Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Sumsel Dapatkan Banyak Dampak Positif Pasca Asian Games 2018
Palembang sumselprov.go.id- Perhelatan Akbar Asian Games 2018 telah terselenggara dengan baik dan membanggakan. Pemprov Sumsel turut mendapatkan dampak-dampak positif dari bidang ekonomi maupun infrastruktur atas penyelenggaraan Asian Games 2018. Begitu yang diungkapkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel, Hadi Prabowo saat menerima kunjungan kerja Komisi XI DPR RI dengan Pemda Sumsel, Bappeda, Bappenas dan Bank Indonesia terkait Evaluasi Pasca Penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahun 2018 di Hotel Arya Duta, Rabu, 26 September 2018. “Pertumbuhan ekonomi di Sumsel mengalami peningkatan yang pesat pada akhir tahun 2017 yaitu mencapai 5,51% melampaui pertumbuhan ekonomi secara nasional. Penyelenggaraan Asian Games di Sumsel mempengaruhi pertumbuhan ekonomi menjadi 6,7 % lebih tinggi daripada yang ditergetkan”, ujarnya. Selain itu, Hadi juga mengungkapkan bahwa terdapat beberapa dampak lainnya yaitu pembangunan infrastruktur yaitu Light Rel Trainset (LRT) Palembang, jembatan, peningkatan kapasitas bandara. Dam juga peningkatan kebutuhan konsumtif rumah tangga, investasi, surplus perdagangan, lapangan kerja, permintaan trasnportasi, pariwisata, dan perhotelan. “Dari segi non ekonomi, Asian Games memberikan dampak dalam peningkatan hubungan kerja sama antar negara, juga Provinsi yang menjadi tuan rumah memiliki pengalaman dan mampu memberikan pendidikan dalam melaksanakan iven Olahraga Internasional”, ucapnya. Untuk keberlangsungan Infrastruktur yang telah digunakan pada cabor Asian Games, Beliau menyatakan bahwa Pihak Pemprov akan melakukan penyempurnaan dan pemanfaatan fasilitas dengan pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang akan mengelolanya. “BUMD harus mandiri, namun bisnis plan tetap harus disampaikan ke Pemda, sehingga tetap dapat dievaluasi, dimonitor dan akan tetap dilakukan pengendalian”, pungkasnya. Ketua rombongan Komisi XI DPR RI, Ir. H. Achmad Hafisz Tohir, menyatakan bahwa informasi yang diperoleh dari kunjungan ini akan digunakan oleh tim Komisi XI DPR RI sebagai bahan dari rencana pembangunan bangsa, baik dalam industri maupun ekonomi. “Pertumbuhan ekonomi didukung oleh konsumsi rumah tangga yang diperkirakan karena Asian Games 2018 dan Pilkada serentak tahun 2018.”, ujarnya. Tohir mengungkapkan bahwa melalui Kunjungan Kerja (KunKer) ini maka akan didapatkan informasi yang spesifik mengenai dampak positif pembangunan di Sumsel, termasuk tantangan dan solusi yang pernah dihadapi sebagai bahan bahasan dalam pembangunan berkelanjutan. MC Diskominfo Prov. Sumsel/ PE / TM
Sumsel
Komisi XI DPR Kunjungi Sumsel, Gelar Evaluasi Pasca Asian Games 2018
Palembang- Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengadakan kunjungan kerja ke Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan menggelar pertemuan dengan Pemda Provinsi Sumsel, Bappeda, Bappenas dan Bank Indonesia membahas terkait evaluasi pasca penyelenggaraan Asian Games XVIII tahun 2018. Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel, Hadi Prabowo hadir langsung dalam pertemuan tersebut bersama FKPD Provinsi Sumsel dan Sekda Provinsi Sumsel, H. Nasrun Umar. Hadir juga Deputi Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan, Bappenas, Dr. Ir. Taufik Hanafi, MUP, serta para kepala OPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel. Sejumlah poin penting dibahas dalam pertemuan tersebut diantaranya terkait dampak pertumbuhan ekonomi, dan non ekonomi dari penyelenggaraan Asian Games 2018 di Palembang. kemudian dampak pembangunan infrastruktur Provinsi Sumsel serta langkah dorongan kepada pemerintah Provinsi Sumsel dalam menarik event olahraga internasional lainnya sebagai langkah pemanfaatan infrastruktur dan fasilitas olahraga yang ada di Sumsel Ketua rombongan Komisi XI DPR RI, Achmad Hafisz Thohir mengatakan, event olahraga di Sumsel harus terus dikembangkan karena jika tidak infrastruktur yang sudah ada tidak akan ada nilai tambahnya. Menurutnya, aset negara yang sudah dihibahkan ke Provinsi Sumsel itu harus bisa menjadi modal dasar untuk mecari kegiatan atau industri yang berbasis pariwisata dan event olahraga lainnya. “Saya dengar tadi dari Pemda kalau akan ada event lagi seperti MotoGP dan sejumlah kejuaraan olahraga lainnya. Itu yang harus kita dorong,” ujar Hafisz Thohir Lanjut anggota DPR dari Fraksi PAN itu, sebagai wakil rakyat yang duduk di DPR, pihaknya akan terus mensuport dan mendorong sepanjang venue olahraga dan infrastruktur lainnya ini bisa membangkitkan ekonomi daerah karena pada sasaran akhirnya APBN adalah untuk pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat. “ Ketika APBN tidak berhasil memicu kesejahteraan rakyat, inilah yang menjadi persoalan, makanya tadi juga dipertanyakan apakah dengan dana 68 Triliun yang digulirkan di Sumsel apakah sudah cukup pertumbuhan yang tercapai. Kalau kita berbicara dari sisi industri Pariwisata dan UMKM saya kira ini sudah cukup menyentuh masyarakat. Cuma, memang harus kita lebih lebarkan lagi supaya dirasakan semua lapisan masyarakat,” terang Hafisz Thohir. Sementara itu, Pj. Gubernur Sumsel Hadi Prabowo dalam pertemuan itu menyampaikan sejumlah acuan dan informasi terkait pelaksanaan Asian Games di Palembang yang telah berlangsung dengan baik dan memberikan dampak positif yakni terdapat peningkatanan pembangunan wilayah Provinsi Sumsel. Menurut Hadi Prabowo, terkait dampak atas pelaksanaan Asian Games sendiri terlihat pada indikator makro ekonomi terdapat pertumbuhan ekonomi Sumsel yang sebelumnya diakhir 2017 sebesar 5,51 persen dan setelah diselenggarakan Asian Games memberikan dampak positif pertumbuhan ekonomi Sumsel di triwulan kedua sebesar 6,07 persen. “Pertumbuhan ekonomi tersebut melampaui target RPJMD dan target nasional,” ujarnya. Lanjut Hadi Prabowo, selain berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi , event olahraga bangsa Asia itu juga memberikan dampak positif terhada[ pembangunan infrastruktur di Sumsel yang sudah sangat jelas dengan adanya Light Rail Transit (LRT), pengembangan Bandara SMB II Palembang, pembangunan Jembatan Musi IV dan Musi VI dan penambahan sejumlah fasilitas olahraga di Jakabaring Sport City. “Kemudian, dampak positif non ekonomi diantaranya pertukaran budaya, peningkatan kerjasama antar negara dan kerjasama pengembangan wilayah antar pemerintah Provinsi,” terangnya.MC Diskominfo Prov. Sumsel / AD Foto : TM
Sumsel
Posko Karhutla BPBD Prov.Sumsel Waspadai Potensi Terjadinya Kebakaran Lahan
Palembang, Sumselprov.go.id – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menganalisa parameter cuaca hampir seluruh wilayah Sumatera Selatan berada pada wilayah yang sangat mudah terjadinya kebakaran berdasarkan Potensi kemudahan terjadinya kebakaran. Mewaspadai hal tersebut diatas Posko Karhutla BPBD Prov.Sumsel terus melakukan rapat harian yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Prov.Sumsel Jalan Arah Bandara, Selasa (25/09/2018). Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi (RR) Aksoni didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapasiaan BPPD Prov. Sumsel Saifudin menyampaikan berdasarkan informasi dari Modis Catalog Lapan, hingga 25 September 2018 Pukul 19.00 WIB hotspot terpantau di wilayah Sumatera Selatan adalah 11 titik dengan tingkat kepercayaan sedang dan 2 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi. Selanjutnya disampaikan juga telah terjadi kebakaran hutan dan lahan lokasi Desa Pengabuan Kecamatan Abab Kabupaten Panungkal Abab Lematang Ilir (Pali) dengan luas lahan lebih kurang 5 hektar status lahan, lahan kosong milik masyarakat, jenis tanah bergambut serta waktu pemadaman berlangsung dari pukul 14.30 sampai dengan 17.43 WIB, sumber api belum diketahui. Adapun upaya yang dilakukan Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Pali langsung menuju lokasi untuk pemadaman darat bersama masyarakat dan dibantu pemadaman dari uadara (Water Bombing) sbanayak 22 kali oleh BPBD Prov.Sumsel karena kesulitan pemadaman dari darat. Namun api belum padam dikarenakan sulitnya sumber air dan waktu sudah mulai malam sehingga pemadaman direncanakan dengan penyisiran lokasi kebakaran. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Dinkes Prov. Sumsel Melaksanakan Bimtek
Palembang, Sumselprov.go.id – Bagian Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan secara resmi melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyususunan Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan di Aula Dinas Kesehatan Prov.Sumsel, Rabu (12/09/2018). Landasan hukum kegiatan ini adalah peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 39 tahun 2013 tentang penetapan kelas jabatan di lingkungan instansi pemerintah dan peraturan Kepala BKN nomor 21 tahun2011 tentang pedoman pelaksanaan evaluasi jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Evaluasi jabatan (evajab) adalah suatu proses yang sistematis untuk menilai setiap jabatan yang ada dalam struktur organisasi dalam rangka menetapkan nilai jabatan atas dasar sejumlah kriteria yang disebut faktor jabatan. Evajab merupakan kegiatan menimbang dan memberi bobot pada pekerjaan jabatan dengan menggunakan tolok ukur atau kriteria yang ditetapkan lebih dulu, kemudian membandingkan berat /ringan nya semua pekerjaan jabatan yang ada. Evajab ini bertujuan untuk memperoleh dasar/basis yang dianggap adil untuk membuat peringkat jabatan/pekerjaan yang ada. Sumber : Admin Dinkes Sumselhttp://dinkes.sumselprov.go.id Editor : MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Pj. Gubernur Pimpin Rakor OPD, Bahas Persiapan Pemilu Hingga Administrasi Asian Games 2018
Palembang, Sumselprov.go.id – Penjabat Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Hadi Prabowo memimpin langsung rapat koordinasi dengan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel. Rapat tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, para Staf Ahli, para Staf Khusus, Asisten, serta Kepala OPD di Lingkungan Pemprov Sumsel, berlangsung di Ruang Rapat Bina Praja, Selasa (25/9). Pj. Gubernur Sumsel Hadi Prabowo diawal rapat menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh OPD yang telah memberikan dukungan, suport serta fasilitas dalam melaksanakan tugasnya sebagai Penjabat Gubernur Sumsel. Sejumlah aspek penting dibahas dalam rapat koordinasi tersebut diantaranya terkait penyelenggaraan pemerintahan, ekonomi, pembangunan dan lainnya. Dari aspek pemerintahan, Hadi Prabowo mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sumsel yang sudah berhasil dan sukses menyelenggarakan pilkada serentak. Menghadapi Pilpres dan Pileg 2019, dirinya berharap Pemprov.Sumsel mempunyai sikap yang aktif didalam sosialisasi pemilu 2019. "Dalam hal ini mensosialisaikan kepada masyarakat sehingga tingkat partisiapsinya meningkat. Jadi sebagai ASN sebagai motivator, kita selaku ASN untuk mengkedepankan netralitas jangan sampai kita melakukan kegiatan politik serta dukungan-dukungan, kita ASN sudah jelas salurkan hak pilih pada waktnya," tegas Hadi Prabowo. Kemudian masih dari aspek pemerintahan juga, Pj. Gubernur Sumsel juga mengharapkan agar OPD yang membidangi terkait batas daerah agar segera menyelesaikan seluruh permasalahan batas wilayah yang ada di Sumsel. "Kalau saya lihat batas antar Kabupaten/Kota sudah selesai, namun ada juga yang masih selesainya abu-abu. Jadi saya mohon juga dicemati," pintanya. Lanjut Hadi Prabowo, beberapa waktu lalu Provinsi Sumsel telah sukses dalam pelaksanaan Asian Games 2018. Dirinya meminta tidak hanya sukses prestasi dan penyelengraan akan tetapi sukses dalam administrasinya. "Saya harap pembangunan-pembangunan itu segera terselesaikan untuk administrasinya dapat di pertanggung jawabkan. Sehingga kita berhasil sebagai penyelengaraan, pembinaan atlit dan berhasil di dalam mempertangungjawabkan pengolahan dana Asian Games,"katanya. Dirinya juga meminta ASN ditingkatkan profesionalitasnya dan tingkatkan kapasitasnya. "Kita harus perlu inovatif, kreatif. Kita harus mampu berpikir kedepan,"tutupnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel / AD Sumber : Humas Pemprov. Sumsel
Sumsel
Hadi Prabowo Apresiasi Kebehasilan Kepemimpinan Alex Noerdin-Ishak Mekki
Palembang, Sumselprov.go.id - Penjabat Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Hadi Prabowo mengaku bangga dan mengapresiasi keberhasilan pembangunan Sumsel dibawah kepemimpinan Gubernur periode 2013-2018 Alex Noerdin dan Ishak Mekki. Sebagai Penjabat Gubernur Hadi Prabowo melihat Provinsi Sumsel sudah banyak sekali kemajuan. Menurutnya, seiring berakhirnya masa jabatan Alex Noerdin dan Ishak Mekki, banyak upaya dan usaha dilakukan atas prestasi keberhasilan yang telah tertanamkan di Provinsi Sumsel. Selain itu, selama 10 tahun kepemimpinan Alex Noerdin sudah banyak sekali perubahan di Sumsel terlebih prestasi-prestasi yang berhasil diraih baik di tingkat nasional maupun dikancah internasional. "Saya yakin masyarakat Sumatera Selatan merasa bahagia dan bersyukur karena Alex Noerdin menciptakan kemajuan mulai dari Bupati dan juga sebagai Gubernur," ungkap Hadi Prabowo pada acara malam pelepas tugas Gubernur Sumsel dan Wakil Gubernur Sumsel Periode 2013-2018, H Alex Noerdin dan H. Ishak Mekki di Griya Agung Palembang, Senin malam (24/9). Acara malam pelepas yang berlangsung penuh haru tersebut dihadiri FKPD Provinsi Sumsel, Sekretarsi Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel serta para pimpinan OPD dan ASN dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel. Sekda Provinsi Sumsel, H. Nasrun Umar dalam kesempatan itu menyampaikan rasa terimakasih seluruh ASN dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel kepada Alex Noerdin dan Ishak Mekki atas kepemimpinannya 5 tahun terakhi yang sudah banyak memberikan motivasi-motivasi agar para ASN bekerja dengan baik untuk Sumsel. "Kami merasa bangga kepada bapak Alex Noerdin, sudah 10 tahun kebersamaan dengan beliau sebagai Gubernur Sumsel. Dalam 10 tahun sudah banyak sekali menorehkan prestasi-prestasi yang gemilang baik ditingkat nasional maupun internasional. Sekali lagi saya mewakili seluruh ASN Pemprov Sumsel mengaku bangga atas kepemimpinan Alex Noerdin dan Ishak Mekki," ujarnya. Sementara itu, Gubernur Sumsel periode 2013-2018 Alex Noerdin dalam sambutannya mengatakan, selama empat tahun terakhir kepemimpinannya telah membawa Provinsi Sumsel meraih sejumlah prestasi dengan mendapatkan 144 penghargaan baik dari Presiden, Kementerian dan Lembaga Negara serta yang lainnya. "Alhamdulillah Provinsi ini sudah di dalam track yang benar. Sebanyak 8 ribu lebih ASN Pemprov Sumsel saya bangga mempunyai kalian, karena kita sudah membuktikan Provinsi ini sampai terkenal di kancah Internasional,"katanya. "Saya mengucapkan terima kasih kepada teman dan sahabat atas dukungannya selama ini. Sehingga Sumsel menjadi salah satu Provinsi di segani di Indonesia," lanjut Alex. Dirinya juga menitipkan Provinsi Sumsel Kepada Pj. Gubernur Sumsel Hadi Prabowo. Alex mengakui Hadi Prabowo sudah banyak pengalaman yang sangat luar biasa. "Atas nama pribadi dan keluarga, jika ada kata-kata yang salah saya mohon maaf. Kami mohon pamit sampai jumpa lagi, terima kasih,"tutupnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel / AD/FS Sumber : Humas Pemprov. Sumsel
Sumsel
Hari Kedua Pejabat Gubernur Sumsel, Hadi Prabowo Menerima Tim APPSI
Palembang, Sumselprov.go.id -- Penjabat Gubernur Sumsel Hadi Prabowo di hari kedua bertugas langsung menerima Tim APPSI Ekspedisi Jalur Darat ke-34 Gubernur yang berlangsung di Griya Agung Palembang, Sabtu (22/9). Ketua Tim APPSI Ekspedisi Jalur Darat ke-34, Ki Agus Firdaus menyampaikan tujuan ke Sumsel untuk menjalankan misi sebagai APPSI Ekpedisi Jalur Darat ke 34 Provinsi di Indonesia. "Jadi kami akan terjun langsung ke setiap Provinsi untuk mengupas segala potensi dan inovasi yang ada yang belum tersampaikan di publik,"ujarnya. Oleh karena itu, APPSI Ekpedisi Jalur Darat ke 34 Gubernur, katanya telah menggandeng beberapa media. Penjabat Gubernur Sumsel Hadi Prabowo menyampaikan apresiasinya dan gagasan yang di lakukan oleh Tim APPSI Ekpedisi Jalur Darat ke 34 Gubernur. Dalam hal ini, lajutnya APPSI akan menghimpun, mengindetifikasi, potensi dan Inovasi-inovasi yang di lakukan oleh Pemerintah Provinsi di Indonesia. "Saya harap para SKPD Provinsi Sumsel dapat membantu dan memfasilitasi serta melengkapi data-data yang diperlukan oleh Tim APPSI. Semua itu dilakukan buat kita bersama karena kalau dapat memberikan data yang lengkap ini justru akan memberikan keuntungan di kemudian hari,"tutur Hadi Prabowo. Kemudian, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Bappeda Prov Sumsel) Ekowati Ratnaningsih memaparkan garis besar inovasi unggulan dan potensi di daerah Provinsi Sumsel. Dikatakannya, dengan memiliki luas wilayah 91.774,99 km persegi. Provinsi Sumsel terdiri 17 Kabupaten/Kota, dengan 13 kabupaten dan 4 kota. Memliki 231 kecamatan, 367 kelurahan dan 2.859 desa. Lanjutnya, dalam 4 tahun terkahir Pemprov Sumsel sudah mendapat Penghargaan sebanyak 144. Pemprov Sumsel juga memiliki program prioritas yaitu Pendidikan, Kesehatan dan lapangan pekerjaan seperti dikutif dari Tribunnews.com Dijelaskannya, untuk kesehatan Pemerintah daerah menjamin akses fasilitas kesehatan melalui program berobat gratis (Jaminan Sosial Kesehatan) mulai dari tahun 2009 sampai saat ini. Kemudian Pendidkan, program sekalah gratis mulai tahun 2009 dan kuliah gratis mulai tahun 2015. "Kita juga mempunyai SMA Sumsel berstandar Internasional, dilengkapi asrama dan fasilitas modern, khusus untuk anak-anak keluarga miskin yang mempunyai nilai akademik tinggi,"sambungnya. Kemudian pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumsel terus meningkat. Ditambah lagi banyak pembangunan infrastruktur seperti Jalan Til, Underpas/flyover, Musi II, III dan IV serta Light Rail Transit (LRT) dan lainnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
KI Prov Sumsel: Pejabat Publik Wajib Berikan Informasi Secara Transparansi
Palembang sumselprov.go.id- Sesuai dengan Undang undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaaan informasi publik dimana pejabat publik wajib melayani dan memberikan informasi secara transparan. Hal ini diungkapkan ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumsel Herlambang, SH., MH di Kantor KI daerah Sumsel saat menrima kunjungan rombongan Diskominfo Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) di Kantor KI. Kunjungan pada Jumat 21/9 itu dilakukan dalam rangka koordinasi dan konsultasi pengelolaan informasi serta diskusi bersama mengenai kendala dan solusi yang pernah dihadapi terkait pelaksanaan program-program kerja Pengelolaan Informasi dan disambut oleh komisioner KI Prov Sumsel lainnya. Beliau menjelaskan bahwa KI adalah sebagai mediator antara pejabat publik dengan masyarakat dalam hal pelayanan informasi dan berwenang untuk menangani sengketa informasi yang disebabkan oleh permintaan informasi ke badan publik yang tidak dilayani dengan baik. “Pelaksanaan sistem kerja pelayanan informasi dilakukan berdasarkan aturan yang berlaku pada daerah tersebut, yaitu dapat berupa Perda/Pergub/Perwali yang mengatur tata cara pelayanan informasi di Lingkungan Pemerintahan masing-masing”, Melanjutkan ”Transparansi informasi yg diberikan kepada masyarakat ada dua yaitu informasi yang diberikan secara terbuka dan ada informasi yang bersifat rahasia”, ungkapnya. Menurutnya, aturan yang berlaku di kab/kota dan Provinsi berbeda. Di kab/kota terdapat surat edaran Kemendagri terkait PPID Utama berada di Kominfo bagian KI Provinsi. Selanjutnya, pemohon informasi ke PPID Utama harus mencantumkan berkas organisasi, masyarakat perorangan ke dinas/instansi yang ditembuskan ke yang bersangkutan. Kemudian PPID Utama berkewajiban mengkomunikasikannya ke PPID pembantu. “Dalam penyempurnaan berkas harus ada pengecekan kepentingan dan untuk infromasi yang bersifat privasi harus di uji di KI. Karena dalam permintaan informasi data peminta harus jelas. Karena apabila terdapat sengketa informasi, persidangan yang berlangsung di KI bersifat administrasi”, pungkasnya. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten OKU, H. Yanius Zulfarino mengatakan bahwa kunjungan kerja ini dilakukan terkait dengan hambatan yang dihadapi para staf dalam pengaplikasian aspirasi dan opini di Komisi Informasi Kabupaten OKU. “Kunjungan kerja ini dilakukan untuk menimba ilmu, pengetahuan, dan pengalaman dari KI Provinsi Sumsel dalam menghadapi masyarakat yang mengadu terkait permintaan infomasi namun memiliki sedikit pengetahuan tentang tugas, batasan, dan hubungan dengan komisi informasi”, ungkap Yanius. Yanius berharap setelah diskusi ini Diskominfo OKU dapat mengaplikasikan management konflik untuk menangani secara profesional segala masalah secara administrasi maupun teknis dalam pengurusan informasi dari para penggugat. MC Diskominfo Prov. Sumsel/ PE/Editor: TM
Sumsel
Tingkatkan Pengawasan Terhadap Peredaran Alkes dan PKRT di Sumsel
Palembang, Sumselprov.go.id -- Peredaran alat kesehatan (Alkes) dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT) di Indonesia semakin banyak jumlah dan jenisnya. Alkes dan PKRT telah menjadi kebutuhan bagi masyarakat luas , baik di pelayanan kesehatan maupun perawatan sehari-hari di rumah tangga. Setiap Alkes dan PKRT yang beredar atau digunakan dalam pelayanan kesehatan ataupun dimanfaatkan oleh masyarakat haruslah memenuhi persyaratan mutu , keamanan, dan kemanfaatan. Pengawasan Alkes dan PKRT mempunyai peran dalam menjamin Alkes dan PKRT aman, bermutu, dan bermanfaat, yang dilaksanakan melalui pengendalian premarket dan post market. Pengendalian premarket dilaksanakan diantaranya melalui kegiatan peningkatan registrasi sertifikat produksi Alkes/PKRT dan IPAK, pemenuhan sertifikasi CPAKB,CPPKRTB dan CDAKB serta penguatan standar produk. Sedangkan pengawasan post market dilaksanakan diantaranya melalui kegiatan inspeksi sarana, surveilans produk dan pengawasan iklan. Pelaksanaan pengawasan terhadap Alkes dan PKRT harus dilakukan secara optimal agar terjamin Alkes dan PKRT yang aman,bermutu dan bermanfaat, untuk itu tidak hanya diperlukan penguatan regulasi tapi juga dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten. Untuk memenuhi kebutuhan SDM yang kompeten dalam melakukan pengawasan tersebut maka Dinkes Prov. Sumsel melakukan kegiatan inspeksi sarana, surveilans produk dan pengendalian perizinan pada tanggal 19 sampai 21 September 2018 di hotel The Zuri jalan radial Palembang. Kegiatan ini diikuti oleh 37 orang peserta terdiri dari 34 orang Pengelola Program Alkes dan PKRT dari 17 Kab/Kota di Sumsel dan 3 orang Pengelola Program Alkes dan PKRT di Dinkes Prov.Sumsel. Narasumber pada kegiatan ini berasal dari Direktorat Pengawasan Alkes dan PKRT Kemenkes .RI dan narasumber dari Dinkes Prov.Sumsel. Sumber : Admin Dinkes Sumselhttp://dinkes.sumselprov.go.id Editor : MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY