Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Kabupaten Muara Enim Apresiasi Sosialisasi LAPOR! -SP4N
Muara Enim, Sumselprov. go. id- Tim Percepatan Sosialisasi Aplikasi Pengaduan LAPOR!-SP4N Provinsi Sumatera Selatan yang didampingi Konsultan Kemenpan-RB dari Transformasi GIZ melanjutkan sosialisasinya dari Kabupaten PALI menuju Kabupaten Muara Enim. Sosialisasi ini dipimpin langsung Kadis Kominfo Sumsel yang diwakili Kasi Pelayanan Media Informasi Publik Bidang Pengelolaan Informasi Publik Dinas Kominfo Sumsel, Azim Baidillah SH., MH., bersama Bapak Kurniawan dari Transformasi-GIZ sebagai tim cluster pertama. Kunjungan ini disambut langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Kab. Muara Enim, Ardian Arifanardi, AP, M.Si., yang didampingi Kabid TIK beserta staf lainnya. Dalam kesempatan itu, Tim Prov. Sumsel menyampaikan maksud dan tujuan dari kedatangan sebagai implementasi Surat Edaran Kemenpan-RB Nomor 04 Tahun 2016 tentang Pengintegrasian Pengelolaan Pelayanan Pengaduan Informasi Publik untuk Pemerintah Daerah ke dalam Aplikasi LAPOR!-SP4N. Kegiatan Sosialisasi ini dilanjutkan di Gedung Serasan Sekundang, Kantor Pemerintah Kabupaten Muara Enim dan dibuka oleh Staf Ahli Bidang SDM dan Kemasyarakatan, Panca Surya Adiharta, SH, mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim Jum'at (18/5/2018). "LAPOR!-SP4N adalah sistem pengelolaan Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat sebagai Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional", ujar Azim. Kegiatan ini dilaksanakan karena dari 17 Kab/Kota yang ada di Sumsel, hanya 6 Kab/Kota yang baru terhubung LAPOR!-SP4N, sedangkan Muara Enim salah satu kabupaten yang belum terhubung aplikasi tersebut. "Kami menyambut baik dengan kunjungan Tim Prov. Sumsel ini, secepatnya akan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Inspektorat, Humas dan bagian Hukum untuk pembuatan SK dan contoh pengaduan aplikasi oleh Pemerintah Pusat salah satunya di Online 1708", pungkas Panca singkat. Kunjungan Tim Percepatan Keterhubungan LAPOR!-SP4N dilakukan berdasarkan Surat Edaran Nomor 04 Tahun 2016 dan Surat Sekretaris Daerah Nomor 061/1051/Diskominfo/2018 tanggal 11 Mei 2018 dan Surat Tugas dari Dinas Kominfo Prov. Sumsel. MC Diskominfo Prov. Sumsel/ FS / AZ Editor: PE
Sumsel
AKSI TEROR BOM TAK PENGARUHI PERSIAPAN ASIAN GAMES DI PALEMBANG
Palembang, Sumselprov.go.id -- Rentetan aksi terorisme yang terjadi dalam sepekan terakhir ini, tidak menyurutkan langkah Indonesia untuk menggelar ajang olahraga paling bergengsi di Asia, Asian Games XVIII, di Jakarta dan Palembang pada Agustus mendatang. Pemerintah dan Panitia Penyelenggara Asian Games (Inasgoc) serta Penyelenggara Asian Para Games (Inapgoc), memastikan bahwa persiapan tidak terganggu atau tetap berjalan sesuai rencana. "Persiapannya sudah maksimal. Aksi teror yang terjadi tidak akan mempengaruhi kesiapan Kota Palembang sebagai tuan rumah Asian Games. Tapi kita harus tetap waspada akan hal-hal yang tidak diinginkan," kata Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, saat dibincangi di Kantor Gubernur, Rabu (16/5/2018). Menurut Alex, aksi teror bom yang terjadi pastinya sudah ditangani secara optimal oleh kepolisian, karena indentitas pelaku langsung diungkap pada hari kejadian. Selain itu, beberapa terduga teroris juga berhasil ditangkap di beberapa lokasi, termasuk salah satunya di Palembang. "Tidak perlu khawatir, karena nanti saat Asian Games ada standar keamanan yang ketat sesuai dengan ketentuan Dewan Olimpiade Asia," ujarnya. Saat ini, kata Gubernur Sumsel, Palembang masih berusaha menyelesaikan pembangunan infrastruktur Light Rail Transit (LRT), Jembatan Musi IV, Jembatan Musi VI, Jalan Tol, dan fasilitas umum lainnya. "Semua fasilitas itu ditargetkan selesai pada Juni 2018, sehingga masih ada masa satu bulan untuk uji coba sebelum benar-benar digunakan pada Agustus mendatang. Untuk arena pertandingan di Jakabaring Sport City, sudah rampung 100 persen. Pekerjaan saat ini tinggal menyisakan bagian luar arena, seperti pembuatan taman, perbaikan saluran air, dan jalan," beber Alex. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Tim LAPOR!-SP4N Turun Ke Kabupaten/Kota se-Sumsel
