Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Palembang Siap Jadi Tuan Rumah The 30th Session ICC-MAB
Palembang sumselprov.go.id- Terkait dengan rencana Kota Palembang sebagai Tuan Rumah Sesi ke 30 ICC-MAB, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan rapat koordinasi persiapan the 30th Session Of The International Coordinating Council (ICC) of the Man and Biosphere Program (MAB) dengan tim MAB LIPI di Ruang Rapat Sekda Provinsi Sumatera Selatan, Selasa, 17 Juli 2018, dengan dipimpin oleh Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Provinsi Sumsel, Prof Eduar Juliartha. ICC-MAB merupakan pertemuan internasional yang berlangsung di Palembang, progress pertama sampai 30 ICC-MAB, pada tanggal 23 Juli 2018 yang akan datang dan yang kedua Festival Landscape yang digagas oleh Mitra Green Growth Sumsel dengan tiga agenda kegiatan Seminar Internasional, Sarahsehan dan Forum Landscape se- Indonesia. Dalam rapat ini didiskusikan rundown kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan dari tanggal 23-28 Juli 2018 dengan serangkaian acara yang dimulai dengan International Conference, Gala Dinner, Pameran, Talkshow, Sidang ICC MAB UNESCO, press conference, Farewell Party dan Acara Budaya. “Melalui rakor ini diharapkan ada koordinasi yang baik antar setiap pihak terkait agar acara dapat terlaksana dengan baik”, pungkas Eduar. Pertemuan ini masuk dalam katagori II dari PBB yang membahas tentang MAB – UNESCO mission eksekusi adalah pembangunan yang berkelanjutan dan berkesinambungan antara biaya alam dan manusia dan diterapkan dalam pengembangan cagar biosfer di Indonesia.Saat ini Indonesia memiliki 11 cagar biosphere dan In Sya Allah Juli akan bertambah tiga dan salah satunya adalah Taman Nasional Sembilang dan Berbak Sembilang yang ada di Sumatera Selatan dan Jambi. Dari rapat ini, direncanakan pada tanggal 28 Juli 2018 akan diadakan kunjungan fieldtrip ke cagar Berbak Sembilang. MC Diskominfo Prov. Sumsel/ PE/FS/Cley
Sumsel
Kominfo Sumsel Apresiasi Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten MUBA
Palembang Sumselprov.go.id- Kepala Dinas informasi dan Komunikasi Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Publikasi, Amrullah S. STP, menerima kunjungan kerja Pimpinan DPRD Kabupaten Musi Banyuasin terkait koordinasi dan konsultasi mengenai lmplementasi Pergub Nomor 04 Tahun2014 tentang Standar Operasional Prosedur Pelayanan lnformasi Publik dan Dokumentasi dilaksanakan di Ruang Rapat Diskominfo Sumsel, Selasa (17/7/2018). Kabid Pengelolaan linformasi dan Publikasi, Amrullah menjelaskan berdasarkan Permendagri Nomor 3 Tahun 2017 bahwa pedoman pengelolaan pelayanan informasi dan dokumentasi di lingkungan Kementerian dalam negeri dan pemerintah daerah, berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) merupakan salah satu kelengkapan yang diperlukan untuk mempermudah PPID dalam mengelolah dan memberikan layanan informasi kepada masyarakat. “Penyusunan SOP ini adalah untuk menciptakan kesamaan persepsi bagi SKPD/Unit kerja dalam pelaksanaan dokumentasi serta tata cara pengajuan keberatan kepada PPID Khususnya di Provinsi Sumsel”, tukas Amrullah. Lanjut Kabid PIP tugas PPID ini sendiri diantaranya menyebarluaskan informasi ke masyarakat yang dipublikasikan melalui webside Dinas Kominfo maupun di lingkungan pemerintah Provinsi dapat di akses melalui prosedur permohonan informasi Publik, yaitu pemohon dapat mengajukan permohonan informasi publik melalui pusat layanan informasi PPID. “Dengan adanya kunjungan ini, saya mewakili Dinas Kominfo Provinsi Sumsel, semoga dapat direalisasikan ke Kabupaten/Kota setempat khususnya Kabupaten Musi Banyuasin sendiri”, harap Amrullah. Selaku Pimpinan DPRD Kabupaten Musi Banyuasin , yang diwakili oleh Wakil ll DPRD dari Praksi Golkar, Sugondo menyambut baik pertemuan rapat ini, dengan adanya keterbukaan lnformasi Publik ini, masyarakat dapat mengakses terkait informasi Publik. “Melalui kunjungan ini, kami berharap dapat menjadi lebih baik lagi dalam pengelolaan informasi publik”, pungkasnya. TIM MC Diskominfo Prov Sumsel
Sumsel
Balitbangda Sumsel Lakukan Pelatihan Peningkatan Kerajinan Purun di Kec. Pedamaran Kab. OKI
Palembang, Sumselprov.go.id -- Dalam upaya penanggulangan kemiskinan yang terorganisir dan efektif, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) merumuskan Program Gerakan Terpadu Serentak Semesta Menuju Rumah Tangga Mandiri (GERTAK SEJUTA MANDIRI). Program ini merupakan suatu pergerakan terencana dan sistematis oleh seluruh elemen masyarakat secara bersama, bersatu dan kompak dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinana di Sumatera Selatan. Pada tahun anggaran 2018, Balitbangda Sumatera Selatan berupaya mengentaskan kemiskinan melalui kegiatan Pelatihan Peningkatan Nilai Tambah kerajinan Purun di Kecamatan Pedamaran Kabupaten OKI. Pemilihan lokasi dan masyarakat berdasarkan data by name by address pada Basis Data Terpadu (BDT) tahun 2015 dengan jumlah peserta pelatihan 50 orang dari 2 (dua) desa di Kecamatan Pedamaran yaitu desa Menang Raya dan Pedamaran 6 Kabupaten OKI Pelatihan dibuka oleh Kabid Sosial dan Kependudukan Balitbangda Sumatera Selatan, Ibu Vera Agustini SE,MM didampingi oleh Sekretaris Kecamatan Pedamaran Bpk Gusnadi Osen dan dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial kabupaten OKI bapak Amirudin, S.Sos. Msi , Kabid Inovasi Balitbangda OkI Bpk Supnir,SE.MM. Narasumber pelatihan berasal dari YL handycraft Yogyakarta dibawah kepemimpinan Ibu Cornelia Lina Meiliasari. Kegiatan pelatihan kerajinan anyaman purun bertujuan untuk meningkatkan keterampilan para pengrajin tikar purun sehingga mereka dapat menambah wawasan pengetahuan dan keterampilan yang berdampak pada peningkatan penghasilan keluarga. Materi Pelatihan yang diajarkan yaitu : Pemilihan Bahan Baku, Pewarnaan, Desain dan anyaman. Produk yang dihasilkan dari Pelatihan ini berupa tas, cluth, goodybag, topi dan tatakan gelas. Ke depannya diharapkan Kecamatan Pedamaran dapat menjadi sentra kerajinan anyaman purun dan menjadi daerah alternatif tujuan wisata edukasi berbasis kerajinan purun. Tanaman purun merupakan jenis rumput liar yang tumbuh di rawa-rawa (perairan). Purun sebagai bahan baku dimanfaatkan untuk membuat kerajinan anyaman seperti tikar, sepatu/sandal, tas dan lain-lain. Masyarakat di Kecamatan Pedamaran, Kabupaten OKI telah memanfaatkan tanaman purun sebagai bahan baku kerajinan tikar namun hasil kerajinan ini belum dapat meningkatkan kesejahteraan dan keberdayaan masyarakat secara signifikan. Sebagian besar masyarakat masih berada dibawah garis kemiskinan. Di sisi lain, keberadaan lahan gambut milik negara sebagai lahan pertumbuhan purun telah banyak di alih gunakan peruntukannya .Selain itu dampak kebakaran lahan gambut menyebabkan sedikitnya tanaman purun yang diperoleh. Efek dari kelangkaan purun berimbas pada mahalnya harga bahan baku purun. Kerajinan purun yang dihasilkan masyarakat pada umumnya dijual kepada tengkulak dengan harga yang ditentukan oleh tengkulak. Masyarakat hanya sebagai pricetaker . Tingginya harga bahan baku dan rendahnya harga barang jadi kerajinan membuat masyarakat membuat masyarakat semakin tidak berdaya sehingga angka kemiskinan semakin tinggi. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Sumber : Dwi Karolita
Sumsel
Presiden Berikan Deadline, Gubernur Jelaskan Ini
Presiden Indonesia Joko Widodo saat berkeliling meninjau beberapa venue yang ada di JSC, Sabtu (14/7/2018). (Foto: Adi Kurniawan) Palembang, Sumselprov.go.id - - Menjelang perhelatan Asian Games 2018, Presiden Indonesia Joko Widodo memberikan deadline bagi Sumatera Selatan untuk merampungkan semua kendala yang ada di komplek Jakabaring Sport City (JSC). “Setelah saya berkeliling ke beberapa venue sudah 99% rampung, tinggal hal yang kecil - kecil saja. Saya kira bisa dikejar dalam waktu 1 - 2 minggu ini,” ujar dia, usai berkeliling di komplek JSC, Sabtu (14/7/2018). Ia menjelaskan, untuk di Sumatera Selatan khususnya di Palembang sendiri ada 14 venue yang nantinya akan turut menyukseskan Asian Games, dan kesiapannya sendiri. “Setelah saya berkeliling tadi sudah siap dari sisi venue, ini artinya Jakarta dan Palembang itu siap menggelar Asian Games,” ujarnya seperti dikutif dari GLOBALPLANET.news Di sini, Presiden Jokowi dan rombongan melihat kompleks JSC sembari mendengarkan penjelasan tentang JSC oleh Gubernur Sumsel Alex Noerdin. Alex secara khusus menjelaskan tentang venue dayung yang merupakan terbaik di dunia. “Standar dunia lebarnya 200 meter dan panjang 2.200 meter. Sementara venue kita lebarnya 400 - 500 meter dengan panjang 2.400 meter,” jelas gubernur yang disambut senyum presiden dan rombongan. Selanjutnya rombongan bergerak ke venue Bowling Center. Presiden begitu kagum mengingat Bowling Center JSC memiliki 40 lane dan terbaik di Asia dengan peralatan tercanggih. Kemudian rombongan bergeser ke rusunawa. Seterusnya rombongan menuju shooting range, dan berikutnya ke voli pantai serta skate board. Terakhir, Jokowi ke venue dayung dan menjajal kesempatan mendayung di atas perahu naga bersama para atlet nasional. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Kodam II Sriwijaya dipimpin Urang Awak
Palembang, Sumselprov.go.id -- Mabes TNI merotasi jabatan sejumlah perwira tingginya. Selain jabatan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) yang diserahkan ke Letjen Andika Perkasa, ada tiga Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) juga diganti. Salah satunya, Pangdam II Sriwijaya yang dijabat Mayjen A.M. Putranto kini dijabat Mayjen Irwan. Irwan sebelumnya merupakan Asisten Logistik Panglima TNI. Jabatan yang ditinggalkan Irwan diberikan kepada A.M. Putranto. Mayjen Irwan, lahir di Padang, Sumatera Barat, 10 Juni 1963 ini adalah seorang perwira tinggi TNI Angkatan Darat lulusan Akademi Militer tahun 1987. Pernah menjabat sebagai Dandim 0312/Padang Korem 032/Wirabraja pada tahun 2003. Putera Kapuk, Kalumbuk, Kecamatan Kuranji, Kota Padang ini merupakan adik kandung Wakil Walikota Padang Emzalmi. Irwan salah satu dari sekian banyak jenderal dari Sumatera Barat yang berasal dari keluarga sederhana. Namun tekatnya menjadi seorang tentara telah mengantarkannya sebagai jenderal bintang dua. Sebelumnya alumni SMA 3 Padang dan Alumni SMP Kuranji Padang ini juga pernah menjabat sebagai Direktur Direktorat Zeni Angkatan Darat (Dirziad) ke-37 sejak 19 Mei 2014 sampai dengan 8 Maret 2017. Selain itu, Pangdam XIII Merdeka yang dijabat Mayjen Madsuni akan dipimpin Mayjen Toipan Aritonang. Madsuni nantinya akan menjabat sebagai Pa Sahli Tk. III Bid Komsus Panglima. Terakhir adalah Pangdam XIV Hasanuddin yang dijabat Mayjen Agus Surya Bakti diberikan kepada Mayjen Surawadi. Sebelumnya, Surawadi menjabat sebagai Asisten Intelijen Panglima. Pergantian tiga Pangdam tersebut dikonfirmasi Kapuspen TNI Mayjen TNI Sabrar Fadhilah. “Skep-nya (Surat Keputusan Panglima) keluar tadi sore,” kata Sabrar, Jumat (13/7).#osk/BP MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Melalui LAPOR! SP4N Ajak Masyarakat Sukseskan Asian Games 2018
Palembang sumselprov.go.id- Dalam rangka meningkatkan pelayanan publik yang lebih baik, Kemen PANRB didampingi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Dinas Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan senam massal serta sosialisasi dan pencanangan gerakan Sadar LAPOR! SP4N Tahun 2018 di kambang Iwak, Minggu, 15 Juli 2018. Kegiatan ini dibuka dengan pemukulan tamborin secara simbolis, yang menandakan bahwa seluruh masyarakat Sumsel telah dapat melaporkan keluhan dan aspirasinya pada tim LAPOR! SP4N. Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Provinsi Sumsel, Prof. Eduar Juliartha membuka acara ini dan menyatakan bahwa LAPOR! SP4N adalah salah satu sarana Pemerintah untuk dapat melayani kepentingan masyarakat menjadi lebih baik. “Pemerintah memiliki dua fungsi utama yaitu untuk pelayanan publik dan pemberdayaan, dalam konteks ini LAPOR! SP4N hadir untuk memberikan suatu bentuk pelayan publik yang dapat digunakan dalam waktu 24 jam”, ungkapnya. Beliau berharap bahwa LAPOR! SP4N dapat memudahkan bagi pihak inspektorat dalam pengontrolan pelaksanaan penyelenggaraan kepemerintahan. “LAPOR! SP4N dapat digunakan sebagai sarana untuk menjaga setika para penyelenggara, agar setiap pelayanan publik dapat terlaksana sebagai mestinya”, tutupnya. Cara melapor dengan baik ada enam tahapan, yaitu pertama, sampaikan laporan melalui situs www.lapor.go.id, sms ke 1708, mobile apps, atau twitter; Kedua, uraikan pokok permasalahan secara jelas, lengkap, dan kronologis; Ketiga, sebutkan waktu dan tempat kejadian dalam laporan; Keempat, gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar; Kelima, lampirkanlah bukti pendukung apabila tersedia, dan terakhir sertakan tagar #LAPOR apabila mengadu via twitter. Plt Kadis Kominfo Prov. Sumsel, Dr. Inanda Karina, berharap bahwa melalui LAPOR! SP4N masyarakat dapat lebih aktif untuk memberikan laporan dengan menggunakan aplikasi LAPOR! karena dapat terlaksana dengan baik apabila ada interaksi dan partisipasi yang baik dari masyarakat. “Melalui Gerakan sadar Lapor diharapkan dapat membangun motivasi dari masyarakat untuk peduli terhadap pelayanan publik yang dimiliki pemerintah sebagai kritik dan juga masukan yang membangun bagi pelayanan publik yang dimiliki oleh Pemprov, Pemkot, dan Pemkab”, katanya. Pelayanan publik LAPOR! SP4N ditujukan kepada masyarakat yang menghadapi kesulitan dalam bentuk pelayanan publik yang ada di ruang lingkup tempat tinggalnya, sehingga dapat segera dibenahi. “Setelah proses pengaduan di aplikasi LAPOR! maka, progress pelaporan dapat dikenali dengan 3 simbol warna, yaitu merah bearti laporan belum diproses, kuning sedang dalam proses, dan hijau berarti sudah ditindaklanjutin”, pungkasnya. Dalam kegiatan ini juga dilakukan pembagian brosur tata cara LAPOR! kepada masyarakat. Masyarakat dapat memberikan kritik, saran dalam rangka mensukseskan Asian Games 2018 melalui LAPOR! SP4N. Tim MC Diskominfo Prov Sumsel
Sumsel
Tinjau Program PKT di Banyuasin, Ini Kata Presiden Jokowi...
Palembang, Sumselprov.go.id -- Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo melakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Banyuasin kemarin meninjau Program Padat Karya Tunai (PKT). Lokasi yang ia tinjau Presiden adalah Desa Pangkalan Gelebak Kecamatan Rambutan. Didampingi Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo, Bupati Banyuasin SA Supriono, dan Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Jokowi meninjau pembangun desa yang dibangun menggunakan dana anggaran desa PKT. Dikatakan Presiden Jokowi, melalui Kemendes pembangunan di desa-desa dapat dilaksanakan secara maksimal. Pembangunan menyentuh langsung ke masyarakat melalui Pemanfaatan infrastruktur desa berupa jalan desa dengan biaya yang dikucurkan sebesar Rp 284 juta yang dikerjakan melalui padat karya tunai” kata Presiden Jokowi Program padat karya tunai yang dibiayai dana desa dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi itu mempekerjakan sebanyak 300 orang. Mereka mengerjakan pekerjaan jalan berukuran lebar tiga meter dengan tinggi 20 centimeter sepanjang 300 meter. Pekerja dalam program padat karya itu mendapat upah senilai Rp. 95.000 per hari dan akan menyelesaikan pekerjaan dalam waktu 30 hari. Jokowi menyebut Program PKT memberikan pendapatan bagi masyarakat setempat, serta mendongkrak perekonomian di desa. Selain Program padat karya, dana desa juga membangun kamar mandi dan Posyandu untuk masyarakat desa. Pemerintah juga mengalokasikan dana Rp 2 juta per kepala keluarga untuk pembuatan jamban keluarga. Diharapkan pembuatan jamban dapat mendukung sanitasi sehat bagi warga. Program padat karya dan Dana desa dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Dapat dilihat dana desa dapat digunakan untuk irigasi, jalan desa, jamban keluarga, posyandu. Saya kira penggunaannya sangat efektif, dan empat tahun ini sudah kita berikan kurang lebih Rp 187 triliun kepada desa, kepada daerah,” kata Presiden Jokowi. Sementara Bupati mengaku senang dengan adanya Dana Desa dan Program Padat Karya Tunai dari Kemendes PDTT. Ia mengapresiasi beberapa program langsung yang sudah digulirkan seperti perbaikan jalan desa di Banyuasin. Padat Karya Tunai yang merupakan program Pro Rakyat perlu didorong bersama dengan berbagai langkah strategis dan taktis, mulai dari sosialisasi kepada stakeholder Desa hingga monitoring dan evaluasi pelaksanaannya, sehingga Dana Desa tersebut menjadi daya ungkit bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program PKT Desa diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat miskin, pengangguran/ setengah pengangguran di desa sehingga Dana Desa lebih dirasakan manfaatnya bagi masyarakat” ujar Supriono Di lokasi, Jokowi meninjau pengecoran jalan, kamar mandi, hingga posyandu. Para warga desa antusias menyambut kehadiran Presiden Jokowi. [bubun/ida] MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Presiden Jokowi Nyatakan Palembang Sudah Siap Laksanakan Asian Games 2018
Palembang, sumselprov.go.id – Presiden Jokowi didampingi Menpora Imam Nahrawi, Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau langsung 14 Venue dan meresmikan sekaligus menandatangani prasasti lima venues yakni, venue Bowling, Shooting Range, Skateboard, Volley Beach dan Dayung. Presiden Jokowi nyatakan Palembang Sumatera Selatan sudah siap melaksanakan Asian Games 2018 setelah saya melihat hampir 99 persen sudah siap semuanya. Tinggal hal yang kecil-kecil dan ini bisa dikerjakan 1-2 minggu. Hal ini diungkapkan dalam sambutannya pada saat peresmian pembukaan lomba dayung Perahu Naga Piala Presiden 2018 di Venue Dayung Jakbaring Sport City Palembang, Sabtu (14/7/2018). Sebelum meresmikan, Presiden Jokowi langsung menjajal langsung cabor yang akan dipertandingkan pada Asian Games tersebut didampingi Gubernur Sumsel Alex Noerdin. Tambahnya, pada hari ini ada piala presiden dayung untuk pemanasan menuju Asian Games 2018. Hanya itu yang bisa saya sampaikan. artinya Jakarta siap Palembang siap," ujarnya. Mengenai target lanjut Jokowi, dirinya mengaku sudah memberikan arahan kepada Menpora agar Indonesia minimal harus masuk 10 besar. Karena pada Asian Games yang lalu Indonesia harus puas berada di urutan ke-17. "Target kita harus masuk 10 besar. Syukur-syukur masuk 8 besar. Cabang unggulan silahkan tanya Menpora," tegas Jokowi. "Saya ucapkan selamat datang kepada seluruh atlet dari 45 negara dan official yang akan datang kurang kebih 16.000. Dan dengan mengucapkan bismillahirrohmanirrohim saya nyatakan Lomba Dayung Piala Presiden dimulai," ujarnya disambut tepuk tangan tamu undangan. Sementara itu Menpora Imam Nahrowi menjelaskan semua cabor adalah unggulan. Namun khusus untuk dayung pihaknya manargetkan 2 medali emas pada Asian Games Agustus mendatang, begitu juga panjat tebing. "Kita siapkan bonus Rp1,5 miliar bagi peraih medali emas dan diangkat PNS serta kita berikan rumah," jelasnya di sela peresmian venue dayung. Terkait pengelolaan venue pasca Asian Games, Menpora mengatakan tidak menutup kemungkinan akan mulai menyiapkan pergeseran Pelatnas untuk cabang-cabang olahraga yang ada di Palembang. Sementara itu Gubernur Sumsel Alex Noerdin, sebelumnya mengatakan bahwa venue dayung yang ada di Jakabaring merupakan fasilitas olahraga yang membanggakan tidak hanya bagi warga Sumsel tapi juga Indonesia. Karena venue ini digadang-gadangkan sebagai salah satu venue terbaik di Asia bahkan sudah diakui Presiden Federasi Kano Asia, Mr Narita beberapa waktu lalu. "Venue ini berstandar internasional dan terbaik di Asia. Dan ini tentu membanggakan, kita semua," ujar Alex. TIM MC Diskominfo Prov. Sumsel
Sumsel
Jokowi Panggil 'Bro' untuk Menpora Sekaligus Menteri Termuda Malaysia, Ekspresinya Tertawa
Palembang, Sumselprov.go.id -- Presiden Jokowi dikenal sebagai sosok yang ramah dan dekat dengan seluruh rakyat Indonesia. Pembawaannya terlihat santai dan menyenangkan. Begitu juga sikapnya terhadap tamu penting yang datang ke Indonesia. Salah satunya Syed Saddiq, menteri termuda Malaysia. Dalam kunjungannya ke Indonesia pada Jumat (13/7/2018) kemarin ke tepatnya di Komplek Jakabaring Sport City (JSC) Kota Palembang, Syed Saddiq dan Jokowi membahas persoalan seputar pemuda dan olahraga bersama sejumlah menteri kabinet Indonesia. Hal ini sesuai peran Syed Saddiq sebagai Menpora Negeri Jiran Malaysia. Namun, ada hal menarik yang terjadi saat mereka ada di dalam mobil. Syed Saddiq dan Jokowi membuat vlog singkat. Dalam video tersebut, Jokowi memanggil Saddiq dengan sebutan 'bro'. Sangat gaul dan kekinian, bukan? Video ini diunggah di akun Twitter Syed Saddiq (@SyedSaddiq). Saddiq pun mengungkapkan bahwa Presiden Jokowi orangnya ramah dan suka didekati. Ia menyelipkan emoji 'tertawa sambil menangis' karena dipanggil 'bro'. Sebelumnya, Presiden Jokowi sudah memanggil Saddiq dengan sebutan 'bro' saat memperkenalkannya ke sederet pejabat di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang. Tim MC Diskominfo Prov.Sumsel