Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Ini Strategi HD Tumbuhkan Entrepreneurship Siswa SD Sumsel
26 Oct 2018 Dilihat 226x

Ini Strategi HD Tumbuhkan Entrepreneurship Siswa SD

Palembang, Sumselprov.go.id -- Banyak cara dilakukan Gubernur Sumsel Herman Deru menumbuhkan minat anak-anak untuk menjadi entrepreneurship sejak dini. Tadi pagi misalnya, orang nomor satu di Sumsel itu sengaja membeli hampir semua jajanan yang ditawarkan para siswa dalam acara Entrepreneur Day 2018 di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Furqon, Rabu (24/10) Setidaknya ada 7-8 stand pedagang cilik yang disinggahinya, usai ia membuka secara resmi Entrepreneur Day 2018 SDIT Al Furqon kemarin. Pertama-tama HD menyambangi stand Toko Serabi Durian. Di stand ini HD mencicipi surabi durian yang sudah dikemas anak-anak sekolah dasar ini dengan sedemikian rupa. Sambil memesan minum, HD juga menjajal jajanan cilok buatan para siswa tersebut. " Jadi berapa harga semuanya. Saya tadi makan cilok dan surabi durian," tanya HD kepada siswa penjaga stand sambil menyodorkan uang seratus ribuan. Tak pelak aksi gubernur kebanggaan wong Sumsel itu membuat anak-anak di stand-stan lain histeris. Mereka pun ramai-ramai mengerumini HD dan memaksanya mampir ke stand-stand mereka. Alhasil HD pun diajak berkeliling stand sambil berbelanja. Selain berbelanja di stand surabi, HD juga tampak membeli jus segar alami buatan anak-anak. Selanjutnya ia juga mendatangi stand Alfarabi yang menjual jajanan bocah old and now. Di stand ini HD sempay membeli nasi uduk seharga Rp6000. "Kegiatan ini positif sekali karena sejak dini anak-anak diajari mandiri. Harapannya tentu kita ingin anak-anak inilah yabg nantinya bisa menciptakan lapangan kerja dan usahanya sendiri usai tamat sekolah. Jadi tamat sekolah bukan mencari kerja tapi menciptakan lapangan kerja," ujarnya. Sebelum membuka entrepreneurship day secara resmi, HD dalam sambutannya mengatakan sangat takjub dengan perkembangan SDIT Al Furqon. Menurutnya sekolah ini semakin maju dan membanggakan. HD pun berharap Al Furqon dapat memberikan sumbangsih lebih besar lagi bagi dunia pendidikan di Sumsel. "Saya tahu betul perkembangan sekolah ini. Karena anak bungsu saya dulu sekolah disini. Luar biasa, saya sempat terdiam waktu sampai disini tadi," ujarnya. Melihat perkembangannya yang signifikan HD berharap Al Furqon terus agresif bergerak bila perlu sampai mendirikan Perguruan Tinggi (PT). Tak perlu banyak jurusan kata HD tapi harus unggul di bidangnya semisal komputer dan ilmu informatika yang bernuansa Islami. Dalam kesempatan itu HD juga berpesan agar para orang tua yang hadir betul-betul waspada dalam mendidik anak, terlebih di era ya g serba digital ini. "Anak-anak sekarang ini luar biasa cerdas. Saya pikir ini erat kaitannya  dengan asupan gizi. Kita sebagai orang tua juga harus lebib waspada dan harus menjadi pengawas terus menerus bagi anak-anak. Karena masa emas ini penting bagi kehidupannya kedepan," jelasnya. Dalam kesempatan itu HD juga mengimbau para guru untuk mengajak anak didik gemar membaca buku. Dengan semangat membaca dan sekolah HD berharap Pendidikan Sumsel akan semakin maju. "Sekarang ini buku sering ditinggalkan anak-anak karena dianggap jadul. Sudah kalah dengan HP dan laptop serta android. Nah ini tugas guru dan orang tua juga," tambahnya. Selain menggelar Entrepreneur Day 2018, kegiatan itu juga diisi dengan penyerahan hadiah bagi guru dan siswa berprestasi yang berhasil membuat beragam karya untuk membantu pengembangan anak-anak dalam belajar.  Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Widodo. Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Islam Al Furqon H Djuliar Rasyid, Ketua Yayasan Pendidikan Islam Al Furqon Hj Desmawati serta Direktur SDIT Al Furqon Emil Rosmali dan Kepala Sekolah SDIT Agus Triyatmono. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Sumber : Rmol.Sumsel

Baca Detail
Banyak Pelamar CPNS Tak Bisa Cetak Kartu Peserta Tes Sumsel
26 Oct 2018 Dilihat 741x

Banyak Pelamar CPNS Tak Bisa Cetak Kartu Peserta Tes

Palembang, Sumselprov.go.id --  Para calon peserta CPNS di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengaku kesulitan mencetak kartu tanda peserta tes, ini diakibatkan website yang disediakan BKN tidak bisa dibuka. Padahal tanggal waktu download pada situs BKN ini akan berakhir Kamis malam pukul 00.00 wib. Salah satu contohnya Rani (26). Seorang peserta yang lulus seleksi administrasi pada formasi kesehatan. Dia mengaku sangat kecewa dengan sistem online yang dibuat oleh BKN. Sebab dirinya sudah berupaya melakukan cetak kartu tanda peserta tes CPNS sejak Senin 22 Oktober hingga Rabu malam 24 oktober. Tapi aplikasi yang tersedia tidak bisa dibuka. "Langkah terakhir akan saya coba meminta bantuan teman di Palembang, siapa tahu jaringan internetnya bagus hingga kartu peserta saya bisa dicetak," harapnya. Di OKU sendiri terdapat 3.693 pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi untuk merebut 225 formasi CPNS. Sedangkan 715 peserta dinyatakan gugur. Jika tidak ada aral melintang, sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, BKN RI secara serentak bakal menggelar Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada 269 titik lokasi se Indonesia. Sesuai jadwal dan tahapanya SKD menggunakan sistem Cumputer Assistend Tes (CAT) dengan waktu pekasanaan mulai Jumat 26 Oktober 2018 hingga Rabu 7 November 2018 di BKN Regional masing-masing. Dikutip berbagai sumber, bahwa Menurut Menteri PAN & RB Syafrudin di Jakarta, mengimbau para pelamar CPNS untuk dapat memahami 3 hal penting secara umum yang bakal jadi materi ujian. Yang meliputi, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Kata Syafrudin, untuk lulus pada tahapan berikutnya, peserta harus mampu mengerjakan soal dengan hasil penilaian pada ambang batas, yang berbeda -beda menurut jenis formasi pilihannya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Sumber :Rmol.Sumsel

Baca Detail
HD Kucurkan Bonus Rp100 Juta untuk Peraih Emas Asian Paragames Sumsel
26 Oct 2018 Dilihat 214x

HD Kucurkan Bonus Rp100 Juta untuk Peraih Emas Asian Paragames

Palembang, Sumselprov.go.id -- Kepedulian Gubernur Sumsel Herman Deru terhadap insan olahraga asal Sumsel sepertinya tak perlu diragukan lagi. Rabu (24/10) sore misalnya, HD langsung mengucurkan bonus masing-masing Rp 100 juta bagi para atlet yang bertanding di ajang Asian Paragames. Kabar gembira tersebut disampaikannya saat rombongan atlet Asian Paragames asal Sumsel beraudiensi di ruang rapat gubernur Rabu sore. Rombongan ini datang dan diketuai oleh Ryan Yohari yang juga jawara dunia paralimpic cabor Bulutangkis. Ryan Yohari selaku ketua NPC menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan mereka, tak lupa ia menjelaskan tentang organisasi NPC dan para atlet peraih medali diajang Asian Paragames. "Dahulu organisasi ini bernama BPOC ( Badan Pembina Olahraga Cacat), tetapi karena tidak boleh lagi menggunakan istilah cacat, maka bergantilah nama menjadi NPC (Nasional Paralimpic Comite) pada tahun 2015. Sebelum berganti nama menjadi NPC, dulunya kami masih di bawah naungan KONI, dan sekarang telah berdiri sendiri setara dengan KONI, tetapi kami menaungi para atlet disabilitas. Kami juga berhasil meraih prestasi pada cabang olahraga Atletik (1 emas), Renang (1 emas, 1 perak, 2 perunggu), Catur (5 emas, 3 perak, 2 perunggu), Bowling (1 emas, 1 perunggu), dan Tennis meja (1 perunggu) semua totalnya 8 emas, 5 perak, 5 perunggu dibawa oleh atlet asal Sumsel." Jelasnya. Semasa berdirinya NPC sejak 2015, sangat banyak kendala yang diutarakan beliau kepada Gubernur Sumsel terutama saat sudah tidak lagi bersama KONI. Ia mengibaratkan NPC saat sudah tidak bersama KONI, NPC seperti anak ayam yang kehilangan induknya. Selaku Ketua NPC, banyak harapan yang diutarakan kepada Herman Deru, terutama masalah hak sebagai atlet yang telah menorehkan prestasi dan pembinaan jangka panjang untuk generasi selanjutnya. "Penghargaan tidaklah hanya sekedar materi, tetapi kami ingin mendapatkan hak yang sama dengan atlet yang lain. Kami percaya dibawah kepemimpinan Gubernur baru, kami akan mendapatkan hak dan perlakuan yang sama." ujarnya. Merespon hal ini, HD sangat terharu dan bangga atas semangat yang ditunjukan oleh para atlet. Rasa bangga dan haru itu jelas tergambar dari raut wajah orang nomor satu di Sumsel ini. "Terimakasih sekali saya dapat dipertemukan dengan orang-orang yamg luar biasa seperti kalian. Walaupun saya kemarin tidak sempat hadir langsung, tetapi saya selalu menyaksikan di televisi perjuangan kalian. Dan terimakasih juga atas prestasi yang kalian raih dan mengharumkan nama Sumsel, Emas Perak Perunggu semuanya membuat kami bangga." ujar HD dengan penuh semangat. Menanggapi hal yang disampaikan oleh Ketua NPC tentang perbedaan perlakuan dan hak yang didapat, HD mengaku tidak ingin adanya kesenjangan antara atlet umum dan disabilitas. "Tidak boleh lagi kita menganggap KONI dan NPC itu berbeda. Tidak ada bedanya atlet umum maupun disabilitas, justru bila memungkinkan disabilitas harus mendapat plus. Misal dalam segi dana untuk pembinaan, harus sama dan bila perlu ada plusnya, sesuai kebutuhan. Saya tidak ingin ada perbedaan." tegasnya Tak lupa dengan perjuangan para atlet yang berjuang diajang Asian Paragames beberapa waktu lalu, HD akan memberikan bonus untuk para atlet yg membawa pulang medali. Bahkan yang belum berhasil mendapatkan medali pun akan diberikan bonus. Sedikit membocorkan nominalnya, HD mengatakan yang tertinggi sebesar Rp 100 juta, untuk peraih medali emas.  "Sabar, diawal 2019 nanti pasti ada, jangan pandang nilainya walaupun tak sebesar yang diberikan Bapak Presiden." Ujarnya sambil diiringi tepuk tangan audiens. Tak hanya memberikan bonus, HD pun mengutarakan harapannya agar pertemuan ini dapat menginspirasi beliau dan jajarannya dalam membuat kebijakan kedepan. Tak lupa pula beliau memberikan ucapan terimakasih karena telah berhasil mengharumkan mana negara serta Sumsel. Untuk membuat kebijakan nanti, HD meminta kepada pengurus NPC untuk membuat data dan merekap jumlah atlet disabilitas di Sumsel sesuai cabang olahraga, termasuk bibit yang bakal bagus kedepan, serta atlet yang sudah pensiun, agar pada saat membuat kebijakan sudah mempunyai data. Beliau melakukan hal ini untuk mengakomodir para atlet agar dapat lebih berprestasi kedepannya. Diakhir pertemuan beliau tak lupa memberika  wejangan dan motivasi agar para atlet tidak merasa minder dengan keterbatasan yang dimiliki. "Saya yakin adik-adik yang hadir disini buka ingin dikasihani, tetapi ingin disetarakan, ini yang membuat kalian lebih dari yang lain. Kalian semua jangan pernah merasa berbeda, selama saya memimpin, kesetaraan itu pasti," tutupnya. [rhd]  MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
HD Siapkan Perda Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Sumsel
26 Oct 2018 Dilihat 184x

HD Siapkan Perda Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Palembang, Sumselprov.go.id -- Menurut HD para alumnus baru ini mestinya sangat bersyukur karena tidak semua orang bisa mengalami proses metamorfosa dari setiap jenjang tingkatan status pendidikan dari SMA, D-3, S-1, S-2 dan seterusnya. Mantan Bupati OKU Timur itu juga mengucapkan  bangga terhadap UMP yang selama ini telah berhasil mencetak banyak petarung. "Kita bangga dan berterimakasih kepada Universitas Muhamadiyah Palembang (UMP) yang telah banyak mencetak kita menjadi seorang petarung, bukan hanya politik tapi juga bisnis"jelasnya. Alumni UMP ini juga mengatakan dan mengingatkan para wisudawan agar mempersiapkan mental untuk memasuki dunia pekerjaan karena beban seorang sarjana dan bukan sarjana sangat berbeda. "Beban mental sarjana dan bukan sarjana sangat berbeda karena akan banyak pertanyaan kemana akan bekerja setelah kuliah"ujarnya sambil mengajak para tamu undangan mengheningkan cipta guna mengenang pelopor pendirinya Muhamadiyah alm. KH. Ahmad Dahlan.  Lebih jauh HD sebagai kepala daerah yang peduli terhadap putra dan putri Sumsel yang siap bekerja, mengatakan akan membuatkan aturan khusus perda tentang ketenagakerjaan.  "Semua investasi yang masuk ke Sumsel harus memakai SDM Sumsel yang tersedia," tegasnya. Terkait wacananya itu, HD berharap agar para wisudawan juga mampu untuk bersaing ilmunya agar ketika dilakukan fit and proper test siap dipakai. HD berharap agar para wisudawan dari semua bidang keilmuan khusus di bidang pertanian, agar mampu berperan untuk mengembalikan Sumsel menjadi Provinsi Lumbung Pangan dan  memajukan Sumsel sebagai provinsi yang sejahtera. Di akhir sambutannya, HD atas nama pribadi dan Pemprov mengucapkan terimakasih kepada setiap orang tua yang berhasil membawa anaknya menjadi seorang sarjana dan mengucapkan selamat sekali lagi kepada para wisudawan. "Atas nama pribadi dan pemprov saya mengucapkan selamat kepada wisudawan yang telah menyelesaikan jenjang pendidikan juga kepada orang tua yang berhasil membawa anak-anaknya menjadi seorang sarjana," ujarnya.[sri/rel] MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Tim SP4N-LAPOR! Sumsel Siap Bertanding Dikancah Nasional Sumsel
26 Oct 2018 Dilihat 277x

Tim SP4N-LAPOR! Sumsel Siap Bertanding Dikancah Nasional

Palembang, sumselprov.go.id- Tim pengelola pengaduan online dan petugas administrator Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional-Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!) Provinsi Sumatera Selatan turut ambil bagian dan siap bertanding pada ajang kompetisi kualitas SP4N-LAPOR! yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) bagi instansi pemerintah se-Indonesia. Keikutsertaan tim SP4N-LAPOR! Sumsel tersebut dikomandoi langsung, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sumsel, Jon Kennedy, SE, M.Si dan Kepala Bidang Pengelola Informasi Publik (PIP) Dinas Kominfo Provinsi Sumsel, Amrullah S.STP, M.Si. Jon Kennedy mengungkapkan bahwa SP4N-LAPOR! adalah integrasi aplikasi layanan masyarakat yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk menyampaikan pengaduan maupun aspirasi  yang akan mendukung pembangunan daerah, khususnya di Sumsel. “SP4N-LAPOR! akan memudahkan pemerintah untuk mengecek dan mengevaluasi aspirasi maupun keluhan dari masyarakat dengan menggunakan teknologi terintegrasi, yang didukung oleh tim pengelola SP4N-LAPOR!”, ujar Jon Kennedy di ruang kerjanya, Kamis (25/10/2018). Lanjut Jon Kennedy, SP4N-LAPOR! akan terus diintegrasikan dengan aplikasi-aplikasi yang ada di sumselprov.go.id milik Pemprov Sumsel, sehingga pemanfaatan aplikasi layanan masyarakat dapat dilakukan secara efektif, efisien, dan turut memobilisasi pembangunan nasional. “Kominfo Sumatera Selatan akan mendukung keterhubungan SP4N-LAPOR! di seluruh kab/kota di Sumsel, agar aspirasi-aspirasi dari masyarakat dapat dijadikan landasan program pembangunan pemerintah untuk mengoperasionalkan solusi terbaik dari laporan masyarakat”, terangnya. Saat ini tim telah melakukan self assessment dengan registrasi dan pelampiran dokumen di sipp.menpan.go.id, untuk kemudian diperiksa oleh tim evaluasi yang terdiri dari perwakilan Kementerian PANRB, Ombudsman RI, dan Kantor Staf Kepresidenan (KSP). Kepala Bidang PIP, Diskominfo Provinsi Sumsel, Amrullah mengatakan tim SP4N-LAPOR! Provinsi Sumsel dibentuk melalui Keputusan Gubernur Sumsel Nomor : 754/KPTS/Diskominfo/2017 tentang tim koordinasi pengelolaan pengaduan online dan petugas administrator pada organisasi perangkat daerah Provinsi Sumsel. Menurutnya, sejak dibentuk pada awal bulan Desember 2017 lalu, tim pengelola SP4N-LAPOR! Provinsi Sumsel telah melayani sejumlah pengaduan masyarakat dan terus melakukan sosialisasi baik melalui media sosial Instagram @Lapor_sumsel, Twitter @Payo Lapor! Sumsel, dan Facebook Payo Lapor! Sumsel serta sosialisasi langsung kepada Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumsel. ”Semua itu kita lakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan publik yang lebih baik di Sumatera Selatan serta untuk mendukung visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel “Sumatera Selatan Maju Untuk Semua”. Diharapkan dengan ikut kompetisi SP4N-LAPOR! dapat menambah motivasi kami untuk terus meningkatkan pengelolaan dan sosialisasi SP4N-LAPOR! di Sumatera Selatan,” ungkap Amrullah Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun melalui www.lapor.go.id, dan Website resmi Kementerian PAN-RB, www.menpan.go.id, kompetisi SP4N-LAPOR! baru pertama kali diselenggarakan berdasarkan Peraturan Menteri PAN-RB No. 39/2018 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Tahun 2018. Kompetisi diperuntukan bagi seluruh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang sudah  memiliki platform SP4N, dan seluruh perangkat daerah yang sudah terhubung dengan platform tersebut. Langkah ini untuk mendorong penerapan SP4N-LAPOR!, menjaring, seleksi, penilaian, dan pemberian penghargaan kepada penyelenggara pelayanan publik yang mengelola SP4N terbaik. Secara lengkap tujuan diadakannya kompetisi SP4N-LAPOR! yakni pertama menjaring, mendokumentasikan, mendiseminasikan, dan mempromosikan pengelolaan pengaduan pelayanan publik sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan public, kedua memotivasi penyelenggara pelayanan publik untuk membangun pengelolaan pengaduan pelayanan publik yang terintegrasi, partisipatif, dan dimanfaatkan untuk perbaikan berkelanjutan. Ketiga mewujudkan manajemen pengetahuan dalam penyelenggaraan pelayanan publik, terutama dalam hal pertukaran pengalaman dan pembelajaran pengelolaan pengaduan pelayanan publik dan ke empat mengakselerasi pencapaian kondisi yang diharapkan sebagaimana telah dirumuskan dalam Road Map SP4N. Ada lima kategori berdasarkan jenis entitas peserta kompetisi, yakni kementerian/lembaga (K/L), pemprov, pemkot, pemkab, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Kriteria dalam kompetisi ini adalah sistem pengelolaan SP4N yang telah diterapkan sekurang-kurangnya pada Maret 2018. Peserta yang memenuhi kriteria harus melakukan self assessment dan melampirkan dokumen pendukung. Registrasi dan pelampiran dokumen dilakukan di sipp.menpan.go.id, dan selanjutnya diperiksa oleh tim evaluasi yang terdiri dari perwakilan Kementerian PAN-RB, Ombudsman RI, dan Kantor Staf Kepresidenan (KSP). Penilaian proposal dinyatakan dalam angka berkisar 0-100 dan disampaikan oleh Tim Sekretariat kepada Tim Evaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi dokumen, akan diperoleh 25 peserta terbaik yang akan dilakukan penilaian lanjutan yakni presentasi, wawancara, dan observasi lapangan. Presentasi dan wawancara dilakukan dalam waktu bersamaan dihadapan tim evaluasi, yang bertujuan memperdalam aspek yang berkaitan dengan inisiatif yang diajukan. Dalam tahap ini pula, dilakukan observasi lapangan untuk mengkonfirmasi dan memperdalam informasi yang telah disampaikan dalam proposal, dokumen pendukung, dan presentasi. Setelah melewati serangkaian tahapan tersebut, akan ditentukan 10 terbaik (Top 10) dan akan diberikan penghargaan oleh Menteri PAN-RB, acara penyerahan penghargaan akan dihadiri oleh Ketua Ombudsman RI dan Kepala Staf Presiden. Penerima penghargaan kemudian dilibatkan dalam forum manajemen pengetahuan pelayanan publik pada tahun selanjutnya dan difasilitasi untuk mengikuti kompetisi berskala internasional. Diskominfo Prov. Sumsel / Tim MC

Baca Detail
Plt.Kadis Kominfo Prov.Sumsel Hadiri Tapping ILM PHBS Sumsel
25 Oct 2018 Dilihat 346x

Plt.Kadis Kominfo Prov.Sumsel Hadiri Tapping ILM PHBS

Palembang, Sumselprov.go.id – Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan informatika Provinsi Sumatera Selatan Jhon Kennedy, SE., M.Si didampingi Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Amrullah, S.STP., M.Si mengahadiri acara Tapping Iklan Layanan Masyarakat (ILM)  untuk selalu berperilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) oleh Gubernur Sumsel Herman Deru. Acara berlangsung di Griya Agung, Jalan Demang Lebar Daun Palembang, Rabu (24/10/2018) malam. Iklan Layanan Masyarakat yang disampaikan menghimbau masyarakat agar selalu berperilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dengan PBHS akan terwujud Sumatera Selatan Sehat. Seperti diketahui salah upaya menjaga kesehatan adalah dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat sehingga terhindar dari berbagai macam penyakit diantaranya penyakit Tuberkulosis atau yang dikenal dengan TBC, penyakit ini merupakan penyakit klasik yang kasusnya masih marak hingga saat ini. Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Kesehatan Prov.Sumsel memiliki suatu program ajakan masyarakat untuk menanggulangi Tuberkulosis yang juga merupakan program Kementerian Kesehatan RI, yaitu Temukan dan Obati Sampai Sembuh Tuberkulosis (TOSS TB). Rangkaian upaya pun telah dilakukan, mulai dari menyebar selebaran yang berisi informasi mengenai program ini, hingga Iklan Layanan Masyarakat seperti yang dilakukan Gubernur Sumsel terpilih Herman Deru malam ini. “TOSS TB, Temukan Obati Sampai Sembuh Tuberkulosis. Ayo datangi fasilitas kesehatan terdekat, TBC bisa disembuhkan dengan pengobatan secara teratur”, Ungkap Herman Deru menghimbau masyarakat dalam acaraTapping ILM. Turut Hadir dalam acara ini Ketua TIM Penggerak PKK Prov.Sumsel Febrita Lustia Herman Deru, Kepala Dinas Kesehatan Prov.Sumsel Dra. Lesty Nuraini, Apt. M.Kes, Ka. Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Prov.Sumsel, Plt. Karo Humas Protokol, Drs.Iwan Gunawan Syaputra, dan Percha Lianpuri B.Bus. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Antisipasi dan Penanganan Penyakit Pada Jemaah Haji di Musim Panas Sumsel
24 Oct 2018 Dilihat 217x

Antisipasi dan Penanganan Penyakit Pada Jemaah Haji di Musim Panas

Palembang, Sumselprov.go.id -- Guna mengedukasi calon petugas kesehatan haji di Prov.Sumsel tahun 2019 M/1440 H, Asosiasi Kesehatan Haji Indonesia (AKHI) menggelar simposium sehari “Antisipasi dan Penanganan Penyakit Pada Jemaah Haji di Musim Panas” Sabtu, 13 Oktober 2018 bertempat di Rumah Sakit Khusus Mata Masyarakat Prov.Sumsel, Jalan Kolonel H.Burlian KM,5 Palembang. Periode haji tahun ini bersamaan dengan musim panas di Arab Saudi sehingga sngat penting untuk memberikan edukasi terkait apa yang harus mereka lakukan untuk mencegah kesakitan yang diakibatkan oleh cuaca panas. Ketua panitia simposium AKHI Daerah Sumsel : dr.Hj.Fenty Aprina, M.Kes dalam sambutannya mengatakan ,”perlunya berhaji sehat bagi setiap orang yang akan melaksanakan ibadah haji , khususnya tentang isthita’ah (mampu) dalam berhaji, bukan hanya isthita’ah secara materi tetapi juga isthita’ah kesehatan sesuai permenkes nomor 15 tahun 2016. Simposium ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Prov.Sumsel ; dr.H.Trisnawarman,M.Kes. Kepada peserta simposium ini beliau mengharapkan agar seluruh peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian materi yang diberikan oleh narasumber sehingga menjadi bekal bagi petugas untuk dapat melaksanakan penyelenggaraan jemaah haji dengan semaksimal mungkin dan dapat proaktif serta berbagi pengalaman dengan petugas dari Dinkes Kab/Kota yang lain. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Herman Deru Permudah Keberangkatan Umrah Dan Haji Sumsel
24 Oct 2018 Dilihat 364x

Herman Deru Permudah Keberangkatan Umrah Dan Haji

Palembang, Sumselprov.go.id -- Kabar baik datang bagi calon jamaah yang ingin berangkat umrah dan haji. Pasalnya Gubernur Sumsel Herman Deru sudah merestui pembukaan charter flight Palembang-Jeddah saat menerima audiensi rombongan PT Garuda Indonesia (persero)  di ruang tamu gubernur, Senin (22/10). "Rencananya mulai tanggal 4 November hingga akhir Desember akan membuka charter flight dari palembang ke jedah. Keberangkatan hanya seminggu sekali menggunakan pesawat airbus 330 milik garuda indonesia," Ujar General Manajer Garuda Indonesia Branch Office Palembang, Kresna Wahyudi. Menanggapi keinginan dari pihak PT Garuda Indonesia, Gubernur Sumsel Herman Deru (HD) pun memberikan lampu hijau atas niat baik tersebut. HD mengungkapkan mengenal Garuda semenjak ayahnya naik haji pertama, saat dirinya belum menginjak bangku sekolah.  Lebih jauh HD mengatakan bahwa dirinya pribadi adalah pelanggan setia Garuda Indonesia. "Setiap saya pergi kunjungan kerja, selalu menggunakan Garuda karena pelayannya tidak diragukan lagi. Pelayanan yg baik serta keamanan yg dapat dipercaya menjadi acuan saya memilih Garuda untuk berpergian," demikian kata HD kepada redaksi Kantor Berita RMOL Sumsel, Selasa (23/10). Menyinggung masalah yang sering terjadi di dunia penerbangan, HD meminta kepada pihak Garuda Indonesia agar delay dikurangi demi kenyamanan penumpang. Tetapi dalam kesempatan yang sama, beliau mengapresiasi pelayanan dan keamanan Garuda Indonesia. Akhir pertemuan PT Garuda Indonesia dengan Gubernur Sumsel, HD tak lupa memberikan masukan kepada maskapai Garuda. "Untuk kedepan, masukan dari saya terkait delay harus ada informasi yang jelas jauh sebelum keberangkatan, agar pelanggan tidak kecewa tehadap pelayanan maskapai ini," tutupnya.[rel/rik] MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Peralihan Golongan Saka Wira Kartika Kodim 0405/Lahat, Dengan Menempuh Hanmars 51 KM Sumsel
23 Oct 2018 Dilihat 91x

Peralihan Golongan Saka Wira Kartika Kodim 0405/Lahat, Dengan Menempuh Hanmars 51 KM

Lahat, Sumselprov.go.id -- Dalam rangka pelantikan anggota Penegak Bantara mejadi Penegak Laksana dari anggota Saka Wira Kartika Kodim 0405/Lahat melaksanakan Hanmars (Ketahanan Mars) dengan melaksanakan pengembaraan dan penjelajahan selama 3 hari jalan kaki dari Dempo Selatan menuju Markas Kodim 0405/Lahat dengan menempuh jarak 51 Km, Senin (22/10/2018). Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 19 hingga 21 Oktober 2018 dan berangkat dari pangkalan sekolah di Dempo Selatan pukul 16.00 Wib, tiba di Markas Kodim 0405/Lahat pukul 17.45 Wib disambut langsung oleh Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kapten Inf Agus Subakto. Setelah melakukan Shalat Maghrib bersama para peserta memasak untuk makan malam dilanjutkan acara ramah tamah antara para peserta Saka Wira Kartika dengan anggota Kodim 0405/Lahat. Dalam cara tersebut Pasiter berkesempatan memberikan wejangan berkaitan dengan hal-hal kegiatan kepramukaan. Saka Wira Kartika adalah wadah kegiatan bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk meningkatkan kesadaran bela negara melalui pengetahuan dan keterampilan di bidang Matra Darat. Matra Darat sendiri dapat diartikan sebagai segala aktivitas dan kegiatan yang dilakukan secara terorganisir, perorangan ataupun kelompok yang memanfaatkan kondisi alam di darat seperti hutan, gunung, rawa dan sungai. Sesampainya di Markas Kodim, selain melakukan kegiatan ramah tamah, para peserta ini juga melakukan pengisian buku SKU (Syarat Kecakapan Umum) peralihan Golongan dari penegak Bantara menjadi Penegak Laksana yang diikuti oleh 87 orang. Sebagaimana diketahui, Syarat Kecakapan Umum (SKU) untuk Pramuka Penegak terdiri atas dua tingkat yaitu, SKU Penegak Bantara dan SKU Penegak Laksana. Bagi Pramuka Penegak yang telah menyelesaikan SKU Bantara dan telah dilantik menjadi Penegak Bantara, selain berhak mengenakan TKU Bantara pun berhak untuk meminta uji butir-butir dalam SKU Penegak Laksana. Setelah kesemua butir dalam SKU Penegak Laksana terselesaikan, penegak Bantara tersebut dapat meminta untuk dilantik menjadi Penegak Laksana oleh pembinanya dan mengenakan Tanda Kecakapan Umum Penegak Laksana. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Sumber  : Penrem 044/Gapo/Asma

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.