Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Perluas Distribusi Hasil Produk, Gubernur Sumsel Launching Belido.id dan Belijek
Palembang sumselprov.go.id- Keberadaan Belido.id dan Belijek sebagai perusahaan yang bergerak di bidang marketplace penunjang bisnis tentunya sangat membantu untuk memberikan kemudahan bagi semua UMKM dalam memperluas jaringan pemasaran hasil produk. Begitu yang diungkapkan oleh Gubernur Sumsel, H. Herman Deru saat meresmikan dan membuka Grand Launching Marketplace Belido.id dan Belijek (Aplikasi Ojek Online yang Tergabung dalam Sumeks Group Palembang) di Ballroom Soma (Sosial Market), Jumat, 23/11/2018. "Para pemuda yang ahli dalam bidang IT, melalui belido.id dan belijek akan menjadi salah satu aplikasi yang akan mempermudah Pemerintah Sumatera Selatan dalam mewujudkan Sumsel maju untuk semua, karena kemajuan IT membuat semua hal dapat menjadi mudah dan murah, " katanya. Ia mengatakan bahwa aplikasi yang dilaunching ini akan diterapkan secara lokal teruntuk masyarakat Sumsel, dan mudah-mudahan akan dapat segera dinikmati masyarakat secara nasional. “Mudah-mudahan Belijek dan Belido.id, dapat bertumbuh dan berkompetisi dengan aplikasi online lainnya, dengan mengedepankan pelayanan yang prima, aman, nyaman, dan terjangkau,” ungkapnya. Deru berharap agar kedua aplikasi ini dapat mempermudah pemenuhan kebutuhan masyarakat, mendekatkan UMKM, yaitu mendekatkan jarak yang bertujuan untuk menyetarakan harga produk-produk UMKK antara Desa dan Pasar Swalayan. “Setelah satu tahun aplikasi berjalan, akan lebih baik jika dilakukan evaluasi, sehingga aplikasi yang menawarkan kemudahan ini, tetap terawasi dalam koridor yang tetap menjaga etika dan budaya yang ada di Indonesia, terutama Belijek yang harus tetap taat berlalu lintas,” harapnya. Sementara itu, Tokoh Inovasi Indonesia, Dahlan Iskan, mengatakan bahwa aplikasi ini digunakan untuk mempermudah proses distribusi usaha kecil di desa menuju kota. “Melalui aplikasi ini, maka para produsen usaha kecil turut mendapatkan keuntungan penjualan yang setara dengan harga yang ada di pasar swalayan,” ungkap Dahlan. Aplikasi ini dilaunching karena dinilai telah memenuhi cangkupan perkembangan pemanfaatan jasa yang telah memoderisasi. “Masyarakat Indonesia telah banyak yang beralih pada pelayanan jasa dan transaksi yang bersifat elektronik, dan aplikasi Belido.id dan Belijek dapat menjadi alternatif yang dapat digunakan” pungkasnya. Turut Hadir dalam acara ini, Plt Kadis Kominfo Provinsi Sumsel, Jon Kennedy, Kadis Dishub Prov Sumsel, Nelson Firdaus, dan juga perwakilan dari Dinas Koperasi dan UKM Prov Sumsel, Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel, dan Dinas Perindustrian Prov Sumsel. MC Diskominfo Prov Sumsel/ PE/ TM
Sumsel
HUT KORPRI Ke-47, Pemprov Sumsel Gelar Jalan Sehat dan Senam Kebugaran Jasmani
Palembang, Sumselprov.go.id – Memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-47 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI). Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar jalan sehat dan Senam Kebugaran Jasmani di Halaman Kantor Gubernur Sumsel, Jumat (23/11/2018). Kegiatan jalan sehat pada pukul 06.00 WIB, dibuka langsung Asisten Adminis trasi dan Umum Setda Pemprov. Sumsel Prof. Eduar Juliarta. Kegiatan ini mengusung tema “KORPRI : Melayani, Bekerja dan Menyatukan Bangsa”. Tampak hadir Para Kepala OPD, Kepala Biro, Kabag dan Asn serta TKS di lingkungan Pemprov.Sumsel. Seusai berjalan sehat, para ASN dan TKS melanjutkan senam kebugaran jasmani bersama yang dipandu oleh instruktur senam Santi dan kawan-kawan. Pada sambutannya, Asisten Administrasi dan Umum mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah menyelenggarakan kegitan ini dan juga kepada seluruh ASN dan TKS yang ikut berpartisipasi menyemarakkan HUT KORPRI ke-47. “Terima kasih kepada seluruh anggota KORPRI yang hadir dan menyemarakakan acara ini serta diharapakan kepada seluruh anggota Korpri untuk tetap netral dalam menghadapi tahun politik 2019, tetap mensupport apa yang menjadi kebijakan dalam rangka pelayan kepada publik menjadi lebih baik”, kata Eduar. Selanjutnya mewakili Pemerintah Prov.Sumsel , Gubernur, Wakil Gubernur dan Sekda Sumsel Eduar Juliarta mengimbau kepada semua anggota Korpri agar kita semua selalu memperhatikan tugas dan fungsi masing-masing, tetap melayani kepentingan masyarakat dan mengutamakan kepentingan republik ini, pungkas Asisten Administrasi dan Umum Pemprov. Sumsel Rangkaian acara ditutup dengan pembagian door prize, donor darah dan juga pemeriksaan kesehatan termasuk pemeriksaan Gigi dan Mulut. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Antisipasi Bencana Alam, Polda Sumsel Gelar Apel Siaga
Palembang, Sumselprov.go.id – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel), menggelar apel siaga gabungan, sebagai bagian dari persiapan mengantisipasi bencana alam, dan dampak negatif musim hujan 2018. Siaga dilakukan di provinsi yang memiliki 17 kabupaten dan kota tersebut. Apel siaga gabungan antisipasi bencana alam, digelar di halaman Mapolda Sumsel, Palembang, Rabu (21/11/2018) pagi. Apel diikuti ribuan personel jajaran Polda, anggota TNI, Basarnas, BMKG, tim alat berat Dinas Pekerjaan Umum Sumsel, BPBD, dan Satpol PP. Apel dipimpin Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara. Menurut Zulkarnain, Sumsel sudah memasuki musim hujan. Perlu dilakukan tindakan antisipasi, kemungkinan terjadinya bencana seperti banjir dan tanah longsor. Dengan dilakukannya siaga khusus bencana musim hujan, diharapkan personel gabungan yang didukung peralatan penanggulangan bencana, seperti alat berat, perahu karet, termasuk helikopter lebih siap mengantisipasi bencana. Melalui berbagai persiapan tersebut, diharapkan dapat mengurangi resiko bencana, dan meringankan beban masyakat, jika terjadi banjir, tanah longsor, dan bencana lainnya. “Seluruh personel siaga untuk mempersiapkan diri dan peralatan secara maksimal, sehingga sewaktu-waktu siap turun ke lokasi bencana membantu masyarakat,” tandasnya. Sebelumnya, Kepala Kantor Badan SAR Nasional (Basarnas) Palembang, Berty DJ Kowaas, mengatakan, pihaknya berupaya meningkatkan kesiapsiagaan personel, dan peralatan penanggulangan bencana, menghadapi musim hujan 2018. Di musim hujan, seperti tahun-tahun sebelumnya, Sumsel berpotensi mengalami banjir, tanah longsor, kecelakaan angkutan darat, laut, dan udara. Sesuai ketentuan, Basarnas ditugaskan membantu dan melakukan evakuasi korban bencana, baik yang masih hidup maupun yang meninggal dunia. “Untuk menanggulangi kemungkinan terjadinya bencana dampak negatif musim hujan, Basarnas Palembang menyiagakan personel dan peralatan yang sewaktu-waktu bisa diturunkan di lokasi bencana,” pungkasnya. Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah H.Iriansyah, S.Sos, SKM., M.Si mengatakan Gubernur Sumsel memberikan apresiasi kepada Kapolda yang telah melaksanakan apel siaga bencana alam. “Sekarang ini menurut BMKG telah memasuki musim penghujan sampai dengan Februari mendatang oleh sebab itu pemerintah Sumatera Selatan mensiagakan semua stake holder yang ada dan juga peralatan ketika terjadi bencana semua lintas sektor sudah siap untuk menanggulangi terjadinya bencana khususnya bencana banjir dan longsor serta pting beliung di Sumatera Selatan”, kata H.Iriansyah. Pak Gubernur sudah menginstruksikan kepada kita semua untuk selalu siaga personil dan peralatan disetiapKabupaten/Kota untuk antisipasi bencana banjir dan tanah longsor khususnya di Sumatera Selatan, pungkas Kalaksa BPBD Prov. Sumsel Turut Hadir dalam kegitan ini Pangdam II Sriwijaya, Ketua DPRD Prov.Sumsel, Kepala Kejati Sumatera Selatan, Wakapolda Sumsel, Irwasda Sumsel, Para Pejabat Utama Polda Sumsel, Kapolresta Palembang, Danrem 044/Gapo, Kadis Danlanud, Danlanal Palembang, Para Kepala OPD Prov.Sumsel, Kepala Pertamina. MC Diskominfo Prov. Sumsel/CleY
Sumsel
ICMI Support Percepatan Pembangunan Sumsel
Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menerima kunjungan Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Sumatera Selatan, di ruang rapat Gubernur, Senin (19/11). Dalam kesempatan itu ICMI sepakat mensupport percepatan pembangunan di Sumsel. Dalam pertemuan ini Anis Saggaff selaku ketua ICMI mengatakan ingin membantu pemerintah dalam percepatan pembangunan di Sumatera Selatan khususnya di bidang Sumber Daya Manusia. Jadi dari awal ini bersama-sama pak Gubernur melihat apa-apa yang bisa kami bantu untuk percepatan pembangunan Sumsel, khususnya Sumber daya manusia di bidang baik etika, moral, akhlak” ujarnya. Menurut Anis Saggaff, ciri-ciri kehidupan madani yang diharapkan bagi provinsi Sumatera Selatan adalah yaitu kualitas pemerintah yang bersih, adil, dan transparan. Kemudian kualitas SDM yaitu rakyat yang cerdas, ta’at, dan berbudi pekerti, selanjutnya ada rasa di masyarakat yang Ukhuwah yang kuat, Hubbul Wathan, aman dan nyaman, serta kehidupan yang sejahtera. Terkait dengan permasalahan kebangsaan ICMI melihat dari berbagai sektor antara lain pendidikan yang terdiri dari umum dan agama, lemahnya Ukhuwah, krisis Akhlaq, kemalasan, krisis pemikir dan peran intelektual, dan rapuhnya sistem ekonomi dan politik. Anis juga mengatakan bahwa permasalahan bangsa ini saling berkaitan antara ilmu pengetahuan umum dan agama. Beliau juga mengatakan bahwa permasalahan bangsa antara ilmu pengetahuan umum dan ilmu agama saling bertolak belakang. Permasalahan bangsa ini yaitu yang punya pengetahuan umum agamanya kurang, yang punya pengetahuan agama, pengetahuan umumnya kurang”jelasnya. Selain itu Anis yang juga sebagai rektor Universitas Sriwijaya ini juga memaparkan beberapa program yang telah disusun ICMI antara lain bidang ekonomi & pemberdayaan umat dan kesehatan umat. Adapun salah satu fokus di bidang pendidikan ICMI berencana akan membuka sekolah formal yang berbasis intelektual dan Agama. Adapun di bidang pendidikan yaitu membuka sekolah formal yang berbasis intelektual dan Agama yang kuat dari sekolah rendah sampai perguruan tinggi, Akademi Tahfidz”ujarnya. Di bidang ekonomi dan pemberdayaan umat ICMI merencanakan membuka sebuah mini market yaitu Halalan Thoyyibah Mart” milik ICMI. Tak hanya itu dalam bidang kesehatan Anis mengatakan bahwa ICMI membuka klinik kesehatan holistik dan pihaknya juga telah mengadakan sunat masal yang diadakan bersama fakultas kedokteran. Di bidang kesehatan ummat kemarin kami telah mengadakan sunat masal bersama fakultas kedokteran”ujarnya. Pada kesempatan ini Gubernur Sumsel HD mengapresiasi kepada ICMI yang sudah memberikan sumbangsih dalam menjaga kerukunan agama di Sumsel. Diantaranya pemikiran-pemikiran ICMI yang sudah diadopsi oleh Negara ini, sehingga Negara ini bisa kondusif sampai dengan saat ini tentu ada andil ICMI di dalamnya. Sekarang saya sudah jadi gubernur, jangan lupa juga bimbingannya, umat kita tetap menjadi umat yang maslahat tanpa konflik, ” tutur HD. Tak lupa pula Gubernur HD meminta dukungan, arahan, bimbingan kepada para kiai, para ulama untuk dapat memberikan pesan dan saran sebagi gubernur. Aku ingin bapak-bapak sekalian, para kiai, para ulama yang saya banggakan untuk dapat memberikan nasihat pesan dan saran untuk saya sebagai pemimpin di daerah ini secara berkala,”ucap HD. Memasuki tahun Pilkada, HD menghimbau agar ICMI tidak terkena arus politik. Saya lebih bangga lagi ICMI ini tidak terkontaminasi dengan badai-badai politik maupun partai,”harapnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel Sumber : [ril]/Rmol.Sumsel
Sumsel
Bernard: Kopi Lahat Lebih Nikmat
Palembang, Sumselprov.go.id -- Kenikmatan kopi organik Kabupaten Lahat, mendapat pujian dari pakar kopi organik asal Belanda, Bernard Gildemarcher. Bahkan, pakar kopi organik dari Program Uitzerding Manager (PUM) Senior Expert ini mengaku, rasa kopi organik Lahat lebih nikmat dari kopi organik Uganda dan Myanmar. Sebab dirinya, sudah pernah datang dan mencicipi langsung kopi 2 negara tersebut. Saat berkunjung ke perkebunan kopi robusta organik, belum lama ini, sambil mencicipi langsung kopi di Desa Sumber Karya, Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat. Menurut Bernard, dari cita rasa yang diberikan, kopi organik Lahat bisa menembus pasar internasional. Dari pengolahan harus lebih baik lagi, apalagi posisi kopi dengan kualitas terbaik saat ini masih di pegang Brasil dan Kolumbia. Bernard juga sudah mengunjungi perkebunan kopi di Kota Agung, Lahat sehingga dirinya sudah mengetahui kualitas kopi yang dihasilkan petani kopi di Kabupaten Lahat. "Penanaman, perawatan, panen hingga penjemuran harus diperhatikan petani. Itu sangat menentukan kualitas kopi," jelasnya. Bernard menyarankan agar secara bertahap penyuluh memberikan edukasi kepada petani agar akhirnya menjadi kebiasan. Apalagi sebagai besar petani di Kabupaten Lahat, masih menerapkan cara tradisional yang diwariskan secara turun temurun, dalam menggarap kopi. Pendamping Desa Organik sekaligus Penyuluh Tenaga Harian lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian Kementrian Pertanian, Suharsono mengatakan, mulai melakukan pendampingan kebun kopi desa organik sejak tahun 2016 lalu. Berawal dari program pemerintah pusat melakukan pendataan calon petani kopi organik. "Saat ini ada 21 petani dengan luas lahan 16,75 ha," jelas Suharsono. Kebun kopi organik yang dilakukan masyarakat, kata Suharsono, berawal dari pemanfaatan sumber daya yang ada sejak tahun 2002, seperti kotoran ternak dan himpitan ekonomi masyarakat yang tak mampu membeli pupuk anorganik maupun pestisida. "Untuk pembinaan petik merah, cara pengeringan dan lainnya sudah diketahui petani. Hanya saja harus ada pasar yang jelas," tegas Suharsono. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Sumber : [yip]/Rmol.Sumsel
Sumsel
Kominfo Sumsel Bersama Bina Darma Inisiasi Program Internet Desa
Palembang sumselprov.go.id- Komitmen Gubernur Sumsel Herman Deru peduli pada kehidupan masyarakat pedesaan. Beliau sangat menginginkan seluruh warga melek Information Technology (IT), yaitu warga yang selama ini tahu informasi dari masyarakat dan buku, sekarang bergeser dari layanan manual menuju online. Untuk itu, perlu adanya pelayanan pelayanan internet agar masyarakat pedesaan tidak tertindas atas perubahan atas perubahan zaman dan diharapkan masyarakat berperan aktif mempromosikan desanya melalui internet dan browsing informasi dari internet. Hal ini diungkapkan Kadis Kominfo Prov Sumsel, Jon Kenedy,pada acara rapat program kerja dengan Bina Darma di Ruang Kerja Kadis Kominfo Prov Sumsel, Senin, 19/11. “Dalam program kerjanya, Gubernur Sumsel menyampaikan targetnya agar tidak ada lagi blank spot di setiap desa yang ada di Sumsel, terutama pada Kabupaten Muratara, OKI, OKU Selatan, Banyuasin, dan OI,” ujarnya. Ia mengatakan bahwa melalui internet desa masyarakat dapat mudah mengakses informasi dan menyebarkan informasi mengenai produk-produk unggulan dari desa tersebut, dengan didukung oleh sarana prasarana yang memadai. “Kominfo akan merencanakan pengaplikasian program internet desa dengan bantuan Kelompok Informasi Masyarkat (KIM) dengan memfokuskan pada sasaran dan pelaksanaan secara teknis”, kata Jon. Jon berharap agar program internet desa dapat dikembangkan sesuai perencanaan yang matang. “Terdapat kurang lebih 3678 desa dan 187 kecamatan, dengan jumlah tersebut pelaksanaannya harus didukung oleh SDM yang mampu mengelola dengan tata kelola yang baik mengelola secara kontinyu, sehingga mampu menasional,” ujarnya. Sementara itu, Rektor Universitas Bina Darma, Sunda Ariana, mengatakan bahwa program internet desa harus dipersiapkan dengan baik agar dapat diaplikasikan dengan baik. “Langkah utama yang harus dilakukan yaitu memetakan jumlah desa prioritas pembangunan, kesiapan infrastruktur di desa tersebut, yaitu wifi dan jaringan, dan mempersiapkan sistem perencanaan secara teknis” ucapnya. Sunda menjelaskan bahwa setelah terprogram, maka harus dibuat program progres laporan dan evaluasi yang akan dikoordinasikan dengan tim yang ada. Kegiatan ini dihadiri oleh Para Kabid dan para Kasi E-gov di lingkungan Diskominfo Sumsel, dan juga pembantu Rektor dan Dekan dari Universitas Bina Darma. MC Diskominfo Sumsel/PE/TM/FS
Sumsel
Pemprov Sumsel Siap Sukseskan Launching dan Simposium Inovasi Pelayanan Publik
Palembang sumselprov.go.id- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggelar rapat bertemakan peran perangkat daerah pada launching dan simposium inovasi pelayanan publik Provinsi Sumatera Selatan di Ruang Rapat Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Provinsi Sumsel, Senin, 19/11. Acara ini dibuka dan dipimpin oleh Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Provinsi Sumsel, Prof. Eduar Juliartha. “Dalam rangkaian acara nantinya akan dilaksanakan booth pameran yang direncanakan berlokasi di Kantor Gubernur, hal ini dilakukan agar dapat melibatkan semua staf di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel,” ujar Eduar. Ia mengatakan bahwa acara ini akan dihadiri para Gubernur se-Sumatera dan rencananya akan digelar pada tanggal 3 Desember 2018. “Kegiatan ini akan dibagi dalam dua acara utama, yaitu simposium dan launching beberapa produk pelayanan publik,” ucapnya. Terdapat beberapa launching yang akan digelar diantaranya yaitu Launching Jaringan Inovasi Layanan Publik (JIPP) Provinsi Sumatera Selatan, Launching One Agency One Innovation, dan Klinik Inovasi. Dalam tahap pertama untuk mendukung acara ini maka akan dilakukan koordinasi mengenai jadwal dan tugas sera pembentukan tim launching penilaian organisasi. “Pada saat launching berlangsung direncanakan Gubernur Sumsel akan menyerahkan piagam penghargaan kepada 28 inovasi pelayanan publik yang ikut sinovik,” katanya. Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel, yang diwakili oleh Kepala Bidang PIP, Amrullah S.STP, bersama tim GIZ transformasi mengatakan akan mendukung pelaksanaan acara ini melalui ketersediaan Wifi dan mendukung persiapan acara ini secara teknis melalui pembuatan Video Launching. “Video launching memuat promosi 28 inovasi, inovasi Top 99 DAN Inovasi UNPSA Award serta taping Gubernur Sumsel,” Ungkap Amrul. Menurutnya, Kominfo telah berkoordinasi dengan tim untuk mempersiapkan bandwitch website jaringan inovasi pelayanan publik, Selain itu, acara ini juga akan dilengkapi dengan Gala Dinner bersama para tamu-tamu VIP di Griya Agung Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Biro Organisasi, Biro Humas Protokol, Biro Organisasi, Disdukcapil Provinsi Sumsel, Dinkes Prov Sumsel, dan DPMPTSP. MC Diskominfo Provinsi Sumsel/PE
Sumsel
Pelajar Sumsel Diajak Berkompetensi Bertajuk Menulis Surat Untuk HD
Palembang, Sumselprov.go.id – Kompetisi menarik dan bergengsi di bidang tulis menulis segera digelar untuk pelajar tingkat SMP, SMA, dan SMK oleh Harian Umum OKU Timur Pos Jawa Pos News Network (JPNN). Kompetisi bertajuk “Menulis Surat Untuk Herman Deru” rencananya digelar bulan Februari 2019 mendatang. Informasi tersebut diungkapakan langsung General Manager OKU Timur Pos, Purwadi didampingi sejumlah Manager koran harian JPNN lainnya, saat beraudiensi dengan Gubernur Sumsel Herman Deru (HD), di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Senin (19/11/2018). Menurut Purwadi, kegiatan ini mereka gelar menyikapi merosotnya minat remaja khususnya pelajar membuat surat atau cerpen bernilai sastra seiring perkembangan zaman dan teknologi. " Minat menulis di kalangan siswa-siswi khususnya di Kabupaten OKU Timur mulai pudar. Karena itu penting sekali upaya-upaya untuk meningkaykan minat siswa dalam menulis surat atau cerpen," jelas Purwadi. Kegiatan menulis surat ini lanjut Purwadi diadakan juga agar dapat mengasah dan mengembangkan bakatnya dalam menulis sekaligus menimbulkan minat serta ketertarikan siswa dalam bidang sastra. Adapun hadiahnya ujar Purwadi, pemenang bakal mendapatkan tiket liburan yang istimewa di pusat pariwisata dalam negeri. Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru merespon positif kegiatan tersebut. Hanya saja HD meminta surat tersebut tidak dibatasi dengan tema. Tujuannya agar surat yang dibuat oleh pelajar tersebut murni berisi keluhan, curhatan atau saran dan kritik. Pada dasarnya kata HD, surat itu adalah penyampaian sesuatu yang berkaitan dengan isi hati. Walaupun lombanya surat untuk gubernur namun jika dalam perjalanannya pelajar mengirimkan surat untuk wagub tidak masalah baginya. "Jangan pernah batasi imajinasi mereka. Karena pada prinsipnya saya suka mendengar masukan dari siapapun dan kalangan manapun. Tidak selalu harus pejabat," ujarnya. HD berharap kegiatan ini juga disupport oleh Diknas Sumsel dan OPD lain yang berkaitan. Kepada pimpinan media di OKU tersebut HD juga menitipkan pesan agar, masyarakat selalu me dapatkan informasi yang berkesinambungan. "Desa akan kita anjurkan langganan koran supaya masyarakat terus mendapatkan informasi yang utuh. Meskipun online sudah banyak, tapi koran itu lebih legitimate," tambahnya. Dengan berlangganan koran diharapkan masyarakat di pelosok Sumsel secara rutin dapat mengakses informasi berkaitan dengan segala program yang sudah dilakukan pemerintah provinsi. Dalam kesempatan itu HD juga menititpkan pesan, agar pimpinan Media di OKU ini ikut mensosialisasikan program Sejuta Bola yang digagas HDMY. Hal ini bertujuan untuk menghidupkan kembali kemeriahan olahraga sepakbola di kalangan anak-anak di Sumatera Selatan sekaligus menjaring bibit pesepakbola lokal yang handal. "Progeam Sejuta Bola HDMY. Saya ingin olahraga ini hidup di seluruh kabupaten kota di Sumsel, mulai dari U11 sampai dewasa,"pungkasnya. Turut hadir dalam acara ini Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov.Sumsel, John Kennedy Kepala Diknas Widodo, Plt. Karo Humas dan Protokol Drs. Iwan Gunawan Syaputra, M.Si, Staf Khusus Gubernur Bidang Media, Staf Khusus Gubernur Bidang Hubungan Antar Lembaga dan SDM, General Manager Enim Ekspress Mukhlis, General Manager Harian OKU Selatan Didi Hidawan, General Manager OKU Ekspress H.Iwan, General ManagerPrabumulih Pos Suryawan, General Manager Harian OKU Sujai Cahya Negara, Pimpinan Redaksi OKU Timur Pos Usman dan Pimpinan Redaksi Harian OKU Selatan, Kris. Di penghujung acara, Gubernur Sumsel kembali mendapat kejutan ulang tahun dari General Manager OKU Timur Pos, Purwadi dan Manager koran harian JPNN. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Masjid Raya Sriwijaya Ditarget Rampung 5 Tahun
Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru berkesempatan bersilaturahmi dengan tokoh-tokoh Sumsel sekaligus Yayasan Masjid Raya Sriwijaya Palembang, di Griya Agung Minggu (18/11). Selain membahas progres pembangunan, HD menargetkan masjid kebanggaan wong Sumsel itu rampung paling lama 5 tahun. Gubernur Sumsel Herman Deru mengaku sangat berterima kepada seluruh tokoh Sumsel maupun pengurus Masjid Raya Sriwijaya, yang menyempatkan diri hadir untuk membahas sesuatu yang sangat penting tersebut. "Terimakasih telah direspon dan dihadiri untuk membincangi sesuatu yang sangat penting, bagi kita penting masyarakat provinsi Sumsel dan yang paling utama penting bagi agama kita," katanya Diakui HD dalam perjalanan pembangunannya, Masjid Raya Sriwijaya sudah tertunda sejak 2009 yang lalu dan terakhir ada progres di 2017-2018. Selaku Gubernur Sumsel, diapun tak akan tinggal diam dan akan segera menindaklanjuti permasalahan tersebut, khususnya mengenai lahan. "Sebagai gubernur akan menindak lanjuti, secara pribadi tentu ingin masjid ini berkesinambungan tetap jalan, pembangunannnya. Alangkah banyak yang kecewa kalau ini sampai tidak jadi," tuturnya " Saya mohon kepada para tokoh-tokoh Sumsel untuk kita sama-sama menyelesaikan masalah ini, untuk kita membangun masjid yang membanggakan Provinsi Sumsel," katanya Menurutnya, dalam setiap permasalahan tentu Pemprov Sumsel akan turut serta melibatkan diri supaya memberikan jalan keluar agar pembangunan masjid ini tetap terwujud. Kedepan ia bahkan akan merutinkan rapat konsolidasi dalam dua bulan sekali untuk mempercepat penyelesaian Masjid Raya Sriwijaya. "Inikan menjawab semua permasalahan dan informasi simpang siur, maka Gubernur Sumsel berinisiatif kumpulkan semua tokoh yang terlibat langsung maupun yang tidak terlibat langsung di dalam pembangunan Masjid Raya Sriwijaya ini baik di Jakarta maupun di Provinsi Sumsel," terangnya "Kepengurusan lama dari berapa generasi kumpul disini, yang ada disini masjid ini harus jadi karena dak mungkin kita pindah, dana pemerintah yang identik dengan dana dari rakyat sudah banyak disini. Konstruksinya juga sudah konstruksi bagus, niat kita ini jadi bahwa masjid ini ditargetkan selesai kalau bisa jangan lebih dari 5 tahun, paling tidak sudah bisa digunakan itu target," pungkasnya Hadir pula dalam kesempatan tersebut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI periode 2009-2014 H. Hatta Rajasa, Ketua DPR RI Periode 2009-2014 H. Marzuki Alie, S.E, MM, Anggota DPR RI Erwin Muslim Singajuru, Gubernur Sumsel Periode 2008-2018 H. Alex Noerdin, Bupati OKI Iskandar, S.E., Wakil Bupati Musi Rawas Hj. Suwarti. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY