Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
TN Sembilang Cagar Biosfer Dunia, Alex Ingin Promosi Kapal Wisata Belantara Sampai Luar Negeri
Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin melaunching Kapal Wisata Belantara Sungai Musi- Sembilang di Pelataran Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, BKB Palembang. Kapal wisata belantara yang diinisiasi oleh Yayasan Belantara bertujuan untuk kegiatan ekowisata khusus di Kawasan Taman Nasional Sembilang di Wilayah Kabupaten Banyuasin dan Musi Banyuasin. Kegiatan ini dihadiri pula oleh Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan SIP M Hum, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara, Penjabat Walikota Palembang Dr H Akhmad Najib SH M Hum. Gubernur Sumsel Alex Noerdin menuturkan, Taman Nasional Sembilang adalah milik dunia, dimana pada Sidang The Man and Biosphere UNESCO ke-30 di Palembang yang diselenggarakan pada tanggal 23- 28 Juli 2018 telah ditetapkan sebagai salah satu Cagar Biosfer Dunia. "Ini satu capaian luar biasa kerja keras bertahun-tahun membuktikan bahwa Sumsel sangat memperhatikan lingkungan," katanya seperti dikutif dari Tribunnews.com Selain itu pula, Alex mengaku Provinsi Sumsel telah sukses mempromosikan sebagai salah satu destinasi sport tourism terkemuka di Asia "Tapi ini ada lagi nature tourism sembilang, Danau Ranau, Gua Harimau, kemudian sejuta megalit. Disini ada Yayasan Belantara barangkali karena yayasan belantara sangat peduli terhadap lingkungan pastilah Saya yakin yayasan ini akan mau membantu untuk mengembangkan nature tourism yang lain," tuturnya Kedepan Alex berpesan kepada Walikota Palembang, untuk diperhatikan operasionalnya serta pemanfaatannya. Kemudian, Ia menghimbau untuk mempromosikan kapal ini dikemas hingga terpromosikan ke seluruh daerah bahkan negara lain. "Operasionalnya dan pemanfaatannya tanggung jawab ini diberikan kepada Walikota Palembang, karena berada dalam wilayahnya dan bekerjasama dengan Musi Banyuasin dan Banyuasin," pungkasnya MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
9 Hari Perhelatan Asian Games XVIII, Posko Karhutla Lakukan Rapat Koordinasi Teknis Harian Cegah Api dan Asap
Palembang, Sumselprov.go.id – Gubernur Alex Noerdin menargetkan agar Sumatera Selatan bebas api dan asap menjelang dan selama Asian Games 2018. Mengingat perhelatan Asian Games 2018 berlangsung saat musim kemarau. Demi mendukung target tersebut, Posko Satuan Tugas Siaga Darurat Bencana Asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Sumatera Selatan (Prov.Sumsel)Tahun 2018 menggelar Rapat Koordinasi Teknis dan Evaluasi Karhutla, yang dipimpin langsung oleh Dansatgas Karhutla, Danrem 044 Gapo Imam Budiman bertempat di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Prov.Sumsel, Jumat (10/08/2018). Rapat Koordinasi dihadiri langsung Danlanud SMH Palembang, BNPB RI, BMKG SMB II, Operator Helikopter, UNOPS, Balai PPI Karhutla Prov.Sumsel, Dinas Komunikasi dan Informatika Prov.Sumsel, Dinas Pertanian, Manggala Agni dan Arnav. Dansatgas Karhutla, Imam Budiman, mengatakan Kita sudah memasuki hari ke 20 dari Operasi Siaga Merah masih ada 23 hari tersisa tetapi kita masih punya 82 hari dari Operasi Satgas Karhutla Sumatera Selatan selesai. 