Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
HD-MY Segera Realisasikan Beras Untuk ASN Pemprov
Palembang, Sumselprov.go.id -- Untuk mensejahterakan para petani di Sumatera Selatan, Gubernur Sumsel H Herman Deru mulai tahun 2019 ini akan menjalankan program penyerapan beras petani melalui Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog). Kita akan bekerjasama dengan Bulog, untuk secara khusus menyerap hasil produksi petani Sumatera Selatan,” tegas HD ketika dibincangi usai melaksanakan sholat zohor berjemaah di Mushola di lingkungan Pemprov, Rabu (2/1) seperti dikutif dari Rmol.Sumsel Herman Deru menegaskan, beras yang diserap Bulog ini nantinya akan dibagikan kepada kalangan pegawai baik yang berstatus sebagai ASN atau honorer dilingkungan Pemprov Sumsel. Dengan besaran 20 Kg untuk yang sudah menikah dan 10 Kg untuk yang belum menikah. Memang jumlahnya tidak seberapa ya, 20 kilo untuk yang sudah bekeluarga dan 10 kilo untuk yang lajang,” tambahnya. Langkah yang diambil Pemprov tersebut lanjut HD, merupakan bentuk perhatian kepada petani padi di Sumatera Selatan sebab selama ini yang terjadi saat puncak panen tiba, harga gabah dan beras ditingkat petani kerap kali anjlok. Sehingga menyebabkan kerugian yang besar diderita petani. Terlebih penyerapan lokal dan Bulog kerap tidak maksimal. Ini merupakan bentuk sentuhan kepada petani kita, bahwa kita ada perhatian pada mereka,” imbuhnya. Ketika ditannya soal kapan program ini dijalankan, HD menegaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan kelengkapan administrasi sedangkan pelaksananya dalam waktu dekat. Sekarang masih dalam proses administratif saja. Pelaksanaannya Insyaallah segera,” tandasnya. Untuk di ketahui tujuan pemberian insentif beras bagi ASN ini bermaksud akan memberikan tambahan kesejahteraan kepada ASN Pemprov Sumsel dan peningkatkan pendapatan petani. Berdasarkan data yang diterima dari BPKAD Provinsi Sumsel 2018, jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumsel sebanyak 15.329. Secara terperincinya antara lain berkeluarga sebanyak 11.267 orang dan yang belum berkeluarga sebanyak 4.062 orang, serta honorer sebanyak 2.074 orang. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Sumsel Mampu Kendalikan Laju Inflasi Di Bawah Target
Palembang, Sumselprov.go.id -- Sampai akhir Desember 2018, Sumatera Selatan (Sumsel) dinilai mampu memgendalikan laju inflasi di bawah target sebesar 3,5%. Itu dapat dilihat dari dua kota di Sumsel, Palembang dan Lubuk Linggau yang mengalami inflasi masing-masing sebesar 0,96% dan 0,34%. Pjs Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatra Selatan, Harri Widodo melihat Sumsel mampu kendalikan inflasi, yang dilihat daru rendahnya angka inflasi di bawah proyeksi. "Rendahnya angka inflasi yang di bawah proyeksi itu menunjukkan bahwa pengendalian inflasi telah sukses," ungkapnya usai rapat bersama di kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, Rabu (2/1/19) seperti dikutif dari Rmol.Sumsel Harri menambahkan, sejauh ini kerja keras tim pengendali inflasi daerah (TPID) cukup baik. Beberapa antisipasi yang dilakukan membawa laju inflasi di Sumsel dibawah target. Meski demikian, kedepan pengendalian inflasi harus tetap dijaga, terutama dari kelompok pangan atau bahan makanan, pasalnya komoditas tersebut seringkali mengalami kenaikan harga yang memicu inflasi. "Kedepan TPID akan tetap concern menjaga harga untuk kelompok pangan dan bahan makanan. Karena itu yang sering jadi pemicu inflasi, terutama jelang hari-hari besar keagamaan," ungkapnya. Selanjutnya, tambah Harri, TPIP dan Satgas Pangan kedepan akan terus intens melakukan koordinasi dalam menjaga inflasi yang disebabkan kecurangan dilapangan. "Kita akan terus melakukan antisipasi didepan, seperti yang dilakukan akhir tahun ini," tandasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Gubernur HD Dukung Penuh Event KG Sumbagsel
Palembang, Sumselprov.go.id -- Mengawali agendanya hari Jumat (04/01/2019) pagi, Gubernur Sumatera Selatan H.Herman Deru didampingi Asisten III bidang Administrasi dan Umum Prov.Sumsel Prof. Eduar Juliartha, Plt.Karo Humas Protokol, Iwan Gunawan dan Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Diskominfo Prov.Sumsel, Amrulah S.STP., M.Si menerima audiensi sejumlah pimpinan Kompas Gramedia (KG) Sumbagsel, di ruang tamu Gubernur Sumsel. Rombongan Kompas Gramedia Sumbagsel dipimpin langsung Ketua Forum Komunikasi Daerah Gramedia sekaligus Kepala Newsroom Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel, Hadi Prayogo menjelaskan, bahwa unit KG ini ada 12 dan di Sumsel ada 7 unit seperti ada media, hotel, Gramedia, khusus bahasa Inggris dan lain-lain. Jajaran yang turut hadir Pemimpin Redaksi Tribun Sumsel&Sriwijaya Post Weni Ramdiastuti, GM Sonora dan Smart FM Palembang Dina Apriana, Kepala Biro Kompas TV Daeng Tanto, Manager ELTI Tinus, GM Tribun Sumsel MF.Ririen dan Manager Iklan Tribun Sumsel&Sriwijaya Post M.Yahya K. Sementara itu MF Ririen menjelaskan, bahwa untuk agenda yang dimiliki KG Grup ini banyak seperti dalam waktu dekat ini ditanggal 11-13 Januari akan ada Festival Buah dan Pertanian di Griya Agung. Lalu di Bulan Februari ada Festival Imlek Indonesia. Kemudian di Bulan April ada Kartini Awrad dan di Bulan November ada Ekspedisi Burung Migran. "Selain ada Festival Buah dan Pertanian maka untuk memeriahkan acara ini ada juga kegiatan talk show, lomba senam maumere, jalan sehat, bazar, lomba foto, lomba mewarnai dan lain-lain, ujar Ririn. Sementara itu Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan, bahwa ia menyambut baik kedatangan Jajaran Pimpinan Unit Kompas Gramedia (KG). "Selama ini Kerjasama KG Grup dengan Pemda saya amati sejak saya di daerah cukup bagus. Jadi bagimana caranya agar kedepan lebih baik lagi," ujarnya Sementara itu terkait event-event yang diadakan KG Grup ia menyambut baik dan akan mendukungnya. Terutama Festival Buah dan Pertanian yang akan dilakukan dalam waktu dekat. HD sangat mendukung acara ini, maka beliau juga ingin acara ini diadakan di Griya Agung supaya masyarakat bisa meramaikan juga. "Kalau acaranya di Griya Agung akan ada kesan tersendiri, baik hanya sekedar datang saja masyarakat pastinya senang karena Griya Agung kebangaan warga Sumsel," katanya. Pada kesempatan itu juga HD meminta KG membantu pemprov menghidupkan kembali olahraga masyarakat dan ikut serta mendorong percepatan perkembangn desa. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/TM/FS
Sumsel
Pemprov Sumsel Satukan Persepsi Untuk Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
Palembang sumselprov.go.id- Gubernur dan Wakil Gubernur adalah pemimpin yang dipilih oleh rakyat dan dimandatkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur Semsel, Mawardi Yahya saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Keuangan Perangkat Daerah di Lingkup Asisten Administrasi dan Umum di Ruang Graha Bina Praja Provinsi Sumsel Jumat, 04/01/2019.Ia mengajak seluruh peserta yang hadir untuk menyamakan persepsi dan tujuan dalam perencanaan kerja agar output yang dihasilkan dapat juga dirasakan oleh masyarakat di Sumatera Selatan. “Provinsi adalah akumulasi daripada Kabupaten Kota. Pada tingkat Provinsi di Sumsel ada 17 Kabupaten Kota yang memiliki kebijakan masing-masing yang harus dibentuk dalam satu persepsi sesuai visi misi kesejahteraan masyarkat,” ujarnya. Berdasarkan data BPS Tahun 2013 Sumsel berada pada urutan 13 Provinsi termiskin dari 34 Provinsi di Indonesia. Sedangkan pada Tahun 2018, Sumsel berada pada urutan 11.Pelaksanaan rakor ini dilakukan sebagai bentuk awal usaha Pemerintah Provinsi Sumsel untuk memperbaiki kesejahteraan rakyat dan menekan angka kemiskinan. “Tahap pertama yang harus kita lakukan yaitu menyusun sebuah perencanaan yang sesuai dengan visi dan misi kesejahteraan masyarakat, yang akan memberikan manfaat yang luas bagi kalangan masyarakat dengan lapisan ekonomi terbatas,” ungkapnya. Ia mengungkapkan bahwa perencanaan diharapkan dapat dilakukan dengan tepat dengan pertimbangan yang baik. “Para Pejabat Pelaksana Teknik Keuangan (PPTK) dan bendahara harus siap mengatakan tidak kepada para pengguna anggaran yang tidak memenuhi administrasi,” ujarnya. Melanjutkan, ia mengungkan bahwa setiap pihak di masing-masing OPD harus saling bekerja sama untuk melaksanakan perencanaan yang sesuai dengan administrasi yang ada, sehingga dapat terwujud kinerja yang amanah dan dapat dipertanggung jawabkan. “Pelaksanaan perencanaan juga harus dilakukan dengan jujur karena ketidakjujuran selalu membawa dampak yang tidak baik bagi si pelaku,” katanya. Menurutnya, untuk mendukung terwujudnya hal ini maka perlu didukung oleh perangkat OPD yang melakukan kerja sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.“Mari kita wujudkan Pemerintahan Provinsi Sumsel yang membuat masyarakat merasa dilayani, dengan cara memperbaiki kebijakan yang akan membawa pada perbaikan Sumber Daya Manusia dala hal pendidikan”, ajaknya. Turut mendampingi dalam rapat ini Asisten III Administrasi dan Umum, Prof. Eduar Juliartha. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan OPD, Seluruh Kepala Bidang (Kabid), Kasubbag Keuangan (PPK), Bendahara Pengeluaran, dan Seluruh Kasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.MC Diskominfo Provinsi Sumsel/ PE / Foto: AD
Sumsel
Safari Jumat, Gubernur Serap Aspirasi Warga Bukit Lama
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel Herman Deru terus menjalankan agenda rutinnya melakukan Safari Shalat Jumat bersama pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel. Pada Jumat (4/1) kali ini HD melakukan safari di Masjid Ar Rahma Tiga Putri Jalan PDAM Tirta Musi Bukit Lama. Dikatakan HD, safari shalat Jumat ini sudah diagendakan sejak dirinya dilantik menjadi Gubernur Sumsel 1 Oktober 2018 lalu. Namun kegiatan serupa juga telah dilakoninya sejak menjadi Bupati OKU Timur. Selain kewajiban sebagai umat muslim, safari seperti ini menurutnya efektif meningkatkan silaturahmi antara kepala daerah dan warga. Dengan melakukan safari hingga ke pelosok-pelosok, HD mengaku diuntungkan karena bisa langsung menyerap keluhan dari warga. “Kebiasaan Safari Jumat ini saya lakukan sejak 14 tahun lalu. Mulai saya menjabat menjadi Bupati, tidak lagi menjabat bahkan menjadi gubenur pun saya terus lakukan,”tuturnya. Safari Jumat ini sangat penting baginya karena bisa menjadi sarana melihat secara langsung serta mendengarkan langsung apa yang menjadi keinginan bagi masyarakat. “Iya safari jumat ini sangat penting sebagai sambung rasa dengan masyarakat sehingga kita semakin tahu kondisi yang sebenarnya di lapangan ini. Kadang saya tidak memberi tahu mau ke masjid mana, secara dadakan saya tunjuk saja masjid mana jadi saya tahu kondisi rillnya,”sambungnya. Dengan begitu ada sebuah kedekatan menjadi tidak terbatas sesama kaum muslim untuk menyampaikan masalahnya di saat pada derajat yang sama. “Jadi melalui shalat inilah yang dapat menjaring aspirasi masyarakat. Mudah-mudahan dengan kebersamaan kita dapat terwujud dalam membangun Provinsi Sumsel lebih maju,”tutupnya. Ketua Masjid Ar Rahma Tiga Putri Syarif Hidayatullah mengucapkan terima kasih kepada orang nomor satu di Sumsel ini karena dapat menjalankan shalat Jumat berjamaah di Masjid ini. “aini merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami karena baru pertama kalinya gubernur shalat disini,”pungkasnya. MC Diskominfo Provinsi Sumsel / AD Sumber : Humas Pemprov. Sumsel
Sumsel
Gubernur Sumsel Ajak Petani Kembangkan Buah Lokal
Palembang, sumselprov.go.id-Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengajak para peneliti tanaman dan kalangan pengusaha, petani buah di Sumsel untuk terus mengembangkan tanaman buah lokal dengan varietas yang unggul. Salah satunya, buah duku komering yang telah dipatenkan sebagai tanaman buah asli dari pesisir Sungai Komering yang ada di Kabupaten OKU Timur. “Kedepan bukan hanya buah duku komering yang dipatenkan tapi buah lainnya seperti durian dan lainnya,” tegas HD saat menerima audiensi sejumlah pimpinan Kompas Gramedia (KG) Group Sumbagsel, di ruang tamu gubernur, Jumat (4/1/2019). Adanya kegiatan Festival buah yang akan digelar Kompas Gramedia (KG) Group dalam waktu dekat. HD memberikan apresiasi dan dukungan dengan harapan dapat menambah semangat para petani buah dan kalangan peneliti untuk terus melakukan inovasi mencari varietas unggul bagi hasil pertanian di Sumsel. Mengingat saat ini tanaman buah yang ada merupakan warisan secara turun temurun. ”Semestinya dikembangkan misalnya durian bagaimana caranya bisa dipanen beberapa kali dalam setahun. Jadi festival ini bisa jadi sarana edukasi juga untuk petani," jelas HD. Dalam kesempatan tersebut HD juga meminta, KG Group dapat membantu pemprov menghidupkan kembali olahraga masyarakat, dalam mendorong percepatan pembangunan desa. Saat ini dikatakan HD, olahraga masyarakat yang bersifat tradisional seperti egrang bahkan bersepeda sangat jarang ditemukan. Diapun meminta ini digalakkan kembali termasuk olahraga bola kaki di kampung dan pedesaan melalui kalender kegiatan tahunan di KG. Termasuk menggali potensi-potensi yang tak terlihat di pedesaan. "Di desa-desa banyak potensi yang kalau ini digali bisa mendatangkan pembaca baru bagi media Kompas group," ujarnya. Selain dua masalah tersebut, HD mengaku sangat support dengan kegiatan kalender tahunan yang dilakukan KG. Seperti Festival Buah, Festival Imlek, Kartini Award pada bulan April, Kompas Gramedia Award pada bulan Agustus hingga Ekspedisi Burung Migran di akhir tahun. Sementara itu Ketua Forum Komunikasi Daerah Kompas Gramedia sekaligus Kepala Newsroom Sriwijaya Post dan Tribun Hadi Prayoga menerangkan, kedatangannya kali ini membawa pimpinan 7 unit divisi KG yang ada di Sumsel. Mereka ini terdiri dari Pimpinan Redaksi Tribun, Radio Smart FM dan Sonora, Kompas TV, serta Gramedia World dan lainnya. Pada kesempatan ini Hadi beserta rombongan audiensi datang untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan event kalender tahunan KG Group 2019. Pertemuan ini diharapkannya semakin mempererat hubungan baik yang telah terbina antara Pemprov Sumsel dengan KG Group. "Selama ini hubungan kita sudah sangat baik. Harapan kita tahun ini juga lebih baik lagi," jelasnya. Dalam kesempatan itu Hadi juga menawarkan sejumlah kerjasama kegiatab KG dan Pemprov. Termasuk yang paling dekat adalah Festival Buah yang akan digelar di Griya Agung pekan depan. Hadi juga mengatakan sangat senang karena sejumlah agenda tahunan mereka mendapat respon postif dari Gubernur Sumsel Herman Deru yakni ekspedisi burung migran. Dia berharap dengan support gubernur, ekspedisi ini nantinya akan semakin menarik minat wisatawan yang datang ke Sumsel. MC Diskominfo Provinsi Sumsel / AD Sumber : Humas Pemprov. Sumsel
Sumsel
