra. Yunis Farida Oktoris, M.Si bertempat di Hotel Santika Palembang, Selasa (20/03/2018). Dalam sambutannya Dra. Yunis Farida Oktoris menyampaikan bahwa saat ini Indonesia dalam keadaan darurat Narkoba.  Banyaknya narkoba dari berbagai jenis yang tertangkap saat akan diselundupkan mengindikasikan pergerakan narkoba di Indonesia sudah bersifat masif.  Para korban pun sudah sampai ke pelosok, tidak memandang  usia, golongan dan pendidikan.  “Hal yang tak kalah pentingnya saat ini adalah bagaimana mencegah masyarakat agar menjauhi barang haram tersebut.  Tentunya diperlukan dukungan dari berbagai pihak terkait, dan dapat dimulai dari lingkungan rumah ataupun lingkungan kerja.  Untuk masyarakat yang telah menjadi adict mereka adalah korban, sebaiknya ada dukungan terhadap mereka untuk segera di rehabilitasi, bukan malah dikucilkan.”, ungkap Direktur Advokasi Deputi Bidang Pencegahan BNN RI. Sementara itu Kepala BNN Provinsi Sumatera Selatan, Drs. Jhon Turman Panjaitan mengatakan tujuan dibentuknya relawan anti narkoba di lingkungan Provinsi Sumatera Selatan adalah sebagai penyuluh masyarakat, sebagai inisiator program pencegahan, sebagai motivator yang dapat mendorong orang lain untuk menjadi penggiat dalam pencegahan dan sebagai fasilitator yang menjembatani BNN dengan seluruh stakeholder.  Relawan Anti Narkoba  berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan  yang setiap hari berinteraksi dengan lingkungan kerja ataupun masyarakat langsung.   Sebagai contoh Peran Pemerintah adalah sebagai pembuat kebijakan dan aturan, menjalin kemitraan stakeholder, melaksanakan sosialisasi dan penyebaran informasi P4GN kepada ASN, dll.   “Dengan menjalankan peran sesuai tupoksinya, tujuan pelaksanaan pencegahan secara rutin dan berkesinambungan agar tujuan Program P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) dapat terwujud.”, pungkasnya. Kegiatan berlangsung selama 2 (dua) hari dimulai tanggal l 20 s/d 21 Mart 2018.   Peserta merupakan relawan BNN sebanyak 50 (lima puluh) orang berasal dari Instansi Pemerintah/swasta, TNI, POLRI, perbankan, perusahaan daerah, tenaga pendidik, tokoh masyarakat dan organisasi wanita yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.  Narasumber berasal dari BNN RI, BNNP Sumatera Selatan dan Widyaiswara LAN RI. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/dWi 

Baca Detail
Gubernur Kukuhkan Musni Wijaya Jadi Pjs Walikota Pagaralam Sumsel
21 Mar 2018 Dilihat 252x

Gubernur Kukuhkan Musni Wijaya Jadi Pjs Walikota Pagaralam

Palembang, Sumselprov.go.id --  Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengukuhkan Musni Wijaya menjadi Pejabat Sementara (PJS) Walikota Pagaralam, di Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Selasa (20/3/2018). Pengukuhan berdasarkan SK Mendagri Nomor 131.16-440 tahun 2018 tanggal 14 Maret 2018 Tertuang dalam surat itu, Musni sebagai PJS Walikota Pagaralam selama Walikota dan Wakil Walikota Pagaralam cuti di luar tanggungan negara untuk melaksanakan kampanye dalam Pilkada serentak mulai dari 15 Febuari sampai akhir masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Pagaralam pada 23 April 2018. Alex mengatakan, Musni Wijaya adalah sosok ASN yang sudah menduduki beberapa jabatan Eselon II di Sumsel. Ia pun yakin jika Musni mampu menjalankan tugasnya sebagai PJS dengan baik. “Akhirnya sampai juga keinginan Pak Musni menjadi Kepala Daerah, kalau tekad kita bulat Insya Allah usaha kita sampai,” ungkap Alex saat menyampaikan sambutan Menurutnya, separuh lebih luas Kota Pagaralam adalah hutan, oleh karena itu masyarakat nya lebih mudah diatur dan ditambah lagi dengan masyarakatnya yang masih sangat religius. Untuk itu, ia menaruh banyak harapan untuk Kota Pagaralam dimana Gubernur Sumsel menyetujui pembangunan Bandara Atung Bungsu, bandar udara yang dibangun di daerah Dempo Selatan, Pagaralam. Dirinya juga menjelaskan, tujuan pembangunan Bandara Atung Bungsu bukan semata-mata hanya transportasi untuk mengangkut penumpang, melainkan juga sebagai angkutan barang-barang akomoditi yang dihasilkan dari Pagaralam. “Misalnya buah-buahan, bunga, sayur langka kita yang tidak volume terlalu besar tapi berkualitas berangkat ke Singapura. Diawali dulu dari Pagaralam dibawa ke Jakarta, ke Bandung, baru ke Singapura. Itu cita-cita dari dulu. Dari airport mengangkat perekonomian Pagaralam yang bertumpu pada perkebunan,” ungkap Alex. Di sela-sela sambutannya, Alex melakukan kilas balik Pjs  Walikota Pagaralam yang belum lama ini berpulang ke sang pencipta tidak berapa lama usai dilantik. Ia berpesan Pjs yang baru dikukuhkan harus bisa melanjutkan tugas dengan sebaik-baiknya. “Saya yakin Pak Amsin bisa menjadi Walikota yang baik, tapi Allah berkata lain semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT. Anda yang menggantikan, kalau dilaksanakan berdasarkan pengalaman yang ada Insya Allah anda berhasil, didukung oleh seluruh OPD dan masyarakat Pagaralam,” tuturnya. Sementara itu, Musni Wijaya yang terakhir menjabat Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Sumsel mengatakan, atas kepercayaan ini ia segera menyampaikan informasi tentang kegiatan Asian Games dan lainnya kepada masyarakat “Tak hanya itu, besok, untuk Jembatan Endikat di Pagaralam akan ada rapat nya. Sejauh ini memang sudah dilakukan pembangunan, tapi harusnya ada rute pengalihan dan itu baru akan dibicarakan kembali karena saya juga masih baru,” imbuhnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/FS/PE

Baca Detail
Orientasi SDIDTK Revisi Bagi Tenaga Kesehatan di Puskesmas dan Pendidik PAUD/TK Memfasilitasi Keluarga Dalam Asah, Asih, Asuh Yang Benar Sumsel
21 Mar 2018 Dilihat 90x

Orientasi SDIDTK Revisi Bagi Tenaga Kesehatan di Puskesmas dan Pendidik PAUD/TK Memfasilitasi Keluarga Dalam Asah, Asih, Asuh Yang Benar

Palembang, Sumselprov.go.id – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dra. Lesty Nurainy, Apt.,M.Kes membuka secara resmi acara Pertemuan Orientasi SDIDTK Revisi Bagi Tenaga Kesehatan di Puskesmas dan Tenaga Pendidik PAUD/TK, “Lima tahun pertama kehidupan anak merupakan masa keemasan “Golden Period”, sekaligus masa kritis karena pada masa inilah terbentuk dasar kemampuan keinderaan, berfikir dan berbicara serta pertumbuhan intelektual yang intensif dan awal pertumbuhan moral”, ujar Lesty memulai sambutannya Agar usia dini tumbuh dan berkembang secara optimal maka pemenuhan akan gizi, perawatan dan pelayanan kesehatan, kasih sayang, perlindungan, stimulasi penghargaan , pergeseran norma-norma awal sosial dan agama (ASAH, ASIH, ASUH) harus diselenggarakan sedini mungkin, lanjut Kadiskes. Kegiatan SDIDTK sudah mulai disosialisasikan sejak tahun 1997, akan tetapi sampai saat ini belum semua Puskesmas (PKM) menerapkan kegiatan ini dikarenakan belum semua daerah memiliki tenaga pelatih dan tenaga yang dilatih. “Kegiatan SDIDTK merupakan salah satu indikator komposit pelayanan kesehatan anak balita pada RPJMN dan Renstra, sehingga apabila PKM tidak melaksanakan kegiatan tersebut maka indikator tidak tercapai”, tutup Lesty Nurany mengakhiri sambutannya. Ketua panitia pelaksana kegiatan, Siti Nurul Fadilah, Am.Keb; melaporkan kegiatan SDIDTK bertujuan untuk meningkatakan pengetahuan tenaga puskesmas dan Pendidik PAUD/TK sehingga dapat memberikan pelayanan SDIDTK pada balita dan anak prasekolah sesuai standar serta mampu memfasilitasi keluarga melaksanakan pola asuh, asah dan asuh yang benar. Peserta pada kegiatan ini berjumlah 28 orang dari 7 Kabupaten/Kota yang terdiri dari Pengelola Program Kesga Kabupaten, Pengelola SDIDTK Puskesmas, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Guru PAUD/TK dengan Narasumber Kasi Kesga Gizi dan Masyarakat Dinkes Prov.Sumsel, Rumah Sakit Muhammad Husin (RSMH), Dinas Pendidikan Prov.Sumsel dan Fasilitator Prov.Sumsel  “Kegiatan berlangsung selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 21 sampai dengan 21 Maret 2018, bertempat di Hotel Horison Ultima, Jln. Jenderal Sudirman No.57 Palembang”, pungkas Siti Nurul Fadilah mengakhiri laporannya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Asisten III Pemprov Sumsel Buka Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II Sumsel
20 Mar 2018 Dilihat 647x

Asisten III Pemprov Sumsel Buka Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II

Palembang, Sumselprov.go.id  -- Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Provinsi Sumsel, Prof Eduar Juliartha, membuka Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II Angkatan VII Tahun 2018 di Aula Putri Kembang Dadar, Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Daerah (BPSMD) Provinsi Sumsel, Senin (19/3/2018). Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II Angkatan VII Tahun 2018 ini diikuti sebanyak 54 peserta, baik dari Provinsi Sumsel maupun luar Provinsi Sumsel. Pada pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II Angkatan VII Tahun 2018, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Provinsi Sumsel didampingi Deputi Bidang Kajian dan Kebijakan RI, M. Taufik, dan Kepala BPSMD Provinsi Sumsel, Musni Wijaya. Eduar mengatakan, penyelenggaraan diklat ini memiliki strategi dalam penyusunan dan penyelenggaraan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun di daerah. Penguatan ini perlu dilakukan melalui pengembangan kompetensi penyelenggaraan pemerintahan, khususnya sebagai peserta diklat ini. "Sekiranya kondisi seperti ini dapat terpenuhi, maka akselerasi penyelenggaraan pemerintahan daerah dapat berjalan dengan baik dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat sebagaimana kita cita-citakan dapat segera terwujud,"ujarnya. Pada sisi lain, dirinya menilai penyelenggaraan diklat ini juga diharapkan bisa menguatkan terhadap penguatan bangsa melalui internalisasi nilai kejayaan, kebangsaan dan patriotisme antar peserta yang berasal dari berbagai daerah di Provinsi Sumsel atau luar Provinsi Sumsel. Hal tersebut sejalan dengan program Nawa Cita Pemerintah yang terkait dengan tiga hal berikut. Pertama, membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Kedua, meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan, kemudian Ketiga melakukan renovasi karakter bangsa dengan mengedepankan aspek pendidikan kewarga negaraan. Dalam rangka mendukung hal tersebut, lanjut Eduar pengembangan kompetensi ASN dibutuhkan oleh sebuah organisasi pemerintah sebagai tuntutan lingkungan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, globalisasi dan peningkatan daya saing bangsa, serta harapan masyarakat terhadap kinerja pemerintah yang terus berkembang, sejalan dengan perkembangan dan dinamika masyarakat. "Peran kepemimpinan perlu adanya suatu langkah yang proaktif dari seorang pemimpin untuk melibatkan partisipasi aktif dari berbagai stakeholder terkait yang memiliki visi, misi, dan strategi jangka panjang agar pembangunan dapat berkelanjutan," katanya. Pada kesempatan ini juga dirinya berpesan para peserta diklat untuk mengikuti diklat ini dengan sebaik-baiknya, bukan hanya sekedar prasyarat jabatan saja, namun ini adalah proses belajar mengajar untuk membentuk mentalitas, kepemimpinan yang inovatif dan berwawasan ke depan sebagai agen pemimpin perubahan. Ia juga berharap agar para peserta menggunakan kesempatan mengikuti diklat ini se-optimal mungkin, dengan bersikap pro-aktif dengan penuh kedisiplinan, ketekunan dan tanggungjawab Kemudian membangun komunikasi dan kerjasama yang kompak secara intensif, untuk membangun Indonesia yang lebih baik dimasa yang akan datang. .(Tribunnews.com) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Polda Sumsel Launching E-Poling Sumsel
20 Mar 2018 Dilihat 180x

Polda Sumsel Launching E-Poling

Palembang, Sumselprov.go.id -- Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara melihat dengan peluncuran aplikasi Elektronik Polisi Monitoring (E-Poling), yang digagas Polresta Palembang, dapat mempercepat koordinasi di lapangan. “Sejauh ini ide dari anggota kepolisian sudah baik. Namun harus dikembangkan lagi sehingga nantinya dapat memudahkan kita berkoordinasi dengan masyarakat dan kepolisian di lapangan,” kata Zulkarnain saat melaunching aplikasi E-Poling di Mapolresta Palembang, Senin (29/3). Pada kesempatan itu, Zulkarnain meminta seluruh polisi di Sumsel, untuk memanfaatkan perkembangan teknologi agar memudahkan koordinasi dengan masyarakat dan kepolisian. Menurutnya, pemikiran dari Polresta Palembang membuat E-Poling ini sudah baik, untuk memudahkan koordinasi kepolisian di lapangan dengan pimpinan Satlantas dan Shabara. Namun menurutnya, alangkah baiknya jika E-Poling digabungkan dengan aplikasi Polisi Wong Kito, karena di aplikasi ini, semuanya dapat membaur dengan masyarakat. Sebagaimana diinformasikan, aplikasi E-Poling ini sengaja dibuat untuk memudahkan Satlantas dan Shabara mengecek dan mengawasi anggotanya di lapangan, sehingga jika terjadi sesuatu di lokasi dapat memerintahkan anggota terdekat. Misalnya, terjadi kemacetan di suatu wilayah maka pimpinan dapat langsung memantau dan memerintahkan anggota terdekat untuk mengambil tindakan secepat mungkin. “Nantinya setiap kepolisian yang di lapangan diwajibkan untuk mendownload aplikasi ini,” kata Zulkarnain.#osk/BP MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Api Abadi Asian Games Hasil Kawinan Api India & Merapen Akan Keliling di 5 Kabupaten/Kota di Sumsel  Sumsel
20 Mar 2018 Dilihat 74x

Api Abadi Asian Games Hasil Kawinan Api India & Merapen Akan Keliling di 5 Kabupaten/Kota di Sumsel

Palembang, Sumselprov.go.id -- Obor Asian Games akan keliling di kabupaten/kota di Sumatera Selatan dalam event Torch Relay pada 4-7 Agustus mendatang. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Akhmad Yusuf Wibowo mengatakan obor dengan api abadi yang akan diarak tersebut didatangkan langsung dari India, tempat dimana Asian Games digelar pertama kalinya pada 1951 silam. "Didatangkan dari India karena Asian Games pertama kali digelar disana," kata Yusuf kepada Tribun Sumsel, Seni (19/3/2018). Yusuf melanjutkan dijadwalkan rute Torch Relay dimulai dari New Delhi, India pada 15 Juli mendatang yang akan dibawa ke Merapen Provinsi Jawa Tengah untuk mengambil api abadi. "Mengapa ke Jateng karena disana ada api abadi yang akan dikawinkan dengan api abadi yang dibawa dari India. Kemudian baru dimulai dari Merapen, kemudian ke 12 provinsi dan 26 kabupaten lainnya di Indonesia," ungkap Ketua Deputi I INASGOC ini. Hingga pada akhirnya, lanjut Yusuf obor dan api abadi akan tiba di Palembang pada 3 Agustus dari Provinsi Jambi. Sampai di Palembang, api akan menginap semalam dan sekitar pukul 9 pagi akan diterbangkan dengan Hercules dan dibawa oleh 58 penerjun payung dari TNI AU "Api akan mendarat di Jakabaring Sport City, tepatnya di Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) dan peserta mengibarkan bendera 45 negara peserta, bendera Indonesia merah putih dan bendera Asian Games," jelasnya. "Api akan dibawa oleh para atlet dan selebritis melewati icon-icon penting Palembang," timpalnya. Ikon penting yang dimaksud, sambung Yusuf yakni pulau kemaro dengan perahu naga menuju Jembatan Ampera dan mendarat di Benteng Kuto Besak (BKB). "Disana (BKB) ada festival kebudayaan kesenian melalui Festival Sriwijaya," tambahnya. Tak hanya di Palembang, beberapa kabupaten/kota yang akan didatangi api ini adalah Kabupaten Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir. "Muba dan Banyuasin dipilih karena dua kabupaten ini merupakan kabupaten terdekat di Sumsel. Sementara OKI dan OI adalah dua kabupaten yang akan dilalui rombongan arak-arakan menuju ke provinsi Lampung," jelasnya. (tribunsumsel.com/Weni Wahyuny) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Bangga Booth Kemenpar, Sumsel Optimis Usung Sport Tourism Sumsel
19 Mar 2018 Dilihat 208x

Bangga Booth Kemenpar, Sumsel Optimis Usung Sport Tourism

Kuala Lumpur, Sumselprov.go.id -- Booth Kementerian Pariwisata (Kemenpar) di ajang Malaysian Association of Tour and Travel Agents (MATTA) Fair 2018 kedatangan Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin. Bertempat di Putra World Trade Center Kuala Lumpur Hall 3, Gubernur takjub dengan booth besar yang diusung Kemenpar di ajang tersebut. ”Booth yang sangat berwibawa, kita bangga bersinergi terus dengan Kemenpar dalam segala hal untuk pariwisata Indonesia dan Sumatera Selatan,” kata Alex Noerdin dalam kunjungannya di Booth Kemenpar yang berdiri tegak dengan ikon Kapal Phinisi tersebut. MATTA Fair 2018 dilaksanakan dari 16 sampai dengan 19 Maret 2018. MATTA merupakan pameran pariwisata terbesar di Malaysia. Gubernur juga mengucapkan terima kasih kepada Kemenpar yang terus mendukung semua kegiatannya di Tanah Air maupun di pentas dunia yang kaitannya dengan mengangkat pariwisata daerah dan menggenjot kunjungan wisatawan mancanegara. ”Tidak bosan-bosannya kami bersinergi dengan Kemenpar, memahami potensi, dan mempromosikan dengan sangat baik bersama-sama, ini semua demi tanah air,” kata pria yang juga pembina klub bola ternama, Sriwijaya FC Palembang itu. Seperti diketahui, kunjungan Gubernur Sumsel ke Booth Kemenpar bukan tanpa sebab. Sumsel di ajang MATTA Fair 2018 mengusung penuh perhelatan Asian Games yang akan digelar di daerahnya. Event olahraga berskala dunia itu akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2018, mendatang di Jakarta dan Palembang. Alex mengatakan, dipastikan akan datang sekitar 12 ribu atlet, official, media dan semua perangkat pertandingan ke Sumsel dan menikmati pertandingan serta keindahan kota-kota di Sumsel. ”Belum itu dengan suporternya, saya prediksi akan lebih banyak lagi masuk Sumsel.  Belum mulai saja dampak ke masyarakat sudah sangat terasa, hotel sudah mulai dipesan, rental mobil sudah mulai penuh. Begitulah Sport Tourism. Sport Tourism sangat mensejahterakan masyarakat kami,” kata Gubernur. Sumsel memang tidak ada bosan-bosannya mengusung Sport Tourism di wilayahnya. Sebut saja Sea Games, Asian Games 2018, Musi Triboatton, Turnamen Sepak Bola Internasional, Beach Volley se Asia Pacific, Asian Triathlon 2017 bahkan rencananya akan digelar Moto GP di Sumsel. ”Kami tahun ini saja mempersiapkan 39 event sport tourism kelas dunia di Sumsel. Kami sangat optimis mengusung ini dan bisa berdampak kepada pariwisata Indonesia,” ujar Gubernur. Deputi Pemasaran I Kemenpar I Gde Pitana didampingi Asisten Deputi Pemasaran 1 Regional II Sumarni mengatakan, Kemenpar memang akan menjadikan Sumsel menjadi model nasional untuk penyelenggaraan sport tourism. Kata Pitana, perlu pembedaan khusus untuk lebih menjual Sumsel kepada wisatawan, terutama wisman. “Secara atraksi sudah bagus, kuliner bagus, budaya bagus. Nah kalau wisata Man Made, termasuk di dalamnya ada sport tourism, inilah yang jadi keunggulan Sumsel,” kata Pitana yang juga diamini Sumarni. Seperti diketahui, Kemenpar pada 2018 mengusung program atau paket pariwisata dengan branding Visit Indonesia Wonderful Indonesia (VIWI) 2018. Untuk mendukung VIWI 2018, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel akan mendukungnya dan menawarkan program atau paket pariwisata sport tourism.  “Paket atau program pariwisata Sumatera Selatan 2018 akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2018 Adalah tahun pelaksanaan Asian Games XVIII yang berlangsung di Jakarta dan Palembang. Pra Asian Games dan pada saat pelaksanaan Asian Games yang berlangsung 18 Agustus 2 September 20018 dan pasca Asian Games, Sumatera Selatan akan menawarkan dan mempromosikan sport tourism,” kata Disbudpar Sumsel Irene Camelyn. Menteri Pariwisata Arief Yahya juga mengatakan bahwa Sumsel akan dijadikan model nasional. Kata Arief, Sumsel seperti daerah percontohan atau role model, dimana Sumsel nantinya akan dikenal sebagai kota penyelenggara ajang-ajang wisata olahraga yang levelnya mendunia, seperti contohnya Asian Games sampai Moto GP. Kata Menteri asli Banyuwangi itu, ajang balap Moto GP punya media value yang sangat tinggi, akan jadi keuntungan tersendiri bila nantinya Palembang bisa jadi tuan rumah. Bayangkan saja, Moto GP disiarkan secara live oleh 62 jaringan TV global di hampir 207 negara. Itu akan jadi media promosi yang bagus bagi pariwisata Indonesia, terlebih untuk Sumsel khususnya.”Palembang layak kita pilih. 2018 kita punya event besar, Asian Games. Saran saya, buatlah sport event untuk menuju Asian Games, bisa 8-10 event, sehingga puncaknya langsung kita mainkan besar-besaran,” kata Arief Yahya. (BP) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY  

Baca Detail
LRT Sumsel Dilengkapi Wifi Gratis Sumsel
19 Mar 2018 Dilihat 246x

LRT Sumsel Dilengkapi Wifi Gratis

Madiun, Sumselprov.go.id -- PT Industri Kereta Api (INKA Persero) akan mengirim sebanyak 2 train set (rangkaian kereta) light rail transit (LRT) Sumatera Selatan dan dijadwalkan akan tiba di Kota Palembang pada pertengahan April 2018 mendatang dan segera dilaksanakan uji coba. Rangkaian sepur dipucuk yang biasa disebut Gubernur Sumsel H Alex Noerdin terdapat 3 gerbong dengan kapasitas kurang lebih 200 sampai 300 orang per gerbong, dilengkapi denganAir Conditioner (AC) dan tingkat kenyamanan bagi penumpang dilengkapi juga closed circuit television (CCTV) dan wifi gratis. Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar didampingi Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel Nelson Firdaus mengatakan, PT INKA selaku produsen rolling stock train set LRT Sumsel dalam waktu dekat akan mengirimkan dua train set ke Palembang menggunakan kapal laut pada akhir Maret dan diperkirakan tiba dipalembang pertengahan April 2018. “Tahap awal ini akan dikirim 2 rangkaian kereta, info yang kita dapat dari PT INKA , kira-kira sampai di Palembang antara 10 atau 11 April nanti. Selanjutnya, keseluruhan rangkaian kereta akan dikirim sampai dengan akhir Mei hingga awal Juni nanti,” ujar Nasrun saat meninjau pengerjaan train set LRT Sumsel, di Kantor INKA (Persero), Madiun, Jawa Timur, Jumat (16/3). Menurut Nasrun, keseluruhan ada sebanyak 8 train set dengan total gerbong sebanyak 24 gerbong. Setiap rangkaian kereta pun dilengkapi CCTV untuk mengantisipasi apabila terjadi aksi kejahatan di dalam gerbong dan mengantisipasi segala pengamatan apa yang terjadi dalam rangkaian selama 0 menit hingga terakhir beropersi tiap hari. Terkait mesin rangkaian kereta yang digunakan, Nasrun menjelaskan bahwa LRT Sumsel keseluruhan menggunakan mesin yang berasal dari Jerman yang rangkaiannya di supervisi langsung oleh tim perusahaan Bombardier. “Berdasarkan informasi yang didapat dari PT INKA, ini merupakan produk prototipe termodern yang pernah mereka produksi,” pungkas dia. #rio/BP MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.