Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Safari Jum'at, Gubernur Ajak Sejahterakan Masjid
Palembang, sumselprov.go.id -- Gubernur Sumater Selatan H herman Deru mengajak seluruh lapisan masyarakat Sumsel untuk bersama memakmurkan masjid dalam rangka mendukung suksesnya pembangunan di bidang keagamaan Provinsi Sumsel. Menurut Herman Deru, banyak hal yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Sumsel dalam pembangunan dibidang keagamaan selain melaksanakan safari Jum’at berkeliling ke berbagai masjid ini. Bahkan, lanjut Herman Deru, Pemerintah Provinsi Sumsel saat ini terus melakukan upaya pembangunan masjid Sriwijaya di Jakabaring walaupun banyak kendala yang dihadapi diantaranya mengenai permasalahan hibah tanahnya yang belum jelas. “Awalnya saya mengira pembangunan masjid Sriwijaya itu lahannya sudah beres, tetapi ternyata belum. Padahal, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah mengeluarkan dana cukup besar sekitar 130 Milyar untuk tahap awal pemasangan pondasi,” ungkap Gubernur Sumsel saat Safari Sholat Jum'at Gubernur Sumsel di Masjid Baiturahman Komplek OPI PNS Jakabaring, Palembang, Jum'at (18/1/2019) Lanjut Herman Deru, safari Jum'at yang dilakukannya itu tidak meliat besar atau kecilnya masjid yang akan dikunjungi. Namun yang paling penting bagaimana rumah ibadah umat muslim tersebut selalu ramai dijadikan tempat ibadah ketika tiba waktu sholat lima waktu dan sholat berjemaah lainnya. “Saya datang ke masjid ini, tujuannya tidak lain untuk menjalin tali silaturahmi sekaligus melihat dari dekat bagaimana kondisi rumah ibadah dan aktifitas keagamaan di tempat ni,” tegasnya. Herman Deru juga berpesan, jika ada sesuatu yang perlu dilakukan perbaikan terkait dengan rumah ibadah atau masjid dipersilahkan pengurus masjid menyampaikan pada dirinya. Dengan besar hati dirinya akan berupaya untuk membantu. “Saya memberikan perhatian besar terkait dengan ibadah ini. Sebab sebagai pemimpin saya juga memiliki tanggung jawab yang harus ditunaikan kepada sang khalik,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Baiturahman Komplek OPI, H.M. Darwis mengatakan, Masjid Baiturahman tersebut sudah dibangun sejak tahun 2017 secara bertahap melalui dana infaq dan sodaqoh. Dikesempatan itu, Darwis menyampaikan harapan dari masyarakat sekitar masjid yang menginginkan agar Gubernur dapat mendorong penerbitan surat tanah masjid. "Masjid ini mulai dibangun sejak 2017 secara bertahap dari dana infaq dan sodaqoh, dikunjugan bapak Gubernur ini kami mengharapkan Gubernur dapat mendorong penerbitkan surat tanah Masjid ini dari hak pakai menjadi hibah," harapnya. Safari Jum'at Gubernur Sumsel ini juga dihadiri sejumlah pejabat Pemprov Sumsel yang turut mendampingi diantaranya TGUPP Bidang Media, Alfrenzi Pangarbesi, Kadis Kominfo Provinsi Sumsel, Jon Kennedy, Kepala Biro Kesra dan pimpinan OPD lainnya. MC Diskominfo Prov. SUMSEL / AD /FS
Sumsel
Jakabaring Jadi Pusat Pengembangan Kota Palembang
Gubernur Safari Jumat di Komplek OPI Sumselprov.go.id PALEMBANG – Kawasan Jakabaring kedepan akan menjadi wilayah yang paling memungkinkan sebagai pusat pengembangan kota Palembang. Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam sambutannya ketika melakukan safari Jumat, di Masjid Baiturrahman, Komplek PNS OPI, Jakabaring Palembang, Jumat (18/1). "Saya tahu kondisinya disini, Jakabaring adalah tempat yang paling mungkin dari sisa yang bisa membangun di wilayah Palembang. Maka dari sejak sekarang bisa menatanya, kita mau sesuatu diwariskan kepada anak cucu, maka dari sekarang kita tata, dari segi bangunan dan kawasan pemukiman serta garis jalan," ujar Herman Deru. Sementara itu mengenai kegiatan safari Jumat yang dilakukannya diakui Herman Deru tidak meliat besar atau kecilnya masjid yang akan dikunjungi. Namun yang paling penting bagaimana rumah ibadah umat muslim tersebut selalu ramai dijadikan tempat ibadah ketika tiba waktu sholat lima waktu dan sholat berjemaah lainnya. “Saya datang ke masjid ini, tujuannya tidak lain untuk menjalin tali silaturahmi sekaligus melihat dari dekat bagaimana kondisi rumah ibadah dan aktifitas keagamaan di tempat ni,” tegasnya. Dalam sambutannya juga Herman Deru berpesan, jika ada sesuatu yang perlu dilakukan perbaikan terkait dengan rumah ibadah atau masjid dipersilahkan pengurus masjid menyampaikan pada dirinya. Dengan besar hati dirinya akan berupaya untuk membantu. “Saya memberikan perhatian besar terkait dengan ibadah ini. Sebab sebagai pemimpin saya juga memiliki tanggung jawab yang harus ditunaikan kepada sang khalik,” tandasnya. Sementara itu H Muhammad Darwis selaku Ketua Masjid Baiturrahman, mengaku senang dan bangga atas kunjungan Gubernur Sumsel serta jajarannya bisa sholat jumaat berjemaah di masjid Baiturrahman. Dia berharap kalangan pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel untuk dapat sering menyempatkan diri salat Jumat maupun shalat lima waktu di masjid Baiturrahman. “ Dihari berikutnya, kami harap bapak-bapak bisamengunjungi dan bersilatuhrahmi kembali dengan jemaahh disini,”harapnya Dimasjid ini herman Deru berkenan menyerahkan bantuan berupa uang tunai Rp 10 juta yang diharapkan dapat membantu operasional masjid Selain Gubernur Sumsel Herman Deru, Nampak hadir Plt Kepala Biro Kesra Prov. Sumsel, Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov Sumsel Ahmad Najib dan juga Plt Kepala Dinas Komunikasi dan lnformatika Provinsi Sumatera Selatan (Kadis Kominfo Prov. Sumsel) Jon Kennedy beserta Kepala OPD lainya dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel` Tim MC Diskominfo Prov. Sumsel Sumber : Humas Pemprov Sumsel
Sumsel
HD : Tidak Ada Sekat Pembatas dengan Rakyat
Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru meminta masyarakat Batumarta Kecamatan Lubuk Raja Kabupaten OKU Timur untuk terus menjaga kearifan lokal di tengah derasnya budaya luar yang marak di tengah masyarakat. Salah satu budaya atau kearifan lokal yang perlu dilestarikan diantaranya wayangan serta budaya gotong royong yang dewasa ini cenderung sudah mulai terkikis oleh zaman. Dimana masyarakat sudah mulai hidup secara individu tidak lagi menjaga budaya gotong royong. “Kearifan lokal ini perlu kembali kita hidupkan sebagai warisan dari para pendahulu kita,” ungkap H Herman Deru dalam acara syukuran dan silaturahmi Gubernur dengan masyarakat desa Baturaden Kecamatan Lubukraja Kabupaten OKU. Diisi dengan wayangan semalam suntuk di kediaman Irsan. Yuliadiaudi, Kamis (17/1) malam. Menurut Herman Deru, pudarnya budaya gotong royong dikarenakan dampak dari teknologi seperti internet dan handphone dimana masyarakat tidak peduli lagi dengan orang sekitar. Malah sibuk sendiri dengan Gadget yang ada di tangan. “Bahkan mertua lewat saja kadang tidak dilihat lagi. Malah tawa-tawa sendiri,” imbuhnya. Untuk itu Herman Deru mengajak masyarakat Sumatera Selatan untuk kembali menghidupkan budaya luhur, sopan santun yang telah diwariskan oleh nenek moyang sebagai bangsa yang menjunjung tinggi adat dan tata krama yang luhur sebagai orang timur. Makanya saat mendapatkan informasi akan diadakannya syukuran ini. Saya ingatkan panitia, hiburannya jangan yang mahal mahal tapi tampilkan saja wayangan. Selain untuk mengangkat kembali kearifan lokal juga sebagai wujud kita membaur menjaga silaturahmi,” tambahnya seperti dikutif dari Rmol.Sumsel Herman Deru di kesempatan ini mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kecamatan Lubuk Raja, termasuk para tim sukses yang telah bersusah payah dalam memperjuangkan pasangan HD-MY sehingga dapat memenangkan kontestasi Pilgub pada bulan Juni 2018 lalu. “Tanpa berniat sombong, saya datang kesini menggunakan mobil tidak menggunakan helicopter. Ini tidak lain saya ingin merasakan langsung apa yang dirakan warga. Ternyata jalannya rusak. Dan saya sudah bicarakan dengan bupati pak Kuryana. Jalan Batumarta segera diperbaiki tahun ini juga,” tegasnya. Herman Deru meminta kepada masyarakat Sumsel untuk terus mengawal jalannya pemerintahan HD-MY di Sumatera Selatan selama lima tahun kedepan. Saya terbuka tidak ada sekat pembatas dengan rakyat. Kalau ada yang perlu disampaikan bisa langsung termui saya di kantor, di rumah atau di istana Gubernur. Saya akan terima dengan terbuka,” pungkas Deru. Sementara itu Irsan Yuliadiaudi selaku tokoh masyarakat setempat menegaskan, tujuan dari digelarnya kegiatan syukuran ini adalah sebagai wujud sukacita masyarakat Lubuk Raja atas kemenangan HD-MY sebagai Gubernur pilihan rakyat Sumatera Selatan. Kehadiran Gubernur Sumsel kali ini didampingi Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru, Duta Literasi Sumsel Hj Percha Leanpuri. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Gubernur Itu Perlu Diingatkan
Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru, ingin merubah paradigma seorang Gubernur itu, sosok yang menakutkan. Menurut mantan Bupati OKU Timur dua periode itu, Gubernur adalah manusia biasa yang butuh untuk diingatkan. Butuh dikawal. Butuh didoakan, sehingga mampu menjadi pemimpin sebagaimana diharapkan masyarakat. “Ingatkan saya, agar saya tidak menjadi sombong, karena sombong tidak ada dalam bakat saya," ujar Deru, pada acara syukuran atas kemenangan pasangan HD-MY pada Pilkada Serentak tahun 2018 lalu, di kediaman Irsan Yuliadi Audi salah satu loyalis HD di Desa Batu Raden Kecamatan Lubuk Raja seperti dikutif dari Rmol.Sumsel Tak lupa, ia menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten OKU khususnya masyarakat Batumarta Raya yang telah mendukungnya sehingga dirinya dan Mawardi Yahya terpilih sebagai pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan. “Kita menang tapi kita jangan merendahkan," ucapnya. Sementara, Irsan Yuliadi Audi selaku tuan rumah, dalam sambutannya mengungkapkan ucapan terimakasihnya kepada seluruh tim sukses, tim keluarga dan simpatisan, yang telah bersama-sama memperjuangkan pasangan Herman Deru - Mawardi Yahya pada Pilkada serentak 2018 lalu. Acara syukuran/silaturahim ini adalah hajat kita bersama bukan hajat saya pribadi, “ini sebagai bentuk rasa syukur kita atas terpilihnya bapak Herman Deru sebagai Gubernur Sumatera Selatan” ujar mantan anggota DPRD OKU yang pada pemilu 2019 ini mencalonkan diri sebagai Caleg DPRD Sumsel dari PKS itu. Menurut Irsan, acara ini merupakan ajang silaturahim dan juga sebagai pesta kerakyatan, dan dia mengajak masyarakat untuk mendoakan Herman Deru dalam menjalankan amanah sebagaj Gubernur Sumsel sukses tanpa halangan. “Dan saya titip pesan dari masyarakat Pak Gubernur tolong diperhatikan jalan kami, sehingga kami bisa menikmati bahwa pak Gubernur adalah putra terbaik OKU raya, putra terbaik Sumsel," Sambung Irsan yang disambut tepuk tangan meriah masyarakat. MC diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Kunker ke OKUT, Herman Deru dan Menhub Cek Harga Karet
OKU Timur, Sumselprov.go.id - - Kunker Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi dan Gubernur Sumsel Herman Deru pada acara Istiqhosah Akbar dan silaturahmi bersama masyarakat di Ponpes Nurul Huda Tanah Merah Belitang Kabupaten OKU Timur, Kamis (17/1) membludak dihadiri warga. Menhub RI Budi Karya Sumadi pun mengaku sangat senang dan berterimakasih atas penerimaan masyarakat OKU Timur tersebut. Dikatakannya, kemakmuran masyarakat Kabupaten OKU Timur sangat luar biasa karena dapat terwujud meskipun kabupaten ini tidak memiki SDA minyak. "Jadi bapak ibu ini adalah orang-orang yang produktif yang luar biasa yang sudah menjalankan kegiatan dengan baik. Oleh karena itu apa yang dilakukan ini harus diteruskan,"pesannya. Dikatakan Budi, permasalahan di Sumsel yang menjadi perhatian pemerintah saat ini adalah harga karet yang begitu murah. Terkait hal itu kata Budi, Pemerintah telah mengambil langkah dan sudah memutuskan untuk membeli karet petani pada Bulan Maret 2019 ini. "Jadi karet masyarakat akan dibeli oleh Pemerintah,"katanya. Sementara itu Gubernur Sumsel Herman Deru mengaku tak kalah senang bisa bersilaturahmi bersama masyarakat OKU Timur. "Saya senang datang kesini. Saya juga kangen dengan masyarakat OKU Timur. Saya datang kesini juga membawa para pejabat Provinsi Sumsel yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat. Baik masalah jalan bahkan pertanian,"katanya. Selain bersilaturahmi, kunkernya kali ini bersama Menhub juga bertujuan melihat secara langsung dan mengecek harga karet yang murah di Sumsel. "Pak Menteri diutus oleh pak Presiden untuk mengecek harga karet yang murah. Mudah-mudah-mudahan di bulan 2 dan 3 tahun 2019 ini sudah ada solusinya bahwa bapak Presiden memerintahkan salah satu kementerian untuk membeli karet itu secara langsung,"lanjutnya. Begitu Pemerintah Provinsi Sumsel dikatakan Herman Deru saat ini sudah mengambil langkah dalam mengatasi ini karet yang murah dengan membangun Pabrik Ban. "Kalau Pemerintah Provini Sumsel kita tetap segera membangun pabrik ban. Jadi jika pabrik ban sudah dibangun, saya tidak mau kalau ban yang dipake merek lain lagi karena yang dibuat itu berasal dari karet kita. Jadi kita yang punya karetnya, kita yang produksi lalu kita yang memakainya. Itu salah satu solusi yang kita perbuat,"ucapnya. Sementara itu terkait perkembangan Ponpes Nurul Huda saat ini diakuinya sudah begitu maju. Artinya keinginan masyarakat ini untuk mendapatkan Ilmu tinggi mudah-muduhan berdampak kepada Indeks pembangunan manusia yang semakin baik. Walaupun dengan harga karet rendah akan tetapi dari bukti data badan statistik, Kabupaten OKU Timur ini tetap saja menjadi kabupaten yang paling rendah tingkat kemiskinannya dibanding kabupaten lain, " Nah ini harus disyukuri," terangnya. Tim MC Diskominfo Prov.Sumsel Sumber : Humas Prov.Sumsel
Sumsel
Belasan Ribu Orang akan Bersholawat Bersama di Griya Agung
Palembang Sumselprov.go.id- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar rapat persiapan acara Tabligh Akbar Bersama Habib Maulana Luthfi bin Yahya di Ruang Rapat Bina Praja, Kamis, 17/01/2019. Rapat yang dipimpin oleh Sekda Provinsi Sumsel, Nasrun Umar, dilaksanakan dengan sistem diskusi membahas tentang progres kesiapan teknis untuk mensukseskan acara ini. “Sumsel bershalawat dan istighotsah kubro bertema dari Sumsel untuk NKRI, diselenggarakan sebagai bentuk doa bersama agar masyarakat Sumsel dan Indonesia dapat hidup damai, aman, dan sejahtera, dan pelaksanaan kegiatan ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan politik,” tegasnya. Ia mengatakan bahwa rapat ini adalah rapat finalisasi dengan cara membedah persiapan tiga agenda yang akan dilakukan dalam acara ini. Rencana agenda pertama yaitu Menteri Pertahanan bersilaturahmi akan bertatap muka dengan FKPD, Walikota, Bupati dan seluruh satuan dalam ruang lingkup Kodam Sriwijaya di Sumatera Selatan. Agenda kedua, yaitu silaturahmi dengan tokoh-tokoh agama di Provinsi Sumsel, dan yang ketiga yaitu kegiatan sholawat bersama dan istighosah kubro. “Perencanaan yang matang perlu dilakukan untuk menunjang kesuksesan acara ini. Pihak Pemprov Sumsel akan berusaha mensukseskan kegiatan ini melalui koodinasi dan kerjasama yang baik dari semua pihak," katanya. Rencananya kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 21 Januari 2019, dan dihadiri oleh lebih kurang 11.000-13.500 orang. Berdasarkan rapat ini, kegiatan pertama akan dimulai pada pukul 7.30 sampe pukul 10.00 WIB yang merupakan silaturahmi Menteri Pertahanan dengan pejabat TNI dan OPD Sumsel, juga diisi dengan ceramah tentang bela negara. Kegiatan kedua yaitu pukul 10.00 hingga pukul 12.00 WIB, yaitu silaturahmi bersama tokoh agama dan alim ulama di Sumsel. Dan kegiatan terakhir yaitu Zikir istighosah kubro di Lapangan Griya Agung. Kegiatan ini akan mengundang FKPD Sumsel, Wakil Gubernur Sumsel, Sekda Sumsel,Anggota DPRD Sumsel, Para Asisten di Lingkungan Pemprov Sumsel, Walikota Bupati se-Sumsel, Kapolres se-Sumsel, Dandem dan Dandim se-Sumsel, Kapolres se-Sumsel, Kepala Daerah, Kepala Badan, dan pejabat pemerintahan, Kepala BUMN, BUMD, serta ASN di Lingkungan Pemprov Sumsel, segenap alim ulama dan tokoh agama di Sumsel, serta Para Rektor Perguruan Tinggi di Sumsel. MC Diskominfo Prov. Sumsel/ PE/ FS
Sumsel
HD Pastikan Jalan OKUT Mulus Sebelum Lebaran
OKU Timur - - Usai menghadiri sejumlah agenda di Palembang, Rabu (6/1) sore Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru pulang kampung ke OKU Timur sekaligus menghadiri undangan haul ulama besar Syaikh Abdul Qodir Al Jilani, KH. Busthomil Karm, KH. Imam Mujer Yusuf ke 32 dan KH dan Imam Maqsudi ke- 10 di Desa Yosowinangun Kecamatan Belitang Mandang Raya, Kabupaten OKU Timur. Herman Deru beserta rombongan memilih melakukan perjalanan darat saat bertolak ke OKU Timur, meskipun sebagai seorang gubernur ia dapat saja menggunakan fasilitas helikopter. Hal ini rupanya merupakan keinginannya sendiri lantaran ingin melihat langsung kondisi jalan secara real. "Saya minta doanya agar ini berjalan dengan baik. Mudah-mudahan sebelum Lebaran ini sudah terlihat, di OKU tidak boleh lagi ada lobang. Supaya tahun berikutnya kita bisa berfikir yang lain lagi. Nah inilah gunanya saya dateng kesini saya mau lihat langsung kondisi masyarakat, oleh sebab itu saya malu sebenarnya naik helikopter jadi saya paksakan jeledak- jeleduk lewat darat," tandasnya Sebagai Bupati yang pernah memimpin OKU Timur dua periode (10 tahun) ia mengaku sengaja datang untuk mengobati rasa rindunya dengan masyarakat OKUT. Dikatakannya, OKU Timur adalah daerah yang dikenal sangat akrab dengan acara-acara keagaaman. Hal ini tampak dari tradisi-tradisi yang masih berlangsung mulai ia menjadi Bupati hingga saat ini. Masyarakat menurutnya tetap berkesinambungan mengikuti acara keagamaan walaupun dengan gayanya berbeda. "Pengajian haul pada malam hari ini kita , dzikir, berdoa bergabung bersama dengan jumlah jamaah yang terus bertambah. Karena jamaah semakin percaya terhadap ajakan Kiai yang tausiah disini. Ini lah penyebab salah satu kedamaian," ungkapnya Iapun mengaku sangat bangga karena setiap tahun jumlah jamaah yang hadir pada haul kian bertambah. "Inilah salah satu kelebihan OKUT ini akrab tanpa memandang etnis, ras dan budaya. Kita ini satu, Saya tidak mungkin mengubah kebiasaan. Saya harapkan Bupati/Walikota juga melayani masyarakat jangan ada batasan. Karena orang bisa menjadi Gubernur, Bupati,Walikota dan DPR itu karena didukung rakyat," katanya Menurut Herman Deru sejak awal mencalonkan diri sebagai Gubernur ia telah memasang niat dalam hati ingin menjadi Gubernur yang sesuai dengan Hadist Rasullulah agar bermanfaat bagi orang banyaj. "Saya ingin jadi Gubernur itu sesuai hadist Rasullulah, sebaiknya manusia adalah manusia yang berguna bagi orang banyak. Jadi kita sebagai muslim harus menunjukan kedewasaan yang lebih. Kita ini hidup tidak bisa sendiri, kita saling membutuhkan satu sama lain, jangan sampai keimanan kita terusik," tambahnya Sesuai visi dan misi nya pria yang akrab disapa Deru ini mengatakan, Pemprov Sumsel akan memperbaiki masalah ekonomi mulai dari akses jalan yang segera diperbaiki, keamanan, hingga perbaikan harga karet dengan pembangunan pabrik ban. Tak ketinggalan, untuk menjaga kekompakan masyarakat sekaligus membantu warga yang tertimpa musibah secara masal ia berkomitmen akan mengaktifkan kembali uang duka atau santuna kematian di Provinsi Sumsel. Tim MC Diskominfo Prov.Sumsel Sumber : Humas Pemprov. Sumsel
Sumsel
Doakan BPK RI Tetap Independen dan Profesional, HD Ingin BPK Edukasi Ke Pelosok
Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru mengaku sangat bangga dengan BPK RI karena di usianya yang ke- 72 tahun tetap independen dan profesional mengawal roda pemerintah di sektor keuangan. Karena itu diapun berharap BPK RI mau mengedukasi hingga ke daerah-daerah pelosok. "Kehadiran kami Hari ini di BPK RI Sumsel menunjukan bahwa kami semua ingin berbaur bukan hanya bangga terhadap kinerja BPK RI. Mudah-mudahan BPK RI terus menjadi BPK yang dibanggakan rakyat Indonesia,tetap independen dan profesional," jelasnya saat melepas peserta jalan sehat dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) yang ke - 72, di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Sumsel, Rabu (16/01). Herman Deru melepas Jalan Sehat didampingi langsung Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sumsel Maman Abdulrachman. Jalan sehat itu sendiri dimulai pada pukul 07.00 WIB ditandai dengan pelepasan burung merpati. Adapun peringatan HUT BPK RI kali ini mengusung tema "Energi, Sinergi, Prestasi". Dalam sambutan singkatnya, Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengucapkan selamat atas Dirgahayu BPK RI ke-72. " Selamat ulang tahun BPK RI, selama ini telah memberikan kontribusi yang jelas terhadap pengelola keuangan yang selama ini diawasi," ucapnya Diakui Herman Deru, sejak BPK lahir pada tahun 1947 lalu hingga saat ini BPK merupakan lembaga yang menjadi acuan bagi semua pihak. "BPK RI lahir tahun 1947 hingga sekarang sudah berusia 72 tahun, lembaga yang betul-betul menjadi acuan bagi semua pihak, ketika hasil pemeriksaan BPK sudah keluar tidak ada lagi yang menyangkalnya. Makanya kita ingin BPK RI mau mengedukasi hingga ke daerah-daerah pelosok," tuturnya. Tim MC Diskominfo Prov. Sumsel Sumber : Humas Pemprov Sumsel
Sumsel
Kunker ke Sumsel, Tri Tito Karnavian Ajak Ibu-Ibu Cerdaskan Anak Bangsa