20 Juli adalah warning up, saat pemanasan dari kondisi puncak tingkat kerawanan karhutla di Sumsel. Apabila kita melihat peta yang disediakan oleh BMKG, BRG dan oleh lembaga-lembaga lain yang kompoten dalam statistic ukur. Ada status Hijau, Kuning dan Merah. Dalam melaksanakan tugas yang dibebankan masih banyak hal yang harus kita benahi bersama dengan satu kesatuan system baik operasi darat, operasi udara dan subsatgas. Pada 31 Oktober Satuan Tugas sudah selesai beroperasional tetapi penyelesai administrasi masih harus kita selesaikan dengan data-data real yang digunakan, tutup Dansatgas. Sementara Kalaksa BPBD Prov.Sumsel, H.Iriansyah S.Sos, SKM., M.Kes menyampaikan rapat harian ini harus dikondiskan selama jelang dan dilaksanakanya perhelatan Asian Games XVIII. Hari ini dilaporkan (Jumat, 10/08/2018) ada satu, dan hot spot yang hari sebelumnya sudah padam semua. MC Diskominfo Prov.Sumsel/Cley/FS
Sumsel
Direktur IT, Broadcasting, dan Medsos Ajak Masyarakat Sukseskan Asian Games 2018
Palembang sumselprov.go.id- Terdapat hal yang istimewa dari penyelenggaraan Asian Games 2018 dibandingkan event olahraga sebelumnya, yaitu para jurnalis harus melakukan akreditasi media sebagai salah satu syarat akses ke venue maupun non venue, begitu yang dinyatakan oeh Direktur IT, Broadsacting, dan Media Sosial Sumatera Selatan, Dr. Inanda Karina, dalam acara dialog interaktif gebyar olahraga bersama RRI Radio di Sriwijaya Promotion Center (SPC), Jumat, 10/8 yang bertemakan kesiapan SPC melayani jurnalis untuk mensukseskan Asian Games 2018. “Penyelenggaraan Asian Games 2018 akan didukung oleh kurang lebih 1500 media asing lokal, nasional, dan internasional, oleh karena itu kita juga harus menyediakan sarana prasarana berupa listrik, air, internet, dan instalasi alat elektronik yang mendukung awak media untuk bekerja, ”, ungkapnya. Inanda menjelaskan bahwa pengelolaan gedung SPC dilakukan melalui lintas koordinasi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Palembang yang persiapannya dilakukan secara gotong royong dengan dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, H. Nasrun Umar dan Sekretaris Daerah Kota Palembang, Harobin Mastofa. Inanda mengungkapkan bahwa persiapan Asian Games 2018 didukung oleh berbagai elemen yang ada di Sumsel, baik dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota, dan stakeholder yang memberikan dampak yang signifikan dalam pembangunan infrastruktur Sumsel berupa Light Rel Transet (LRT), Fly Over, Jembatan, dan lainnya. Selain itu, Jakabaring Sport City juga mampu membangun venue-venue yang berstandar internasional. “Gedung SPC menyiapkan total kapasitas listrik sebesar 800 Kwh, dengan suplai listrik yang berasal dari dua penyulang dan sebanyak 50 akses poin akses internet yang disediakan gratis untuk para awak media. Kedua fasilitas telah dilakukan uji coba untuk mengantisipasi kendala yang mungkin dihadapi selama Asian Games 2018 berlangsung”, ucapnya. Beliau berharap agar masyarakat dapat turut serta dalam mensukseskan Asian Games 2018 dengan cara menjaga kondusifitas dan berusaha menjadi tuan rumah yang baik, selain itu juga masyarakat diajak untuk menjaga segala fasilitas dan infrastruktur yang telah dibangun di Sumatera Selatan dengan baik setelah Asian Games selesai dilaksanakan. Menambahkan Media PR INASGOC, Ihsan Zuyadi, mengatakan bahwa standar OCA menetapkan bahwa pada masing-masing venue yang ada di Jakabaring Sport City juga menyediakan media workroom dan press conference dengan waktu buka yaitu 1 jam sebelum games dimulai dan 2 jam setelah games berakhir, sedangkan media center di SPC dibuka untuk para wartawan selama 24 jam. “Bagi para wartawan dilarang memasuki atlet village, untuk segala keperluan peliputan berita saat di venue telah disediakan press conference zone, media tribun, dan area pengambilan gambar yang menunjang awak media untuk memperoleh infomasi”, tutupnya. MC Diskominfo Prov Sumsel/ PE/ Editor: TM
Sumsel
Asian Games 2018: Alex Noerdin Menerima Tamu Jurnalis Media Indonesia
Palembang sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan, H. Alex Noerdin menerima tamu jurnalis Media Indonesia dalam rangka sesi wawancara langsung tentang progress persiapan semua lini maupun fasilitas serta pendukung lainnya untuk kesuksesan iven Asian Games 2018 jelang 9 hari menuju perhelatan akbar di Griya Agung, Kamis, 9/8. “Saya bangga karena menjadi pemegang pertama obor api Asian Games 2018 di Palembang. Hal ini mengingatkan pada kilas balik upacara serah terima tuan rumah Asian Games Oktober 2014 yaitu ketika saya menerima obor Asian Games handover dari Korea Selatan ke RI oleh Presiden OCA, Sheikh Ahmad Al Fahad Sl Sabah”, ucapnya. Menambahkan, Alex juga ungkapkan bahwa Palembang mampu menjadi tuan rumah Asian Games 2018 karena memiliki kondusifitas daerah dan fasilitas olahraga yang telah dipersiapkan sejak PON 2014 dan ada total 42 kali sport event internasional yang diselenggarakan di Sumsel dalam waktu 4 tahun yaitu dari 2011-2017. “Jakabaring pada tahun 2010 masih berlahan rawa, namun mampu disiapkan menjadi venue olahraga hanya dalam kurun waktu 11 bulan untuk mendukung kesuksesan Sea Games 2011 saat itu. Kemudian saat ini JSC telah memiliki berbagai fasilitas dengan venue berstandar internasional salah satunya yaitu venue dayung, yang merupakan venue dayung terbaik dan satu-satunya berada di tengah kota”, jelasnya. Beliau juga pelaksanaan Asian Games 2018 di Palembang juga akan didukung oleh infrastruktur yang ada seperti LRT, RSUD berstandar Internasional, dan penambahan kapasitas bandara. “Setelah Asian Games 2018 berakhir, fasilitas-fasilitas ini diharapkan dapat dijaga dengan baik oleh semua pihak baik Pemerintah Provinsi maupun seluruh masyarakat Sumsel”, pungkasnya. Turut mendampingi Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Sumsel, Dr. Inanda Karina. MC Diskominfo Prov. Sumsel/ PE/Editor: TM
Sumsel
Gubernur Sumsel Hadiri Pemecahan Rekor Muri Pempek Terbanyak Ber-SNI
Palembang, sumselprov.go,id - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Palembang terus berupaya mempromosikan makanan khas Palembang “Pempek” agar dapat go internasional Berbagai upaya dilakukan untuk menjadikan pempek menjadi produk global, salah satunya dengan pemecahan rekor Muri penyajian pempek terbanyak, 18.818 pempek, di Benteng Kuto Besak Palembang, Rabu (8/8). Menteri Pariwisata RI Arief Yahya mengatakan, pempek sudah menjadi trending topik nasional. Dirinya berharap, pemecahan rekor penyajian pempek terbanyak tersebut juga jadi trending topik. “Paket pempek tujuh ton per hari keluar Palembang itu adalah luar biasa. Saat ini top lima5 kuliner Indonesia yang mendunia adalah rendang, soto, nasi goreng, gado-gado, dan tempe semoga pempek bisa jadi nomer enam kuliner Indonesia yang mendunia,” ujar dia. Ditambahkannya, Palembang memiliki dua potensi yang dapat mendunia yaitu pempek dan songket. Dirinya berharap, keduanya bisa menjadi potensi yang mampu mendorong Palembang makin dikenal dunia dan wisatawan tertarik mengunjungi Bumi Sriwijaya ini. Sementara itu Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengatakan saat ini konsumsi dan pengiriman pempek ke luar Palembang mencapai 7 ton, Bukan hanya ke dalam kota besar Indonesia, pengiriman ini juga menjangkau Negara-negara Asia seperti Malaysia hingga ke Singapura. “Sekarang ini penerbangan melalui bandara sudah 40 kali lebih. Dalam waktu dekat kita akan buka penerbangan ke kota besar China, saya yakin