Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Sumsel Berhasil Implementasikan Teknis Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2018 Sumsel
06 Nov 2018 Dilihat 262x

Sumsel Berhasil Implementasikan Teknis Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2018

Jakarta sumselprov.go.id- Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 sebagai implementasi langsung dari konstitusi, menugaskan kepada Komisi Informasi Pusat antara lain untuk “Menetapkan Standar Teknis Layanan Informasi Publik” di lingkungan Badan Publik di Indonesia dengan cara melakukan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik. Begitu yang diungkapkan oleh Ketua Komisi Informasi Pusat Gede Narayana dalam acara Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2018 oleh Wakil Presiden RI di Istana Wakil Presiden RI Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin, 5/11. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan meraih penganugerahan keterbukaan informasi tahun 2018 dengan capaian kualifikasi "Menuju Informatif" terhadap implementasi keterbukaan informasi publik melalui hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan Komisi Informasi (KI) Pusat. “Komisi Informasi memberikan penilian akhir dengan kualifikasi Badan Publik yaitu Informatif dengan nilai antara 90 sampai 100, Menuju Informatif dengan nilai antara 80 sampai 89,9, Cukup Informatif dengan nilai antara 60 sampai 79,9, Kurang Informatif dengan nilai antara 40 sampai 59,9, dan Tidak Informatif dengan nilai kurang dari 39,9”, jelas Gede. Ia mengungkapkan bahwa Tahun ini, monitoring dan evaluasi dilakukan kepada 460 (empat ratus enam puluh) Badan Publik, yang telah menunjukkan komitmen dalam melaksanakan keterbukaan informasi di badan publik “Monitoring dan evaluasi terhadap kuesioner dengan indikator yaitu Pengembangan website yang terkait dengan PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) dan Pengumuman Informasi Publik, sehingga informasi publik dapat diakses dengan mudah dan cepat oleh masyarakat”, katanya. Maksud dan tujuan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik yakni, mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik pada Badan Publik, sehingga mengoptimalkan tugas dan fungsi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi sebagai garda terdepan dalam melakukan pelayanan informasi publik yang berkualitas kepada masyarakat terlaksana dengan baik. Turut Hadir Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya untuk menerima penganugerahan keterbukaan informasi tahun 2018 itu, didampingi Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel, Jon Kenedy dan Kepala Bidang Pengelola Informasi Publik (PIP) Diskominfo Provinsi Sumsel, Amrullah. MC Diskominfo Prov. Sumsel/PE/AM

Baca Detail
Insentif Beras Sejahterahkan PNS-Honorer Sumsel
06 Nov 2018 Dilihat 454x

Insentif Beras Sejahterahkan PNS-Honorer

Palembang, Sumselprov.go.id -- Guna menambah kesejahteraan ASN Pemprov Sumsel dan peningkatkan pendapatan petani, Asisten II Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Provinsi menggelar rapat rencana penyaluran beras kepada ASN Pemprov di ruang rapat Setda, Senin (5/11). Rapat Pembahasan Rencana Pengadaan dan Penyaluran Beras bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sumsel itu dipimpin Asisten II Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Yohanes Toruan. Dikatakan Yohanes, rencana ini sendiri merujuk pada misi pertama Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel yang akan membangun Sumsel barbasis ekonomi kerakyatan, yang didukung sektor pertanian, industri, dan UMKM yang tangguh untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan baik di perkotaan maupun di perdesaan. Adapun tujuan pemberian insentif beras bagi ASN ini bermaksud akan memberikan tambahan kesejahteraan kepada ASN Pemprov Sumsel dan peningkatkan pendapatan petani. Berdasarkan program kerja penerbitan keputusan Gubernur tentang pemberian insentif beras bagi ASN dan Honorer, rencananya insentif beras akan diberikan masing-masing 10 Kg bagi lajang dan 20 Kg bagi yang berumah tangga. Berdasarkan data yang diterima dari BPKAD Provinsi Sumsel 2018, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumsel sebanyak 15.329. Secara terperincinya antara lain berkeluarga sebanyak 11.267 orang dan yang belum berkeluarga sebanyak 4.062 orang, serta honorer sebanyak 2.074 orang. Dikatakan Yohanes H Toruan, meskipun hasil rapat ini belum bisa dijadikan landasan membagikan insentif beras, namun pihaknya tetap akan berupaya mendorong ASN membeli beras petani. "Ini kita lapor ke Pak Gubernur bahwa rapat ini menyimpulkan bahwa disepakati apakah ASN akan difasilitasi oleh masing-masing koperasi di OPD, BULOG yang menjamin ketersediaan mutu dan harga," ungkapnya. Sebelumnya, Gubernur Sumsel Herman Deru mengungkapkan saat menjabat Bupati OKU Timur pernah memberlakukan kebijakan serupa. Tujuannya adalah meningkatkan gairah petani karena penyerapan beras yang tinggi. " Ini upaya mendorong semangat petani. Contoh sewaktu jadi Bupati saya serap beras petani dan bagikan ke PNS dan honorer. Mereka menerima itu. Tujuannya bukan memberikan beras ini pada aparatur saja tapi memberi semangat petani bahwa pemerintah punya perhatian pada petani. Sehingga spirit mereka terjaga karena mereka diperhatikan pemerintah," beber HD. Untuk diketahui, kualitas beras yang akan digunakan merupakan beras premium yang berasal dari Belitang terperincinya antara lain derajat sosoh 95%, broken 15%, kadar air 14 % tidak berbau dan berkutu. Untuk harga sesuai HET Rp. 12.500 Kg atau sesuai kebijakan dari Gubernur Sumsel.[rel/rik] MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Sumsel Raih Kualifikasi Menuju Informatif, Keterbukaan Informasi Publik 2018 Sumsel
06 Nov 2018 Dilihat 256x

Sumsel Raih Kualifikasi Menuju Informatif, Keterbukaan Informasi Publik 2018

Jakarta, sumselprov.go.id- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan meraih penganugerahan keterbukaan informasi tahun 2018 dengan capaian kualifikasi "Menuju Informatif" terhadap implementasi keterbukaan informasi publik melalui hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan Komisi Informasi (KI) Pusat. Provinsi Sumsel bersama empat daerah lainnya yakni Provinsi Aceh, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, dan Provinsi Sumatera Barat meraih kualifikasi yang sama karena dianggap telah memenuhi kualifikasi dengan capaian terbaik Menuju Informatif sebagai Badan Publik kategori Pemerintah Provinsi. Pengumuman implementasi keterbukaan publik dan penganugerahan keterbukaan informasi badan publik tahun 2018 tersebut dilakukan langsung Ketua KI Pusat Gede Narayana dan dihadiri langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, berlangsung di Istana Wakil Presiden RI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (5/11/2018). Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya hadir langsung di Istana Wakil Presiden RI untuk menerima penganugerahan keterbukaan informasi tahun 2018 itu, didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel, Jon Kenedy dan Kepala Bidang Pengelola Informasi Publik (PIP) Diskominfo Provinsi Sumsel, Amrullah. Ketua KI Pusat Gede Narayana mengatakan, maksud dan tujuan monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik yang dilakukan yakni untuk mengetahui implementasi Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik pada badan publik, sehingga bertujuan untuk mengoptimalkan tugas dan fungsi pejabat pengelola informasi dan dokumentasi sebagai Garda terdepan dalam pelayanan informasi publik yang berkwalitas kepada masyarakat dapat terlaksana dengan baik. Menurut Gede Narayana, pada tahun 2018 ini, monitoring dan evaluasi menggunakan metodologi yang berbeda dari tahun sebelumnya, sesuai dengan Keputusan Ketua Komisi Informasi Pusat Nomor 03/KEP/Ketua-KIP/III/2018. Tahun 2018 ini, Komisi Informasi Pusat melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh Badan Publik (BP) dengan jumlah keseluruhan 460 BP se-Indonesia.  "Bapak Wakil Presiden Jusuf Kalla yang terhormat, izinkan kami menyampaikan hasil monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik tahun 2018," ujar Gede mengawali sambutannya. "Adapun yang kami sampaikan pada kesempatan yang bahagia ini, kami hanya menganugerahi badan publik yang memenuhi kualifikasi dengan capaian terbaik sebagai Badan Publik Informatif, Badan Publik Menuju Informatif, dan Badan Publik Cukup Informatif sebagaimana tertuang dalam keputusan Ketua Komisi Informasi Pusat Nomor 06/KEP/KIP/X/2018," lanjut Gede. Ketua KI Pusat Gede Narayana mengatakan, terdapat tiga daerah di Indonesia yang belum membentuk Lembaga Komisi Informasi Provinsi yakni Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua Barat, dan Maluku Utara. Hal ini disampaikan Gede Narayana disela melaporkan hasil monitoring dan evaluasi BP.  "Sebagai kewajiban Pemerintah Provinsi yang tertuang dalam Pasal 60 Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, sehingga kami mohon hal ini menjadi perhatian bapak Wakil Presiden," Ucap Gede Narayana. MC Diskominfo Prov. Sumsel / AD Foto : Humas Pemprov. Sumsel                          

Baca Detail
Enam Kabupaten dengan Karhutla Terluas Sepanjang Tahun Ini Sumsel
06 Nov 2018 Dilihat 297x

Enam Kabupaten dengan Karhutla Terluas Sepanjang Tahun Ini

Palembang, Sumselprov.go.id -- Satgas dan status siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) 2018 telah berakhir 31 Oktober lalu. Berdasarkan data, terdapat enam kabupaten di Sumsel dengan karhutla tertinggi di tahun ini. Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan BPBD Sumsel Ansori mengatakan, berdasarkan data, sepanjang 2018 Karhutla mencapai 37.362 hektare di yang tersebar di beberapa daerah yang paling tinggi. Daerah tersebut yakni Ogan Komering Ilir (OKI), Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), dan Kabupaten Musi Rawas. "Jadi dari beberapa daerah tersebut memang lahan yang paling tinggi terbakar yakni pada daerah Ogan Komering Ilir (OKI) dengan luasan lahan mencapai 19.402 hektare. Hal tersebut dikarenakan kondisi lahan di Kabupaten OKI kebanyakan lahan gambut sehingga sangat sulit dipadamkan serta mudah terbakar saat terjadi kekeringan," katanya di Palembang, Jumat (2/11/2018). Lahan yang terluas selain OKI yakni Kabupaten Banyuasin dengan luasan lahan mencapai 5.812 hektare, lalu Kabupaten Muara Enim seluas 4.404 hektare serta Kabupaten Ogan Ilir seluas 3.577 hektare. "Untuk daerah lainnya ada juga (karhutla) tapi luasannya relatif kecil hanya puluhan hingga ratusan hektare. Tetapi memang paling banyak lahan terbakar itu di OKI," ujarnya. Seperti diketahui, Pemprov Sumsel resmi mencabut status siaga Karhutla, Kamis (1/11/2018). Pencabutan ini sesuai Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumsel yang mana siaga Karhutla ini diterapkan pada 1 Februari hingga 31 Oktober 2018. "Dengan dicabutnya status siaga karhutla maka seluruh operasi ini dihentikan termasuk dengan operasional pesawat," bebernya. Sebelumnya, Kepala Pelaksana Satgas Karhutla H. Iriansyah, S. Sos, M. Kes mengatakan, Sumsel merupakan provinsi yang rawan kebakaran hutan dan lahan, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi Tahun 2015 sangat mengganggu dan mengancam hidup dan kehidupan manusia. "Kondisi terakhir setelah Status Siaga Darurat Ini Cuaca di Provinsi Sumatera Selatan khususnya Kota Palembang sudah relatif cukup baik, dengan mulai turun hujan pada beberapa wilayah Provinsi Sumatera Selatan, masih ada beberapa daerah yang belum terkena hujan (hujan belum merata)," pungkasnya. MC Diskominfo  Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
PKB Atasi Kendala Akses Pelayanan Kesehatan di DTPK Sumsel
06 Nov 2018 Dilihat 490x

PKB Atasi Kendala Akses Pelayanan Kesehatan di DTPK

Palembang, Sumselprov.go.id -- Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) terhadap akses pelayanan kesehatan di Daerah Terpencil, Perbatasan dan Kepulauan (DTPK), dilakukan karena terbentur pada situasi dan kondisi geografis yang sulit terjangkau, terbatasnya sarana dan prasarana kesehatan, serta ketersediaan dan kualitas SDM kesehatan yang rendah, karena itu upaya pelayanan kesehatan di DTPK perlu mendapat perhatian khusus. Guna meningkatkan akses masyarakat di DTPK terhadap layanan kesehatan yang bermutu, Dinkes Prov.Sumsel melakukan “Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB)” di 3 Kabupaten yaitu Kab.Musi Rawas (Desa Mekar Jaya wilayah Puskesmas Sungai Bunut), Kab.Musi Rawas Utara (diRompok Batu Bertulis wilayah Puskesmas Muara Kulam), dan Kab.Banyuasin (Desa Mukut Laut Wilayah Puskesmas Karang Manunggal). Seksi Pelayanan Primer yang menjalankan Pelaksanaan PKB terdiri dari  kegiatan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM). Kegiatan UKP yaitu pemeriksaan kesehatan dan pengobatan, pelayanan KB, konseling pemberian makanan pada bayi dan anak (PMBA), dan Pemberian Makanan Tambahan/PMT. Sedangkan kegiatan UKM berupa penyuluhan GERMAS, kesehatan lingkungan, jamban sehat, dan pemanfaatan air bersih. Selain itu juga, saat ditemui di ruang kerja tim seksi pelayanan primer, mereka telah melakukan Sosialisasi Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) sehingga masyarakat dapat menerima dengan baik tim Puskesmas yang melakukan kunjungan rumah. Selaku ketua tim, dr. Uke mengatakan “Melihat banyaknya kendala yang dihadapi, sangat diperlukan dukungan pemerintah daerah setempat dari sisi SDM, anggaran, pemberdayaan masyarakat dan inovasi sesuai kondisi wilayah” katanya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Kejuaraan Menembak Piala Kapolda Selesai, Wakapolda Minta Sering Diadakan Sumsel
05 Nov 2018 Dilihat 190x

Kejuaraan Menembak Piala Kapolda Selesai, Wakapolda Minta Sering Diadakan

Palembang, Sumselprov.go.id -- Pelaksanaan kejuaraan menembak yang  diikuti oleh perwakilan beberapa negara untuk memperebutkan Piala Kapolda Sumsel berlangsung sukses. Event yang dilaksanakan di lapangan tembak Jakabaring Sport City (JSC) pada 1-4 November 2018, ditutup dengan penyerahan langsung hadiah kepada para pemenang hari ini, Minggu (4/11/18). Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sumsel, Brigjen. Pol. Drs. Bimo Anggoro Seno mengapresiasi event yang dilaksanakan selama beberapa hari ini. Dimana, pria yang pernah menjabat sebagai Waket Bid Akademik STIK Mabes Polri tersebut, berharap event yang dilaksanakan Polda Sumsel bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumsel Shooting Club, rutin dilaksanakan, jika perlu diperluas lagi. "Jika tahun ini kita adakan dengan mengajak beberapa negara, tahun depan kita berharap event ini bisa dilaksanakan lebih luas lagi," ungkapnya. Bimo menambahkan, Indonesia khususnya Sumatera Selatan (Sumsel) memiliki potensi atlit-atlit menembak yang bisa berprestasi di kanca internasional. Hanya saja atlit-atlit potensial tersebut perlu lebih dilibatkan dalam kejuaraan-kejuaraan menembak. "Jika sepakbola ada liga sepakbola, kedepan saya berharap ada liga menembak, kelas lokas maupun internasional," sampainya. Melalui event ini, Bimo juga berharap dapat lahir atlit-atlit menembak yang potensial. Pemerintah juga dapat mensupirt kegiatan-kegiatan ini. "Saat inu atlit-atlit menembak yang dimiliki masih jauh dengan atlit-atlit lain di wilayah asia. Karena memang kita kurang mendapat dorongan. Kedepan kita berharap tidak hanya olahraga sepakbola saja, olahraga menembak pun butuh suport," ulasnya. Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Adam Sautin mengucap syukur dengan suksesnya pelaksanaan kejuaraan menembak yang dilaksanakan. "Selama empat hari kita laksanakan, semuanya berjalan lancar dan cuacanya cukup baik selama event berlangsung," ungkapnya. Boa Pasaraya JM ini juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan pelaksanaan kejuaraan menembak untuk memperebutkan piala Kapolda Sumsel. "Event ini akan kita jadikan evaluasi agar kedepan pelaksanaan dapat kembali dilanjutkan dengan jangkauan yang lebih luas lagi," sampainya. Dalam kesempatan itu, Adam mengajak seluruh anggota yang tergabung dalam Perbakin, dapat membantu dan mendorong eksistensi olahraga ini. "Kami mengajak seluruh teman-teman dari Perbakin, untuk aktif melakasanakan event menembak ini. Dan kami berharap ini dapat menjadi agenda rutin," imbuhnya. Adapun kelas kejuaraan menembak yang dilaksanakan selama empat hari adalah, center fire yang diperuntukkan untuk TNI, Polri, Elsekutif dan Umum. Dimana kategori yang dipertandingkan, ada PCP dan Reaksi Airsoft (AA IPSC). Untuk kelas IPSC sendiri ada kelas standar, production, open dan clasic. "Untuk kejuaraan menembak reaksi cepat tahun ini, ada dua negara yang ikut, yakni Jamaika dan Malaysia serta 34 Provinsi di Indonesia," ungkapnya. Adapun kejuaraan menembak tahun ini, dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-73 Brimob. [sri] MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Gubernur Sumsel Herman Deru Banggakan My School Sumsel
05 Nov 2018 Dilihat 266x

Gubernur Sumsel Herman Deru Banggakan My School

Palembang, Sumselprov.go.id -- Di sela-sela kesibukannya sebagai Kepala Daerah, Gubernur Sumsel H.Herman Deru tidak lupa berbagi kesenangan dengan cucu tercintanya Mandala Sultan Persya (Danis), pada kegiatan Global Enterpreneurship Week 2018 With My School di Main Atrium Palembang Indah Mall, Sabtu (04/11). Dalam sambutan singkatnya Gubernur Sumsel Herman Deru mengaku bangga dengan hadirnya My School, dimana menurutnya sekolah modern ini telah menunjukan kehebatannya di tengah persaingan pendidikan yang luar biasa.  Dikatakannya pula saat ini biaya tidak menjadi masalah bagi orang tua karena anaknya mendapat pendidikan yang setimpal dengan apa yang diberikan  "My school sekolah yang membanggakan bagi para orang tua termasuk keluarga besar. Suatu kebanggaan bagi Saya punya keturunan yang sekolah di My School, saya acung jempol untuk My School," tuturnya  Ia berharap agar My School menghasilkan lulusan yang berwawasan international tapi tetap berkarakter Indonesia. "Mudah-mudahan para orang tua akan terus mempercayakan putra-putrinya untuk menimba ilmu di My School . Saya hadir bukan hanya sebgai Gubernur Sumsel, tapi juga sebagai keluarga yang bangga," tambahnya  "Tetap jaga konektifitas bahwa siswa-siswi ini berbahasa international tapi tidak melupakan bahasa ibunya yakni bahasa Indonesia," pungkasnya  Kegiatan ini dihadiri pula oleh Owner of My School and Super Briliance Kids Johanes Agus Taruna S. Si, Managing Director of My School and Briliance Kids Xaviera Hutagulung S. Si.[sri/rel] MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Gubernur Sumsel Herman Deru Resmi Buka Penerbangan Palembang - Jeddah Sumsel
05 Nov 2018 Dilihat 179x

Gubernur Sumsel Herman Deru Resmi Buka Penerbangan Palembang - Jeddah

Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru membuka dengan resmi rute penerbangan Garuda Indonesia Palembang- Jeddah dan Pernerbangan perdana rute Palembang-Batam, bertempat di Bandara International Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang (04/11). Peresmian tersebut sebagai upaya memenuhi kebutuhan Jemaah Umroh khususnya di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), mulai tanggal 4 November maskapai Garuda Indonesia memperkenalkan rute penerbangan charter Palembang - Jeddah (via Aceh) yang akan dilayani sebanyak 1 kali per minggu dengan armada A 330 berkapasitas 340 seat (all economy). Adapun periode layanan penerbangan charter Palembang - Jeddah dan Palembang- Madinah tersebut akan beroperasi mulai dari tanggal 4 November hingga 18 November 2018.  H. Herman Deru mengaku bangga atas terobosan yang dilakukan Garuda Indonesia, Ia berpesan agar Garuda Indonesia dapat mempertahankan kepercayaan dan harus berkerja keras agar para calon jamaah ini tidak tergoda untuk mengambil perjalanan yang harus transit di tempat lain.  "Ini luar biasa, luar biasa juga bagi Garuda Indonesia dan para travel, Maka harapan Saya pernerbangan langsung Palembang - Jeddah, Palembang - Madinah pun sebaliknya ini terus berkesinambungan.  Jagalah kepercayaan jamaah, tepat waktu dan selalu memperhatikan apa kebutuhan konsumsen," Ungkapnya  Menurutnya, Bandara SMB II merupakan bandara international yang dituntut mayarakat untuk dapat memberangkatkan para penumpang keluar negeri ataupun kemanapun. Oleh sebab itu pula orang nomor satu di Provinsi Sumsel ini berharap tahun depan nanti akan menjadi penerbangan yang reguler.  Ia juga menghimbau agar Garuda Indonesia beserta travel memberikan waktu satu hari untuk masyarakat transit di Asrama Haji sebelum terbang ke tanah suci.  "Satu hari transit di Asrama Haji, pertama untuk menyamakan persepsi, kita hadir dari 17 kabupaten/kota bahkan nanti provinsi tetangga untuk pengenalan secara fisik juga finishing manasik, agar menjadi kompak. Karena fasilitas kita manasik disana itu lengkap," tambahnya Ayah dari empat orang anak ini juga turut mendoakan para calon jamaah umroh yang diberangkatkan hari ini, serta menghimbau agar calon jamaah untuk menjaga kesehatan selamah beribadah di tanah suci.  "Kepada calon jamaah umroh jaga kesehatan apalagi yang masih perdana. Jangan sampai dehidrasi, banyak minum jangan lupa juga pergi ini untuk ibadah, berdoa sepanjang jalan mudah-mudahan umrahnya mabrur dan mabruroh," pungkasnya. [irm] MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Selamat Jalan Anto, Kau Sangat Berjasa... Sumsel
04 Nov 2018 Dilihat 164x

Selamat Jalan Anto, Kau Sangat Berjasa...

Palembang, Sumselprov.go.id -- Bak petir menyambar di siang terik. Kabar duka datang dari Tim Penyelam Indonesia Diver Rescue Team. Salah satu anggotanya, penyelam Indonesia Diver Rescue Team bernama Syachrul Anto meninggal. Ya. Anto tutup usia saat melaksanakan tugas penyelaman evakuasi Lion Air PK-LQP JT 610 di bawah Komando Basarnas. Dansatgas SAR, Kolonel Laut (P) Isswarto mengatakan, penyebab meninggalnya Anto karena dekompresi. "Diduga dekompresi, karena tekanan, harusnya naiknya pelan-pelan, lima meter berhenti dulu, sampai muncul (ke permukaan)," papar Isswarto. Almarhum Anto dikabarkan baru pulang sepekan dari Palu dan langsung terjun di lokasi bencana Lion Air JT 610. Dan ternyata ini menjadi penyelaman terakhir Anto. "Beliau gugur setelah dua hari menyelam evakuasi korban Lion Air," kata dia. Jenazah almarhum dikabarkan telah diterbangkan ke Surabaya pagi tadi pukul 05.00 bersama keluarga.  Dalam informasi yang beredar dijelaskan pula kronologinya. Pada Jumat (2/11) sekitar pukul 22.10 WIB, Anto diantar Basarnas ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara. Saat itu Anto sudah dalam kondisi tidak sadar, tidak ada respons, tidak ada denyut nadi, dan tidak ada napas. Kemudian pukul 22.30 WIB setelah dilakukan pemeriksaan korban dinyatakan meninggal oleh dokter jaga. [ida] MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.