Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

AJO Sumsel Resmi Berdiri, Targetkan Terbentuk di Seluruh Sumsel Sumsel
23 Jul 2018 Dilihat 453x

AJO Sumsel Resmi Berdiri, Targetkan Terbentuk di Seluruh Sumsel

Palembang, Sumselprov.go.id -- Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aliansi Jurnalistik Online (AJO Indonesia) Sumsel dan DPC AJO Indonesia Palembang resmi dilantik oleh DPP AJO Indonesia, Sabtu (21/7/2018). Dengan terbentuknya AJO Indonesia di Sumsel ini diharapkan dapat menjadi wadah para jurnalis yang tetap menjaga netralitas dan dapat menangkal berita Hoax. Ketua Umum DPP AJO Indonesia, Rival Achmad mengatakan, AJO Indonesia adalah sebuah jawaban, di masa era digitalisasi internet saat ini, marak muncul media online baik media nasional maupun media lokal.  "Data dari Dewan Pers ada sekitar 47 ribu media tumbuh di Indonesia, 44.300 di antaranya media online, sisanya adalah media cetak, televisi, dan radio. Dengan adanya Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJO Indonesia), Dewan Pers justru terbantukan,” katanya. Menurutnya, konsentrasi AJO Indonesia adalah membangun media yang profesional dengan mengedepankan kemampuan teknologi yang modern, tata kelolah keredaksian dan para jurnalis yang kekinian, untuk kemudian mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh anggotanya. Rival juga menuturkan, AJO Indonesia adalah rumah bagi para pemangku kepentingan, pelaku usaha, pemilik media, pemimpin redaksi, dan para jurnalis/wartawan online di seluruh Indonesia. Ketua DPD AJO Sumsel, H Bangun Lubis mengatakan, bahwa media online ini sekarang sangat dibutuhkan, karena sekarang informasi berita sudah bisa dinikmati melalaui Handphone. "Setiap detik ada jutaan informasi yang masuk malalui Handphone," terangnya. Lanjut dia, setelah pengurus AJO Indonesia Sumsel dan Palembang terbentuk, maka selanjutnya seluruh Kabupaten/Kota di Sumsel harus segera kita bentuk. "Kita targetkan dalam waktu dekat pengurus AJO di seluruh Kabupaten/Kota di Sumsel segera terbentuk, untuk selanjutnya akan mengikuti munas," jelasnya. Ketua Dewan Kehormatan AJO Indonesia Sumsel,  H, Herman Deru, berharap   AJO Indonesia dapat menjadi wadah media online yang netral, mendukung pembengunan pemerintah dan membawa kabar kebaikan bagi masyarakat.   "Para jurnalis yang tergabung dalam wadah AJO Indonesia, kami berharap dapat menyajikan berita yang positif, dan menangkal berita hoax, yang terpenting dapat menjaga netralitas, jangan suguhi masyarakat dengan berita yang tidak berimbang," ungkap Gubernur Sumsel terpilih ini saat menghadiri pelantikan AJO Indonesia Sumsel di Aula Komplek AL Furqon, Jalan    R Sukamto Palembang. Sumber : GlobalPlanet.News MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Wagub Ishak Mekki Buka Seminar Nasional dan Konferensi IAI Sumsel
23 Jul 2018 Dilihat 461x

