Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Menuju 41 Hari Asian Games XVIII, Pemeritah Sumsel Antisipasi Karhutla
Palembang, Sumselprov.go.id – Gubernur Sumatera Selatan dalam hal ini diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemrov Sumsel, Achmad Najib membuka secara resmi Rapat Koordinasi Antisipasi/Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Dalam Mensukseskan Asian Games XVIII Tahun 2018, bertempat di Hotel Aryaduta Palembang (03/07/2018). Dalam sambutannya Achmad Najib menyampaikan rakoor ini sangat tepat dilaksanakan mengingat penyelenggaraan event olahraga bertaraf internasional segera akan dilaksanakan. Seperti diketahui semua kebutuhan perhelatan Asian Games sudah tersedia seperti, Spot Venue, Tranfortasi dan Legitimasi tetapi semua ini akan sia-sia jika terjadi kebakaran hutan dan lahan yang berdampak menimbulkan asap. Sementara Asisten Deputi Bidang Koordinasi Pengurangan Resiko Bencana Kemenko PMK, Iwan Eka dalam laporannya menyampaikan “Asian Games, merupakan acara olahraga terbesar setelah Olimpiade, akan dilaksanakan di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus 2018 hingga 2 September 2018. Asian Games ke XVIII ini akan mempertandingkan 40 cabang olahraga dan 462 nomor pertandingan serta dihadiri oleh 45 NOC, 10.000 atlet, 5.500 Official dan wasit, 2.500 VVIP dan OCA Family, 20.000 relawan dan tenaga kerja, 5.000 media,” terang Iwan, mengawali laporannya. Menurut Iwan, berdasarkan prakiraan BMKG, puncak musim kemarau terjadi di bulan Agustus hingga September 2018. Untuk itu diperlukan peran seluruh Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah dan masyarakat untuk berpartisipasi meningkatkan kesiapsiagaan antisipasi kebakaran hutan dan lahan khususnya pada wilayah Sumsel, Jambi dan Riau. “Demi meningkatkan koordinasi dalam mengantisipasi, Kemenko PMK melaksanakan rakor ini dengan tujuan untuk berbagi peran lintas Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah dengan meningkatkan kesiapsiagaan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan serta menyusun rencana kontijensi yang dapat dijadikan acuan rencana operasi pencegahan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan,” jelas Iwan. Setelah rakor tersebut dilanjutkan dengan penyusunan rencana kontijensi bencana pada tanggal 4-5 Juli 2018 yang akan diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama dengan OPD terkait baik tingkat Provinsi Sumsel maupun Kab/Kota disekitar Palembang, TNI/Polri, perwakilan dunia usaha serta instansi terkait lainnya. Kegiatan tersebut merupakan wujud sinergitas Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, INASGOC dan masyarakat dalam mensukseskan penyelenggaran Asian Games ke XVIII tanpa asap. Rapat koordinasi ini mengundang Kementerian/Lembaga terkait, OPD tingkat Provinsi/Kab/Kota dan Panitia Pelaksana Asian Games ke XVIII (INASGOC). MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/FS/TM
Sumsel
Torch Relay akan Mendarat di Palembang Melalui Terjun Payung
Palembang sumselprov.go.id- Dalam rangka sosialisasi Asian Games (AG) 2018 maka, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Torch Relay Asian Games XVIII Tahun 2018 di Ruang Rapat Sekda Prov. Sumsel, Selasa, 3 Juli 2018, dan dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan yang diwakilkan oleh Kadispora Prov. Sumsel, Akhmad Yusuf Wibowo. Yusuf mengungkapkan bahwa torch relay keliling Indonesia dilakukan sebagai bentuk sosialisasi Asian Games kepada masyarakat Indonesia, sekaligus mempromosikan destinasi-destinasi pariwisata, seni budaya, serta potensi-potensi daerah lainnya ke mancanegara. Rencananya akan dilaksanakan dari tanggal 15 Juli 2018 sampai 18 Agustus 2018. “Kekayaan alam, seni budaya, dan potensi daerah yang disinggahi akan dirajut menjadi rangkaian festival nusantara, sehingga Asian Games dapat memberikan dampak positif pada kegiatan pariwisata Indonesia secara keseluruhan”, ungkapnya. Api untuk Torch Relay rencananya akan dinyalakan di India pada tanggal 15 Juli dan kemudian akan disambut kedatangannya di Yogyakarta, Indonesia tanggal 17 Juli 2018. Torch relay akan berkeliling melewati 1 kota di India menuju 18 Provinsi dan 64 kota di Indonesia. “Kegiatan estafet api obor berkeliling Indonesia sebagai simbol pertemanan dan semangat Asian Games 2018”, katanya. Torch Relay akan tiba di Sumatera Selatan pada tanggal 4 Agustus 2018. Api akan dibawa terjun payung ketika tiba di Palembang dengan titik koordinat pendaratan di Stadion Jakabaring dibawa oleh para penerjun dari angkatan udara, dan diharapkan untuk diadakan Festival Sriwijaya dan acara kesenian serta kebudayaan. Kemudian api akan diajak lari berkeliling kota Palembang. “Api akan dibawa ke Pulau Kemaro, selanjutnya Api akan dibawa oleh parade perahu, kemudian obor akan diletakan di salah satu perahu dari Pulau Kemarau menuju BKB, melewati Jembatan Ampera”, pungkasnya. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan-perwakilan dari beberapa instansi terkait, diantaranya yaitu , Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, dan stakeholder lainnya, untuk berkoordinasi agar acara dapat terlaksana dengan sukses. MC Diskominfo Provinsi Sumsel/PE
Sumsel
Sekda Sumsel Minta Pelayanan Publik Ditingkatkan
Palembang, Sumselprov.go.id -- Sekretaris Daerah Sumatera Selatan Nasrun Umar minta kepada pegawai dalam jajarannya untuk meningkatkan pelayanan publik karena provinsi tersebut selama ini sudah baik. Bahkan daerah ini pernah mendapatkan pelayanan terbaik kedua nasional sehingga itu harus dipertahankan dan ditingkatkan, kata Sekda di Palembang, Senin (02/07/2018) seperti dikutif dari Antara News Sumsel. Jadi Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu pernah meraih penghargaan dan itu harus ditingkatkan, ujar dia. Ia mengatakan, apalagi pelayanan publik termasuk di Sumsel selalu menjadi sorotan sehingga pelayanan harus menjadi perhatian khusus bagi pihaknya. Oleh karena itu pelayanan harus selalu ditingkatkan apalagi pegawai negeri sebagai pelayan bagi masyarakat, ujar dia. Memang, lanjut dia, pelayanan publik di provinsi Sumsel sudah baik tetapi perlu dimaksimalkan lagi. Yang jelas, Pemerintah Provinsi Sumsel terus berupaya agar pelayanan publik semakin baik, ujar dia. Apalagi Sumsel akan menjadi tuan rumah Asian Games sehingga pelayanan harus semakin maksimal sehingga daerah ini semakin diperhitungkan, kata dia. Memang secara keseluruhan untuk di Sumsel tugas dan wewenang ada batasan antara Pemerintah Provinsi dengan kabupaten dan kota sehingga pihaknya kadang - kadang hanya bersifat mengimbau. Oleh karena itu pihaknya mengajak seluruh pegawai yang ada untuk meningkatkan kinerja terutama dalam pelayanan kepada masyarakat sehingga daerah ini semakin terdepan, tambah dia. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Digelar di Palembang, Fun Run Gelorakan Asian Games 2018
Palembang sumselprov.go.id- Dibalik kesuksesan Fun Run di Jakabaring Sport City (JSC), Minggu, 1 Juli 2018. Sehari sebelumnya, Olympic Council of Asia (OCA) didampingi tim INASGOC dan Diskominfo Prov. Sumsel menyelenggarakan press conference di Griya Agung, Sabtu, 30 Juni 2018. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan mengenai administrasi dan penyelenggaraan kegiatan Fun Run agar tercipta kondisi seperti yang telah dikonsepkan. Wakil Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Muddai Maddang, mengatakan bahwa Tujuan Fun Run adalah sebagai salah satu sarana untuk mensosialisasikan Asian Games 2018 kepada masyarakat. Kegiatan ini diadakan di 29 negara, di 31 kota, di Asia, dimana terdapat 2 kota di dua negara, yaitu Iran dan Indonesia. “Setelah digelar di puluhan kota, khusus di Palembang Fun Run akan menjadi faktor pembuat Asian Games 2018 menjadi lebih bergelora dan meningkatkan antusias masyarakat dalam menyambut Asian Games 2018”, ujarnya, Fun Run akan dimulai pukul 6.45 pagi, dengan rute mengelilingi JSC terutama pada venue-venue yg akan digunakan untuk Asian Games 2018, dengan di awali oleh Gubernur Sumsel, Wakil KOI, serta perwakilan dari OCA, diikuti oleh 3000 peserta yang hadir, dengan menempuh jarak 6,3 km. “Masyarakat amat antusias menyambut kegiatan ini terbukti dari banyaknya warga yang turut mendaftar melebihi kapasitas yang disediakan, hingga saat ini kira-kira jumlah pesertanya yaitu 3000 peserta”, pungkas Muddai. Mr. Zhou Jian dari Media Olympic Council Asia (OCA) mengatakan bahwa Fun Run akan menorehkan momen yang tidak akan terlupakan sebagai salah satu sarana sosialisasi Asian Games 2018, dan akan melibatkan seluruh masyarakat dari anak-anak hingga orang dewasa. Kegiatan ini juga akan menumbuhkan rasa persahabatan dan semangat berolahraga. "Enjoy the fun run, enjoy the special day, enjoy the Asian Games", pungkasnya. Turut hadir sebagai narasumber Ketua Deputy 1 Games Operation Inasgoc, Hari Warganegara, Direktur Departemen Akomodasi Inasgoc, Joana Ambarwati, Sekretarias Panitia Daerah Inasgoc Sumsel, Ahmad Takwa, dan Plt. Kadis Kominfo Prov. Sumsel, Dr. Inanda Karina. Untuk Kegiatan ini juga panitia menyiapkan mendali yang dibagikan satu per satu kepada seluruh partisipan. MC Diskominfo Prov. Sumsel/PE/FS
Sumsel
Miliki PLTS Terbesar di Sumsel, JSC Siap untuk Asian Games 2018
Palembang sumselprov.go.id- Menjelang Asian Games 2018, Sumatera Selatan mengalami perkembangan infrastruktur dalam segala sektor, dan kali ini Gubernur Sumatera Selatan, H. Alex Noerdin, meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terbesar di Sumatera Selatan yang merupakan hasil kerjasama dengan Pemerintah Jepang melalui PT. Sharp Corporation di Komplek Jakabaring Sport Center (JSC), Sabtu, 30 Juni 2018. Beliau menyatakan bahwa Pemerintah Prov. Sumsel sebagai tuan rumah Asian Games 2018 di kota Palembang mencanangkan konsep Green Sports City pada pergelaran Asian Games 2018 pada bulan Agustus di Palembang. "Di kawasan Green Sport City ini, salah satu sumber listriknya berasal dari energi baru terbarukan yaitu matahari", ujar Alex. Sharp Corporation Jepang menyediakan teknologi di bawah skema karbon kredit Joint Crediting Mechanism (JCM). PLTS 2 MW Jakabaring mendapat subsidi berupa CO2 Credit dari Pemerintah Jepang maksimum 50% untuk pengembalian biaya EPC (Engineering, Procurement, dan Construction) dengan pengembalian berupa emisi gas karbon yang dihasilkan PLTS kepada Pemerintah Jepang selama 17 tahun. "PLTS adalah langkah kecil menuju lompatan jauh di depan, ini akan menjadi etalase di Sumsel", ujarnya dalam kata sambutannya. Menurutnya, PLTS ini bukan hanya yang terbesar di Sumsel, namun berdasarkan tingkat kehandalannya PLTS JSC layak untuk dikategorikan sebagai PLTS yang terbesar di Indonesia, karena telah terbukti dapat dimanfaatkan untuk menunjang penerangan di komplek JSC. "Segala bentuk pembangunan baik JSC maupun infrastruktur dimulai dari impian, kemudian impian diikuti usaha keras maka menjadi kenyataan, salah satunya yaitu JSC", ungkapnya. Untuk selanjutnya, Beliau berharap akan ada pengembangan dalam pembangunan PLTS ini, yaitu dengan memanfaatkan wilayah pantai timur Sumsel. "Segala sesuatu hal yang besar dimulai dari yang kecil, jika dari hal kecil mampu untuk menjadi kenyataan, maka langkah selanjutnya adalah meneruskan dengan baik", "Perjalanan menuju kesini amatlah panjang, bertahun-tahun lalu Sumsel telah memperkenalkan pada dunia bahwa lingkungan disini dijaga dengan baik, hingga terbentuklah Green Sport City", jelasnya. Menghitung hari, 48 hari menuju Asian Games 2018, Beliau menyampaikan hal ini menjadi salah satu bukti bahwa Asian Games adalah alat untuk mencapai tujuan yang adanya amat mendukung kemajuan pembangunan infrastruktur di Sumsel turut. "Jika ingin maju maka harus berani bersaing, ini adalah satu langkah pertama yang sudah dicapai tinggal lompatan jauh ke depan, Jika kita mau kita bisa", pungkasnya. Peresmian PLTS ini dilakukan secara simbolik dengan menekan tombol bersama pejabat-pejabat terkait, juga dilakukan peninjauan ruang-ruang kendali untuk PLTS. Menambahkan Dirut PDPDE Sumsel, Ir. Arief Kadarsyah, MM, mengatakan bahwa proyek ini dikerjakan 100% dari tim PDPDE dibawah pengawasan dari staf dari Jepang. "Alhamdllilah sejak bulan maret 2018 proyek ini terselesai dengan baik dan zero accident", kata Arief. Setelah kegiatan berakhir, Gubernur Sumsel beserta pejabat terkait meninjau lokasi inverter room, trafo, dan control room untuk PLTS ini. MC Diskominfo Prov. Sumsel/ PE/ Cley/ TM
Sumsel
Gubernur Sumsel, Alex Noerdin Awali Lari Pertama Start Fun Run
Palembang, Sumselprov.go.id- Semarak mensosialisasikan ASIAN GAMES begitu tinggi terbukti, animo masyarakat Sumsel menyambut meriah dengan digelarnya FUN RUN yang diikuti lebih dari 3.000 warga kota Palembang. Acara ini berlangsung dengan sukses dan meriah, Minggu, 1 Juli 2018. Di Jakabaring Sport Center (JSC). Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, H. Alex Noerdin bersama Wakil Ketua Komite Olahraga Indonesia (KOI) Muddai Maddang, Kapolda Sumsel Irjen. Pol. Zulkarnain dan Pangdam II Sriwijaya Mayor Jenderal TNI A.M. Putranto mengawali lari pertama kali sebagai tanda mulainya start fun run untuk Indonesia. “Melalui kegiatan ini kita mempromosikan dan mengenalkan beberapa venue yang akan digunakan pada Asian Games 2018 nanti,” ungkap Alex. Lanjut Alex “Fun run untuk meningkatkan antusiasme masyarakat juga sebagai bukti kesiapan kita sebagai tuan rumah menyelenggarakan Asian Games 2018,”tegasnya. Sementara itu, Ahmad Taqwa, Sekretarias Panitia Daerah Inasgoc Sumsel menyebut bahwa acara Fun Run ini menggunakan dana dari OCA 100%. Hanya saja, memang untuk hal- hal yang bersifat teknis, seperti misalnya seragam panitia dan sebagainya memang harus diakui menggunakan dana talangan masing- masing daerah. “Yang penting itu kan daerah kita bisa lebih di kenal. Lewan event seperti ini tentu di harapkan mampu mengangkat nama daerah.,” ungkapnya. Kepada awak media ia juga mengatakan bahwa saat ini, memang ada beberapa venue yang masih dalam tahap pengerjaan. Namun pihaknya optimis, semua akan berjalan sesuai jadwal yang telah di tentukan. “Kita optimis, bahwa kemarin memang ada perubahan beberapa cabang olahraga yang seharusnya dibuat secara instant akan tetapi atas dasar pertimbangan di pugar kembali untuk menjadi permanen. seperti ski air, yang saat ini bisa dikatakan menjadi kebanggaan Indonesia se Asia.Bahkan nanti, akan ada akademi pendidikannya,” pungkasnya. Ditambahkan Wakil Ketua KOI Muddai Madang, bahwa masih perlu digaungkan semangatnya, apalagi saat ini setidaknya Indonesia memiliki waktu kurang lebih 50 hari ke depan. Oleh sebab itu, dirinya mengharapkan acara FUN RUN ini bisa bergelora di bumi sriwijaya. “Setidaknya ada 3000 peserta yang akan ikut Fun Run ini. Alhamdulillah dari sekian banyak negara dan kota. Palembang termasuk dalam katagori kota dengan keamanan yang sangat baik. Kalau dari ingatan saya setidaknya ada 30 kota dari negara- negara yang ikut Asian Games ini juga meramaikan Fun Run,” pungkasnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel/FS/PE
Sumsel
PLTS Terangi Jakabaring Sport City Palembang
Palembang, sumselprov.go.id – Gubernur Sumatera Selatan H. Alex Noerdin meresmikan pembangkit listrik tenaga surya dua megawatt di Kompleks Olahraga Jakabaring Palembang, Sabtu (30/6/2018). Peresmian PLTS 2 MW ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Gubernur Alex Noerdin didampingi Direktur Utama PDPDE Sumsel Arief Kadarsyah, Sharp Corporation Sato Tat Suya, dan Direktur Aneka Energi Baru Terbarukan Kementerian ESDM Haris. Dengan sumber kelistrikan berasal dari sinar matahari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang menerangi langit "JakabaringSport City" akan terus menerangi masyarakat Kota Palembang dan sekitarnya dan mendukung iven akbar olahraga Asian Games 2018 yang dilaksanakan di Palembang Sumatera Selatan 18 Agustus – 2 September 2018 bersama Jakarta, jelasnya. Pada kesempatan itu Gubernur mengatakan pembangunan PLTS tersebut menjadi bukti komitmen Pemprov Sumsel dalam mendukung program nasional pengembangan energi baru terbarukan (EBT) sekaligus terintegrasi dengan pusat tempat pertandingan Asian Games (Jakabaring Sport City). Gubernur menjelaskan, Pemprov Sumsel sebagai tuan rumah Asian Games di Palembang mencanangkan konsep "Green Sports City" pada pergelaran ajang olahraga negara-negara kawasan Asia itu. Untuk itu perlu dibangun pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan dengan memanfaatkan energi matahari, ujarnya. Pembangkit litrik tenaga surya itu dikerjakan secara swakelola yang pelaksanaannya dilakukan oleh Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PD PDE) di bawah pengawasan langsung Sharp Corporation Jepang. Pekerjaan konstruksi dan instalasi PLTS diselesaikan dalam waktu tiga bulan tanpa ada kecelakaan kerja (zero accident). Pembangkit tersebut menggunakan 5.248 lembar photovoltalk terpasang di lahan seluas 2,5 hektare dan 8 X 250 KW inverter serta 2.280 KVA transformator siap sinkron ke sistem jaringan distribusi tegangan menengah 20 KV milik PT PLN melalui Gardu Induk New Jakabaring, kata Alex Noerdin. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM/Cley/PE
Sumsel
15 Ribu Atlet Asian Games Segera Berdatangan, Bagaimana Persiapannya?
Palembang, Sumselprov.go.id -- 15 ribu atlet akan datang ke Indonesia dalam gelaran pesta olahraga Asian Games 2018. Bagaimana dengan kesiapan negara penyelenggara berikut ulasan menariknya. Diketahui tiga bandara yang dikelola PT Angkasa Pura (AP) II yaitu Soekarno - Hatta (Tangerang), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), dan Husein Sastranegara (Bandung) siap menyambut kedatangan 15 ribu atlet saat Asian Games 2018 tersebut. "Tiga Bandara itu siap menerima kedatangan 15 ribu atlet dan officer peserta Asian Games serta wartawan peliput kegiatan," ujar Direktur Operasi dan Teknik PT AP II Djoko Murjatmojo di Bandara Soekarno - Hatta, Tangerang. Djoko menyatakan, pihaknya bekerja keras dalam mendukung pelaksanaan Asian Games ke -18 yang dilaksanakan di tiga kota yaitu, Jakarta, Bandung dan Palembang. "Kami all out mempersiapkan segala fasilitas untuk kelancaran kedatangan duta-duta olah raga dari negara - negara Asia," papar Djoko. Persiapan penyambutan kontingen Asian Games, kata Djoko, saat ini sudah mencapai 95 persen, sedangkan dari sisi infrastruktur sudah 100 persen. "Infrastruktur di tiga bandara sudah siap 100 persen. Untuk fasilitas penunjang mencapai 95 persen dan akhir Juni sudah selesai persiapannya," tutur Djoko seperti diberitakan JPNN, Jumat (29/6) [rik] MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Yudisium FAHUM UIN Rafen Fatah Lulusan Wajib Kreatif di Era Disrubtion 4.0
Palembang, Sumselprov.go.id -- Pesatnya era globalisasi dan percepatan teknologi hingga era disrubtion 4.0 belakangan berdampak signifikan ke berbagai elemen. Tak hanya sektor ekonomi, budaya, hingga pendidikan yang dituntut wajib kreatif. Hal tersebut cukup beralasan, lantaran saat ini banyak Perguruan Tinggi di Indonesia menjamur hingga lahir banyak orang pintar namun dalam kompetisi persaingan kerja semakin kompetitif yang tak sebanding dengan lapangan kerja sehingga lahirnya banyak pengangguran. Terlebih banyak yang memiliki pola pikir bekerja ketimbang menciptakan lapangan kerja. Demikian disampaikan Dekan Fakultas Adab dan Himanuiora (Fahum) Univeristas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang Noor Huda pada prosesi Yudisium XI kepada para mahasiswanya di Ballroom Hotel Grand Atyasa Palembang, Kamis (28/6). “Saat ini kita memasuki era disrubtuon, era kepanikan. Era dimana kita harus kreatif. Hentikan pola masa lalu, dan bentuklah pola pikir yang mengikuti zaman,”ujarnya. Lanjut Noor Huda dirinya mengingatkan bahwa lulusan Fahum UIN Raden Fatah Palembang harus memiliki daya saing berkompetisi dengan tetap berpegang pada keagamaan dan integritas. Pasalnya, kreatifitas tanpa diimbangi dengan agama dan integritas maka tak ada ketenangan jiwa. “Apalagi sebagai alumni UIN Raden Fatah. Berkreasi dan berkompetisilah di zamannya dengan berbekal ilmu yang ada,”jelasnya. Sementara, Kepala Kabiro (Kabiro) Akademik, Alumni, Kemahasiswaan dan Kerjasama (AAK) UIN Raden Fatah Palembang, Mirwan Pasta mengatakan, integritas harus menjadi modal utama alumni dalam bersaiang dan menjadi alat bantu untuk berkompetisi secara sehat dalam dunia kerja dan berbagai hal lainnya. “Kita berharap alumni Fahum tetap menjaga integritas dan tidak lupa akan almamater setelah menjadi alumni,” harapnya. Pelaksanaan Yudisium XI Fahum UIN Raden Fatah Palembang bertema “Melalui Yudisium XI Kita Bangun Generasi Berintegritas dan Mandiri” ini diikuti sebanyak 56 mahasiswa yang terdiri dari 4 orang mahasiswa lulusan Program Magister (S2) Sejarah dan Peradaban Islam (SPI), 4 Program Studi (Prodi) Strata Satu (S1) yakni 13 orang. “Sementara untuk mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra (BSA), 17 orang mahasiswa Prodi Sejarah dan Peradaban Islam (S1), 13 orang mahasiswa Prodi Ilmu Perpustakaan (IP), dan 9 orang Mahasiswa dari Prodi Politik Islam (PI),”pungkasnya. #sug MC Diskominfo Prov. Sumsel/CleY