Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Karhutlah di Tol Palindra, Ini Tanggapan Gubernur Herman Deru Sumsel
06 Oct 2018 Dilihat 413x

Karhutlah di Tol Palindra, Ini Tanggapan Gubernur Herman Deru

Palembang- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru angkat bicara dan merespon cepat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutlah) yang terjadi di lahan semi gambut bersebelahan dengan ruas jalan tol Palembang-Indralaya kemarin malam Kamis (4/10/2018). Bahkan, Mantan Bupati OKU Timur itu telah memberikan arahan tegas kepada BPBD Provinsi Sumsel untuk selalu sigap dan siap tanggap jika terjadi Karhutlah. "Tadi sudah saya panggil kepala BPBD untuk berkoordinasi, jadi permasalahan kita ini kurang alat, kemarin itu alatnya masih kiriman," ungkap Herman Deru saat diwawancarai usai membukan acara Mandiri Property Expo 2018 di Palembang Indah Mall, Jum'at (5/10).  Herman Deru mengatakan, dari laporan terakhir masih ada 5 titik hotspot, akan tetapi kebakaran yang terjadi disekitar jalan tol Palindra sudah berhasil di padamkan.  Untuk mencegah terjadinya kebakaran yang lebih luas, Herman Deru mengungkapkan bahwa telah memberikan instruksi langsung kepada BPBD dan seluruh satgas Karhutlah agar selalu menjaga semangat mencegah dan memadamkan api jika kembali terjadi kebakaran. "Untuk itu, sudah saya minta walaupun Asian Games sudah selesai, semangat mencegah dan memadamkan kebakaran itu harus tetap diteruskan sambil terus koordinasi dengan Kabupaten sekitar yang rawan kebakaran," pintanya "Barusan saya instruksikan, saya sudah tegas sama dia (BPBD) bahwa dalam waktu se-singkat mungkin harus bisa dipadamkan. Sebenarnya menurut saya itu semua karena kesalahan perhitungan, kalau di hitung secara alami biasanya Oktober memang sudah ada hujan, jadi mereka tidak sigap dan Asian Games baru selesai," ujar Herman Deru. Mengenai sangsi tegas yang akan diberikan terhadap warga yang membakar hutan dan lahan, Herman Deru menjelaskan bahwa ada Undang-Undang yang mengatur itu semua bahwa membakar hutan dilarang dan sanksinya sangat tegas. "Tetapi, saya sendiri tidak buru-buru menuduh kemarin itu dibakar orang, dibakar itu kan karena sengaja padahal belum tentu, mungkin bisa karena ada yang buang puntung rokok dan penyebab lainnya," teragnya. "Saya baru dua hari ini ngantor, tapi itu tidak saya jadikan alasan bahwa boleh ada asap, segera dari menit ke menit saya akan pantau langsung," lanjut Herman Deru. Sebagai upaya lain dalam pencegahan Karhutlah, Herman Deru menjelaskan dalam visinya kedepan akan memproduktifkan lahan-lahan terbengkalai milik masyarakat yang ada disejumlah wilayah di Sumsel karena rata-rata Karhutlah terjadi dilahan yang terbengkalai. "Sumsel ini memiliki lahan gambut yang begitu luas dan sangat beresiko terhadap kebakaran. Jadi, lahan tersebut harus kita produktifkan. Saya sudah diskusi dengan sejumlah ahli dan orang yang memiliki teknologi untuk menjadikan lahan gambut tersebut menjadi sawah yang bisa di panen 2 kali. Mereka sengaja melakukan study ke Vietnam dan sudah dipraktekkan di Kecamatan Pemulutan ada 200 hektare dan berhasil sukses, ini akan kita terapkan di seluruh Sumatera Selatan yang berlahan gambut," pungkasnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel / AD

Baca Detail
Gubernur Herman Deru Doakan TNI Makin Maju dan Jaya Sumsel
06 Oct 2018 Dilihat 190x

Gubernur Herman Deru Doakan TNI Makin Maju dan Jaya

Palembang - Peringatan HUT ke 73 TNI tahun 2018 di Stadion Garuda Sriwijaya (SGS) KM 9 Palembang, Jumat (5/10) berlangsung khidmat. Upacara yang diikuti oleh pasukan TNI dipimpin langsung Inspektur Upacara Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, dihadiri langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru. Hadir pula Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Forum Koordiansi Perangkat Daerah (FKPD) Provinsi Sumsel, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan para anggota TNI.  Pada kesempatan ini, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan membacakan amanat Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengatakan upacara yang dilaksanakan secara serentak dari Sabang sampai Merauke secara sederhana namun khidmat. "Marilah kita sejenak memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha kuasa agar meringankan beban yang menimpa saudara kita di Palu, Donggala, Sigi, Parigi Moutong. Demikian pula beban yang menimpa saudara kita di Lombok,"lanjutnya.  TNI bersama-sama berbagai komponen bangsa lainnya telah bekerja bahu membahu. Dia menyebutkan, apa yang dilaksanakan di lokasi bencana, baik pengerahan personel maupun alutista adalah sebagian dari bentuk profesionalisme TNI. Oleh karena itu sangat tepat apabila peringatan HUT TNI ke-73 ini, mengambil tema profesionalisme TNI untuk rakyat.  Pada kesempatan ini, Panglima TNI memberikan penekanan-penekanan kepada seluruh prajurit TNI dimanapun berada, untuk di pedomani dan dilaksanakan. Pertama, perkokoh imam dan takwa kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta luaskan hati untuk terus beribadah, karena hanya kepadanya lah kita berserah diri dan mendapatkan kekuatan. Kedua, pertahankan dan tingkatkan soliditas TNI serta kemanunggalan TNI dengan rakyat, agar kita selalu menjadi pemersatu dan perekat bangsa. Ketiga, tingkatkan kewaspadaan dan profesionalisme karena setiap saat tugas selalu menanti, menghadapi berbagai macam tantangan tugas yang dilimpahkan kepada TNI. Keempat, mantapkan netralitas TNI baik sebagai individu maupun satuan, dalam pelaksanaan pemilu tahun 2019. Janganlah terpancing emosi dan upaya-upaya melibatkan diri dalam mendukung kelompok tertentu selama pentahapan pemilu. Kelima, jalanilah setiap tugas secara ikhlas, karena tugas kita adalah semata-mata untuk kepentingan bangsa dan negara tercinta ini. Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengaku bangga melihat kekompakan yang dilakukan oleh pasukan TNI. "Hebat, luar biasa hampir 12.000 ribu Personel TNI di bawah Kodam II/Sriwijaya terlibat dalam kegembiraan dan semangat yabg kuat untuk NKRI. Selamat ulang tahun untuk TNI ke-73, semoga semakin jaya dan semakin maju,"tutup Gubernur Herman Deru.   MC Diskominfo Prov. Sumsel / AD Sumber : Humas Pemprov. Sumsel

Baca Detail
Temui Guru Honorer K2, HD Janji Sampaikan Aspirasi ke Presiden dan MenPAN-RB Sumsel
06 Oct 2018 Dilihat 221x

Temui Guru Honorer K2, HD Janji Sampaikan Aspirasi ke Presiden dan MenPAN-RB

Palembang  - Gubernur Sumsel Herman Deru berjanji akan menyampaikan segala aspirasi dari ratusan guru honorer yang menggelar aksi damai di halaman Kantor DPRD provinsi Sumsel, Kamis (4/10) kepada Presiden RI dan Menteri PAN RB. Sebagai PNS yang bekerja dari usia sangat muda, Herman Deru mengaku paham betul perjuangan para guru honorer. Diapun sangat menyayangkan jika para Guru Honorer K2 yang bisa mengikuti tes CPNS diberi batasan usia maksimal 35 tahun.  "Saya sudah mendengar itu, cerita tentang umur yang dibatasi. Saya langsung mencari jawaban jika saya membuat keputusan harus ada jawaban yang benar,"kata Gubernur Herman Deru di hadapan para guru honorer. Sebaliknya kata HD dia sepakat jika peraturan batasan umur 35 tahun itu diberlakukan pada rekrutmen CPNS jalur umum. Tapi untuk honorer yang sudah mengabdi dari umur 18 tahun memang jadi honor, batasan umur tersebut sangat disayangkan. "Saya akan sampaikan ini ke Presiden, dan Menpan RB,"katanya. Persoalan ini, lanjut Herman Deru, pernah terjadi ketika dirinya menjadi Bupati OKU Timur pada saat itu pengakatan Sekretaris Desa. Usai 2 tahun jadi PNS kemudian langsung pensiun. "Sekretaris Desa itu ada yang saya lantik, setelah 2 tahun dia pensiun. Kok Sekdes bisa, kenapa K2 gak bisa. Kenapa? Artinya pembuat kebijakan diatas sana harus kita diberikan informasi yang benar melalui pengambil kebijakan di daerah seperti Gubernur dan Bupati/Walikota," jelasnya. Meskipun Gubernur bukan pembuat keputusan tetapi Gubernur adalah kepanjangan tangan pusat yang bisa menyampaikan keluhan para honorer ini. Mari berdoa mudah-mudahan ini tercapai.  "Secara rasional sangat wajar kalau untuk rekrutmen CPNS umum, umur jangan lewat dari 35 tahun,"terangnya. Menurut HD dia tahu betul kesejahteraan guri honorer yang jauh dari layak yang terkadang hanya Rp 150.000 perbulan. Hal ini nilainya jelas tidak sebanding dengan perjuangan guru sebagai pencetak generasi. Terkait hal itu, Gubernur Herman Deru meminta kepada Asisten Pemprov Sumsel yang membidangi ini untuk segera membuat surat kepada Bupati/Walikota agar ada peningkatan gaji atau penyesuaian. "Nanti juga saya akan menghadap kepada Menteri PANRB, agar K2 itu jangan tes dan dibatasi umur. Saya akan berdikusi dengan Menteri. Jadi ada dua hal yang akan saya sampaikan pertama jangan ada tes kemudian umur jangan di batasi 35 tahun. Saya akan jelaskan dengan sebaik-baiknya agar mereka yang mengambil keputusan bisa memahami ini,"tutup HD disambut tepuk tangan para guru honor.   MC Diskominfo Prov. Sumsel / AD Sumber : Humas Pemprov. Sumsel

Baca Detail
Gubernur Herman Deru Sidak Pelayanan Yang Ada Di Samsat Sumsel
05 Oct 2018 Dilihat 2353x

Gubernur Herman Deru Sidak Pelayanan Yang Ada Di Samsat

Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru melakukan inpeksi mendadak (sidak) ke Samsat Palembang, Jalan Kapten A Rivai, Kamis (10/8/2018). Sesampainya di Samsat Palembang ia meninjau pelayananan yang ada di Samsat, Herman Deru memberikan apresiasi atas pelayanan yang sudah ada dan menghimbau untuk lebih ditingkatkan lagi. "Pelayanan yang sudah baik akan ditingkatkan lagi. Lalu durasi pembayaran pajak kalau bisa paling lama 1 jam saja, jangan terlalu lama karena kan masyarakat banyak kegiatan yang lainnya juga," ujar Herman Deru, Kamis (4/10/2018). Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa yang harus dilakukan itu mengundang psikologi masyarakat agar membayar pajak dengan tertib dan memberikan pelayanan yang baik.  Bukan menekan tapi menggundang psikologi nya, disertai dengan pelayanan yang baik. "Dengan begitu akan tercipta image dalam masyarakat,  kalau tidak bayar pajak akan merasa berdosa. Selain itu yang sudah bayar diberi servis yang memadai dari pemerintah yaitu dengan memperbaiki jalan-jalan yang tidak baik. Kalau jalan jelek mereka akan bayar pajak tapi sambil mengerutu," cetusnya. Sementara itu terkait masalah pemutihan, menurut Herman Deru akan diadakan pemutihan tapi dibarengi dengan pelayanan yang baik. "Biasanya kalau pemutihan itu awal tahun," pungkasnya. Sumber : Sumsel.Tribunnews.com Editor : MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Herman Deru : Prioritaskan Kontraktor Lokal Berkiprah di Sumsel Sumsel
05 Oct 2018 Dilihat 350x

Herman Deru : Prioritaskan Kontraktor Lokal Berkiprah di Sumsel

Palembang- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kedepan akan mengedepankan kontraktor lokal agar lebih banyak berkiprah terhadap pembangunan dibidang konstruksi di wilayah Provinsi Sumsel.  Hal tersebut dipertegas Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru saat membuka musyawarah daerah IV DPD Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia (GAPEKSINDO) Provinsi Sumsel di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Kamis (4/10). Herman Deru mengatakan sebagai kepala daerah di Sumsel dirinya sangat menaruh kepedulian khusus terhadap profesi kontraktor selain karena melibatkan cukup banyak pekerja, kedepan kontraktor lokal harus biasa berkiprah membangun di Sumsel "Bayangkan berapa banyak pekerja yang dilibatkan dalam profesi ini. Kedepan kontraktor lokal harus biasa berkiprah, jangan hanya BUMN terus yang berkiprah," tagasnya. Mantan Bupati OKU Timur dua periode itu menambahkan, sebelum terjun ke dunia politik dirinya juga pernah menekuni profesi kontraktor mulai dari yang terkecil hingga menjadi besar. "Kenapa saya hadir disini, karena sebelum saya berkiprah di politik, dunia kita sama saya pernah menjadi kontraktor jadi saya tau benar suka dukanya," ungkap Herman Deru kepada pengurus GAPEKSINDO. “Saya dulu juga kontraktor mulai dari membangun kantor lurah. Tetapi memang serius saya tekuni dan lihat akhirnya menjadi Gubernur. Puluhan tahun saya jadi kontraktor, jadi saya akan memikirkan kalian, memberi peluang agar semua organisasi kontraktor dapat menjadi pejuang pembangunan Sumsel,” tegasnya. Ketua Umum DPP GAPEKSINDO, Ir. Irwan Kartiwan menyampaikan bahwa dirinya sudah belasan tahun berkiprah dalam organisasi kontruksi. Menurutnya, secara umum anggota Gapeksindo seluruh Indonesia sudah mencapai 16.000 lebih. "Saya sampaiakan disini, sampai hari ini kontruksi Indonesia masih jauh dari format yang tertingginya. Masih banyak yang harus dilalui bersama sebagai pengusaha konstruksi untuk mencapai itu. Saya percaya di Sumsel merupakan bagian daerah yang makmur dan Gapeksindo bisa terus tumbuh dan berkembang di Sumatera Selatan," ujarnya. Sementara itu, Ketua Umum DPD GAPEKSINDO periode 2013-2018, H. AS. Moensi Asyik mengatakan, peserta Musda IV DPD meliputi seluruh ketua dan pengurus DPC GAPEKSINDO se-Sumsel dengan tema Musda "Membangun dengan Profesional dan Rasa Persatuan" Moensi Asyik menjelaskan, para peserta musda akan melakukan evaluasi kinerja pengurus periode lalu, kemudian menyusun program kerja yang akan dilaksanakan 5 tahun kedepan dan terakhir pemilihan ketua dan pengurus yang di pandang cakap melaksanakan program kerja dan mengembangkan Gapeksindo. "Jadi paling tidak tiga hal itu yang akan dibahas dalam Musda ini. Selaku ketua saya sangat berterimakasih karena dapat melakukan musda dengan tepat waktu," pungkasnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel / AD

Baca Detail
Gubernur Herman Deru Janji Bangun Kesehatan Tanpa Embel-Embel Politik Sumsel
05 Oct 2018 Dilihat 208x

Gubernur Herman Deru Janji Bangun Kesehatan Tanpa Embel-Embel Politik

Palembang - Gubernur Sumsel Herman Deru memastikan dirinya akan membangun kesehatan yang menjadi hak warga Sumsel tanpa embel-embel politik. Pernyataan itu diungkapkannya saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Dies Natalis Fakuktas Kedokteran Unsri ke-56, di Gedung Graha Sriwijaya, Kamis (4/10). "Hari ini tentu hari yang membanggakan dan membahagiakan kita semua. Dimana hari ini Fakultas Unsri Kedokteran berulang tahun ke 56, usia yang sangat matang,"katanya. Selama ini kata mantan Bupati OKU Timur tersebut, karya nyata yang sudah dilakukan para Alumni Fakultas Kedokteran Unsri sudah terbukti bagi masyarakat.  "Kedepan saya ingin bersama dengan para penggagas, para penggerak di bidang kesehatan saya ingin Sumsel ini jadi provinsi yang warganya sehat, karena mereka memang mengerti arti pentingnya kesehatan,"ujarnya. Maka itu, dirinya mengawali kerjanya sebagai pemimpin Sumsel mengajak para penggagas, penggerak untuk bisa berdiskusi dalam memecahkan masalah di bidang kesehatan tersebut. Hal ini beralasan karena menurutnya masih ada masalah kesehatan yang tersisa dan yang sedang viral yakni soal Stunting.  Masalah stunting itu menuutnya bisa saja dipicu masalah ekonomi dan ketidaktahuan masyarakat akan masalah kesehatan. Di sinilah menurutnya diperlukan peran pemerintah. Bagaimana dokter-dokter ini menjadi betah di lapangan. "Nanti saya akan ajak, Rektor, Dekan, para Bupati/Walikota untuk bersama-sama dengan para Alumni Fakultas Kedokteran Unsri membangun kesehatan yang sebenarnya. Tanpa harus diembel-embeli maksud politik di dalamnya. Karena kesehatan dan pendidikan itu adalah hak masyarakat yang harus kita layani bersama,"tuturnya Dirinya berharap para Alumni Fakultas Kedokteran dapat berkonsentrasi menjalankam tugasnya melayani masyarakat baik itu di daratan, perairan maupun di pelosok dan perbatasan. "Kalaupun ada sesuatu yang membuat kurang betah disana ayo kita berdiskusi apa masalahnya, atau insentif  yang kurang jelas atau insentif yang terhambat tapi tentu fasilitas-fasilitas yang memadai harus kita segera persiapkan untuk para Alumni fakultas Kedokteran di masa yang akan datang,"tutupnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel / AD Sumber : Humas Pemprov. Sumsel

Baca Detail
Gubernur Sumsel Herman Deru Lepas Kafilah MTQ XXVII Sumsel Sumsel
04 Oct 2018 Dilihat 287x

Gubernur Sumsel Herman Deru Lepas Kafilah MTQ XXVII Sumsel

Palembang, Sumselprov.go.id – Usai ngantor hari pertama di Pemrov Sumsel, Gubernur Sumsel Herman Deru langsung menghadiri sejumlah agenda, salah satunya melepas Qori-qoriah yang akan bertandingke MTQ Nasional XXVII di Medan mulai 07 sampai 13 Oktober mendatang, Rabu (03/10/2018). Di hadapan 79 Qori dan Qoriah serta official dan 5 pelatih, orang nomor satu di Sumsel tersebut berpesan tiga hal. Dia meminta para kalifah berangkat dengan serius, berjuang serius dan pulang dengan membawa nama baik untuk Sumsel. "Maknai perjalanan ini sebagai jihad. Pertaruhan kalian membawa nama besar Sumsel. Performa harus betul-betul dijaga, karena itu penting," tegas suami Febrita Lustia ini. Dengan persiapan yang matang, Herman Deru optimistis utusan ini akan mampu mengharumkan nama Sumsel di kancah nasional. Herman Deru juga memastikan akan memberikan perhatian yang lebih pada kegiatan-kegiatan yang berhubungan denga syiar Islam karena memang masuk dalam pritoritasnya. Hal itu telah ditandai dengan upayanya merealisasikan program satu rumah satu tahfidz, lengkap dengan kesejahteraan bagi para tenaga pengajarnya, sehingga rumah tahfidz yang dibangun dapat melahiran qori-qoriah yang handal. "Bukan hanya karena panggilan hati, saya hadir disini karena saya yakin ini penting untuk masyarakat dan provinsi Sumsel. Ini punya nilai khusus yang membanggakan. Semoga kehadiran saya menjadi spirit bagi mereka dalam bertanding" ujarnya. Di tempat yang sama Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sumsel Ahmad Najib mengatakan, puluhan Qori dan qoriah yang dikirim mewakili Sumsel ini merupakan utusan qori-qoriah terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Sumsel. "Mereka yang diutus ini adalah pemenang dari tiap-tiap kabupaten. Mereka akan bertanding di Sport Center Area Medan. Kegiatan ini akan dibuka Oktober ," jelasnya. Dengan tambahan arahan dari Gubernur Sumsel Herman Deru, Ahmad Najib berharap makin memompa semangat para kafilah yang akan bertanding. Sementara itu usai pelepasan secara simbolis oleh Gubernur Herman Deru, sejumlah kafilah tampak antusias dengan kahadiran Gubernur baru tersebut. Mereka mengelu-elukan kehadiran Herman Deru yang biasa disingkat HD pada acara pelepasan. Menurut mereka kedatangan HD memberi semangat tersendiri bagi mereka untuk bertanding di Medan. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Mulai Ngantor, HDMY Ingin Kembalikan Keaslian Gedung Pemprov Sumsel
04 Oct 2018 Dilihat 222x

Mulai Ngantor, HDMY Ingin Kembalikan Keaslian Gedung Pemprov

Palembang- Gubernur Sumsel Herman Deru dan Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya periode 2018-2023, Rabu hari ini (3/10) mulai berkantor di Pemprov Sumsel. Keduanya datang ke gedung Pemprov Sumsel dengan beriringan sekitar pukul 13.10 WIB siang dan langsung meninjau ruang kerja masing-masing. Selanjutnya HDMY begitu biasa mereka disapa langsung meninjau sejumlah ruangan. Ruang pertama yang mereka kunjungi adalah ruang kerja gubernur lalu dilanjutkan ke ruang rapat wakil gubernur. Di ruang rapat wakil gubernur ini, Herman Deru dan Mawardi sempat duduk sebentar dan berbincang dengan Sekda Nasrun Umar yang didaulat menjadi guide untuk mengantar gubernur anyar tersebut berkeliling kantor. Sambil duduk dan bersandar di sofa ruangan wakil gubernur, Herman Deru yang hari itu mengenakan kemeja cokelat tampak begitu menikmati fasilitas yang ada. Dia bahkan menyarankan untuk mengembalikan arsitektur bangunan gedung Pemprov kembali seperti bentuk aslinya. Menurutnya keaslian bangunan gedung Pemprov yang akan ditempatinya lima tahun ke depan ini patut dikembalikan karena kreasi arsitekturnya merupakan kreasi dari Bapak Poklamator yang juga Presiden Republik Indonesia yang pertama yakni Soekarno "  Saya sudah cari-cari digoogle tentang sejarah bangunan ini. Usianya sudah lumayan. Nanti akan kita renovasi  dan kembalikan ke bentuk semula. Dulu arsitektur awalnya gedung ini mirip Hotel Indonesia. Itu kreasi pak Soekarno," ungkapnya. Usai berbincang sejenak soal sejarah itu, kedua pemimpin baru Sumsel tersebut melanjutkan peninjauan ke balkon yag berada persis di atas air mancur. Di sini, Herman Deru, Mawardi Yahya dan Sekda Sumsel Nasrun Umar kembali berbincang sebentar. Tak berapa lama, aksi keliling mereka lanjutkan  ke ruang Media Center tempat rekan-rekan wartawan bekerja mengirimkan berita yang sama-sama berada di lantai II. Selanjutnya mantan Bupati OKU Timur dan mantan Bupati Ogan Ilir itu masuk ke ruang rapat Bina Praja. Di ruangan ini, HDMY melakukan silaturahmi dengan seluruh, staf khusus  Kepala OPD dan sejumlah kepala biro. Di hadapan seluruh kepala OPD yang hadir Gubernur Sumsel herman deru sedikit menapak tilas balik perjuangan bagaimana ia bisa sampai menjadi Gubernur. Cerita itu dimulai dari khayalannya sejak duduk di bangku sekolah dasar.   MC Diskominfo Prov. Sumsel / AD Sumber : Humas Pemprov. Sumsel

Baca Detail
Ribuan Masyarakatan dan Sejumlah Pejabat  Hadiri Tasyakuran Pelantikan Gubernur Sumsel Sumsel
03 Oct 2018 Dilihat 291x

Ribuan Masyarakatan dan Sejumlah Pejabat Hadiri Tasyakuran Pelantikan Gubernur Sumsel

Palembang, Sumselprov.go.id -- Pemerintah Provinsi Sumsel menggelar doa bersama dan syukuran menyambut Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel Periode 2018-2023, H Herman Deru dan Mawardi Yahya di  Griya Agung, Selasa (02/10/2018). Ribuan masyarakat dan sejumlah pejabat daerah memadati lokasi acara yang dilaksanakan di bawah tenda halaman Griya Agung sejak sore. Doa dan Tasyakuran pun berlangsung dalam suasana khusuk, ribuan masyarakat tumpah ruah memadati kursi bawah tenda. Karena banyaknya tamu yang ingin mengikuti kegiatan itu membuat cukup banyak orang tidak mendapat kursi. Tidak terkecuali Rektor Unsri , Anies Sagaff yang nampak duduk di teras  Griya Agung selama kegiatan itu berlangsung. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Foto Arif Imawa/BPBD-SS

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.