Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
DJP Sumsel Babel-DJBC Sumbagtim Lanjutkan Joint Analysis
Palembang, Sumselprov.go.id -- Direktorat Jenderal Pajak (DJP), melalui Kantor Wilayah (Kanwil) Sumatera Selatan (Sumsel) dan Bangka Belitung (Babel) terus mengoptimalkan penerimaan negara dari sektor pajak. Salah satunya terus melakukan kerjasama dengan berbagai pihak seperti hari ini, Rabu (28/3/18). Kanwil DJP Sumsel Babel bersama Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Timur (Sumbagtim) melanjutkan Joint Analysis. Kegiatan yang telah dimulai tahun 2017 didasarkan pada terbentuknya tim Joint Audit berdasarkan keputusan Menteri Keuangan Nomor KMK-504/KMK.09/2015 tanggal 9 April 2015 dan dilanjutkan Keputusan Bersama Dirjen Pajak Nomor: KEP-277/PJ./2016 dan Keputusan Dirjen BC Nomor: KEP-466/BC/2016 yang memungkinkan DJP dan DJBC melakukan kerjasama berupa Joint Analysis. Melalui siaran persnya, Kepala Kanwil DJP Sumsel Babel M Ismiransyah M Zain mengemukakan, Joint Analysis yang dilaksanakan pihaknya, dalam rangka melakukan pengawasan dan optimalisasi penerimaan negara. Salah satunya berfungsi untuk melakukan pengawasan atas kepatuhan perusahaan penerima fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor dan pelaku usaha di kawasan ekonomi khusus terhadap ketentuan kepabeanan, perpajakan dan cukai serta mendukung optimalisasi penerimaan negara dari pajak, bea masuk dan cukai. Hal itu terbukti dari tahun 2017, hasil joint analysis yang ditargetkan sebesar Rp1,9 Triliun berhasil tercapai sebesar Rp3,2 Triliun. Sementara target tahun 2018 dari joint analysis ini sebesar Rp20 Triliun secara nasional. "Peningkatan target ini harus kita optimalkan, dengan joint analysis antara DJP dan DJBC saya berharap tahun ini dapat tercapai," ujar Ismiransyah. Sementara itu, Kepala Kanwil DJBC Sumbagtim M Aflah Farobi yang turut hadir dalam kegiatan joint analysis ini menyambut baik dan mendukung kegiatan ini dan siap membantu memberikan dukungan data serta tenaga untuk mendukung optimalisasi penerimaan negara. "Kita terus melakukan sinergi yang baik dalam pelaksanaan tugas. Kami harapkan kerjasama ini menjadi langkah kedua lembaga ini, untuk bekerja penuh integritas demi negara," tandasnya. [ida/RMOL] MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Deklarasi Bersama Diskominfo Cegah Berita Hoax
Palembang, Sumselprov.go.id – Diskominfo Provinsi Sumatera Selatan mengajak Diskominfo Kabupaten/Kota melakukan aksi nyata dengan melakukan gerakan anti hoax dan anti narkoba. Komitmen bersama ini dituangkan dalam bentuk Deklarasi Bersama yang dilakukan disela Rapat Teknis komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian di Hotel Best Skip, Rabu (28/03/2018). Adapun Pihak yang melakukan Deklarasi (Nota kesepakatan) Bersama itu adalah Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan, Komisi Pemilihan Umum Prov Sumsel dan Diskominfo Provinsi, Kabupaten/Kota “Sepakat untuk melakukan aksi koordinasi dan berkomitmen melakukan pengawasan kampanye dalam media internet sesuai wewenang masing-masing selama pelaksanaan pilkada 2018 dan Pilpres 2019”, antara lain isi Deklarasi Bersama tersebut. Sehubungan dengan pencegahan Hoax, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, H.Nasrun Umar yang hadir membuka acara ratek mengatakan kita punya OPD yang mempunyai tugas dan fungsi melakukan pembinaan terhadap teknologi dan informasi termasuk didalamanya pembinaan terhadap segala fiture yang ada di dalam media informasi salah satunya yang lagi trend adalah hoax yang kurang mendukung kemajuan pada suatu daerah dan dapat merusak. “Startegi dan cara menangkalnya sudah dibuat. Setiap orang-orang yang melanggar aturan dengan pemberitaan hoax akan di tindak sesuai dengan Undang-undang IT yang ada”, Ujar Nasrun kepada Jurnalis sumselprov.go.id. Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt.) Kadis Kominfo Sumsel, Dr. Inanda Karina mengatakan, pertama kali masyarakat harus mengetahui hoax seperti apa? Hoax adalah berita palsu atau berita bohong, konten-konten yang tersebar baik media online, media sosial, media cetak dikategorikan bohong atau palsu itu dikategorikan palsu atau hoax”, kata Inanda. Tindakan pemerintah terhadap hoax adalah pemerintah membuka saluran komunikasi baik di pusat maupun di daerah, melalui Kementerian Kominfo untuk kewenangan pemblokiran akun-akun media sosial kemudian koordinasi kepada Dewan Press yang berkaitan dengan media dan di daerah Kominfo mempunyai tugas melaporkan dan memverifikasi semua akun-akun negative yang menyebarkan berita hoax ataupun hate speech terutama dalam agenda pilkada atau pesta demokrasi, ujar Plt. Kadis Kominfo pada awak media. “Perkembangan penyebaran berita hoax atau hatet speech yang berkaitan dengan pilkada cenderung meningkat ini harus dihindari bersama oleh karena itu pada kesempatan ini kita mengumpulkan Diskominfo Kabupaten/Kota dengan stake holder terkait baik MUI, Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB), KID, KPID kita ajak bekerjasama mendeklarasikan untuk anti hoax, kenapa penting kita deklarasikan itu adalah salah satu wujud mempunyai sikap bahwa Sumatera Selatan untuk menolak Hoax”, lanjut Inanda. Berkaitan dengan alat di Kominfo daerah memang tidak dibekali alat tetapi kami mempunyai tugas memverifikasi dengan Satuan Tugas (Satgas), Satgas Medsos sudah terbentuk dengan SK Kepala Dinas Kominfo, Satgas Medsos inilah yang mempunyai tugas melakukan verifikasi terhadap seluruh berita-berita negative yang beredar di media sosial dan kami pada kesempatan ini juga mensosialisasikan kepada awak media bahwa Diskominfo Provinsi mempunyai website khusus yaitu antihoax.sumselprov.co.id, Akun Media Facebook dan Instagram Sumsel Anti Hoax atau Diskominfo Anti Hoax dimana masyarakat dapat melihat berita-berita yang terkonfirmasi hoax, pungkas Inanda. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Diskominfo Sumsel Adakan Ratek Urusan Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Tahun 2018
Palembang,Sumselprov.go.id – Gubernur Provinsi Sumatera Selatan yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Sumatera Selatan, H. Nasrun Umar secara resmi membuka sekaligus memberikan apresiasi kegiatan Pelaksanaan Rapat Teknis (Ratek) Urusan Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Tahun 2018 yang diadakan di Hotel Best Skip Palembang, Rabu (28/03/2018). Dalam sambutannya Sekda Sumsel menyampaikan provinsi Sumatera Selatan sedang giat-giatnya melakukan lompatan kedepan dalam rangka pembangunan disegala sektor seperti LRT yang akan dilaunching akhir April ini perdananya dan siap mengangkut seluruh partisipasi Asian Games 2018”, ujar Nasrun mengawali sambutannya. Lebih lanjut Sekda Prov.Sumsel menyampaikan selain LRT, Pemprov membangun Fly Over, Under Pass, Musi IV, Musi VI yang kesemuanya In Sya Allah bisa dinikmati sebelum Asian Games 2018 dan semua ini tidak lepas dari kontribusi seluruh stake holder yang ada”, lanjut Nasrun “Sebagai kepercayaan pemerintah pusat dalam penyelenggaraan Asian Games 2018 pemerintah Sumatera Selatan menyiapkan segala keperluan baik sarana prasarana pendukung lainnya termasuk didalam pesiapan sarana komunikasi dan informasi dalam menyukseskan Asian Games 2018. Pemerintah Sumatera Selatan harus menjadi provinsi terdepan dan menjadi contoh bagi provinsi lain yanga ada di Indonesia. Dan seperti diketahui tahun 2017 Provinsi Sumatera Selatan mendapat 39 Penghargaan Tingkat Nasional dan berharap Kominfo Sumatera Selatan menjadi terbaik di Indonesia, lebih bersinar dan berkualitas”, pungkas Nasrun. Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan, Dr.Inanda Karina Astari Fatma S.Si.,M.Si melaporkan “Dinas Kominfo merupakan salah satu entitas baru yang terbentuk pada tahun 2017 atas amanat UU Nomor 23 Tahun 2014, PP nomor 18 Tahun 2016 dan Peraturan Menteri Kominfo RI Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pedoman Nomenklatur dan Informatika , dimana tugas dan fungsi Diskominfo berkaiatn dengan urusan komunikasi, informatika, statistik dan persandian”, ujarnya. Berbagai inovasi telah dilakukan baik oleh Diskominfo Prov.Sumsel dan Diskominfo Kabupaten/Kota khusunya dalam mewujudkan konsep E-Government hingga mengarah pada pembangunan Smart City maupun Smart Province yakni konsep pemanfaatan Information and Comminication Technologies (ICT) untuk semua aktivitas kegiatan pemerintah”, lanjut Plt.Kadis Kominfo. “ Tahun 2018 in provinsi Sumatera Selatan akan menghadapi dua agenda penting yakni pelaksanaan Pesta Demokasi serentak untuk memilih gubernur dan bupati/walikota serta pesta olahraga se-Asia. Dibutuhkan komitmen dan tekad yang kuat dari seluruh stake holder untuk mensukseskan kedua even tersebut, untuk mendukung pelaksanaan Asian Games 2018 tugas utama daerah adalah membantu pusat dalam diseminasi informasi dalam wujud publikasi, menjaga keamanan informasi, menyiapakan SDM pendukung seperti Sub Media Press Center (MPC) International Broadcast Center (IBC) yang didukung oleh Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang serta seluruh Kabupaten Kota di Sumsel”’ jelas Inanda . Kita harus mampu melakukan penguatan-penguatan terhadap demokrasi Indonesia yang kini sudah merambah ke internet dalam waktu singkat. Penggunaan internet dapat menaikkan kepercayaan public terhadap kepercayaan public tapi juga bisa meruntuhkan “Dengan komitmen bersama yang kuat diharapkan dapat mewujudkan Bangsa Indonesia akan semakin maju dan menjadi bangsa yang besar dan sumatera Selatan dalam mewujudkan provinsi yang zero conflict dapat terjaga”, tutup Inanda mengakhiri laporannya. Hadir dalam kegiatan ini Ketua Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) Prov. Sumsel, Ketua Bawaslu Prov.Sumsel, Ketua KPU Prov. Sumsel, Kepala Badan Narkotika Prov.Sumsel (BNP),Ketua MUI Prov.Sumsel, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten/Kota se Provinsi Sumatera Selatan, Kepala OPD di Lingkungan Prov. Sumsel, Ketua Komisi Informasi Daerah (KID) Prov.Sumsel, Ketua Komisi Penyiaran Daerah (KPID) Prov. Sumsel, Ketua Forum Kelompok Informasi (KIM) Prov.Smsel, Dewan TIK Sumatera Selatan Ketua Relawan Teknologi Informatika, Komunitas Blogger, Buzzer, Youtuber, Netizen Prov. Sumsel, Rekan –rekan Media, Kepala Bidang, Kepala Seksi dan ASN Diskominfo Prov. Sumsel. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/FS
Sumsel
Tetap Waspada, Palembang Masih Alami Musim Penghujan Hingga Bulan Mei
Palembang, Sumselprov.go.id -- Beberapa waktu terakhir, kota Palembang masih terus diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga deras. Bahkan, hujan mengguyur kota Palembang tak mengenal waktu, baik dari pagi hingga malam hari. Menurut Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Klimatolgi Palembang BMKG Sumsel, Nandang Pangaribowo, sampai Maret Dasarian II. Sebagaian wilayah Provinsi Sumsel masih memasuki musim penghujan. Hal ini terjadi karena masih adanya belokan massa udara yang akan berpotensi terjadinya hujan di sebagian kawasan Palembang. Sebagian Ogan Komering Ilir (OKI), sebagian Ogan Ilir (OI), sebagian Banyuasin, dan sebagaian Musi Banyuasin. "Memang musim penghujan ini masih akan terus berlangsung," ujarnya saat dibincangi Tribunsumsel, Senin (26/2). Nandang menyebutkan, pada bulan Mei mendatang, BMKG memprediksi baru akan memasuki musim kemarau. Hal itu terjadi karena pada tanggal 21 Maret yang lalu, letak matahari ada posisi ekuator. Sehingga diprediksi pada awal bulan April hingga Mei wilayah Sumsel mulai dari bagaian timur akan memasuki masa musim peralihan dari musim hujan ke musim kemarau. "Sebagian masih musim penghujan dan diprediksi hingga bulan Mei mendatang," terangnya seperti dikutif dari TRIBUNSUMSEL.COM Nandang menjelaskan, peralihan musim ini nantinya akan ditandai polahujan yang singkat disertai guntur dan angin kencang. Lalu pada tiga hari berikutnya akan kembali mengalami panas terik. "Untuk itulah kami minta masyarakat harus waspada," tegasnya. ‎Nandang juga menerangkan, di musim penghujan seperti saat ini, kecepatan angin di wilayah Sumsel dan Bangka Belitung sekitar antara 2-8 knots. Dengan ketinggian gelombang sekitar 0,2-0,7 meter. "Ini masih taraf aman," katanya. (str) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Uji Coba LRT Sumsel, Hanya Singgahi Dua Stasiun
Palembang,Sumselprov.go.id -- Pengerjaan transportasi kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) yang tengah dibangun di ibukota Provinsi Sumatera Selatan terus dikebut. Rencananya setelah sebanyak 2train set (rangkaian kereta) yang dikirim oleh PT Industri Kereta Api (INKA Persero) dari Madiun tiba di Palembang, minimal sekitar dua minggu kemudian segera dilakukan uji coba. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek LRT Sumsel Suranto mengatakan, usai duatrain set sepur dipucuk yang biasa disebut Gubernur Sumsel H Alex Noerdin tiba di kota pempek akan dilakukan uji coba. Untuk uji coba tersebut tentunya tidak dilakukan di sepanjang jalur LRT mulai dari Depo hingga ke Bandara SMB II, melainkan hanya dua stasiun terlebih dahulu yang disinggahi. “Memang untuk tahap awal uji coba dilakukan bertahap. Nantinya, akan diuji coba di jalur antara Depo menyinggahi Stasiun OPI Mall dan Stasiun Jakabaring dulu,” kata Suranto, Senin (26/3). Dari hasil pertama itu, sambung dia, baru akan dilakukan uji coba selanjutnya, yakni sampai Stasiun SMB II Palembang. Untuk menyinggahi hingga 13 Stasiun LRT tersebut ditargetkan pihaknya akan selesai sebelum akhir Juni 2018 mendatang. “Jadi itu dilakukan untuk menyesuaikan sistem yang ada di rel maupun di kereta. Baik rel maupun keretanya menjadi teknologi yang pertama kali di Indonesia. Line atau jalur dibangun oleh PT Waskita dan kereta dibangun oleh PT INKA. Sehingga perlu waktu untuk uji coba agar bisa matching,” jelasnya. Untuk konstruksi jalur, kata Suranto, hingga saat ini sudah mencapai 88,427 persen. Saat ini juga pengerjaan tengah fokus dalam tahap penyelesaian depo, stasiun dan lainnya. Sedangkan target penyelesaian proyek tersebut diharapkan sebelum Asian Games nanti dapat tercapai. “Sembari penyelesaian, uji coba juga akan jalan berbarengan. Sehingga, proses pengoperasian yang ditarget Juli bisa terwujud,” tuturnya. Sementara itu, Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar menjelaskan, satu rangkaian terdapat 3 gerbong dengan kapasitas kurang lebih 200 sampai 300 orang per gerbong, dilengkapi dengan Air Conditioner (AC) dan tingkat kenyamanan bagi penumpang dilengkapi juga Closed Circuit Television (CCTV) dan wifi gratis. Dia juga mengatakan, PT INKA selaku produsen rolling stock train set LRT Sumsel dalam waktu dekat akan mengirimkan dua train set ke Kota Palembang menggunakan kapal laut pada akhir Maret dan diperkirakan tiba di Palembang pertengahan April 2018. “Tahap awal ini akan dikirim 2 rangkaian kereta, info yang kita dapat dari PT INKA , kira-kira sampai di Palembang antara 10 atau 11 April nanti. Selanjutnya, keseluruhan rangkaian kereta akan dikirim sampai dengan akhir Mei hingga awal Juni nanti,” jelas Nasrun. Keseluruhan, kata dia, ada sebanyak 8 train set dengan total gerbong sebanyak 24 gerbong. Setiap rangkaian kereta pun dilengkapi CCTV untuk mengantisipasi apabila terjadi aksi kejahatan di dalam gerbong dan mengantisipasi segala pengamatan apa yang terjadi dalam rangkaian selama 0 menit hingga terakhir beroperasi tiap hari. Terkait mesin rangkaian kereta yang digunakan, Nasrun menjelaskan bahwa LRT Sumsel keseluruhan menggunakan mesin yang berasal dari Jerman yang rangkaiannya di supervisi langsung oleh tim perusahaan Bombardier. “Berdasarkan informasi yang didapat dari PT INKA, ini merupakan produk prototipe termodern yang pernah mereka produksi,” pungkasnya. #rio/BP MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Gubernur Lantik 7 Pendekar KPID Sumsel
Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin resmi melantik 7 anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sumsel periode 2018-2021 di Griya Agung Palembang, Selasa (27/3). Pengambilan sumpah jabatan itu dihadiri langsung Wakil Ketua KPI Pusat, Sujarwanto Rahmat M. Arifin. Dalam sambutanya Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengharapkan kepada 7 orang anggota KPID yang dilantik dapat menjaga dan memberikan informasi yang benar ke masyarakat. Hal ini sesuai dengan tugas KPID mengawasi pemberitaan baik itu media cetak, elektronik maupun online agar masyarakat mendapatkan berita yang benar bukan yang menyesatkan atau bahkan dapat menimbulkan kerusuhan atau sara. "Kepada 7 pendekar KPID yang dilantik tadi supaya bisa menarik kesimpulan tentang apa yang saya sampaikan. Jadi tugas kalian ber 7 mengawasi pemberitaan, benar atau tidak, salah atau tidak atau berita yang menghasut dan membuat resah serta berita yang memang perlu dan tidak perlu diberitakan, supaya masyarakat mendapatkan berita yang benar," terangnya. Lanjut Alex Noerdin, KPID memiliki peran yang sangat penting khususnya menghadapi agenda besar Provinsi Sumsel yakni pilkada serentak dan Asian Games 2018. Alex meyakini, banyak daerah di Sumsel khususnya yang berada jauh dari ibu kota Palembang yang masyarakatnya masih kurang mendapatkan informasi dan berita. Menurutnya, masih banyak daerah di Sumsel yang kurang mendapatkan informasi dan berita, bahkan sering kali mengetahui sebuah berita dengan pemahaman yang berbeda. Untuk itu, Alex meminta KPID dapat turun langsung ke daerah. "Saya minta KPID tidak hanya di Palembang saja melainkan juga turun ke berbagai daerah di Sumatera Selatan, kalau kendaraan operasional belum ada nanti kita siapkan supaya bisa turun terus ke daerah," ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua KPI Pusat, Sujarwanto Rahmat M. Arifin mengatakan, melalui pelantikan anggota KPID Sumsel ada 9 tugas pokok KPID yang harus dijalankan. Selain itu, dalam waktu dekat KPID Sumsel segera harus bersiap menghadapi Pilkada serentak Juni mendatang. Menurutnya, menghadapi hal tersebut KPI Pusat sendiri sudah memberikan petunjuk di antaranya dengan melakukan penandatanganan MoU dengan tiga lembaga yakni KPU, Bawaslu dan Dewan Pers terutama untuk pengawasan terhadap produk jurnalistik. Kemudian ditindaklanjuti dengan pembentukan gugus tugas yang berfungsi mengawasi sesuai bidang masing-masing. "Jadi nanti kalau ada temuan, empat lembaga ini akan mengadakan rapat bareng, kemudian tentunya KPU dan Bawaslu nanti yang berhak memutuskan dan melakukan tindakan," terangnya. "Dari rapat empat lembaga ini, kalau diputuskan ada calon yang melanggar KPU dan Bawaslu akan memberikan sanksi kepada Paslon (Pasangan Calon) dan pada waktu yang bersamaan KPID akan memberikan sanksi kepada lembaga penyiaran yang melanggar," ujarnya. Lanjut Sujarwanto Rahmat M. Arifin, bulan Februari lalu, KPI Pusat sudah mengeluarkan surat edaran ke semua KPID di Indonesia yang jumlahnya sebanyak 31 KPID. Dijelaskannya, dalam surat edaran tersebut meliputi aturan-aturan mengenai masa kampanye, masa tenang dan masa pemungutan suara. "Untuk aturan itu sudah sangat ketat sekali. Akan tetapi saya wanti-wanti, titik peluang terjadinya kecurangan dalam pilkada adalah produk Jurnalistik karena KPI sering kali menyebut penyiar itu ada 3 yang pertama iklan, pemberitaan dan penyiaran," terangnya. Dalam kesempatan ini, Sujarwanto Rahmat M. Arifin juga sempat menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Provinsi Sumsel dalam persiapan menghadapi Asian Games pada Agustus 2018 mendatang. "Pada perhelatan Asian Games, KPID memiliki peran mensosialisasikan dan mempromosikan event olahraga bangsa Asia itu," pungkasnya. MC DiskominfoProv.Sumsel/CleY
Sumsel
Rapat TPAKD, Kepala Biro Perekonomian Setda Prov Sumsel Tekanan Pembahasan Rumah Kopi dan Pasar Tradisional
Palembang, Sumselprov.go.id -- Rapat internal Perangkat Daerah Prov.Sumsel oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) di ruang rapat Sekertaris Daerah Prov. Sumsel, Selasa (27/03/2018). Rapat dipimpin langsung Kepala Biro Perekonomian, H. Afrian Joni, SE.,MM. Dalam arahannya H.Afrian Joni mengatakan TPKAD adalah program yang sangat strategis, bersinergi untuk menuntaskan satu pembinaan yang komfrehensif . Ada OJK, ada perbankan ada keinginan dari dinas-dinas terkait yang bisa mengerjakan siapa mengerjakan apa, harapan kedepan manfaatkan pokja ini, ketengahkan program yang capaianya bisa dilakukan bersama, ujarnya. “Berdasarkan realisasi kinerja TPKAD tahun 2018, adanya kendala/hambatan pelaksanaan kegiatan TPKAD diantaranya peran dan awareness seluruh anggota TPKAD Prov.Sumsel belum optimal, keterbatasan informasi tentang produk prioritas serta keterbatasan kapasitasitas jaringan sarana komunikasi di remote area menjadi faktor penghambat penambahan jumlah agen di remote area, untuk itulah dimintakan kepada para anggota Tim/Pokja untuk memberikan masukan”, lanjut H. Afrian Joni. Penguatan sektor perkebunan di Sumatera Selatan dijelaskan Kepala Biro Perekonomian, program kegiatan yang berhubungan dengan perhelatan Asian Games 2018 adalah Pembuatan Rumah Kopi yang menggunakan kopi unggulan dari daerah Sumatera Selatan seperti Kopi Semendo, Kopi Lintang, Kopi Muaraenim dan Kopi Luak Pagaralam segera direalisasikan dan ditempatkan di tempat-tempat stategis seperti Bandara, Rumah Songket dll. Selain Rumah Kopi dari Pokja Kajian Manajemen Pasar Tradisional agar anggota pokja (Dinas Perindustrian), agar digalakkan program revitalisasi pasar tradisional, kemudian untuk menjaga stabiltas ketahanan pangan di Pokja Khusus adalah Pengembangan Potensi dan Komoditi Sapi di Provinsi Sumatera Selatan. Tiga hal kesimpulan dari rapat interen TPKAD ini adalah pertama segera membuat konsep Rumah Kopi di Sumatera Selatan, Kedua OPD membuat program kegiatan yang menunjang pokja dan Ketiga melaporkan pada pimpinan OPD masing-masing dan menujuk petugas dalam hal kegiatan Tim secara berkesinambungan. Hadir rapat interen TPKAD Prov.Sumsel Dinas Komunikasi dan Informatika, yang dalam hal ini diwakili Kabid Pengelolaan Informasi Publik, Amrullah S.STP, M.Si, Perwakilan dari BPKAD Prov.Sumsel, Perwakilan dari Dinas Pertanian dan Holtikultura, Perwakilan dari Dinas Perdagangan. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Plt Kadis Kominfo Prov Sumsel Apresiasi Persiapan Penggunaan Gedung SPC
Palembang, Sumselprov.go.id -- Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Kominfo Prov. Sumsel, Dr. Inanda Karina Astari, menghadiri rapat persiapan penggunaan Gedung SPC Jakabaring sebagai Sub MPC Asian Games XVIII Tahun 2018, rapat dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Palembang, Drs. K Sulaiman Amin. Di Ruang Rapat II Kantor Walikota Palembang, Selasa (27/3/2018). Rapat Koordinasi ini membahas tentang persiapan gedung Sriwijaya Promotion Center (SPC) Jakabaring sebagai Sarana Media Center bagi jurnalis dalam dan luar negeri guna meliput kegiatan Asian Games 2018 mendatang. "Saat ini ada perbaikan secara fisik pada gedung SPC dan koordinasi kerja sama mengenai kelistrikan dengan PLN agar operasional gedung dapat berjalan dengan baik saat pelaksanaan perhelatan akbar Asian Games 2018", ujar Sulaiman. Terkait itu, maka akan dilakukan rapat susulan antara Pemkot dan PLN Area Sumsel Rabu (28/3). Penerangan akan mendukung gedung SPC untuk memaksimalkan penggunaan fasilitas gedung SPC. Ditambahkan perwakilan PLN Area Sumsel, Joni, dalam rangka mendukung pelaksanaan Asian Games 2018 PLN telah menyediakan genset sebagai back up "Kita tidak akan membiarkan gedung SPC gelap gulita", tegasnya. Sementara Plt. Kadis Kominfo menjelaskan peranannya bersama INASGOC dan instansi lainnya terkait dukungan pelaksanaan Asian Games 2018 dengan cara menyediakan jasa dan barang untuk menunjang SPC sebagai pusat IT. "Kita siap sebagai dinas yang juga akan mengambil peran pada saat Asian Games dan Kominfo akan mengkoordinir informasi yang dibutuhkan baik instansi maupun media terkait pemberitaan'', pungkasnya. Selain Asisten Pemerintahan Bidang Kesra Rapat dihadiri beberapa SKPD, yaitu PUPR, PPK, BAPPEDA, Diskop dan UKM Palembang, dan instansi terkait. MC Diskominfo Prov. Sumsel/FS/PE
Sumsel
Pelantikan Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Selatan Periode 2018-2021
Palembang Sumselprov.go.id- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KIPD) Provinsi Sumatera Selatan Masa Bhakti 2018-2021 dilantik dan disumpah jabatan oleh Gubernur Sumatera Selatan, H. Alex Noerdin. di Griya Agung, Selasa (27/2/018). Hadir dalam kesempatan ini Wakil Ketua KPI Pusat 2016-2019, Bapak Sujarwanto Rahmat M. Arifin, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Direktur Bank Sumsel-Babel, Para Pimpinan OPD, Ormas dan Pimpinan Media Cetak, Elektronik dan Online di Sumatera Selatan` Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel sangat menyambut baik atas pelantikan KPID Sumatera Selatan. "Peran KPID ke depan sangat penting, karena komisioner harus waspada dan harus dimonitor pemberitaan di media" ujar pak Alex. Di Tahun 2018, Pemprov Sumsel memiliki Agenda penting ada 2, pertama Pilkada 8 Kabupaten/Kota dan 1 Provinsi bulan juni dan yang kedua perhelatan bergengsi Asian games 2018 bulan Agustus yang akan datang. KPID memegang peranan sangat penting karena terlalu banyak berita yg simpang siur akan menyebabkan gangguan ketertiban apalagi Sumsel sudah terkenal dengan Zero Konfliknya. "Terima kasih kepada TNI n Pollri dan kita semua yg menjaga keamanan bersama" tukas beliau. Berdasarkan Keputusan Gubernur adapun 7 (Tujuh) komisioner yang dilantik adalah Lukman B. Syailendra, M. Yul Fajrin, Meytri Puspa Rini, Guntur, Sisilia, H. eftiyani dan Ekky Syahruddin. Tim MC Diskominfo Prov Sumsel/FS/AZ