Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Pangdam II Swj Yang Baru Fokuskan Penanganan Karhutla dan Asian Games Sumsel
30 Jul 2018 Dilihat 158x

Pangdam II Swj Yang Baru Fokuskan Penanganan Karhutla dan Asian Games

Palembang, Sumselprov.go.id -- Dihari pertama menjalankan tugasnya sebagai orang nomor satu di jajaran Kodam II, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M.Hum., langsung fokus terhadap dua agenda penting di Sumatera Selatan (Sumsel), yakni mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dan mengamankan pelaksanaan Asian Games Ke-XVIII pada Agustus 2018 mendatang. Perintah Panglima sangat jelas dan tegas, tidak boleh terjadi kebakaran hutan sambut Asian Games ini, yang kita prediksikan ada 55 desa menjadi prioritas agar tidak terjadi kebakaran hutan,” kata Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M.Hum., Kamis (26/7) dalam sambutannya pada Apel Bersama Sertijab Pangdam II/Swj di Lapangan Jasdam II/Swj, Palembang. Asian Games sendiri akan kita dukung penuh dan masyarakat agar turut mendukung terlaksananya acara dengan baik,” kata Pangdam. Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan kembali memberikan himbauan agar untuk menjaga kebersamaan terlebih lagi dalam menyambut perhelatan akbar Asian Games.” Terus jalin kerjasama antara kita, saya akan kembali melanjutkan kerja yang telah dirancang sebelumnya,” ujarnya. Disela sela kata sambutan hingga akhir acara, ada yel yel penyemangat yang dilontarkan secara bersama sama oleh ribuan prajurit TNI yang hadir. Ketika Pangdam meneriakkan Sriwijaya para prajurit dan tamu undangan langsung menjawab Bhayangkara, ketika Pangdam mengatakan Bhayangkara para prajurit menyambut dengan kata Sriwijaya. Saat kata terakhir Asian Games diucapkan Pangdam, masih dengan semangat prajurit menjawab Luar Biasa. Saat diwawancarai oleh awak media usai Apel Bersama, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan menyampaikan bahwa, ada agenda penting yang tetap menjadi fokus dan harus dikawal oleh jajaran Kodam II, dan itu tentu fokus yang harus dilanjutkan, yakni Mencegah Karhutla dan Mengamankan Asian Games XVIII 2018. ”Saya tentunya akan melanjutkan tugas yang telah dilaksanakan oleh pak Mayjen AM Putranto sebagai Pangdam II/Swj sebelumnya”, ujar Pangdam. Saya mengajak semua elemen, terutama para prajurit TNI untuk sama-sama mendukung tugas yang akan diembannya kedepan memimpin jajaran Kodam II/Swj selanjutnya”, katanya. Apel bersama yang digelar Kodam II/Swj ini merupakan bagian dari rangkaian Sertijab Pangdam II/Swj yang telah dilaksanakan pada Senin (23/7) lalu di Mabesad yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono. Apel bersama ini diikuti oleh ribuan personel dari beberapa Satuan Setingkat Batalyon (SSY) yang berasal dari Satuan Tempur (Satpur) maupun Satuan Bantuan Tempur (Sarbanpur) serta kelompok Pamen, Pama, Bintara, Tamtama dan PNS Kodam II/Swj Garnizun Palembang. Selain itu, dalam apel bersama ini juga melibatkan prajurit dari Lanal Palembang, Lanud Palembang, Brimob Polda Sumsel, Ormas lainnya. Acara dihadiri oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adi Negara, Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono dan sejumlah organisasi seperti Pemuda Pancasila dan KNPI.#osk MC diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Gubernur Sumsel Resmikan Siloam Emergency Clinic Sumsel
30 Jul 2018 Dilihat 250x

Gubernur Sumsel Resmikan Siloam Emergency Clinic

Palembang sumselprov.go.id - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin menghadiri, sekaligus melakukan grand opening Siloam Emergency Clinic di Komplek Lippo Plaza Jakabaring, Sabtu (28/7). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh CEO Lippo Group James T. Riady, Ketua INASGOC Erick Thohir dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara. Untuk diketahui, selama perhelatan Asian Games, Rumah Sakit Siloam Sriwijaya UGD 24 Jam akan beroperasi untuk memberikan bantuan penanganan kecelakaan tingkat pertama, khususnya bagi para atlet. Siloam Emergency Clinic ini didukung pula oleh layanan ambulans 24 jam lengkap dengan peralatan medis untuk menangani kasus kegawatdaruratan, seperti serangan jantung, stroke, dan pendarahan berat.  Fasilitas lain yang dimiliki Rumah Sakit Siloam Sriwijaya UGD 24 Jam antara lain adalah laboratorium, farmasi, dan X-Ray. Untuk kasus-kasus kesehatan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, pasien dapat dirujuk ke rumah sakit-rumah sakit lain yang ada di jaringan Siloam seluruh Indonesia.  Gubernur Sumsel Alex Noerdin menuturkan, Provinsi Sumsel merupakan daerah zero konflik, melalui komitmen pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat Sumsel yang bersama menjaga kerukunan antar etnis dan kerukunan antar umat beragama. " Ada satu hal yang patut kita syukuri, selalu berulang disampaikan Alhamdulillah belum pernah terjadi, Insya Allah tidak pernah terjadi kerusuhan antar etnis, budaya apalagi kerusuhan antar umat beragama," ungkapnya  Alex menuturkan, hadirnya UGD 24 jam ini nantinya dapat beroperasi melayani atlet-atlet pada saat penyelenggaraan event olahraga terbesar setelah olimpiade yakni Asian Games 2018 mendatang. Lebih jauh Alex menguraikan, Rumah Sakit Siloam Sriwijaya UGD 24 Jam ini sangat strategis karena berdekatan dengan kawasan kebanggaan Provinsi Sumsel yaitu Jakabaring Sport City (JSC).  Dimana menurutnya, Jakabaring Sport City atau kawasan wisata olahraga yang dilengkapi venue terintegrasi dan berstandar international ini, memang sejak 2004 lalu hingga saat ini kiprahnya tidak berhenti bahkan jauh lebih baik.  "Kawasan JSC tak perlu diragukan lagi karena sudah menjadi salah satu kawasan olahraga terbaik di Indonesia bahkan dunia.  Kalau tidak yang terbaik kami tidak akan membangun," pungkasnya disambut tepuk tangan hadirin. (Humas Pemprov) Tim MC Diskominfo Prov Sumsel

Baca Detail
Resmi di-launching, Kebun Raya Sriwijaya Siap Kembangkan 300 Jenis Pohon Sumsel
30 Jul 2018 Dilihat 184x

Resmi di-launching, Kebun Raya Sriwijaya Siap Kembangkan 300 Jenis Pohon

Palembang sumselprov.go.id- Kebun Raya Sriwijaya Sumatera Selatan telah resmi di launching oleh Gubernur Sumatera Selatan, H. Alex Noerdin, sebagai salah satu kebun raya di Indonesia  bertempat di Jl Patra Tani Desa Bakung, Kecamatan Inderalaya Utara, Kab. Ogan Ilir, Jumat, 27/7. Kegiatan ini juga dilakukan untuk memperingati hari lingkungan hidup sedunia tingkat provinsi tahun 2018. Kebun Raya Sriwijaya merupakan salah satu bentuk percepatan pengembangan kebun raya di Indonesia, yaitu yang ditargetkan memiliki 47 kebun raya untuk pengembangan, dengan luas Kebun Raya Sriwijaya yaitu lebih kurang 100 Hektare terletak di lahan gambut basah. Pembangunan kawasan ini berdasarkan pada Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor : SK.485/Menhut-II/2012 tentang penetapan kawasan hutan dengan tujuan khusus untuk hutan penelitian dan pengembangan serta pendidikan lingkungan. “Ada lima fungsi dari kebun raya Sumsel apabila resmi beroperasi, yaitu tempat edukasi tentang tumbuh-tumbuhan dan penghijauan, baik untuk anak-anak sekolah dasar hingga perguruan tinggi”, ujar Alex. Kebun Raya ini adalah satu-satunya kebun raya yang dibangun di atas lahan basah atau rawa-rawa dan terdapat lebih dari 300 jenis pohon tumbuh-tumbuhan yang dikembangkan di lahan seluas seratus hektar. “Tempat ini juga dapat berfungsi untuk tempat wisata bagi masyarakat Sumsel dan dapat memberikan manfaat demi mendongkrak perekonomian warga sekitar lokasi kebun raya," ungkapnya. Perencanaan kebun raya telah dimulai sejak tahun 2010 tersebut merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Sumsel dalam pengelolaan lahan gambut melalui kerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). “Jika dikelola dengan baik dan profesional maka saya yakin dukungan dan bantuan dari berbagai negara yang perduli lingkungan akan terus mengalir pada pembangunan dan pengembangan Kebun Raya Sriwijaya ini”, pungkasnya. Kegiatan ini diisi oleh berbagai kegiatan mulai dari penebaran ikan daerah rawa (Ikan Gabus dan Ikan Lele) oleh Gubernur Sumsel, penanaman pohon Multi Purpose Trees Species (MPTS) dan pameran inovasi dan teknologi dari 17 Kabupaten/Kota se-Sumsel. Kemudian ada juga penyerahan hadiah pemenang lomba Kreasi Barang Bekas, lomba Melukis, dan lomba Foto Lingkungan Hidup tingkat SD, SMP, dan SMA se-Sumsel serta penyerahan penghargaan kepada perusahaan peduli lingkungan dalam upaya pencegahan Karhutlah, dan penyerahan penghargaan kepada kelompok masyarakat peduli Api. *Rel Turut hadir Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Dr. Ir. Tri Laksana Handoko M.Sc. MC Diskominfo Prov Sumsel/PE/ Photographer: Humas Pemprov

Baca Detail
Cegah Karhutla, Satgas Karhutla Sumsel Prioritaskan 56 Desa Sumsel
30 Jul 2018 Dilihat 223x

Cegah Karhutla, Satgas Karhutla Sumsel Prioritaskan 56 Desa

Palembang, Sumselprov.go.id -- Komandan Satgas Karhutla Sumsel Kol Inf Iman Budiman SE mengingatkan,  tiga hari lagi sudah memasuki siaga merah. “Mekanisme seperti Ini belum pernah dilakuan. Dalam perintah operasi Satgas yang disampaikan pada bulan April sudah dipetakan tentang kondisi-kondisi siaga.” Ada siaga hijau, siaga kuning, maupun siaga merah. Siaga merah itu dirancang waktunya sesuai dengan kaitan dengan Asian Games. 20 Juli hingga 5 September durasi siaga merah,” kata Kol Inf Iman Budiman SE Dansatgas Karhutla Sumsel didampingi Wakil Bidang Teknis H Yulizar Dinoto SH dan H Iriansyah SSos SKM MKes, dan Kompol Tri Wahyudi dari Polda Sumsel memimpin Rakor Satgas Karhutla di Sumsel, beberapa waktu yang lalu. Dijelaskan Iman, semua pengerahan, strategi operasi diterapkan di sana dengan titik-titik berat. Idealnya ada 60 tim terdiri dari Satgas gabungan sebanyak 10 orang yang terdiri dari angkatan darat 4-5 orang. Ada satuan tugas penegakan hukum di situ, ada manggala agni di dalamnya sebagai pasukan pengintai depan yang akan berputar melindungi daerah-daerah kolam yang tercatat spot desa yang paling rawan. “Ada 56 desa prioritas, operasi mereka satu tim itu bisa dua kecamatan. Idealnya ada dua tim yang bergerak tiap harinya. 1 X 24 jam mereka berputar kurang lebih 200-an km, mensosialisasikan sambil mencari bahan kontak mengikuti kegiatan masyarakat di sana mulai bangun paginya dan mereka betul-betul tidur di hutan, tahu persis situasi di wilayah itu terjadi,” kata Iman yang juga Danrem 044/Gapo. Yang lainnya operasi imbangan dilakukan Kodim-Kodim lain. Ini Kodim OKI, OI dan Banyuasin. Itu spot yang 56 yang mengarah ke Palembang, mengganggu Asian Games. “Dari pada saat siaga kuning kita melakukan patroli. Kita melihat tumpukan di dalamnya ada cara teknik membakar yang kebetulan tidak terbakar. Sekarang masih siaga kuning 15 Mei sampai 20 Juli. Siaga hijau sejak januari hingga 15 Mei,” katanya.#osk MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Untuk Bebas Asap, Sumsel Dalam Posisi Siaga Merah Sumsel
30 Jul 2018 Dilihat 422x

Untuk Bebas Asap, Sumsel Dalam Posisi Siaga Merah

Palembang, Sumselprov.go.id -- Staf Khusus Gubernur Sumsel Bidang Penanggulangan Bencana Alam, H Yulizar Dinoto mengatakan, pihaknya bersama Korem Gapo, pihak perkebunan dan HTI sepakat untuk bersama-sama membantu pelaksanaan daripada Sumsel bebas asap dengan pada posisi siaga merah dari tanggal 20 Juli hingga 25 Juli 2018. “Dengan sandi , operasi darat , yaitu operasi Pati Geni (terdiri TNI/Polri , masyarakat setempat dan instansi terkait) dari selama 50 hari, di 56 desa yang diprediksi rawan dengan kebakaran hutan dan lahan di Sumsel dan operasi ini selama 24 jam menjaga areal itu agar tidak terbakar, “katanya, Selasa (24/7). 56 Desa tersebut menurutnya, terdiri dari desa yang berada di OKI, Ogan Ilir, Banyuasin, Muaraenim, Muba dan PALI,” Yang asapnya berpotensi masuk ke Palembang khususnya Jakabaring di jaga selama 24 jam,” katanya Selain itu operasi darat juga dilakukan operasi udara yang dalam waktu singkat akan ditambah armada yang sekarang ini ada empat helikopter akan ditambah menjadi enam helikopter menjadi 10 helikopter paling lambat akhir bulan ini. “Disamping ada operasi penegakan hukum plus penyuluhan,” katanya. Pihaknya meminta semua perusahaan perkebunan dan HTI bersama –sama menjaga lahan dan kebun, hutan punya mereka dari karhutla, dan siaga bersama-sama regu pemadam kebakaran dan membantu operasi pati geni. Sedangkan Ansyori, Plt Bagian Tanggap Darurat BPPD Sumsel usai Rapat Koordinasi (Rakor) pengendalian Karhutbunla di lingkungan Perusahaan, Perkebunan dan Hutan Tanaman Industri (HTI) bertempat di Balai Prajurit Markas Korem 044/Gapo Jln. Jenderal Sudirman KM. 4,5 Palembang, Selasa (24/7) Ansyori mengatakan, kalau hot spot di Sumsel tetap ada dan terkendali. “Hot spot tentative , data Lapan tidak terlalu up date dan itu sebagai informasi dan untuk real timenya kita tetap melakukan patrol darat dan udara, untuk helikopter ada lima unit dan kita minta agar ditambah karena menjelang Asian Games untuk efektivitas patrol kita tingkatkan,” katanya. Untuk hot spot tersebar di beberapa kecamatan,” Kalau lahan terbakar akibat hot spot 360 hektar di Cinta Jaya dan Layu Labu, OKI semua,” katanya sembari mengatakan karhutla masih terkendali. #osk MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Panglima TNI Jamin Sumsel Bebas Asap Saat Asian Games Sumsel
30 Jul 2018 Dilihat 150x

Panglima TNI Jamin Sumsel Bebas Asap Saat Asian Games

Palembang, Sumselprov.go.id -- Adanya kebakaran lahan dan hutan di wilayah Sumsel, saat ini terus dilakukan penanganan jangan sampai membesar dan melebar ke wilayah lain. Dari itulah, saat ini personil gabungan terus berjibaku memadamkan api dari kebakaran lahan dan hutan di wilayah OI dan OKI. Dengan kerja keras personil gabungan dilapangan yang saat ini dilakukan, dipastikan Sumsel bisa bebas asap. Hal ini untuk nama baik Indonesia saat pelaksanaan Asian Games di Palembang. "Dengan apa yang disampaikan tadi, tiap panas saja langsung dilakukan penyiraman saya yakin sekali pelaksanaan Asian Games nanti dengan kalkulasi yang ada, Sumsel tidak akan ada asap," tegas Panglima TNIMarsekal Hadi Tjahjanto, Selasa (24/7/2018). Jaminan yang diberikan orang nomor satu di TNI ini, karena seluruh personil gabungan terus bekerja keras memadamkan api meski api yang membakar hutan masih kecil. Sehingga, api yang membakar lahan tidak menyebar dan membasar sampai membakar lahan lainnya. Disisi lain, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengungkapkan dengan kesiapan personil gabungan dilapangan pemadaman kebakaran lahan dan dapat segera ditanggulangi dan dipadamkan. Dengan kata lain, api tidak sampai membesar dan langsung dapat dipadamkan. "Lihat saja, tidak ada asap di langit Palembang. Udaranya juga masih sehat. Jadi masyarakat jangan khawatir, kami jamin tidak akan ada asap yang menyelimuti Sumsel," ungkap Zulkarnain. MC Diskominfo Prov. Sumsel/CleY

Baca Detail
Sumsel Pertama Kalinya Mengadakan Festival Landscape Sumsel
29 Jul 2018 Dilihat 160x

Sumsel Pertama Kalinya Mengadakan Festival Landscape

Palembang, Sumselprov.go.id -- Untuk pertama kalinya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengadakan South Sumatera Landscape Festival. Acara ini juga pertama kalinya diadakan di Indonesia Direktur Eksekutif Kolega Sumsel, Dr. Najib Asmani mengatakan bahwa, South Sumatera Landscape Festival ini mengusung tema "Dari Sumsel untuk Indonesia". Hal ini diselenggarakan untuk mempromosikan pendekatan lanskap sebagai sebuah cara baru dalam pengelolaan sumberdaya alam secara holistik dan terpadu. "Provinsi Sumsel merupakan salah satu pelopor dalam implementasi pendekatan lanskap, sebagai contoh adalah Proyek Kemitraan Pengelolaan Lanskap Sembilang-Dangku (Kelola Sendang)," ujarnya saat di Aryaduta, Selasa (24/7/2018) seperti dikutif dari Tribunnesw.com Festival Lanskap Nusantara berisi rangkaian acara diantaranya adalah Seminar Nasional Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang didukung oleh Badan Litbang Kehutanan Provinsi Sumsel, Seminar Internasional Pendekatan Lanskap yang didukung oleh WRI, ICRAF, Wetlands Indonesia, dan ZSL Indonesia, Sarasehan Lanskap Nusantara yang didukung oleh Proyek KELOLA Sendang-ZSL dan Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL), serta kunjungan lapang (site-visit) yang didukung oleh Yayasan Belantara dan Mongabay Indonesia. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY  

Baca Detail
Sumsel Jadi Contoh Pembangunan Hijau Sumsel
29 Jul 2018 Dilihat 207x

Sumsel Jadi Contoh Pembangunan Hijau

Koordinator KOLEGA Sumsel, Syafrul Yunardi bersama tim seminar bertajuk ‘Menerjemahkan Pendekatan Lanskap ke dalam Praktik Pembangunan Hijau’, saat sesi wawancara dengan awak media, Selasa (24/7/2018) di Hotel Aryaduta    Palembang, Sumselprov.go.id -- Pemerintah Provinsi Sumsel telah mencanangkan pertumbuhan hijau sebagai salah satu visi pembangunan. Hal tersebut bisa dicapai jika terjadi kemitraan antara pemerintah, swasta dan masyarakat dalam mendukung keseimbangan aspek produksi dan konservasi. Ditemui usai seminar bertajuk ‘Menerjemahkan Pendekatan Lanskap ke dalam Praktik Pembangunan Hijau’, Selasa (24/7/2018) di Hotel Aryaduta Palembang, Koordinator KOLEGA Sumsel, Syafrul Yunardi mengatakan, Sumsel telah berhasil mengembangkan pendekatan lanskap. Sumsel bahkan merupakan percontohan bagaimana pendekatan lanskap dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip ilmiah. “Sumatera Selatan adalah laboratorium lapangan bagi implementasi pendekatan lanskap di Indonesia," ujarnya seperti yang dikutif dari SripoKu.com Menurutnya, visi lingkungan hidup merupakan agenda jangka panjang yang harus dilakukan secara konsisten, sehingga diperlukan sebuah percontohan di lapangan dalam bentuk pengelolaan lanskap berkelanjutan. Selain itu, Pemrov Sumsel juga telah berupaya membangun praktik pembangunan hijau, dengan tersusunnya dokumen Green Growth Masterplan 2017-2030, yang juga telah diterjemahkan ke dalam Peraturan Gubernur. Terkait seminar internasional yang tengah digelar, Nirarta Samadhi, Direktur WRI Indonesia mengatakan, hal itu sebagai salah satu upaya untuk mengumpulkan berbagai pembelajaran terkait pengelolaan lanskap di Sumsel, Pemrov dan KOLEGA mengumpulkan para pakar lingkungan. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
INASGOC Bersama Panitia Daerah Sumsel Siap Matangkan Persiapan Asian Games 2018 Sumsel
28 Jul 2018 Dilihat 188x

INASGOC Bersama Panitia Daerah Sumsel Siap Matangkan Persiapan Asian Games 2018

Palembang Sumselprov.go.id- Menghitung hari menuju pelaksanaan Asian Games 2018, INASGOC bersama Panitia Daerah Sumatera Selatan terus melakukan persiapan yang matang di venue-venue dan infrastruktur yang ada di Jakabaring Sport City (JSC) dan Sriwijaya Promotion Center (SPC) melalui rapat koordinasi yang dilaksanakan di Jakabaring Sport City, Jumat, 27/7. Rapat ini bertujuan untuk berkoordinasi mengenai pengecekan kesiapan venue dan non venue Asian Games (AG) 2018 dan membahas mengenai kesiapan venue-venue dan non venue yang akan digunakan selama AG berlangsung. Rapat dipimpin oleh Ganesan Sundarammoorthy OCA Adviser- Asian Games 2018 dan Brigjend TNI Dr. Yudi Sutrasna. Rapat membahas kendala dan solusi yang disiapkan untuk menunjang penyempurnaan infrastruktur venue maupun non venue yang mendukung kesuksesan perhelatan akbar ini, diantaranya yaitu penerangan, tribun, dan fasilitas penunjang lainnya. "Saat ini, menghitung hari menuju Asian Games 2018, Tim Inasgoc siap berkoordinasi dan berupaya untuk menangani dan memberikan solusi yang terbaik pada setiap kendala yang ada di venue dan non venue agar Asian Games 2018 dapat terlaksana dengan sukses", ujar Yudi. Turut hadir Direktur IT, Broadcast, dan Media, sekaligus Plt Kadis Kominfo Provinsi Sumsel, Dr. Inanda Karina untuk mengkoordinasikan mengenai kesiapan SPC sebagai sumber informasi media lokal maupun mancanegara terkait Games Time yang dilaksanakan saat Asian Games 2018. “SPC harus segera disiapkan dengan baik karena perkiraan tanggal 5 Agustus awak media lokal maupun mancanegara mulai berdatangan untuk mempersiapkan peliputan mengenai Asian Games 2018”, ungkapnya. Pada pembahasan mengenai rapat, Inanda mengungkapkan agar semua pihak terkait dapat bekerjasama untuk mempersiapkan SPC diantaranya mengenai kebutuhan listrik, air, maintenance service,  security service, beutification, medical supports, dan  media guide books. “Untuk menunjang kesiapan SPC, tanggal 30 Juli rencananya akan dilakukan rapat koordinasi dengan dinas terkait dan diharapkan juga dapat dihadiri oleh Pihak Inasgoc agar tercipta koordinasi dan komunikasi yang baik”, pungkasnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel/ PE

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.