Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Palembang Akan Sajikan Kebudayaan Asli Untuk Sambut Wisatawan Sumsel
15 Apr 2018 Dilihat 293x

Palembang Akan Sajikan Kebudayaan Asli Untuk Sambut Wisatawan

Palembang, Sumselprov.go.id -- Tak berapa lama lagi perhelatan Asian Games akan berlangsung di Kota Palembang. Sebagai kota yang menyajikan jasa, Pemerintah Kota Palembang terus meningkatkan pelayanan dan destinasi wisatanya untuk menjamu wisatawan. Penjabat Sementara (Pjs) Kota Palembang akhmad Najib mengatakan, sebagai kota dengan beragam adat dan suku yang bermukim di sini, tentunya kebudayaan khas tersebut menjadi nilai lebih di mata wisatawan asing.  “Kita harus sajikan kubudayaan khas kita, keramahan kita. Sehingga wisatawan tidak hanya dapat menikmati kuliner khas kita, melainkan juga merasa nyaman dengan keramahan kebudayaan kita,” ujarnya disela peninjauannya ke Dinas Kebudayaan, Dinas Kesehatan dan Dinas BKDSDM Kota Palembang, Jumat (13/4/2018). Dikatakannya, kunjungannya kali ini untuk meninjau pelaksanaan pelayanan publik. Pihaknya ingin memastikan pelayanan tetap prima meski di tengah kesibukkan mempersiapkan dua momen besar, yakni Asian Games dan Pilkada serentak. “Ingat, jangan sampai kebudayaan kita menjadi buruk di mata dunia. Maka dari itu, kita harus menjamu wisatawan tersebut dengan maksimal,” imbaunya seperti dkutif dari Tribunsumsel.com. Selain itu, ia menambahkan, pihaknya sudah mengkoordinasikan dengan pihak terkait lainnya untuk saling bersinergi dan mengintegrasikan sarana angkutan umum dari setiap destinasi yang ada untuk memudahkan para wisatawan berkunjung. “Kita punya 14 destinasi wisata utama baik wisata kuliner, religi, sejarah dan kebudayaan. Aesan gede pakean penganten Pelembang. Dipakai pengantin, cindo nian. Ayo sukseskan Asian Games ke-18 di Kota Palembang. Dengan menjaga dan melestarikan kebudayaan,” tutupnya dengan pantun.  MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Kadis Pemuda dan Olahraga Prov.Sumsel Apresiasi Press Trip Forum Wartawan DPRD NTB Sumsel
14 Apr 2018 Dilihat 316x

Kadis Pemuda dan Olahraga Prov.Sumsel Apresiasi Press Trip Forum Wartawan DPRD NTB

Palembang, Sumselprov.go.id -- Keinginan Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 bersama Provinsi Bali mendapat respon positf dari Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi NTB dan juga kalangan DPRD NTB. Bentuk keseriusan itu ditunjukkan dengan melakukan Press Trip Forum Wartawan DPRD Provinsi NTB ke Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera dalam rangka persiapan Pemerintah Provinsi NTB menjadi Tuan Rumah PON XXI tahun 2024. Jumat (13/04/2018). Ketua rombongan yang juga wakil Ketua DPRD Provinsi NTB H.Abdul Hadi menjelaskan, kunjungan ini selain silaturahim dan juga koordinasi sekaligus pembelajaran bagaimana Sumatera Selatan mampu menyelenggarakan event olahraga nasional maupun internasional sehingga pada saatnya nanti Provinsi NTB dapat mampu menyelenggarakan pelaksanaan PON XXI Tahun 2024 dengan tema “Sport Toursm In Culture” dengan sukses dan berjalan lancr, ujar Abdul Hadi. Abdul Hadi mengakui, NTB dan Bali sebagai destinasi wisata yang memiliki sport tourism adalah nilai tawar yang akan mampu member nilai tambah bagi PON nantinya. Selain itu juga NTB dan Bali memiliki posisi yang strategis tidak hanya dari sisi letak tetapi juga dari keterjangkauan sebab dapat ditempuh melaui jalur laut, udara dan darat. “Itulah makanya niat kami datang kesini untuk belajar sehingga NTB dapat menjadi tuan rumah PON XXI tahun 2024 bersama Bali sekaligus mohon dukungannya pada saat bidding yang ditentukan pada  tanggal 24 April 2018 dalam Musernaslub.” tandasnya. Hal senada disampaikan Wakil Ketua Komisi V DPRD NTB HMNS Kasdiono. Menurutnya, NTB memiliki komitmen dan keseriusan kuat menjadi tuan rumah bersama PON 2024 dengan Bali. Ikhtiar-ikhtiar yang dilakukan Pemeritah NTB untuk menjadikan daerah seribu masjid tuan rumah PON XXI harus di beck up oleh seluruh pihak termasuk provinsi lain terutama provinsi yang pernah ditunjuk sebagai tuan rumah. Dukungan politik, kata Kasdiono, sangat penting karena berkenaan dengan budgeting dan kontroling. “Kalau provinsi lain berlomba-lomba menjadi tuan rumah karena memiliki target yakni juara umum. Prestasi penting tetapi sportif untuk mencapai prestasi itu lebih penting,” akuinya. Untuk itulah, jika NTB ditunjuk menjadi tuan rumah maka PON nantinya merupakan PON bermartabat. Kunjungan Forum Wartawan DPRD Provinsi NTB diterima langsung Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan H.Akmad Yusuf Wibowo mewakil gubernur  didampingi Perwakilan Komisi V DPRD Prov.Sumsel, Perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Prov.Sumsel, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Diskominfo Prov.Sumsel, Amrullah S.STP., M.Si, Perwakilan dari KONI Sumsel, Direktur PT.Jakabaring Sport City Palembang Mirza, SIWO Pwi Prov.Sumsel. Selain mengucapkan selamat datang dan memberikan apresiasi atas kunjungan ini, selanjutnya Kadis Pemuda dan Olahraga memamaparkan kesungguhan provinsi Sumatera Selatan dibidang olahraga sehingga Sumatera Selatan dinobatkan oleh kementerian Pariwisata sebagai Kota tujuan wisata olahraga (Sport Toursm) di Indonesia dan juga kepercayaan dunia sebagai Tuan Rumah Penyelenggara Event Internasional Asian Games ke-18 tahun 2018 bersama DKI Jakarta. Akhamd Yusuf menuturkan bukanlah hal yang mudah untuk dapat menjadi tuan rumah event international Asian Games, semua itu direbut karena Provinsi Sumsel memiliki pengalaman menyelenggarakan event-event olahraga international sekelas Asia, Asia Pacifik bahkan dunia. " Penyelenggaraan event dimulai dari PON 2004, Sea Games 2011, 3rd Islamic Solidarity Games 2013 dengan peserta 52 negara, 17th Association of South East Asian Nations (ASEAN) University Games pada 2014. Sejak saat itu 42 event olahraga bertaraf Asia, Asia Pacifik bahkan dunia bermain di JSC,"ungkapnya Lebih jauh Yusuf  mengungkapkan, Modal utama yang dimiliki provinsi Sumsel dan telah diakui dunia, Provinsi Sumsel adalah provinsi yang konsisten menjaga kondusifitas. dimana, tidak ada kerusuhan antar etnis, budaya apalagi agama. Faktanya, Ia menyebut saat ini sedang dibangun enam rumah ibadah dari enam agama secara berdampingan dan ini satu-satunya yang ada di dunia. "Modal utama kita Provinsi Sumsel ini dipercaya melaksanakan event-event Internasional karena kondusifitas daerah. Alhamdulillah belum pernah terjadi dan Insya Allah tidak akan pernah terjadi kerusuhan antar etnis dan antar umat beragama. Bahkan zero konflik Provinsi Sumsel sudah menjadi perhatian dunia," Katanya Kemudian, dikatakan Yusuf   berkaitan dengan transportasi yang diperbolehkan untuk mengangkut atlet dan official Asian Games 2018 selama berada di kompleks JSC hanya electric car dan hydrogen car (Zero emission mobility). Dimana Provinsi Sumsel merupakan pertama kali di Indonesia yang akan menggunakannya. lebih membanggakan pula adalah penggunaan Hydrogen car saat Asian Games 2018 mengalahkan Tokyo yang baru akan realisasi pada tahun 2020. "Yang Paling fenomenal adalah Light Rail Transit  (LRT) pertama yang menyebrangi sungai yakni Sungai Musi, perjalanan dari bandara sampai JSC itu juga sudah termasuk perjalanan wisata. Sampai ke JSC atlet diangkut dengan hydrogen car. Jadi kita betul-betul memberi kenyamanan untuk para Atlet," tuturnya “Sport legacy menjadi aspek yang jauh lebih penting dari setiap penyelenggaran event olahraga dan  kunjungan Forum Wartawan DPRD Prov.NTB  sangatlah tepat dan Insya Allah Provinsi Sumatera Selatan akan memberikan support agar PON XXI tahun 2024 bisa terselenggara dengan sukses baik sukses prestasi maupun sukses penyelenggaraan”, pungkas Akhad Yusuf mengakhiri paparannya. Selain bertukar cindera mata dan foto bersama Press Trip Forum Wartawan DPRD NTB diakhiri dengan meninjau langsung venue-venue yang ada di Jakabaring Sport City. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/PE  

Baca Detail
Muba Kabupaten Terbaik I Dalam Perencanaan dan Pembangunan Daerah Sumsel
14 Apr 2018 Dilihat 298x

Muba Kabupaten Terbaik I Dalam Perencanaan dan Pembangunan Daerah

Sekda Muba Drs H Apriyadi, MSc menerima penghargaan terbaik pertama untuk Pemkab Muba kategori Perencanaan dan Pencapaian Pembangunan Daerah Sriwijaya yang diserahkan langsung Gubernur H Alex Noerdin   Palembang, Sumselprov.go.id -- Dinilai sukses mencapai target dan hasil dalam perencanaan pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin meraih penghargaan terbaik pertama dari Provinsi Sumatera Selatan kategori Perencanaan dan Pencapaian Pembangunan Daerah Sriwijaya. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dan diterima oleh Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi pada saat Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi Sumsel Tahun 2018 dalam rangka menyusun RKPD tahun 2019 diselenggarakan di ballrom Hotel Novotel Palembang, Kamis (12/4/2018). Dinobatkan kabupaten terbaik, Muba akan dikirim mewakili Sumsel diutus ke tingkat pusat mengikuti lomba secara nasional dengan dua tahap penilaian yaitu penilaian dokumen dan presentasi di Bappenas. Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi, MSi menyebutkan capaian kinerja ini merupakan hasil kerja keras dan kerja cerdas berbagai pihak yang terlibat dalam perencanaan pembangunan daerah untuk menghadirkan berbagai inovasi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. “Penghargaan ini menjadi pelecut semangat kami dalam penyusunan perencanaan pembangunan Pemkab Muba yang lebih baik lagi ke depannya. Sebab, perencanaan yang matang sangat menentukan keberhasilan pencapaian sasaran pembangunan,” sebutnya Terkait dengan perencanaan pembangunan ini, lanjut Apriyadi, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin juga telah melaksanakan aplikasi perencanaan pembangunan berbasis elektronik (e-planing) dalam rangka transparansi, ketertiban proses perencanaan dan efisiensi proses perencanaan daerah.#arf/BP MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
LRT Palembang Diwacanakan Dua Tarif, Bandara Rp 20 Ribu, Commuter Rp 5 Ribu Sumsel
14 Apr 2018 Dilihat 219x

LRT Palembang Diwacanakan Dua Tarif, Bandara Rp 20 Ribu, Commuter Rp 5 Ribu

Palembang, Sumselprov.go.id -- Light Rail Transit (LRT) Sumsel diwacanakan menggunakan dua tarif, yaitu tarif kereta commuter dan tarif kereta bandara. Rencananya tarif bandara dibanderol Rp 10-20 ribu, dan tarif commuter Rp 5 ribu. "Sebenarnya soal tarif masih dibahas tingkat Kementerian Perhubungan, tapi sudah ada sinyalemen bakal membagi kategori tarif di LRT Sumsel, karena memang bukan hanya untuk angkutan dalam kota, tapi memang untuk angkutan bandara," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Kemenhub, Zulfikri, saat ditemui di sela Simposium Infrastruktur di kampus Unsri Bukit Besar, Kamis (12/4). Ia menambahkan, jalur yang masuk kategori commuter mulai dari zona 2 hingga ke zona 5. Sementara untuk zona 1, mulai dari Stasiun Asrama haji hingga Stasiun Bandara ke zonA 5 atau sebaliknya, akan dikenakan tarif bandara. "Wacana penetapan tarif masih terus dikaji dan dibahas, hal ini agar tidak memberatkan masyarakat dan merugikan pengelola." "Untuk pengelolaan masih dibahas antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat," ungkapnya. Pasalnya, aset LRT ini tidak hanya dimiliki pemerintah pusat, tapi milik pemda baik Sumsel, Palembang dan Banyuasin. Namun untuk operator sudah hampir dipastikan akan dijalankan oleh PT KAI. Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) LRT Sumsel, Suranto menjelaskan, pihaknya saat ini tengah memersiapkan proses conditioning di Depo Jakabaring. Saat ini, di kawasan Depo tengah dibangun underfloor yang terdiri dari 9 trek sebagai tempat kereta sebelum beroperasi mengangkut penumpang. Setelah acara peresmian 20 April nanti, pihaknya akan langsung melakukan pengangkutan kereta menggunakan enam unit mobil trailer axle 30 roda. Bobot gerbong yang mencapai 30 ton tentunya bakal memakan waktu yang cukup lama untuk proses pemindahannya. Dari pelabuhan Boom Baru juga kereta LRT akan diangkut menggunakan trailer melewati Musi 2. "Satu kereta, satu treiler, dan sudah kita siapkan untuk dibawa ke Depo Jakabaring." "Diangkutnya nanti melewati Musi II dikarenakan beban satu kereta terlalu besar jika melewati Jembatan Ampera." "Sebab satu rangkaian Trainset beratnya mencapai 90 ton dibagi menjadi 30 ton pergerbongnya, " ujarnya. Zulfikri menambahkan, pada bulan Juli nanti diharapkan kereta LRT sudah dapat beroperasional. Mengenai tarif LRT juga akan terus didiskusikan untuk menentukan harga yang pas. Suranto menambahkan, pengerjaan LRT keseluruhan sudah mencapai 89 persen sehingga pihaknya saat ini juga sedang berfokus pada pengerjaan Depo untuk tempat pemberhentian kereta api. Perawatan kereta pun tidak sembarangan, pengecekan kereta pun akan dilakukan secara bertahap setiap saat. Mulai dari perawatan harian, mingguan, bulanan, 3 bulanan, hingga tahunan. Semua perawatan dilakukan untuk memastikan kereta LRT untuk tetap terawat. "Perawatan kereta api, harian, bulanan, 3 bulan, ada 6 bulanan dan tahunan guna memastikan kereta dapat berjalan dengan baik," ujar Suranto. Selain itu, pembangunan infrastruktur terutama jaringan kereta api merupakan upaya untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat. Pembangunan infrastruktur di Indonesia masih jauh tertinggal dengan negara lainnya. Upaya pembangunan infrastruktur yang tengah dilakukan pemerintah saat ini, merupakan salah satu langkah untuk mengejar ketertinggalan. "Transportasi menjadi urat nadi perekonomian. Sehingga, pemerintah memfokuskan untuk menggenjot pembangunan agar berdampak terhadap perekonomian masyarakat," jelas dia. Deputi 1 Kepala Staf Kepresidenan Bidang Pengendalian Pembangunan Program Prioritas, Darmawan Prasojo menuturkan pemerataan pembangunan infrastruktur terus digalakkan. Hal ini untuk mengurangi ketimpangan yang terjadi di Indonesia. "Pembangunan yang awalnya hanya Jawa sentris diubah menjadi Indonesia sentris." "Sehingga dampak pembangunan bisa dirasakan seluruh masyarakat Indonesia," ungkapnya. (men/Tribunsumsel.com) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Palembang Sabet Penghargaan Kota Terbaik Pembangunan Daerah Sriwijaya Sumsel
14 Apr 2018 Dilihat 218x

Palembang Sabet Penghargaan Kota Terbaik Pembangunan Daerah Sriwijaya

Palembang, Sumselprov.go.id -- Kota Palembang berhasil menjadi yang terbaik pertama pada Penghargaan Pembangunan Daerah Sriwijaya tahun 2018. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Alex Noerdin, kepada Pjs Wali Kota Palembang, Akhmad Najib pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Sumsel Tahun 2018 di Hotel Novotel Palembang, Kamis (12/4/2018). Pjs Wali Kota Palembang, Akhmad Najib mengatakan, keberhasilan Kota Palembang menjadi yang terbaik pertama pada Penghargaan Pembangunan Daerah Sriwijaya, merupakan motivasi bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus memacu peningkatan rencana pembangunan di masa mendatang.  "Perencanaan pembangunan di Kota Palembang telah disusun berdasarkan realita kebutuhan pembangunan, dengan menyerap aspirasi masyarakat. Penyusunan perencanaan pembangunan akan dapat terlaksana lebih baik bila ikut menyertakan penyerapan aspirasi masyarakat. Tentunya dalam pelaksanaan pembangunan harus senantiasa berpedoman pada peraturan dan perundang-undangan yang ada," ungkapnya.  Ditambahkannya, pesatnya pembangunan di Kota Palembang tidak terlepas dari peran aktif pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Sehingga pelaksanaan pembangunan harus senantiasa mengedepankan fungsi pengawasan, agar terselenggara secara berkelanjutan dengan tetap berada pada koridor yang semestinya. Disisi lain, tambahnya, Penghargaan Pembangunan Daerah Sriwjaya bertujuan untuk mendorong setiap daerah (kabupaten/kota) untuk menyiapkan dokumen Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) secara lebih baik, konsisten, komprehensif, terukur, dan dapat dilaksanakan. Selain itu, juga bertujuan untuk menciptakan insentif bagi pemerintah daerah dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang lebih baik dan bermutu. "Objek ruang lingkup penilaian penghargaan ini meliputi dokumen RKPD, proses penyusunan RKPD, dan pencapaian pelaksanaan dokumen RKPD. Selain itu juga dilakukan penilaian terhadap inovasi yang dikembangkan, serta penilaian khusus terkait pelaksanaan pembangunan di daerah," terangnya.  Sementara itu, Gubernur Provinsi Sumsel,  Alex Noerdin, berharap agar senantiasa terjalin sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dunia usaha, dan masyarakat dalam perencanaan serta pelaksanaan pembangunan di Sumatera Selatan. Menurutnya, modal utama pembangunan adalah zero konflik. "Zero konflik harus kita pertahankan, agar investor tidak ragu untuk menanamkan investasi di Sumatera Selatan," ujarnya seperti dikutif dari GlobalPlanetnews.com Dalam acara penyerahan penghargaan tersebut, disaksikan Sekjen Kemendagri, Hadi Prabowo, Inspektur Utama Bapennas, Ir Roni Susanto, serta kepala daerah se-Sumatera Selatan.  Selain Kota Palembang, Penghargaan Pembangunan Daerah Sriwijaya juga diraih oleh Kota Pagaralam, Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Muara Enim, dan Kabupaten OKU.  MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Alex Nordin, Moment Asian Games 2018 Pacu Pembangunan Infrastruktur Sumsel
13 Apr 2018 Dilihat 247x

Alex Nordin, Moment Asian Games 2018 Pacu Pembangunan Infrastruktur

Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengatakan, penyelenggaraan Asian Games Agustus-September 2018 memacu pembangunan daerah karena berkat adanya kegiatan olahraga internasional tersebut dinamika pembangunan dapat berkembang pesat. Dengan akan adanya pesta olahraga akbar itu Sumsel kini mulai memiliki kereta api ringan, jalan tol, jembatan Musi IV, kata gubernur saat musyawarah pembangunan di Palembang, Kamis. Lebih lanjut dia mengatakan, bukan itu saja tetapi dengan adanya pesta olahraga yang akan diikuti 45 negara tersebut, di Sumsel dibangun jembatan layang dan infrastruktur lainnya. "Yang membanggakan lagi, pembangunan di wilayah kita tersebut dibiayai menggunakan dana APBN," ujar dia. Oleh karena itu banyak manfaat pesta olahraga yang akan diikuti ribuan peserta tersebut selain infrastruktur juga perekonomian masyarakat berkembang, kata gubernur. Dia mengatakan, dipercayanya Sumsel menjadi tuan rumah Asian Games mendatang karena daerah ini cukup kondusif. Selain itu Sumsel telah berpengalaman menjadi tuan rumah pesta olahraga bertaraf internasional sehingga hal tersebut menjadi dasar dipercayanya menjadi tuan rumah penyelenggara, kata dia. Selain itu, menurut dia, dampak lainnya dipercayanya Sumsel menjadi tuan rumah Asian Games akan menarik investor untuk menanamkan modalnya. Sementara Kepala Bappeda Sumsel Ekowati Retnaningsih mengatakan, Musrenbang dalam rangka pembahasan rancangan RKPD Sumsel 2019 yaitu penyelarasan program dan kegiatan pembangunan daerah. Sementara sasaran dan prioritas pembangunan nasional serta klarifikasi program dan kegiatan yang merupakan kewenangan provinsi Sumatera Selatan dan kegiatan Kabupaten/Kota yang diusulkan berdasarkan hasil Musrenbang. Memang proses perencanaan Sumatera Selatan dilakukan antara lain melalui pendekatan partisipatif, tambah dia.(T.U005/T007/Antara Sumsel) MC Diskominfo Prov. Sumsel/CleY

Baca Detail
LAPOR!-SP4N Sumsel Bersama Diskominfo, Kementerian PANRB, dan GIZ Sumsel
13 Apr 2018 Dilihat 248x

LAPOR!-SP4N Sumsel Bersama Diskominfo, Kementerian PANRB, dan GIZ

Palembang Sumselprov.go.id- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo Sumsel, Dr. Inanda Karina Astari Fatma, S.Si., M.Si., didampingi Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik, Amrullah S.STP., M.Si., menyambut kedatangan perwakilan dari Provincial Advisor Transformasi GIZ Sumsel, Kurniawan dan Jenny Anastesia terkait dengan tindak lanjut Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!) Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) Provinsi Sumatera Selatan di Ruang Rapat Kadis Kominfo, Kamis, 12/4/2018. Dalam rangka membantu Pemerintah di Daerah menyelesaikan persoalan pengelolaan pengaduan, serta mendorong para pimpinan daerah agar menghubungkan sistem pengelolaan pengaduan masing-masing dengan sistem LAPOR!-SP4N, maka akan dilakukan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Pengaduan LAPOR!-SP4N Bagi Pemerintah Daerah di kota Palembang. “Diskominfo siap membantu koordinasi dengan seluruh Kabupaten Kota untuk pelaksanaan Bimtek di Palembang”, ujar Plt Kadis Kominfo. Dikutip dari opengovindonesia.org, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah menargetkan seluruh seluruh sistem pengaduan pelayanan publik milik pemerintah daerah baik Provinsi, Kabupaten dan Kota dapat terhubung atau terintegrasi dengan Sistem Pengelolaan Pengaduam Pelayanan Publik Nasional (SP4N) sejak tahun 2017 lalu. LAPOR!-SP4N saat ini dikelola Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) bekerja sama dengan The German Organisation for International Cooperation (GIZ). “LAPOR! digunakan untuk menampung aspirasi masyarakat yang berupa masukan untuk penentuan kebijakan pemerintah”, ungkap Kurniawan. Beliau juga mengatakan bahwa daerah yang sudah memiliki aplikasi sistem pelayanan  publik maka harus diintegrasikan dengan LAPOR!, sedangkan untuk yang belum, maka diminta untuk menggunakan LAPOR!, hal ini bertujuan agar setiap daerah diperlakukan sama baik. “Semua data program kerja baik berupa program kemiskinan maupun inovasi bersifat one data ke pusat”, tuturnya. Dr. Inanda menambahkan bahwa program-program kerja yang banyak perlu diintegrasikan dan harus terus dikembangkan walaupun penanggung jawabnya sudah beralih tangan agar terwujud pengelolaan pengaduan pelayanan publik yang sederhana, cepat, tuntas, dan terkoordinasi. “Tidak perlu banyak inovasi, apa yang ada dikembangkan saja dengan sangat baik”, pungkasnya. Berdasarkan pertemuan ini, Bimtek rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 20-21 April 2018 bersama dengan Diskominfo Sumsel sebagai salah satu tim koordinasi pengelolaan dan petugas administrator LAPOR!-SP4N. MC Diskominfo Prov. Sumsel/PE

Baca Detail
Kelola Bowling Center Pemprov Gandeng ABS Bowling PTE LTD Sumsel
13 Apr 2018 Dilihat 342x

Kelola Bowling Center Pemprov Gandeng ABS Bowling PTE LTD

Palembang, Sumselpro.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin melangsungkan rapat lanjutan bersama Agus Hardja Santana Direktur Lembaga Pengelolaan Dana dan Usaha Keolahragaan Kementerian Pemuda dan Olahraga, James Murray Direktur ABS Bowling PTE LTD Rapat berlangsung kurang lebih satu jam ini membahas mengenai pengelolaan Bowling Center Palembang bertempat di Ruang Rapat Gubernur Sumsel Kamis (12/04).   Alex mengatakan, Jakabaring Sport City atau kawasan wisata olahraga yang dilengkapi venue terintegrasi dan berstandar international ini, memang sejak 2004 lalu hingga saat ini kiprahnya tidak berhenti bahkan jauh lebih baik. Apalagi saat ini menurutnya, Provinsi Sumsel harus bangga telah memiliki Bowling Center terbaik di Asia.  Bahkan, lanjut Alex, Kejuaraan dunia bowling 2019 akan berlaga di JSC. Alex menuturkan bowling pertama di Indonesia dimainkan di tahun 1930 waktu masih zaman Belanda tepatnya di Plaju Sungai Gerong Palembang.  "Jadi sejak  zaman Belanda kami sudah main bowling dan sekarang di sini bersyukur kepada Allah Yang Maha Kuasa dibangun tidak sampai 2 tahun tidak makai duit sendiri (APBD), kita berhasil membangun Bowling terbaik di Asia," ungkapnya.  Alex meyambut baik usulan mengenai pengelolaan Bowling Center nantinya, dimana Ia berharap bowling center terbaik di Asia yang dilengkapi dengan peralatan yang mahal ini, setelah Asian Games akan terus semakin maju menyelenggarakan event-event international dan tidak pernah berhenti.  "Kami sudah membuktikan sejak 2004 lalu JSC masih terawat dengan baik," tambahnya.  Sementara Direktur ABS Bowling PTE LTD James Murray, menambahkan ABS Bowling didirikan pada tanggal 1985 dan ditunjuk sebagai distributor ekslusif untuk semua produk QAMF di Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia, Brunei, Vietnam, Laos, Kamboja dan Myanmar.  Ia menyatakan sejak awal telah menyelesaikan sejumlah proyek baik itu baru maupun modernisasi.  "Tujuan kami membantu investor untuk menemukan situs bowling yang sesuai membantu menyiapakan anggaran dan perkiraan, membantu perancang kontraktor pemilik untuk membangun pusat dengan benar. Selain itu kami menyediakan bantuan teknis dan dukungan kepada pusat bowling yang sedang berlangsung sesuai kebutuhan yang diperlukan," katanya.  Ia membayangkan Jakabaring Bowling Centre ini nantinya, akan menjadi pusat hiburan olahraga keluarga di Provinsi Sumsel. Dimana, lingkungan yang aman dan nyaman bagi keluarga untuk berkumpul bersama menikmati waktu luang.  "Bowling adalah olahraga yang bisa dinikmati oleh berbagai usia, semua gender yang dapat mendorong dan menanamkan semangat yang kompetitif," tambahnya.[rel/rik] MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Bios 44 Disosialisasikan Kepada Peserta Rakor Pengendalian Karhutla Prov. Kalteng Sumsel
13 Apr 2018 Dilihat 232x

Bios 44 Disosialisasikan Kepada Peserta Rakor Pengendalian Karhutla Prov. Kalteng

Palembang, Sumselprov.go.id -- Tim Garuda Dempo Team Research (GATOR) Korem 044/Gapo yang dipimpin oleh Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Korem 044/Gapo Letkol Inf Andik Siswanto, S.IP., M.IPOL.  melaksanakan sosialisasi Bios 44 di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah di hadapan peserta rapat koordinasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tahun 2018 di Kalteng yang dihadiri oleh Sekda dan Forkompinda Prov. Kalteng, para Bupati, Asdep Menkopolhukam, BNPB, BRG Prov. Kalteng, Danrem 102/Pjg dan para Dandim jajaran Korem 102/Pjg Kodam XII/TPR, Kamis (12/4/2018). Kegiatan sosialisasi Bios 44 di Provinsi Kalteng ini berkaitan dengan penanggulangan Karhutla di Provinsi tersebut, dimana data yang disampaikan Kepala Pelaksanan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalteng, Darliansjah, menunjukkan sebanyak 1.622 Desa dan Kelurahan yang tersebar di 14 Kabupaten/Kota se-Provinsi Kalimantan Tengah dinyatakan rawan terjadinya Karhutla pada saat musim kemarau. “Dari 1.622 Desa/Kelurahan itu terdapat 263 di antaranya tingkat kerawanan sangat tinggi, 222 tinggi, 94 sedang dan 1.033 lainnya kategori rendah. Ini menjadi tantangan yang dihadapi Kalteng karena kerawanan Desanya sangat tinggi. Jadi, kami dari Satgas bertugas bagaimana pencegahannya sekaligus aksi pemadaman apabila terjadi Karhutla,” kata Kepala BPBD Kalteng Darliansjah. Dengan tingginya jumlah wilayah yang rawan terbakar tersebut, kendala yang dihadapi Provinsi Kalteng dalam mencegah dan menanggulangi Karhutla juga relatif banyak. Maka Pemerintah Prov. Kalteng mengajak Korem 044/Gapo untuk dapat membantu mengatasi dalam pencegahan Karhutla dengan menggunakan teknologi Bios 44. Dalam sosialisasinya, Kasiops Korem 044/Gapo Letkol Inf Andik Siswanto, S.IP., M.IPOL. mengatakan, ide awal munculnya Bios 44 yang dibuat oleh Korem 044/Gapo dalam rangka mencegah kebakaran hutan dan lahan gambut yang sering terjadi di wilayah Sumatera Selatan. “Namun saat ini  Bios 44 telah berkembang dan bisa digunakan untuk meningkatkan produktifitas hasil pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan dan digunakan untuk mengurai tanah tandus bekas tambang menjadi lahan subur,” terang Kasiops. Lebih lanjut Kasiops menjelaskan, bahwa Bios 44 adalah hasil inovasi Korem 044/Gapo yang ramah lingkungan kerena merupakan gabungan mikroorganisme bila ditebarkan dilahan gambut dapat mencegah kebakaran, dan jika ditebarkan di lahan pertanian atau perkebunan maupun perikanan akan menjadi lebih produktif karena terjaga ekosistemnya serta bila di tebarkan di lahan bekas tambang yang tandus, lahan tersebut akan menjadi produktif. Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah Fahrizal fitri memberikan apresiasi yang positif atas prakarsa dari Korem 044/Gapo yang telah memberikan terobosan dengan pemberian Bios 44 untuk membantu menanggulangi Karhutla di Kalteng, dimana wilayah Kalteng memiliki lahan cukup luas yang kategori rawan kebakaran. Dan dengan pemberian Bios 44 ini dapat membantu petani guna mengurangi penggunaan pupuk organik yang biayanya cukup tinggi. Di wilayah Kalimantan Tengah masih banyak potensi lahan untuk dikembangkan dengan menggunakan Bios 44, yang diharapakan akan meningkatkan produktivitas hasil pertanian warga setempat. “Saya sangat gembira dengan adanya terobosan yang dilakukan Tim GATOR Korem 044/Gapo dengan penggunaan Bios 44 untuk membantu pencegahan Karhutla di Kalteng dan membantu petani untuk mengurangi ketergantungan penggunaan pupuk organik di lahan pertanian, ini akan kami tindaklanjuti dengan Korem 102/Pjg untuk pengolahan lebih lanjut,” terangnya.(Sumber Penrem 044/Gapo) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.