Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Herman Deru Rayakan HUT Ke-51 Bersama Pers. Ingin Tetap Dikawal Media
Palembang, Sumselprov.go.id – Gubernur Sumsel Herman Deru mengakui peran media massa sangat luar biasa membesarkan namanya selama menjejaki karier mulai dari pengusaha, bupati hingga menjadi Gubernur Sumsel. Pernyataan itu diungkapakannya saat menghadiri acara Silaturahim Gubernur Sumsel dengan Pemred dan Insan Media Sumsel, Sabtu (17/11/2018) di Griya Agung Malam. Pria berusia 51 tahun itu mengaku tak bisa dipisahkan dari rekan-rekan wartawan, redaktur dan redaksi media baik cetak, maupun elektronik. "Dulu SD saya punya teman baik di Belitang. Tapi dia pindah ke Palembang, saya benar-benar kehilangan waktu itu. Persahabatan saya dengan Rapipan (teman SD) itu membekas sekali di hati saya. Seperti itu juga saya dengan wartawan. Persahabatan saya dengan wartawan tidak berhenti. Hanya waktu yang kadang membuat kita jarang bertemu, silaturahmi membuat komunikasi kurang dan berjarak," ujar HD membuka sambutannya. Lebih jauh pria yang juga pernah menjajal bisnis koran ini mengakui bahwa power media sangat besar pengaruhnya. Baik untuk menyulut maupun meredam sebuah situasi. Hal itu ia rasakan betul saat awal mencoba terjun ke dunia politik menjadi Bupati OKUT. Karena itu dengan segala persoalan yang komplek yang diamanahkan kepadanya sebagai Gubernur Sumsel saat ini iapun mengaku tetap membutuhkan kawalan dari rekan-rekan pers. "Saya siap untuk diingatkan, karena prilaku personal atau kebijakan, peraturan maupun keputusan yang lahir kadang dianggap kontroversial," jelasnya. Namun di balik kekuatannya yang luar biasa, HD berharap media tetap menjaga fungsinya menyampaikan informasi secara objektif Dengan pengawalan yang berkualitas HD yakin Sumsel akan lebih baik dan lebih maju ke depan. Berkaitan dengan dirinya sebagai Gubernur, HD pun meminta secara khusus dengan awak media untuk menyamakan persepsi. Tujuannya tak lain untuk mengajak semua bersama-sama membangun Sumsel yang lebih sejahtera. "Sekali lagi dari lubuk hati yang paling dalam saya berterimakasih kepada wartawan. Jangan berhenti membantu saya," tegas HD Di penghujung acara, Gubernur Sumsel kembali mendapat kejutan ulang tahun dari keluarga besarnya. Mereka datang memberi surprise sambil membawa kue dan nasi tumpeng. Acara makin meriah dengan kehadiran bintang tamu dari penyanyi Kontes Dangdut Indonesia (KDI). MC Diskominfo Prov. Sumsel/CleY
Sumsel
Kapolda Hadiri Pagaralam Offroad Championship
Palembang, Sumselprov.go.id -- Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Zulkarnaen mengunjungi Kota Pagaralam dalam rangka memenuhi undangan Walikota Pagaralam Alpian Maskoni dalam event Pagaralam offroad champhionsip yang akan digelar besok, Sabtu (17) hingga Minggu (18/11) di sirkuit Keban Agung Kelurahan Ulu Rurah Kecamatan Pagaralam Selatan Pantauan RMOLSumsel (16/11) kedatangan perwira tinggi (Pati) bintang dua tersebut menggunakan helikopter dan mendarat di lapangan bola Sukajadi Kecamatan Dempo tengah serta mendapat pengamanan ketat oleh jajaran Polres Pagaralam. Kedatangan Kapolda juga langsug disambut oleh Walikota Pagaralam Alpian Maskoni dengan Kapolres Pagaralam AKBP Trisaksoni Puspo Aji SIk Msi Sementara untuk rangkaian kegiatan kunjungan Kapolda akan mengikuti rundown agenda Pemkot Pagaralam, kunjungan sejumlah objek wisata yang ada di Pagaralam,seperti hari ini dijadwalkan Kapolda akan melaksanakan Ibdah sholat Jum'at di Masjid Al Akbar Gunung Gare dan akan diarak mengelilingi Kota Pagaralam oleh peserta offroad. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
HD Optimistis Gerakkan 35.000 Petugas Posyandu
Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru didampingi Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi menghadiri acara Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-54 Tahun 2018, Sabtu (17/11) di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS). Pada kesempatan ini HD optimistis dapat menggerakkan 35.000 petugas Posyandu di Sumsel. Dikatakan HD sejak dilantik menjadi gubernur awal Oktober lalu, dia telah berkomitmen untuk menghidupkan kembali pelayanan kesehatan melalui posyandu. Diapun menargetkanagar tahun 2019 posyandu dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Jadi posyandu ini harus diberdayakan, saya sudah punya komitmen bahwa kalau saja sepuluh petugas posyandu aktif di desa atau kelurahan, dikalikan 3.500 berarti ada 35.000 petugas kesehatan yang ikhlas tanpa pamrih dalam bekerja," ujarnya. Lebih jauh dikatakan mantan Bupati OKU Timur tersebut, pelayanan kesehatan bagi masyarakat tidak hanya dilihat dari aspek tindakan atau pengobatan tapi pencegahan bagaimana dapat mengedukasi masyarakat dari hal-hal yang kecil. "Jadi parameter pelayanan kesehatan itu bagi pemerintah tidak hanya memberikan pengobatan yang gratis, tapi mengedukasi masyarakat mulai dari mencuci tangan, karna mencegah tentu lebih murah dan mudah dari pada mengobati dan juga seperti masyarakat yang BAB tidak tepat atau tidak dengan septic tank. Pemerintah juga harus giat kesana jangan hanya serius beli obat, serius memberikan pelayanan saja,"ujarnya. Demikian halnya soal pelayanan yang diberikan oleh pemerintah, HD mengingatkan petugas agar mampu membuat pasien menjadi nyaman selama proses penanganan. Hal itu bisa dimulai dari hal-hal yang kecil seperti contoh ramah dan senyum. Begitupu dalam aspek fasilitas HD mengimbau agar petugas mampu memberikan fasilitas kesehatan yang nyaman kepada masyarakat baik peralatan medis maupun mobil ambulance. "Petugas harus melayani memberikan perhatian dari hal-hal yang kecil seperti dengan ramah dan sopan, jangan masalah di rumah dibawa ke kantor, yang ada pasien tambah sakit. Kemudian inventaris peralatan kesehatan untuk di rawat dan dibenahi seperti Ambulance, jangan sampe mobil ambulancenya bau.dan jelek, yang ada pasien tambah sakit," terangnya. Pada kesempatan itu HD juga tak lupa mengajak semua instansi terkait memperhatikan kondisi kesehatan masyarakat yang berada di tepian jalan maupun di tepian sungai. "Dulu aku sebelum jadi gubernur, meraso dimano perhatian pemerintah bagi masyarakat yang berada di tepian jalan begitu juga tepian sungai. Nah sekarang aku sudah jadi gubernur mari kita perhatikan masyarakat yang ada di tepian jalan maupun di tepian sungai harus di perhatikan juga kesehatannya, "tambahnya. Terakhir sebelum menutup sambutannya HD berpesan agar masyarakat mampu mejaga kesehatannya. Karena menurutnya tidak ada gunanya banyak harta dan tinggi jabatan jika tubuh tidak sehat. Dalam acara peringatan hari kesehatan nasional ini diadakan juga penandatanganan komitmen bersama pelaksanaan gerakan masyarakat hidup sehat dan percepatan capaian universal health coverage (UHC) yang bertajuk "Sumatera Selatan Maju Untuk Semua". Pada moment peringatan hari kesehatan nasional ke-54 ini HD di berikan kejutan pemotongan nasi tumpeng sebagai ucapan hari ulang tahun ke 51 yang jatuh pada 17 november oleh jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Pada momen ulang tahun tersebut, HD hanya meminta satu hal kepada semua masyarakat Sumsel agar didoakan menjadi seorang pemimpin yang istiqomah. Sebelum acara ditutup HD