Palembang, Sumselprov.go.id - - Acara malam ramah tamah dan penyerahan bantuan pendidikan dari Pengurus Pusat Yayasan Kemala Bhayangkari Ny. Tri Tito Karnavian kepada Lembaga Pendidikan se Sumsel yang diwakili Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru (Feby Deru) di Griya Agung, Rabu (16/1) malam berlangsung semarak. Tak hanya memberikan bantuan kepada sejumlah lembaga pendidikan di Sumsel, pada kesempatan itu Ny.Tri Tito juga memberikan bingkisan buku berjudul Kreasi Busana Daerah Indonesia Warisan Nusantara. Acara juga semakin meriah dengan penampilan fashion show busana kain tradisional Palembang buah karya 3 perancang lokal. Sementara itu dalam sambutannya Ny. Tri Tito Karnavian mengajak seluruh tamu hadirin yang didominasi ibu-ibu untuk mendidik dan menciptakan anak-anak dan generasi muda yang mencintai Negara Indonesia sejak dini. "Kita prihatin karena sejak kecil anak-anak kita yang harusnya tumbuh bersama-sama dalam segala golongan, ras dan budaya kini sudah terkotak-kotak," ujarnya. Tri mengatakan saat ini harus diakui sulit membendung karena teknologi informasi yang berkembang snagat luar biasa. Sementara anak-anak sebagian besar waktunya banyak tercurah dengan gadget sehingga filter juga sulit dilakukan para orang tua. "Makanya dalam moment ini saya ajak ibu-ibu bangsa yang bisa menciptakan geransi muda untuk sama-sama mencintai negara Indonesia yang kaya akan budaya ras sesuai cita-cita pendiri Republik Indonesia. Kita harus bersatu dalam banyak perbedaan. Untuk itu kami sangat konsen mengelola Yayasan Kemala Bhayangkari karena kami ingin sepenuhnya mencerdaskan anak-anak bangsa Indonesia," jelasnya. Mengenai bantuan yang diberikan lanjut Tri merupakan hasil donasi dari pihak ketiga yang dititipkan pada Pengurus Bhayangkari pusat. Adapun total donasi yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp1,5 miliar. Selain bahan bangunan banguan yang diberikan juga berupa alat tulis dan alat kegiatan belajar mengajar baik di sekolah umum dan pesantren. "Saya hari ini datang bersama pengurus Bhayangkari pusat untuk memberikan bantuan untuk pendidikan di Sumsel. Walaupun sedikit kita harap ini membantu mencerdaskan anak bangsa," jelas Tri Tito. Bantuan tersebut diberikan ke sejumlah sekolah, pesantren dan panti asuhan termasuk ke Museum Alquran di Gandus Palembang. Sementara itu Ketua TP PKK Sumsel Feby Deru mengaku sangat senang Ketua Umum Bhayangkari berkenan berkunjung ke Palembang. Sebagai daerah yang sangat heterogen suku dan bahasa dirinya memastikan Sumsel tetap kompak karena merasa dalam satu-kesatuan warga Sriwijaya. Sebagai Ketua TP PKK Sumsel Feby berharap hubungan TP PKK dan Bhayangkari semakin erat dalam berbagai kegiatan yang diadakan di Sumsel. "Kita sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Harapan kita ini akan membantu pendidikan anak-anak di Sumsel. Kami tentu akan selalu mengharapkan bimbingan untuk kebaikan Sumsel kedepan terutama bagi kaum wanita," jelasnya singkat. Selain Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari Ny Tri Tito Karnavian dan Ketua TP PKK Sumsel Feby Deru, hadir juga dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari Ny Putri Aridono, Ketua Pengurus Pusat Yayasan Kemala Bhayangkari Ny Coreta Putut Eko, Ketua Bhayangkari Provinsi Sumsel beserta wakil dan anggota. Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Prov Sumsel, Ketua Adhiaksa Provinsi Sumsel, Ketua Jalasenatri Prov Sumsel dan lainnya. Tim MC Diskominfo Prov.Sumsel Sumber : Humas Pemprov Sumsel