Pali,Sumselprov.go.id - Tim Percepatan Sosialisasi Aplikasi Pengaduan LAPOR!-SP4N Provinsi Sumatera Selatan sudah mulai turun ke Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan. Kabupaten yang pertama kali dikunjungi adalah Dinas Kominfo Kabupaten Penukal Abab Pematang Ilir (PALI). Kamis,(17/5/2018) Tim Prov. Sumsel dipimpin langsung Kadis Kominfo Sumsel yang diwakili Kasi Pelayanan Media Informasi Publik Bidang Pengelolaan Informasi Publik Dinas Kominfo Sumsel, Azim Baidillah SH., MH. Dalam kunjungan ini Tim Prov. Sumsel disambut langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Kab. Pali, Asrohi S.Sos., MH yang didampingi Kabid TIK, Suryadi S.Kom, beserta staf lainnya. Dalam kesempatan itu, Tim Prov. Sumsel menyampaikan maksud dan tujuan dari kedatangan sebagai implementasi Surat Edaran Kemenpan-RB Nomor 04 Tahun 2016 tentang Pengintegrasian Pengelolaan Pelayanan Pengaduan Informasi Publik untuk Pemerintah Daerah ke dalam Aplikasi LAPOR!-SP4N. "LAPOR!-SP4N adalah sistem pengelolaan Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat sebagai Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional", ujar Azim. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pali, Asrohi mengapresiasi terkait pengelolaan pengaduan pelayanan publik, "Kami menyambut baik dengan kunjungan Tim Prov. Sumsel ini, secepatnya akan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Inspektorat, Humas dan bagian Hukum untuk pembuatan SK dari Bupati dan selanjutnya akan berkoordinasi kembali untuk sosialisasi dan bimtek serta pengelolaan servernya", pungkas Asrohi. Tim Prov. Sumsel gabungan dari Dinas Kominfo Sumsel dan pihak Transformasi-GIZ yang diwakili Bapak Kurniawan selaku tim teknis dari Kemenpan-RB. Tim ini bergerak berdasarkan Surat Sekretaris Daerah Nomor 061/1051/Diskominfo/2018 Tanggal 11 Mei 2018. MC Diskominfo Prov Sumsel/FS/AZ
Sumsel
Bulan Puasa, ASN Pemprov Sumsel Pulang Lebih Cepat
Palembang, Sumselprov.go.id -- Selama bulan suci ramadhan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan pulang lebih cepat dari pada hari-hari biasa. Jika , biasanya jam kerja ASN hingga sekitar pukul 16.00 WIB, pada bulan puasa ini ASN pulang pukul 15.00 WIB. Sekretaris Daerah Sumsel, Nasrun Umar mengatakan ada perubahan jam kerja ASN selama bulan puasa. Dimana jam masuk kerja pukul 08.00 sementara jam pulang kerja pukul 15.00 WIB. Jadwal ini untuk hari Senin hingga Kamis, untuk hari Jumat pulangnya 15.30 WIB, ujar Nasrun, Rabu (16/5). Meski mengalami pemangkasan jam kerja, namun pihaknya menjamin pelayanan publik dan pemerintahan di lingkungan pemprov Sumsel tetap berjalan normal. Itu hanya penyesuain saja, untuk pelayanan tetap berjalan,” pungkas Nasrun seperti dikutif dari Rmol.Sumsel Diketahui berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 336 tahun 2018 tentang Penetapan Jam Kerja ASN, TNI, dan Polri pada Bulan Ramadhan, jam kerja dikurangi satu jam dari biasanya. Bagi instansi pemerintah yang melakukan lima hari kerja : Hari Senin Sampai dengan Kamis : Pukul 08.00 – 15.00 WIB/waktu istirahat : 12.00 – 12.30 WIB sedangkan Hari Jumat : Pukul 08.00 – 15.30 WIB/waktu istirahat 11.30 – 12.30 WIB Bagi instansi pemerintah yang memberlakukan enam hari kerja : Hari Senin sampai dengan Kamis, dan Sabtu : Pukul 08.00 – 14.00 WIB/waktu istirahat 12.00 – 12.30 WIB sedangkan Hari Jumat : Pukul 08.00 – 14.30 WIB/waktu istirahat : 11.30 – 12.30 WIB. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Jaga Sumsel Zero Asap, Satgas Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutbunla
Inderalaya, Sumselprov.go.id -- Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) penanggulangan Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan (Karhutbunla) Provinsi Sumatera Selatan yang juga menjabat Komandan Korem 044/Garuda Dempo Kolonel Inf Iman Budiman, S.E. memimpin Apel kesiapsiagaan personel dan peralatan penanggulangan Karhutbunla tahun 2018 bertempat di lapangan bola Desa Palam Raya KM. 28 Kecamatan Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir Sumsel, Rabu (16/5/2018). Kegiatan Apel ini diikiti oleh 1.500 personel dari TNI, Polri, dan instansi pemerintah terkait serta masyarakat peduli api maupun relawan Destana, dan juga dihadiri langsung oleh Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Energi, Sumber Daya dan Lingkungan Hidup Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Bapak Soewarso yang didampingi oleh Dansatgas Kolonel Inf Iman Budiman, S.E., Bupati Ogan Ilir, Kepala BPBD Prov. Sumsel dan Kepala BNPB Prov. Sumsel. Danrem 044/Gapo yang juga Dansatgas Karhutbunla Provinsi Sumsel Kolonel Inf Iman Budiman, S.E. dalam sambutannya mengatakan, apel kesiapsiagaan ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan personel dan kesiapan sarana prasarana yang ada serta sebagai upaya untuk pencegahan dini dalam mengantisipasi terjadinya Karhutbunla tahun 2018 di wilayah Sumsel. “Ini untuk mempermudah koordinasi antar instansi dan lembaga hingga bencana asap akibat kebakaran hutan, kebun dan lahan di Sumsel dapat tertangani dengan baik,” katanya. Dansatgas juga mengajak kepada seluruh pihak untuk bersama sama bersatu bersinergis dengan mengerahkan seluruh kekuatan yang ada mulai dari tingkat Desa dan Kecamatan. Melalui Danramil, Kapolsek, Lurah, Kades, Babinsa, Babinkamtibmas, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat agar dapat melakukan patroli secara rutin ke daerah-daerah yang rawan. “Perlunya penyampaian informasi yang cepat dalam menanggapi kebakaran hutan, kebun dan lahan sekecil apapun, guna mencegah kebakaran semakin besar,” tuturnya. Selain itu, Kolonel Budiman menyebutkan, bahwa pada tahun ini Palembang akan menjadi salah satu tempat penyelenggaraan Asian Games 2018, dan Presiden RI Joko Widodo memerintahkan agar selama berlangsungnya perhelatan pesta olahraga se-Asia tersebut tidak muncul gangguan asap akibat Karhutbunla. “Melalui Instruksi Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin, agar Sumsel pada 2018 Zero asap akibat Karhutbunla, untuk itu mari kita sama-sama bersatu padu dalam menghadapi ancaman bencana asap yang ditimbulkan Karhutbunla,” tegas Dansatgas. Diakhir sambutannya, Kolonel Budiman menekankan agar penegakan hukum terhadap perusahaan dan perorangan yang telah diduga melakukan pembakaran hutan, kebun dan lahan secara sengaja dengan sanksi yang tegas serta berat yang dapat memberikan efek jera. “Mari kita sukseskan perhelatan Asian Games XVIII 2018 dengan menciptakan Sumsel Zero Asap,” pungkas Kolonel Inf Iman Budiman. Usai melaksanakan apel kesiapsiagaan personel dan peralatan penanggulangan Karhutbunla tahun 2018, para tamu undangan dan seluruh peserta apel meninjau perlengkapan dan menyaksikan peragaan penanggulangan kebakaran oleh personel gabungan Satgas Karhutbunla Provinsi Sumsel. MC Diskominfo Prov.sumsel/CleY
Sumsel
Danrem 044 GAPO Pimpin Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2018
Inderalaya, Sumselprov.go.id – Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2018 dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Karhutla Prov. Sumsel Dandrem 044 Garuda Dempo Kolonel Inf Iman Budiman, SE. Kegiatan berlangsung di Lapangan Bola Desa Palm Raya KM 28 Kecamatan Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir. Rabu (16/05/2018). Apel kesiapsiagaan ini diikuti lebih dari 1.500 personel gabungan dari unsur TNI, Polri dan instansi pemerintah terkait serta Masyarakat Peduli Api maupun relawan Destana, dan juga dihadiri langsung Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Energi, Sumberdaya dan Lingkungan Hidup Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Soewarso yang didampingi oleh Dansatgas Kolonel Inf. Iman Budiman, SE, Bupati Ogan Ilir, HM.Ilyas Panji, SE.SH.,MM, Plt. Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Yolak Dalimunthe, Kepala BPBD Prov.Sumsel H.Iriansyah, Kepala Dinas Kehutanan Prov.Sumsel Pandji Tjahjanto, S.Hut., M.Si, Kepala Dinas Perkebunan Prov.Sumsel Fahrorozi dan Mewakili Diskominfo Prov.Sumsel Kepada Bidang PIP Amrullah S.STP., M.Si. Bupati Ogan Ilir HM. Ilyas Panji Alam, SE, SH., MM mengatakan “Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2018 merupakan upaya pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dalam menghadapi terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan yang berdampak sangat besar bila dibiarkan mengingat hingga bulan Oktober yang biasanya masuk musim panas dan biasanya sangat rawan kebakaran”, ujar Ilyas Panji. “Apel hari ini juga sejalan dengan arahan Presiden RI pada Rakornas Karhutla, bahwa tahun 2018 kegiatan pencegahan Karhutbunlah lebih diutamakan dalam bentuk sosialsasi, pemberdayaan masyarakat, penguatan kapasitas kelembagaan Desa Peduli Api, pengecekan lapangan Titik api (Hotspot) dan penggerakan Posko penggendalian kebakaran”, Lanjut Ilyas Panji. “Salah satu dampaknya dari Karhutlabun yang sangat mengganggu dan merugikan kesehatan, arus lalu lintas darat, laut dan udara sampai akhirnya dapat mendatangkan protes dari negara-negara Asia yang akan ikut berlaga diajang Asian Games ke-18 Tahun 2018”, kata Bupati Ilyas Panji. “Saya sangat menyambut baik kegiatan ini, yang salah satu upaya meminimalisir terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan. Selain itu upaya pencegahan dengan mengoptimalkan koordinasi antara dinas instansi terkait dan masyarakat seta swasta”, pungkas Ilyas Panji. Danrem 044/Gapo yang juga Dansatgas Karhutbunla Provinsi Sumsel Kolonel Inf Iman Budiman, S.E. dalam sambutannya mengatakan, apel kesiapsiagaan ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan personel dan kesiapan sarana prasarana yang ada serta sebagai upaya untuk pencegahan dini dalam mengantisipasi terjadinya Karhutbunla tahun 2018 di wilayah Sumsel. “Ini untuk mempermudah koordinasi antar instansi dan lembaga hingga bencana asap akibat kebakaran hutan, kebun dan lahan di Sumsel dapat tertangani dengan baik,” katanya. Dansatgas juga mengajak kepada seluruh pihak untuk bersama sama bersatu bersinergis dengan mengerahkan seluruh kekuatan yang ada mulai dari tingkat Desa dan Kecamatan. Melalui Danramil, Kapolsek, Lurah, Kades, Babinsa, Babinkamtibmas, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat agar dapat melakukan patroli secara rutin ke daerah-daerah yang rawan. “Perlunya penyampaian informasi yang cepat dalam menanggapi kebakaran hutan, kebun dan lahan sekecil apapun, guna mencegah kebakaran semakin besar,” tuturnya. Selain itu, Kolonel Budiman menyebutkan, bahwa pada tahun ini Palembang akan menjadi salah satu tempat penyelenggaraan Asian Games 2018, dan Presiden RI Joko Widodo memerintahkan agar selama berlangsungnya perhelatan pesta olahraga se-Asia tersebut tidak muncul gangguan asap akibat Karhutbunla. “Melalui Instruksi Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin, agar Sumsel pada 2018 Zero asap akibat Karhutbunla, untuk itu mari kita sama-sama bersatu padu dalam menghadapi ancaman bencana asap yang ditimbulkan Karhutbunla,” tegas Dansatgas. Diakhir sambutannya, Kolonel Budiman menekankan agar penegakan hukum terhadap perusahaan dan perorangan yang telah diduga melakukan pembakaran hutan, kebun dan lahan secara sengaja dengan sanksi yang tegas serta berat yang dapat memberikan efek jera. “Mari kita sukseskan perhelatan Asian Games XVIII 2018 dengan menciptakan Sumsel Zero Asap,” pungkas Kolonel Inf Iman Budiman. Usai melaksanakan apel kesiapsiagaan personel dan peralatan penanggulangan Karhutbunla tahun 2018, para tamu undangan dan seluruh peserta apel meninjau perlengkapan dan menyaksikan peragaan penanggulangan kebakaran oleh personel gabungan Satgas Karhutbunla Provinsi Sumsel. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/PE/ND
Sumsel
Sambut Ramadhan, Sekda Lantik 74 Pejabat Struktural di Lingkungan Pemprov Sumsel
Palembang, Sumselprov.go.id -Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H. Alex Noerdin dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda)Provinsi Sumsel, H. Nasrun Umar, melantik pejabat Struktural baik Eselon ll, Eselon lll maupun Eselon lV bertempat di Griya Agung Rabu, (16/5/2018) Sebanyak 74 Pejabat Struktural yang dilantik diantaranya dari Eselon II sebanyk 1 Orang, dari Eselon IIl sebanyak 24 Orang sedangkan Eselon IV sebanyak 49 Orang Pejabat Struktural di lingkungan Pemprov Sumsel, “Sejalan dengan Pelantikan ini, hendaknya ini menjadi langkah awal memulai pelaksanaan tugas dan memberikan segalanya yang terbaik untuk mendukung Pemerintah daerah dalam mengartikulasikan kepentingan dan Aspirasi mereka secara efektif, efisien transparan dan cepat waktu” ungkap Nasrun Lanjut Sekda Provinsi Sumsel, Pelantikan dan mutasi jabatan pada OPD Pemprov Sumsel adalah merupakan salah satu kehidupan Organisasi dalam rangka pemantapan dalam peningkatan kapasitas kelembagaan yang merupakan bagian interal dari pola pembinaan karir ASN dan lebih jauh dari itu, bagian dari upaya penyegaran dan peningkatan kinerja. “ Kepada Pejabat Struktural kiranya senantiasa diridhoi dan di beri petunjuk, sehingga dapat melaksanakan tugas secara maksimal sesuai tugas dan pungsinya” Pungkas Nasrun Selain Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Nasrun Umar Turut hadir dalam Pelantikan ini Para Staf Ahli, Asisten serta Kepala dDaerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel, diantaranya Pelaksana Tugas(Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel, Dr Inanda Karina Astari Fatma, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Dra. Hj. Lesty Nuraini, Apt. M.Kes serta Kepala OPD Lainya MC Diskominfo Prov Sumsel/FS
Sumsel
Gubernur Sumsel Menjadi Keynote Speaker Dalam Acara The Global Assembly Meeting of Tropical Alliance 2020 Di Accra Ghana Afrika
Ghana Afrika, Sumselprov.go.id – Gubernur Sumatera Selatan yang dalam hal ini diwakili oeh Staf Khusus Gubernur Bidang Perubahan Iklim, DR.Najib Asmani sebagai Keynote Speaker bersama Gubernur Negara Bagian Edo Nigeria dalam acara The Global Assembly Meeting of Tropical Alliance 2020 (Pertemuan Majelis Global Forest Alliance 2020) di Accra. Selasa (15/05/2018). Hanya dua Gubenur dari Asia Afrika yang diundang. Dalam Materinya Najib Asmani menyampaikan sejak awal abad ke -7, Sumatera Selatan telah menjadi pusat perhatian dunia untuk jalur paling strategis sebagai Jalur Sutra Marcopolo di Selat Malaka. Sejak saat itu Sumatera Selatan menjadi tujuan bagi banyak pedagang untuk berdagang sumberdaya alam, budaya, dan sekolah. Dalam beberapa bulan ke depan di Kota Palembang akan berlangsung event olahraga yang bertaraf internasional, Asian Games ke – 18 pada tanggal 18 Agustus 2018. Sebagai ibukota provinsi diluar ibukota dari suatu negara, kami bangga mampu menyelenggarakan event yang bergensi tersebut. Menghadapi era baru untuk keberlanjutan pemerintah Sumatera Selatan telah secara aktif terlibat dan menjadi bagian dari inisiatif global untuk memfasilitasi pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Sebagai salah satu pilar terpenting dalam kerjasama Selatan-Selatan Negara-negara berkembang, Sumatera Selatan telah berusaha untuk menetapkan Pendekatan Yurisdiksi terhadap pertumbuhan ekonomi hijau dan untuk mendukung pelaksanaan National Designated Commitmentand dan Paris Agreement direction Paris Agreement tentang perubahan iklim. Pada tahun 2015, Sumatera Selatan menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan. Tantangan yang sangat besar dikarenakan sebagian besar lahan yang terbakar berada adalah lahan gambut terluas di kawasan ini. Hal ini dikarenakan pengelolaan perkebunan dan konservasi hutan lainnya sangat tidak bijak. “Saya memahami bahwa Sumatera Selatan tidak memiliki kapasitas dan kemampuan yang cukup, karena itu saya membuka peluang bagi dunia untuk bergabung dan menjadi bagian dari solusi dan bermitra serta bekerja bersama-sama untuk membatasi efek kebakaran”, ujar Najib Asamani membacakan materi Gubernur Sumsel. Saat ini Sumatera Selatan sudah bisa mengatasi akibat kebakaran di tahun 2015 dan bersiap untuk melakukan pemulihan dan merehabilitasi area yang yang terdegradasi. Melalui perjalanan waktu, kami menginisiasi Kemitraan antara Pemerintah -Swasta-Publik dalam Pembangunan Pertumbuhan Hijau dan Manajemen Lanskap Berkelanjutan sebagai strategi kami untuk mengelola lanskap Sumatera Selatan. Kami membuat perkiraan kebutuhan sebesar USD 2,7 miliar untuk mendukung Implementasi konservasi dan restorasi, dan kami berkomitmen untuk mengamankan lanskap sekitar 1 juta hektar di Sumatera Selatan dan komitmen kami untuk mempromosikan nol deforestasi pada rantai suplai di bawah wilayah yurisdiksi kami. Kami percaya bahwa pembangunan itu adalah untuk membangun aliansi, baik di tingkat nasional dan internasional. Dalam acara yang sangat penting ini dan dengan dukungan dari Pemerintah Republik Indonesia, kami ingin mengundang Aliansi dan Anda untuk mencapai tujuan-tujuan ini. Untuk permulaan awal, kami telah mengumpulkan enam lembaga nasional dan internasional dalam konsorsium untuk membentuk program manajemen bersama, menerapkan hampir US $ 21 juta di wilayah tersebut, dan dana tersebut akan banyak digunakan sebagai kinerja dasar dalam hal kapabilitas untuk mengelola substansi dan dana. Sayangnya, anggota dari Pengelolaan Bersama ini sebagian besar terbatas pada isu spesifik, lokasi dan dalam kerangka waktu. Namun, keberlanjutan lansekap Sumatera Selatan membutuhkan komitmen jangka panjang. Masalah yang kita hadapi pada kebakaran hutan dan lahan tidak dapat dipisahkan dari masalah penguasaan lahan, oleh karena itu pendekatan lanskap untuk keberlanjutan adalah suatu keharusan bagi Sumatra Selatan untuk mencapai Visi Pertumbuhan Ekonomi Hijau. Salah satu prasyarat untuk komitmen jangka panjang adalah kehadiran Pendanaan Berkelanjutan. Pemerintah Sumatera Selatan mengusulkan untuk mendirikan Lembaga Pendanaan Berkelanjutandi mana dana tersebut akan digunakan untuk mendukung rencana pembangunan strategis provinsi yang terkait dengan Penghidupan dan kesejahteraan masyarakat, Perubahan Iklim (mitigasi, adaptasi / ketahanan dan energi terbarukan), Pengelolaan Lanskap Berkelanjutan, Lingkungan Layanan, Perlindungan keanekaragaman hayati dan konservasi ekosistem. Dan lebih jauh lagi, kita perlu dukungan dari sektor lain, terutama swasta dan masyarakat sipil untuk mengatasi pemicu deforestasi bersamaan dengan lemahnya kapasitas petani kecil menghadapi asapek legalitas dan sertifikasi dan standar pasar, terutama bagi mereka yang beroperasi di wilayah lahan gambut. Dalam Pertemuan Tingkat Ministrial Bonn Challenge 2017 di Sumatera Selatan, kami menyerahkan Dokumen Pembangunan Pertumbuhan Hijau Sumatera Selatan yang telah kami siapkan untuk mendukung program nasional mengenai pemulihan di tingkat provinsi. Sehubungan dengan upaya untuk mengendalikan dan mempromosikan praktik-praktik pengelolaan terbaik dari hutan, daerah aliran sungai, lahan gambut dan kebakaran, kami berinisitatif untuk membentuk Forum Lanskap Nusantara mendukung Pertumbuhan Hijau pada Festival Landscape yang akan diadakan pada Juli 2018 di Kota Palembang. Kami berharap, Majelis Umum TFA 2020 akan menjadi suatu acara yang potensial untuk kita memulai jaringan, membangun kolaborasi, mengembangkan peluang untuk mendukung komitmen kami dalam mencapai pertumbuhan pertumbuhan hijau kami. Kami juga ingin mengambil kesempatan untuk menyampaikan penghargaan terbesar kami kepada mereka yang telah berkontribusi untuk keberhasilan acara ini. terutama kepada kementerian counterpart kami di negara kami, pemerintah daerah, mitra pembangunan, mitra yang berkontribusi dan untuk tim saya di Sumatra Selatan.“Saya berharap kita semua dalam acara yang baik, dan saya pasti untuk menikmati kuliner terkenal di Accra, terutama "pisang goreng khusus” dan kacang panggang" Acrra,” katanya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Puan Optimistis Venue Siap Juni 2018
Palembang, Sumselprov.go.id -- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ( PMK) Puan Maharani melakukan kunjungan venue di Jakabaring Sport City Palembang, Senin (14/5). Dalam kunjungan itu, Puan optimistis pengerjaan venue-venue di Palembang yang akan menjadi tuan rumah Asian Games dapat terselesaikan pada Juni mendatang. Kunjungan Puan diawali bertandang ke venue bowling, dilanjutkan venue shooting range, venue dayung, venue voli pantai, dan wisma atlet. Diwawancara disela kunjungan di venue shooting range, Puan mengungkapkan, secara keseluruhan venue di Jakabaring mumpuni dan sudah baik bangunannya dan mulai lengkap sarana dan prasarananya sesuai dengan standar yang ada. Namun ia tak menepis jika masih ada kekurangan-kekurangan di venue yang ada karena pengerjaan yang belum selesai. Karenanya, Puan memberikan ultimatum kepada pemerintah daerah dan pihak pengelola atau kontraktor venue untuk mengejar target penyelesaian venue yang ada. "Asian Games nanti dilaksanakan 18 Agustus. Jauh sebelum itu sudah harus selesai. Insyallah, akhir Juni sudah beres. Saya juga minta kepada Gubernur untuk cepat menyelesaikan segara keperluan. Kekurangan-kekurangan juga dilengkapi. Insyallah semuanya siap," ungkap Puan. Ia menerangkan, keyakinan bahwa venue bisa selesai sesuai rencana karena melihat progres dari tiap venue yang sudah terlihat hampir selesai dan sesuai rencana. Bahkan Puan pun terkesima dengan venue bowling yang disebutnya merupakan venue terbaik se-Asia Tenggara. Puan dalam kesempatan peninjauan langsung venue olahraga di Jakabaring ini didampingi antara lain, Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, Sekjen Inasgoc Eris Herryanto, Dirjen Cipta Karya Kemen PUPR Sri Hartoyo. (A-5) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY