Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Gubernur Sumsel Alex Noerdin Launching Kampung Asian Games Patra Ogan Komperta Plaju Sumsel
07 May 2018 Dilihat 461x

Gubernur Sumsel Alex Noerdin Launching Kampung Asian Games Patra Ogan Komperta Plaju

Palembang, Sumselprov.go.id -- Usai menjadi perbincangan hangat lantaran naik ojek ke Musrenbangnas menemui Presiden Jokowi, Gubernur Sumsel  Alex Noerdin lagi-lagi mencuri perhatian masyarakat dan warganet. Kali ini Gubernur kebanggaan wong Sumsel itu menjadi trending topik di media sosial lewat aksinya menyetir bentor yang ditumpangi Pjs Walikota Palembang Akhmad Najib saat melaunching lomba Kampung Hias Asian Games di kawasan Patra Ogan Komperta Plaju, Jumat (4/5). Hanya berselang 2 jam saja, Video singkat moment langka Gubernur Sumsel yang diupload melalui instagram alexnoerdin.id itupun langsung dibanjiri like oleh pengguna medsos berikut puluhan komentar. Kapan lagi Walikota naek bentor yang nyetir nyo Gubernur. Siang tadi naik bentor samo Pak Akhmad Najib, dari gedung Patra Ogan Pertamina sampai ke kampung Hias Asian Games di Plaju. #AlexNoerdin Seperti di ungkapkan pemilik akun @dediy1278 : Aii lapang pak najib dibentori pak @alexnoerdin. Hal serupa juga dilontarkan pengguna insagram lainnya @exploregelumbang : Aii pak pacak nyopir bentor. kemudian @dewi_arka_moms : Lucu nian sih pak..saya suka saya suka (berikut emoticon tertawa). Tak hanya di instagram pribadi alexnoerdin.id, video tersebut juga berseliweran di sejumlah akun instagram lokal yang cukup populer. Ya, aksi merakyat yang dilakukan Gubernur itu dilakukannya usai melakukan sosialisasi Asian Games kepada masyarakat Plaju di Gedung Patra Ogan Komperta Kecamatan Plaju Palembang. Launching perlombaan Kampung Hias ini ditandai dengan penyerahan simbolis Cat dan Kuas oleh Gubernur Sumsel didampingi Pjs Walikota Palembang. Rencananya lomba ini akan diikuti 18 Kecamatan di Kota Palembang yang terbagi menjadi 72 Kampung di Kota Palembang. Perlombaan Kampung Hias sendiri sengaja diadakan dalam rangka menyemarakkan Asian Games 2018 yang akan digelar Agustus mendatang.   "Jadi Perlombaan Kampung Hias ini ada pemenangnya, Juara satu, dua dan tiga. Untuk Pemenang juara pertama mendapat tiga ekor sapi, pemenang kedua dapat dua ekor sapi dan juara ketiga dapat satu ekor sapi. Bagi Kecamatan yang mempunyai juara terbanyak, Camat dan Lurahnya akan mendapatkan hadiah umroh,"ungkapnya. Dalam mensosialisasikan Asian Games 2018 kepada ribuan masyarakat yang hadir, Alex Noerdin menyampaikan bahwa dilakukannya sosialisasi Asian Games ini agar masyarakat tahu dampak dan manfaatnya pesta olahraga terbesar di Asia kepada masyarakat di Sumsel. Asian Games bukan tujuan tapi Asian Games adalah alat untuk mencapai tujuan. Tujuannya utamanya adalah pembangunan infrastruktur dan pada akhirnya bermuara untuk kesejahteraan rakyat. Selain itu, Asian Games 2018 ini juga dapat menjadi alat mempersatukan Bangsa. "Olahraga bisa menjadi Alat pemersatu bangsa di Indonesia" ujar Alex Noerdin. Diungkapkan Pelopor Sekolah Gratis dan Berobat Gratis itu bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mendapat instruksi langsung dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, untuk bertanggung jawab mensosialiasasikan Asian Games 2018 bagian Sumatera dan Kalimantan. Karena itu Gubernur Alex Noerdin makin semangat menggemakan Asian Games ke semua kalangan. Menurut Alex, ini tugas yang diamanatkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk mensosialisasian Asian Games ke seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Bahkan dirinya sendiri menerima tanggung jawab untuk bagian Sumatera dan kalimantan. "Ini perintah Presiden langsung, Saya tanggung jawab sosialisasi Asian Games untuk bagian Sumatera dan Kalimantan,"lanjut Alex Lebih jauh Alex mengatakan, povinsi Sumsel ditunjuk sebagai tuan rumah Asian Games semua itu tak lepas dari modal yang dimiliki Sumsel. Pertama dan menjadi utama yang dimiliki Provinsi Sumsel bahkan menjadi lirikan dunia adalah tidak pernah terjadi kerusuhan antar etnis, budaya, apalagi agama terjadi di Provinsi Sumsel. Dijelaskannya, Asian Games banyak berkah untuk seluruh masyarakat Provinsi Sumsel. Selain menciptakan lapangan pekerjaan, Asian Games juga mendulang pembangunan sejumlah infrastruktur yang sangat fenomenal seperti Light Rail Transit (LRT) pertama di Indonesia, Fly Over, Underpass, Jembatan Musi IV dan VI, Jalan Tol serta rumah sakit berstandar internasional. "Semua itu tidak akan bisa didapat Sumsel dalam waktu singkat jika Palembang tidak terpilih menjadi tuan rumah Asian Games. Bangga kita menjadi masyarakat Provinsi Sumsel,"ujarnya. Sejumlah video tetang pembangunan Sumsel juga turut ditampilkan Gubernur Alex Noerdin  saat melakukan sosialisasi. Di antaranya video tentang, sejarah Provinsi Sumsel merebut tuan rumah Asian Games XVIII, kemudian video persiapan Asian Games Palembang dan video sejarah perjuangan membangun komplek olahraga Jakabaring Sport City Palembang (Tribunews.com) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Kemenkominfo Ajak Jurnalis Dukung Asian Games 2018 Sumsel
05 May 2018 Dilihat 188x

Kemenkominfo Ajak Jurnalis Dukung Asian Games 2018

Palembang Sumselprov.go.id- Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, menyelenggarakan kunjungan Jurnalistik ke Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka mendukung sosialisasi Asian Games 2018, 3-5 Mei 2018. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan faktor sport dan nonsport yang ada di Kota Palembang sebagai salah satu tuan rumah penyelenggaraan Asian Games XVIII. Agenda kunjungan terdiri dari peninjauan lokasi venue Jakabaring Sport Center (JSC) dan kunjungan ke tempat-tempat wisata yang ada di Palembang. Ditemui saat wawancara, Direktur Layanan Informasi Internasional, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Bambang Gunawan, mengatakan bahwa Kominfo mlksnkn fngsi kehumasan pemerintah berfungsi sebagai kehumasan dalam pelaksanaan Asian Games 2018 “Terkait dengan pelaksanaan Asian Games 2018, kita aktif melakukan desimilasi ke masyarakat di daerah mengenai penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang”, ujarnya. Berkenaan dengan hal ini, beliau menyampaikan bahwa Kementerian Kominfo RI telah mempromosikan mengenai penyelenggaraan  Asian Games mendatang , salah satunya dengan cara mengundang Media-media cetak dan elektronik maupun online dari Jakarta ke Palembang  agar lebih mengenal Asian Games. “Melalui kedatangan para atlet dalam pelaksanaan Asian Games 2018 nanti, diharapkan akan adanya peningkatan kebutuhan sembako yang keuntungannya akan didapatkan oleh masyarakat lokal”, ungkapnya. Melalui  kegiatan ini, Beliau menegaskan bahwa kementerian Kominfo sangat mendukung pelaksanaan Asian Games 2018 mendatang. MC Diskominfo Prov. Sumsel/FS/ PE

Baca Detail
Jelang Puasa Dan Idul Fitri Stok Beras Aman Sumsel
04 May 2018 Dilihat 199x

Jelang Puasa Dan Idul Fitri Stok Beras Aman

Palembang, Sumselprov.go.id -- DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan kalau stok beras menjelang puasa dan Idul Fitri aman. Hal tersebut terungkap dalam rapat komisi II DPRD Sumsel dengan Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre Sumsel dan Babel yang berlangsung ruang rapat Komisi II DPRD Sumsel, Kamis (3/5). Menurut Wakil Ketua Komisi II DPRD Sumsel, Sujarwoto mengatakan, berdasarkan hasil rapat ternyata Bulog menjamin stok beras yang di gudang Bulog mencapai 19.800 ton beras untuk 4,8 bulan mendatang. Mengenai kebutuhan daging beku, gula dan terigu serta beberapa kebutuhan pokok lainnya dalam kondisi cukup menjelang puasa dan Idul Fitru. “Katanya stok gula 21 ton,” katanya. Karena itu pihaknya, meminta Bulog dan instansi terkait untuk terus memantau kestabilan harga pangan jelang bulan puasa dan hari raya Idul fitri. “Kami juga minta jangan ada lonjakan harga yang signifikan. Tadi pihak Bulog sudah menggandeng beberapa pihak untuk menggelar pasar murah dan operasi pasar untuk menstabilkan harga,” kata politisi partai Gerindra ini. Selain itu Bulog diminta untuk cermat dalam pendistribusian. Jangan sampai stok yang tersimpan di gudang malah mengendap dan tidak terdistribusikan. #osk MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Sekda Sumsel Nasrun Umar Hadiri Penyampaian Hasil Pembahasan Pansus DPRD Sumsel
04 May 2018 Dilihat 185x

Sekda Sumsel Nasrun Umar Hadiri Penyampaian Hasil Pembahasan Pansus DPRD

Palembang, Sumselprov.go.id -- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel,  H. Nasrun Umar menghadiri Rapat Paripurna XVL DPRD Provinsi Sumsel dengan agenda mendengarkan penyampaian Laporan Hasil Pembahasan dan Penelitian Pansus-Pansus DPRD Provinsi Sumsel terhadap LKPJ Gubernur Sumsel Tahun Anggaran 2017 dan Akhir Masa Jabatan Gubernur 2013-2018 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Kamis (3/5). Rapat paripurna itu dibuka langsung oleh Plt Ketua DPRD Provinsi Sumsel Uzer Effendi didampingi Wakil Ketua DPRD Muhammad Yansuri. Lima Pansus DPRD menyampaikan hasil penelitiannya masing-masing secara bergantian. Pansus I yang membidangi pemerintahan diwakili pelapor Usman Efendi menjelaskan Pansus I dalam membahas keterangan LKPJ dan akhir masa jabatan gubernur menitikberatkan penillaian pada kinerja Gubenur Sumsel terhadap kebijakan strategis pelaksanaan tugas-tugas umum pemrintahan selama masa jabatan 2013-2018. Hal ini sesuai visi dan misi Sumsel sejahtera lebih maju dan berdaya saing internasional. Menurut Usman Pembahasan dan Penelitian yang mereka lakukan dengan memperhatikan strategi dan arah kebijakan untuk mewujudkan visi dan misi Gubernur Sumsel prioritas pembangunan sumsel tahun 2013-2018 meliputi beberapa hal.   Di antaranya tata kelola pemerintahan yang baik, kemudian keamanan dan kenyamanan masyarakat, pendidikan kesehatan social dan budaya, penanggulangan kemiskinan pertanian dan pembangunan infrastruktur dan energi, serta investasi dan pembanguunan usaha dan pengelolaan lingkungan serta pengendalian bencana. “Terhadap hal-hal tersebut kita bisa melihat bahwa prioritas pembangunan yang dilakukan selama ini dari seluruh kebijakan strategis atau program yang sudah dilaksanakan selama masa jabatan Gubernur Sumsel yang meliputi tugas-tugas umum pemerintahan dan pembangunan sumsel, kinerja kepemimpinan gubernur sumsel yang meliputi apakah integritasnya dapat teruji melIputi kualitas dan kompetensinya apakah dapat diakui dan komitmennya apakah dapat dipercaya sehingga dapat dinilai melalui kebijakan- kebijakan strategis yang telah diambil dan pelaksanaan di seluruh sektor telah berpihak dan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat,” ujarnya. Mencermati LKPJ Gubernur Sumsel dan akhir masa jabatannya ini, Pansus I mengapresiasi atas kinerja gubernur dan wakil gubernur  sumsel selama kurun waktu 5 tahun atas pengabdiannya dan prestasi dan penghargaan yang diraihnya. Pertama yaitu raihan Bintang Mahaputra Utama yang diberikan Presiden pada 2014, Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik II se Indonesia yang diberikan Presiden Joko Widodo akhir April. Serta Anugerah Danareksa, KPIH Award untuk Pengelolaan Embarkasi Haji Terbaik 2017 serta penghargaan lainnya. “Pansus I dengan ini mengucapkan selamat kepada gubernur dan wakil gubernur atas penerimaan penghargaan tersebut,” ucapnya. Sementara itu,  Pansus II melalui pelapornya Hj Riwi Nuriswanto memaparkan bahwa Laporan Hasil Pembahasan dan Penelitian pihaknya terhadap LKPJ Gubernur Sumsel Tahun Anggaran 2017 dan Akhir Masa Jabatan Gubernur 2013-2018 Secara garis besar jelasnya mereka mengakui bahwa LKPJ Gubernur Sumsel dan Akhir Masa Jabatan 2013-2018 sudah mencapai target yang diinginkan. Namun  khusus di bidang perekonomian agar dialokasikan anggaran yang lebih besar, karena hampir sebagian besar masyarakat Sumsel adalah berprofesi petani. Dalam penelitian dan pembahasan LKPJ Gubernur Sumsel dan Masa Akhir Jabatan pansus dua jelasnya juga menyampaikan beberapa catatan. Pertama, Dinas kelautan dan perikanan mengharapkan pada pemprov Sumsel dalam hal ini agar memberikan mesin pembuatan pakan kepada petani dikarenakan mahalnya harga pakan. Diharapkan dengan adanya mesin tersebut dapat mengurangi biaya operasional. Kemudian untuk menekan biaya produksi yang tinggi Pemprov Sumsel diharapkan dapat membuat jalan ke sentra-sentra perikanan. Demikian halnya untuk Dinas Kehutanan agar di tahun yang akan datang dapat meningkatkan realisasi produksi hutan tanaman industri (HTI) di Sumsel guna menunjang operasional pabrik-pabrik pembuat kertas. Hal ini dinilai dapat meningkatkan nilai tambah dan devisa. Kepada dinas kehutanan agar dilakukan patrol bersama pihak terkait guna cegah hasil  hutan yang illegal dan bebas keluar masuk di Sumsel. “Mengingatk semakin dekatanya Asian Games Pansus II juga mengimbau agar pemprov Sumsel bersama pihak terkait dapat melakukan upaya agar pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan cepat diatasi sedini mungkin.   Dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat,” jelasnya. Selain penyampaian LKPJ Gubernur Sumsel Tahun Anggaran 2017 dan Akhir Masa Jabatan Gubernur 2013-2018, Kamis (3/5) Di Ruang Rapat Paripurna itu juga digelar Rapat Paripurna XXI DPRD Provinsi Sumsel dengan agenda Pengucapan Sumpah/ Janji Anggota DPRD Provinsi Sumsel Pengganti Antar Waktu atas nama Ir. H. Aswandi Asgap Serampoe dan Ir. H. Firasgo Jaya Santika. Pengucapan ini disaksikan langsung Sekda Provinsi Sumsel H.  Nasrun Umar. “Selamat atas diresmikannya pengangkatan Ir. H. Aswandi Asgap Serampoe dan Ir. H. Firasgo Jaya Santika, sebagai anggota DPRD Sumsel. Mulai saat ini saudara dapat ikut serta melakukan kerjasama dengan anggota DPRD lainnya untuk menjalankan tugas dan wewenang,” ujarnya. Setelah ini Nasrun berharap keduanya dapat segera ikut membentuk peraturan daerah, menyerap,menghimpun dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat serta melaksanakan tugas dan wewenang lain yang diatur dalam UU.   Sumber : Tribunnews.com MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Sumsel Raih Prestasi Lagi , Provinsi Terbaik  Smart Society Sumsel
04 May 2018 Dilihat 290x

Sumsel Raih Prestasi Lagi , Provinsi Terbaik Smart Society

Palembang, Sumselprov.go.id – Provinsi Sumatera Selatan kembali menerima penghargaan nasional, kali melalui kategori  Smart Province sebagai Peringkat 1 Best Smart Society dalam  Indonesia Smart Nation Award (ISNA) 2018. Penghargaan ini diserahkan  oleh Menteri Pariwisata RI,  Arif  Yahya Kepada Gubernur, Bupati/Walikota se Indonesia  atau yang mewakili. Gubernur Sumatera Selatan kali ini diwakili  oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan Irene Camelyn serta Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan , DR. Inanda Karina Astari Fatma, S.Si., M.Si menerima penghargaan ini di Nusantara 2 Hall, ICE BSD Tanggerang Selatan, Provinsi Banten, Kamis (03/05/2018). ISNA 2018 merupakan kali ketiga kegiatan ini diselenggarakan oleh Citiasia Inc. Sejak pertama kali ISNA diselenggarakan di tahun 2015, kegiatan ini berangkat dari semangat mengkampanyekan praktik pintar (smart) dalam pelaksanaan proses pembangunan di Indonesia, khususnya di tingkat kota, kabupaten dan provinsi mulai dari sisi tata kelola, citra daerah, dampak pembangunan ekonomi, kelayakan hidup, masyarakat yang cerdas, hingga pengelolaan aspek lingkungan hidup yang dilakukan oleh pemerintah daerah di Indonesia. Pada tahun ini, Pemberian Penghargaan ISNA dilaksanakan pada tanggal 3 Mei 2018 bertempat di Nusantara Hall, ICE-BSD, Tangerang Selatan dan dilaksanakan di tengah helatan pameran Indobuildtech 2018, yaitu salah satu pameran terbesar di Asia Tenggara di bidang industri konstruksi, arsitektur dan gedung. Sebagai sebuah penghargaan yang diberikan kepada daerah-daerah dengan pencapaian terbaik dalam pelaksanaan smart city / smart region sesuai framework yang dikembangkan oleh Citiasia Inc., ISNA 2018 dilaksanakan dengan melalui beberapa tahapan, yaitu proses penilaian indeks dan penjurian oleh para pakar di bidang smart city di Indonesia. Para pakar yang tergabung dalam dewan juri ISNA 2018 adalah sebagai berikut: Prof. Dr. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo (Rektor Perbanas Institute); Herry Abdul Aziz, M. Eng. (Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informasi Bidang Teknologi); Dr. Ir. Ashwin Sasongko S. M.Sc. (Peneliti Utama LIPI Bidang Informatika); Ridwan Sutriadi, Ph.D (Ketua Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota – ITB); Dr. Ir. Cahyana Ahmadjayadi (Chairman Citiasia Inc.); Farid Subkhan, M.E, M.Dev. (CEO Citaisia Inc.); Hari Kusdaryanto, M.Dev. (CSO & VP Citiasia Inc.); Fitrah R. Kautsar, M.E. (COO Citiasia Inc.); Dalam proses penilaian indeks, ISNA 2018 diukur dengan menggunakan berbagai parameter pengukuran yang berasal dari data capaian pembangunan kota, kabupaten dan provinsi di Indonesia sejak tahun 2014 hingga tahun 2017. Juga melibatkan data hasil investigasi terhadap exposure seluruh daerah di lebih dari 260.000 artikel pemberitaan yang terdapat di lebih dari 30 media cetak dan elektronik nasional yang dimulai dari bulan Januari 2017 hingga Desember 2017. Sedangkan proses penjurian dilakukan melalui rapat dewan juri yang dilaksanakan pada tanggal 26 April 2018 di Jakarta. Dalam sidang dewan juri tersebut, disepakati sebuah transformasi dalam ISNA 2018. Transformasi tersebut terutama dalam hal kategori penerima penghargaan yang pada tahun sebelumnya diberikan kepada pemerintah daerah tingkat kota, kabupaten dan provinsi yang dibagi ke dalam 3 kategori daerah, yaitu besar, sedang dan kecil berdasarkan populasi penduduk. Pada tahun 2018, kategori penerima penghargaan diberikan berdasarkan kinerja pada dimensi smart city dan kesiapan smart city (smart city readiness). Sehingga penerima penghargaan ISNA 2018 merupakan daerah-daerah dengan peringkat terbaik pada 7 kategori penghargaan, yaitu Smart Readiness, Smart Governance, Smart Branding, Smart Economy, Smart Living, Smart Society, Smart Environment dimana masing-masing terdiri dari 3 daerah nominasi. Disamping itu, di tahun 2018 ini, Citiasia Inc. memperkenalkan kategori baru dalam ISNA 2018, yaitu kategori special mention. Kategori special mention merupakan kategori yang diberikan kepada daerah-daerah yang dinilai memiliki inovasi, gagasan, atau pencapaian yang baik terkait pelaksanaan fungsi pelayanan publik dan pemerintahan daerah dalam mendorong terjadinya perbaikan kualitas hidup masyarakatnya. Dikutip smartnation.id, di tahun 2018 ini, terdapat 8 Special Mention, yaitu: Most Innovative in Creative Community; Most Innovative in Smart Government Solution; Most Accelerated in Regional Branding; Most Remarkable City Innovation; Most Innovative in Basic Living Service; Most Innovative City Ecosystem; Most Innovative in City Collaboration; Most Perform in Smart City Initiative; MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Menuju Perubahan dengan Moral dan Profesionalitas ASN Sumsel
04 May 2018 Dilihat 184x

Menuju Perubahan dengan Moral dan Profesionalitas ASN

Palembang Sumselprov.go.id- Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Seminar Rancangan Proyek Perubahan (RPP) di Kantor BPSDMD Sumsel, Kamis, 3/5, dan diikuti oleh kurang lebih 60 orang peserta pelatihan kepemimpinan TK II Angkatan VII Tahun 2018 yang dibagi  ke dalam 6 (enam) kelompok seminar, masing-masing terdiri atas 1 (satu) orang penguji, 1 (satu) orang mentor, dan 1 (satu) orang coach. Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan analisis permasalahan atau peluang yang terdapat di instansinya oleh penyaji dalam bentuk rancangan proyek perubahan dan menjabarkan solusinya kepada penguji. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, H. Nasrun Umar, S.H., M.M., sebagai salah satu penguji di kelompok seminar II, menyatakan apresiasinya untuk sikap penyaji yang begitu percaya diri dan memiliki spirit perubahan yang baik. “Kekayaan diri terletak pada kualitas diri untuk membentuk perubahan yang bermanfaat untuk orang lain maupun lingkungan tempat tinggalnya”, ungkapnya bersemangat. Menurutnya, penyampaian rencana inovasi perlu dilakukan dengan sistematis, dan membutuhkan analisa kelayakan rencana sebelum ditindak lanjut sebagai proyek perubahan. “Nilai suatu konsep terletak pada konsep yang dapat diterapkan dan dijaga dengan baik”, tambahnya. Selanjutnya, beliau mengungkapkan bahwa suatu proyek harus mengandung beberapa aspek yang memberikan manfaat, adanya jaminan transparansi, dan konsistensi pada pelaksanaannya. “Suatu konsep harus dilaksanakan dan diawasi dengan konsisten agar terwujud kesesuaian antara penyampaian konsep dan penerapannya”, katanya. Sebagai nasehat, Nasrun berharap agar penyaji dapat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang jujur dalam melaksanakan tugas pemerintahan, dan perlu memiliki rencana agar tetap mampu menjadi pribadi yang jujur apabila menemui lingkungan yang tidak jujur. “Kalau benar katakan benar, kalau salah katakan salah, apapun resikonya”, tegasnya. Beliau yakin dan percaya bahwa penyaji dapat menyelesaikan rencana inovasinya karena memiliki kompetensi diri dan tanggung jawab moral yang baik. “Tetap pegang nilai moral, jabatan bukan segalanya, kekayaan bukan dinilai dari jabatan, tapi nilai apa yang sudah kita lakukan, sehingga siapapun pemimpinnya, kita tetap profesional”, pungkasnya. Selaku Mentor, Drs. H. Harobin Mustofa, berpendapat bahwa suatu perubahan dapat dimulai dengan cara memperbaiki sistem yang masih kurang baik, dapat mencakup, mengubah mental ASN menjadi mental yang bermoral, serta perbaikan sistem demokrasi. “Perubahan bertujuan untuk memberikan pelayanan prima kepada seluruh pegawai yang seiring dengan perubahan zaman yang semakin canggih”, ujarnya. Beliau berharap agar semua rencana inovasi perubahan yang baik dapat terlaksana dengan konsisten pada siapapun pimpinan yang mungkin akan beralih tangan dan perlu untuk dikonsepkan kepada seluruh staf yang ada. “Sebaik-baiknya perubahan adalah perubahan yang disosilisasikan dan dikomunikasikan kepada sumber daya manusia yang berkomitmen”, pungkasnya. Turut hadir sebagai coach, Dr. Hj. Emmy Deseri, M.Si. Setelah melaksanakan Seminar ini, para peserta diharapkan dapat segera melaksanakan hasil rancangan proyek perubahannya masing-masing yang inovatif, dilanjutkan dengan membangun tim yang efektif untuk melaksanakan perubahan terkait dengan strategi area kebijakan organisasi menuju organisasi berkinerja tinggi. MC Diskominfo Prov. Sumsel/PE/TM

Baca Detail
Juni, RSUD Sumsel ‘Grand Opening’ Sumsel
03 May 2018 Dilihat 209x

Juni, RSUD Sumsel ‘Grand Opening’

PalembangSumselprov.go.id -- Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sumatera Selatan yang terletak di Jalan Kolonel H Burlian, KM 5 Palembang terus dikebut agar rampung sebelum Asian Games 2018. Rencananya pada Juni mendatang, rumah sakit rujukan provinsi tersebut akan melaksanakan grand opening. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Lesty Nurainy mengatakan, sebelum itu dilakukan, terlebih dahulu digelar soft launching pada awal Mei ini. Saat ini RSUD sedang dalam proses sinkronisasi dan persiapan semua komponen yang terlibat dalam pelayanan. “Rencananya grand opening akan dilakukan sebelum Asian Games. Diperkirakan pada bulan Juni mendatang,” ujar Lesty, Rabu (2/5). Perkembangan lainnya, kata Lesty, saat ini progres pembangunan RSUD Provinsi Sumsel telah mencapai 87 persen secara keseluruhan. Gubernur Sumsel Alex Noerdin berharap nantinya RSUD ini akan menjadi rumah sakit kebanggaan masyarakat Sumsel, yang dapat memberikan pelayanan yang profesional dan berkualitas internasional atau World Class Hospital. “Sekarang tahap V ini pembangunan fisik selesai sampai lantai 5 dan interior selesai sampai lantai empat. Pekerjaan tahap VI selanjutnya menunggu proses lelang yang sedang berlangsung,” jelas dia. Menurut dia, rumah sakit ini nantinya merupakan rumah sakit rujukan provinsi dan merupakan rumah sakit tipe B pendidikan. Untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan waktu dalam pemenuhan sarana prasarana maupun Sumber Daya Manusia (SDM). Dijelaskan Lesty, pada tahap pertama rekrutmen SDM telah terjaring sebanyak 169 personel yang memenuhi persyaratan, baik tenaga medis maupun non medis, serta tenaga pendukung lainnya dari 4.000 orang pelamar. Sedangkan, rekrutmen tahap II akan segera dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan SDM oleh pihak ketiga Manajemen Operasional Rumah Sakit (MORS). Tenaga yang direkrut terdiri dari PNS dan non PNS. Keunggulan RSUD ini, sambung dia, antara lain bagian kardiologi, ortopedi dan traumatologi, serta medical check up. Kapasitas tempat tidur lebih dari 400 tempat tidur. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan Sumsel yang masih kekurangan 1.400 tempat tidur dari seluruh kapasitas rumah sakit yang ada. “Pembangunan RSUD ini seluruhnya menggunakan dana APBD Sumsel. Demikian juga peralatan medis dan non medis pada tahap awal. Baru tahun ini didapatkan bantuan dana DAK dari APBN untuk pengadaan alat kesehatannya,” tambahnya. Ia menambahkan, pelayanan yang akan berjalan dimulai dari pelayanan medik (pelayanan gawat darurat, medik spesialis dasar, subspesialis, medik spesialis penunjang, dan spesialis lain), pelayanan kefarmasian, pelayanan keperawatan dan kebidanan, pelayanan penunjang klinik, pelayanan penunjang non klinik, serta pelayanan rawat inap. “RSUD ini juga pastinya akan melayani pasien BPJS dan pasien umum yang dalam pelayanannya tidak dibedakan,” pungkasnya.#rio MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Alex Noerdin: Sekarang Bukan Waktunya Bicara Venue Tapi Bagaimana Ciptakan Demam Asian Games Sumsel
03 May 2018 Dilihat 189x

Alex Noerdin: Sekarang Bukan Waktunya Bicara Venue Tapi Bagaimana Ciptakan Demam Asian Games

Jakarta, Sumselprov.go.id -- Menjelang pelaksanaan Asian Games yang tinggal 107 hari lagi, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin memastikan seluruh persiapan di Palembang sudah tuntas. Tak lagi fokus soal venue semata, tuan rumah Palembang kini justru tengah berjibaku menggelorakan perhelatan tersebut kepada seluruh masyarakat agar menjadi demam Asian Games. Menurut Alex,  saat ini bukan waktunya lagi bicara tetang kesiapan venue karena memang sudah harus siap, yang penting sekarang apakah rakyat Indonesia tahu tentang Asian Games, apa tujuan dan manfaatnya. Hal tersebut sesuai instruksi Presiden Joko Widodo pada rapat terbatas persiapan Asian Games di Istana Bogor belum lama ini. "Itu barangkali yang harus kita lakukan sekarang. Bukan lagi kita cerita perbaikan jalan, trotoar dan lainnya," terang Alex. Lebih jauh dikatakan Alex Noerdin, peran semua unsur media sangat penting untuk mensosialisasikan, mempromosikan, menggaungkan dan mendemamkan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games. "Insya Allah semua sudah siap, selesai tepat waktu. Kalau Palembang, Sumatera Selatan sendiri sudah demam Asian Games, kita keliling ke Kabupaten/Kota atau masyarakatnya kita tarik ke Palembang dan kita berikan sosialisasi Asian Games, kita berikan pengertian dan beri tahu apa itu Asian Games, apa manfaat dan tujuannya," tegas Alex. Hal ini disampaikan Gubernur Alex Noerdin saat menjadi narasumber pada acara Ngobrol @Tempo, Road to Asian Games XVIII tahun 2018 diselenggarakan PT. Tempo Inti Media Tbk di Hotel Le'Meridie Jakarta, Rabu (2/5). Acara tersebut bertujuan untuk mengetahui sejauh mana upaya yang dilaksanakan dalam persiapan pelaksanaan Asian Games. Hadir juga narasumber, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahwari, Dirjen Cipta Karya, Kementerian PUPR, Sri Hartoyo, Staf Ahli Menteri Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi Perhubungan, Umar Aris, dan Ketua Inasgoc, Erick Thohir. Lebih lanjut Alex Noerdin mengatakan, masih banyak yang belum mengetahui kenapa palembang menjadi tuan rumah Asian Games. Utamanya adalah karena Sumsel memiliki tiga syarat utama menjadi tuan rumah Asian Games.  Pertama, kondusifitas wilayah Sumsel yang dikenal Zero Konflik, tidak boleh terjadi kerusuhan antar etnis dan antar umat beragama. Sebagai simbol kerukunan tersebut dibangun 6 rumah ibadah dari 6 agama yang diakui pemerintah, dibangun di kompleks olahraga Jakabaring. Kedua, Sumsel berpengalaman menyelenggarakan event olahraga Internasional terhitung sejak tahun 2011 sampai saat ini sebanyak 46 kali sport event internasional diselenggarakan di Palembang, Provinsi Sumsel. Ketiga, Sumsel memiliki fasilitas olahraga di Jakabaring Sport City dengan 20 Venue olahraga standar internasional, terpusat, di tengah Kota Palembang, dan memiliki 5 akses menuju lokasi. "Asian Games mempersatukan bangsa Indonesia dengan cara olahraga. Tinggal 107 hari lagi, ini kesempatan sekali seumur hidup kita karena 62 tahun lagi Asian Games kembali di Indonesia," terangnya. Sementara itu Kapolri, Jenderal Tito Karnavian dalam kesempatana ini menceritakan tentang arahan Presiden RI Joko Widodo yang mengatakan demam Asian Games di masyarakat belum terjadi padahal event ini sebentar lagi. Dijelaskannya, keluhan Presiden itu sudah di jelaskan Gubernur Sumsel Alex Noerdin bahwa di Palembang, Provinsi Sumsel demam Asian Games sudah sangat terasa. "Kalau di Palembang sudah demam Asian Games, itu betul karena itu kampung halaman saya, keluarga saya banyak disana jadi saya tahu sekali," ujar Kapolri. Lebih lanjut, Kapolri menjelaskan tentang pengamanan selama pelaksanaan Asian Games dari di kaca mata Polri harusnya menjadi pendingin bagi kehangatan politik di Indonesia. Menurutnya, selama even olahraga bangsa Asia itu, akan dilaksanakan operasi Among Raja melibatkan 36.00 lebih TNI dan Polri dari tanggal 18 Agustus sampai 2 September. "Pengamanan di Palembang sudah siap karena terpusat di satu lokasi Jakabaring. Insya Allah Palembang aman, yang menjadi kekhawatiran kita justru di Jakarta  karena hari kerja kita tahu Jakarta  macet," ungkapnya. Sementara itu, Staf Ahli Menteri Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi Perhubungan, Umar Aris mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan berbagai langkah antisipasi mengenai transportasi atlet diantaranya dengan menyiapkan sewa operational Shuttle Bus 250 unit. "Untuk transportasi lainnya seperti LRT di Jakarta  dalam posisi progres fisik 70 persen, siap operasi Agustus. Sementara LRT Sumsel progres fisik sudah mencapai 89.9 persen, Juni siap operasi," paparnya. Ketua Inasgoc, Erick Thohir menjelaskan bahwa Asian Games akan diikuti 45 Negara dan dihadiri 15.000 Atlet, 5.000 Media, 30.000 volunteer. Menurutnya, pelaksanaan Asian Games nanti akan disiarkan secara langsung ke berbagai negara dan pertama kalinya Asian Games disiarkan hingga Amerika Latin.  "Dampak Asian Games ini banyak sekali mulai dari promosi visit indonesia di mata dunia, promosi budaya, kemudian Infrastruktur dan Sumberdaya Manusia, pembangunan karakter bangsa, Persatuan, kebersihan, penggunaan kendaraan umum dan lain-lain. Kemudian dampak ekonomi baik di bidang pariwisata, lapangan kerja dan investasi," pungkasnya. Sumber : Tribunnews.Sumsel MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Menjelang Ramadhan TPID Sumsel Pastikan Pasokan Bahan Pokok Relatif Terkendali Sumsel
02 May 2018 Dilihat 238x

Menjelang Ramadhan TPID Sumsel Pastikan Pasokan Bahan Pokok Relatif Terkendali

Palembang Sumselprov.go.id -Dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan dan perayaan hari raya idul fitri 2018, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengadakan rapat Koordinasi bersama Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel, Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Provinsi Sumsel, Perwakilan dari Polda Sumsel, beserta OPD lainya di lingkungan Provinsi Sumsel, Rapat Koordinasi ini dilaksanakan di ruang rapat Bank Indonesia, Senin (30/4/2018). Sehubungan dengan akan datangnya ramadhan dan idul fitri, rapat TPID kali ini membahas tentang pergerakan pasar khususnya di Sumsel serta kabupaten/Kota lainya yang bertujuan agar  menjamin pasokan kebutuhan pokok tetap pada harga yang wajar, stabil dan tetap terjaga. Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel, Yustianus, mengatakan bahwa saat ini TPID Provinsi Sumatera Selatan mulai bergerak untuk mengantisipasi kenaikan harga barang menjelang Ramadhan ini dengan meningkatkan koordinasi antar pemangku kepentingan. “Melalui rapat rutin ini kita Tim TPID komitmen sekaligus untuk mengevaluasi hasil rapat yang lalu sekaligus dalam rangka stabilitas harga”, katanya. Lanjut Kadis, sejak pekan lalu dilakukan pemantauan langsung ke lapangan untuk memastikan ketersediaan pasokan, rencananya BI bersama-sama dengan pemerintah provinsi memantau langsung ketersediaan beras di sentra produksi untuk memastikan stok kebutuhan pangan mampu memenuhi kebutuhan Ramadhan dan Lebaran. Terkait masalah pasokan daging ayam khususnya di sumsel yang telah dibahas dalam rapat TPID sebelumnya,  kami beserta jajaran telah berkoordinasi tentang pasokan bahan-bahan kebutuhan masyarakat menjelang ramadhan. "Insya allah pasokan daging ayam akan stabil, memang biasanya ada lonjakan harga menjelang ramadhan, dan kalau memang dibutuhkan selalu ada alternatifnya", tutur Yus. Kepala Divisi Advitor Pengembangan ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel, Hari Widodo menambahkan bahwa persiapan pengendalian inflasi dalam periode-periode hari besar keagamaan dan di bulan ramadhan juga hari raya idul fitri dilakukan karena biasanya permintaan barang kebutuhan pokok meningkat. Oleh karena itu,  TPID beserta perangkat lainya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan belanja yang berlebihan. "Kami beserta Tim TPID lainya menjamin selama ramadhan Tahun 2018 ini, ketersediaan pasokan bahan pangan kebutuhan masyarakat terbilang dalam jumlah yang cukup", ungkap Hari. Lanjut Hari menyampaikan bahwa di tahun 2017 pengendalian inflasi sudah terkendali dengan baik. "Kami sebagai Tim TPID berharap begitu juga di tahun 2018, even better ini dapat kita ulangi lagi, sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah ramadhan dan hari raya idul fitri dengan tenang, tanpa berekspektasi bahwa saat menjelang ramadhan akan ada kelangkaan sembako", pungkasnya.  MC Diskominfo Prov Sumsel/FS Editor: PE

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.