memberikan penghargaan trophy dan hadiah kepada para pemenang lomba dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional ini dan dilanjutkan penyerahan kartu JKN KIS dari Deputi Direksi BPJS wilayah Sumatera Selatan dr. Erna Wijaya kepada Herman Deru selaku Gubernur Sumatera Selatan.Dalam acara yang bertemakan "Aku cinta sehat, dan sub temanya Ayo hidup sehat, Mulai dari kita". Sementara itu Kepala Dinkes Sumsel Lesty Nuraini mengatakan bahwa acara ini merupakan peringatan hari kesehatan nasional yang jatuh setiap tanggal 12 November. Dalam kaitannya dengan kesehatan Lesty mengingatkan bahwa masyarakat Sumsel harus rajin menjaga kesehatan masing-masing jangan terlalu mengandalkan pihak lain. "Soal kesehatan jangan terlalu mengandalkan pihak lain, boleh saja pemerintah atau BPJS , tapi yang utama dalam menjaga kesehatan adalah diri kita sendiri," tutupnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel/CleY
Sumsel
Gubernur Sumsel Herman Deru Imbau Ibu Muda Untuk Memberikan Asi Eklusif Dengan Dekapan
Palembang, Sumselprov.go.id – Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 Tahun 2018 Provinsi Sumatera Selatan dilaksanakan di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) Karang Anyar, Gandus. Sabtu (17/11/2018). Peringatan HKN Tahun 2018 dilkasanakan dengan tema “Aku Cinta Sehat” dan sub tema “Ayo Hidup Sehat, Mulai Dari Kita”. Tema tersebut sejalan dengan Gerakan Masyrakat Hidup Sehat (GERMAS) yang menekankan pada kesadaran tiap individu untuk meningkatkan berperilaku hidup sehat. Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel, Herman Deru, menyoroti kebiasaan ibu muda yang tidak memberikan ASI eksklusif terhadap anak-anak. Menurut dia, dekapan orang tua saat memberikan ASI kepada anak poin penting bagi tumbuh kembang anak, daripada pemberian ASI yang disimpan di Freezer. "Sekarang ibu muda melakukan sedot ASI kemudian memasukannya ke dalam freezer. Saat butuh baru dikasihkan kepada anak. Ini kurang tepat karena pemberian langsung ASI Eksklusif kepada anak akan memberikan dampak yang positif bagi si anak, " kata Herman Deru. Selain menyoroti tentang pemberian ASI, mantan bupati OKU Timur ini juga menyoal kondisi mobil ambulance. Menurut dia, mobil ambulance harus wangi jangan bau obat dan sebagainya. Sehinga kondisi mobil ambulance tidak seram. "Bila perlu mobil ambulance dikasih parfum," katanya. Selanjutnya suami dari Hj Febrita Lustia ini meminta kepada dinas kesehatan yang ada di Sumsel untuk mengaktifkan posyandu. Sehingga posyandu menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan. "Percuma pangkat besar, uang banyak tapi kita sakit sakitan," pungkas Herman Deru. Pada peringatan HKN ke 54 tersebut dihadiri oleh Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, Gubernur Sumsel Herman Deru, Walikota Palembang Harnojoyo, Ketua DPRD Prov.Sumsel, Perwakilan dari Kepolisian Daerah Sumsel, Perwakilan dari Pangdam II Sriwijaya, Kepala Kejaksaan Tinggi, Kepala Pengadilan Tinggi, Ketua Tim Penggerak PKK Prov.Sumsel, Kepala Instansi Vertikal di Prov.Sumsel, Asisten Setda Prov.Sumsel, Kepala OPD dilingkungan Pemprov. Sumsel, Para Direktur Rumah Sakit, Pimpinan Perguruan Tinggi, Ketua Organisasi Kesehatan, Camat, Lurah/Kepala Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyrakat dan Kader Kesehatan. Dalam acara tersebut gubernur diberikan kejutan pemotongan nasi tumpeng sebagai ucapan hari ulang tahun Herman Deru ke-51 yang jatuh pada 17 November 2018. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/FS
Sumsel
Menhub Inginkan Banyuasin, Provinsi Sumsel Jadi Role Model Angkutan Sungai di Indonesia
Banyuasin, sumselprov.go.id- Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, akan menjadikan Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai role model salah satu daerah yang berproduktif melalui angkutan sungai. Kabupaten Banyuasin dianggap memiliki potensi besar terhadap angkutan sungai dan cocok dijadikan contoh model angkutan sungai di Indonesia. Hal tersebut disampaikan langsung Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Ir. Budi Karya Sumadi saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Banyuasin bersama Gubernur Sumsel H. Herman Deru sekaligus menjadi narasumber pada acara dialog nasional 33 dengan tema "Indonesia Maju" di Gedung Serbaguna Sedulang Setudung Kabupaten Banyuasin, Sabtu (17/11/2018). "Disini potensinya adalah angkutan sungai, kami jadikan ini menjadi satu contoh model angkutan sungai di Indonesia," ungkap Budi Karya Sumadi Terlebih lagi, Kabupaten Banyuasin merupakan lokasi beradanya Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api- Api (KEK-TAA) yang diharapkan dengan kehadirannya kelak dapat menjadikan Kabupaten Banyuasin lebih maju. Bahkan, Menhub Budi Budi Karya Sumadi mengatakan pernah meminta Gubernur Sumsel untuk meninjau langsung KEK-TAA karena dia ingin Banyuasin ini tambah maju dengan kehadiran pelabuhan dan kawasan ekonomi khusus. "Jadi bagaimana pelabuhannya, bagaimana kapalnya, jenisnya supaya itu produktif. Banyuasin menunjukan produktifitasnya bahwa bisa dipakai untuk kegiatan-kegiatan sehari-hari. Nanti kegiatan ekonomi juga ada disana”, lanjut Budi Karya Sumadi. Ditemui usai acara, Menhub mengaku bangga Provinsi Sumsel kini dipimpin oleh Gubernur yang sangat dekat dengan rakyat. Dikatakannya puka kabupaten Banyuasin adalah salah satu kebanggaan Provinsi Sumsel. Dimana tidak hanya sumber daya alam yang melimpah ruah, namun juga industri dan kegiatan ekonomi turut menunjukan produktivitasnya. "Pak Gubernur ini orangnya humble, memperhatikan rakyat kecil, juga pekerja keras. Pemimpin memang harus dekat dengan rakyat," ungkap Menhub. Sementara Gubernur Sumsel Herman Deru menambahkan, ia mengucapkan terimakasih atas perhatian Menteri Perhubungan RI yang telah banyak memberikan sumbangsih untuk Provinsi Sumsel, seperti pembangunan pelabuhan barang, pelabuhan penyebrangan. Kedepan, pelabuhan yang sudah dibangun oleh Kementerian Perhubungan RI di Tanjung Api-Api akan segera dioperasikan. "Terimkasih Pak Menteri, dari kementerian itu sudah ada tahap penyelesaian Pelabuhan di Makarti, pembangunan pelabuhan penyebrangan di Telang dan beberapa jembatanya juga dibantu oleh Pemprov Sumsel," katanya Mengenai tranportasi air, HD menilai di Kabupaten Banyuasin sudah pasti harus memperbanyak dermaga. Mengingat sebagian daerah banyuasin adalah diperairan. "Kalau untuk lalulintas air itu pastinya dermaga harus diperbanyak di Banyuasin agar masyarakat tidak harus ke Palembang mengantarkan hasil bumi dan kegiatan lainnya," tuturnya "Bisa dari dermaga-dermaga yang ada di Banyuasin dan conecting dengan kawasan industri yang memang sudah dalam tahapan amdal saat ini seperti di Kecamatan Sungsang," pungkasnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel / AD Sumber : Humas Pemprov. Sumsel
Sumsel
Herman Deru Hadiahi Atlet Hockey Lapangan di JSC
Palembang Sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel Herman Deru meminta atlet hockey di Sumsel tak perlu lagi khawatir kesulitan latihan karena tak memiliki lapangan. Sebab ia sudah memerintahkan Kadispora Sumsel Ahmad Yusuf menyediakan space di komplek Jakabaring Sport City (JSC) untuk dibuatkan lapangan hockey. Hal itu disampaikannya saat melepas atlet hockey Sumsel mengikuti Kejuaraan Nasional Hockey Indoor di Cimahi Jawa Barat 19-24 November 2018, di halaman kantor Gubernur Sumsel Jumat (16/11). " Pulang Kejurnas kalian silahkan latihan di JSC. Saya akan minta Kadispora secepatnya beri space lapangan untuk anak-anak muda ini latihan hockey," tegasnya. Pemberian lapangan itu kata HD bukan tanpa alasan, karena selama ini atlet kesulitan latihan dan harus latihan berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Dengan adanya lapangan ini diharapkan atlet hockey Sumsel akan lebih konsentrasi dan semangat latihan. " Ini juga untuk memantik semangat kabupaten dan kota lainnya untuk mempopulerkan olahraga hockey. Karena hockey dan woodball ini memang masih belum familiar," ujar HD. Dengan sosialisasi seperti ini diharapkan hockey tidak lagi dianggap sebagai olahraga yang eksklusif tapi olahraga yang dimiliki oleh semua lapisan masyarakat. Untuk itu HD meminta Pengporv, Pengda bersama-sama turun mensosialisasikan olahraga ini ke sekolah-sekolah di kecamatan bahkan ke desa-desa. Di akhir sambutannya mantan Bupati OKU Timur dua periode itu berpesan kepada atlet yang akan berlaga untuk menjaga sportivitas dan nama baik Sumsel. HD juga meminta atlet bertanding dengan fokus dan semangat sehingga dapat mempersembahkan predikat juara bagi Sumsel. "Ukuran nama baik itu bukan hanya di lapangan, tapi jiga prilaku selama dalam perjalanan, pemondokan dan tempat pertandingan. Tunjukkanlah citra Sumsel meskipun kita terkenal keras tapi tetap santun. Berlagalah dengan sportifitas dan jangan mudah terpancing dengan klub lain. Ingatlah selalu kalian adalah delegasi Sumsel," pesan HD. Di tempat yang sama Ketua Federasi Hockey Indonesia (FHI) Sumsel, Edi Rianto mengaku sangat bangga dengan Gubernur Sumsel Herman Deru yang menurutnya sangat peka dengan kebutuhan para atlet muda. Diakuinya selama ini mereka memang sangat kesulitan saat akan mengarahkan para atlet hockey latihan karena mereka tak memiliki lapangan sama sekali. " Untuk bisa latihan kami harus berkeliling, kadang bahkan memakai lapangan futsal. Tapi dengan segala kondisi kami bisa tetap berjalan. FHI terus kirim atlet ke PON dan lainnya. Makanya kami gembira sekali pak gubernur memberikan kami space lapangan di JSC," jelasnya. Untuk Kejurnas kali ini Edi menjelaskan bahwa pihaknya mengirim 35 delegasi yang terdiri dari atlet dan official. Mereka ini terdiri dari siswa dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sumsel seperti UMP, UIN Raden Fatah dan lainnya. Rombongan ini kata Edi rencananya akan berangkat ke Cimahi berombongan menggunakan bus. Pelepasan atlet itu ditandai dengan penyerahan seragam hockey kepada Gubernur Sumsel. Penyerahan ini sekaligus meresmikan HD sebagai warga hockey. Di sela pelepasan Gubernur Sumsel sempat menjajal olahraga hockey. Dengan luwes HD terlihat memukulkan stick hockey disaksikan para atlet dan official. MC Diskominfo Prov. Sumsel/FS/HP
Sumsel
PKK Sumsel Targetkan Satu PAUD Satu Desa
OKI, sumselprov.go.id- Sebagai mitra kerja pemerintah dalam membangun daerah, Tim Penggerak PKK Sumsel bersinergi bersama pemerintah provinsi Sumsel dan menargetkan dapat mendirikan satu PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) satu desa. Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua PKK Sumsel Febrita Deru saat melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi ke PKK Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). " Ini komitmen PKK Sumsel bersama pemerintah provinsi. Sesuai dengan himbauan Gubernur, agar setiap satu desa memiliki satu PAUD", tegasnya. Dilanjutkan ibu empat orang putri itu, jika di desa atau kelurahan tersebut telah memiliki TK ( Taman Kanak-Kanak), maka tidak menjadi masalah jika belum memiliki PAUD. Namun, jika di desa itu belum ada TK sama sekali maka PAUD wajib didirikan. Pendirian PAUD di setiap satu desa inj diharapkan dapat membantu pendidikan bagi anak-anak di desa sejak usia dini. Sementara itu, kunjungan kerja PKK Sumsel ke PKK kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ini merupakan kunjungan kerja di kabupaten/kota yang ke-9, setelah kabupaten Pali. Di bumi Bende Seguguk ini, Tim Penggerak PKK Sumsel yang dipimpin langsung Ketua TP PKK Sumsel Febrita Deru didampingi Wakil Ketua TP PKK Sumsel Fauziah Mawardi Yahya disambut hangat oleh Ketua TP PKK OKI Lindasari Iskandar. Adapun pertemuan dan silaturahmi antara PKK Sumsel dengan PKK kabupaten OKI, diikuti oleh hampir 400 orang peserta PKK se-kabupaten OKI dari 327 desa. Menurut Febrita Deru agenda kunjungan kerja ini dilakukan untuk mengetahui secara langsung permasalahan yang dihadapi oleh masing-masing PKK kabupaten/kota, sekaligus menetapkan dan menyamakan program kerja PKK di tahun 2019. Lebih lanjut, Febrita Deru meminta agar PKK kabupaten OKI mampu menciptakan dan menetapkan produk unggulan yang menjadi ciri khas daerah OKI. "Saya minta kepada para ibu untuk mampu menciptakan juga menetapkan produk unggulan daerah, yang menjadi ciri khas dan penanda. Misalkan OKI identik dengan tikar purun, ini bisa dijadikan produk unggulan OKI, bahkan mungkin tidak terbatas pada tikar purun, bisa dibuat tas dan dompet",ujarnya. Tidak hanya itu saja, wanita kelahiran 52 tahun silam itu juga menambahkan PKK OKI bisa menciptakan kain songket khas OKI dengan motif perahu kajang, seperti beberapa daerah lainnya di Sumsel yang juga memiliki kain songket ataupun kain batik. Di tempat yang sama, Ketua TP PKK OKI Lindasari Iskandar menyambut baik atas kunjungan kerja yang dilakukan oleh PKK Sumsel, sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi. "Kami berterima kasih atas kunjungan kerja PKK Sumsel ke sekretariat PKK OKI, juga atas arahan dan bimbingannya untuk kemajuan PKK OKI",katanya. Pada kesempatan ini, Ketua TP PKK Oki-Lindasari Iskandar juga menyampaikan sejumlah pencapaian dan prestasi yang diraih PKK OKI. "Alhamdulillah PKK OKI sejak tahun 2014-2018 berhasil menjuarai beberapa lomba di tingkat nasional, seperti Posyandu, pun juga beberapa lomba di tingkat provinsi meskipun hanya juara harapan",ujarnya. Usai bersilaturahim, Ketua TP PKK Sumsel Febrita Deru meninjau stand pameran yang menampilkan berbagai produk dan hasil kerajinan karya PKK OKI, serta meninjau kebun PKK OKI. MC Diskominfo Prov. Sumsel / AD Sumber: Humas Pemprov. Sumsel
Sumsel
Gubernur Instruksikan Bupati/Walikota Standby di Daerah
Palembang, sumselprov.go.id - Mengantisipasi kondisi cuaca yang tak menentu akhir-akhir ini, Gubernur Sumsel Herman Deru menginstruksikan agar semua Bupati/ Walikota stand by di daerah masing-masing. Hal itu ditegaskannya saat menyambangi kantor Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel, Kamis (15/11). "Saya hari ini sengaja datang kesini, sudah saya rencanakan untuk berkunjung ke rekan-rekan Forkompinda. Berkaitan dengan masalah-masalah yang saat ini terjadi, maupun antisipasi terkait kemanan, cuaca, suhu dan kestabilan harga," ungkapnya. Menurutnya HD bencana alam adalah salah satu materi khusus saat ini, mengingat Senin lalu Kota Palembang dikepung banjir. "Kemarin saya sudah tanda tangani untuk BNPB agar seluruh helikopter yang ada Provinsi Sumsel tetap standby. Ekstrim sekali, hujan curah yang sangat tinggi,"katanya Dalam kesempatan ini pula HD memerintahkan agat Bupati/ Walikota di Provinsi Sumsel, tidak banyak meninggalkan daerahnya apalagi di waktu cuaca buruk. "Pemprov Sumsel atau sebagai Gubernur mengajak semua Bupati/Walikota untuk terus memantau, bahkan untuk tidak banyak meninggalkan daerah di waktu cuaca seperti ini, apalagi menjelang tutup tahun," tambahnya Terkait persoalan politik, Gubernur Sumsel yakinkan suhu politik di Provinsi Sumsel sampai saat ini masih sangat aman, dikarenakan kedewasaan berpolitik semakin baik. "Masyarakat sudah mulai dewasa dalam hal politik, sudah banyak pembelajaran. Kalau Sumsel inikan dimulai dari pemilihan kepala desa, Pileg, pemilihan bupati/walikota sehingga mereka sudah sangat dewasa untuk menghadapi pemilu mendatang,"jelasnya. Usai bertemu dengan Kapolda Sumsel Irjen. Pol. Drs. Zulkarnain Adinegara, Gubernur Sumsel HD juga menuturkan bahwa ia memang sudah merencanakan untuk keliling menemui Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumsel, untuk bersilaturahmi sekaligus pertukaran pikiran terkait keamanan, cuaca maupun kestabilan harga menjelang Hari Raya Natal. Termasuk merumuskan langkah-langkah yang lebih intens untuk menjaga agar Provinsi Sumsel tetap kondusif. MC Diskominfo Prov. Sumsel / AD Sumber : Humas Pemprov. Sumsel
Sumsel
Pulau Maspari Segera Jadi Alternatif Wisata Baru Sumsel
OKI, sumselprov.go.id - Usai meninjau kondisi Pulau Maspari dan UPTD Balai perikanan Tawar dan payau milik Pemprov. Sumsel (pulau terluar di wilayah Sumsel) Kamis (15/11) siang, Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya berkeinginan "menyulap" pulau ini sesegera mungkin menjadi destinasi pariwisata baru di Sumsel. Menurut mantan Bupati OI tersebut, Pulau Maspari sangat potensial karena Sumsel tidak memiliki laut kecuali di pulau ini. Hanya saja selama ini pulau Maspari kurang diperhatikan, sehingga potensi yang ada menjadi tidak maksimal. "Ini sebenarnya potensi sekali, di Sumsel kan tidak ada laut. Kalaupun ada laut tapi lumpur nah di laut ini pasirnya putih. Saya yakin kalau ini dikelola wisatawan akan senang sekali datang kesini. Mulai 2019 akan liat kenyataan dan ini akan kita mulai," ujar Mawardi. Dari hasil tinjauannya itu, Mawardi mengaku Pulau Maspari memerlukan beberapa pembenahan dan pengelolaan yang lebih maksimal agar ke depan menjadi salah satu objek wisata andalan di Sumsel. "Akan kita kelola menjadi wisata tetapi kita tetap utamakan untuk pembenihan seperti udang, kakap, dan ikan-ikan laut lainnya dulu. Sehingga nanti dengan sendirinya wisata akan datang. Untuk ini kita perlu melibatkan pariwisata kita. Insya Allah mudah-mudahan ini bisa," ucap Mawardi dengan yakin. Sementara itu Camat Tulung Selapan Djamik Djauhari mengaku sependapat dengan rencana yang dikemukakan Wakil Gubernur Sumsel. Diapun berharap rencana ini segera diwujudkan agar Pulau Maspari bisa dikembangkan menjadi tempat liburan dan rekreasi bagi warga. "Tentu kami senang sekali dengan Gagasan Wakil Gubernur ini. Kalau ini dikembangkan, warga pasti akan senang karena tak perlu jauh-jauh untuk liburan dan berekreasi," ujarnya. Untuk diketahui, rombongan Wagub Sumsel Mawardi Yahya, berangkat ke Pulau ini melalui Dermaga Tulung Selapan Kab. OKI. Kemudian, perjalanan menuju Pulau Maspari mereka lanjutkan sekitar pukul 12.00 WIB, dengan menggunakan Speed Boat. Rombongan ini tiba di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB, untuk kemudian dilanjutkan meninjau UPTD Balai perikanan Tawar dan payau milik Pemprov. Sumsel. MC Diskominfo Prov. Sumsel / AD Sumber : Humas Pemprov. Sumsel