permintaan pempek ini akan naik lagi lebih 7 ton”, jelasnya. Dikatakan Alex, Pemecahan Rekor MURI ini tidak boleh disia-siakan karena bias dijadikan momen untuk Pempek goes to international. Apalagi pempek yang dibuat ini sudah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Diapun berharap pempek segera menyusul tempe menjadi makanan Indonesia yang mendunia. “Selain mempopulerkan pempek, acara ini juga baik untuk menggalakkan masyarakat mengkonsumsi ikan dan olahannya”, jelasnya, Sementara, Deputi Bidang Informasi dan Pemasyarakatan Standardisasi-BSN, Zakiyah mengungkapkan tujuan pemecahan rekor ini menjadi momentum untuk mendukung Asian Games 2018 serta memperkenalkan salah satu makanan tradisional Palembang, Pempek Ikan, ke komunitas global. Event ini akan dihadiri lebih dari 15.000 orang dari 45 negara. Lanjut Zakiyah, lebih dari 7 ton pempek dikirim ke luar Palembang, sebagian dikirim ke negara tetangga kita, yaitu Malaysia, Singapura dan Thailand. “Pempek sangat berpotensi menjadi produk global, menyusul Tempe yang pabriknya saat ini sudah ada di Jepang, Jerman, Belanda dan Amerika Serikat. Langkah Tempe tersebut dimulai dengan penyusunan Standar Nasional Indonesia SNI 3144 tahun 2009 yang kemudian dikembangkan menjadi standar CODEX STAN 313R tahun 2013 atau standar pangan dunia,” ungkap Zakiyah. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM
Sumsel
Rapat Persiapan Tabletop Exercise Bencana Asap Akibat Karhutla
Palembang, Sumselprov.go.id -- Dalam rangka mengantisipasi bencana asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan guna menyukseskan penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahun 2018 di Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, maka Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memfasiltasi kegiatan Tabletop Exercise (TTX) Geladi Ruang. Kegiatan tersebut dilaksanakan bertempat di Korem 044 Gapo, Jalan Jenderal Sudirman KM.4 No.5 Palembang, Selasa (07/08/2018). Rapat persiapan tersebut dipimpin perwakilan Direktur Kesiapsiagaan BNPB RI, Eny dan dihadiri dari BPBD Prov.Sumsel, Dinas Komunikasi dan Informatika Prov.Sumsel, Korem 044 Gapo, Kodam II Sriwijaya, BPPIKHL Prov.Sumsel, BPBD Kabupaten OKI Dalam arahannya Eny menjelaskan terkait pelatihan TTX merupakan salah satu upaya untuk efektivitas penanganan darurat bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan sehingga saat pelaksanaan Asian Games 2018 dapat terlaksana dengan baik. "TTX sendiri adalah latihan untuk menguji atau mengevakuasi juga mengkaji kebijakan prosedur, dan informasi guna meningkatkan kapasitas kesiapan personil daerah dalam penanganan darurat bencana Karhutlah" ujar Eny Lanjutnya dalam pencapaian peningkatan pemahaman mengenai sistem penanganan darurat bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang berjenjang yang melibatkan Multipihak secara terpadu dan juga terwujudnya jaringan komunikasi yang baik. "Dengan adanya rapat ini semoga pelatihan yang akan dilaksanakan besok tanggal 8 sampai 9 Agustus 2018 di hotel Inna Daira dapat terlaksanakan dengan baik, cepat, tepat, terpadu dan juga efektif, untuk itu diperlukanya pelatihan bersama yaitu Tabletop Exercise atau TTX yang difokuskan untuk Efektibilitas penanganan Karhutlah dan yang terpenting untuk mensukseskan Asian Games di 2018"pungkasnya MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/FS
Sumsel
Usai Dilantik Jadi Pj Wali Kota, Najib Diminta Keliling Palembang
Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin berpesan kepada Penjabat (Pj) Wali Kota Palembang Ahmad Najib, untuk menyelesaikan pekerjaan yang belum selesai sebelum perhelatan Asian Games 2018 digelar. Hal tersebut dikatakan orang nomor satu di Sumsel ini dalam pelantikan Penjabat Wali Kota Palembang di Griya Agung, Senin (6/8/2018) malam. “Saya beri waktu kurang lebih dua minggu untuk menyelesaikan apa saja yang belum beres segera dibereskan, karena perhelatan Asian Games 2018 tinggal sebentar lagi,” ujarnya. Dia juga mengakui, sejauh ini memang ada hal-hal yang belum selesai sepenuhnya. Jadi ini tugas Penjabat Wali Kota Palembang yang baru. “Najib, sudah dilantik ini balik ke rumah lepaskan baju putih itu, lalu berkeliling lah malam ini di Kota Palembang, lihat mana yang belum beres segera dibereskan. Jangan mengecewakan kami, yang sudah susah payah menyiapkan semuanya untuk perhelatan Asian Games,” canda Alex di depan puluhan tamu undangan. Dia juga berharap kepada pejabat di Kota Palembang dari atas hingga ke bawah untuk mendukung penuh tugas Penjabat Wali Kota Palembang yang baru karena tugas ke depan tentunya semakin berat. “Mari kerja bersama-sama sukseskan Asian Games, jangan sampai listrik dan air mati. Apa lagi sampai ada sampah yang menumpuk di kawasan pertandingan,” tuturnya seperti dikutif dari GlobalPlanet.com Sementara Penjabat Wali Kota Palembang Akhmad Najib mengaku sangat bersyukur atas kepercayaan Gubernur Sumsel Alex Noerdin kepada dirinya untuk kembali memimpin Kota Palembang. “Alhamdulillah saya dipercaya kembali untuk memimpin. Saya berjanji akan memaksimalkan kinerja dan pelayanan Pemerintahan Kota Palembang,” akunya. Sebagai Sekertaris Umum Pelaksanaan Asian Games XVIII-2018 Sumsel, Akhmad Najib meyakini semua persiapan menjelang Asian Games telah rampung. “Kita sudah siap sukseskan Asian Games,” katanya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Gubernur Sumsel Dianugerahi Gelar Widyaiswara Ahli Utama Kehormatan
Palembang Sumselprov.go.id- Hanya dua orang Gubernur se-Indonesia, Gubernur Sumatera Selatan, H. Alex Noerdin menjadi salah satu Gubernur yang dianugerahi Gelar Widyaiswara Ahli Utama Kehormatan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI di Ruang Aula Prof. Dr. Agus Dwiyanto MPA, Kantor LAN RI Jakarta, Senin (6/8). Penganugerahan ini dilakukan langsung oleh Kapala LAN RI, Dr. Adi Suryanto M.Si. Penganugerahan ini merupakan perhatian yang besar terhadap pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN dan menjadi salah satu tambahan prestasi yang diraih oleh Alex Noerdin selama kepemimpinannya menjadi Gubernur Sumsel. Selain Gubernur Sumsel Alex Noerdin, penganugerahan gelar yang sama juga diterima oleh Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo (Pakde Karwo). Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi dan dedikasi yang tinggi kedua Gubernur tersebut terhadap pengembangan kompetensi ASN. Kepala LAN RI, Dr. Adi Suryanto M.Si mengatakan, pihaknya sengaja mengundang secara khusus dua Gubernur pada peringatan HUT ke-61 LAN RI kali ini yakni Gubernur Gubernur Sumatera Selatan Ir. H. Alex Noerdin dan Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo (Pakde Karwo), karena kedua Gubernur tersebut merupakan kepala daerah yang sangat berprestasi. "Kita sengaja mengudang secara khusus dua Gubernur ini karena akan memberikan penghargaan atas kontribusi dan dedikasi yang tinggi terhadap pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara," ungkapnya. "Pak Gubernur Alex Noerdin ini merupakan sosok Kepala daerah yang sangat perduli terhadap ASN. Selain itu, beliau ini alumni terbaik, walaupun dulu ada di catatan diklatnya sering keluar malam," ucap