Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Kadinkes Prov.Sumsel Menerima Penghargaan Pancawarsa III Tahun 2018 Sumsel
12 Sep 2018 Dilihat 230x

Kadinkes Prov.Sumsel Menerima Penghargaan Pancawarsa III Tahun 2018

Palembang, Sumselprov.go.id – Upacara puncak peringatan hari ulang tahun gerakan Praja Muda Karana (Pramuka) ke 57 Tahun 2018  berlangsung khitmad. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H.Alex Noerdin  yang juga Ketua Majelis Pembina Pramuka Prov.Sumsel bertindak sebagai Inspektur Upacara, acara berlangsung di Lapangan Merdeka Kabupaten Muara Enim, Rabu (05/09/2018). Pada peringatan HUT Pramuka ke 57 ini Kadinkes Prov. Sumsel : Dra.Lesty Nurainy, Apt, M.Kes, selaku Ka. MABI SAKA Daerah Sumsel menerima penghargaan PANCAWARSA III, yang disematkan langsung oleh Gubernur Sumsel H.Alex Noerdin, selaku Ka. MABI Daerah Gerakan Pramuka Sumsel. Dalam  sambutannya Gubernur Sumsel H.Alex Noerdin mengucapkan Selamat hari Pramuka yang ke 57, semoga dengan hari yang bersejarah ini dapat menjadikan momentum dalam meningkatkan peran gerakan pramuka sebagai organisasi kepanduan yang aktif mendidik dan membina guna membangun tunas bangsa yang berkepribadian dan berkarakter agar siap menjadi garda terdepan dalam membela ideologi bangsa demi utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Kepada segenap jenjang Kwartir Pramuka dari 17 Kab/Kota di Sumsel Gubernur mengharapkan agar terus melanjutkan pengembangan pendidikan kepramukaan, tingkatkan kualitas serta perluas implementasi tidak hanya digugus depan berbasis sekolah tetapi juga di gugus depan berbasis satuan atau komunitas dengan tetap mempertahankan prinsip dan metode kepramukaan yang universal, mari kita tingkatkan kemandirian manajemen kepramukaan dan pedomani amanat UU nomor 12 tahun 2010 tentang gerakan pramuka. Kepada Bupati/walikota se Sumsel selaku ketua majelis pembimbing cabang agar terus melanjutkan dukungan pembinaan kepramukaan di Sumsel”, ujar Alex “Kepada Penerima Penghargaan, selamat dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas jasa-jasa dan pengabdiannya dalam mengembangkan aktifitas pramuka di Sumsel, semoga dapat terus meningkatkan peran dan kepeloporan bagi pengembangan pendidikan kepramukaan di Indonesia Khususnya di Sumatera Selatan. Salam Pramuka ……….”, pungkas Gubernur Sumsel. Sumber  : Admin Dinkesprov.go.id Editor     : MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Tidak Ada Ibu Hamil, Ibu Bersalin, Bayi, dan Balita Yang Tidak Mendapatkan Pelayanan Kesehatan di Prov. Sumsel Tahun 2019 Sumsel
12 Sep 2018 Dilihat 237x

Tidak Ada Ibu Hamil, Ibu Bersalin, Bayi, dan Balita Yang Tidak Mendapatkan Pelayanan Kesehatan di Prov. Sumsel Tahun 2019

Palembang, Sumselprov.go.id – Dalam rangka peningkatan pembinaan kesehatan keluarga tingkat Provinsi Sumatera Selatan tahun 2018 dan  mengoptimalkan layanan kesehatan khususnya kepada ibu hamil, ibu bersalin, bayi dan balita di tahun 2019,  Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan melaksanakan Rapat Koordinasi Peningkatan Kesga, di Hotel Horizon Ultima Palembang, Rabu (05/09/2018). Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Ferry Fahrizal,SKM,MKM, dalam sambutannya mengatakan “ sesuai amanat dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan antara lain : setiap ibu hamil, ibu bersalin, bayi, dan balita mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar, karena melalui perawatan dan pelayanan kesehatan yang sesuai standar dimulai sejak pra hamil, hamil dan nifas dapat mencegah terjadinya kematian ibu dan neonatal”. Melalui kegiatan koordinasi ini diharapkan adanya kesamaan persepsi dan pemahaman dari LS/LP, PT, Organisasi Profesi, maupun semua pihak mengenai pentingnya peran berbagai pihak terkait dalam penanganan masalah kematian ibu dan bayi, serta penanggulangan stunting, karena kematian ibu, neonatal, dan bayi disebabkan oleh multifaktor yang merupakan hasil interaksi berbagai aspek, baik aspek klinis, aspek sistem pelayanan kesehatan, maupun faktor-faktor non kesehatan yang mempengaruhi pemberian pelayanan klinis dan terselenggaranya sistem pelayanan kesehatan secara optimal, sehingga strategi yang digunakan untuk mengatasinya harus merupakan integrasi menyeluruh (holistik terintergatif) dari berbagai aspek dan berbagai sektor terkait. Kegiatan koordinasi ini berlangsung selama 2 (dua) hari yaitu mulai tanggal 05 sampai dengan 06 September 2018 dengan tujuan untuk mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan yang terintegrasi dengan lintas program dan lintas sektor terkait untuk bersama-sama melakukan pembinaan sekaligus mengevaluasi hasil kegiatan di Kab/Kota dan capaian program yang dicapai pada tahun 2018. Rapat Koordinasi Peningkatan Kesga dihadiri oleh 74 orang peserta yaitu 68 orang peserta dari 17 Kab/kota, terdiri dari Kabid,Kasi, Ketua PC IBI, Direktur RSUD, dan 6 orang peserta lokal provinsi, terdiri dari : PD IBI Sumsel, Dinas PPPA, RSUD Prov.Sumsel, Perencanaan Dinkes Prov. Sumsel, P2M Dinkes Prov.Sumsel, Kabid Kesmas dan Kasi Kesga dan Gizi Masyarakat. Narasumber pada kegiatan ini berasal dari Dinkes Prov, BKKBN, PPPA, POGI,IDAI,dan BPJS Kesehatan dengan jumlah jam pelajaran sebanyak 14 JP. Sumber  : Admin Dinkesprov.go.id Editor     : MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Kolaborasi Satgas Udara dan Satgas Darat Padamkan Api di Pangkalan Lampan Sumsel
08 Sep 2018 Dilihat 283x

Kolaborasi Satgas Udara dan Satgas Darat Padamkan Api di Pangkalan Lampan

Palembang, Sumselprov.go.id – Kebakaran hutan dan lahan masih melanda di wilayah Sumatera Selatan. Tim Satgas terpadu terus berjibaku padamkan api kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Satgas Darat dari TNI, Polri, Manggala Agni, Dinas terkait dan relawan terus memadamkan api di darat. Satgas udara melakukan pemadaman dari udara. BNPB mengerahkan 10 helikopter yang digunakan untuk patrol dan water bombing. BNPB dan BPPT juga terus melakukan hujan buatan atau teknologi modifikasi cuaca menggunakan pesawat Casa A-2105 TNI AU. Sudah 1000 kg bahan semai Natrium Clorida (CaCL) ditaburkan lokasi Banyuasin dan Ogan Komering Ilir (OKI) secara keseluruhan sudah melakukan 65x Sorti dengan seeding garam 65 Ton. Hasil pantauan Satelit LAPAN jumlah hotspot di Provinsi Sumatera Selatan 1 titik hotspot. Sementara hasil patroli udara ditemukan Karhutloa dengan Fire Spot di Lebak Deling, Pangkalan Lampan OKI. Untuk itu Satgas Udara dan Satgas Darat kolaborasi melakukan pemadaman bersama. Jumat (07/09/2018). Setelah dilakukan water bombing menggunakan Helikopter Mi 172 VN-8428 sebanyak total 61x sorti dengan jumlah air 8.252.000 liter air dan pemadaman darat dengan luas kebakaran lebih kurang 7 hektar dan dipadamkan lebih kurang 1,5 hektar dengan personil pemadaman Tim Patdu Posko Deling, Tim Patdu Psko Riding, Tim Patdu Posko Toman, KTPA, MPA, Polri, TNI, Tim Manggala Agni Mobile Daops 3 OKI, hasil pemadaman Api belum padam. Kepala Dinas Ops Lanud SMH menyampaikan “Tim Satgas Udara akan terus melakukan upaya pemadaman karhutla. Cuaca yang makin kering akan menjadi tantangan yang lebih berat. Tetapi Tim Gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni dan OPD serta relawan akan terus bekerja untuk mencegah dan memadamkan karhutla di wilayah Sumsel”, Mores Bonte menjabarkan. Turut dalam kegiatan water bombing hari ini Tim Media Center Diskominfo Prov.Sumsel yang juga merupakan Subsatgas Media Center Satgas Posko Siaga Darurat Asap akibat Karhutla Sumsel tahun 2018. Tim MC Diskominfo Prov.Sumsel/Cley.

Baca Detail
Gubernur Sumsel Resmi Launching Sumsel Command Center Sumsel
08 Sep 2018 Dilihat 246x

Gubernur Sumsel Resmi Launching Sumsel Command Center

Palembang sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin resmi me-Launching Sumsel Command Center di Kantor Gubernur Sumsel, Jumat, 7 September 2018. Penyediaan dan penyiapan sumsel command center ini merupakan pelaksanaan dari amanat yang terkandung dalam peraturan Gubernur Sumsel Nomor 47 Tahun 2017, tentang penyelenggaraan Sumsel Smart Province.  Alex sangat mengapresiasi kerja keras dari Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel yang memprakarsai pembangunan Sumsel Command Center, dan dapat diselesaikan hanya dalam waktu beberapa bulan saja. “Dengan command center, kita bisa mengendalikan provinsi ini cukup dengan teknologi, kita juga dapat berkomunikasi dengan 17 bupati walikota dan melihat kondisi in real time di lokasi. Dan apabila terkoneksi dengan satelit, maka kita dapat melihat progres pembangunan Sumsel seperti pembangunan jembatan, dan juga mengontrol titik-titik api karena kebakaran hutan”, jelasnya. Menurutnya, Command Center dapat meringankan tugas seorang kepala daerah, dan rencananya tahun depan akan terkoneksi dengan semua 17 kan dan kota semua. “Karena betapa pentingnya ruangan ini, maka akses masuk ke ruangan ini hanya untuk yang memiliki surat tugas khusus.  Di dunia modern ini yang menguasai data, itu yang menang”, pungkasnya. Plt Kadis Kominfo Provinsi Sumsel, Dr. Inanda Karina menyatakan bahwa Sumsel command center ini merupakan langkah awal dalam rangka mewujudkan sumsel sebagai smart province untuk mengantisipasi perkembangan teknologi dan informasi yang sangat pesat. “Command center memenuhi tuntutan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang cepat dan modern, sehingga pemerintah harus dapat menyiapkan layanan untuk internal maupun eksternal dengan sistem yang efektif, responsif,  dan modern”, ucapnya. Sumsel smart province adalah konsep pemanfaatan I.C.T (Information and Communication Technologies) untuk semua aktivitas kegiatan dalam mendukung pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang efektif atau good governance. Inanda menjelaskan bahwa dengan adanya Sumsel Command Center ini,  diharapkan dapat mensinergikan dan mengintegrasikan semua layanan publik OPD di lingkungan peprov Sumsel sehingga gerak dan arah pembangunan menuju smart province semakin cepat dan terarah sesuai dengan visi misi pembangunan daerah,  sumsel sejahtera, lebih maju dan berdaya saing internasional.  “Pada tahap awal sumsel Command Center ini telah mampu mengintegrasikan layanan CCTV Pemprov Sumsel dan website seluruh OPD di Sumsel, selama masa uji coba Sunsel Command Center kemarin telah mampu membantu dalam pengawasan dan pengaman Asian Games 2018 pada venue-venue di kawasan Jakabaring Sport City (JSC) maupun lokasi lainnya yang terpasang layanan CCTV sehingga command center telah berpartisipasi dalam menyukseskan penyelenggaraan Asian Games ke 18 Tahun 2017 di Palembang”, tambahnya. Beliau berharap Sumsel command center akan terus berkembang dan terus dilengkapi dengan teknologi terkini dan terupdate dengan didukung sumber daya manusia yang berkompeten untuk mengelolanya. TIM MC Diskominfo Prov Sumsel

Baca Detail
Seminar Nasional SDG's Ketiga PTTEP Indonesia dan MM-Sustainability Trisakti Dihelat di Palembang Sumsel
07 Sep 2018 Dilihat 204x

Seminar Nasional SDG's Ketiga PTTEP Indonesia dan MM-Sustainability Trisakti Dihelat di Palembang

Palembang sumselprov.go.id- PTTEP Indonesia dan Program Pascasarjana MM-Sustainability Universitas Trisakti kembali mengadakan Seminar Nasional 'Membangun Kemitraan yang Berkelanjutan untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs)' di Excelton Hotel Palembang, Rabu (5/9/2018) lalu. Seminar di Palembang ini merupakan acara ketiga dari seminar berseri di lima kota besar di Indonesia, yang pertama kali diadakan di Jakarta pada tanggal 25 April silam. Seminar ini kembali menyatukan akademisi, LSM dan sektor publik dan swasta untuk bersama-sama menciptakan kolaborasi dan front persatuan untuk mencapai SDGs di Indonesia. Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals, SDGs) adalah serangkaian 17 tujuan global yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengatasi masalah-masalah pembangunan ekonomi dan sosial yang dihadapi dunia di dalam ‘The 2030 Agenda’. Pemerintah Indonesia sudah mengadopsi tujuan-tujuan ini hampir tiga tahun lalu bersama para pemimpin dunia - namun, tujuan ini tidak dapat diperjuangkan oleh Pemerintah saja. Sebagaimana dinyatakan dalam SDG 17, “Kemitraan untuk Tujuan”, “Tujuan Pembangunan Berkelanjutan” hanya dapat direalisasikan melalui komitmen dan kemitraan yang kuat di antara sejumlah besar pemangku kepentingan (stakeholders). Dalam hal ini, PTTEP Indonesia ikut berkontribusi untuk berperan serta menyukseskan program tersebut. Sebagai sebuah perusahaan minyak & gas yang banyak beroperasi di daerah yang ‘bersentuhan langsung’ dengan komunitas, PTTEP Indonesia memutuskan untuk bermitra dengan Universitas Trisakti, MM-Sustainability untuk melakukan pembinaan relasi dengan komunitas dan NGO maupun pemangku kepentingan lainnya yang relevan untuk bersama-sama mencapai pembangunan yang berkelanjutan. General Affairs Manager PTTEP Indonesia, Afiat Djajanegara mengatakan, “Kami dari sektor swasta menyadari untuk mencapai SDGSs adalah upaya kolektif dan tidak dapat dilakukan tanpa kolaborasi. Sebagai langkah nyata, PTTEP Indonesia akan mengadakan seminar serupa di kota-kota besar Indonesia, agar inisiatif ini dapat di kemudian hari dilakukan juga oleh sektor swasta lainnya, serta akan menciptakan dampak pembangunan yang berkelanjutan.” Tri Mumpuni, Pendiri IBEKA dan seorang panelis dalam acara ini mengatakan untuk mencapai 'Tujuan Pembangunan Berkelanjutan' kemitraan semua pelaku pembangunan menjadi syarat mutlak dilakukan. Pendiri Program MM Sustainability Universitas Trisakti, Maria Nindita Radyanti mengharapkan PTTEP bisa terus maju untuk menginspirasi mitra-mitra maupun pemangku kepentingan lainnya melalui acara ini. Sementara itu, di kesempatan yang sama PTTEP Indonesia juga telah menandatangani MoU dengan Sobis Pammase, sebuah social business enterprise dari Sulawesi Barat. Penandatanganan Mou ini diwakilkan oleh Mr Titi Thongjen, seleku General Manager PTTEP Indonesia dan Casdimin selaku Direktur Sobis Pamasse. MoU ini menandatakan kerja sama antara PTTEP dan Sobis Pammase selama dua tahun ke depan. di mana PTTEP akan memberikan sumbangan sebesar Rp 3,9 miliar ubntuk membantu mendorong keberlanjutan program-program PAUD HI di Sulawesi Barat. Terinspirasi dari 15 PAUD yang te;ah didukung oleh PTTEP Indonesia sejak 2012 di daerah Mamuju, Majene dan polewali Mandar, PTTEP berharap program tersebut dapat berjalan secara mandiri. *SO/TribunSumsel MC Diskominfo Prov. Sumsel

Baca Detail
Gubernur Sumsel: Pramuka Menghasilkan Penerus Bangsa yang Handal   Sumsel
07 Sep 2018 Dilihat 289x

Gubernur Sumsel: Pramuka Menghasilkan Penerus Bangsa yang Handal

Muara Enim sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin yang juga Ketua Majelis Pembina Pramuka Provinsi Sumsel bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan hari ulang tahun Pramuka ke-57 tingkat daerah Provinsi Sumsel tahun 2018 di Lapangan Merdeka Kabupaten Muaraenim, Rabu (5/9/2018). Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengharapkan kepada seluruh bupati dan wali kota se-Sumsel untuk memberikan dukungan penuh terhadap Gerakan Pramuka, baik melalui peningkatan sarana prasarana, pendidikan dan pelatihan, termasuk menganggarkan bantuan dana hibah untuk operasional Gerakan Pramuka. Dikatakannya pramuka menjadi perekat bangsa dan negara kesatuan RI. Pramuka memberikan sistem pendidikan yang menyeluruh. Dalam pramuka bukan hanya diberikan keterampilan tetapi anggotanya juga dibekali pendidikan mental spiritualnya. “Saya minta bupati/wali kota dukung penuh Gerakan Pramuka ini sesuai Undang-undang Nomor 10/2012 bahwa Gerakan Pramuka harus didukung secara nasional. Termasuk bantuan dana hibah untuk Gerakan Pramuka saya minta kalau bisa ditambah sesuai kemampuan keuangan daerah masing-masing karena banyak juga sektor lain yang harus diutamakan,” pinta Alex. Menurut Alex, para bupati/wali kota selaku ketua majelis pembimbing kwartir cabang pramuka patut memberikan perhatian yang maksimal dan kemudahan dalam pendidikan dan pelatihan Gerakan Pramuka di Sumsel. “Ketua majelis pembimbing kwartir cabang pramuka harus bisa meningkatkan peran dalam peningkatan pendidikan kepramukaan di Sumsel. Pramuka harus terus dikelola dan dibina dengan baik dan benar untuk menghasilkan generasi penerus bangsa yang handal,” ujarnya. Menambahkan, Kamwarda Gerakan Pramuka Provinsi Sumsel, H. Mukti Sulaiman mengatakan, percepatan terlaksananya revitalisasi Gerakan Pramuka khususnya di Kwartir Daerah Sumsel terus dilakukan sejak beberapa tahun terakhir dengan pembangunan sarana prasarana diantaranya Bumi Perkemahan Gandus dan bantuan dana hibah operasional Gerakan Pramuka Sumsel. Menurutnya, walaupun Bumi Perkemahan Gandus belum selesai, tetapi saat ini sudah dapat difungsikan. Kedepan Mukti Sulaiman mengharapkan dukungan terhadap penyelesaian Bumi Perkemahan Gandus dan mengharapkan adanya perhatian dan dukungan yang lebih dari seluruh kepala daerah di Sumsel terhadap Gerakan Pramuka. “Masih banyak kepala daerah di Sumsel yang belum mengerti tentang Gerakan Pramuka, karena masih banyak Kepala daerah di Sumsel yang belum menganggarkan dana operasional bagi Pramuka,” terang Mukti Sulaiman. Turut hadir Penjabat Bupati Kabupaten Muara Enim, Teddy Meilwansyah, FKPD Kabupaten Muara Enim serta peserta upacara dari seluruh anggota Pramuka se-Kabupaten Muara Enim. Pada kesempatan itu, dilakukan juga pengucapan Pancasila, Undang-Undang 1945, dan Dasa Dharma Pramuka oleh petugas upacara. Kemudian ada juga penyerahan penghargaan kepada sejumlah Kepala Kwartir Cabang se-Sumsel serta atraksi Polisi Cilik binaan Satlantas Polres Muara Enim. (red/rel) MC Diskominfo Prov. Sumsel Dilansir dari laman simburnews.com  

Baca Detail
Dubes Inggris Untuk Indonesia Tawarkan Kerjasama Dengan Provinsi Sumsel Sumsel
07 Sep 2018 Dilihat 202x

Dubes Inggris Untuk Indonesia Tawarkan Kerjasama Dengan Provinsi Sumsel

Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan H. Alex Noerdin menerima Duta Besar Inggris untuk Indonesia Mr. Moazzam Malik di Griya Agung (4/09). Banyak hal yang tertuang dalam kunjungan tersebut, diantaranya terkait dengan kerjasama dibidang lingkungan, pendidikan, dan investasi. Duta Besar Inggris untuk Indonesia Mr. Moazzam Malik memuji kemimpinan Gubernur Sumsel, dimana dikatakannya banyak kemajuan yang telah berhasil dilakukan oleh Gubernur Sumsel terutama di bidang lingkungan dan pendidikan. Kunjungannya pertama kali ke Provinsi Sumsel ini, diakuinya tertarik dengan pengelolaan lingkungan hidup di provinsi Sumsel. Kemudian, untuk dibidang pendidikan Pemerintah Inggris menawarkan program beasiswa untuk kuliah di Inggris ditingkat S2. Dia menganggap kefasihan bahasa inggris itu sangat penting tidak hanya sekedar bahasa melainkan alat komunikasi di dunia bisnis, politik ataupun di dunia mana saja. "Memberikan kesempatan bagi generasi untuk  belajar dalam berbahasa inggris dan mengambil gelar yang bertaraf internasional," tuturnya. "Jadi bisa kerja dan masuk ke universitas-universitas terbaik di dunia itu sangat penting bagi Indonesia khususnya Provinsi Sumsel. Karena Indonesia punya potensi yang sangat besar yang paling penting adalah berinvestasi sumber daya manusia, Kita bangga Indonesia berhasil menyelenggarakan Asian Games 2018," ungkapnya Selain itu pula, kunjungannya untuk melihat prospek di provinsi Sumsel, Ia akan mendorong pengusaha-pengusaha untuk berbisnis di provinsi Sumsel, karena ada banyak kesempatan dan rencana-rencana untuk daya saing provinsi Sumsel. "Rencana kedepan Saya berharap Pemprov Sumsel bisa bertemu dengan pengusaha-pengusaha untuk menginfokan langsung masa depan Provinsi Sumsel dan kesan-kesan untuk berbisnis disini," pungkasnya Semantara Gubernur Sumsel Alex Noerdin menambahkan, Pemprov Sumsel menyambut baik dan mengapresiasi penuh apa yang dikerjasamakan selama ini, apalagi dikatakannya lingkungan dan pendidikan ini adalah masa depan untuk generasi penerus. "Mewariskan lingkungan yang baik, didukung dengan pendidikan yang baik. Terimakasih yang sebesar-besarnya, Ini menunjukan sekali lagi bahwa Sumsel sudah go international," tambahnya [sri] MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Kemarau lebih panjang waspadai kekeringan dan kebakaran hutan Sumsel
07 Sep 2018 Dilihat 216x

Kemarau lebih panjang waspadai kekeringan dan kebakaran hutan

Palembang, Sumselprov.go.id -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan awal musim hujan mundur yaitu terjadi pada Oktober sehingga musim kemarau kali ini lebih panjang, maka perlu diwaspadai potensi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan. "Awal musim hujan tidak serentak terjadi, sebagian besar pada Oktober berarti musim kemarau tambah panjang, maka potensi kekeringan dan kebakaran lahan juga lebih panjang," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Jakarta, seperti dikutif dari Antara News Sumsel. Kondisi tersebut terutama terjadi di Jawa, Bali, Nusa Tenggara dan Sumatera, tambah Dwikorita. Pada pertengahan Februari 2018, BMKG telah merilis bahwa awal Musim Kemarau di Indonesia akan terjadi mulai bulan April dan Mei 2018. Berdasarkan Hasil monitoring perkembangan musim kemarau hingga akhir Agustus 2018 menunjukkan hampir seluruh wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau yaitu sebanyak 99,12 persen. Sedangkan sisanya 0,88 persen belum memasuki musim kemarau meliputi Payakumbuh Provinsi Sumatera Barat, Pulau Buru bagian utara (Maluku), Pulau Seram bagian selatan (Maluku). Sementara itu untuk kondisi El-Nino, Dwikorita menjelasakan akan melemah dan diprediksi berpeluang aktif pada September 2018 hingga awal 2019. El Nino lemah ditandai oleh lebih panasnya suhu muka laut di wilayah Pasifik bagian tengah atau dikenal dengan indek ENSO positif. Kondisi ini, akan berdampak langsung pada peralihan sirkulasi angin Timuran menjadi Angin Baratan akan sedikit terlambat, kondisi inilah yang secara tidak langsung menyebabkan awal musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia menjadi terlambat dari biasanya atau klimatologisnya. Namun, dijelaskan diawal 2019 diprakirakan aktifnya monsun Baratan akan lebih mendominasi terjadinya variasi musim di Indonesia dibandingkan dengan pengaruh el nino, karena el nino diprediksi akan kembali netral di awal 2019. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Asian Games XVIII Sukses Tanpa Asap Sumsel
05 Sep 2018 Dilihat 583x

Asian Games XVIII Sukses Tanpa Asap

Palembang, Sumselprov.go.id –Kabut asap kerap terjadi saat musim kemarau tiba. Musim kemarau melanda Indonesia sejak Juni-Oktober, Asian Games XVIII berlangsung pada Agustus-September yang oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) diprediksi menjadi puncak musim kemarau 2018. Tak urung musim kemarau yang memicu karhutla dengan memproduksi asap menjadi kekhawatiran Indonesia karena bisa mengancam pelaksanaan Asian Games XVIII. Enam bulan sebelum pelaksanaan Asian Games, pada Februari 2018 Presiden Joko Widodo di depan peserta Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2018 di Istana Negara, 6 Februari 2018 mengingatkan, Asian Games jangan sampai terganggu asap akibat kebakaran hutan dan lahan. “Tahun ini kita jadi tuan rumah Asian Games, tidak hanya di Jakarta, tapi juga Palembang. Saya ingatkan lagi, jangan sampai saat perhelatan itu ada asap kebakaran hutan dan lahan. Asap dari karhutla akan menjadi nama baik Indonesia menjadi jelek, tetapi juga akan menganggu penerbangan yang bisa menganggu pelaksanaan Asian Games,” kata Presiden Joko Widodo. Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) Siti Nurbaya juga mengingatkan Asian Games XVIII di Sumatra Selatan harus tidak terganggu kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Sumsel telah menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan pada 1 Februari hingga 30 Oktober 2018. Sampai berakhirnya perhelatan Asian Games yang akan berakhir 2 September 2018, tiada asap yang menutup langit Palembang atau Sumsel. Pertandingan 13 cabang olahraga pada Asian Games XVIII yang berlangsung di komplek Jakabaring Sport City (JSC) bisa berlangsung lancar tanpa ada kabut asap yang mengganggu pertandingan dan juga penerbangan. Asian Games di Palembang tanpa karhutla memang menjadi target Gubernur Sumsel Alex Noerdin. Jauh-jauh hari sebelum Asian Games XVIII berlangsung, Alex Noerdin sudah mencanangkan target Asian Games di JSC zero kabut asap. “Tahun 2016 dan 2017 kita berhasil mencegah terjadinya karhutla, tahun 2018 adalah taruhan bagi kita semua karena pada tahun tersebut ada Asian Games,” kata Alex Noerdin yang akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Gubernur Sumsel pasca-Asian Games. Selain keterlibatan pemerintah, salah satu sponsor Asian Games XVIII perusahaan Asia Pulp Paper (APP) Sinar Mas juga ikut berkontribusi mencegah terjadinya karhutla khususnya di Sumsel. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah yang juga Wakil Dansatgas Posko Siaga Darurat Asap akibat Karhutla Prov.Sumsel, H.Iriansyah S.Sos, SKM., M.Si menyampaikan target Asian Games XVIII zero kabut Asap terlaksana dengan sukses dan Gubernur Sumatera Selatan memberikan apresiasi yang setingginya atas kinerja seluruh OPD, TNI, Polda yang terkait dalam Satuan Tugas Posko Karhutla Sumsel, ujar Iriansyah pada MC Diskominfo Prov.Sumsel, Senin (03/09/2018) di Posko Karhutla, Jalan Arah Bandara SMB II Palembang.   MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.