Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Isak Tangis Pecah Sambut Kedatangan Jenazah Chandra Kirana Sumsel
04 Nov 2018 Dilihat 204x

Isak Tangis Pecah Sambut Kedatangan Jenazah Chandra Kirana

Palembang, Sumselprov.go.id -- Jenazah Chandra Kirana (29) korban pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang pada Senin (29/10) lalu akhirnya tiba pada Sabtu (3/11) sekitar pukul 11.15 WIB. Isak tangis keluarga pun pecah saat kedatangan jenazah Chandra yang dibawa menggunakan mobil ambulans dan dikawal ketat petugas kepolisian.  Peti jenazah langsung dibawa dan disemayamkan di rumah duka di kelurahan Pasar Bhayangkara Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)  dimakamkan di TPU Talang Miring Kelurahan Pasar Bhayangkara.  Sebelum dimakamkan dan disembahyangkan, Ibu korban, Husnaini meminta peti jenazah dibuka terlebih dahulu untuk melihat langsung kondisi jenazah Chandra meskipun ada anjuran dari adik korban, Bayu agar peti matin jangan di buka Sementara itu, Anang Urip, ayah Chandra Kirana mengaku bahwa dirinya dan keluarga lainnya sangat berharap korban lainnya asal PALI termasuk istri Candra bernama Cici segera ditemukan. "Semoga istri dan temanya juga ditemukan," Singkat Anang. [irm]  MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Status Dua Objek Wisata di OKU Jadi Cagar Budaya Nasional Sumsel
04 Nov 2018 Dilihat 361x

Status Dua Objek Wisata di OKU Jadi Cagar Budaya Nasional

OKU, Sumselprov.go.id -- Objek wisata Gua Harimau dan Gua Putri di desa Padang Bindu Kecamatan Semidang Aji Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), resmi ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional. Penetapan itu berdasarkan penjelasan utusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI di rumah dinas Bupati OKU baru-baru ini. "Per Januari 2019 mendatang, dua objek wisata itu ditetapkan sebagai cagar budaya nasional," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Diabudpar) OKU, Paisol Ibrahim, Sabtu (3/11) Penetapan dua aset wisata lokal sebagai cagar budaya nasional tersebut tentu menjadi kebanggaan bagi masyarakat Bumi Sebimbing Sekundang. Apalagi di Sumsel, ungkap Paisol, hanya dua objek wisata itulah yang ditetapkan menjadi cagar budaya nasional. Sedangkan aset wisata di daerah lain, belum ada yang ditetapkan sebagai cahar budaya nasional. "Dengan demikian, status dua objek wisata tersebut sama seperti candi Prambanan atau candi Borobudur," sebutnya. Setelah penetapan itu, maka segala bentuk pembangunan di dua kawasan objek wisata tersebut harus berkoordinasi dengan Kemendikbud RI, terkhusus soal anggarannya. "Untuk pembangunan bisa dibantu dari APBN. Sehingga keuangan daerah tidak terlalu berat," imbuhnya. Disbudpar OKU sendiri merencanakan akan membangun jalan poros di kawasan gua putri. Namun pembangunan di kawasan itu perlu kerjasama dengan instansi terkait. "Rencananya jalan setapak tersebut akan menyusuri aliran Sungai Semuhun sehingga bisa menghidupkan ekonomi rakyat," tandasnya.  MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Sumber  : irm/RMOL Sumsel

Baca Detail
SP4N Lapor! Sumsel Optimis Masuk 10 Terbaik se-Indonesia Sumsel
04 Nov 2018 Dilihat 299x

SP4N Lapor! Sumsel Optimis Masuk 10 Terbaik se-Indonesia

Jakarta, sumselprov.go.id- Tim pengelola pengaduan online Sistem Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik Nasional- Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-Lapor!) Provinsi Sumatera Selatan yakin dan optimis masuk sebagai 10 peserta terbaik pada ajang kompetisi kualitas SP4N-Lapor! se-Indonesia yang diselenggarakan Kementerian PAN-RB. Sebelumnya, tim SP4N-Lapor! Sumsel telah berhasil lolos pada tahap penilaian proposal, kemudian terpilih masuk di 25 peserta terbaik pada tahap evaluasi dokumen. Bahkan, ditahap akhir tim SP4N-Lapor! Sumsel telah mengikuti penilaian lanjutan yakni presentasi, wawancara dihadapan tim evaluasi dan observasi lapangan oleh tim penilai yang berlangsung di Kantor Kementerian PAN-RB Jakarta, Jum'at (3/11/2018). Dengan bekal persiapan yang matang, Tim SP4N Lapor! Sumsel berangkat dari Palembang menuju Kantor Kementerian PAN-RB Jakarta dipimpin langsung Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Setda Provinsi Sumsel, Edwar Juliartha bersama Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik (PIP), Diskominfo Provinsi Sumsel, Amrullah yang sejak awal telah mengkomandoi tim SP4N-Lapor! Sumsel. Dalam kesempatan itu, seluruh rangkaian evaluasi dan penilaian dilakukan langsung oleh tim penilai yakni Menteri PAN-RB ke-14 masa bhakti tahun 2011-2014, Ir. H. Azwar Abubakar MM, kemudian Wakil Menteri PAN-RB masa bhakti 2011-2014, Lin Yumianti, ada juga Pimpinan Redaksi (Pimred) Media Online Detik.com, Danang Girowandana, Ketua Ombudsman RI masa bhakti 2011-2016, Agus Pambagio, serta sejumlah pengamat kebijakan publik lainnya. Asisten III Setda Provinsi Sumsel Edwar Juliartha mengatakan sangat mengapresiasi dan menyambut baik keikutsertaan tim SP4N Lapor! Sumsel pada kompetisi pengelolaan pengaduan publik tersebut demi pelayanan publik yang lebih baik di Sumsel. Dengan menjadi peserta kompetisi SP4N Lapor!, Edwar mengharapkan para pelayan publik dalam hal ini ASN dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel memiliki integritas dan profesionalitas yang mumpuni dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, mengingat partisipasi masyarakat adalah ujung tombak keberhasilan pembangunan di Sumsel. "Sejalan dengan hal itu, Gubernur Sumatera Selatan telah menetapkan dalam visi dan misi kerjanya bahwa masyarakat harus memberikan kontribusi yang positif terhadap pembangunan Sumatera Selatan demi terwujudnya Sumsel Maju Untuk Semua," terang Edwar.  Dikesempatan yang sama, Kabid PIP, Diskominfo Provinsi Sumsel, Amrullah mengatakan, pihaknya yakin dan optimis masuk 10 terbaik se-Indonesia karena sudah berhasil lolos hingga ketahapan akhir penilaian. "Tahap akhir sudah dilalui yakni presentasi, wawancara dan observasi lapangan oleh tim penilai. Semua sudah kita ikuti dan berjalan lancar. Sekarang kita tinggal menunggu hasilnya, tentu diringi dengan harapan dan do'a serta bersiap meraih penghargaan," ujarnya. Untuk diketahui, kompetisi SP4N-LAPOR! baru pertama kali diselenggarakan Kementerian PAN-RB berdasarkan Peraturan Menteri PAN-RB No. 39/2018 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Tahun 2018. Kompetisi ini diperuntukan bagi seluruh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang sudah  memiliki platform SP4N, dan seluruh perangkat daerah yang sudah terhubung dengan platform tersebut. Langkah tersebut untuk mendorong penerapan SP4N-LAPOR!, menjaring, seleksi, penilaian, dan pemberian penghargaan kepada penyelenggara pelayanan publik yang mengelola SP4N terbaik. Ada lima kategori berdasarkan jenis entitas peserta kompetisi, yakni kementerian/lembaga (K/L), pemprov, pemkot, pemkab, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Kriteria dalam kompetisi ini adalah sistem pengelolaan SP4N yang telah diterapkan sekurang-kurangnya pada Maret 2018. Seluruh peserta harus melewati serangkaian tahapan evaluasi dan penilaian untuk kemudian ditentukan 10 peserta terbaik (Top 10) dan akan diberikan penghargaan oleh Menteri PAN-RB. Acara penyerahan penghargaan rencananya akan dihadiri oleh Ketua Ombudsman RI dan Kepala Staf Presiden. Penerima penghargaan kemudian dilibatkan dalam forum manajemen pengetahuan pelayanan publik pada tahun selanjutnya dan difasilitasi untuk mengikuti kompetisi berskala internasional. MC Diskominfo Prov. Sumsel / AD

Baca Detail
HUT XX PSMTI dan Rakernas  PSMTI XVI di Palembang Meriah Sumsel
04 Nov 2018 Dilihat 225x

HUT XX PSMTI dan Rakernas PSMTI XVI di Palembang Meriah

Palembang, Sumselprov.go.id -- Perayaan  HUT XX Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) dan Rakernas PSMTI XVI di Hotel Wydam, Palembang, Jumat (2/11) malam berlangsung meriah  Turut hadir Gubernur Sumsel H Herman Deru, ketua umum PSMTI David Herman Jaya dan pengurus pusat serta 29 Pengurus Daerah PSMTI se- Indonesia dengan total pesertanya sekitar 1.200 orang, tokoh wanita Sumsel Hj Mapihilinda Syahrial Oesman , dan perwakilan TNI/Polri di Sumsel, mantan penyiar TV swasta nasional Grace Natalie. Kurmin Halim selaku  Ketua PSMTI Sumsel yang juga ketua Panitia mengatakan, 29 provinsi yang hadir dalam rakernas kali ini. ”Kami berterima kasih kepada saudara kami dari Papua yang hadir pada hari ini,” katanya. Selain itu menurutnya, Tema rakernas kali ini Rakernas PSMTI memperkuat NKRI, Mari Sukseskan Pemilu 2019. Dan menurutnya,  rakernas PSMTI XVI di Palembang adalah yang terbaik selama ini karena ini didukung Gubernur Sumsel. Gubernur Sumsel H Herman Deru yang membuka kegiatan tersebut mengapresiasi digelar kegiatan tersebut di Palembang yang nilai Sumsel adalah daerah aman dan  nyaman. “Memang Sumsel sangat kondusif , sangat ramah  baik anggota PSMTI sesama anggota  maupun dengan suku suku lain, dalam kesempatan ini menaruh hormat kepada kepengurusan PSMTI Sumsel yang menyatukan warganya menjadi satu suku yang ada di Sumsel, ” katanya. Dalam Perayaan  HUT XX Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) dan Rakernas PSMTI XVI Gubernur menilai ini menandakan organisasi ini sudah dewasa dalam tindakan dan dewasa dalan pergaulan. Dia meminta PSMTI di Sumsel untuk terus jalin komunikasi dan jangan jadi organisasi yang ekslusif menjadi organisasi yang membaur sama seperti yang dilakukan selama ini. “Jaga persatuan karena ini modal kita untuk maju, modal kita untuk menjadi lebih baik tanpa persatuan yang baik  sulit bagi kita untuk melangkah kedepan dengan cepat, ” katanya. Ketua Umum PSMTI, David Herman Jaya mengajak semua pengurus  PSMTI untuk membuka wawasan untuk mengikat tali persatuan tidak hanya interen PSMTI juga semua organisasi terutama dalam menghadapi agenda nasional Indonesia yaitu pemilu 2019. Selain itu seluruh jajaran PSMTI harus terus mengkomunikasikan , mengkoordinasikan dan mengarahkan seluruh program kerja dalam rangka menjaga NKRI. “Hal hal sepele yang memicu pertikaian sebaiknya di hindarkan bahkan dihentikan, kita harus menjaga solidaritas dan soliditas   ,” katanya Dia mengapresiasi dengan terkumpulnya uang bantuan untuk warga menjadi korban bencana di Lombok, Donggala dan Palu. Dalam acara tersebut juga dihibur dengan berbagai acara hiburan dan tradisional tionghoa. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Sumber : .#osk/BP

Baca Detail
Ketua Dekranasda Sumsel Ajak Menghidupkan Kembali Graha Songket Sumsel
04 Nov 2018 Dilihat 273x

Ketua Dekranasda Sumsel Ajak Menghidupkan Kembali Graha Songket

Palembang, sumselprov.go.id – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumsel yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Sumsel Hj. Febrita Lustia Herman Deru, membuka secara resmi kegiatan bimbingan teknis (bimtek) pembuatan cinederamata dari bahan gypsum, digelar di Gedung Graha Songket Palembang, Kamis (01/11/2018) yang baru lalu. Menurut febrita yang baru satu bulan dilantik sebagai Ketua Dekranasda banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus dia kerjakan, diantaranya pembenahan Dekranasda Sumsel. Harapan Febrita, melalui bimtek ini dapat meningkatkan kualitas SDM agar pengrajin lebih profesional. Menyinggung masalah Graha Songket yang selama ini jarang ada kegiatan, Febrita ingin menghidupkan kembali Graha Songket. Dia menjelaskan bahwa kedepan akan dipamerkan produk-produk unggulan dari berbagai daerah di Sumsel. “Baik itu produk sandang, pangan dan produk lain. Untuk makanan, tidak hanya pempek, namun bisa juaga seperti lemang, lempok dan sebagainya, serta siapa saja boleh buka stan di Graha Songket ini”, pungkas Ketua Dekranasda Sumsel. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
HD : Saya Ingin Paling Depan Mendorong UMKM Sumsel
03 Nov 2018 Dilihat 193x

HD : Saya Ingin Paling Depan Mendorong UMKM

Palembang, Sumselprov.go.id -- Kepedulian Gubernur Sumsel Herman Deru pada sektor UMKM memang sangat tinggi. Buktinya meski banyak yang mengesampingkan sektor ini, mantan Bupati OKU Timur itu justru mengaku siap berdiri paling depan mendorong pertumbuhan UMKM di Sumsel. Pernyataan itu diungkapkannya saat menerima rombongan Sampoerna Retail Community (SRC) Expo dalam rangka silaturahmi sekaligus mendiskusikan potensi kerjasama Pengembangan UMKM di Prov. Sumsel, di ruang tamu gubernur, Jumat (2/11) sore. "Jangan salah, yang paling tidak goyah itu justru usaha kecil seperti ini. Mereka tahan banting. Kita gak perlu bicara high level, ini kenyataannya. Makanya kalau bicara UMKM saya paling depan ingin dorong UMKM," tegas HD. Namun demikian diakuinya terkadang UMKM ini masih kurang jeli menangkap pangsa pasar dan memanage bisnis mereka. Untuk itulah HD meminta Sampoerna Retail Community mengambil peran dalam posisi tersebut. Kenyataan itu jelas HD sering ditemuinya saat berkeliling kabupaten saat menjadi Bupati. Sebagian besar menurutnya pedagang kecil ini masih kurang fokus membaca pasar. Sehingga tak jarang banyak dijumpainya warung nasi juga ikut menjual pakaian dan barang dagangan lain yang tidak berhubungan satu sama lainnya. "Ini tentu akan menjadi semangat baru bagi pedagang konvensional. Biar mereka memperhatikan jenis barang yang dijual, dibimbing agar jeli membaca pasar. Mereka ini butuh arahan. Jadi pembeli yang datang ke warung mereka itu bukan kebetulan tapi memang benar-benar mencari tujuan mereka," jelas HD. Menurut HD semangat para UMKM ini perlu terus didorong, karena modern tidak menjadi jaminan bahwa bisnis mereka akan laku jika tidak jeli membaca pangsa pasar. Untuk itu ia mengaku sangat berterimakasih SRC mau bergerak berdampingan dengan Pemprov Sumsel untuk mendorong para pelaku UMKM di Sumsel. "Saya sangat berterimakasih sekali SRC sudah ikut membangun ekonomi.  Sehingga tumbuh spirit baru para UMKM untuk memperbaiki penampilan.  Akan lebih bagus kalau mereka bertambah omzet. Dan bila perlu biar ada ciri khasnya warung-warung yang dibina SRC ini mengangkat kerajinan lokal juga," ujarnya. Sementara itu Manager Stakeholder Regional Relation and CSR PT HM Sampoerna Tbk, Arief Triastika menjelaskan SRC ini bermuka dari tekanan yang dirasakan oleh banyak mitra Sampoerna terutaam dari sektor UMKM. Karena itu dibentukla SRC untuk pendampingan secara terus menerus bagi pelaku UMKM. Untuk di wilayah Regional Sumsel ini saja tak kurang sudah 2500 UMKM yang kebanyakan pedagang kecil sudah mereka bina. " Bukan hanya pelatihan saja, tapi kami beri mereka tips usaha dan cara mengembangkan  usaha retail sampai bagaimana mereka membuka jejaring antar pedagang. Program ini kami laksanakan secara konsisten. Di samping itu kami juga perkenalkan mereka bagaimana persaingan bisnis di tengah era modern dan digital saat ini," jelas Arief  Agar lebih maksimal, kami bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumsel. Arief pun berharap kedeoan kerjasama ini dapat dikembangkan di bidang lainnya demi berkembangnya retail tradisional lokal. "Sejauh ini omzet mereka yang sudah kita bina naik 1,5 sampai 2 kali lipat," jelas Arief.[sri/rel] MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Herman Deru Siap Menjadi Penyeimbang Umat Muslim di Sumsel Sumsel
03 Nov 2018 Dilihat 567x

Herman Deru Siap Menjadi Penyeimbang Umat Muslim di Sumsel

Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumsel Herman Deru melaksanakan shalat Jumat berjamaah di masjid Al-Fatah Taman Kenten Palembang, Jumat (2/11). Shalat Jumat berjamaah ini sudah menjadi agenda rutin bagi Gubernur Sumsel Herman Deru sejak dilantik awal Oktober lalu. Tidak hanya shalat Jumat berjamaah, tetapi gubernur bersama masyarakat juga melaksanakan shalat ghoib untuk mendoakan korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610. Setelah rangkaian shalat usai, Gubernur Herman Deru melanjutkan meresmikan masjid Al-Fatah yang berada di sekitaran lingkup Pondok Pesantren Aziziah. Hadir juga dalam peresmian masjid Al-Fatah ini Dewan Penasehat LDII Sumsel Yunus Iskandar,SE, Ketua DPW LDII Sumsel H Djoko Susilo,ST, Ketua Yayasan Aziziah H Edy Thamtib,MT, dan Ketua Pondok Pesantren Aziziah Drs H Muhammad Zaid Peresmian masjid ini bertepatan satu bulan satu hari Herman Deru menjabat sebagai Gubernur Sumsel. Peresmian masjid ini sudah direncanakan beberapa waktu yang lalu dan baru terlaksana hari Jumat yang penuh berkah. Gubernur Sumsel Herman Deru meminta untuk peresmian masjid ini dilaksanakan pada hari Jumat sekaligus shalat Jumat berjamaah bersama keluaraga LDII.  "Saya sebagai Gubernur akan menjadi penyeimbang bagi umat Islam agar tidak ada perbedaan antar sesama umat Islam di Sumsel", ujar Deru. Sementara itu Ketua DPW LDII Sumsel H Djoko Susilo,ST menjelaskan bahwa saat menjadi bupati OKUT, Herman Deru adalah satu-satunya bupati yang mendapat penghargaan tertinggi dari LDII.  "Kami warga LDII sangat mengucapkan terimakasih atas kehadiran bapak Gubernur Sumsel Herman Deru dan Terimakasih juga bapak Gubernur sudah meresmikan masjid warga LDII ini", ujar Djoko.[sri/rel] MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Di Operasi Zebra..Pengendara Taat Aturan Juga Distop Petugas Sumsel
03 Nov 2018 Dilihat 290x

Di Operasi Zebra..Pengendara Taat Aturan Juga Distop Petugas

Palembang, Sumselprov.go.id -- Operasi Zebra mulai digelar Polres Pagaralam sejak kemarin, Kamis 1 November 2018.  Dalam Operasi Zebra ini,  anggota Satlantas Polres Pagaralam melakukan sosialisasi tertib berlalu lintas. Polres tidak hanya melakukan penindakan dan peneguran bagi pengendara yang tidak mematahi aturan berkendara. Ada hal yang berbeda dilakukan oleh Satlantas Polres Pagaralam dalam Operasi Zebra kali ini. Bukan saja pengendara yang tidak menaati peraturan yang diberhentikan atau distop  saat berkendara. Pengendara yang lengkap dan menaati aturan juga ikut distop. Pantauan RMOLSumsel, Jumat (2/11), anggota Satlantas menberhentikan pengendara yang tertib berlalu lintas untuk diberikan hadiah. Hadiah tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi untuk pengendara yang tertib dan taat aturan lalulintas tersebut. Kapolres Kota Pagaralam AKBP Dwi Hartono SIk MH melalui Kasat Lantas AKP Hisanul Baroya SIK mengatakan, pembagian hadiah kepada pengendara yang lengkap dalam rangka Operasi Zebra Musi 2018, untuk memberikan penghargaan kepada pengendara yang sudah tertib berlalulintas. "Hari ini kita sengaja membagikan hadiah atau bingkisan bagi pengendara yang mematuhi Road Safety,  sebagai apresiasi tertib berlalulintas.  Selain itu ini juga untuk memberikan motivasi kepada kendaraan lain untuk pentingnya kesadaran dalam mematuhi peraturan lalu lintas yang tertuang dalam UU Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009," jelasnya. Diharapkan dengan adanya giat ini kedepan masyarakat Pagaralam bisa sadar untuk tertib berlalulintas yang merupakan sebagai kebutuhan serta untuk mengurangi angka kecelakaan fatalitas korban meninggal dunia. Salah satu pengendara roda dua yang mendapatkan bingkisan, Rendi mengatakan, pihaknya terkejut saat diberhentikan Satlantas padahal pihaknya memamai hlem, motor pakai spion lengkap. Saat distop pihaknya langsung diperiksa kelengkapan berkendaraan. "Saya bingung tiba-tiba distop padahal saya lengkap semua dari helm, kaca spion dan surat menyurat. Namun usai memeriksa kelengkapan, saya bukannya kena tilang namun saya mendapatkan bingkisan dari Kasatlantas," ujarnya. [ida]  MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Munculkan Atlet Baru, Herman Deru Inginkan Cabor Menembak Dikenalkan ke Masyarakat Sumsel
03 Nov 2018 Dilihat 549x

Munculkan Atlet Baru, Herman Deru Inginkan Cabor Menembak Dikenalkan ke Masyarakat

Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menghadiri acara Welcome Dinner Police Commisioner Of South Sumatera Grand Match 2018 level III, Jum'at (2/11) di Griya Agung. Acara tersebut merupakan ramah tamah dan makan malam antara  panitia lomba menembak Kapolda Cup dengan seluruh para atlit, Official, dan para tamu undangan baik perwakilan dari luar provinsi Sumsel maupun dari mancanegara. Dalam kesempatan itu Gubernur Sumsel Herman Deru menyampaikan harapannya kepada segenap pengurus Perbakin agar olahrga menembak dapat dikenalkan di tengah-tengah masyarakat Sumsel, pasalnya HD berpendapat bahwa olahraga menembak hanya dinikmati oleh kalangan tertentu sama halnya dengan cabor bowling.  "Belakangan ini citra menembak hanya dimiliki oleh kaum tertentu sama halnya dengan bowling, dikarenakan tidak gampang untuk harus mengurus kartu anggota, harus mengurus alatnya, inilah yang membuat orang enggan. Mudah-mudahan olahraga ini lebih dimasyarakatkan lagi. Saran saya bila perlu ada tour ke kabupaten-kabupaten agar olahraga ini dikenal oleh masyarakat" jelasnya. Menurutnya HD, olahraga menembak sendiri sebetulnya sudah di kenal masyarakat Sumsel sejak zaman nenek moyang dahulu karena masyarakat Sumsel di zaman itu mempunyai kebiasaan berburu dihutan menggunakan senjata api. “Menembak itu sudah dikenal masyarakat sejak dulu. Saya tau persis Pak Kapolda ini saja cukup kerepotan memusnakan kemunculan senjata api rakitan diwilayah Sumsel ini, ada yang namanya Kecepek, Bedil dan lainnya, “ ujar HD Terkait kejuaraan menembak yang digelar, Gubernur Herman Deru mengapresiasi dan mengungkapkan rasa bangga sekaligus berterimakasih atas terlaksananya lomba menembak Kapolda Cup di Sumatera Selatan. HD mengatakan pelaksanaan Lomba ini mengandung arti besar bahwa Sumsel dapat di percaya menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga baik nasional maupun internasional. "Ajang perlombaan ini mengandung arti besar, yang mana Sumsel selalu ditunjuk dalam berbagai event olahraga baik nasional maupun internasional"ujarnya. Diakhir kata sambutannya, Gubernur Herman Deru mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta. Melalui kejuaraan itu, HD berharap agar muncul juara-juara baru serta terciptanya rekor yang baru dalam menembak. "Selamat berlomba besok, mudah-mudahan dapat juara yang baru, kalau bisa ada rekor baru yang tercipta"tuturnya. Dikesempatan yang samaKapolda Sumsel Zulkarnain Adinegara mengatakan, bahwa Kapolda Cup ini merupakan perlombaan untuk memperingati hari ulang tahun Brimob yang ke 73. Sama halnya diungkapkan Adam selaku ketua panitia Kapolda Cup mengatakan bahwa perlombaan Police Commisioner Of South Sumatera Grand Match 2018 level III ini merupakan kejuaran pertama sekali yang di selenggarakan di Sumatera Selatan. MC Diskominfo Prov. Sumsel / AD

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.