Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Gubernur Sumsel: Pemprov Sumsel  Siap Dukung RS Siti Khadijah Menjadi RS Unggulan Sumsel
23 Jan 2019 Dilihat 199x

Gubernur Sumsel: Pemprov Sumsel Siap Dukung RS Siti Khadijah Menjadi RS Unggulan

Palembang, Sumselprov.go.id – Rumah Sakit Siti Khadijah nantinya kita harapkan akan menjadi Rumah Sakit Unggulan,  untuk itu Pemprov Sumsel siap all out mendukung penuh membantu apapun yang menjadi masalah serta kesulitan yang dihadapi Rumah Sakit Siti Khodijah. Hal ini diutarakan Gubernur Sumsel H.Herman Deru saat menerima audiensi rombongan Yayasan Islam Siti Khadijah Palembang, di Ruang Tamu Gubernur, Selasa (22/1/2019). “ Dengan tampilan-tampilan yang sangat menarik mulai dari lingkungannya, pelayanan yang ramah tamah hingga perfomanya. Kedepan Rumah Sakit Siti Khodijah harus menjadi rumah sakit Islam yang membanggakan,” ujar Gubernur Sumsel Menurut Herman Deru, perfoma dari suatu Rumah Sakit menjadi gengsi tersendiri, bahkan ia menyebut pasien dapat sembuh lebih cepat karena pelayanan terbaik dari rumah sakit. “ Pemprov Sumsel Dinas Kesehatan Provinsi akan memberikan kemudahan-kemudah agar rumah sakit ini menjadi rumah sakit Islam unggulan,"  jelasnya. Gubernur menambahkan, jangan orientasi profit tapi syiar, saya menaruh perhatian besar terhadap Rumah Sakit Siti Khodijah ini, kedepan Rumah sakit Siti Khodijah harus menjadi rumah sakit Islam yang membanggakan, Herman Deru menyarankan Dalam momentum Rumah Sakit Siti Khadijah Februari mendatang tidak hanya sekedar acara ceremonial saja tetapi ada aksi sosial yang diberikan kepada masyarakat. " Pada peringatan hari jadi nanti, supaya tidak hanya ceremonial saja agar melekat di masyarakat harus ada aksi sosial. Saran Saya seperti khitanan ataupun deteksi dini kanker rahim," ujarnya. Sementara Ketua Pembina Yayasan Islam Siti Khadijah Palembang Dr. H. Burlian Abdullah memuji kepemimpinan Herman Deru yang berkomitmen untuk mensyiarkan islam. Ia berharap dibawah kepemimpinan Herman Deru persoalan yang dihadapi Siti Khodijah sampai saat ini belum terselesaikan terlebih mengenai prinsip hibah tanah segera terselesaikan. "Kita bersilaturahim dengan pak Gubernur menyampaikan ada beberapa persoalan yang dihadapi belum terselesaikan terlebih mengenai prinsip hibah tanah yang selama ini masih hak pakai diharapkan karena prosedur yang panjang semoga di bawah kepemimpinan beliau segera diselesaikan," tutupnya Audiensi ini juga dihadiri sejumlah pejabat Siti Khadijah lainnya seperti Ketua Pembina Yayasan Islam Siti Khadijah Palembang Dr. H. Burlian Abdullah, Sekretaris Pembina Yayasan Drs. H. Achamad Rifai, AK, Ketua Umum Pengurus Yayasan Islam Siti Khadijah Dr. Yudi Fadillah, SP. PD., MARS.(dilansir dari sumsel update, foto Humas Sumsel) MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Pemprov Sumsel Bersama Yayasan Belantara akan Kembangkan Eco Tourism Sumsel
22 Jan 2019 Dilihat 217x

Pemprov Sumsel Bersama Yayasan Belantara akan Kembangkan Eco Tourism

Palembang sumselprov.go.id- Kelestarian alam dapat dijaga dengan kerja sama dan sinergi yang baik antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan juga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), salah satunya yaitu dengan Yayasan Belantara. Yayasan Belantara berperan aktif dalam melestarikan alam dan lingkungan termasuk juga satwa, sembilang, harimau, gajah yang apabila tidak dikelola dengan baik maka akan menyebabkan kepunahan. Hal ini diungkapkan oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru dalam Silaturahmi dan ramah tamah Gubernur Sumsel dengan Yayasan Belantara dalam rangka menerangkan Eco Tourism untuk mendukung Pembangunan Hijau di Provinsi Sumsel di Ruang Rapat Griya Agung, Senin, 21/01/2019. Dalam kegiatan ini dibahas tentang pengembangan ekowisata Pulau Maspari dan Taman Nasional Sembilang. “Target saya di ujung Tahun 2019, Pulau Maspari telah menghasilkan benih-benih udang dan ikan, selain dukungan Yayasan Belantara, hal ini akan didukung juga oleh dana APBD,” katanya. Ia mengungkapkan bahwa aktivitas Pulau Maspari diharapkan dapat menghasilkan bibit-bibit udang, ikan, namun sebelum itu harus didukung dengan teknologi komunikasi dan penerangan yang memadai. “Saat ini kita akan membentuk kerja sama dalam teknologi penyediaan air bersih bagi warga pesisir yang masih menggunakan air payau untuk kegiatan sehari-harinya, terutama pada warga di sekitar Pulau Maspari,” katanya. Ia mengatakan bahwa untuk kedepannya, Sumsel berencana mengembangkan Taman safari untuk menanamkan konsep eduksasi cinta lingkungan kepada anak-anak, dan juga dengan tujuan untuk mempertahankan kelestarian alam, sungai, dan satwa. “Sumsel memiliki 800.000 hektar lahan yang dapat dijaga kelestarian lingkungannya yaitu di Padang Sugihan dan Sembilang. Pelestarian yang dilakukan diantaranya yaitu restorasi gambut dan reboisasi hutan,” ujarnya. Sementara itu, Executive Director Yayasan Belantara, Dr. Sri Mariati mengatakan bahwa Yayasan Belantara merupakan yayasan non profit yang bergerak dibidang pelestarian lingkungan. “Ada empat daerah operasi pelestarian lingkungan yaitu Provinsi Riau, Jambi, Sumsel, Kalbar, dan Kaltim. Namun, lokasi paling terbaik adalah di Sumsel,” ujarnya. Ia mengatakan bahwa untuk melestarikan alam, hal yang pertama diperhatikan adalah wilayah yang kaya akan kekayaan alam. Turut hadir dalam kegiatan ini dewan Pembina yayasan belantara, dewan pengawas yayasan belantara, dan dewan pengurus yayasan belantara. MC Diskominfo Sumsel/PE/ Foto : AD

Baca Detail
Jelang  Pemilu 2019,  Wilayah Sumsel Aman dan Kondusif Sumsel
22 Jan 2019 Dilihat 325x

Jelang Pemilu 2019, Wilayah Sumsel Aman dan Kondusif

Palembang, Sumselprov.go.id -- Wilayah Provinsi Sumatera Selatan hingga saat ini masih tetap aman dan kondusif  terbebas dari  segala bentuk ancaman dan gesekan yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa serta gangguan yang dapat merusak kerukunan antar umat beragama. Hal tersebut diungkapkan Gubenur Sumatera Selatan H. Herman Deru dalam sambutannya ketika menghadiri Silaturahmi Menteri Pertahanan RI, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu bersama pejabat tinggi Kemenhan dengan Para Komandan Satuan,  FKPD, Bupati/Walikota, Pejabat TNI/OPD Pemprov. Sumsel sekaligus mendengarkan Ceramah tentang Bela Negara oleh Menteri Pertahanan RI, bertempat di  Griya Agung  Palembang, Senin (21/01). H. Herman Deru menegaskan, kondisi tersebut dapat tercipta  tidak lain karena terjalinnya kerjasama yang baik antara ulama, umaro dan umat serta kuatannya gandeng tangan TNI dan POLri serta elemen masyarakat menjadikan Sumsel tetap bertahan dalam kondisi yang zero konflik serta peran dari TNI dan Polri yang tetap konsisten menjaga keamanan dan kenyaman di wilayah Sumatera Selatan.  "Kami di Sumsel selalu guyub. Dalam keadaan apapun , Alhamdulillah sampai saat ini masih terjaga keutuhan hubungan ulama, umaro dan umat, TNI dan Polri. Sampai saat ini Sumsel zero konflik," ucap H Herman Deru. Lebih lanjut Herman Deru menilai pentingnya acara bela negara yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan, karena itu dirinya harus hadir langsung bahkan sejumlah agenda kegiatan Pemprov Sumsel ada yang harus ditunda salah satunya sidang paripura DPRD dilakukan penundaan jadwalnya. "Paripurna kita tunda jam 11.30. saking pentingnya acara ini. Nanti jam satu ada pertemuan ulama. Dan malam nanti ada zikir kubro untuk menghadapi Pileg dan Pilpres. Karena itu kita sangat berharap TNI dan Polri agar dapat menjaga darah ini sehingga tetap kondusif," tambahnya. Lebih lanjut Herman Deru menegaskan, saat ini masyarakat Sumsel sangat berbangga karena banyak putra daerah yang diberikan kepercayaan mengemban tugas negara di tingkat pusat seperti Menhan Ryamizard Ryacudu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan masih banyak lagi. "Kita sangat bangga pada rezim ini banyak pejabat negara yang ada dipusat, mudah-mudahan ini akan memberikan motivasi bagi kita warga Sumsel agar tetap mejaga keamanan dan keamanan di daerah ini," tambahnya. Dilain pihak Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan, S.IP, M. Hum dalam laporannya  menyebutkan, mereka yang hadir dalam kegiatan tatap muka  Mentri Pertahan RI kali ini anggota TNI sebayak 200 orang ditambah dengan pejabat daerah sebanyak 30 orang. "Kita sangat senang atas kehadiran pak Menhan. Dan kita berharap jalannya  Pileg dan Pilpres di Sumsel. harus aman, damai dan sejuk," harap Pangdam.   Sementara itu Menhan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dalam materinya menegaskan, fungsi kementerian pertahanan menyelenggarakan perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang pertahanan. Lebih lanjut Menhan menegaskan ideologi Pancasila harus tetap ditanamkan dihati sanubari rakyat Indonesia sebagai bentuk pencegahaan paham radikalisme dan terorisme. Karena itu sejak empat tahun silam, dirinya  meminta pada Presiden agar perpeloncoan yang diadakan di sekolah dan perguruan tinggi dihapus dan diganti dengan bela negara. "Mindset kita harus diubah. Perpeloncoan diganti dengan dasar bela negara. Kita sudah koordinasi dengan Mendikti dan Mendikbud. Sudah empat tahun kita jalankan," tambahnya. Pencegahan faham radikalisasi melalui pendidikan lanjut dia sangat  penting , karena itu bela negara harus dijalankan dari semua tingkatan pendidikan mulai dari  SD hingga Mahasiswa di perguruan tinggi. "Radikal musuh manusia, musuh negara.  Karena itu harus diingatkan terus melalui pendidikan dan mimbar agama," tegas Menhan. Menhan menambahkan, Kekuatan utama yang ada dibangsa ini adalah persatuan. Namun persatuan harus dikelola dengan baik. Mengingat  ada ancaman yang akan menggerus dan kesatuan bangsa dengan cara merongrong ideologi Pancasila sebagai pemersatu bangsa. "Yang patut diwaspadai adalah ancaman teroris generasi ke tiga. Militan asing Foreign Terrorist Fighter yang kembali dari Syria dan Irak setelah  ISIS terpukul dari Irak dan Syria. Mereka kembali ke negara masing masing di asia timur. Seperti Indonesia,Philipina dan Malaysia," tambahnya. Menghadapi Pileg dan Pilpres 2019 mendatang, Menhan mengajak  agar semua pejabat TNI dan Polri serta kepala daerah di Sumsel dapat menciptakan  rasa aman dan kondusif. "Pemilu jangan sampai buhuh bunuhan, jangan sampai negara ini pecah. Kalau sampai berdarah darah dak usalah pemilu diadakan. Apalagi  kalau sampai negara ini sampai pecah," tegas Menhan. Menhan juga mengajak jajaran aparat untuk hidup dengan profesional. Profesional terhadap Allah yakni dengan menjalankannprintah dan menjauhi larangnnya. Kemudian profesiobal sebagai manusia dan selaku pejabat atau aparat menjalankan tugas dengan baik sebab tidak  akan dikenakan sangsi. "Kejahatan akan meraja lela jika orang baik tidak melakukan sesuatu. Saya tegaskan  NKRI harga mati," tandasnya.  Hadir mendampingi Menhan Jenderal (Prun) Ryamizard Ryacudu Menhan RI. Letjen TNI Thamrin Marzuki Irjen Kemhan. Brigjen TNI Tandyo Dir Bela Negara Kemhan RI. Brigjen TNI Totok Sugiharto Kapuskompublik Kemhan RI. Brigjen TNI Yudhy Chandra Jaya Karo TU dan Protokol Kemhan RI. Kolonel Inf Wahyudin Kabag Protokol Kemhan RI. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/FS

Baca Detail
Wagub Sumsel Sampaikan Penjelasan 7 Raperda Usulan Pemprov Sumsel Sumsel
22 Jan 2019 Dilihat 173x

Wagub Sumsel Sampaikan Penjelasan 7 Raperda Usulan Pemprov Sumsel

Palembang,sumselprov.go.id- Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya menyampaikan 7 penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usulan Pemerintah Provinsi Sumsel pada Rapat Paripurna LVI (56) DPRD Provinsi Sumsel, berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel, Senin (21/1/2019). 7 Raperda tersebut yakni Raperda tentang RPJMD Provinsi Sumsel tahun 2018-2023, Raperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan, Raperda tentang perubahan keenam atas Perda Nomor 4 tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Usaha, Raperda tentang perubahan atas Perda Nomor 9 tahun 2011 tentang pengawasan, penertiban, dan pengendalian peredaran minuman beralkohol, Raperda tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional Sumatera Selatan Bersatu, kemudian Raperda tentang Pemberdayaan dan Penempatan Tenaga Kerja Lokal dan Raperda tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pokok.  Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Provinsi Sumsel H.M.A. Gantada, nampak hadir Sekda Provinsi Sumsel, H. Nasrun Umar, para Asisten dan pimpinan OPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel diantaranya hadir Plt. Kadis Kominfo Sumsel, Jon Kennedy, Kadis Pendidikan Provinsi Sumsel Widodo dan lainnya.  Wakil Gubernur Sumsel, H. Mawardi Yahya mengatakan, 7 Raperda usulan Pemerintah Provinsi Sumsel itu merupakan pengajuan pertama Raperda, diluar Raperda APBD sejak HD-MY dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel.  "Kami mengharapkan agar Raperda ini dapat menjadi landasan bagi kami dalam melaksanakan Visi dan Misi menuju "Sumsel Maju Untuk Semua", Harapnya. "Visi dan Misi kami ini tentunya tidak akan dapat terwujud dengan baik tanpa adanya dukungan dari seluruh stakeholder terutama pimpinan dan anggota dewan yang terhormat," lanjut Mawardi Yahya. Salah satu Raperda yang paling disoroti pada Rapat Paripurna tersebut yakni raperda tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional Sumatera Selatan Bersatu. Dalam penjelasannya, Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya mengungkapkan bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 102 Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, bahwa Pemerintah Daerah wajib mengintegrasikan ke dalam Program Jaminan Kesehatan yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan terhitung mulai 1 Januari 2019. Peraturan mengenai jaminan kesehatan ini diperlukan untuk meningkatkan beberapa hal yakni masih banyaknya penduduk Sumsel yang belum memiliki jaminan kesehatan, kemudian masih tingginya cakupan pelayanan jaminan kesehatan, dan belum seluruhnya Kabupaten/Kota di Sumsel yang mencapai UHC (Universal Health Coverage) program JKN, serta untuk memberikan jaminan kepada penduduk miskin di Sumsel agar memperoleh jaminan kesehatan atau mendapatkan pelayanan berobat gratis. Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Sumsel H.M.A. Gantada mengatakan, penjelasan terhadap 7 Raperda tersebut perlu disampaikan pemikiran dan tanggapan oleh para Anggota Dewan dalam bentuk pemandangan umum dari fraksi-fraksi DPRD Provinsi Sumsel. "Untuk memeberikan kesempatan kepada masing-masing fraksi menyiapkan tanggapannya, maka Rapat Paripurna LVI Pembicaraan Tingkat Pertama di schors dampai dengan hari senin tanggal 28 Januari 2019 Pukul 09.00 Wib," tutupnya. MC Dsikominfo Provinsi Sumsel / AD Foto : TM

Baca Detail
Raih MURI, Bawaslu Sumsel Siap Sukseskan Pemilu 2019 Sumsel
22 Jan 2019 Dilihat 165x

Raih MURI, Bawaslu Sumsel Siap Sukseskan Pemilu 2019

Palembang sumselprov.go.id- Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) memberikan penghargaan kepada Bawaslu Provinsi Sumsel karena melaksanakan apel kesiapsiagaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 dengan dihadiri oleh 4000 anggota Pengawas Pemilu se-Sumsel. Pelaksanaan apel ini pertama kali dilaksanakan di Indonesia, dan menandakan kesiapsiagaan para anggota Bawaslu dalam melaksanakan tugasnya. Hal ini diungkapkan oleh Menko Polhukam RI, Wiranto, saat menjadi pembina apel di Apel siaga pengawasan Pemilu 2019 diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sumsel Dining Hall Wisma Atlet Jakabaring Sport City Palembang,  Senin, 21/01/2019. “Negara Republik Indonesia menganut paham demokrasi dengan kedaulatan rakyat dilaksanakan berdasarkan undang-undang dasar yang diwenangkan kepada Pemimpin Pusat dan daerah untuk mewakili dan menjalankan kedauktan rakyat, itulah sebab dilaksanakan Pemilu Presiden maupun Legislatif,” katanya. Ia mengatakan bahwa pemimpin bertanggung jawab kepada rakyat oleh karena itu rakyat diharapkan dapat mengethaui dan memahami informasi-informasi mengenai kualitas dari para pemimpin yang akan dipilih. “Pemilu harus telaksana dengan aman, berkualitas, sukses, bermartabat, jujur, dan adil sehingga hasilnya proses demokrasi dapat berjalan dengan baik. Hal ini tentu harus didukung oleh para pengawas pemilu yang berkualitas juga,” ungkapnya. Ia mengajak kepada seluruh peserta yang hadir untuk dapat menjaga pelaksanaan Pemilu dengan damai tanpa konflik. “Indonesia dimata Internasional telah dinilai sebagai negara teraman nomor 9 di Dunia, sebagai pemerintahan dengan tingkat kepercayaan masyarakat ke pemerintah no 1 di dunia, dan sebagai negara dengan tujuan investasi no 2 di dunia,” ujarnya. Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengapresiasi Bawaslu Provinsi Sumsel yang mendapatkan rekor muri atas pelaksanaan kegiatan ini dengan menghadirkan ribuan anggota Bawaslu dari seluruh Provinsi Sumatera Selatan. "Kegiatan apel siaga ini dihadiri oleh ribuan peserta sehingga mendapatkan rekor muri, mudah-mudahan ini menjadi pertanda baik bahwa pemilu di Sumsel akan berlangsung jujur, aman, adil, dan bermartabat," kata Gubernur.  Ia mengatakan bahwa Pemilu akan berlangsung dengan baik karena adanya kesiapsiagaan dari penyelenggaranya, salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu melalui kegiatan ni. MC Diskominfo Provinsi Sumsel/PE

Baca Detail
Hari ini, Sumsel Super League 2019 Akan Dibuka Dan Resmi Digelar Sumsel
21 Jan 2019 Dilihat 181x

Hari ini, Sumsel Super League 2019 Akan Dibuka Dan Resmi Digelar

Palembang, sumselprov.go.id – Hari ini (Minggu, 20/1/2019)  Sumsel Super League (SSL) 2019 akan digelar di Stadion Bumi Sriwijaya Palembang (14.00 wib), dan direncanakan  akan dibuka langsung oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru Selain orang nomor satu di Sumsel Sosok legenda Sriwijaya FC Ferry Rotinsulu menjadi salah satu tamu spesial pada pembukaan Sumsel Super League (SSL) 2019 Hal ini diutarakan o;eh Chief Executive Officer (CEO) SSL 2019, Hendri Zainuddin, Sabtu (19/1) dan lebih jelasnya untuk Liga U11-U12 sudah digelar sejak Sabtu (19/1) Adapun kegiatan olahraga Sumsel Super League ini adalah memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Selatan di Stadion Bumi Sriwijaya Palembang, Minggu (20/1/2019 Hendri menerangkan bahwa pada gelaran SSL 2019 tersebut diikuti oleh puluhan klub SSB dari berbagai kategori dari kelompok U-11, U-12, U-14 dan U-16, serta Liga antar instansi sebagai ajang silaturahmi antar instansi.  “Selain itu Pak Gubernur H Herman Deru juga akan membagikan satu juta bola yang sesuai dengan program pak gubernur,” terangnya Pada pembukaan nanti Hendri berharap semua peserta yang berasal dari Sekolah Sepakbola (SSb) ini datang tepat waktu mengingat padatnya jadwal pertandingan.  Hendri melanjutkan peserta dapat ikut lomba foto Selfie bersama Gubernur Sumsel H Herman Deru karena banyak hadiah yang akan dibagikan.  “Caranya silahkan berfoto selfie terus kirim upload dan tag ke Instagram Sumsel Sumsel League. Foto pilihan terbaik akan mendapatkan hadiah,” terangnya. Pada SSL 2019 ini, sambung Hendri pemenang di setiap kategori akan mendapatkan Trophy Tetap 1, 2, 3, dan 4. Selain itu pula mendapatkan sertifikat, uang pembinaan 1,2,3 dan 4 juga nantinya hadiah akan diberikan kepada top score dan pemain terbaik di setiap kategori. “Acara dibuka untuk umum dan akan dihibur oleh Bucu Band. Jadi masyarakat umum yang mau menyaksikan pembukaan SSL silahkan datang karena pembukaan ini gratis,” ujarnya. Nantinya tamu undangan lainnya juga akan hadir diantaranya Pemimpin Redaksi Tribun Sumsel Hj L Weny Ramdiastuti, Pemred Sriwijaya Post Hadi Prayogo dan lain sebagainya. Dilansir Dari Tribun Sumsel MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
SAKIP Terbaik Diluar Pulau Jawa Sumsel Diganjar Dana Insentif Rp 12 Miliar Sumsel
20 Jan 2019 Dilihat 450x

SAKIP Terbaik Diluar Pulau Jawa Sumsel Diganjar Dana Insentif Rp 12 Miliar

Depok, Sumselprov.go.id -- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bekerjasama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB), menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).  Bimtek tersebut  diselenggarakan di Hotel Bumi Depok Jawa Barat, Sabtu (19/1). Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel  H Nasrun Umar ketika dibincangi  disela-sela bimtek ini memandang kegiatan  tersebut sangat penting , guna memberi pembekalan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemprov Sumsel agar dapat mempertahankan nilai A seperti sebelumnya.  Untuk diketahui, Provinsi Sumsel merupakan provinsi satu-satunya diluar Pulau Jawa yang mendapat predikat sangat baik di Indonesia. Oleh sebab itu pula, saya meminta semua ASN di lingkungan Pemprov Sumsel khususnya kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama-sama menjaga capaian yang membanggakan tersebut,” tegas Nasrun seperti dikutif dari rmol.sumsel.com Lebih lanjut Nasrun Umar menegaskan bimtek SAKIP merupakan upaya pemerintah daerah mempertahankan A  untuk Provinsi diluar pulau jawa. Sedangkan   tiga  provinsi lainnya Jogja, Jawa Timur dan Jawa Barat. Pada tahun 2018 untuk penilaian 2017 SAKIP Provinsi Sumsel adalah A terbaik di Indonesia, diluar pulau Jawa itu baru provinsi Sumsel," ungkapnya   Menurutnya, dengan telah dinobatkannya SAKIP Provinsi Sumsel terbaik, Pemprov Sumsel mendapat apresiasi berupa dana insentif daerah sekitar Rp 12 Miliar.  "Ini kan lumayan. Cukup memberikan arti, dana yang kita peroleh tersebut selanjutnya dapat diperuntukan pembangunan Sumsel, Oleh sebab itu Saya berfikir kedepan  SAKIP dengan nilai A harus tetap dipertahankan,” tandasnya. Sementara Kepala Bappeda Provinsi Sumsel Ekowati Retnaningsih, SKM., M.Kes menilai, tujuan bimtek untuk meningkatkan kapasitas dari OPD sehingga menimbulkan etos kerja berbasis kinerja atau sering disebut money follow program, atau diartikan dengan kegiatan strategis yang memang menjadi prioritas untuk mendapatkan anggaran. "Jadi kalau kerja itu kan pasti ada anggarannya, kalau kita sebut money follow programme. Program itu harus ada kinerja yang dituju, jadi kalau dengan ini namanya pohon kinerja cascading kinerja. Jadi kita fokus untuk mencapai kinerja yang diharapkan,"tuturnya . Target  lain yang hendak dicapai melalui bimtek ini, lanjut Ekowati adalah supaya OPD mulai dari perencanaan itu sudah bicara apa yang mau dikerjakan untuk mencapai kinerja yang diharapkan. Di lain pihak Kepala Biro Humas dan Protokol Sumsel Iwan Gunawan yang menganggap bimtek SAKIP ini bertujuan untuk lebih memahami dan menajamkan tupoksi masing-masing OPD, mulai dari biro-biro sampai OPD teknis. Hal tersebut menurutnya, lebih mensinergikan antara program-program kegiatan dengan ketersediaan dana yang ada.  Dengan bimtek ini kita berharap antar OPD itu ada kerjasama dan tidak  berjalan sendiri-sendiri, tapi bersinergi satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama," pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Sumber : Foto Humas Prov.Sumsel

Baca Detail
Resmikan Launching Gasra, Mawardi Yahya Buka Pintu Lebar Bagi Investor Sumsel
20 Jan 2019 Dilihat 555x

Resmikan Launching Gasra, Mawardi Yahya Buka Pintu Lebar Bagi Investor

Palembang, Sumselprov.go.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sedang giat membuka keran Investor ke Bumi Sriwijaya. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumsel H.Mawardi Yahya ketika melaunching Gasra (Gas untuk Rakyat) oleh PT Citra Nusantara Gemilang (PT CNG) Hilir Raya Palembang, bertempat di Ballroom The Zuri Hotel. Jumat (18/01/2019). Mawardi Yahya mengungkapkan dalam waktu dekat PDPDE akan berubah menjadi Persero, sehingga diharapkan kualitas managemennya menjadi lebih baik, sebab kewenangannya langsung ditangani oleh Direksi, tanpa intervensi dari Gubernur ataupun Wakil Gubernur. Ditambahkan suami dari Fauziah ini, Pemprov Sumsel membuka keran investasi seluas-luasnya bagi siapa pun yang ingin berinvestasi di Sumsel. "Peluang investasi di Sumsel terbuka lebar. Kami mengajak kepada para pengusaha untuk berinvestasi di Sumsel, tentu saja dengan turut memberdayakan SDM lokal, sehingga turut membantu kami - HDMY dalam menekan angka kemiskinan menuju satu digit, sekaligus dapat menciptakan lapangan pekerjaan," katanya  Tidak hanya itu, dengan keberadaan PT CNG yang menyediakan gasra bagi masyarakat Sumsel, Mawardi Yahya berharap PT CNG dapat menyumbang PAD bagi Sumsel. Wagub Mawardi Yahya berharap penggunaan gasra dapat memberikan keuntungan bagi masyarakat Sumsel antara lain: ekonomis, aman, efisien, flexibel, dan keandalan supply. Selain itu orang nomor dua di Sumsel ini pun mengapreasiasi kerjasama yang terjalin antara PT CNG dengan PDPDE sebagai perusahaan daerah yang pengawasannya berada di bawah pemprov Sumsel. Sementara itu Dirut PT CNG Hilir Raya Hernoe Roesprijadji mengisahkan bermulanya PT CNG mengolah gas terkompresi untuk rakyat tersebut, terinspirasi sejak sekitar tahun 2005 – 2006, dimana Sumsel sebagai Provinsi Lumbung Pangan dan Energi. "Bermula pada 2005-2006 saat kami berkunjung ke Palembang. Pada saat itu Sumsel adalah lumbung pangan dan energi. Namun kenyataannya gas alam yang ada belum dapat dinikmati masyarakat Sumsel secara luas", kata Hernoe Roesprijadji. Terdorong hal itu, pihaknya yang semula bergerak pada gas bagi kendaraan berbahan bakar gas bagi angkutan umum dan kendaraan dinas pemerintah, menemukan gas terkompresi yang kemudian dapat dialirkan bagi masyarakat luas. Sebab amat disayangkan jika Sumsel sebagai penghasil gas, namun justru aliran gas hanya di distribusikan ke Singapura dan Jawa saja Atas hal tersebut, PT CNG Hilir Raya mencoba merambah distribusi gas terkompresi ke sektor industri dan sektor ritel. "Di Palembang terdapat 1500 unit kendaraan yang menggunakan BBG, namun pada perkembangannya kemudian hanya 30% saja yang menggunakan BBG. Selanjutnya dengan pesatnya perkembangan kota Palembang hampir di segala bidang, semuanya membutuhkan bahan bakar yang kompetitif",ujarnya. Di lain pihak Direktur Utama PT CNG Rony Trianto berharap keberadaan PT CNG dapat memberikan manfaat bagi sektor industri, terutama usaha ritel, kecil, dan menengah. "Ini adalah usaha kami bagaimana membantu kota Palembang dan Sumsel untuk mendistribusikan gas. Palembang adalah contoh kisah sukses penggunaan BBG selain Jakarta", ungkap Rony Trianto. Lebih lanjut, Rony Trianto mengatakan pihaknya berupaya ingin dapat membantu dan melayani Horeka - Hotel, Restoran, dan Katering dalam pemenuhan kebutuhan gas terkompresi. MC Diskominfo Prov. Sumsel/CleY Sumber : tribunnews.com

Baca Detail
Gubernur Sumsel: Dengan Bijaksana Tolak Izin Penambangan Batubara di Batumarta Sumsel
19 Jan 2019 Dilihat 490x

Gubernur Sumsel: Dengan Bijaksana Tolak Izin Penambangan Batubara di Batumarta

Palembang, sumselprov.go.id - Dampak yang ditimbulkan dari aktifitas batubara sangat besar bagi masyarakat selain menyebabkan rusaknya jalan dan terjadinya kemacetan lalu lintas juga menyebabkan rusaknya lingkungan jika tidak dilakukan dengan bijak. Dengan tegas dan bijak, saya tidak akan pernah memberikan izin operasional penambangan batubara di BatumartaKabupaten Ogan Komering Ulu. Pernyataan ini diutarakan Gubernur Sumsel H. Herman Deru  pada acara  syukuran dan silaturahmi gubernur dengan masyarakat desa Baturaden Kecamatan Lubukraja Kabupaten OKU.  “Penambangan batubara di Batumarta tolak saja tidak boleh. Karena izinnya dari pusat. Sementara salah satu syarat lainnya yang harus dipenuhi ada izin masyarakat sekitar,” tegas Gubernur H Herman Deru di hadapan ratusan warga yang hadir dalam syukuran dan silaturahmi Gubernur dengan masyarakat desa Baturaden Kecamatan Lubukraja Kabupaten OKU. Menurut Herman Deru, dampak yang ditimbulkan dari aktifitas batubara sangat besar bagi masyarakat selain menyebabkan rusaknya jalan dan terjadinya kemacetan lalu lintas juga menyebabkan rusaknya lingkungan jika tidak dilakukan dengan bijak. “Saya tegas dalam hal ini. Dulu kelau mau ke Pelembang macet waktu tempuh mencapai tujuh, delapan jam. Sekarang tidak lagi semenjak saya larang angkutan batubara melintas di jalan umum,” tegas Herman Deru yang disambut tepuk riuh para hadirin. Kebijakan yang diambilnya tersebut lanjut Herman Deru merupakan bentuk komitmennya dalam merealisasikan janji dengan rakyat Sumsel. Sebab di dalam jalannya proses pembangunan di Sumsel, dirinya menerapkan pembangunan dengan pola seimbang antara pembangunan fisik dan nonfisik. “Pembangunan itu ada yang terlihat tidak terasa. Tapi ada juga yang terasa tapi tidak terlihat. Karena itu pola pembangunan yang kita jalankan ini harus seimbang,” terangnya. Selain itu dalam menjalankan pembangunan juga harus sekala prioritas dalam penggunaan anggaran. Sehingga hasilnya dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat dan tidak terkesan mubazir. “Kalau putus sandal jangan beli dasi. Kadang kita ingin kelihatan gagah, pake dasi tapi sandal putus. Saya ingin kalau sandal putus harusnya beli sandal. Jadi jangan hanya gagah-gagahan dalam membangun,” pungkasnya. Kegiatan ini diisi dengan wayangan semalam suntuk di kediaman Irsan. Yuliadiaudi, Kamis (17/1) malam. Dilansir dari Tribun Sumsel MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.