Wagub Ishak Mekki Buka Seminar Nasional dan Konferensi IAI

Palembang, Sumselprov.go.id -- Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki  membuka Seminar Nasional dan Konferensi Daerah XI Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Sumatera Selatan di Ballroom STIFI Bhakti Pertiwi Palembang, Sabtu (21/7). Menurutnya, seminar yang dilakukan ini sangat bermanfaat sekali untuk meningkatkan ilmu pengetahuan IAI dan sekaligus apat memberikan kontribusi pada pelayanan kesehatan di Sumsel. Dijelaskannya, pembangunan nasional pada intinya ditunjukkan untuk pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. Hal ini sesuai dengan 9 agenda prioritas (Nawacita), seperti agenda ke lima yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia dan salah satu bidang yang berperan adalah kesehatan. "Untuk itu kami harapkan Apoteker sebagai tenaga kesehatan dapat lebih berperan secara aktif dan nyata meningktakan derajat kesehatan yang dirasakan langsung oleh masyarakat Sumsel,"tutur Ishak. Dia menilai, peran Apoteker tidak hanya sebatas pelayanan obat tetapi juga memberikan petunjuk penggunaan obat tersebut dan meningkatkan kepatuhan pasien dalam meminum obat. "Peran organisasi Apoteker tetap terus meningkatkan keterampilan dan pengetahuan anggotanya untuk menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta tuntutan masyarakat yang makin meningkat akan pelayanan kesehatan. Untuk itu saya sangat mendukung kegiatan sedang dilakukan ini,"katanya. Selain itu, lanjut Ishak tantangan di dunia farmasi saat ini adalah masih kurangnya tenaga farmasi yang menepati puskesmas-puskesmas terutama di daerah terpencil. Oleh karena itu IAI dapat mendorong anggotanya untuk dapat mengikuti program nusantara sehat selama 2 tahun untuk ditempatkan di puskesmas-puskesmas terpencil. Di samping itu juga, IAI diminta juga ikut terlibat secara aktif dalam sosialisasi pencegahan pengan yang mengandung formalin dan borax pada makanan jajanan anak sekolah. Serta Apoteker juga dapat melakukan sosilasiasi dalam pencegahan penggunaan narkoba di kalangan remaja. "Saya sangat mengapresiasi sekali kegiatan konferensi daerah dan seminar ini. Semoga konferensi pada hari ini dapat berjalan lancar sehingga nantinya didapatkan pengurus yang memajukan profesi Apoteker dimasa yang akan datang,"tutup Ishak. Sementara itu Ketua Panitia Apoteker Afdil Kurnia berterima kasih kepada Wagub Sumsel karena bisa hadir untuk membuka Seminar Nasional dan Konferensi Daerah XI IAI Sumsel. Pada kegiatan ini juga bermaksud dan bertujuan seperti konsolidasi organisasi dan peningkatan kompetensi profesi Apoteker. Mengusung tema kegiatan ini juga "Praktek Apoteker Bertanggung Jawab". "Diharapkan dalam kegiatan ini mudah-mudahan kompetensi dan eksistensi organisasi profesi yang kita cintai ini,"ungkapnya seperti dikutif dari TribunSumsel.com Sementara Ketua PD IAI Sumsel Burhanudin Gumay menambahkan hari ini melaksanakan dua kegiatan di antaranya seminar dan koferensi daerah. Dimana masa kepengurusan ini selama empat tahun sekali. Artinya masa bhakti kepengurusan berakhir itu empat tahun sekali dan hari ini akan memilih pengurus yang baru. "Kami berterima kasih kepada para pengurus cabang dari Kabupaten/Kota Sumsel sudah hadir, mudahan-mudahan program kita kedepan lebih baik lagi,"ujarnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Antisipasi Karhutla, Kemenko RI Lakukan Kunker Ke Posko Karhutla Sumsel Sumsel
23 Jul 2018 Dilihat 289x

Antisipasi Karhutla, Kemenko RI Lakukan Kunker Ke Posko Karhutla Sumsel

Palembang, Sumselprov.go.id -- Guna mengantisipasi dampak bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kedeputian Bidang Koordinasi Pengelolaan Energi, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup SDA dan LH),  Ir. Montty Girianna, M.Sc., MCP., Ph.D melakukan kunjungan kerja ke Posko Karhutla Provinsi Sumatera Selatan, bertempat di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Jalan Arah Bandara SMB II Palembang, Sabtu (21/07/2018). Saat ini terdapat 4 Provinsi status siaga tanggap darurat kebakaran hutan diantaranya, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Riau dan Kalimantan Tengah. Termasuk bencana banjir, tanah longsor, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi akibat anomali cuaca serta sulit ditebak. Dalam arahannya Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Energi, SDA dan LH menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi kepada seluruh satgas yang ada di Posko Karhutla Provinsi Sumatera Selatan. Untuk pencegahan dan penanggulangan yang optimal diperlukan kerjasama yang baik terutama dilapangan ketika mendeteksi fire kerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang ada serta komunikasi antara semua personil dalam pencegahan dan penanggulangan itu sendiri, pungkas Montty. Sementara Kepala Pelaksana BPBD Prov. Sumsel Iriansyah, SKM., M.Kes menjelaskan kegaiatan-kegiatan yang telah dan sedang dilakukan dalam pencegahan dan penanggulangan benca na akibat karhutla yang ada di Provinsi Sumatera Selatan. “Selain melakukan patroli baik darat dan udara melakukan water bombing juga melakukan TMC agar terjadi hujan buatan”,  katanya. Dampak Karhutla yang dikhawatirkan terutama akan menimbulkan gangguan terhadap masyarakat terutama dibidang kesehatan, kegiatan belajar mengajar. Pemerintah sendiri telah mengantisipasi penanganan bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang sudah dilakukan diantaranya memperkuat sistem peringatan dini bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Termasuk menyebarluaskan informasi kepada masyarakat melalui berbagai media salah satunya media sosial serta aktifasi posko siaga darurat bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Hadir mendampingi Kalaksa BPBD Prov. Sumsel, DanLanud, Morres Bonte, Sekdis, Para Kabid BPBD Prov.Sumsel, Ketua Gapki Sumsel, BMKG, dan yang mewakili beberapa OPD yang terkait. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/FS

Baca Detail
Belum Pulang Sebelum Api Padam Sumsel
22 Jul 2018 Dilihat 349x

Belum Pulang Sebelum Api Padam

Palembang, Sumselprov.go.id -- Musim kemarau tiba, titik api yang dipicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai merambah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).  Giat patrol terus ditingkatkan, “Belum Pulang Sebelum Api Padam”, demikian motto Satgas Udara dan Satgas Media Center Posko Karhutla Prov.Sumsel. Posko Karhutla Provinsi Sumatera Selatan terus giat melakukan patroli darat maupun udara melalui Satgas Udara dan Satgas Media Center melakukan patroli udara dengan rute Tanjung Menang, Srijaya, Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin dan Parit, Kecamatan Inderalaya Utara Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (21/07/2018). Hasil patrol ditemukan kebakaran lahan di Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin, Parit Kecamatan Inderalaya Utara , Kabupaten Ogan Ilir.  Menggunakan Helikopter Bolcow PK-EAA 105, melakukan 2 Sorti WB, Sorti 1 melakukan 49x Water Bombing (WB), Sorti 2 melakukan 28x Water Bombing. Sementara Helikopter Perkuatan BNPB, sudah melakukan 91x Sorti, Patroli 76x, WB 15x jumlah WB 689x dengan total air 344.500 liter air. Setelah dilakukan Water Bombing kebakaran lahan yang ditemukan Api Padam.  Hadir dalam kegiatan Patroli kali ini Pilot Captain Triyanto, Engeneering Jery S, Tim MC Diskominfo Prov.Sumsel, Mala Risva Cley dan Ferly Sandy. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY    

Baca Detail
DANSATGAS KARHUTLA SUMSEL TERAPKAN STRATEGI PERANG UNTUK PENANGGULANGAN BENCANA ASAP DI SUMSEL Sumsel
21 Jul 2018 Dilihat 279x

DANSATGAS KARHUTLA SUMSEL TERAPKAN STRATEGI PERANG UNTUK PENANGGULANGAN BENCANA ASAP DI SUMSEL

Palembang, Sumselprov.go.id -- Dansatgas Karhutla Sumsel (Dandrem 044/GAPO) Kolonel Inf Iman Budiman, SE menerapkan Strategi Perang untuk Penanggulangan Bencana Asap di Sumsel, itu yang beliau sampaikan dalam Rapat Koordinasi pengendalian Karhutbunlah di Posko Utama Terpadu BPBD Provinsi Sumatera Selatan. BMKG menyampaikan cuaca di Sumatera Selatan sudah menunjukkan hari tanpa hujan 6-15 hari kedepan. Bila dibandingkan tahun 2015 -2016 pada bulan Agustus-September masih ada hujan, namun lebih kering di Tahun 2016 – 2017 yaitu di bulan September. Kondisi ini sesuai perkiraan musim, terutama Agustus – September 2018 puncak kemarau. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan bahwa pelaksanaan patroli udara dan water boombing disepakati pelaksanaannya dilakukan melalui komunikasi langsung dari BPBD Prov. Sumsel (Posko), Subsatgas Udara dan pihak operator helikopter melalui telepon dan media sosial WA group Operasi Udara Sumatera Selatan 2018. Dinas Kehutanan menyampaikan kegiatan pemantauan karhutbunla dilakukan dengan memantau Hotspot setiap hari, dinas kehutanan juga menyampaikan ada 14 posko yang sudah didirikan, dan pegawai tidak tetap untuk pengendalian kebakaran hutan berjumlah 15 regu. Dinas Perkebunan menyampaikan penguatan terhadap pengendalian kebakaran hutan kebun dan lahan bersama jajaran perkebunan mempunyai 15 brigade. Dinas Pertanian menyampaikan upaya yang dilakukan Sub sektor sudah melakukan sosialisasi secara terus menerus dengan petani untuk tidak membuka lahan. Berkoordinasi dengan Dinas Kabupaten/Kota menyampaikan surat agar lebih konkret lagi dalam sosialisasi. Pada tahun 2018 dinas pertanian mendapatkan eskapator 40 unit untuk Kelompok Tani dan dapat dipergunakan untuk kegiatan pengendalian karhutbunla. BPPI Karhutlah Wilayah Sumatera/Manggala Agni menyampaikan patroli terpadu sudah dilaksanakan dari bulan Mei s/d Oktober. Patroli terpadu terdiri sebanyak 50 Posko. Di setiap posko terdiri atas 6 orang dan berakhir pada periode akhir Juli. Manggala Agni sudah melakukan pemadaman dengan stakeholder TNI, POLRI, BPBD. Danrem 044 GAPO selaku Dansatgas menyampaikan Keputusan Gubernur menetapkan siaga darurat dan akan standby pada bulan Maret sd Oktober 2018 dan juga mengkonsep dari BMKG dan unsur-unsur yang ada siaga hijau dari waktu yang ditetapkan BMKG pada pertengahan mei. Korem telah membentuk 30 regu untuk pengintaian di daerah rawan kebakaran dan juga Korem telah membuat petunjuk operasional (PO) dengan mengklarifikasi masa Siaga Darurat Bencana Asap dalam tiga zona yaitu siaga hijau, siaga kuning, dan siaga merah. Mores Bonte selaku Kadis Operasi Lanud SMH menyampaikan saran apabila 3 minggu tidak ada hujan sama sekali maka perlu diadakannya pembasahan agar pelaksanaan Asian Games tidak terganggu. Reskrimsus Polda menyampaikan kebakaran di lahan Jakabaring mencapai kurang lebih 300 meter, dan sampai saat ini belum ada tersangka dan untuk tetap terus melakukan upaya-upaya penegak hukum yang berlaku di Indonesia. Staf Khusus Gubernur Bidang Penanggulangan Bencana Alam mengatakan agar posko segera diaktifkan dan perlu diadakannya pertemuan pengusaha perkebunan pada tanggal 24 Juli nanti. BPBD OKI menyampaikan bahwa akan melakukan koordinasi dengan OPD terkait untuk membentuk kerjasama dalam menangulangi karhutbunla di Sumatera Selatan. BPBD Banyuasin menyampaikan pertemuan Dandrem, Polres diberi peranan untuk memperhatikan desa-desanya. Desa Peduli Api saling bahu-membahu mengatasi api. Melaksanakan sosialisasi ke desa-desa. Saat ini sudah membentuk tim terpadu dan dikoordinasikan dengan Dandrem 044 GAPO. APHI mengapresiasi apa yang disampaikan dansatgas. Meminta persetujuan dansatgas untuk membuat posko relawan guna mendukung kegiatan tersebut. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
10 Helikopter Siap Padamkan Kebakaran Lahan di Sumsel Sumsel
21 Jul 2018 Dilihat 241x

10 Helikopter Siap Padamkan Kebakaran Lahan di Sumsel

Palembang, Sumselprov.go.id – Untuk menjamin agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) maka pemerintah akan menyiapakan 10 helikopter untuk operasional pemadaman api jika terjadi kebakaran. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei saat di Ruang Rapat Posko Karhutla Prov. Sumsel  mengatakan, pada awal Agustus aka nada 10 helikopter untuk mengantisipasi Karhutla. “Untuk yang sudah beroperasional tiga helikopter. Sampai akhir Juli nanti ada enam helicopter dan awal Agustus di minggu pertama ada 10 helikopter,” ujar Wllem, Jumat (20/07/2018). Berdasarkan keterangan dar pemerintah di sini bahwa yang terbakar itu lahan sawit, namun saat ini masih diverifikasi. Ia pun menjelaskan untuk Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) akan dilakukan secepatnya paling lambat Senin. Mengingat awan masih cukup untuk dilakukan modifikasi dengan cara penyemaiaan awan (cloud seending) agar terjadi hujan buatan. Tujuannya agar lahan kering tidak mudah terbakar dan menurunkan  temperatur suhu udara. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Ada Sengketa Informasi Publik, Ayoo Hubungi Komisioner Informasi Sumsel Sumsel
21 Jul 2018 Dilihat 328x