Gubernur Ajak Sekda Tekan Angka Kemiskinan Sumsel
Palembang sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menyarankan kepada para Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten/Kota di Sumsel untuk mengajak Bupati atau Walikotanya mengatur anggaran daerah serta mengatur kebijakan dan pembangunan untuk menekan angka kemiskinan demi menciptakan kesejahteraan masyarakat. Hal ini Ia sampaikan pada acara pengukuhan Pengurus Komisariat Wilayah Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (FORSESDASI) Provinsi Sumsel periode 2018-2021, di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Kamis, (3/1/2019). "Jika survei di akhir 2019 tidak menunjukan penurunan kemiskinan, maka kedepannya akan dilakukan evaluasi APBD nya. Karena Gubernur yang akan menandatangani Raperda itu," ungkapnya. Ia menargetkan Sumsel dapat menurunkan angka kemiskinan minimal sama dengan nasional. Menurutnya tercapai atau tidaknya target ini, akan dilihat dari dampak selesainya pembangunan infrastruktur di Sumsel, karena fokus pembangunan Sumsel tahun 2019 ini adalah pembangunan infrastruktur. "Mudah mudahan dampak dari selesainya infrastruktur ini akan mempercepat penurunan angka kemiskinan di Sumsel," harapnya. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa Sekda berperan sangat tinggi dalam setiap kepala daerah mengambil kebijakan. "60 persen pemikiran Kepala Daerah berkaitan dengan anggaran yang dipahami oleh Sekda. Melalui kontribusi Sekda, saya mengajak kita satu persepsi untuk membangun Sumsel dengan kebijakan-kebijakan tingkat Provinsi namun tidak kontraproduktif dengan daerah”, ujarnya. Sementara itu, Sekda Sumsel Nasrun Umar mengatakan bahwa keberadaan Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) dinilai sangat penting karena sebagai salah satu wadah bagi para Sekretaris Daerah (Sekda) untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, dalam membantu kepala daerah untuk menyelenggarakan pemerintahan di daerah. “Sekretaris Daerah memiliki peranan yang sangat penting dalam mengawal berbagai proses perubahan terutama dalam melakukan gerakan reformasi birokrasi,” katanya. Ia menegaskan bahwa para sektertaris daerah yang ada di 17 Kabupaten/kota di Sumatera Selatan harus berupaya secara optimal dalam meningkatkan akuntabilitas dan kinerja pegawai, di samping mewujudkan jalannya pemerintah yang bersih, berdaya saing melalui pengelolaan sumber daya manusia aparatur yang profesional. "Saya mengucapkan terima kasih kepada para Sekda se-Sumsel yang sudah mendukung, sehingga saya terpilih sebagai Ketua Umum Forsesdasi Indonesia. Saya juga menginginkan Komwil Sumsel dapat menjadi ikon ataupun contoh bagi Komwil lain,"harapnya. Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan pengukuhan, penyerahan, serta penandaanganan berita acara serah terima pengurus Korwil FORSESDASI Provinsi Sumsel periode 2018-2021. Pengurus Komisariat Wilayah FORSESDASI Provinsi Sumsel periode 2018-2021 diketuai oleh Sekda Kabupaten OKU Ahmad Tarmizi, Wakil Ketua dijabat oleh Sekda Kabupaten Ogan Ilir. Hadir pada acara pengukuhan Ketua Umum DPP FORSESDASI yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, H. Nasrun Umar, para Sekda Kabupaten dan Kota serta Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel. MC Diskominfo Provinsi Sumsel/AD/ Foto: PE
Sumsel
Herman Deru Aktikan Kembali P3N di Sumsel
Palembang, Sumselprov.go.id -- Pengaktifan kembali Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) atau yang saat ini berganti nama menjadi Petugas Penghubung Urusan Keagamaan Desa (P2UKD) dan Petugas Penghubung Urusan Keagamaan Kelurahan (P2UKK) bukan isapan jempol belaka. Aktifnya kembali P3N di Sumsel tersebut dibuktikan dengan telah diserahkannya Surat Keputusan (SK) kepada para Petugas Penghubung Urusan Keagamaan Desa (P2UKD) dan Petugas Penghubung Urusan Keagamaan Kelurahan (P2UKK) di Sumatera Selatan oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru usai menjadi Pembina Upacara pada upacara peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-73 tahun 2019 tingkat Provinsi Sumsel, bertempat di halaman Griya Agung, Kamis (3/1). Gubernur Sumsel H Herman Deru menegaskan fungsi dari P2UKD dan P2UKK tidak hannya sebatas menjalankan tugas sebagai penghulu saja, namun juga harus menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah, umat dengan ulama, serta antar umat beragama. "Mereka yang dulunya pernah menjadi P3N direkrut kembali, namun tugas dan tanggungjawabnya ditambah , begitu juga dengan honornya kita akan tambah. Ini karena peran dan fungsi dari P2UKD dan P2UKK ini sangat penting dalam rangka pembinaan umat,” tegas HD. HD berjanji, setelah mengaktifkan P3N kedepan Pemerintah Provinsi Sumsel, dirinya juga akan segera membentuk petugas penghubung urusan keagamaan di desa dan kelurahan bagi non muslim. "Gubernur itu adalah pemimpin bagi semua umat di wilayah daerahnya masing-masing, bukan hannya umat muslim namun juga umat agama lainnya yang sah di negeri ini,” jelasnya. Dalam peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-73 tahun 2019 tingkat Provinsi Sumsel kali ini, Gubernur Sumsel H Herman Deru menerima penghargaan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera atas inovasi pelopor serta penggerak petugas penghubung urusan keagamaan desa dan kelurahan dalam Provinsi Sumsel. Hadir dalam peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag kali ini anggota DPD Republik Indonesia Asmawati, Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, Ketua DPRD Provinsi Sumsel HM Aliandra Pati Gantada , Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Denni Gapril dan Kakanwil Kemenag Sumsel H. M Al- Fajri Zabidi. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/TM
Sumsel
HD Apresiasi Kinerja RSMH Palembang
Palembang Sumselprov,go.id - Gubernur Sumsel Herman Deru dijadwalkan akan hadir pada Hari Ulang Tahun (HUT) Rumah Sakit Mohammad Hoesun (RSMH) Palembang ke -62 pada tanggal 6 Januari 2019 mendatang. Hal itu dikatakannya saat Menerima Direktur Utama RSMH Palembang di Griya Agung, Kamis (3/1) "Saya mengucapkan terima kasih karena diundang untuk menghadiri HUT RSMH. Saya juga ingin sekali hadir karena acara sangat menyentuh pada masyarakat, dan saya juga mengucapkan selamat hari jadi RSMH ke 62. Usia yang sangat matang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," katanya. Herman Deru menilai, pelayanan RSMH sudah memberikan pelayanan yang baik. Artinya tidak ada keluhan bagi masyarakat atas pelayanan yang diberikan selama ini. "Pada saat saya menjadi Bupati OKU Timur saat itu hampir saya tidak mendengarkan keluhan yang berarti. Jadi bertambah usianya maka semakin baik pelayanan terhadap masyarakat,"ungkapnya. Terkait kegiatan HUT RSMH, Gubernur menilai sangat wajar jika Pemprov ikut andil dalam memeriahkan acara tersebut. Dengan harapan masyarakat merasakan ada kegiatan non medis, seperti jalan sehat, senam serta lainnya yang membaur kepada masyarakat. “Semua saya minta untuk terlibat dalam kegiatan HUT RSMH, tanpa melihat sisi vertikal maupun horizontal karena kita adalah pelayan bagi masyarakat,” tambahnya. Sementara itu, Dirut RSMHMohammad Syahril menyampaikan bahwa RSMH akan merayakan HUT ke 62. Pada HUT RSMH ini juga mempunyai berbagai kegiatan misalnya kegiatan ilmiah, sosial, seni dan olahraga. Selain itu juga ada jalan sehat, senam maumere serta lomba tumpeng terbanyak.(ril) MC Diskominfo Prov.Sumsel/FS/HP