Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

7 Karya Budaya Sumsel Menjadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia Sumsel
11 Oct 2018 Dilihat 5305x

7 Karya Budaya Sumsel Menjadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Jakarta sumselprov.go.id- Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya menerima sertifikat penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia tahun 2018, meliputi 7 Karya Budaya yang ada di Provinsi Sumsel. Sertifikat tersebut diserahkan langsung Direktur Jenderal Kebudayaan, Kemendikbud RI, Hilmar Farid kepada Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya pada acara Apresiasi Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia tahun 2018 di Gedung Kesenian Jakarta, Rabu malam (10/10/2018).   Kegiatan apresiasi penetapan warisan budaya takbenda Indonesia merupakan puncak dari serangkaian kegiatan penetapan warisan budaya takbenda Indonesia yang bertujuan untuk melestarikan, melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkan budaya Indonesia.   Karya Budaya Sumsel yang ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda Indonesia yaitu ;1. Adat Timbang Kepala Kebo, merupakan adat istiadat masyarakat ritus dan perayaan-perayaan.2. Ngobeng, merupakan adat istiadat masyarakat ritus dan perayaan-perayaan.3. Tari Kebagh, merupakan seni pertunjukan.4. Tari Silampari Kahyangan Tinggi, merupakan seni pertunjukan.5. Pindang Palembang, merupakan kemahiran dan kerajinan tradisional.6. Tikar Purun Pedamaran, merupakan kemahiran dan kerajinan tradisional.7. Surat Ulu, merupakan tradisi dan ekspresi lisan.   "Penetapan warisan budaya takbenda Indonesia dilaksanakan melalui serangkaian tahapan yang dilaksanakan oleh Tim Ahli, Narasumber, Dinas Kebudayaan Provinsi se-Indonesia dan Balai Pelestarian Nilai Budaya," ungkap Dirjen Kebudayaan, Hilmar Farid dalam kata sambutannya.   Lanjut Hilmar Farid, ada berbagai kondisi yang dihadapi oleh warisan budaya Indonesia diantaranya terancam punah dan warisan budaya yang ada di perbatasan rentan terhadap pengakuan oleh negara lain.   "Kurangnya pelestarian warisan budaya takbenda akan berdampak pada hilangnya identitas sebagai bangsa berkebudayaan yang didalamnya terkandung nilai, makna yang luhur," tegas Hilmar.   Hilmar Farid mengharapkan adanya timbal balik antara berbagai pihak terkait pelaksanaan penetapan warisan budaya takbenda Indonesia dan tindak lanjut setalah ditetapkan karena harus melakukan pelestarian dengan aksi nyata seperti yang diharapkan dalam Undang-Undang Nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan. "Aksi nyata bisa dilakukan dalam rangka perlingungan, pengembangan, pemanfaatan serta pembinaan," ujarnya.   Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya mengatakan, keragaman budaya yang ada di Sumsel harus terpeliharan dan terus dikembangkan. Pemerintah Provinsi Sumsel sudah berkomitmen penuh untuk hal itu bersama sama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumsel.   "Keberagaman budaya dibebagai daerah di Sumatera Selatan memang harus terus dikembangkan dan diangkat sampai ketingkat nasional," terang Mawardi Yahya.   Selain Provinsi Sumsel, sejumlah daerah lainnya juga mendapatkan setifikat yang sama diantaranya Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu dan Provinsi Jambi.   MC Diskominfo Prov. Sumsel /AD/PE Foto : Humas Pemprov Sumsel

Baca Detail
Pangdam II/Swj dan Kapolda Sumsel Tinjau Langsung Titik Hotspot Sumsel
11 Oct 2018 Dilihat 152x

Pangdam II/Swj dan Kapolda Sumsel Tinjau Langsung Titik Hotspot

Inderalaya, Sumselprov.go.id -- Komandan Komando Resort Militer (Danrem) 044/Gapo Kolonel Inf Iman Budiman, S.E. yang juga menjabat sebagai Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Karhutbunla Provinsi Sumatera Selatan bersama Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M.Hum.  dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Zulkarnain Adinegara, melakukan peninjauan langsung ke titik hutan dan lahan yang beberapa waktu lalu terjadi kebakaran, tepatnya  di Desa Ibul Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (10/10/2018). Dansatgas Karhutbunla Kolonel Inf Iman Budiman, S.E. menyampaikan, hingga saat ini kita terus pantau titik-titik rawan kebakaran, khususnya di wilayah Rambutan Banyuasin dan Pemulutan Ogan Ilir, dimana beberapa waktu yang lalu di tempat ini telah terjadi kebakaran yang mengakibatkan Kota Palembang beberapa hari, tepatnya hari Jum’at, Sabtu dan Minggu (5-7/10) sempat diselimuti kabut asap. Adapun titik api yang sempat terjadi tersebut berada di Desa Pulau Semampu dan Desa Rambutan Kec. Rambutan Kab. Banyuasin dan Desa Ibul Kec. Pemulutan Kab. Ogan Ilir. “Kita tetap bersiaga dengan menyiapkan personel dari Yonif 141/AYJP, Babinsa Kodim 0430/Banyuasin dan personel dari BPBD, yang secara terus menerus serta intens berkoordinasi dengan pihak Manggala Agni serta masyarakat peduli api di wilayah Banyuasin termasuk dengan Sub Satgas Udara,” jelas Kolonel Budiman. Lebih lanjut, ia menyampaikan untuk tim dari TNI yang tergabung dalam Sub Satgas Darat tetap bersiaga disejumlah titik rawan kebakaran guna memastikan lokasi aman dan tidak terjadi kebakaran lagi. “Kemaren ada hujan cukup membantu, di area rawan kebakaran serta ada titik api di wilayah Banyuasin dan Ogan Ilir mengalami penurunan dan kita terus patroli memantau serta melakukan pemadaman secara terpadu jika ada titik api,” jelasnya. Selain itu untuk memudahkan pencegahan pada saat terjadi titik api meningkat, Satgas telah melakukan pemetaan lokasi daerah  sangat rawan Karhutbunla, dan wilayah yang terus dipantau adalah di wilayah Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Musi Banyuasin dan di wilayah Banyuasin. Dalam kegiatan peninjauan ini, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M.Hum.  dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Zulkarnain Adinegara bersama Dansatgas Karhutbunla  turut melakukan water bombing pemadaman api yang masih menyala di Desa Ibul Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir. Dan juga melakukan water bombing dengan menggunakan Helykopter bersama Sub Satgas Udara di tempat-tempat yang masih terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Ogan Ilir dan Banyuasin Sumatera Selatan. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Sumber : Penrem 044/Gapo

Baca Detail
Pangdam II Sriwijaya dan Kapolda Pimpin Langsung Pemadaman Kahutla Sumsel
11 Oct 2018 Dilihat 305x

Pangdam II Sriwijaya dan Kapolda Pimpin Langsung Pemadaman Kahutla

Inderalaya, Sumselprov.go.id -- Komandan Komando Resort Militer (Danrem) 044/Gapo Kolonel Inf Iman Budiman, S.E. yang juga menjabat sebagai Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Karhutbunla Provinsi Sumatera Selatan bersama Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M.Hum.  dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Zulkarnain Adinegara, melakukan peninjauan langsung ke titik hutan dan lahan yang beberapa waktu lalu terjadi kebakaran, tepatnya  di Desa Ibul Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (10/10/2018). Dansatgas Karhutbunla Kolonel Inf Iman Budiman, S.E. menyampaikan, hingga saat ini kita terus pantau titik-titik rawan kebakaran, khususnya di wilayah Rambutan Banyuasin dan Pemulutan Ogan Ilir, dimana beberapa waktu yang lalu di tempat ini telah terjadi kebakaran yang mengakibatkan Kota Palembang beberapa hari, tepatnya hari Jum’at, Sabtu dan Minggu (5-7/10) sempat diselimuti kabut asap. Adapun titik api yang sempat terjadi tersebut berada di Desa Pulau Semampu dan Desa Rambutan Kec. Rambutan Kab. Banyuasin dan Desa Ibul Kec. Pemulutan Kab. Ogan Ilir. “Kita tetap bersiaga dengan menyiapkan personel dari Yonif 141/AYJP, Babinsa Kodim 0430/Banyuasin dan personel dari BPBD, yang secara terus menerus serta intens berkoordinasi dengan pihak Manggala Agni serta masyarakat peduli api di wilayah Banyuasin termasuk dengan Sub Satgas Udara,” jelas Kolonel Budiman. Lebih lanjut, ia menyampaikan untuk tim dari TNI yang tergabung dalam Sub Satgas Darat tetap bersiaga disejumlah titik rawan kebakaran guna memastikan lokasi aman dan tidak terjadi kebakaran lagi. “Kemaren ada hujan cukup membantu, di area rawan kebakaran serta ada titik api di wilayah Banyuasin dan Ogan Ilir mengalami penurunan dan kita terus patroli memantau serta melakukan pemadaman secara terpadu jika ada titik api,” jelasnya. Selain itu untuk memudahkan pencegahan pada saat terjadi titik api meningkat, Satgas telah melakukan pemetaan lokasi daerah  sangat rawan Karhutbunla, dan wilayah yang terus dipantau adalah di wilayah Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Musi Banyuasin dan di wilayah Banyuasin. Dalam kegiatan peninjauan ini,Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M.Hum.  dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Zulkarnain Adinegara bersama Dansatgas Karhutbunla  turut melakukan water bombing pemadaman api yang masih menyala di Desa Ibul Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir. Dan juga melakukan water bombing dengan menggunakan Helykopter bersama Sub Satgas Udara di tempat-tempat yang masih terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Ogan Ilir dan Banyuasin Sumatera Selatan.(Red/Ril) MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Pangdam II Sriwijaya dan Kapolda Serta Dansatgas Karhutla Lakukan Patroli Udara Sumsel
11 Oct 2018 Dilihat 299x

Pangdam II Sriwijaya dan Kapolda Serta Dansatgas Karhutla Lakukan Patroli Udara

Palembang, Sumselprov.go.id --  Pangdan II Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan beserta Kapolda Sumsel, Irjen Zulkarnain Adinegara dan Komandan Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Dansatgas Karhutla) Kolonel Iman Budiman melakukan Patroli Udara untuk meloihat langsung titik-titik api (Hotspot) yang menyebabkan kabut asap di Kota Palembang beberapa hari yang lalu. Pangdam II Sriwijaya mengatakan, ia bersama Kapolda dan Dansatgas akan patroli melalui udara melihat real di lapangan hotspot yang ada dan penanggulangannya. “Berdasarkan laporan dari Dansatgas yang juga Komandan Korem 044/Gapo ada hotspot di tiga lokasi. Yakni di Desa Ibul 1,  Desa Lorok di Kabupaten Ogan Ilir dan Musi Banyuasin. Kita akan patroli udara untuk melihat langsung hotspot, mudah-mudahan sudah dipadamkan,” jelasnya di Posko Satgas Karhutla, Jalan Akses Bandara, Rabu (10/10/2018). Lanjutnya, dua hari belakangan ini hotspot sudah berkurang secara drastis dibanding beberapa hari lalu. Pada tanggal 5-6  Oktober hotspot meningkat tetapi sudah bisa diatasi. “Petugas TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni dan masyarakat bahu membahu memadamkan  api. Kepada masyarakat kita sudah himbau untuk tidak membakar lahan,” terangnya. Ia berharap segera turun hujan sehingga hotspot dapat padam dan masyarakat dapat menanam. Walaupun beberapa hari ini sudah turun  hujan namun personilnya masih tetap di lapangan berpatroli agar tidak terjadi pembakaran hutan dan lahan. “Hari ini yang terbakar hanya setengah hektar. Walaupun kecil tetap harus kita padamkan. Lahan masyarakat yang terbakar hanya kecil antara setengah sampai dua hektar tidak ada milik korporasi,” ungkapnya. Ditambahkannya, personilnya saat ini masih di lapangan yakni di 55 desa rawan karhutla, dengan jumlah 260 orang. Dua hari.lalu ia mengatakan ada penambahan 62 personil dari Kodam II Sriwijaya untuk mengamankan konservasi di daerah Pampangan. “Personil kita di lapangan sudah cukup, tidak perlu ada penambahan personil lagi. Personil kita tetap akan  ada dilapangan sampai situasi memungkinkan,” tegasnya. Sementara itu Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan selama tahun 2018 titik-titik api yang terpantau adalah 74 titik api di OKI, 38 titik api di OI, 28  kasus di Muba, 13 titik api di Muara Enim sementara di OKU Induk dan Musi Rawas hanya 1 titik api. “Sejauh ini luasan yang ditangani oleh penyidik adalah 1.035 hektar, memang kebakarannya ada yang setengah hektar yang paling besar 225 hektar milik korporasi, Rambang dan  di Bayung Lencir, Muba ada 100 hektar,” urainya  ia menyampaikan, dari sejumlah karhutla yang sudah ditangani oleh pihaknya sebanyak 8 kasus satu  korporasi dan 7 perorangan. Ia mengatakan bahwa sebenarnya korporasi ada dua kasus tetapi masih dalam penyelidikan untuk mencari tersangkanya belum penyidikan. “Sudah ada P 21, malah di OI sudah disidangkan mungkin  sudah vonis. Untuk penyidikan karhutla menjadi kewenangan masing-masing  Polres,” tutupnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Sumber : Nopri BPBD SS

Baca Detail
Wagub Mawardi Ingatkan Siswa SMAN Sumsel Tetap Rendah Hati Sumsel
11 Oct 2018 Dilihat 200x

Wagub Mawardi Ingatkan Siswa SMAN Sumsel Tetap Rendah Hati

Palembang, sumselprov.go.id - Inagurasi SMAN Sumsel angkatan X Tahun Ajaran 2018/2019 yang digelar di Gedung Amphiteathre dihadiri langsung Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya, Rabu (10/10). Mantan Bupati Ogan Ilir itu menitipkan pesan kepada 100 siswa baru yang diterima untuk menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang tetap rendah hati. Menurut Mawardi sekolah ini sudah selayaknya dilanjutkan, karena merupakan komitmen Pemprov Sumsel untuk menciptakan anak-anak Sumsel yang berkualitas sehingga dapat bersaing dengan negara-negara lainnya. Dengan sejumlah prestasi yang berhasil ditorehkannya, dia optimistis jebolan SMAN Sumsel ini mampu mengharumkan nama Sumsel di kancah nasional dan internasional. " Cuma satu pesan saya, kalau sudah berhasil jangan lupa silaturahmi dan rendah hati. Ini penting tapi kadang dilupakan. Jaga silaturahmi dengan masyarakat. Bagaimanapun bagusnya SDM kalau tidak bisa menempatkan diri dalam masyarakat percuma," ujarnya. Lebih jauh Mawardi mengatakan, Pemprov Sumsel akan tetap memberikan support pada sekolah unggulan ini. Meskipun tidak dipungkiri akan ada beberapa perubahan-perubahan. "Selamat inagurasi ke-10 angkatan X SMAN Sumsel semoga kedepan SMAN Sumsel makin maju, dan alumninya dapat berkontribusi bagi Pemprov Sumsel dan Indonesia," ujar Wakil Gubernur Sumsel tersebut. Sementara itu, Kepala SMAN Sumsel Ridwan Aziz mengatakan sejak berdiri tahun 2009 SMAN Sumsel terus mencari siswa berprestasi dari keluarga prasejahetra se Sumsel. Mereka inilah yang akan dibimbing untuk menjadi calon pemimpin masa depan.  "Kami sudah meluluskan 670 alumni dan mereka sudah tersebar di sejumlah PT terkemuka dalam dan luar negeri. SMAN Sumsel juga menerapkan dua kurikulum nasional dan cambrige sehingga semua siswa kita mampu bersaing," jelasnya. Lebih jauh Ridwan mengatakan dengan beasiswa penuh  SMAN Sumsel ini ditargetkan menjadi gerbang bagi siswa berprestasi di Sumsel. Karena itu diapun mengucapkan selamat kepada 100 siswa yang baru diterima tahun ajaran 2018/2019. "Selamat bergabung bagi calon pemimpin bangsa. kalian sudah terpilih dari 1000 pendaftar. Sekarang tugas kalian adalah membahagiakan orang tua dan provinsi Sumsel. Mari kita harumkan nama Sumsel di kancah nasional dan internasional. Sekolah inipun menjadi rumah kedua bagi siswa,  karena itu diapun meminta sekolah dan orang yua saling bersinergi. MC Diskominfo Prov. Sumsel / AD Sumber : Humas Pemprov. Sumsel

Baca Detail
Wapres Harap Media Sediakan Informasi Terpercaya dan Independen Sumsel
11 Oct 2018 Dilihat 179x

Wapres Harap Media Sediakan Informasi Terpercaya dan Independen

Jakarta, Sumselprov.go.id -- Wakil Presiden Jusuf Kalla menyambut baik kehadiran platform digital dan televisi untuk menyediakan informasi bagi masyarakat Indonesia. Bahkan Wapres mengharapkan keberadaan media televisi dan platform digital dapat menyediakan informasi yang kredibel untuk menjadi solusi dan modal memenangkan kompetisi.  "Kita bergembira bagaimana teknologi telah mengubah banyak hal, teknologi mempercepat masalah dan mempercepat solusi informasi yang sampai ke kita," paparnya  dalam Peluncuran Perdana CNBC Indonesia di The Trans Resort Bali, Badung, Rabu (10/10/2018).  Jusuf Kalla menegaskan dinamika ekonomi yang mengglobal membutuhkan keberadaan  informasi yang terpercaya. "Ekonomi dunia sudah mengglobal, informasi bisa datang dari mana-mana. Dari sekian banyak informasi itu dibutuhkan informasi yang kredibel dan terpercaya," ungkapnya. Di tengah situasi persaingan dan kompetisi global, menurut Wapres, orang atau perusahaan yang akan bisa menang karena adanya informasi.  "Tentunya dalam persaingan yang menang adalah yang terbaik dan tercepat. Lebih cepat lebih baik memang. Rupanya ada yang ingat," ujarnya disambut applaus dan tawa hadirin. Oleh karena itu, Jusuf Kalla mengharapkan agar media televisi CNBC terus independen dan tidak terpengaruh akan kekuatan politi apapun. "Terus independen dari informasi politik apapun. Inti infomasi adalah trust dan kecepatan serta dependensi informasi tersebut," katanya. Modal Pengambilan Keputusan Jusuf Kalla menyataian CNBC bisa mengikuti kriteria yang sudah dijalankan di berbagai negara. Dengan menyajikan informasi ekonomi global tentu akan dapat membantu pengambilan keputusan para pengusaha dan pengambil kebijakan. "Inti bisnis adalah kepercayaan dan kecepatan dan informasi yang akurat. Itu membutuhkan kerja yang profesional dan kerja yang cepat tentunya. Patut ditonton untuk mendapatkan informasi yang lebih baik dan seimbang. Kalau seimbang kita semua yakin bisa ambil keputusan yang baik," ujarnya.  Saat ini, menurut Jusuf Kalla, Amerika dan China merupakan kekuatan yang sangat memengeruhi ekonomi dunia. Agar bisa bersaing dibutuhkan sistem dan informasi yang baik.   "Modal dalam dunia dewasa ini adalah informasi. Tanpa kecepatan informasi kita akan ketinggalan dari negara lain dan pesaing-pesaing kita. Para pengusaha dan pengambil keputusan membutuhkan infomasi. Termasuk ketika ada  pasar yang bergejolak juga membutuhkan hubungan dengan respons bagaimana yang kita berikan dalam betuk informasi yang baik kepada siapapun," jelasnya. CNBC dinilai Jusuf Kalla sebagai media yang memiliki pasar tertentu di bidang ekonomi. Dan agar bisa berkembang ia mengharapkan tetap menjaga kredibilitas. "CNBC yang bisa jadi kredibel kalau tidak ditonton maka iklan tidak bisa masuk," ungkapnya. Momentum perhelatan AM IMF WB 2018 dimanfaatkan Trans Media untuk peluncuran perdana CNBC Indonesia yang akan fokus pada kanal informasi ekonomi dan politik.  Menurut CEO Trans Corp, Chaerul Tanjung, CNBC mengembangkan mobile platform sebagai TV platform yang akan melayani informasi bagi kebutuhan masyarakat Indonesia "Sebelumnya kita meluncurkan cnbcindonesia.com, hingga hari ini rata-rata pembaca berjumlah 200 ribu orang. Untuk perjalanan sebuah dot com ini pencapaian yang sangat cepat. Akhir tahun depan kita akan capai 1 juta pengakses website dan pemirsa televisi," ungkapnya optimistis. Chaerul Tanjung menargetkan CNBC akan menjadi platform digital terintegrasi. "Tidak hanya berita dan informasi lewat website dan informasi pasar atau ekonomi. Saat ini kita juga masuk ke teknologi streaming. Dan tahun depan kita akan targetkan ke fintech terintegrasi, bisa transaksi bond, currency dan saham," jelasnya. Acara peluncuran juga dihadiri oleh Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Eko Putro Sandjojo, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara serta CEO atau pimpinan perusahaan multinasional dan Indonesia. MC Diskominfo Prov.Sumsel Sumber : Humas Kementerian Kominfo RI

Baca Detail
BPBD Sumsel Lakukan Gerak Cepat Serahkan Bantuan Gubernur Kepada Korban Kebakaran Sumsel
10 Oct 2018 Dilihat 307x

BPBD Sumsel Lakukan Gerak Cepat Serahkan Bantuan Gubernur Kepada Korban Kebakaran

Palembang, Sumselprov.go.id – Si Jago Merah kembali beraksi di permukiman penduduk kawasan Kertapati, Palembang. Kebakaran cukup besar tersebut terjadi, Selasa (09/10/2018) sekitar pukul 10.30  WIB tepatnya Jl. Aiptu Wahab, Gang Belimbing RT.08 Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan Jakabaring Kota Palembang dengan jumlah korban 92 Jiwa, 25 KK (data sementara). Dampak dari kebakaran yang terjadi sebanyak 6 Unit Rumah hangus terbakar, 2 Unit (7 pintu dan 4 pintu) Rumah bedang terbakar dan 3 Unit Rumah Rusak Ringan. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru sesaat setelah memberikan pengarahan kepada jajaran direksi Bank Sumsel Babel (BSB) langsung meninjau lokasi kebakaran. Mantan bupati OKU Timur dua periode itu sempat tertegun melihat belasan rumah yang ludes dilalap si Jago Merah. Tak mau penderitaan korban makin bertambah, H. Herman Deru segera memrintahkan Dinas Sosial Sumsel dan BPBD Sumsel untuk memberikan bantuan kepada korban kebakaran serta berkoordinasi dengan Pemkot Palembang untuk merebabilitasi rumah warga yang terbakar. “Saya minta semua bergerak, Dinsos harus segera berkoordinasi dengan Pemkot Palembang:, ujar H.Herman Deru. “Kasihan korban kebakaran ini harus cepat dapat bantuan, karena tempat tinggal mereka sudah tidak ada. Jadi saya harap Pemkot Palembang untuk merehabilitasi rumah warga yang terbakar, ujarnya, Selasa (09/10/2018). Sementara melalui Whatsapp Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Prov.Sumsel, H. Iriansyah, SKM., M.Si menulis untuk meringankan korban kebakaran atas nama Gubernur Sumatera Selatan telah diberikan bantuan berupa : Familiy Kit, 30 Paket, Sandang, 30 Paket, Lauk Pauk, 90 Paket, Makanan Siap Saji, 60 Paket, Matras, 30 Lembar, Karung Plastik, 250 Lembar,dan  Perlengkapan Makan, 30 Paket. Dari Dinas Sosial Prov. Sumsel memberikan bantuan berupa Beras, 1 Ton, Lauk Pauk ABCD, 25 Paket, Selimut, 25 Paket, Sandang, 25 Paket, Tenda Gulung, 25 Lembar, Sarung, 25 Lembar, Matras, 25 Lembar, Paket Khusus, 25 Paket, Paket Lansia dan Paket Anak-anak Peci dan Sejadah. Bantuan diserahkan kepada korban oleh Kalaksa BPBD Sumsel melalui Camat dan Tokoh masyarakat setempat. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Foto  Henri P.R Pusdaolps BPBDSS

Baca Detail
Herman Deru Minta BSB Jangan Kalah Agresif Sumsel
10 Oct 2018 Dilihat 214x

Herman Deru Minta BSB Jangan Kalah Agresif

Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel Herman Deru meminta Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumsel-Bangka Belitung lebih agresif mengembangkan diri kedepan. Pernyataan tersebut dilontarkannya pada acara pengarahan Gubernur Provinsi Sumsel Kepada Komisaris, Direksi dan Pejabat Eksekutif Bank Sumsel Babel, di Kantor Utama BSB Lantai I6, Jakabaring Selasa (9/10). " Pada poin ini saya minta ini menjadi catatan, kita perlu membenahi dan memperbesar aset kita dengan seoptimal mungkin. Ini tentu harus dilakukan dengan gerak yang lebih agresif," tegasnya. Diakui HD beberapa tahun terakhir kinerja BSB menunjukkan kenaikan yang signifikan. Hal ini terlihat dari aset yang mendekati angka Rp23 triliun. Namun demikian kata HD hal ini belum bisa menyamai kinerja beberapa BPD di pulau Jawa.  "Saya juga cari-cari tahu bank-bank (BPD) mana yang paling besar di Indonesia, ada BJB, ada Bank Jateng dan DKI. Nah kalau untuk BSB ini baru sejajar dengan Bank Sumbar," jelasnya. Untuk mendukung agresifitas itu HD menilai BSB perlu meningkatkan kembali layanan, tampilan dan perbanyak promosi. Kemudian yang tak kalah penting adalah para direksi dan staf jajaran juga harus kreatif mencari tahu apa keinginan nasabah.  " Bank Sumsel Babel ini adalah kebanggaan ke sumsel. Jadi bagaimana caranya kita membuat masyarakat Sumsel merasa memiliki bank ini. Kebanggaan ini jangan sampai hilang," tambahnya. Selain itu Gubernur HD juga membawa bebebrapa catatan mengenai  targetnya untuk BSB. Di masa kepemimpinannya HD menghimbau agar BSB  terlibat langsung dalam pembiayaan program-program unggulan daerah di masa mendatang. Target itu tak lain bertujuan untuk itu mengembalikan kejayaan Sumsel sebagai daerah lumbung pangan.  "Kalau pertanian, perkebunan kita berkembang bagus ini akan cepat mengurangi angka kemiskinan. Peran bank di sini sangat penting untuk membiayai program ini. Saya akan bahas lebih banyak soal ini pada pertemuan berikutnya" ungkap HD. Dikatakanya kesempatan bank untk mendaoatkan dana pihak.ketiga dari calon nasabah masih terbuka luas. Sebab sebagai mantan bupati OKU Timur dua periode, dia paham betul bahwa masih banyak masyarakat di pedesaan yang bekum tersentuh lembaga pembiayaan seperti bank. " Ini harus jadi perhatian kita semua. Ayo kita mulai dari open minded kita secara bersama-sama dulu. Jangan menyepelekan pelaku usaha mikro, memang penampakannya kecil tapi uangnya nyata. Ini untuk kita juga biar kontribusi BSB ke Pemprov makin besar," jelasnya. Sementara itu Direktur Utama (Dirut) BSB Muhammad Adil menjelaskan bahwa rencana kerja BSB Sumsel saat ini sudah sejalan dengan visi misi gubernur dan wakil gubernur yang baru disampaikan beberapa hari lalu. " Targetnya sudah terintegrasi dengan visi misi gubernur dan wakil gubernur yang ingin mengurangi angka kemiskinan. Ada perbaikan-perbaikan yang tidak bisa kita anggap remeh khususnya perbaikan pelayanan di bidang IT," jelas Adil. Saat ini lanjut M.Adil kinerja BSB mencatat hasil menggembirakan dimana DPK terkumpul sebesar Rp18,5 triliun, kemudian kredit sebesar Rp3,1 triliun dengan perolehan laba mencapai Rp426 miliar. "Untuk tingkat kesehatan  NPL bank terus dijaga 2,6 % dan maksimum 5%. Kita upayakan terus jaga mitigasi resiko dan lainnya. Mimpi saya kita jadi raja di negeri sendiri. Sampai Juli target  DPK sebentar lagi lewat. Kalau ATM kinclong dan layanan digital jalan, mudah-mudahan BSB akan semakin maju," tutupnya. Usai memberikan pengarahan, Dirut BSB Muhammad Adil memberikan BSB Cash secara simbolis kepada Gubernur Sumsel Herman Deru. BSB Cash yanf merupakan layanan e-money ini dapat digunakan untuk membayar sejumlah transaksi meliputi tiket LRT, Transmusi dan Tol. Hadir juga dalam acara tersebut yakni Staf Khusus Gubernur yang juga mantan Dirut BSB Asfan fikri Sanaf dan Komisaris Utama BSB Yusri Efendi. MC Diskominfo Prov. Sumsel / AD Sumber : Humas Pemprov. Sumsel

Baca Detail
Diskominfo Sumsel Siap Integrasikan Aplikasi untuk Command Center Sumsel
10 Oct 2018 Dilihat 199x

Diskominfo Sumsel Siap Integrasikan Aplikasi untuk Command Center

Palembang sumselprov.go.id- Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan menggelar  pelatihan 2 hari untuk para operator computer aplikasi Command Center dalam rangka In House Training Operator Sumsel Command Center, Selasa-Rabu , 9-10 Oktober 2018 di Ruang Rapat Kominfo Provinsi Sumsel. Kegiatan ini bertujuan untuk memaksimalkan penggunaan aplikasi-aplikasi yang telah dimiliki oleh Diskominfo Sumsel sehingga dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat luas, begitu yang diungkapkan oleh Kepala Bidang TIK dan Persandian Diskominfo Sumsel, John Kennedy saat membuka acara ini. “Para peserta training akan dibekali pengetahuan tentang 5 aplikasi yang telah Diskominfo miliki, sehingga setelah kegiatan ini berlangsung maka data-data yang ada dapat terupdate secara kontinyu dan dapat dimanfaatkan dengan baik”, ucapnya. Sebagai tindak lanjut, Beliau mengatakan bahwa melalui kegiatan ini akan didisposisikan mengenai pembagian tugas bagi para ASN dan Non ASN untuk bertanggung jawab dalam mengoperasikan dan mengelola aplikasi layanan masyarakat.   “Dalam waktu dekat, hal yang menjadi fokus utama setelah pelatihan ini adalah penerapan aplikasi perkantoran yang akan memonitor semua pegawai agar dapat bekerja dengan lebih produktif”, ujarnya. Menurutnya, aplikasi Si Data maupun SumselCare perlu terus dikembangkan dan diintegrasikan terutama dalam hal penambahan data maupun informasi yang dapat memudahkan proses pemenuhan kebutuhan pelayanan masyarakat secara online. “Saya harap para peserta nantinya dapat mengaplikasikan dengan baik ilmu yang telah didapatkan untuk pengelolaan aplikasi di command center”, katanya. Hari pertama dalam pelatihan ini, membahas tentang Berita Sumselprov, Sumsel Care, dan Employee Monitoring System. MC Diskominfo Prov Sumsel/PE Foto: Tim Satgas

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.