Ada Sengketa Informasi Publik, Ayoo Hubungi Komisioner Informasi Sumsel

Palembang, Sumselprov.go.id – Dasar hukum bagi pelaksanaan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat adalah Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik guna memenuhi hak masyarakat atas informasi. Salah satu tugas Komisi Informasi Publik (KIP) Sumsel adalah menerima dan memutus permohonan sengketa informasi public melalui mediasi dan atau ajudikasi nonlitigasi yang diajukan oleh setiap pemohon. Lembaga Komisi Informasi ini terbentuk sejak tahun 2011 kemarin dan ini merupakan periode ke dua, tugas dan fungsinya adalah untuk menjalankan Undang-untang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik adalah menerima laporan terkait dengan adanya sengketa informasi, artinya permohonan informasi dari pemohon informasi tidak terpenuhi, ujar Ketua Komisioner Informasi Publik Sumsel Herlambang SH., MH kepada Tim Media Center Diskominfo Prov.Sumsel, Kamis (19/07/2018) di Kantor KIP Sumsel, Jalan Kapten A.Rivai Palembang. Pemohon Informasi bisa saja perorangan warga negara atau masyarakat ada juga sebagai badan atau lembaga (LSM, Yayasan, dll ) yang memang berdasarkan ketentuan harus mempunyai dasar  hukum yang syah disyahkan oleh Menkumham, lanjut Herlambang. Lebih rinci Ketua KIP Sumsel menjelaskan “Bentuk  sengketa informasi publik itu sendiri segala sesuatu informasi yang ada di lembaga baik pemerintah maupun non pemerintah itu pada prinsifnya berdasarkan ketentuan UU No.14 tahun 2008 memang terbuka dan juga merupakan hak dari masyarakat”. Paling tidak keberadaan Lembaga KIP Sumsel ini pertama untuk menyelesaikan sengketa informasi antara pemohon dan termohon, termohon sendiri adalah Badan Publik, baik Eksekutif, Legislatif, Yudikatif atau BUMN/BUMD. Sejak Periode kedua keberadaan KIP Sumsel ini sejak Agustus 2013  hampir keseluruhan dinas yang ada di Sumsel ini pernah diajukan sengketa ke KIP Sumsel, baik dinas yang ada di provinsi, kabupaten maupun kota. Adapun sengketa informasi yang paling menonjol pertama adalah permintaan transparansi data keuangan. Kedua ada BUMN/BUMD  (PLN,Bukit Asam, Pusri, Pertamina, dll) selain soal anggaran  juga hak perorangan, sebagai contoh kemarin ada dari Kabupaten Muara Enim, persoalan Nomor Induk Kependudukan (NIK), soal Dukcapilnya dan ini merupakan kasus hak pribadinya, kata Herlambang. Dalam hal terselenggaranya perhelatan akbar event olahraga Asian Games XVII Tahun 2018 di Palembang dan Jakarta KIP Sumsel pada prinsifnya memberikan dukungan berupa sosialisasi  Sumsel sebagai tempat perhelatan itu sendiri, sebagai contoh KIP Sumsel menyelenggarakan beberapa kegiatan diarahkan ke Sumsel seperti Rakor pada tahun 2017, pungkas Herlambang mengakhiri wawancara. Turut hadir dalam wawancara ini Drs. Muhammad Zaky Shahab, Elda Mutilawati, SH, Dra.Ustira, MM selaku Sekretaris KIP Sumsel yang juga merupakan Panitera Utama dan Drs. Tommy Thoha, M.Si selaku anggota Panitera serta staf administrasi KIP Sumsel. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/FS    

Baca Detail
Diklat PIM IV Angkatan VI Sumsel Lakukan Visitasi Dan Studi Banding Ke Diskominfo Sumsel Sumsel
20 Jul 2018 Dilihat 411x

Diklat PIM IV Angkatan VI Sumsel Lakukan Visitasi Dan Studi Banding Ke Diskominfo Sumsel

Palembang sumselprov.go.id- Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan menyambut  baik para peserta Kunjungan atau Visitasi Peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan VI Tahun 2018 di Ruang Rapat Dinas Kominfo Prov. Sumsel, Kamis, 19 Juli 2018. Para peserta berasal dari kab/kota yang ada di Provinsi Sumsel dengan jumlah 40 orang. Tujuan kunjungan ini yaitu melakukan studi banding mengenai penerapan program pelayanan publik yang berbasis elektronik oleh Diskominfo Sumsel . Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan melalui Kepala Bidang TIK dan Persandian, John Kennedy, SE., MSi, menyampaikan pesan kepada para peserta agar mengikuti segala proses diklat dengan baik, sehingga dapat meraih prestasi seperti yang diinginkan, dan dapat diaplikasikan ke daerah dan instansi masing-masing. “Diskominfo Sumsel bervisi untuk mewujudkan sistem dan layanan komunikasi dan informatika, persandian, dan Statistik yang handal dan profesional menuju Sumatera Selatan sejahtera, lebih maju dan berdaya saing Internasional”, ujarnya. Terkait hal tersebut, Diskominfo telah menerapkan beberapa program pelayanan masyarakat yang terintegrasi berbasis elektronik melalui program Sumsel Smart Province (S2C) yaitu konsep pemanfaatan ICT (Information and Communication Technologies) untuk semua aktivitas kegiatan dalam mendukung pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang efektif atau Good Governance. “Program S2C yang  telah dioperasionalkan ini menyediakan berbagai aplikasi dan layanan yang terdiri dari Sumsel on Hand, Sumsel Care, Sumsel Gov., Sidata (sistem informasi dan data), E-office, dan Sumsel Smart Wifi”, jelasnya. Aplikasi Sumsel on Hand merupakan aplikasi berbasis android yang berisi informasi tentang Sumsel berikut data public services, lokasi obyek wisata, dan lain-lainnya. Melalui aplikasi-aplikasi ini diharapkan wisatawan maupun masyarakat Sumsel dapat memperoleh informasi tentang Sumsel dengan mudah. “Tahun ini telah diselesaikan penyusunan perencanaan Sumsel Command Center (SCC) atau pusat kendali dan tahun 2018 proses pembangunan Sumsel Command Center akan segera dimulai dan ditargetkan selesai sebelum pelaksanaan Asian Games ke 18 tahun 2018”, pungkasnya. Program S2C ini merupakan langkah awal dalam pembangunan Sumsel Smart Province, ke depan program ini akan terus dikembangkan bersama dengan seluruh OPD di lingkungan Pemprov Sumsel dalam rangka menciptakan pelayanan publik yang inovatif modem dan memenuhi harapan semua lapisan masyarakat. Rombongan ini dipimpin ketua rombongan, Dr. Hj. Yuslainiwati., S.H., M.Kes menyatakan tujuan kunjungan ini adalah untuk mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkan selama proses diklat dalam rangka agenda inovasi yang terdiri dari berpikir kreatif, inovasi, konsep inovasi, dan potensi diri. “Diskominfo Sumsel disini telah layak untuk dijadikan media visitasi oleh para peserta diklat karena keunggulannya dalam memberikan pelayanan publik”, tutupnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel/ PE/ Editor: TM

Baca Detail
Menko Puan Sulut Api Obor Asian Games di Mrapen Sumsel
19 Jul 2018 Dilihat 222x

Menko Puan Sulut Api Obor Asian Games di Mrapen

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani (tengah) menyerahkan tinder box yang berisi api kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan) saat pengambilan api atau obor Asian Games di Mrapen, Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (18/7).   Purwodadi, Sumselprov.go.id -- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani menyalakan api obor Asian Games 2018 di objek wisata api abadi, Dusun Mrapen, Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (18/7). Puan mengungkapkan, pengambilan api ini merupakan sebuah kehormatan bagi Grobogan, karena apinya diambil mewakili seluruh Indonesia. "Sore nanti di Candi Prambanan, apinya akan dikawinkan dengan api dari India," kata Puan seperti dikutif dari Gesuri.id. Selanjutnya api abadi tersebut ditempatkan di dalam thunderbox yang kemudian diberikan ke Puteri Indonesia, estafet ke Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, dan diterima Torch Ambassador, Yustedjo Tarik yang merupakan legenda petenis putra Indonesia. Politisi PDI Perjuangan ini menyebutkan, akan ada 5 miliar mata yang akan menyaksikan perhelatan Asian Games 2018 yang akan berlangsung mulai 18 Agustus. Menurutnya, momentum Asian Games 2018 berdampak pada peningkatan potensi UMKM, ekonomi dan pariwisata Indonesia. "Saya terima laporan, ada 16 ribu orang dari 45 negara akan hadiri Asian Games di Jakarta dan Palembang. Mereka akan menikmati juga kuliner, hingga pemandangan. Jateng bisa nampung menerima kunjungan wisatawan," ungkapnya. Dari Mrapen, arak-arakan api obor Asian Games yang dibawa Yustedjo Tarik selanjutnya dibawa menuju Candi Prambanan. Namun sebelumnya, api abadi tersebut terlebih dulu berkeliling di Kota Semarang. Bersama legenda petenis putri Yayuk Basuki, api obor Asian Games 2018 dibawa keliling dari depan RRI Jalan Ahmad Yani-Simpang Lima-Jalan Gajahmada-Jalan Pemuda dan singgah di Balai Kota Semarang, yang disambut Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan jajaran Muspida Kota Semarang. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.