Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Gubernur Sumsel Siap Dukung Acara Gelar Millenial Road Safety Festival 2019
Palembang, sumselprov.go.id - Saya selaku Kepala Daerah meyambut baik dan siap mendukung penuh acara kegiatan Millenial Road Safety Festival 2019 dtambah lagi adanya acara membentang kain jumputan khas Sumsel sepanjang kurang lebih 1 KM direncanakan memecahkan rekor Muri Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumsel, H. Herman Deru pada saat menerima Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Sumsel Pol Dwi Asmoro di Ruang Tamu Gubernur, Rabu (13/2). Saya apresiasi kegiatan ini. “ Tak hanya itu, saya minta kepada Dirlantas Polda Sumsel untuk lebih serius mempersiapkan acara ini”, tuturnya Tambah Gubernur, Saya harap kegiatan ini benar-benar di persiapkan dengan matang apalagi dihadiri Presiden dan juga Kapolri. ” Oleh karena itu perlu persiapam yang matang jangan sampai memalukan Kapolri selaku putra daerah Sumatera Selatan”, ujarnya Sementara itu, pada kunjungan tersebut, Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol Dwi Asmoro mengutarakan, selain bersilaturahmi dengan Gubernur, Kami juga hadir dalam rangka melaporkan soal rencana kegiatan besar yaitu Millenial Road Safety Festival 2019 ditambah kegoatan membentang kain jumputan khas Sumsel sepanjang kurang lebih 1 KM. Kegiatan ini akan melibatkan puluhan ribu masa, oleh karena itu dia meminta dukungan dari Gubernur Sumsel. Tambah Dirlantas Polda Sumsel, iven ini akan dilaksanakan pada 3 Maret 2019 di seputaran Jembatan Ampera yang akan dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo. "Kami mohon dukungan kepada pak gubernur sehingga acara ini dapat terselenggara dengan baik dan sukses," tutupnya Turut hadir, Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel AKBP Dwi Sulitistiwan, Kasat PJR Polda Sumsel Kompol A.M. Indra Waspada, Kasubdit Gakkum Polda Sumsel AKBP. Aspan. (dikutip dari Tribun Sumsel/foto humas) MC Diskominfo Prov, Sumsel/TM
Sumsel
Sinergitas Diskominfo Dengan Harian Sumeks Menumbuhkan Semangat Menulis
Palembang, Sumselprov.go.id – Bertempat di Ballroom Ruby Hotel Winer Palembang, sebuah acara Jurnalistik digelar yaitu Pelatihan Jurnalistik Media Cetak, Elektronik dan Media Online dengan Redaksi Harian Sumatera Ekspres (Sumeks). Acara dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan Jon Kennedy, SE., M.Si didampingi General Manager Harian Sumeks Hj. Nurseri Marwah dan Kepala Bidang Pengelola Informasi Publik Amrullah S.STP., M.Si, Selasa (12/02/2019). Acara pelatihan jurnalistik ini bertujuan untuk mengenalkan ilmu jurnalistik terutama manajemen jurnalistik media online kepada setiap peserta agar dapat dengan mudah memahami dan mengaplikasi ilmu jurnalistik secara maksimal. Selain itu juga untuk menumbuhkan semangat menulis bagi setiap pesertanya. Acara yang berlangsung selama 2 (dua) hari ini mulai 12 Februari sampai dengan 13 Februari 2019 mengundang para pembicara yang telah berpengalaman dan kompeten dibidangnya. Materi yang dibahas juga sangat menarik antara lain; Dasar-dasar Jurnalistik dan Teknis Menulis, Teknis Wawancara dan Invertigasi, Pengenalan Sumatera Ekspres Book- Belido, Menulis Features, Fotografi dan Video Jurnalistik di hari pertama. Sementara di hari kedua membahas Keterbukaan Informasi Publik, Hunting Berita dengan mewawancarai Kepala Dinas Kominfo dan Pihak Hotel Winer, Penulisan Berita, Tanya jawab dan Evaluasi Berita. “Saya berharap dengan mengikuti pelatihan jurnalistik ini akan tercipta para ASN dan juga TKS Diskominfo yang handal serta profesional hingga dalam melaksanakan tugas keseharian dapat terlaksana secara baik dan benar serta mampu menyampaikan pemberitaan dalam tulisan yang akurat dan update”, begitulah arahan Plt. Kadis Kominfo Prov.Sumsel. Selanjutnya Jon Kennedy berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan serius mengingat betapa pentingnya ilmu yang akan disampaikan agar kedepannya para jurnalis Diskominfo tidak hanya pandai dan piawai dalam menulis tetapi juga mampu mengcounter berita-berita yang dianggap kurang baik (Hoax) serta dalam rangka mengawasi sekaligus menertibkan kinerja insan pers dan media yang ada di wilayah Sumatera Selatan Diskominfo Prov.Sumsel dalam waktu dekat akan melaunching secara resmi Intelijen Media yang rencanakan dilakukan oleh Gubernur Sumsel Herman Deru, ujar Jon Kennedy pada sesi wawancara seusai acara pembukaan. Sementara General Manager Harian Sumeks Hj. Nurseri Marwah memberikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan jurnalistik ini dan berharap peserta dapat memahami dan juga menenal teori dasar jurnalis mengingat tugas dan fungsi Diskominfo sebagai penyampai informasi kepada masyarakat haruslah profesional sehingga dapat menjembati antara pemerintah, media dan masyarakat. “Pelatihan ini gampang-gampang susah untuk diikuti, diperlukan dispilin, keseserius dan semangat mengingat di Sumeks saja untuk jadi seorang jurnalis itu dibutuhkan paling sedikit waktu selama 6 (enam) bulan berlatih dan yang terpenting dalam penulisan itu kita tidak boleh melupakan unsur 5 W dan 1 H’, pungkas Nurseri mengakhiri sambutannya. “Acaranya bagus , komentar salah satu peserta asal dari Humas dan Protokol Kabupaten OKU dan berharap ilmu yang didapat bisa ditularkan ketika pulang nantinya”, yang disampaikan pada penulis. Peserta terdiri dari 21 orang dari Dinas Kominfo prov.Sumsel dan Diskominfo Kabupaten Kota diantaranya Kota Lubuklinggau, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ilir, Muara Enin serta peserta dari Mahasiswa UIN dan Unsri bahkan 1 orang Jurnalis asal Colombia juga tercatat sebagai mahasiswa program pascasarjana UNSRI Palembang. Turut hadir dalam Pelatihan ini Kepala Seksi Pelayanan Media Informasi Publik Azim Baidillah, SH.,M.Hum, Kasubbag Keuangan HJ. Sri Marliah, Ketua Panitia sekaligus MC Veronika Hartati, SE serta Staf dan TKS Subbagian Umum dan Kepegawaian. MC Diskominfo Prov. Sumsel/CleY
Sumsel
Pelatihan Jurnalistik untuk Informasi Berkualitas dan Profesional
Palembang, sumselprov.go.id- Pelatihan Jurnalistik adalah salah satu cara yang dilakukan Diskominfo Provinsi Sumatera Selatan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)-nya dalam rangka mempersiapkan diri menjadi pusat data dan informasi di Provinsi Sumsel. Hal ini diungkapkan Plt. Kepala Dinas Kominfo Sumsel, Jon Kennedy, S.E., M.,Si, saat membuka pelatihan jurnalistik di Hotel Winer Palembang, Selasa (12/2/2019). Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari 12-13 Februari 2019, oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel bekerjasama dengan Sumatera Ekspres. Tujuannya untuk mengoptimalkan kemampuan jurnalistik Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Tidak Tetap di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Selatan. “Salah satu program Gubernur Sumsel adalah meningkatkan kualitas SDM di bidang jurnalistik, diantaranya mengetahui tata cara penulisan berita yang baik dan memenuhi kode etik jurnalis. Oleh karena itu, Diskominfo mengirimkan 20 orang peserta sebagai bentuk peningkatan kemampuan jurnalis,” ujar Jon Kenedy. Ia berharap agar melalui kegiatan ini para peserta dapat menambah wawasan serta memperbaiki kualitas penyampaian informasi menjadi lebih baik. “Setiap Media yang menyampaikan informasi ke masyarakat harus memiliki standar yang sesuai kode etik jurnalistik, agar setiap berita yang dibuat dapat dipertanggungjawabkan dengan baik,” tegasnya. Ia menjelaskan bahkan nanti akan dibentuk intelijen media yang akan bertugas memantau dan menganalisis pemberitaan-pemberitaan yang tersebar luas di masyarakat. “Intelijen media akan membantu meminimalisir atau bahkan menghilangkan penyebaran berita hoax dan juga perkembangan media-media yang tidak tersertifikasi oleh dewan pers,” ujarnya. Sementara itu, GM Sumatera Ekpres, Hj Nurseri Marwah berharap melalui kegiatan ini para peserta dapat memahami teori-teori dasar jurnalistik dengan baik, karena kominfo adalah jembatan antara media dan pemerintah, yang memiliki standar penulisan dalam lingkup pemerintahan. “Kominfo harus mampu memberikan kejelasan dan mengakomidir para media agar memenuhi standar verifikasi pempublikasian berita yang baik,” katanya. Ia mengatakan media secara umum harus bekerja sama dengan pemerintah untuk memperhatikan dan menghentikan konten-konten yang menyebarkan berita hoax. ”Kita ingin media dan wartawannya berkualitas dan profesional. Sekaligus menyebarkan informasi yang akurat, tepat dan dapat dipercaya dan tidak hoax,” pungkasnya. Dalam kegiatan hari pertama para peserta mempelajari tentang teknik dasar jurnalistik, teknik wawancara, fotografi, dan latihan dalam membuat videografi. MC Diskominfo Prov. Sumsel/PE/ Foto:AD
Sumsel
Gubernur : ISNU Punya Tanggung Jawab Lebih
Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumsel H. Herman Deru yang juga Ketua PW Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Sumsel meminta ISNU Palembang menjadi role model (panutan) ISNU di daerah. Pernyataan itu disampaikannya saat melantik Pengurus Cabang ISNU Kota Palembang periode 2018-2024, di hotel Swarna Dwipa Selasa (12/02). Dikatakan Herman Deru, ISNU merupakan organisasi tempat berkumpulnya para intelektual dari berbagai latar belakang pendidikan. Semua masuk kategori intelek karena syarat untuk menjadi anggota maupun pengurus ISNU memang harus sarjana. "Maka ISNU punya tanggungjawab yang lebih dari organisasi lain dimanapun. Ketika karya ini baik itu memang sudah jadi tanggungjawab dan jika karya tidak baik siap-siap saja menerima cemooh. Karena itulah mereka harus berbuat baik yang plus agar mendapat reward dari masyarakat," jelasnya usai acara. Yang tak kalah paling penting lanjut Herman Deru para pengurus ISNU harus siap mengedukasi mereka yang ada di sekitar keanggotaan. Contohnya menjelang Pemilu saat ini, ISNU dapat melakukan tugasnya mengedukasi dan mengiformasikan kepada masyarakat tentang pentingnya proses demokrasi. "Walaupun kita tidak punya tugas secara formal dari pemerintah tapi kita punya tanggungjawab moril sebagai pengurus organisasi intelektual," tambahnya. Atas dasar itu pula ia bersama Ketua ISNU Palembang sepakat menggagas pendirian Perguruan Tinggi (PT) ISNU. Pekerjaan rumah (PR) ini menurutnya wajib direalisasikam segera dalam periode kepengurusan ISNU Palembang yang baru untuk mengukuhkan ISNU sebagai organisasinya kaum intelektual. "Tadi Kopertis juga hadir dan sudah tahu. Mudah-mudahan 2021 ini bisa terwujud. Ini salah satu PR penting dan ISNU harus punya Perguruan Tinggi," jelasnya. Disinggung mengenai keterlibatan ISNU di bidang politik, dengan tegas Ketua PW ISNU Sumsel itu mengatakan bahwa organisasi ISNU tidak boleh berpolitik. Namun demikian orang-orangnya tentu semua memiliki pengetahuan berpolitik sehingga wajar jika mereka memberikan edukasi pengetahuan politik. "Sebentar lagi kita akan menggelar pesta demokrasi terakbar sejak lahirnya negara ini. Kalau masyarakat tidak diedukasi kita khawatirkan masyarakat banyak yang akan apatisme," jelasnya. Sementara itu lanjut HD, saat ini tugas NU sudah banuak menunggu di depan mata untuk direalisasikan. Beberapa di antaranya yang sudah berjalan antara lain yakni bedah rumah gratis bagi warga yang tidak mampu, pendirian rumah tahfidz, pembinaan kampung ISNU, pembinaan pengurusan jenazah dan lainnya. "ISNU sengaja menginisiasi bedah untuk menggugah sekaligus memberi tahu masyarakat bahwa zakat yang mereka bayar melalui Baznas nyata penyalurannya," jelas Herman Deru Kepada pengurus yang baru dilantik itu Gubernur juga berpesan agar terus menjalin kerjasama dengan semua pihak di luar NU. Untuk di pemerintahan NU katanya dapat mengambil peran dalam usulan Perda untuk kemaslahatan umat. "Saya bangga pelantikan ini begitu semarak. Tapi jangan kita ria harusnya bersyukur. Pak walikota juga patut kita apresiasi dengan Subuh berjamahnya. ISNU Palembang harus jadi role model didaerah," jelasnya. Sementara itu Ketua ISNU Cabang Palembang yang baru dilantik Drs Ratu Dewa, mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi sejumlah program yang telah ditelurkan kepala daerah seperti Gubernur Sumsel dan Walikota Palembang. "Pendirian TPA, rumah tahfidz, safari Jumat dan pemberian honor untuk petugas keagamaan oleh Gubernur Sumsel Herman Deru, kami sangat mengapresiasi ini karena sejalan dengan apa yang menjadi tujuan ISNU," ujarnya. Program Gubernur dan Walikota ini diakuinua sejalan dengan organisasi ISNU khususnya ISNU di Palembang yang baru eksis sejak tahun lalu. " Kami juga memastikan bahwa kami akan tetap konsisten memberdayakan umat di akar rumput, ddan melahirkan orang kampung berhati mulia," jelasnya. Meski belum genap satu tahun sejumlah program dinelaskan Ratu Dewa satu persatu sudah dijalankan di antaranya lomba hijab syari milenial, kampung binaan di kawasan 3-4 Ulu, program pmebinaan sarofal anam dan pengajian. "ISNU Palembang dan sumsel dalam waktu dekat juga akan menggelar seminar dan workshop pendirian Perguruan Tinggi (PT) ISNU," tambahnya. Turut hadir dalam acara pelantikan tersebut yakni Walikota Palembang Harnojoyo, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Palembang, Sekretaris PW Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Sumsel, Ketua Baznas Sumsel Najib Haitami, Ketua Baznas Palembang Saim Marhadan serta para tokoh agama dan masyarakat. Dalam kesempatan itu dilakukan juga penandatanganan Mou ISNU dan Baznas Sumsel serta penyerahan secara simbolis kendaraan operasional ISNU oleh Gubernur Sumsel H.Herman Deru. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY FOTO Humas Prov.Sumsel
Sumsel
Percha Leanpuri Ajak Siswa Gemar Membaca
Palembang, Sumselprov.go.id -- Duta Literasi Provinsi Sumatera Selatan Hj Percha Leanpuri mengajak para pelajar di Bumi Serasan Sekundang untuk gemar membaca. Hal ini diungkapkannya saat menjadi pembicara dalam acara Sumsel Membaca 2019 dengan mengangkat tema Menuju Sumsel Cerdas”. Kegiatan berlangsung di GOR Pancasila Muara Enim, Selasa (12/2). Pada acar tersebut, turut dihadiri Asisten III Pemprov Sumsel Edwar Juliartha, Sekda Muara Enim H Hasanudin, Ketua MKKS SMA Muara Enim H Darmadi, Ketua MKKS SMK Misniati, guru SMA dan SMK di Kabupaten Muara Enim, dengan peserta ribuan pelajar tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Muara Enim. Sebagai Duta Literasi Sumsel, Percha mengaku memiliki tanggung jawab yang besar untuk mendorong dan memotivasi semua pemuda, bahkan kalangan masyarakat dalam rangka mewujudkan program Sumsel maju, terutama di dunia pendidikan. "Sebagi pemuda, kita mesti semangat. Tunjukkan jati diri dan kemampuan, salah satunya dengan membangkitkan literasi minat baca. Karena ini sangat menunjang masa depan kita semua. Dan pada intinya membaca dapat memperkaya ilmu pengetahuan,” ucap anak dari Gubernur Sumsel H Herman Deru tersebut. Dalam kesempatan yang sama, Percha turut mengukuhkan empat Duta Literasi Kabupaten Muara Enim. Kesemuannya merupakan pelajar SMA dan SMK di Muara Enim. Kepada Duta Literasi kabupaten ini, Percha berharap, mereka segera bertugas untuk mengajak masyarakat gemar membaca. Sementara itu, Sekda Muara Enim, H Hasanudin mengatakan, gerakan literasi merupakan upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI guna mencapai salah satu dari sembila nawacita, yaitu revolusi karakter bangsa. Tujuannya, menumbuhkan minat baca dan keterampilan membaca peserta didik, serta mengembangkan nilai-nilai budi pekerti. "Budaya baca harus kita kembangkan dari masa ke masa. Karena perkembangan teknologi informasi terus berkembang pesat. Maka, anak-anak harus mengikutinya. Ini wajib,” ucap Sekda, saat sampaikan sambutan. Apalagi, tambah Hasanudin, di tangan anak-anak sekarang masa depan ditentukan. Mereka ini yang bakal menggantikan posisi para pejabat di Indonesia, khususnya Sumsel dan Kabupaten Muara Enim. "Memang tidak semua anak bisa serta mau membaca dan menulis. Namun ini tuntutan zaman. Melalui acara ini, saya berharap akan tumbuh kembang keinginan membaca dan menulis,” Pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Plt Kadis Kominfo Sumsel Minta Peserta Serius Mengikuti Pelatihan Jurnalistik
Palembang, sumselprov.go.id - Sesuai Tugas dan Fungsi (Tupoksi) Dinas Komunikasi dan Informatika adalah menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang komunikasi dan informatika untuk membantu Kepala Daerah dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah. Berdasarkan Tupoksi tersebut, sebagai Dinas Kominfo yang fokus dalam pelayanan publik terutana dalam penyampaian informasi maupun berita harus jelas, transparan dan akurat perlu butuh pegawai yang profesional agar penyajian informasi maupun berita melalui kemampuan jurnalistik mampu menulis berita di website maupun di media social (Medsos) serta media online, media cetak dan elektronik. Saya berharap melalui pelatihan jurnalistik ini akan melahirkan dan terciptanya para jurnalis handal serta profesioanal agar nantinya dapat bekerja menulis berita yang akurat dan update. Khususnya bagi pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Sumsel mampu bekerja dengan baik demi pelayanan publik terutama menyampaikan informasi melalui penulisan berita baik di website maupun medsos serta kemampuan mengcounter berita miring (hoax) Hal tersebut disampaikan Plt. Kadis Kominfo Prov. Sumsel, Jon Kenedy pada acara pembukaan Pelatihan Jurnalistik bekerjasama dengan Harian Sumatera Ekspres di Hotel Winer Palembang, Selasa (12/2/2019). “Untuk itu, saya minta pada seluruh peserta pelatihan jurnalistik ini agar serius mengikutinya, tidak main-nain, harus dispilin agar pelatihan ini tidak hanya menghabiskan anggaran, karena setiap pelatihan jurnalistik tidaklah murah tapi biayanya sangat mahal. Inilah kesempatan bagi kita mendapat ilmu jurnalistik dengan harapan bermanfaat untuk menjadi jurnalis pemerintah yang profesional”, ujar Jon Kenedy Dikesempatan yang sama pada sesi wawncara, Plt Kadis Kominfo juga Mengutarakan, Kami Dinas Kominfo Prov. Sumsel mempunyai tugas dan bertanggung jawab mengawasi sekaligus menertibkan kinerja insan pers dan Media yang ada di Sumsel dan Palembang khususnya. Terutama berkaitan dengan berita hoax dan informasi yang tidak benar. Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Sumsel dalam waktu dekat akan melaunching Intelijen Media, bahkan secara resmi akan dilakukan oleh Gubernur Sumsel, H Herman Deru. “Kita melihat perkembangan media sudah sangat pesat. Bahkan untuk di Sumsel saja media yang ada mencapai ratusan media, baik cetak, online dan elektronik akan tetapi tidak semua informasi yang disampaikan ini benar. Dan ada beberapa informasi tadi tidak tepat atau keliru. Sehingga perlu untuk diawasi,” ungkap Jon Kenedy Tambah Jon Kenedy, “Kita ingin media dan wartawannya berkualitas serta professional. Sekaligus menyebarkan informasi yang akurat tepat dan dapat dipercaya dan tidak hoax”, tutupnya Turut hadir mendampingi Plt. Kadis Kominfo Prov. Sumsel, Kabid PIP Diskominfo Prov. Sumsel, Amrullah, Kasi PIP Diskominfo Azim Baidillah, GM Sumatera Ekspres Hj. Nurseri Marwah, Peserta pelatihan jurnalistik diantaranya para pegawai Dinas kominfo Provinsi, Dinas Kominfo dan Humas Kabupaten diantaranya Kominfo Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu, Muara Enim, dan Kota Lubuk Linggau dan UIN Raden Fatah Palembang, serta seorang mahasiswa Universitas Sriwijaya yang berasal dari Warga Negara Kolombia. Narasumber yang dipandu secara professional oleh Tim Ahli Jurnalis dari Harian Sumatera Ekspres MC Diskominfo Prov, Sumsel/TM
Sumsel
Diskominfo Sumsel Tingkatkan Kualitas SDM Melalui Pelatihan Jurnalistik
Palembang, sumselprov.go.id- Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan bekerjasama dengan Harian Pagi Sumatera Ekspres (Sumeks) menggelar pelatihan dan pendidikan formal Jurnalistik Media Cetak, Elektronik dan Media Online untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di Dinas Kominfo baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Sumsel.Kegiatan yang berlangsung di Hotel Winer Palembang, Selasa (12/2/2019) itu dibuka langsung Plt. Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumsel, Jon Kenedy bersama General Manager Sumatera Ekspres, Hj. Nurseri Marwah dan Kepala Bidang Pengelola Informasi Publik, Diskominfo Provinsi Sumsel, Amrullah S.STP., M.Si.Tidak hanya pegawai dari Diskominfo Provinsi Sumsel, peserta pelatihan Jurnalistik juga berasal dari Diskominfo Kabupaten dan Kota diantaranya Kominfo Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu, Muara Enim, dan Kota Lubuk Linggau serta peserta dari mahasiswa UNSRI dan UIN Raden Fatah Palembang, termasuk 1 orang Jurnalis asal Kolombia yang juga mahasiswa UNSRI. Plt. Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumsel, Jon Kenedy mengharapkan peserta pelatihan dapat memahami tentang bagaimana penulisan berita yang baik, bagaimana mengutip berita dan bagaimana membagikan berita. Sehingga, kedepan informasi yang diterima masyarakat benar-benar dapat dipertanggungjawabkan, sumbernya jelas dan tidak menjadi berita hoax."Saat bapak Gubernur bertemu Pimred (Pimpinan Redaksi) Sumeks, beliau menyampaikan agar melakukan pelatihan tentang Jurnalistik ini. Alhamdulillah, bisa terwujud apa yang disampaikan bapak Gubernur itu, salah satu program beliau meningkatkan kualitas SDM yang berkaitan dengan bidang TIK (Teknoligi Informasi Komunikasi)," ungkap Jon Kenedy.Lanjut ia mengatakan, Diskominfo saat ini menjadi sumber informasi karena semua data dan informasi berada di Kominfo. Untuk itu, Diskominfo harus benar - benar siap terutama dengan SDM yang ada, termasuk ketersediaan SDM yang benar -benar memahami tentang Jurnalistik."Dengan pelatihan ini sebanyak 20 orang staf kita kirim untuk mengikuti pelatihan. Kita harapkan dapat meningkatkan kualitas penulisan berita dan penyampaian informasi yang dilaksanakan Diskominfo menjadi lebih baik lagi," harapnya."Kita harapkan juga melalui pelatihan ini admin dari media online Diskominfo Sumatera Selatan yang sejak 2 tahun terakhir sudah berjalan dengan baik kedepan semakin lebih baik lagi. Diera digitalisasi saat ini semua berita terbit dengan cepat, jangan sampai nantinya mereka salah mengutip dalam penulisan berita," lanjut Jon Kenedy.Sama halnya diungkapkan General Manager Sumatera Ekspres, Hj. Nurseri Marwah, ia mengaharapkan peserta pelatihan khususnya dari Diskominfo dapat memahami dan mengenal teori-teori dasar jurnalistik karena Diskominfo sendiri berkewajiban menyampaikan informasi dan menjembatani antara pemerintah dengan media. "Kita berharap teman-teman Kominfo ini walaupun tidak sama dengan Jurnalis minimal mereka mengenal teori-teori dasar jurnalistik. Kalau ada rilis berita minimal mereka paham bahwa statemen Gubernur yang bener itu seperti ini. Jadi, ketika di media lain beredar di luar itu mereka paham bahwa mana berita yang hoax mana yang bukan," ujarnya. Nurseri Marwah menambahkan, untuk menjadi jurnalis profesional adalah tugas wartawan karena Aparatur Sipil Negara (ASN) Diskominfo bukan dalam pengertian dituntut harus menjadi jurnalis tetapi minimal tau bahwa apa yang menjadi batasan hoax, berita bagaimana yang harus diluruskan termasuk juga kepada siapa akan meluruskan dan memberikan penjelasan. "Pelatihan ini gampang - gampang susah untuk mengikutinya, kita di Sumeks saja butuh kurang lebih 6 bulan untuk berlatih, yang terpenting dalam penulisan berita harus memenuhi unsur 5W1H. Selamat mengikuti pelatihan kepada peserta, dan kami berterimakasih kepada kominfo Sumsel, semoga kerjasama ini dapat terus terjalin," tutupnya.MC Diskominfo Provinsi Sumsel /AD
Sumsel
Tugas Pejabat Eselon Pengadaan Barang/Jasa Dipermudah Sistem
Palembang, Sumselprov.go.id -- Guna mendukung kelancaran tugas kedinasan pada Biro Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Gubernur Sumatera Selatan membuat Surat Perintah Pelaksana Tugas kepada Pelaksana tugas di Biro Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan. Surat Perintah Pelaksana Tugas diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Ir H Mawardi Yahya kepada pejabat eselon III dan IV untuk menduduki jabatan di Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Sumsel yang baru dibentuk. Bertempat di Ruang Rapat Gubernur Sumsel, penyerahan SK dihadiri langsung oleh Kepala BPKAD Sumsel, Muhklis, Plt. Karo Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa, Muzakkir S.T., M.T, Senin (11/02). Adapun nama-nama pejabat yang diserahkan SK oleh Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya antara lain, Plt. Bagian Pengelolaan Barang dan Jasa Selamet, S.Sos., M. Si. Plt. Bagian Pengelolaan Layanan Pengadaan secara elektronik Tetra Riani, S.Kom,MT, Plt. Bagian Pembinaan dan Advokasi Pengadaan Barang atau Jasa, Fahrurrozi, S.Ip. Plt Subbagian Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Ramdon, S.E. Plt Subbagian Pengelolaan Strategi Pengadaan Barang dan Jasa Achmad Effendi, S.E., MM. Kemudian, Plt. Subbagian Pemantauan dan Evaluasi Pengadaan Barang dan Jasa Edward Ghazali, SH.,M.Si. Plt. Subbagian Pengelolaan Sistem Pengadaan Secara Elektronik Syafrin Azuari, S. Kom., MMa. Plt Subbagian Pengembangan Sistem Informasi Joni Eka Putra, S. Kom. MM. Selanjutnya, Plt Subbagian Pengelolaan Informasi Pengadaan Barang dan Jasa Rahmad Jaya P, S.Sos., M.Si. Plt Subbagian Tata Usaha dan Pembinaan Sumber Daya Manusia Pengadaan Barang dan Jasa Diansyah Putra, S.T., M.T. Plt Subbagian Pembinaan Kelembagaan Pengadaan Barang dan Jasa Andi Supriyadi, ST. Serta, Plt Subbagian Pendampingan Konsultasi dan atau Bimbingan Teknis Pengadaan Barang dan Jasa Aldika Prima Putra, S.T Wakil Gubernur Sumsel Ir H Mawardi Yahya di kesempatan ini berpesan agar pejabat yang baru dapat bekerja dengan sungguh-sungguh dan berkomunikasi dengan baik dengan pihak yang terkait. Dia juga menghimbau agar para pejabat juga harus memiliki komitmen yang tinggi dalam pekerjaan dan berkomunikasi yang baik. "Ya, jabatan yang baru diemban harus dilaksanakan dengan baik dan sungguh sungguh," harapnya. Sementara Plt. Kepala Bagian Pengelolaan Barang dan Jasa, Selamet, S.Sos., M. Si, menuturkan biro ini sendiri terdapat tujuh tim pokja. Dia berharap semua berjalan profesional sesuai dengan apa yang diamanatkan oleh Perpres Nomor 16 berikut turunannya itu harus dilaksanakan oleh pelaksana. "Diharapkan juga dengan adanya sistem ini akan lebih memudahkan dari pihak kerja pengadaan sendiri maupun dari pijak pengguna yang tahapannya sesuai petunjuk. Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan lancar dan profesional," tandasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Gubernur Siapkan Kantong Parkir Penumpang LRT
Palembang, Sumselprov.go.id -- Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi , Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru, Walikota Palembang H Harnojoyo, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain membahas keberadaan Light Rail Transit (LRT) Palembang, di Stasiun LRT Bumi Sriwijaya, Senin (11/2). LRT alias kereta cepat ringan yang merupakan satu-satunya di Indonesia berada di Kota Pelembang Provinsi Sumatera Selatan diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dalam dan luar negeri untuk berkunjung di Sumatera Selatan. Gubernur mengatakan, dengan adanya LRT ini diharapkan tingkat kunjungan pariwisata di Sumsel meningkat. Karena moda transportasi ini memiliki sesuatu yang berbeda dari daerah lain di Indonesia. Gubernur menilai keberadaan LRT di Kota Palembang diharapkan menjadi transportasi yang aman, nyaman bagi masyarakat Sumsel. Meskipun ada anggapan transportasi massal ini masih menjadi masalah karena terkait dengan untung dan rugi. Sebab lanjut dia moda transportasi massal dimanapun, Pemerintah tidak pernah diuntungkan. Karena itu dirinya komitmen akan berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat kota Palembang untuk dapat menggunakan moda transportasi ini dalam setiap aktifitasnya. Para pengguna transportasi pribadi akan kami usahakan untuk beralih menggunakan LRT itu. Kita juga akan terus berupaya menyadarkan warga menggunakan moda transportasi hemat dan nyaman ini," imbuh Gubernur. Herman Deru berjanji kedepan pihaknya akan duduk bersama dengan Pemerintah Kota Palembang untuk menyiapkan lahan kosong yang di peruntukan sebagai lahan kantong parkir kendaraan milik warga yang hendak menggunakan LRT. "Kita akan bekerjasama dengan Walikota untuk memberikan tempat kantong parkir di beberapa stasiun," tuturnya. Sementara itu, Menhub Budi Karya Sumadi mengajak seluruh masyarakat Sumsel dapat menjadikan LRT sebagai angkutan massal di masa depan. "LRT adalah suatu keniscayaan kota masa depan dengan adanya angkutan massal ini. Jadi di manapun kota yang ingin maju menjadi kota metropolitan harus ada angkutan massalnya,” imbuh Menhub. Melihat fungis LRT lanjut Menhub, LRT Palembang sangat vital. Terbukti saat Asian Games 2018 lalu. Hampir semua Negara memberikan apresiasi. Artinya Palembang punya modal untuk menjadi kota di dunia yg sangat bergengsi. Selanjutnya tegas Menhub masyarakat Palembang mendapatkan kesempatan untuk menjadikan LRT sebagai budaya baru dalam mengatasi kemacetan di jalan raya dalam Kota Palembang. Saya yakin LRT Palembang ini nantinya akan menjadi suatu angkutan yang sangat diandalkan. Terlebih Sumsel memiliki Gubernur dan Palembang memiliki Walikota yang begitu progresif,” tutupnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Foto Humas Prov.Sumsel