Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

 Gubernur Minta Brimob Fokus Amankan Pemilu 2019 Sumsel
20 Mar 2019 Dilihat 154x

Gubernur Minta Brimob Fokus Amankan Pemilu 2019

Palembang Sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel Herman Deru menaruh harapan besar kepada Brimob Sumsel untuk terus menjaga keamanan di Sumsel apalagi menyambut pesta demokrasi tahun 2019. "Tidak lama lagi kita menghadapi pesta terbesar di Republik ini. Ini menjadi ujian lagi bagi Korp Brimob khususnya Sumsel karena wilayah kita begitu luas terdiri dari daratan dan perairan,"katanya saat Ramah Tamah Dankorbrimob Mabes Polri dengan Warga Kehormatan (Wahor Brimob) di Mako Brimob Jalan Srijaya Negara Bukit Besar Palembang, Selasa (19/3). Dikatakannya peran Brimob penting di sini dalam menjaga keamanan dan kenyamanan jalannya Pemilu di Sumsel. "Ini peran Brimob untuk mengawasi pesta demokrasi agar berjalan dengan lancar, seperti setiap titik untuk selalu berupaya menjaga dengan tidak mencederai,"ungkapnya. Dia juga berharap kepada warga kehormatan Brimob serta Korp Brimob untuk tetap bersatu dalam mendukung pembangunan di Sumsel. "Kepada seluruh warga kehormatan Brimob mari kita tetap selalu bersatu dalam membangun Sumsel,"ujarnya. Sementara itu, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Deni Gapril mengucapkan terima kasih kepada Komandan Korp Brimob Polri yang telah berkesempatan hadir pada hari ini. "Selaku Kepolisian Daerah Sumsel kami sungguh bangga mendapatkan kunjungan Komandan Korp Brimob Polri. Semoga kunjungan beliau membangkitkan semangat dan memotivasi serta sinergi kita dalam mengamankan Sumsel,"tuturnya. Dia meminta kepada jajaran Kepolisian serta Brimob untuk tetap mengawal program Pemerintah Sumsel dalam menjaga keamanan untuk pembangunan Sumsel, apalagi menghadapi situasi Pemilu sehingga berjalan dengan lancar. "Kita akan menjaga dan mengawal kemanan di Sumsel, apalagi menghadapi Pemilu, kita harap pemilu ini berjalan aman, nyaman dan sukses,"harapnya. Di tempat yang sama Komandan Korp Brimob Polri Irjen Pol Ilham Salahudin secara singkat menambahkan peran serta Korp Brimob harusnya mampu mengayomi dan mengawal pembangunan di Sumsel. MC Diskominfo Prov. Sumsel/HP/FS

Baca Detail
KPK Beri Pendampingan Pengelolaan Keuangan Negara di Sumsel Sumsel
19 Mar 2019 Dilihat 218x

KPK Beri Pendampingan Pengelolaan Keuangan Negara di Sumsel

Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menaruh harapan besar kepada Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) agar dapat memberikan pendampingan dan terus mengingatkan jajarannya dalam hal pengelolaa keuangan negara. Karena itu, ia sepakat dengan KPK melakukan  pencegahan dini terjadinya tindakan yang mengarah pada korupsi diamping terus menanamkan kerja otentik, konkrit, kerja nyata dan mengutamakan produk pada jajarannya. “Saya kira, KPK juga ngak happy tangkap menangkap terus. Karena itu yang lebih penting bagaimana mencegah. Saya juga sebagai pemimpin daerah, inginnya berjalan dengan normal. Karena itu saya mohon bimbingannya. Karena tujuan kita tidak lain bagaimana hasil kerja kita  berdampak positif dengan masyarakat yang kita pimpin,” ungkap Herman Deru saat menerima audiensi Koordinator KPK Wilayah II Sumatera, beserta jajarannya di ruang tamu Gubernur Sumsel, Senin (18/3/2019). Kunjungan Koordinator KPK Wilayah II Sumatera, Abdul Haris bersama Kasatgas Korsupgah KPK, Aida Ratna dan tim KPK lainnya yakni, Juned Junaidi, Adriansyah Putra dan  Basuki Haryono itu dalam rangka rencana kegiatan Forum Group Discussion (FGD) tentang Program Koordinasi dan Supervisi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Tahun 2019. Kegiatan ini digelar di Auditorium Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Selasa19 Maret 2019. Dalam pertemuan itu, Gubernur Sumsel H. Herman Deru juga ,mengharapkan agar kedepan sistem perencanaan dan penggunaan dana desa diwilayah Sumsel dapat dilakukan pembenahan. Menurutnya, hal ini penting guna meminimalisir terjadinya penyalahgunaan keuangan negara yang dialokasikan ke desa sebagai upaya percepatan pembangunan. “Kepala Desa itu jabatan kepercayaan dari masyarakat. Jadi, mungkin sistemnya harus dibenahi baik itu sistem perencanan maupun penggunaan dananya,” tegas Herman Deru. Sama halnya diungkapkan Koordinator KPK Wilayah II Sumatera, Abdul Haris. Ia menilai, saat ini yang paling rawan terjadinya  potensi tindakan korupsi dikalangan Kepala Desa (Kades) khususnya didalam pengelolaan dana desa sehingga perlu ada pendampingan khusus yang diberikan pemerintah melalui Inspektorat Daerah yang membidangi tugas auditor terkait dengan pelaporan penggunaan dana desa. “Kerawanan penggunaan dana desa harus diawasi. Mohon Inspektorat fungsinya diperkuat.  Kalau ilmu auditnya kurang bisa kita bantu melakukan pelatihan. Kedepan saya juga tidak ingin dengar  Inpektorat itu tempat orang buangan. Kalau butuh pelatihan seperti  pelatihan pengadaan barang dan jasa, kita  juga akan bantu,” ujarnya. Abdul Haris menambahkan, KPK akan terus melakukan sosialisasi pencegahan korupsi sekaligus memberikan masukan pada Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat didaerah. “Intinya kami siap membantu, memberikan masukan dan pendampingan. Jangan sampai didalam proses penyelenggaraan pembangunan di Sumsel ini ada oknum yang terjerat hukum karena kasus korupsi,” tegasnya. MC Diskominfo Provinsi Sumsel / AD Foto : Humas Pemprov. Sumsel

Baca Detail
Muara Enim Segera Miliki Lapter Khusus Sumsel
19 Mar 2019 Dilihat 269x

Muara Enim Segera Miliki Lapter Khusus

Palembang, Sumselprov.go.id -- Kabupaten Muara Enim tidak akan lama lagi segeri memiliki Lapangan Terbang (Lapter) khusus tak jauh dari kawasan penambangan batubara PT BA Tbk Tanjung Enim. Soalnya saat ini Kementerian Perhubungan telah menerbitkan izin prinsip pembangunan Lapter tersebut. "Alhamdulillah izin prinsip pembangunan Lapter khusus tersebut sudah diterbitkan Kementerian Perhubungan. Kenapa kita mengajukan Lapter khusus karena proses perizinannya jauh lebih mudah," jelas Direktur SDM PT BA Tbk Tanjung Enim, Joko Pramono. Dijelaskannya, setelah izin prinsip tersebut telah terbit, maka proses yang sekarang tengah dilakukan PT BA izin Amdalnya. Apalagi, pada kajian amdal yang dilakukan, telah ada pergeseran masalah kordinat arah angin pada lokasi Lapter yang akan dibangun tersebut. "Pada titik kordinat yang lama, ternyat lokasi tersebut sangat dekat dengan tower SUTET (Saluran Udara Tegangan Tinggi), sehingga ada pergeseran," jelasnya. Menurutnya, kandasan pacu lapangan terbang yang akan dibangun sepanjang 1200 meter. Jika semua proses perizinannya selesai, maka tahun 2019 ini akan segera dimulai pembangunannya. "Saat ini tahapan yang kita mulai pembangunan jembatan rangka baja melintasi Sungai Enim menuju lapangan terbang tersebut. Jembatan penghubung tersebut telah dimulai pekerjaan pembangunan di kawasan Klawas, Tanjung Raja, Muara Enim," jelasnya.  MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Siapkan VidCon, Pemprov Sumsel Monitor Kesiapan Pemilu di Kabupaten Kota Sumsel
19 Mar 2019 Dilihat 198x

Siapkan VidCon, Pemprov Sumsel Monitor Kesiapan Pemilu di Kabupaten Kota

Palembang sumselprov.go.id- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan melaksanakan Video Conference (Vidcon) bersama Gubernur Sumatera Selatan dengan Bupati atau Walikota se-Sumatera Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka koordinasi dan monitoring persiapan pelaksanaan Pilpres dan Pileg serentak di seluruh kabupaten kota Sumatera Selatan. Sebagai OPD penyelenggara, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar rapat teknis persiapan pelaksanaan Video Conference di Ruang Rapat Diskominfo Prov. Sumsel, Senin (18/03/2019). Rapat ini dihadiri perwakilan dari Dinas Kominfo yang berasal dari seluruh Kab kota se-Sumsel. Dalam kesempatan itu, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov Sumsel Jon Kenedy SE MSi menghimbau kepada seluruh peserta yang hadir agar dapat mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung vidcon di Ruang Rapat Bupati/Walikota masing-masing daerah. “Setiap kendala baik dari infrastruktur maupun kesiapan staf harap segera dikoordinasikan dengan Kominfo Provinsi, agar dapat didukung dengan semestinya” kata Jon. Ia mengatakan bagi Kominfo yang telah memiliki kesiapan diharapkan segera melakukan uji coba vidcon secara mandiri agar memaksimalkan persiapan hingga hari pelaksanaan tiba. “Yang penting adalah staf teknis pelaksana dan jaringan internetnya,” tegasnya. Rencananya, Vidcon ini akan dilakukan dengan memanfaatkan penggunaan aplikasi zoom atau go to meeting. Sehingga vidcon ini dinilai tidak akan membutuhkan dana yang sangat besar karena hanya didukung oleh laptop dan kamera dengan kualitas HD. “Kominfo Kab/Kota segera mendownload aplikasi ini, dan segera lakukan uji coba dengan kamera dan sound system dari laptop,” ujarnya. Menurutnya, kegiatan ini akan membuktikan bahwa infrastruktur dari jaringan di Kabupaten Kota di Sumatera Selatan telah terintegrasi dengan baik karena seluruh Kepala Daerah Kab/Kota telah menggunakan internet sebagai sarana penunjang dalam melaksanakan tugasnya. “Pemkab atau Pemkot harus menyediakan jaringan dalam rangka peningkatan pelayanan publik di masyarakat, menuju sumsel maju untuk semua,” ucapnya. Selanjutnya, Ia menetapkan bahwa tanggal 21 Maret 2019 pukul 9 pagi akan dilakukan uji coba bersama seluruh 17 kab/kota dengan pengaturan urutan akses koneksi vidcon agar tidak terjadi gagal koneksi ketika acara telah berlangsung. “Setelah kegiatan ini, saya harapkan kominfo dapat terintegrasi dalam pemanfaatan teknologi yang terdepan,” ujarnya. Setelah rapat ini berlangsung, disimpulkan bahwa rata-rata kabupaten kota yang ada di Sumsel telah siap untuk melakukan vidcon, hanya terdapat beberapa penyempurnaan saja. Turut hadir dalam kegiatan ini Kasi Infrastruktur Kominfo, Kasubbag Umum dan Kepegawaian Kominfo, Staf Bidang TIK dan Persandian Kominfo. Dalam kegiatan ini juga dilakukan uji coba vidcon melalui handphone. MC Diskominfo Prov. Sumsel/PE

Baca Detail
HD Serahkan 465 Sertifikat Tanah Warga Desa Wanaraya Lahat Sumsel
18 Mar 2019 Dilihat 440x

HD Serahkan 465 Sertifikat Tanah Warga Desa Wanaraya Lahat

Lahat, Sumselprov.go.id – Gubernur Sumatera Selatan H.Herman Deru sengaja melakukan kunjungan kerja untuk berkeliling Sumsel mulai tingkat Kabupaten hingga ke pelosok desa di Sumsel. Hal ini dilakukannya untuk mengetahui secara langsung permasalahan yang ada di Kabupaten maupun Desa. “Hari ini saya datang sebagai Gubernur Sumsel. Berjuta harapan dari masyarakat Sumsel”, kata Gubernur Herman Deru saat bersilaturahim dengan masyarakat Desa Wanaraya Kecamatan Kikim Barat Kabupaten Lahat, Minggu (17/03/2019).  Dikesempatan ini mantan Bupati Oku Timur dua periode itu membagikan sebanyak 465 Sertifikat Tanah kepada masyakarat se- Kabupaten Lahat. Menurut Deru, warga patut berbangga dan bersyukur karena sertifikat hak milik tanah yang beberapa waktu lalu dibuat dalam Program Prona oleh Kementerian Agraria telah rampung. “Acara ini sangat spesial, terlebih bagi warga di sini. Penyerahannya langsung dilakukan oleh Gubernur. Sertifikat merupakan bukti fisik kepemilikan tanah yang otentik, ” ucap Herman Deru. Dikesempatan ini Gubernur yang didampingi Ketua TP PKK Hj Febrita Lustia dan putri sulungnya Hj Percha Leanpuri juga mengucapkan terima kasi kepada warga Wanaraya  Kecamatan Kikim Barat  yang telah menyambut dirinya secara terbuka. Masyarakat setempat juga diajaknya untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan potensi alam yang ada. "Jika lahan tidur bisa kita cetak menjadi lahan sawah baru dalam mendukung Sumsel lumbung pangan. Begitu juga kalau ada kolam manfaatkan untuk budidaya ikan sebagai penghasilan alternatif keluarga,” harapnya. Sementara itu sebelumnya Kepala Desa Wanaraya, Sugianto dalam sambutannya merasa yakin dibawah kepemimpinan Gubernur Herman Deru, Sumsel akan lebih maju. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Foto HP sumsel

Baca Detail
Rumusan Hasil Rakornis Rencana Kegiatan TRGD Sumsel Tahun 2019 Sumsel
18 Mar 2019 Dilihat 557x

Rumusan Hasil Rakornis Rencana Kegiatan TRGD Sumsel Tahun 2019

Palembang, Sumselprov.go.id --  Rapat koordinasi teknis (Rakornis) Rencana Kegiatan TRGD Sumsel Tahun 2019  digelar di Hotel Swarna Dwipa  Palembang, Rabu (13/03/2019). Rakornis dengan tujuan menindak lanjuti hasil Rapat koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Restorasi Gambut Tahun 2019 di Jakarta Tanggal 4 – 5 Maret 2019. Rakornis dipimpin langsung oleh Koordinator Tim Restorasi Gambut Daerah Provinsi Sumatera Selatan Dr. Najib Asmani didampingi KPA BRG Ir. Patah Dwi Cahyo  M.si, Kapokja Sumatera Ir. Soesilo M.Si, KPA TP Sumsel Ir. Hadenli Ugihan M.Si  yang juga merupakan narasumber pada kegiatan ini. Dalam arahannya KPA BRG Ir. Patah Dwi Cahyo M.Si memaparkan tentang Peta Indikatif Restorasi dan Rencana Tindakan Tahun 2019 yang mencakup antara lain Data Lahan Gambut di 7 Provinsi (Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Papua, Riau, dan  Sumatera Selatan). Dan juga target restorasi BRG (PIR 1) yang disusun berdasarkan Kriteria Prioritas Restorasi 1 ditetapkan dalam SK nomor 05 tahun 2016. Ir. Patah Dwi Cahyo M.Si mengatakan prinsip utaman dokumen perencanaan tidak sama dengan perencanaan kegiatan. “Kegiatan yang dirumuskan dalam Rencana Kontinjensi (RK) atau Rencana Tindakan Tahunan (RTT) masih bersifat indikatif dan didasarkan pada pendekatan ekosistem (hidrologis satu KHG)”, ujarnya. Dtambahkan Ir. Patah “memerlukan penajaman teknis dan penyesuaian kondisi sosial ekonomi di setiap lokasi kegiatan untuk dapat dilaksanakan oleh setiap unit pelaksana dan Penyusunan Survey Investigation Design  (SID) untuk konstruksi sekat kanal dan penimbunan kanal, atau rapid Assessment”, pungkasnya. Sementara Kapokja Wilayah Sumatera Ir. Soesilo Indrato, M.Si menyampaikan tentang Target Restorasi BRG berdasarkan Kriteria Peta Indikatif Restorasi dan rekapitulasi kegiatan tahun anggaran 2018 yang meliputi sebaran pembangunan sekat kanal dan sumur bor Provinsi Sumatera Selatan (Sumber dana APBN TA 2018) dan juga jenis kegiatan Revitalisasi yang terdiri Peternakan 15 Paket, Perikanan 5 Paket dan Pengembangan Komoditi Lokal (Murai Batu, Walet, Rusa, Lebah Madu dan Purun) 6 Paket. Koordinator TRGD Sumsel, Dr. Najib Asmani memberikan arahan terkait Pelaksanaan Kegiatan Restorasi 2019 yaitu untuk pemilihan jenis Revitalisasi diusahakan mengikutsertakan masyarakat dengan mempertimbangkan ekosistem di sekitar wilayah desa. “Untuk Revitalisasi agar mengakomodir 5 fokus jenis usaha yaitu Pengembangan Kerbau Rawa, Perikanan Air Tawar, Pengembangan Budidaya Nanas dan juga pengoptimalisasian produk Bios 44 untuk solusi pencegahan kebakaran sebagai Produk Inovasi Anak Bangsa serta penyususnan mekanisme kerja/TUPOKSI yang sistematis”, ujar Dr. Najib Asmani yang juga berprofesi sebagai Dosen di Unsri. Disampaikan juga oleh Ir. Hadenli Ugihan, M.Si mewakili KPA TP Sumsel mengenai rencana anggaran TRGD, PPK 1, PPK 2 dan PPK 3. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Foto Nova, Destya

Baca Detail
Kunjungi Korban Kebakaran, Gubernur Sumsel Serahkan Dokument Kependudukan Sumsel
17 Mar 2019 Dilihat 265x

Kunjungi Korban Kebakaran, Gubernur Sumsel Serahkan Dokument Kependudukan

Palembang, sumselprov.go.id- Ditengah rutinitas kerja yang padat, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menyempatkan diri mengunjungi korban kebakaran yang terjadi Kamis malam 14 Maret 2019 sekitar Pukul 18.00 WIB. di RT. 22, Dusun III Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin. Herman Deru Hadir langsung ke lokasi bersama istrinya Hj. Febrita Lustia Deru dan menyerahkan beragam bantuan 9 Bahan Pokok (Sembako) serta menyerahkan dokumen kependudukan sebagai penggganti kepada para korban.  "Bantuan ini kalu nak nyudahi nian penderitaan ini caknyo belum, tapi meringanke beban dulu. Dokumen kependudukan ini utama saya serahkan kerena menjadi modal awal untuk mengurus semua surat-surat penting disamping kita juga membawa bantuan fisik yang beranekaragam," ucap Herman Deru kepada korban kebakaran, Sabtu (16/3/2019).  "Kalaupun datang bantuan, sifatnya hanya membantu saja baik itu dari Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten dan para sukarelawan belum tentu bisa langsung mengobati semua derita dari sodara kita korban kebakaran ini," lanjut Herman Deru. Dia mengajak para korban kebakaran untuk menganggap musibah itu sebagai sebuah ujian yang bisa dilalui bersama-sama. Menurutnya, musibah seperti ini menjadikan kondisi yang membuat kita sadar bahwa kita tidak bisa hidup sendiri melainkan harus terus dalam suasana silaturahmi dan gotong royong yang baik, kebersamaan serta kebersatuan yang baik pula. "Pertama tentu saya mengucapkan keprihatinan yang tinggi atas musibah yang menimpa 11 Kepala Keluarga ini. Semua terjadi sudah menjadi bagian kehendak Allah SWT. Terimakasih saya ucapkan kepada warga sekitar Kenten Laut yang sudah berupaya keras membantu korban, serta Pemerintah Kabupaten Banyuasin dari Bupati sampai kepala Desa dan perangkatnya yang sudah sigap melindungi warga dari kobaran api," ungkap Deru. Mantan Bupati OKU Timur itu juga berpesan agar para korban segera menginfentarisasi terlebih dahulu Ijazah dan surat-surat penting lainnya. Karena itu adalah barang-barang yang berharga.  Bahkan, seluruh jajaran yang berkaitan dengan hal tersebut diminta menfasilitasi, baik kepolisian dalam membuat surat laporan, kemudian perangkat desa harus menfasilitasi, serta sekolah-sekolah harus melayani dengan baik, dibuat keterangan dan dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan untuk segera diduplikasi semua ijazah yang terbakar dan dilegalisasi sebagaimana mestinya. "Ini bentuk pelayanan yang bisa kita tunjukan. Saya akan minta laporan resmi dari Dinas PU Provinsi dan Kabupaten tentang nilai kerugian. Saya bersama Bupati akan berusaha meringankan beban korban, sedikit banyak akan membantu memperbaiki rumah yang tertimpa musibah kebakaran ini," ujarnya. Kepada masyarakat sekitar, Herman Deru mengharapkan kesediannya untuk sementara menampung para korban. Dia menilai yang terpuruk bukan karna harta yang hilang namun secara psikologi korban butuh bantuan untuk memulikan kembali kondisi psikologinya. "Saya menghimbau, apapun bentuknya musibah ini menjadi peringatan bagi kita semua untuk dapat berhati-hati dan waspada terutama tentang api. Api kecil kita butuhkan, tapi api besar bisa menjadi musuh, apapun sumbernya, bisa kompor, arus listrik, puntung rokok dan lainnya. Kewaspadaan harus tertanam didalam jiwa kita semua," imbuhnya. Kemudian Herman Deru juga meminta semua pihak dan Pemkab Banyuasin untuk bersama-sama membantu semua korban meskipun sederhana. Dia berkeinginan setidaknya korban harus bisa kembali lagi kerumah masing-masing. "Dari PLN saya instruksikan untuk menginfentalisir dan jangan dipungut biaya untuk penyambungan listrik. Kasih tau PLN yang datang kalau ini perintah gubernur," tegas Deru. Kepala Desa Kenten Laut, Zaiwan mengatkan, kebakaran diakibatkan arus pendek listrik menghanguskan 8 unit rumah dari 11 Kepala Keluarga dengan total korban sebanyak 34 Jiwa. Dari peristiwa itu, tidak ada barang milik korban yang bisa diselamatkan dan api baru bisa dipadamkan sekita Pukul 22.00 WIB oleh Pemadam Kebakaran Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin dibantu warga sekitar. "Kebakaran cepat menyebar karena kondisi rumah berdekatan. Disamping itu, warga kualahan memadamkan api karena saat kejadian air sungai terdekat sedang surut, sekitar 40 menit kejadian baru datang Damkar dan api berhasil dipadamkan," ujarnya. MC Diskominfo Provinsi Sumsel / AD

Baca Detail
Herman Deru Sebut Memorandum of Action Mendesak untuk Pelabuhan Tanjung Carat Sumsel
17 Mar 2019 Dilihat 206x

Herman Deru Sebut Memorandum of Action Mendesak untuk Pelabuhan Tanjung Carat

Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumsel H. Herman Deru didampingi Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menghadiri acara Penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT. Pelindo II (Persero) dengan Pemprov Sumsel, tentang pengembangan Pelabuhan Laut Dalam (deep sea port), di Hotel Aryaduta Jumat (15/3) malam. Herman Deru menargetkan, kerjasama ini  tak hanya sekedar kesepakatan hitam di atas putih, melainkan segera ada action yang nyata. Harapannya dengan kehadiran pelabuhan laut dalam ini dapat semakin memperlancar arus distribusi barang dari dan ke wilayah Sumsel. Terlebih Sumsel memiliki potensi sumber daya alam (SDA) yang banyak di bidang pertanian, perkebunan juga pertambangan. Setelah ada MoU ini dia yakin akan ada percepatan karena semua pihak seperti Pemprov dan Pelindo sudah sepakat bahwa sudah ini tidak ada MoU tapi Memorandum of Action (MoA). Langkah percepatan itu dijelaskannya meliputi  investigasi dari pihak Pelindo  tentang draft hingga rencana bisnisnya kedepan. "Akhirnya mimpi kita memiliki Pelabuhan Laut Dalam mendekati kenyataan. Bahagia betul saya dua hari ini sampai gak berhenti bersiul. Kemarin sudah mengoperasikan Pelabuhan Laut TAA yang sudah 15 tahun dibangun. Tadi pagi juga saya melepas ekspor komoditas di Boombaru dan ini MoU soal Tanjung Carat. Semoga ini bukan sekedar MoU tapi MoA (memorandum of action)" ujar Herman Deru.  Meski baru sebatas MoU lanjut mantan Bupati OKU Timur tersebut, beberapa perusahaan sudah berminat menggunakan jasa pelabuhan.laut dalam itu salah satunya adalah PT.Pusri. Jika ini nanti beroperasi tentu kata HD, para pengusaha ekspor di sumsel ini tak perlu jauh-jauh lagi ke Lampung dan Bengkulu atau Padang  untuk mengirim barang. "Nanti di Pelabuhan laut dalam ini kapal-kapal  eemuatan 30.000 ton bisa masuk dengan minimal draft 10.000 ke atas.  Besar pelabuhan yang akam dibangun juga tidak tanggung tapi luas pelabuhan harus dipersiapkan  sampai masa mendatang dan tidak sempit," tambahnyam Menurut HD ia sangat senang membayangkan Sumsel segera memiliki Pelabuhan baru selain Bombaru. Karena jika ini terealisasi kemajuan akan  berdampak langsung pada ekspor komoditas Sumsel seperti kelapa, kelapa sawit dan lainnya. "Pelabuhan Bombaru sudah sangat padat dan di tengah kota," imbuhnyam Bekerjasama dengan Polda Sumsel, iapun berharap pelabuhan ini tidak hanya meningkatkan Sumsel dari sisi perekonomian tapi juga mencegah barang haram seperti narkotika masuk ke wilayah Sumsel. "Tanpa dukungan semua pihak kerjasama ini bisa jadi hanya hitam di atas putih saja. Makanya kita minta dukung karena kita punya komoditas banyak, "jelasnya. Dirut IPC Elvyn G Masassya mengatakan IPC menjalin sinergi usaha dengan bentuk penyiapan rencana kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang dituangkan dalam nota kesepahaman bersama terkait pengembangan pelabuhan laut dalam (deep sea port) dan sekitarnya serta kelancaran arus barang di Provinsi Sumatera Selatan yang bertujuan untuk mendukung pertumbuhan perekonomian Provinsi Sumatera Selatan pada khususnya dan perekonomian nasional di Indonesia pada umumnya.  Penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut dilakukan oleh Direktur Utama IPC, Elvyn G Masassya dengan Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, yang disaksikan oleh, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan,  Direktur Teknik IPC, General Manager IPC Palembang serta jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.  PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC secara agresif melakukan sinergi untuk mendorong penataan dan pengembangan pelabuhan di Provinsi Sumatera Selatan melalui penadatanganan memorandum of understanding atau kesepakatan bersama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, serta PT Pupuk Sriwidjaja Palembang dan Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Selatan. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/FS Foto HP Sumsel

Baca Detail
Gubernur Apresiasi Pembangunan Pendidikan Islamic Center Sumsel
16 Mar 2019 Dilihat 235x

Gubernur Apresiasi Pembangunan Pendidikan Islamic Center

Palembang, Sumselprov.go.id – Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru begitu peduli dengan dunia pendidikan berbasis agama. Karena itu dia sangat mendukung program dari pengurus Masjid Darul Muttaqin yang akan Pusat Pendidikan Islamic Center. "Saya mendapat informasi bahwa di Masjid ini akan membuat ruang Islam terpadu yaitu Islamic Center, saya tertarik dapat membantu untuk mempercepat pelaksanaannya," ujar Herman Deru dalam Safari Jumatnya di Masjid Darul Muttaqin Masjid Besar Kecamatan Alang-alang Lebar Jalan Ahmad Dahlan Kompleks Maskarebet Palembang, Jumat (15/3). Tak hanya Islamic Center, orang nomor satu di Sumsel juga meminta agar Masjid ini dapat mendirikan rumah Tahfidz yang kebetulan itu merupakan program Pemerintah Provinsi Sumsel. "Pemerintah Provinsi punya program minimal di satu desa satu Rumah Tahfidz. Aku ingin di  Masjid Darul Muttaqin menjadi suatu tempat untuk memacing ditempat yang lain dalam hal ini. Terlihat keinginan kepengurusan masjid ini patut di hargai dan diapresiasi untuk membangun masjid ini lebih baik lagi,"katanya. Dijelaskannya, safari jumat ini sudah dijalankannya sejak 14 tahun yang lalu saat dirinya masih menjabat sebagai Bupati OKU timur. Dan kini saat dimenjadi Gubernur Sumsel kegiatan tersebut akan kembali dilakukannya guna mendapatkan informasi secara langsung dari masyarakat. "Salah satunya tadi, informasi dimana keinginan  Masjid ini ingin membangun Islamic Center. Ini membuat saya tertarik dan membantu agar dapat segera terwujud," Katanya. Sebelumnya, Ketua Yayasan  Masjid Darul Muttaqin, Azwar Idris mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan kehadiran gubernur sumsel untuk dapat melaksanakan sholat di jumat di  Masjid Darul Muttaqin ini. "Jemaah merasa tersanjung dan terhormat atas kunjungan serta kehadiran pak gubernur. Kami mengucapakan apresiasi dan terima kasih atas safari Jumat ini. Mudah-mudahan kehadiran bapak memberikan hikmat bagi para jemaah," harapnya Dalam kesempatan ini, dia meminta dukungan kepada Gubernur Sumsel agar keinginan masyarakat untuk mendirikan Pendidikan Islamic Center segera tuntas. "Rencana akan membangun pendidikan Islamic Center yang kebetulan sebelah Masjid ini. Mudah-mudahan tahun ini ataupun tahun depan Masjid ini mendapatkan yaitu pendidikan Islamic Center," tandanya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Sumber Humas/Sripo

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.