canda Kepala LAN RI, Adi Suryanto. Sementara itu, Gubernur Sumsel Alex Noerdin dalam kata sambutanya mengatakan, secara pribadi dirinya sangat merasa terhormat mendapatkan gelar Widyaiswara Ahli Utama Kehormatan. "Saya pribadi sungguh merasakan kehormatan ini mendapatkan Gelar Widyaiswara Ahli Utama Kehormatan, luar biasa bagi saya pribadi, yang saya dapatkan ini persis sama dengan yang di dapat Pakde Karwo," ujar Alex. Menurut Alex Noerdin, untuk meraih gelar Widyaiswara Ahli Utama Kehormatan tidaklah mudah, sebagai kepala daerah dirinya telah memalui banyak tahapan dan semua jenjang pelatihan diikuti. "Tadi Pak Kepala LAN bilang saya suka keluar malam memang benar kalau diklat, tapi tidak juga setiap malam. Kami ada lima orang itu sama-sama, dua orang jadi Gubernur, ada juga jadi Kapolda dan jadi orang besar yang hebat semua," lanjut Alex. Dalam kesempatan itu, Alex Noerdin juga sempat membeberkan tentang kedekatan dan keakrabannya dengan Gubernur Jawa Timur Pakde Karwo. "Ada 6 Gubernur senior di Indonesia yang akan pensiun tahun 2018 ini dua diantaranya saya dan Pakde Karwo. Jadi, kami berdua ini bukan Gubernur "Karbitan" karena semua bimbingan dan pelatihan kami lalui. Saya bersahabat dengan Pakde Karwo, kalau ketemu pasti berantem tapi kalau jauh sama-sama kangen, karena saya selalu serius sedang kan pakde Karwo suka becanda," terangnya. Sementara itu, nampak hadir mendampingi Gubernur Sumsel Alex Noerdin pada acara penganugrahan Gelar Widyaiswara Ahli Utama Kehormatan, Kepala Badan Pengembangan SDM Daerah Provinsi Sumsel, Kepala BKD Provinsi Sumsel dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel. *Humas Pemprov MC Diskominfo Provinsi Sumsel/PE
Sumsel
Empat Helikopter Lakukan Water Bombing Padamkan Api di Kabupaten OKI
Palembang, Sumselprov.go.id – Perhelatan Asian Games 2018 yang akan digelar di Jakarta dan Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) tinggal sepuluh hari lagi. Namun, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih saja terjadi dibeberapa daerah di Sumsel. Sejak beberapa hari yang lalu, terjadi karhutla di kabupaten rawan, salah satunya di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel. Terlebih di kabupaten ini sebagian besar merupakan lahan gambut yang mudah terbakar. Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Prov.Sumsel, H.Iriansyah S.Sos, SKM., M.Si, hingga saat ini kebakaran masih terjadi dan semua pihak berupaya kera memadamkan karhutla tersebut. Berbagai cara pemadaman pun dilakukan, baik darat maupun udara. Adanya karhutla kembali, kata Iriansyah diperparah dengan cuaca yang sudah memasuki musim kemarau. Terlebih lahan gambut sudah kering dan tidak dialiri air lagi. “Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi khususnya di Kabupaten OKI Kecamatan Tulung Selapan, sudah berhasil dipadamkan begitu juga ada kebakaran di Embacang, Mesuji Kabupaten OKI , kemarin ada empat Helikopter yang kita padamkan dengan dibantu satu dari Sinar Mas , Alahamdulillah sudah padam dan sekarang sedang dilakukan pembasahan”, kata Iriansyah kepada Tim Media Center Diskominfo Prov.Sumsel, Senin (06/08/2018). Selanjutnya Iriansyah menjelaskan semalam (Minggu, 05/08/2018) terjadi kebakaran di Muara Medak, dua helikopter sudah diturunkan untuk melakukan pemadaman dan sedang dalam proses pembasahan. Lahan yang terjadi kebakaran sedang dalam penyelidikan Tim dari Polda apa penyebab kebakaran. Kita belum bisa memastikan apakah ini disengaja atau tidak," ucap Iriansyah mengakhiri wawancaranya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY