Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Sekda Sumsel Hadiri Afirmasi Asesor Pejabat Eselon di Lingkungan Kemendagri
Jakarta, sumselprov.go.id - Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Nasrun Umar menghadiri acara Afirmasi Asesor bagi pejabat eselon I dan II di lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintahan Daerah tahun 2019, bertempat di Auditorium BPSDM Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Selatan, Senin (25/02/2019). Kepala BPSDM Drs. H. Teguh Setyabudi M.Pd menuturkan Afirmasi dan Sertifikasi ini merupakan tindak lanjut dari undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan dalam negeri yakni pada pasal 233 ayat (2) bahwa Pegawai ASN yang menduduki jabatan kepala perangkat daerah yang dikategorikan sebagai asesor harus memenuhi kompetensi pemerintahan dalam negeri. Acara ini diikuti oleh peserta sebanyak 80 orang yang terdiri masing-masing pusat 18 orang dan daerah 62 orang. "Kegiatan afirmasi sertifikasi pejabat eselon I dan II ini bertujuan untuk memastikan tata kelola sistem manajemen ASN daerah terpetakan dengan baik," tuturnya Selain itu pula bermaksud untuk menyiapkan pejabat dilingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah daerah sebagai asesor pemerintahan yang memiliki kompetensi untuk melakukan suatu uji kompetensi pemerintahan di lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah daerah. "Kegiatan ini pula diharapkan mampu melakukan sertifikasi atau uji kompetensi dan menyusun materi kompetensi bagi pejabat Eselon I dan Eselon II di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintahan Daerah," katanya Dia memberikan apresiasi atas kehadiran para pejabat daerah dalam acara tersebut. "Kehadiran bapak dan ibu sangat-sangat istimewa Saya berhaprap kehadiran Bapak dan Ibu membawa berkah setelah itu . Mudah-mudah bisa semakin solit berkenaan dengan asesor dan bisa meperkuat bagaiman kita mewujudkan ASN yang kompeten," pungkasnya MC Diskominfo Provinsi Sumsel / AD Sumber : Humas Pemprov. Sumsel
Sumsel
Gubernur Sumsel: Wajib Kita Gali Potensi Kreasi Dan Produk Unggulan Di Daerah
Palembang, sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel berharap, setelah para pengurus Dekranasda dilantik, dibutuhkan kerja kerja yang nyata tidak hanya seremonial saja tapi harus ditindak lanjuti dengan kerja yang nyata untuk dapat membantu masyarakat di daerah maupun yang di pedesaan.Agar tingkat kesejahteraan dapat meningkat dengan cara menggali potensi produk unggulan maupun kreasi di daerah sekaligus ikut membantu memperkenalkan ke masyarakat agar nantinya hasil karya tersebut jadi komersial.Hal ini disampaikan Gubernur Sumsel H Herman Deru di sela-sela pelantikan Pengurus Dekranasda Provinsi Sumsel periode 2018-2023 yang dirangkain dengan Pelantikan Ketua Dekranasda Kab/Kota.Serta pengukuhan Bunda PAUD Kab/Kota se-Sumatera Selatan sekaligus Pembukaan Rapat Kerja Daerah Dekranasda Prov. Sumsel Tahun 2019, bertempat di Griya Agung Palembang, Senin (25/2/2019).Gubernur Sumatera Selatan yamg sekaligus juga sebagai pembina mengharapkan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumsel dan para Ketua Dekranasda Kabupaten dan Kota di Sumsel, untuk dapat berbuat secara nyata menjalankan fungsinya dalam menggali potensi dan memajukan produk unggulan di Sumatera Selatan."Banyak sekali kerajinan di Sumsel ini. Tapi belum terintegrasi. Selain minimnya informasi, bisa juga minimnya pemasaran. Ini tugas Dekranasda. Salah satunya gedung Dekranasda di samping TVRI itu harus difungsikan sebagai etalase kerajinan masyarakat. ini Pekerjaan Rumah bagi Dekranasda,” ujar Herman Deru.Lebih lanjut Gubernur mengharapkan Dekranasda dapat mengintegrasikan pelayanan jasa perbankkan kepada pelaku usaha UMKM.Perbankkan diharapkannya ikut melakukan jemput bola secara prioritas kepada pengrajin. Kreativitas dan inovasi produk juga harus dilakukan. Sebagai contoh daerah kita penghasil kelapa. Tetapi kenapa keset kaki saja harus beli dari luar. Tali tambang kapal juga beli dari luar padahal kita punya potensi juga untuk membuat itu.Herman Deru meminta, kedepannya kegiatan seremonial dikurangi. Namun harus diperbanyak kerja nyata, otentik, konkrit dan prodak.“Dekranasnya harus segera melakukan inventarisasi kerajinan dan produk unggulan yang ada di 17 kabupaten/kota. Kerjasama dengan OPD terkait. Karena banyak sekali potensi terpendam tetapi kurang perhatian. Artinya kita lebih banyak dilapangan kerja nyata, otentik, konkrit dan menghasilkan prodak,” tambahnya.Sementara terkait dengan pelantikan Bunda PAUD Kabupaten/kota, Gubernur meminta Bunda PUAD kabupaten/kota yang telah dilantik dapat memberikan semangat dan bimbingan pada para pengajar PAUD.“Para pengajar PAUD kebanyakan tenaga sukarela. Namun dibelenggu PP 48. Maka jalan keluarnya Bunda PAUD diharapkan dapat mengusulkan pada pemerintah daerah untuk menganggarkan insentif bagi para pengajar PAUD di daerahnya masing-masing,” harapnya.Sementara itu Hj Febrita Lustia selaku Ketua Dekrasda dan Bunda PAUD Sumsel dalam sambutannya mengucapkan selamat atas dilantiknya kepengurusan Dekranasda dan Bunda PAUD kabupaten/ kota.Sedangkan untuk Bunda PAUD yang dikukuhkan, Hj Febrita meminta dukungan dari masyarakat dalam pembinaan layanan PAUD sebagai kader, tenaga pendamping serta sebagai fasilitator dan motivator dalam rangka menyiapkan SDM yang berkualitas.“Sebagai mitra Pemerintah dan Masyarakat, PAUD harus bergerak dalam percepatan pembangunan pendidikan anak usia dini,” katanya.Dilain pihak Kepala Dinas Perindustrian Sumsel Ir Hj Ernila Rizar dalam laporannya mengungkapkan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) merupakan organisasi nirlaba yang menghimpun pencinta dan peminat seni untuk memayungi dan mengembangkan produk kerajinan dan pengembangan usaha"Serta berupaya meningkatkan kehidupan pelaku bisnis, yang sebagian merupakan kelompok usah kecil dan menengah (UKM)," katanya.“Organisasi ini dibentuk sesuai dengan keputusan Menteri Dalam Negeri, Menteri Perindustrian, Menteri Pariwisata dan Perdagangan.Tujuannya untuk mengembangkan kerajinan-kerajinan di Sumsel," ujarnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM/All Team
Sumsel
Antisipasi Karhutla, BPBD Tetap Standby 24 Jam
Muara Enim, Sumselprov.go.id -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muara Enim tetap standby menghadapi masuknya musim kemarau 2019. Hal tersebut diungkapkan kepala BPBD Muara Enim, Tasman, Senin (25/2). "Memasuki masa musim kemarau tentunya BPBD Muara Enim selalu stand by 24 jam jikalau terjadi kebakaran lahan di wilayah Muara Enim," ujarnya. Namun begitu, saat ini curah hujan masih terbilang tinggi dan merata di kabupaten muara enim, bisa dikatakan lahannya masih basah. "Tapi saat ini ya apapun itu kita stanby saja, karena bencana apapun itu kitq harus siap, apalagi karhutla yang setiap tahunnya ada satgas," ungkapnya. Berdasarkan pengalaman yang terjadi, daerah yang rawan terjadinya karhutla adalah gelumbang dan muara belida. "Namun begitu, upaya preventif dilakukan, agar tidak ada kebaran yang dilakukan secara sengaja," bebernya. Tim MC Diskominfo Prov.Sumsel
Sumsel
HD : PWI Sumsel Harus Berkontribusi Dalam Pembangun Di Sumsel
Palembang, Sumselprov.go.id -- Disela-sela kesibukannya sebagai Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menerima audensi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Selatan, Firdaus Komar didampingi Plt.Kadis Komunikasi dan Informatika Prov. Sumsel, Jon Kennedy, SE., M.Si, Plt. Kepala Biro Humas dan Protokol Drs. Iwan Gunawan Syahputra, M.Si, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Amrullah, S.STP., M.Si dan Staf Khusus Media Alfarensi Panggarbesi bertempat di ruang tamu Gubernur Sumatera Selatan , Senin (25/02/2019). Dalam audensisinya Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar menyampaikan sejumlah agenda yang akan digelar oleh PWI Sumsel diantaranya pelantikan kepengurusan PWI Sumsel. Yang direncakanan akan digelar pada 5 Maret 2019 mendatang bertempat di Griya Agung Palembang. "Kami mengundang pak Gubernur untuk dapat hadir langsung dalam acara pelantikan tersebut. Sekaligus meminta lokasi pelantikan digelar di Griya Agung,” ungkap Firdus Komar. Dikesempatan ini, Firdus melaporkan sejumlah permasalahan yang kini dihadapi PWI Sumsel. Salah satunya belum memiliki gedung yang permanen. Kalaupun ada selama ini sifatnya masih menumpang. Sementara itu Gubernur Sumsel Herman Deru mengucapkan terima kasih atas audensi para pengurus PWI Sumsel dan dia mengaku akan berupaya hadir dalam acara pelantikan kepengurusan PWI Sumsel pada 5 Maret 2019 mendatang. Saya mengharapkan organiasi profesi Wartawan ini akan memberikan kontribusinya terhadap pemerintah di dalam menjalankan roda pembangunan di Sumatera Selatan,” harap Herman Deru. Gubernur juga meminta agar para pengurus PWI Sumsel dapat kembali bersatu dengan merangkul pihak lain yang tidak sejalan pada saat pemilihan Ketua PWI Sumsel beberapa waktu lalu. Saya minta PWI Sumsel memiliki program yang terencana dan lebih baik lagi dimasa mendatang,” tandasnya. Turut hadir dalam acara ini Sekretaris PWI Sumsel Dwitri Kartini, Ketua DKP PWI Sumsel H. Kurnati Abdullah, Anggota DKP PWI Sumsel Hj Nurseri, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sumsel, Anwar Rasuan dan Wakil Ketua Pendidikan PWI Sumsel Icuk M Syakir. Wakil Ketua Daerah PWI Sumsel Indra Gultom, Wakil Ketua Kerja Sama PWI Sumsel Zulhanan, Bendahara PWI Sumsel Novas, Wakil Sekretaris PWI Sumsel Suprapto, Ketua Seksi Pendidikan PWI Sumsel Maspriel Aries. Ketua Bidang Pariwisata Sapta Rina. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY
Sumsel
Dekranasda dan Bunda Paud se-Sumsel Siap Gali Potensi Daerah
Palembang, sumselprov.go.id- Para Ketua dan pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Bunda Paud Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan (Sumsel) harus menunjukan kerja nyata dalam menggali potensi-potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) di seluruh Kab/Kota. Hal ini diungkapkan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dalam Pelantikan pengurus Dekranasda Provinsi Sumatera Selatan periode 2018-2023. Pelantikan Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota. Pengukuhan Bunda Paud Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan dan pembukaan rapat kerja daerah Dekranasda Provinsi Sumsel Tahun 2019. Seluruh rangkaian acara ini dilaksanakan di Griya Agung. Senin, (25/02/2019). “Kurangi seremonial, tapi pentingkan aksi di lapangan, kita butuh kerja nyata, yaitu otentik, konkrit dan produk. Hal ini penting, seremonial boleh sederhana saja, tetapi kerjanya tidak boleh sederhana,” kata Herman Deru. Ia mengatakan ketua dekranasda dan bunda paud kab./kota memiliki peran yang sangat penting dalam laju pertumbuhan pembangunan di Sumsel. “Ketua Dekranasda mempunyai peranan penting dalam memacu potensi dan kreativitas dari para pengrajin dan guru-guru paud yang ada di Sumsel,” ujarnya. Menurutnya, masih banyak para pengrajin di Sumsel yang belum terintegrasi. Hal ini dapat disebabkan oleh minimnya informasi maupun pemasaran. Potensi-potensi yang ada harus didukung oleh fasilitas yang memadai, salah satunya layanan perbankan. “ Setiap perbankan harus memberikan fasilitas jemput bola kepada UMKM,” ujarnya. Ia mengajak kepada semua pihak terkait untuk mengoptimalkan potensi pengrajin, agar dapat dipasrkan serta digunakan oleh masyarakat lokal. Salah satu tugas dekranasda, yaitu memfungsikan salah satu gedung dekranasda sebagai etalase kerajinan masyarakat. “Ini PR bagi dekranasda tahun ini,” tegasnya. Selanjutnya, iya menghimbau kepada Bunda Paud Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan untuk memberikan bimbingan dan menjaga kinerja pada para pengajar Paud. “ Para pengajar paud yang notaben pekerja sukarela, perlu diperhatikan dalam perbaikan materilnya,” ujarnya. Sementara itu Ketua Dekranasda dan Bunda Paud Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Febrita Lustia Herman Deru, mengajak kepada para pengurus Dekranasda yang baru dilantik untuk menyusun program kegiatan dengan tetap mengacu kepada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, serta memperhatikan situasi kondisi, dan kearifan lokal daerah masing-masing. “Penting bagi kita, selaku pengurus untuk melaksanakan pembinaan seni kerjainan sesuai kearifan lokal masing. Hal untuk meningkatkan kesejahteraan msyarkat sumsel pada umumnya, khususnya, para pengrajin,” ujarnya. Seluruh pengurus yang dilantik harus dapat melakukan terobosan dalam upaya meningkatkan kemampuan dan keterampilan para pengrajin. “Kita perlu mensosialisasikan program mencintai produk dalam negeri kepada seluruh masyarkat, agar kerajianan masyarakat tidak hanya jadi tuan rumah di daerah sendiri,” ungkap Febrita. Optimalisasi produk Kerajinan di Sumsel, akan menghasilkan produk di masing-masing 17 kab/kota, sehingga hal ini akan menjadi bisnis ekonomi kerakyatan yang akan mewujudkan sumsel maju untuk semua. Menambahkan, Ia mengatakan Bunda Paud kabupaten/kota berperan penting membina anak-anak sebagai generasi penerus dan meletakan pondasi pendidikan bagi tumbuh kembang anak. Bunda paud dapat menggerakan segala pihak untuk menggerakan program paud berkualitas. “Pendidikan anak usia dini membantu tumbuh kembang jasmani dan rohani. Hal ini untuk komunikasi sosial, emosional, sikap pengetahuan dan keterampilan,” Pungkasnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel/ PE/ All Tim
Sumsel
BI: 2019 Inflasi Rendah, Harga Pangan Terkendali
Jakarta, Sumselprov.go.id -- Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memprediksi perekonomian Indonesia dalam kondisi baik sepanjang 2019, di mana inflasi tahun ini berada di bawah angka 3,5 persen. Perry Warjiyo mengatakan, sejauh ini harga pangan, komponen administered price, maupun inflasi inti masih terkendali. ”Jadi, inflasi inti akan tetap rendah,” ujar Perry seperti dikutip dari JPNN, Senin (25/2). Rendahnya inflasi didorong kenaikan permintaan dalam negeri yang masih bisa dipenuhi dari pasokan. Untuk itu, meski permintaan naik, Perry melihat tidak akan ada tekanan tinggi terhadap indeks harga konsumen. Di samping itu, ekspektasi inflasi tetap rendah. Imported inflation yang disebabkan pergerakan nilai tukar juga sejauh ini masih baik karena penguatan rupiah. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengungkapkan, pihaknya yakin BI dan pemerintah bisa mengendalikan inflasi dengan baik hingga akhir tahun. Menurut dia, komponen administered price seperti harga BBM dan tarif listrik yang rendah bisa menekan inflasi. Bank Indonesia (BI) memprediksi inflasi tahun ini berada di bawah angka 3,5 persen. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, sejauh ini harga pangan, komponen administered price, maupun inflasi inti masih terkendali. ”Jadi, inflasi inti akan tetap rendah,” ujar Perry akhir pekan kemarin. Rendahnya inflasi didorong kenaikan permintaan dalam negeri yang masih bisa dipenuhi dari pasokan. Untuk itu, meski permintaan naik, Perry melihat tidak akan ada tekanan tinggi terhadap indeks harga konsumen. Di samping itu, ekspektasi inflasi tetap rendah. Imported inflation yang disebabkan pergerakan nilai tukar juga sejauh ini masih baik karena penguatan rupiah. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengungkapkan, pihaknya yakin BI dan pemerintah bisa mengendalikan inflasi dengan baik hingga akhir tahun. Menurut dia, komponen administered price seperti harga BBM dan tarif listrik yang rendah bisa menekan inflasi. Tim MC Diskominfo Prov.Sumsel
Sumsel
Gubernur Harapkan Perusahaan di Sumsel Realisasikan Program CSR
Martapura, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumsel Herman Deru melakukan Peletakan Batu Pertama Pilot Project Program Indonesia Terang Lembaga Pengembangan CSR Indonesia (LPCI) di Dusun Batin Sari, Desa Kota Baru Selatan Kecamatan Martapura Kabupaten OKU Timur, Sabtu (23/2). Dengan didampingi Duta Literasi Hj Percha Leanpuri, Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi dan Ketua Umum LPCI Teten Indra, dalam sambutannya Gubernur Herman Deru berharap program Indonesia Terang ini dapat berkesinambungan tidak hanya di Kabupaten OKU Timur akan tetapi juga di Kabupaten/Kota se Sumsel. "Selaku Gubernur Sumsel, Saya mengucapkan terima kasih kepada LPCI atas program Indonesia terang ini, diharapkan akan ada program kelanjutannya," harap Gubernur. Disamping itu, Dia juga mengaku bangga memimpin Provinsi Sumsel dengan memiliki potensi alam yang luar biasa diantaranya potensi Batubara, Minyak , Gas yang di olah oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). "Namun itu semua masih perlu adanya kontrol terkait dengan CSR baik perusahan Swasta dan perusahan Asing. Mengingat selama ini sulit memantaunya karena tidak di audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Jadi sulit untuk melihat marjin dan profit mereka," tambah Herman Deru. Meski demikian dirinya masih menaruh harapan besar kepada LPCI ini untuk dapat segera melakukan investigasi lanjutan. Demikian juga dengan perusahaan yang belum menjalankan kewajiban perusahan yang belum mengeluarkan CSR. Sementara itu, dalam sambutan singkatnya Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi mengucapkan terima kasih kepada LPCI yang telah melakukan program Indonesia Terang di Kabupaten OKU Timur. "Ini luar biasa. Terimakasih atas dipilihnya OKU timur sebagai lokasi dicanangkannya Indonesia Terang ini," tegas Kholid seperti dikutif dari Beritasriwijaya.co.id Sebelumnya, Ketua Umum LPCI Teten Indra mengatakan Indonesia terang dalam rangka percepatan program pembangunan nawacita Presiden RI Joko Widodo. Dikatakannya, Di dalam regulasi di Negara ini pada 8 tahun lalu sudah mengadopsi konvensi menjadi Undang-undang yang berbicara CSR, disamping itu CSR mengayumi ada 5 undang undang diantaranya, Undang-undang perseroan terbatas, undang-undang penanaman modal asing, UU migas, UU fakir miskin dan UU lingkungan hidup. "Itulah payung legalitas CSR dan begitu kuat payung serta megalitas CSR ini. "Fungsi lembaga pengembangan CSR sebagai generator, koordinator, fasilisator dan investigator," tegasnya. Di jelaskannya Pelaksanaan CSR berencana kedepan, dimana katanya menjadi lembaga pengembagan CSR khusus untuk perusahan swasta nasional dan perusahan swasta multi nasional. "Lima tahun kedepan masih konsen dan fokus kepada CSR multi nasional sambil memberikan edukasi kepada para wajib CSR swasta nasional begini cara pengembangan CSR yang baik dan benar," tambahnya. Dalam program Indonesia terang ini, kata Teten LPCI ada dua program pertama fisik dan non fisik. Namun masih fisik dulu. "Jadi kalau saudara baru rencana akan membangun tanpa hutang, Kami di era bapak Presiden Joko Widodo sudah melaksanakan pembangunan tanpa APBN, APBD dan tanpa hutang , itu rill, ini yang sedang kami laksanakan bahkan sudah dijalankan dari tahun 2017,"ucapnya. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Gubenur Sumsel dan jajaran begitu juga suportnya yang telah diberikan Tim MC Diskominfo/AZ
Sumsel
Herman Deru : Saya Wakafkan Jiwa Raga saya untuk Sumsel
OKU Timur, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meminta masyarakat OKU Timur untuk tetap menjaga kearifan lokal salah satunya adalah wayangan semalam suntuk. Kearifan lokal sebagai warisan budaya leluhur harus tetap dijaga sebagai benteng, jangan sampai tergerus dengan masuknya budaya asing. "Kenapa saya adakan wayangan ini ?Ini tidak lain untuk menajaga kearifan lokal. Selain itu wayangan ini juga untuk memberi pengetahuan khususnya kepada anak-anak kita,"ucap Gubernur Sumsel Herman Deru saat Silaturahmi dengan Masyarakat Madang Suku Satu I dan Madang Suku II saat Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk yang dipusatkan si Desa Margotani Kecamatan Madang Suku 2 OKU Timur, Sabtu (23/2) tadi malam. Dikesempatan tersebut H Herman Deru juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat desa Margotani yang telah mempercayakan dirinya sebagai Gubernur Sumsel lima tahun kedepan Karena itu dia meminta doa dan dukungan selama darinya memimpin Sumatera Selatan. "Saya mohon doa dan dukungannya masyarakat sini. Saya wakafkan jiwa raga saya untuk Sumsel, kepercayaan mayarakat tentu tidak akan saya sia - siakan,"katanya. Herman Deru menegaskan, pada saat dirinya menjabat Bupati OKU timur beberapa tahun silam, dirinya banyak dibantu oleh para camat, kades dan masyarakat. Saat ini sebagai Gubernur dirinya tetap mengharapkan dukungan serta bantuan dari para kepala daerah seperti Bupati/Walikota, Camat dan Kades serta masyarakat. "Dalam tagline saya tulis, Bersatu Sumsel maju. Karena bersatu ini modal kita untuk memajukan Sumsel untuk Semua," tambahnya. Salah satu yang di capai lanjut Hermah Deru adalah mengembalikan Sumsel sebagai lumbung pangan nasional. Dan dirinya yakin hal tersebut dapat di capai. Karena tingginya semangat masyarakat. Sebelumnya , Ketua panitia Untung Pramono berharap kehadiran Gubernur Sumsel mempunyai makna besar bagi masayarakat setempat. "Didesa ini sudah banyak kemajuan dari masa kepemimpin bapak Herman Deru sebagai Bupati OKU Timur beberapa tahun yang lalu bahkan sampai kepemimpinan Bupati Kholid Mawardi saat ini," tegasnya. Dikesemptan ini Gubernur Sumsel berkenan menyerahkan wayang kepada dalang Ki Bogang Marsono dari Lampung Timur dengan Lakon pendowo kumpul ( kinar buko joyo) Tampak hadir dalam acara tersebut, Bupati Oku Timur H.M.Kholid MD, Duta Literasi Sumsel Hj Percha Leanpuri, Ketua DPRD OKU Timur Beni Difitson, Anggota DPRD Drovinsi Sumsel hj Meilinda dan para Pejabat Pemerintah Provinsi Sumsel lainnya. Tim MC Diskominfo Prov.Sumsel
Sumsel
Gubernur Ingin Atlet Menembak Memang Asli Sumsel
Palembang, Sumselprov.go.id -- Usai melakukan lawatannya ke sejumla daerah, Minggu (24/2) pagi Gubernur Sumsel H Herman Deru meninjau langsung venue shooting range di Jakabaring Sport City (JSC). Selain untuk Latihan menembak bersama Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi Sumsel, agenda imi dimanfaatkannya untuk mengecek perawatan venue shooting range pasca Asian Games 2018. Herman Deru tak sendiri, ia ditemani Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Denni Gapril. "Ini yang pertama saya lihat, venue ini barang mahal yang dibangun Asian Games Kemarin. Saya lihat masih terjaga dengan baik walaupun sensor yang kecolongan," ungkapnya Herman Deru juga menginginkan kepengurusan persatuan penembak Indonesia (perbakin) kedepan, memang diisi oleh orang-orang yang profesional. "Saya ingin kepengurusan itu memang berangkat dari hobi, punya peralatan, dan punya kesempatan itu yang kita inginkan,"tuturnya Untuk diketahui dalam perbakin sendiri ada bidang-bidangnya antara lain tembak target, tembak berburu dan tembak reaksi. Dari ketiga bidang tersebut, menurutnya harus ada yang menonjol. "Saya ingin atlet-atlet tembaknya di isi oleh masyarakat asli provinsi Sumsel. Saya ingin asli original orang Sumsel, apapun prestasinya saya ingin dari Sumsel," tambahnya Herman Deru memastikan fasilitas venue menembak masih terjaga dan layak. Yang paling penting dikatakannya pengurus harus punya waktu, karena susah kalau jadi pengurusnya tapi tidak punya waktu. "Jadi ini poin penting sehingga nanti kita seleksi dengan lebih cermat lagi. Venue ini masih terjaga dengan baik, nanti kita belikan alat yang rusak. 2019 ini ada piala Gubernur dan Kapolda, tapi kita juga akan invite event-event international karena fasilitas kita internasional," pungkasnya. Tim MC Diskominfo Prov. Sumsel Foto Humas Prov.Sumsel