Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Gubernur Sumsel Alex Noerdin Hadiri Wisuda ke-135 Unsri Sumsel
20 Apr 2018 Dilihat 217x

Gubernur Sumsel Alex Noerdin Hadiri Wisuda ke-135 Unsri

Palembang, Sumselprov.go.id -- Atas nama pemerintah dan masyarakat Sumatera Selatan, Gubernur Sumsel Alex Noerdin menyampikan apresiasi dan rasa bangga atas raihan prestasi, dedikasi dan konstribusi Universitas Sriwijaya (Unsri) yang terus berkarya mewujudkan cita-cita menjadikan Unsri sebagai world class university. Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Alex Noerdin saat menghadiri wisuda ke-135 Unsri di Auditorium Kampus Unsri Indralaya, Kamis (19/4/2018). Dalam kesempatan ini ada sebanyak 1.117 orang mahasiswa yang diwisuda. Saat menyampaikan sambutan, Alex Noerdin mengajak Unsri terus memberikan proses penyadaran kepada mahasiswa bahwa dalam proses pendidikan tidak hanya teori belaka, namun dibutuhkan proses adaptasi teori terhadap tuntutan dan perkembangan zaman. Demikian pula pada era global saat ini, sistem pendidikan tinggi harus kreatif sedemikian rupa dengan karakteristik. Selain itu, perguruan tinggi harus memiliki kredibilitas institusional secara utuh dan menyeluruh. Sistem ini harus memiliki akuntabilitas yang tinggi terhadap masyarakat, menunjukkan efisiensi dalam operasionalnya, menghasilkan lulusan yang berkualitas, memiliki manajemen internal yang transparan dan memenuhi standar. “Saya berharap lembaga pendidikan tinggi dapat turut mendorong peningkatan kualitas SDM Sumatera Selatan, tidak hanya melalui pendidikan akan tetapi juga melalui kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” harapnya. Lanjut Alex, dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing, Pemerintah Provinsi Sumsel terus mengajak dan mendorong perguruan tinggi negeri maupun swasta di daerah ini, untuk tetap kreatif, inovatif dan konstruktif mendesain pembelajaran, sebagai bahan pembekalan dan pembelajaran kepada mahasiswa. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Sumsel menetapkan pendidikan sebagai prioritas pembangunan dan berkomitmen penuh memberikan layanan pendidikan yang berkualitas. Program sekolah dan kuliah gratis menjadi loncatan besar dalam peningkatan kualitas SDM Sumsel. “Selamat atas wisuda hari ini, saya mengharapkan para wisudawan terus belajar dan membekali diri dengan meningkatkan kompetensi melalui pengetahuan, sikap dan ketrampilan karena ini merupakan langkah awal untuk perjuangan dan pengabdian selanjutnya,” ungkapnya. Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel Alex Noerdin juga memaparkan banyak hal tentang persiapan Asian Games XVIII tahun 2018 di Palembang kepada 1.117 orang wisudawan dan wisudawati serta ribuan orang tua dan keluarganya yang hadir (Tribunsumsel.com). MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Hukuman Pelaku Pembakar Lahan, Sumsel Terbitkan Maklumat Sumsel
20 Apr 2018 Dilihat 216x

Hukuman Pelaku Pembakar Lahan, Sumsel Terbitkan Maklumat

Palembang, Sumselprov.go.id -- Masyarakat Sumatra Selatan siap-siap menerima sanksi jika kedapatan melakukan pembakaran lahan (hutan/ilalang) sehingga terjadi kebakaran hutan dan lahan di Sumsel. Larangan membakar lahan tersebut telah tertuang dalam maklumat 05/mou/iv/2018 yang diterbitkan oleh Pemprov Sumsel bersama Kapolda Sumsel dan Pangdam II Sriwijaya. Pembakaran lahan, hutan dan ilalang merupakan pelanggaran hukum yang harus ditindak tegas melalui proses hukum. Pelaku dapat dijerat dengan pasal 187 KUHP, 188 KUHP, pasal 98, 99,108 UU RI nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Iriansyah mengatakan, maklumat yang dikeluarkan oleh pemerintah menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. “Masyarakat jangan coba-coba berani membuka lahan dengan cara membakar. Dalam maklumat itu sudah jelas pasal yang bakal menjerat, sanksi paling berat kurungan penjara selama 12 tahun dan denda uang sebesar Rp10 miliar,” kata Iriansyah. Menurut Iriansyah,kebakaran hutan dan lahan tidak saja menimbulkan dampak kabut dan asap,namun juga berdampak pada kehidupan sosial, misalnya kerusakan lingkungan hidup, gangguan kehidupan masyarakat internasional, bahkan dapat merusak martabat bangsa Indonesia di mata dunia. “Karena itu kita mengimbau kepada masyarakat untuk membantu pemerintah agar Sumsel ini bebas asap, apalagi tahun ini ada agenda penting, Pilkada Serentak dan Asian Games. Pemerintah setempat juga harus mengingatkan warga ataupun perusahaan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, kita tentu tak ingin bencana kabut asap tahun 2015 terulang lagi,” katanya.#osk MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Dansatgas Pimpin Langsung Rapat Pelakasanan Operasi Pengendalian Karhutla Sumsel
19 Apr 2018 Dilihat 359x

Dansatgas Pimpin Langsung Rapat Pelakasanan Operasi Pengendalian Karhutla

Palembang, Sumselprov.go.id – Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menjadi prioritas perhatian Pemerintah Sumatera Selatan jelang perhelatan Asian Games 2018 mendatang. Apalagi, sejak 1 Februari 2018 lalu sudah diterapkan status siaga darurat kebakaran lahan dan hutan di Sumsel. Penetapkan ini berdasarkan Keputusan Gubernur Sumsel Nomor 102/KPTS/BPBD-SS/2018. Dengan adanya status ini, maka penanggulangan karhutla di Sumsel dapat diantisipasi sejak awal. Dalam rangka mengantisipasi dan mengatasi Karhutla di Provinsi Sumatera Selatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan, TNI/POLRI serta stakeholder terkait  menggelar Rapat Pelaksanaan Operasi Pengendalian Karhutla Posko Satgas Karhutla Prov.Sumsel. Rapat dilaksanakan di Ruang Satgas Posko Karhutla dipimpin langsung Dansatgas Kol. Inf. Iman Budiman yang juga Komandan Korem 044 Garuda Dempo didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Prov.Sumsel, H.Iriansyah SKM., M.Kes, Selasa (17/04/2018). Dalam Paparannya Kepala Pelaksana BPBD Prov.Sumsel menyampaikan kondisi lahan dan kerawanan kebakaran di Prov.Sumsel dengan rincian luas 8.370.281 Ha, luas kawasan hutan 3.478.468 Ha, luas lahan perkenunan 1.800.000 Ha, luas lahan pertanian 752.000 Ha, luas lahan lainnya 1.564.320 Ha sedangkan luas lahan gambut 1.483.662 Ha yang tersebar di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Banyuasin, Musi Banyuasin, Muara Enim, Ogan ilir dan Musi Rawas. Ada 47 Desa-desa rawan/lintas asap dengan arah angina ke Kota Palembang yang perlu menjadi focus pencegahan Karhutlabun periode Juni – Oktober 2018. “Kami berharap semua komponen siap siaga dan tanggap terjadinya Karhutlabun. Menghadapi kemaru harus ada kerja ekstra dari masyarakat, perusahaan, pemerintah TNI/Polri, dan semua harus bersatu padu, agar kabut asap tidak terjadi lagi. Mari jadikan daerah ini bebas asap khususnya tahun ini kita akan menyelenggarakan Asian Games 2018, jika terjadi Karhutlabun segera ambil langkah sigap dan segera koordinasikan untuk mengambil langkah penanggulangan serta manfaatkan dana desa yang ada sesuai dengan peraturkan daerah setempat”, ujarnya. Sementara Dansatgas Karhutla Prov.Sumsel Kol. Inf. Iman Budiman memaparkan tugas dan fungsi masing-masing stakeholder terkait serta mengintruksikan segera melakukan tindakan dilapangan. Satgas Pengendalian Karhutla Prov.Sumsel dengan perkuatannya melaksanakan operasi pengendalian Karhutla mulai tanggal 010600 Februari sampai dengan 111800 Oktober 2018 melaksanakan pencegahan pembakaran hutan dan lahan, melaksanakan pencarian titik api, menghilangkan asapdi wilayah Prov.Sumsel dalam rangka mendukung tugas pokok Prov.Sumsel, ujar Iman Budiman. Selanjut dijelaskan Dansatgas konsep penanganan melaksanakan operasi pengendalian Karhutla dilaksanakan secara serentak dengan titik berat wilayah Kab OKI, Ogan Ilir, Musi Banyuasin, Banyuasin, OKU, Muara Enim, Pali, Mura dan Muratara. “MOU yang telah disepakati oleh TNI dan berbagai macam kementerian ditingkat provinsi sudah dilakukan dokumen dan ditindaklanjuti kemudian telah dikeluarkan SK Gubernur per satu Februari 2018 yang lalu hingga 31 Oktober 2018 bahwa Sumatera Selatan siaga darurat satu, bahkan seminggu yang lalu telah ditandatangani Maklumat Provinsi Kodam dan Polda. Yang perlu diingat adalah ini operasi gabungan terpadu oleh karenanya perlu koordinasi pada pelaksanaan operasi”, pungkas Dansatgas mengakhiri paparannya. Hadir dalam rapat ini Dandim Kab OKI, OI, Muara Enim, Pali, OPD terkait baik dari Provinsi maupun kabupaten/kota rawan Karhutla. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Delegasi Chinese Taipei Akui Kesiapan Palembang untuk AG 2018 Sumsel
19 Apr 2018 Dilihat 203x

Delegasi Chinese Taipei Akui Kesiapan Palembang untuk AG 2018

Palembang Sumselprov.go.id- Ketua Federasi Olahraga Republik China, Chao-kuo Chang, bersama teknisi olahraga dan sejumlah  jurnalis yang berasal dari delegasi Chinese Taipei mengunjungi Jakabaring Sport Center (JSC), Rabu, (18/4), untuk melihat kesiapan venue-venue JSC yang akan digunakan pada Asian Games 2018. Kunjungan ini meliputi beberapa venue diantaranya Venue Boling, Shooting Range, Rowing, Tenis, Roller Skate, dan Wisma Atlet. Dalam kunjungannya, para delegasi mengambil gambar, liputan jurnalis dan berdialog mengenai kelayakan lapangan olahraga dari perspektif delegasi teknisi olahraga. Chao-kuo Chang menilai Palembang telah melakukan persiapan dengan baik untuk menyambut Asian Games (AG) 2018, terutama dalam kesiapan venue-venuenya.  “Saya sangat percaya bahwa Asian Games tahun ini akan terlaksana dengan sukses”, ungkapnya. Selanjutnya, beliau menyatakan rasa senangnya dapat mengunjungi Palembang dan melihat venue-venue secara langsung. “Lapangan yang ada sudah baik dan terlihat indah”, ujarnya. Sebanyak 40 delegasi yang datang berkeliling JSC dengan menggunakan 2 bus didampingi staf JSC, INASGOC, dan Diskominfo Sumsel. Vice President NOC Indonesia, H. Muddai Madang, mengungkapkan bahwa sebelum berkunjung ke JSC, para delegasi ragu akan kesiapan Palembang sebagai salah satu tuan rumah Asian Games 2018, namun penilaian tersebut berubah menjadi respon yang baik setelah kunjungan berlangsung. “Kita mampu menyelenggarakan Asian Games 2018 dengan baik dan mudah-mudahan mampu memberikan prestasi juga”, pungkasnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel/ PE/FS

Baca Detail
Alex Noerdin: Tegakkan Syiar Islam dengan Tindakan Nyata Sumsel
16 Apr 2018 Dilihat 266x

Alex Noerdin: Tegakkan Syiar Islam dengan Tindakan Nyata

Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin memaparkan tentang komitmen yang besar dari Pemerintah Provinsi Sumsel dalam menegakkan syiar agama Islam kepada ribuan jemaah yang hadir pada Dzikir Akbar dalam rangka Haul Ki Marogan ke-117 di Masjid Kiai Muara Ogan Kertapati,Palembang, Jum'at malam (13/4). Menurut Alex, di era yang modern saat ini menegakan syiar agama Islam tidak cukup hanya dengan ceramah dan khotbah melainkan harus disertai dengan tindakan nyata. Hal tersebut menjadi dasar yang kuat bagi pemerintah Provinsi Sumsel dalam menegakan syiar agama Islam dengan terus berbuat untuk kemaslahatan umat. Sejak awal kepemimpinannya sebagai Gubernur Sumsel tahun 2008 lalu, Pemerintah Provinsi Sumsel terus berkomitmen memerangi musuh terbesar agama Islam yakni kemiskinan dan kebodohan melalui program sekolah gratis dan berobat gratis yang menjadi contoh bagi daerah lain di Indoensia. Lanjut Alex Noerdin, untuk mencerdaskan umat Islam, Pemerintah Provinsi Sumsel saat ini sedang melaksanakan pembangunan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang bersebelahan dengan Islamic Center dan Masjid Raya Sriwijaya di Jakabaring Palembang. Menurutnya, setelah semua selesai dibangun akan menjadi lokasi dimana Islam dikaji secara modern dan melahirkan para generasi Islamiyah yang cerdas. "Tidak mudah membangun semua ini karena kita tidak punya dana dan tidak boleh sepenuhnya menggunakan dana APBD. Tapi Alhamdulillah untuk Universitas Islam Negeri Raden Fatah kita mendapatakan bantuan dana Rp160 Milyar dari Islamic Development Bank. Untuk pembangunan Masjid Raya Sriwijaya akan kita bangun secara bertahap mencari dana bantuan dari luar karena membangun masjid tercantik se-Asian ini perlu dana yang cukup besar. Yakinlah dengan tekad kita bersama, tidak ada pembangunan masjid yang tidak selesai, walaupun tidak lagi menjadi Gubernur saya akan tetap mengawal ini," tegas Alex. Pada Haul Kiai Marogan ke-117 itu, Gubernur Sumsel Alex Noerdin hadir bersama PJS. Wali Kota Palembang Akhmad Najib. Rombongan berangkat menuju Masjid Kiai Muara Ogan Kertapati melalui Sungai Musi menggunakan kapal. Nampak hadir pula Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin, tokoh masyarakat Sumsel Kms. H. Halim Ali, serta alim ulama dan tokoh masyarakat Kota Palembang. Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, Kiai Marogan merupakan sosok panutan khususnya bagi masyarakat Kota Palembang, sosok yang memiliki pemikiran jauh kedepan melebihi apa yang dipikirkan orang kebanyakan. "Kita semua sebagai penerus dan pewaris harus dapat mewujudkan cita-cita Kiai Marogan dalam menegakan syiar agama Islam, mari bersama melanjutkan perjuangan ini dengan tindakan nyata," ajak Alex kepada ribuan jemaah yang hadir. Di kesempatan yang sama, Ketua Panitia Haul Ustd. Fauzan Yayan mengatakan, Haul Ki Marogan ke-117 dilaksanakan 13 sampai 15 April 2018 diisi dengan berbagai kegiatan mulai dari Ziarah Akbar, Dzikir Akbar dan berbagai kegiatan lainnya. "Kita adakan juga kegiatan bazar bagi para UMKM di seputaran masjid Kiai Marogan. Besok akan dilaksanakan hafalan Al-Qur'an bersama anak yatim dan santri rumah Tahfidz, lusanya kegiatan haul khusus bagi kaum perempuan," pungkasnya.(Tribunsumsel.com) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Gubernur Sumsel Support Festival Jerami OKU Timur 2018 Sumsel
15 Apr 2018 Dilihat 300x

Gubernur Sumsel Support Festival Jerami OKU Timur 2018

Gubernur Sumsel, Ir H Alex Noerdin saat membuka Dharma Shanti Nyepi Tahun Saka 1940 di Desa Karang Menjangan, Kecamatan Semendawai Timur, OKU Timur (14/04/2018). (Foto: Dadang Dinata)   OKUT, Sumselprov.go.id -- Gubernur  Sumatera Selatan (Sumsel), mendukung penuh rencana wartawan dan Pemkab OKU Timur dalam rangka menggelar kegiatan festival jerami. Demikian diungkapkapkan Gubernur Sumsel,  Ir H Alex Noerdin saat berkunjung di Bumi Sebiduk Sehaluan dalam rangka kegiatan Pembukaan Dharma Shanti Nyepi Tahun Saka 1940, di Desa Karang Menjangan, Kecamatan Semendawai Timur, OKU Timur (14/04/2018). Karena ini kegiatan positif tentu sudah selayaknya didukung. Terlebih festival jerami ini menjadi salah satu distinasi wisata yang sangat bagus. ”Jika Palembang ada jerami sudah saya tarik ke Palembang, namun karena yang ada jerami di OKU Timur sehingga dilaksanakan di OKU Timur, Pemprov mendukung penuh,” ungkapnya. Dalam kesempatan itu, Alex juga mengatakan, wisata kreatif contohnya festival jerami memang harus dilakukan, tujuannya agar orang luar tertarik untuk datang di provinsi ini. ”Saya tegaskan sekali lagi apa yang dilakukan oleh kawan-kawan wartawan dan Pemkab OKU Timur didukung penuh oleh Pemprov,” tambahnya seperti dikutif dari GlobalPlanet.com Disisi lain, mantan Bupati Muba ini menambahkan karena  zero komflik di Sumsel sudah dikenal di manca negara. Terbukti Sumsel dipercaya menjadi tuan rumah Asian Games, ini sebuah perjuangan panjang. Memang jika tidak cerdas mengamatinya tidak ada hubhngannya Asian Games Palembang dengan Karang Menjangan maupun daerah lain. Tapi dengan Asian Games menjadikan Sumsel sebagai pelopor dibandingkan proivinsi lain. ”Kita bukan hanya membangun fisik saja, tapi juga membangkitkan usaha rakyat,” terangnya. Sedangkan, Bupati OKU Timur, HM Kholid Mawardi, S.Sos, MSi, menambahkan, festival jerami yang dilakukan rekan-rekan wartawan dan Pemkab OKU Timur ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah jerami agar memiliki nilai ekonomis melalui sebuah karyaseni. Karena itu Pemkab sangat mengapresiasi kegiatan ini. “Kita harapkan melalui kegjatan festival patung jerami ini bisa mendongkrak gairah wisata di tempat kita,” jelasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
TPPKK Sumsel Semarakan Asian Games Dengan Senam Tai Chi dan Mauemere Sumsel
15 Apr 2018 Dilihat 212x

TPPKK Sumsel Semarakan Asian Games Dengan Senam Tai Chi dan Mauemere

Palembang, Sumselprov.go.id -- Tepat di hari libur nasional Sabtu (14/04) Pukul 06.00 WIB, Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar kegiatan senam bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumsel dan Grup Senam Griya Agung. Senam sehat tersebut dihadiri langsung Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Eliza Alex dan Ketua DWP Setda Provinsi Sumsel, Hj. Renny Nasrun Lengkap dengan pakaian olahraga warna biru dongker TP PKK Provinsi Sumsle Eliza Alex sangat menikmati gerakan-gerakan yang diperagakan oleh instruktur senam. Senam diawali dengan pemanasan, setelah itu dilanjutkan dengan senam Tai Chi dan Moumere. TP PKK Provinsi Sumsel Eliza Alex mengatakan, senam bersama ini dilakukan selain untuk mempererat silaturahmi, juga tujuannya untuk masyarakat bisa mengikuti pola hidup sehat. Dengan berolaraga menurutnya masyarakat mengetahui bagaimana pentingnya kesehatan jasmani dan rohani. “Hari ini Saya bawa dan Saya ajak dari berbagai komunitas mulai dari DWP hingga club tai chi, semua itu dilakukan untuk memberikan motivasi masyrakat untuk menjaga kesehatannya,” tuturnya Eliza menuturkan, Ia berterimakasih kepada instruktur senam yang sudah hampir lima tahun di Griya Agung. Ia mengungkapkan sengaja mengajak langsung instruktur yang sudah pernah jadi juara dunia di Beijing China. “Jadi jangan main-main, tidak main-main instruktur kita ini,” singkatnya menyampaikan sambutan Sementara Ketua DWP Setda Provinsi Sumsel Hj. Renny Nasrun menambahkan, kegiatan ini merupakan gabungan dari inisiasi TP PKK Provinsi Sumsel, serta Dharma Wanita dari dinas maupun Dharma Wanita Kota. Ia menuturkan, Kegiatan senam seperti ini tidak hanya untuk kali ini saja, melainkan akan terus berlanjut hingga saat penyelenggaraan Asian Games mendatang.  “Ini adalah arahan dari Ibu penasehat kami yaitu Ibu Eliza Alex. dalam rangka hari kartini dan dalam rangka menyemarakkan Asian Games 2018 mendatang. #rel/BP MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Uji Coba Heliport JSC Kadispora Akan Tetap Memberikan Sejumlah Masukan Sumsel
15 Apr 2018 Dilihat 198x

Uji Coba Heliport JSC Kadispora Akan Tetap Memberikan Sejumlah Masukan

Helikopter Puma saat hendak melakukan pendaratan dalam rangka uji coba heliport di kawasan Jakabaring Sport City (JSC), guna persiapan menjelang Asian Games 2018, Jum'at (13/4/2018). (Foto: Adi Kurniawan).   Palembang, Sumselprov.go.id -- Helikopter Puma jenis SA330 milik TNI angkatan udara, mendarat mulus pada uji coba landasan heliport yang dibangun untuk persiapan Asian Games 2018 di Komplek olahraga Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. Pesawat yang diterbangkan langsung dari pangkalan militer Pekanbaru ini, memulai take off untuk uji coba pendaratan dari bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, , Jum'at (13/4/2018). "Tadi kita coba approach dari berbagai arah, dan tidak ada obstacle atau tidak ada halangan ketinggian. Sementara, untuk kekerasan landasan juga tidak ada masalah, tadi juga kita sudah cek dua kali landing tidak ada masalah," kata, Danlanud Palembang, Kolonel Easter Hariyanto, saat ditemui setelah pendaratan. Menurutnya, helikopter ini sendiri sehari-hari ditempatkan di skuadron 8 Atang Sendjaya Bogor, dan hari ini memang sengaja dihadirkan untuk menguji kelayakan heliport di kawasan JSC ini. "Ujicoba heliport JSC juga sengaja mendatangkan helikopter berbadan besar dengan muatan berat, sehingga nantinya tidak mengalami kendala saat Asian Games 2018 nanti," ujarnya. Sementara itu, Kadispora Sumsel, Ahmad Yusuf menyebutkan, meski tergolong sukses dan lancar, namun pihaknya akan tetap memberikan sejumlah masukan usai sesi uji coba heliport  ini. "Ada masukan dari pilot tadi mengenai pohon di depan aquatic yang harus sedikit dipindahkan. Selain itu juga arah penunjuk angin yang juga penempatannya mesti disesuaikan, selain itu tidak ada masalah," tambahnya. Ia menjelaskan, helikopter Puma memang sengaja dihadirkan karena hampir sama dengan jenis heli milik Presiden RI yang kemungkinan juga akan digunakan saat pelaksanaan Asian Games mendatang. "Ini dilakukan, agar kehadiran tamu seperti presiden dan wakil presiden nantinya pada Asian Games akan lebih mudah, mengingat perjalanan dari pangkalan udara SMB II menuju kawasan JSC sendiri hanya memakan waktu tempuh 8-10 menit, walaupun nantinya LRT sudah beroperasi," bebernya. Sementara, Kadishub Sumsel, Nelson Fridaus menambahkan, heliport ini berbeda dengan helipad. Kalau helipad hanya untuk pendaratan saja, sementara heliport ini memiliki berbagai kelengkapan seperti pemadam kebakaran, penunjuk arah angin serta fasilitas pendukung lainnya. Selain itu, heliport ini dibangun selama 6 bulan, pengerjaan heliport ini memang sedikit memerlukan pengawasan khusus karena lokasi yang digunakan sebelumnya merupakan rawa-rawa. "Luasnya 30 x 30 meter, kedalamannya 24 meter. Mulai dari pemilihan lokasi serta pembangunan dilaksanakan bersama Kemenhub Pusat. Salah satu fasilitas yang sudah dimiliki heliport JSC adalah sistem HAPI (Helicopter Approach Path Indicator). Sistem ini sendiri memungkinkan pilot mengetahui kemiringan meluncur yang aman dan akurat," jelasnya seperti dikutif dari GlobalPlanet.com Kedepan, pihaknya juga akan mengevaluasi apakah heliport ini akan dipergunakan untuk pendaratan di malam hari. "Sementara ini memang baru dipersiapkan untuk pendaratan siang hari, namun kita juga sudah mengantipasi bila nantinya juga akan digunakan di malam hari. Kami bersyukur karena di sesi uji coba ini semuanya berjalan baik. Helikopter dengan muatan besar dapat juga masuk, karena selama Asian Games nanti kita perkirakan banyak tamu VIP yang kemungkinan menggunakan transportasi seperti itu. Heliport ini memang tidak sembarang dan harus ada persyaratan teknis yang mesti dipenuhi, saat ini proses registrasinya juga telah kami lakukan," pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
DPRD Provinsi Sumsel Teliti LKPJ 2017 Dan LKPJ Akhir Masa Jabatan Gubernur Sumsel
15 Apr 2018 Dilihat 215x

DPRD Provinsi Sumsel Teliti LKPJ 2017 Dan LKPJ Akhir Masa Jabatan Gubernur

Palembang, Sumselprov.go.id -- DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Rapat Paripurna XLV DPRD Sumsel Dengan Agenda Penyampaian Pidato Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Sumsel (LKPJ) Tahun Anggaran 2017 dan LKPJ Akhir Masa Jabatan Gubernur Sumsel Tahun Anggaran 2013-2018 di ruang Rapat Paripurna , Jumat (13/4). Kemudian dilanjutkan dengan pembentukan 5 Pansus berdasaekan pembidangan tugas Komisi-Komisi yakni Pansus I Bidang Pemenrintahan, Pansus II Bidang Perekonomian, Pansus III Bidang Keuangan, Pansus IV Bidang Pembangunan da Pansus V Bidang Kesejahteraan Rakyat. Rapat paripurna di pimpin Plt Ketua DPRD Sumsel Uzer Effendi dan dihadiri Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dan para undangan. Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dalam laporannya mengatakan, arah kebijakan RPJMD Provinsi Sumsel Tahun 2013-2018 memuat visi dan misi pembangunan daerah Sumsel dalam kurun waktu tersebut adalah’ Sumsel Lebih Sejahtera, Lebih Maju dan Berdaya Saing Internasional’ dengan 4 Misi yakni meningkatka pertumbuhan perwkonomian, memantapkan stabilitas daerah, meningkatkan pemerataan yang berkeadilan dan meningkatkan pengelolaan lingkungan yang lestari dan penanggulangan bencana. “Mengacu pada amat RPJMD dan mempertimbangkan isu-isu strategis yang kita hadapi maka prioritas pembangunan Sumsel 2017 adalah penguatan pertanian dan ketahanan pangan, investasi, indutri hilir dan perdagangan. Selanjutnya, pengembangan usaha dan pariwisata, infrastruktur dan konektivitas, perumahan da pemukiman. Kemudian, stanilitas keamanan dan ketertiban, pendidikan, kesehatan untuk semua, penanggulangan kemiskinan dan pembangunan lingkungan berbasis landscape,” kata Alex. Alex menjelaskan, mengenai gambaran pengelolaan keuangan daerah Tahun anggaran 2013-2018 dapat disampaikan bahwa APBD Provinsi Sumsel 2013-2018 senantiasa mengalami peningkatan yang signifikan dari Rp 5.989.474.254.049 pada realisasi APBD Perubahan Tahun 2013 mningkat menjadi Rp 8.164.163.552.525 pada realusasi APBD Perubaha tahun anggaran 2017 Rp 2.174.689.298.475 dibandingkan Tahun Anggaran 2013. Sedangkan dari sisi pendapatan, lanjut Alex, juga terjadi peningkatan dari yang semula ada relisasi APBD Perubahan Tahun Anggaran 2013 Rp 5.468.139.691.033 menjadi Rp 8.158.207.174.137 pada realisasi APBD Perubahan tahun Anggaran 2017 atau meningkat Rp 3.690.067.483.104 dibandingkan Tahun Anggaran 2013. “Disisi belanja daerah terjadi peningkatan realisasi Rp 5.678.703.610.531 pada realusasi APBD Perubahan Tahun Anggaran 2013 menjadi Rp 6.414.204.832.075 pada realisasi APBD Perubaha Tahun Anggaran 2017. Kami menyadari bahwa pelaksaan pembangunan selama 5 tahun ini masih terdapat tantangan yang perlu diselesaikan. Namun dengan kerjasama dan dukungan legislatif visi Sumsem Lebih Sejahtera, Lebih Maju dan Berdaya Saing Internasional bisa kita capai,” katanya. Sedangkan Plt Ketua DPRD Provinsi Sumsel Uzer Effendi mengatakan, pihaknya akan meneliti dengan sebaik-baiknya laporan pertanggungjawaban Gubernur. “Kita akan bahas laporan pertanggungjawaban Gubernur.#osk/BP MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.