Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Presiden Jokowi Tinggalkan Lampung Menuju Sumatera Selatan untuk Kunjungan Kerja Sumsel
10 Mar 2019 Dilihat 318x

Presiden Jokowi Tinggalkan Lampung Menuju Sumatera Selatan untuk Kunjungan Kerja

Lampung, Sumselprov.go.id -- Setelah meresmikan Tol Trans-Sumatra ruas Bakauheni - Terbanggi Besar dan serangkaian kegiatan lainnya di Provinsi Lampung, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Provinsi Sumatra Selatan dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 melalui Bandar Udara Internasional Radin Inten II, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, pada pukul 18.00 WIB. Hujan rintik-rintik menyambut kedatangan Presiden dan Ibu Iriana di Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan pada pukul 18.40 WIB. Dari bandara, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan langsung menuju hotel di Palembang, tempat menginap selama berada di Provinsi Sumatra Selatan untuk melanjutkan kunjungan kerja pada esok harinya  Turut menyertai Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Provinsi Sumatra Selatan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak. MC Diskominfo Prov.Sumsel/AZ Sumber Bey Machmudin / Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Baca Detail
Ini yang Dilakukan Deru Untuk LRT Sumsel
09 Mar 2019 Dilihat 199x

Ini yang Dilakukan Deru Untuk LRT

Palembang, Sumselprov.go.id -- Bersyukur dengan yang apa yang sudah dimiliki Sumsel dan berusaha memaksimalkan fasilitas yang telah ada. Hal ini dikatakan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru saat melangsungkan wawancara ekslusif bersama Metro TV terkait dengan tema "Sinergi Pembangunan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Provinsi Sumsel di Griya Agung, Jumat (08/03) pagi. Dalam dialog tersebut, satu per satu jawaban di uraikan secara rinci oleh Herman Deru. Menurutnya hari ini (Jumat) adalah tepat  160 hari ia menjabat sebagai Gubernur Sumsel. Sebagai pemimpin baru mantan Bupati OKU Timur dua periode itu mengucapkan terima kasih kepada para gubernur terdahulu karena sudah menanamkan pondasi yang baik di Sumsel. Khususnya di bidang infrastruktur yang juga menjadi fokus Pemprov Sumsel di tahun 2019 dan tahun-tahun berikutnya.  "Kita memberikan akses yang baik untuk masyarakat, Provinsi Sumsel adalah kaya akan sumber daya pertanian, perkebunan dan holtikultura. Oleh sebab itu akses infratsruktur yang layak diperlukan untuk mempermudah hasil petani untuk dibawa ke pusat penjualan," tuturnya  Terkait pembangunan LRT oleh pemerintah pusat, Herman Deru mengaku  sangat mengapresiasinya karena LRT adalah moda transportasi modern pertama di Indonesia. Karena manfaatnya yang besar iapun menghimbau masyarakat agar mempunyai rasa bangga yang lebih dan rasa memiliki yang tinggi atas hadiah dari Presiden RI Joko Widodo tersebut. Bahkan, kedepan dikatakannya Pemprov Sumsel bersama Bupati/Walikota se- Provinsi Sumsel dan Forkompinda untuk menggerakan program "Satu Hari dalam Satu Bulan Menggunakan Transportasi Umum".  "LRT ini hadiah dari Presiden yang nilai nya tidak sedikit yakni  Rp11, 8 Triliun, mulai bulan ini Saya mengajak semua Bupati/Walikota dan Forkompinda untuk menggerakkan elemen masyrakat untuk satu hari dalam satu bulan menggunakan transportasi umum . Untuk satu hari saja dulu , kan kalau LRT yang paling penting adalah rasa memiliki yang tinggi dan ada suport dari pemerintah yang mengawali," katanya  Tidak terbatas pada LRT Lanjut Herman Deru, sejak ia bersama Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya resmi dilantik ia telah mencanangkan program pembangunan merata yang berkeadilan. Bahkan untuk infratsruktur jalan, dia menargetkan 2019 semua jalan yang rusak dan menjadi tanggung jawab Pemprov akan selesai diperbaiki.  "Kami (Pemprov Sumsel) juga fokus sejak pertama dilantik akan menurunkan angka kemisikan. Provinsi Sumsel terkenal dengan etos kerja yang baik kerja disiplin, punya semangat yang terjaga, oleh sebab itu pula disini dituntut peran pemerintah yang menjadi pertumbuhan kita," pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Apel Gelar Pasukan Pam VVIP Kunker RI-1 Sumsel
09 Mar 2019 Dilihat 696x

Apel Gelar Pasukan Pam VVIP Kunker RI-1

Palembang, Sumselprov.go.id -- Ribuan personel TNI, Polri dan instansi terkait melaksanakan apel gelar pasukan bertempat di halaman Kantor Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan Jln. Gubernur H. Asnawi Mangku Alam Palembang. Dalam rangka persiapan pengamanan VVIP kunjungan kerja (Kunker) Presiden RI Ir. Joko Widodo beserta rombongan di wilayah Kota Palembang dan Banyuasin, Sumsel pada 8 - 9 Maret 2019, Jumat (8/3). Komandan Korem 044/Gapo Kolonel Arh Sonny Septiono selaku Dansatgas Pamwil menyampaikan, apel gelar pasukan bertujuan untuk memastikan kesiapan personel dan perlengkapan sekaligus memantapkan koordinasi terkait tugas dan tanggung jawab pengamanan yang diemban masing-masing Subsatgas dalam menjalankan tugas mengamankan RI-1 beserta rombongan yang akan melaksanakan Kunker di Kota Palembang dan Kab. Banyuasin.  Harapannya, para prajurit TNI, Polri dan personel instansi terkait dalam pengamanan ini dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya dan profesional,” katanya. Menurutnya direncanakan Presiden Jokowi akan kunker di wilayah Sumsel dengan sejumlah agenda selama dua hari tanggal 8 dan 9 Maret 2019, dan salah satunya adalah menghadiri acara Deklarasi Milinial Road Safety Festival dan acara silaturahmi dengan petani karet Sembawa Banyuasin. Dijelaskannya untuk memberikan rasa aman kepada RI-1, pihaknya sudah menyiapkan ribuan personil gabungan. Selain itu gelar pasukan ini juga merupakan sarana untuk mengecek kesiapan pengamanan baik perseorangan maupun satuan agar dalam pelaksanaan tugas nantinya dapat berjalan aman dan lancar.  Diharapkan seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan VVIP Kunker Presiden RI beserta rombongan bisa bekerjalan sacara maksimal dan penuh tanggungjawab”, harapnya. Lebih lanjut Kolonel Sonny berpesan kepada semua personel TNI dan Polri maupun instansi terkait yang telah mendapatkan tugas agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, dan diminta agar tim pengamanan melaksanakan setiap tugas sesuai perintah dan prosedur pimpinan. Jangan mengabaikan dan meremehkan hal-hal negatif meskipun kecil, karena apabila terjadi kesalahan dan kekeliruan yang terjadi di dalam tugas pengamanan, akan berdampak besar. Untuk TNI-Polri awasi lokasi objek-objek yang akan di kunjungi, sehingga benar-benar dalam kondisi kondusif dan steril. Sehingga selama kunjungan berlangsung, tidak terjadi hambatan dan permasalahan yang tidak kita inginkan,” pungkasnya.  MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Gubernur Sumsel Canangkan Naik Transportasi Umum Satu Hari Dalam Satu Bulan Sumsel
09 Mar 2019 Dilihat 193x

Gubernur Sumsel Canangkan Naik Transportasi Umum Satu Hari Dalam Satu Bulan

Palembang, sumselprov.go.id  - Pemprov Sumsel bersama Bupati dan Walikota se- Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) beserta Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menggerakan program "Satu Hari dalam Satu Bulan Menggunakan Transportasi Umum". Hal tersebut diutarakan Gubernur Sumsel H. Herman Deru dalam wawancara ekslusif bersama Metro TV terkait dengan tema "Sinergi Pembangunan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Provinsi Sumsel di Griya Agung, Jumat (08/03/2019). Herman Deru dalam dialog tersebut, Dia mengucapkan terima kasih kepada para Gubernur terdahulu, karena sudah menanamkan pondasi yang baik di Sumsel. Khususnya di bidang infrastruktur yang juga menjadi fokus Pemprov Sumsel di tahun 2019 dan tahun-tahun berikutnya. “Dalam sesi wawancara,  satu per satu jawaban diuraikan Gubernur secara rinci dan menginfornasikan hari ini (Jumat) tepatnya 160 hari saya menjabat Gubernur Sumsel” ujar Herman Deru Gubernur Sumsel menjelaskan, Provinsi Sumsel adalah kaya akan sumber daya pertanian, perkebunan dan holtikultura. “Jadi kita harus memberikan akses yang baik untuk masyarakat, Oleh sebab itu akses infratsruktur yang layak diperlukan untuk mempermudah hasil petani untuk dibawa ke pusat penjualan," tutur Herman Deru Tambah Gubernur Sumsel, terkait pembangunan Light Rail Transport (LRT)  oleh pemerintah pusat, Herman Deru mengaku  sangat mengapresiasinya karena Light Rail Transport (LRT) adalah moda transportasi modern pertama di Indonesia. Karena manfaatnya yang besar iapun menghimbau masyarakat agar mempunyai rasa bangga yang lebih dan rasa memiliki yang tinggi atas hadiah dari PTresiden RI Joko Widodo tersebut. "LRT ini hadiah dari Presiden yang nilai nya tidak sedikit yakni  Rp11, 8 Triliun, mulai bulan ini Saya mengajak semua Bupati/Walikota dan Forkompinda untuk menggerakkan elemen masyrakat untuk satu hari dalam satu bulan menggunakan transportasi umum . Untuk satu hari saja dulu , kan kalau LRT yang paling penting adalah rasa memiliki yang tinggi dan ada suport dari pemerintah yang mengawali," katanya Lanjut Herman Deru, tidak terbatas pada LRT sejak ia bersama Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya resmi dilantik ia telah mencanangkan program pembangunan merata yang berkeadilan. Bahkan untuk infratsruktur jalan Ia mentargetkan 2019 semua jalan yang rusak dan menjadi tanggung jawab Pemprov akan selesai di perbaiki. Lebih rinci Gubernur utarakan, Kami (Pemprov Sumsel) juga fokus sejak pertama dilantik akan menurunkan angka kemisikan. Provinsi Sumsel terkenal dengan etos kerja yang baik kerja disiplin, punya semangat yang terjaga, oleh sebab itu pula disini dituntut peran pemerintah yang menjadi pertumbuhan kita, MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM/PE

Baca Detail
 Herman Deru Ingin Tanjung Senai Segera Jadi Objek Wisata Baru Sumsel
08 Mar 2019 Dilihat 523x

Herman Deru Ingin Tanjung Senai Segera Jadi Objek Wisata Baru

Sumselprov.go.id Ogan Ilir - Saat melakukan kunjungan ke Kabupaten OKI dan Kabupaten OKU Timur, Gubernur Sumsel Herman Deru menyempatkan mampir sejenak di Jembatan Tanjung Senai Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (7/3). Potensi alam yang ada di Tanjung Senai membuatnya optimis kawasan ini bisa disulap menjadi objek wisata baru yang menjanjikan. Ia berencana di kawasan ini nantinya akan dilakukan pembenahan sistem buka tutup air dengan menugaskan Dinas Pengairan Provinsi Sumsel bersama Balai Besar Pengairan serta PU Kabupaten Ogan Ilir. Pembenahan itu akan dilakukan menyesuaikan kearifan lokal yang sudah ada yakni kawasan kerbau rawa. "Diantaranya ada kerbau rawa, ikan -ikan alamnya yang dijadikan masyarakat dan kita berdayakan kembali jangan sampai tergusur karena ada pembangunan-pembangunan yang sifatnya untuk percepatan seperti lalu lintas dan transportasi,"katanya. Yang jelas, tegasnya pembangunan fisik tetap berjalan namun kearifan lokal jangan sampai terabaikan. "Tuhan menciptakan daratan dan laut ada manfaatnya jika kita manusia dengan cerdas dapat mengelolanya kawasan ini bisa menjadi luar biasa,"lanjutnya. Tak hanya itu, orang nomor satu di Sumsel juga akan segera melakukan sinkronisasi dengan Pemkab Ogan Ilir untuk lebih diperhatikan lagi di Kawasan tersebut. " Kita akan segera mensinkronisasikan dengan Pemkab Ogan Ilir bahwa jika curah hujan tinggi dia (kawasan tanjung senai) tidak boleh kebanjiran dan kemarau tidak boleh kebakaran, nah ini juga tugas kita bersama,"lanjutnya. Begitu juga, dia akui Herman Deru dengan rasa bangga bahwa dikawasan perkantoran Kabupaten Ogan Ilir ini ditengah tengah kawasan yang indah ini terdapat Masjid yang berada di atas air. "kita ingat di Jeddah ada Masjid terapung , di kawasan Tanjung Senai ini ada juga tapi ada arti lain yang kita dapatkan bahwa ini adalah kolaborasi antara peningkatan iman dan ketaqwaan dengan kinerja yang harus kita menjadikan lebih baik, kerja keras dan cerdas,"sambungnya. "maka saya mengajak kita semua untuk memanfatkan ini. pak Mawardi dulu sudah punya keinginan , mungkin dengan masa jabatan yang terbatas saat menjadi Bupati Ogan Ilir. saya harapkan penerusnya menjadikan ini suatu destinasi ibadah dan kerohanian juga,"ucapnya. Begitu juga, Gubernur Sumsel Herman akan mengajak duduk bersama dengan Bupati, masyarakat sekitar dan para dewan untuk memberikan nama Masjid ini. "Masjid terapung ini belum ada nama. Saya akan segara mengajak Bupati, masyarakat sekitar dan dewan untuk memberi nama sehingga mayarakat ingat jika melintas sini, masjid sangat indah dan suatu ketika kita adakan safari jumat disini,"pungkasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/HP/FS

Baca Detail
Kunker ke Tanjung Lubuk, Herman Deru Guyur Bantuan Pompa Modern Sumsel
08 Mar 2019 Dilihat 178x

Kunker ke Tanjung Lubuk, Herman Deru Guyur Bantuan Pompa Modern

   Sumselprov.go.id, OKI- Kunker ke daerah-daerah di Sumsel sudah menjadi kebiasaan Gubernur Sumsel Herman Deru. Baginya Kunker sangat penting dilakukan untuk menyerap aspirasi dari seluruh masyarakat. Salah satu kunkernya di awal Maret ini adalah bersama masyarakat di Desa Bumi Agung Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten OKI, pada Kamis (7/3). Pada kesempatan itu, Gubernur Sumsel Herman Deru, mengucapkan terima kasih karena masyarakat sudah memilih dan mempercayai dirinya sebagai Gubernur Sumsel untuk memimpin Sumsel lima tahun kedepan.  Selain merespon keluhan warga, kunker biasanya diisi dengan kunjungan kemsayarakatan seperti kebiasaannya sejak menjabat Bupati OKU Timur .  Menurutnya, disaat kunker inilah biasanya muncul persoalan -persoalan yang mendesak diatasi dan dicarikan solusi. "Contoh disini kita punya sumber daya air (SDA) yang baik dengan lahan yang luas. Saya ingin masyarakat ini ada mata pencarian alternatif kecuali bertani yakni perikanan. Saya tawarkan tadi untuk bantuan penyuluhan dan peralatan untuk membangun kolam-kolam air tawar. Sangat mungkin dapat mengangkat perekonomian masyarakat setempat di sepanjang jalur komering,"ucap Gubernur Sumsel Herman Deru  Kedua , keluhaan tentang panen yang hanya sekali. Terkait hal inudia sudah mempunya cara  dengan menyediakan teknologi Pompa Submersible. "kita punya teknologi baru yakni sistem Pompa Submersible. Jadi pompa ini memiliki tekonologi yang murah dan biaya operasional yang murah bisa membuat atau bisa mengalirkan air dalam beberapa jam saja bisa ratusan hektar dan nanti sistem sirkulasinya akan diatur. Harapan saya masalah ini bisa diatasi dengan Pompa Submersible,"katanya. Sementara untuk akses yang memang masuk dalam ruas Provinsi seperti Komering tahun dipastikannya selesai dan sedang dalam proses tender . "Seperti tahun ini saya berikan Rp60 miliar, saya berikan khusus kepada Bupati OKI untuk jalan jalan ini,"ungkapnya. Dia juga meminta masyarakat setempat untuk tetap mempertahankan tanaman tradisional OKI seperti duku dan durian agar jangan sampai hilang. Tak hanya duren dan duku, dia juga menghimbau masyarakat OKI mengembangkan lagi tanaman yang lain dengan tidak lupakan tanaman tradisional duku dan duren. Di kesempatan ini, dia juga meminta masyarakat Kabupaten OKI untuk tetap menjaga budaya Komering. "Jaga budaya Komering karena kita bangga dengan budaya kita sendiri. Saya ingin tetap jaga kearifan lokal. Gara-gara modern, kearifan lokal kita tinggal, saya minta kearifan lokal kita harus tetap kita jaga,"katanya. Sementara itu, Bupati OKI Iskandar mengatakan sangat senang dengan kunjungan kerja Gubernur Sumsel Herman Deru di Desa Bumi Agung. Ini merupakan sosok baru, pemimpin baru bagi Sumsel. Semoga dikepemimpinannya Sumsel khususnya Kabupaten OKI semakin maju. "Kami bangga bisa bersilaturahmi dengan pak gubernur. Semoga Sumsel semakin maju kedepan,"katanya. Iskandar juga mengharapkan dukungan dan peran serta masyarakat Kabupaten OKI dalam membantu pembangunan Provinsi Sumsel. "Bantu kami berdua, saya dan pak gubernur, tentu kalau kami berdua tidak mungkin bisa kalau tidak dibantu oleh seluruh masyarakat membangun Sumsel dan Kabupaten OKI, oleh karena itu kami minta dukungan dan peran serta masyarakat ini demi Sumsel maju, mandiri dan sejahtera" tutupnya. Usai bersilaturahmi dengan masyarakat di Desa Bumi Agung Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten OKI. Gubernur Sumsel Herman Deru didampingi Duta Literasi Percha Leanpuri melanjutkan Silaturahmi dengan masyarakat Desa Pulau Gemantung Kecamatan Tanjung Lubuk Kabupaten OKI. MC Diskominfo Prov.Sumsel/HP/FS

Baca Detail
Herman Deru Minta OPD Fokus Turunkan Angka Kemiskinan Sumsel
07 Mar 2019 Dilihat 221x

Herman Deru Minta OPD Fokus Turunkan Angka Kemiskinan

Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumsel H.Herman Deru memimpin langsung Rapat Internal Perangkat Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Prov. Sumsel Tahun 2018-2023 dan Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Prov. Sumsel Tahun 2020, di Griya Agung, Rabu (6/3) pagi. Sejumlah isu strategis dibahas dalam rapat tersebut di antaranya soal penurunan angka kemiskinan, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumsel, kedaulatan pangan hingga target pertumbuhan ekonomi dan kelangsungan 13 BUMD yang ada di Sumsel. Selain dihadiri seluruh Kepala OPD di lingkungan Sumsel, rapat tersebut juga dihadiri sejumlah anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Sumsel. "Saya merangkum apa yang sudah disampaikan Kepala Bapeda dan bisa ambil garis besarnya. Angka yang dipaparkan untuk provinsi itu adalah angka kumulatif dari  kabupaten/kota, baik itu angka kemiskinan, IPM pengangguran dan lainnya. Karena itu jelas yang harus segera dilakukan adalah sinkronisasi," tegasnya. Dikatakan Herman Deru tak sedikit orang menyebutnya sebagai pemimpin otoriter namun ia tetap berupaya mendengarkan aspirasi dari semua tingkatan kalangan. " Sudah banyak titik yang saya kunjungi sejak 5 bulan menjadi gubernur. Dan harus diakui bukan cuma saya tapi semua kepala dinas harus rajin turun ke lapangan bersinergi" jelasnya. Semua Kepala OPD, Staf Ahli, Staf Khusus yang berkaitan dengan nomenklatur di kabupaten/kota harus bersinergi. Bila perlu dan memungkinkan instansi vertikal juga diajak ke daerah untuk menyerap kebutuhan. "Sinergi ini penting karena apapun rencananya, program atau pekerjaan yang kita lakukan tujuan utamanya adalah menurunkan angka kemiskinan. Ini kerja besar kita tapi bukan berarti ornamen lain itu tidak penting," tambahnya. Selain soal sinergi dan sinkronisasi dalam kesempatan itu, Herman Deru juga sempat menyinggung soal target penurunan angka kemiskinan di Sumsel pada 2019 menjadi 11,6 persen dari 12,80 persen pada 2018. "Koreksi target itu. Kalau targetnya hanya menjadi 11, 6 persen  kita akan santai. Target itu terlalu kecil.  Kita harus bisa pisahkan target dengan obsesi tapi yang normal saja. Meskipun sudah dikaji dan dihitung tapi  itu saya pikir terlalu rendah," jelasnya. Menurutnya semua pihak harus konsisten dengan target penurunan itu. Iapun ingin penurunan ini dikebut karena sudah mejadi konsekuensi dan janji yang tertuang dalam visi misi Sumsel Maju untuk Semua. "Saya sudah ke daerah-daerah semua sepakat mendukung penurunan angka kemiskinan satu digit. Dan saya yakin kita bisa. Ibaratnya kalau jalan tidak ada yang kejar ya pasti santai. Tapi kalau kepepet dikejar hewan buas kita bisa lari kencang dan melompat tinggi-tinggi. Nah seperti itulah kita menurunkan angka kemiskinan harus yakin bisa," jelasnya. Dalam rapat itu HD juga mengimbau kepada seluruh peserta rapat untuk saling percaya baik pads pimpinan dan sebaliknya. Karena dengan kepercayaan akan timbul kesepahaman dan kerjasama yang nyaman dan baik. "Ini harus disesuaikan karena kalau tidak  ini akan ada miss komunikasi. Dan terpenting setiap rapat harus ada hasilnya jangan hanya ritual. Sementara itu Kepala Bappeda Sumsel Eko Retnoningsih menjelaskan bahwa  dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi ada beberapa indikator yang penting diperhatikan yakni sektor pertanian, perkebunan dan  perhutanan. Karena hal ini berkaitam dengan produksi lahan yang akan ikut mempengaruhi nilai kontribusinya. Sementaa itu IPM Sumsel sendiri saat ini tercatat sebesar 68.86. Untuk meningkatkannya kata Eko ada 4 indikator yang perlu diintervensi yakni angka harapan hidup, harapan lama sekolah, rata-rata lama sekolah dan pengeluaran perkapita. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/FS Foto Humas Prov.Sumsel

Baca Detail
Kominfo Gandeng RRI Optimalkan Peran Media untuk LAPOR! Sumsel
07 Mar 2019 Dilihat 469x

Kominfo Gandeng RRI Optimalkan Peran Media untuk LAPOR!

Palembang sumselprov.go.id- Media mampu menciptakan lingkungan yang transparan dan responsive dalam penyampaian informasi tentang pemanfaatan pelayanan publik melalui SP4N LAPOR! kepada masyarakat.    Hal ini diungkapkan oleh Plt Kadis Kominfo diwakili Kabid PIP Amrullah S.STP., M.Si bersama tim SP4N LAPOR !  melakukan audiensi sosialisasi LAPOR! SP4N dengan Kepala Stasiun RRI Palembang. Bertempat di Kantor Stasiun RRI Palembang Rabu (6/3/2019) siang. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk sinergi antara Dinas Kominfo Sumsel dengan Radio Republik Indonesia untuk mengajak masyarakat dalam mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi SP4N LAPOR!. Masyarakat dapat menyampaikan pengaduan tentang kekurangan dan kendala pelayanan publik yang ada di Sumsel dengan cara yang mudah. SPAN LAPOR! menyediakan aplikasi pengaduan, juga dapat melalui SMS 1708, website lapor.go.id dan media sosial Instagram @lapor_sumsel.  “Semua pengaduan pelayanan publik apapun bentuknya dapat disampaikan di aplikasi LAPOR!,” ujar Amrul. Hingga Januari 2019, keterhubungan SP4N LAPOR! di Sumsel telah mencapai 94%. Sosialisasi dan keaktifan SP4N LAPOR! telah dilakukan pada 16 kabupaten kota di Sumsel, dan satu Provinsi. Untuk selanjutnya, maka dibutuhkan sosialisasi yang lebih luas kepada masyarakat agar beralih memanfaatkan aplikasi ini. “Setiap pengaduan masyarakat akan sangat membantu pemerintah membuat kebijakan. Hal ini sebagai tindak lanjut dalam pemberian solusi pada setiap pengaduan,” jelasnya. Amrul menjelaskan tindak lanjut pengaduan yang masuk akan didisposisi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berwenang. Namun dalam pelaksanaanya akan diawasi oleh Ombudsmen. “Setiap OPD yang tidak responsive maka akan ditindaklanjuti oleh Ombudsmen,” tegasnya. Sementara itu, Ketua RRI Palembang Dra Chrisma Riny MM menyambut baik kunjungan ini. Ia mengatakan RRI siap untuk bersinergi dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan layanan publik. RRI memiliki program acara unggulan OPUS (Opini Publik, Solusi dan Klarifikasi). Acara tersebut bertujuan untuk yang menampung Opini, Kritik, Saran dari masyarakat kemudian akan diklarifikasi dari narasumber terkait. “OPUS bisa menjadi pilihan untuk memperkenalkan SP4N LAPOR! kepada masyarkat,” ujarnya. Sebagai langkah awal, RRI sepakat bekerja sama dengan Kominfo Sumsel untuk menayangkan OPUS bertema SP4N LAPOR! pada bulan Maret 2019. Ia menyatakan akan ada komunikasi dan koordinasi lanjutan terkait program siaran lainnya untuk publikasi yang lebih meluas. MC Diskominfo Prov Sumsel/PE

Baca Detail
Optimalkan Pelayanan Publik, Kominfo dan UBD Bersinergi melalui SP4N LAPOR! Sumsel
07 Mar 2019 Dilihat 497x

Optimalkan Pelayanan Publik, Kominfo dan UBD Bersinergi melalui SP4N LAPOR!

Palembang sumselprov.go.id- Sinergi antara Pemprov Sumsel dengan Perguruan Tinggi akan mengoptimalkan peran universitas dalam mendorong peran aktif masyarakat untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang transparan dan akuntabilitas melalui SP4N LAPOR!. Begitu yang diungkapkan Plt Kepala Dinas Kominfo Sumsel yang diwakili Kepala Bidang Pengelola Informasi Publik (PIP) Amrullah, S. STP., M.Si, didampingi tim SP4N LAPOR!, dalam acara sosialisasi LAPOR! SP4N. Bertempat di Ruang Rapat Rektor Universitas Bina Darma (UBD) Palembang Rabu (06/03/2019). “Transparansi dan akuntabilitas akan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bebas korupsi, kolusi dan nepotisme,” ungkap Amrul. SP4N LAPOR! adalah Sistem Pengelolaan Pengaduan Nasional berbasis aplikasi Layanan Aspirasi Pengaduan Online Rakyat yang terintegrasi secara online. Sistem LAPOR! terintegasi mulai dari Kabupaten kota, Provinsi dan Pusat bahkan bisa sampai ditingkat desa hingga Kelurahan. “LAPOR! dapat menyediakan data pelayanan publik sebagai bahan kebijakan pembangunan, dengan pelayanan pengaduan yang cepat, tepat dan tuntas,” katanya. Ia mengatakan sistem LAPOR! sangat mudah diakses oleh masyarakat melalui SMS 1708, website lapor.go.id dan media sosial Instagram @lapor_sumsel. Segala laporan yang masuk ke sistem LAPOR! terhubung pada dashboard eksekutif yang dipantau langsung oleh kepala daerah. “Pemerintah daerah dapat mengontrol situasi pelayanan publik di Provinsi Sumatera Selatan secara langsung,” jelasnya. SP4N LAPOR! dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membangun daerah serta meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada Pemerintah Daerah. “Kolaborasi Masyarakat dan PEMDA akan bermuara pada penanganan pengaduan. Sehingga akan tercapai peningkatan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Sementara itu, Konsultan GIZ perwakilan Kemenpan RB RI Kurniawan mengatakan pelayanan publik akan terwujud dengan baik apabila didukung kolaborasi oleh banyak sektor. Saat ni Kemenpan RB telah membuat tiga role model untuk meningkatkan partisipasi masyarakat di Indonesia dalam pelayanan publik. Selain Sulawesi Selatan dan Jawa Timur, salah satu modelnya yaitu Provinsi Sumatera Selatan. Metode yang diterapkan sosialisasi SP4N LAPOR!  yaitu dengan mengoptimalkan peran Provinsi sebagai pemerintah pusat di daerah.  Pembinaan provinsi ke unit-unit yang ada di daerah memudahkan proses kontrol pelaksanaan SP4N LAPOR!. “Tantangan terbesar pemerintah yang telah siap dalam penyediaan sistem perangkat aplikasi adalah masih lemahnya partisipasi masyarakat,” lanjutnya. Oleh karena itu, untuk mengatasinya maka dibutuhkan sosialisasi yang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk menggunakan aplikasi ini. “Salah satu bentuk kerjasama dengan Universitas dapat dilakukan dengan cara pembinaan melalui program Kuliah Kerja Lapangan, dalam hal ini melalui program desa binaan UBD,” pinta Kurniawan. Terkait hal ini, Rektor UBD Dr. Sunda Ariana M.Pd. MM sangat mengapresiasi adanya sosialisasi ini. Ia mengatakan bahwa perguruan tinggi memiliki tri dharma perguruan tinggi yang salah satu tugasnya adalah mengadakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. “Kolaborasi dan koordinasi perlu terus dilakukan agar tercipta kolaborasi dan sinergi untuk membangun sumsel dalam bidang masing-masing,” ujarnya.   Menurutnya, perguruan tinggi harus mampu memberikan manfaat kepada masyarakat. Salah satu yang dapat dijadikan cara yaitu menghasilkan sebuah penelitian yang dapat dipergunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, Ia berharap agar selanjutnya Kominfo dan UBD dapat membentuk kerja sama terkait pengelolaan data maupun aplikasi yang dapat dipergunakan sebagai bahan penelitian. “UBD siap bersinergi mendukung program kerja Pemerintah. Utamanya dalam bidang penelitian yang juga terkoneksi dengan stakeholder,” katanya. Dalam kunjungan ini dihasilkan beberapa pembahasan yang akan segera ditindaklanjuti. Diantaranya yaitu pembentukan duta LAPOR! mahasiswa,  MoU antara pemprov dan UBD untuk LAPOR!, pengembangan sistem LAPOR! di desa binaan UBD, dan analitik data pengaduan sebagai acuan pemprov.   MC Diskominfo Prov. Sumsel/PE

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.