Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Rapat Teknis Askeslerasi TRGD Sumsel : Pulihkan Gambut, Pulihkan Kemanusiaan Sumsel
26 Mar 2019 Dilihat 200x

Rapat Teknis Askeslerasi TRGD Sumsel : Pulihkan Gambut, Pulihkan Kemanusiaan

Palembang, Sumselprov.go.id – Memantapkan program kerjanya, Tim Restorasi Gambut Daerah (TRGD)Provinsi Sumatera Selatan, menggelar Rapat Teknik Akselerasi dalam melaksanakan tugas di Bidang Kedeputian 3 (tiga) dan 4  (empat) Badan Restorasi Gambut (BRG) Republik Indonesia (RI). Koordinator TRGD Sumsel Dr. Najib Asmani memimpin sekaligus membuka acara Rapat yang  digelar di Hotel Swarnadwipa, Jalan Tasik Palembang, Kamis (21/03/2019). Dalam rapat teknis ini dibahas dengan agenda  penyusunan kegiatan Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan Restorasi Gambut serta rencana penyusunan penelitian dan pengembangan Restorasi Gambut. Kepala Pokja Edukasi dan Sosialisasi BRG Wilayah Sumsel, Dr.Ir.Suwignya Utama, MBA dalam paparannya yang berjudul Kegiatan Kedeputian Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan membahas antara lain tentang 1. Sosialisasi Pengelolaan Gambut Tingkat Kabupaten, 2. Kunjungan Silang Petani Gambut, 3. Sekolah Lapang Petani Gambut dan 4. Edukasi Perlindungan Gambut bagi Siswa SD/Sederajat. Sosilisasi Pengelolaan Gambut Tingkat Kabupaten dilakasanakan di Kabupaten OKI Minggu ke- IV April 2019 dengan jumlah peserta 60 orang dilaksanakan di Kabupaten OKI dengan pendanaan APBN, di Kabupaten Muara Enim Minggu ke-I Mei 2019 diikuti 60 peserta yang dilaksanakan di Kabupaten Muara Enim dengan Pendanaan APBN dan di Kabupaten Banyuasin Minggu ke-II Maret 2019 diikuti 60 orang peserta dengan pendanaan Unops. Sementara kegiatan Edukasi perlindungan Gambut untuk Siswa SD, kegiatan Pelatihan Guru SD tentang Edukasi Perlindungan Gambut Prov. Sumsel dilaksanakan Minggu ke-I Agustus 2019 dengan jumalah partisipan 24 Guru SD bertempat di Prov. Sumsel dengan pendanaan APBN. Selanjutnya dijelaskan juga tentang kegiatan Sekolah Lapang Petani Gambut, tema yang dipilih “Pengelolaan Lahan Gambut Tanpa Bakar”, dengan peserta Petani Gambut dari desa-desa peduli gambut. Rencana pelaksanaan lokasi dipilih pada desa yang sudah berhasil membangun mini demplot pengelolaan gambut tanpa bakar. Untuk Kegiatan tahun 2019 Kasub Pokja Desa Gambut menyampaikan Program Fasilitator/Pendampingan Desa Peduli Gambut, Lokakarya Perencanaan Desa dan Bantuan Alat untuk Sekolah Lapang Petani Gambut. Kepala Sub Pokja Edukasi, Sosialisasi dan Pelatihan Pada Kedeputian III BRG, Deasy Efnidawesty menyampaikan kegiatan yang dilakukan adlah 1. Sosialisasi Pengelolaan Gambut tingkat Kabupaten (Pelasanaan di seluruh Kabupaten target restorasi tahun 2019), 2. Sekolah Lapang Petani Gambut (Pelaksanaan dilakukan 8 Tempat di 6 Provinsi), 3. Kunjungan Silang Petani Gambut (Pelaksanaan 2 Tempat, wilayah Sumatera dan Wilayah Kalimantan) dan Edukasi Perlindungan Gambut Bagi Siswa SD/Sederajat (Pelaksanaan dilakukan di 6 Provinsi). Dijelaskan akan dilaksanakan  Sosialisasi Pengelolaan Gambut Tingkat Kabupaten di Sumsel tahun 2019 yaitu di 3 Kabupaten target restorasi gambut yaitu Kabupaten OKI, Muara Enim dan Banyuasin, serta mengundang stakeholder antara lain : TRGD Prov.Sumsel, DLH Kabupaten, Dinas PMD Kabupaten, KPH, Camat, Kades dan Pokmas, ujar Deasy. Beberapa hal penting yang perlu disosialisaikan terkait perencanaan dan penganggaran BRG Tahun 2019, Pelaksanaan PIPG Tahun 2019, Pembentukan DPG, Edukasi, Pengaduan dan Penyelesaian Konflik, Padiatapa dan Sosialisasi Kegitan 3 R yang dilaksanakan oleh tugas pembantuan di Prov. Terkait, pungkas Deasy. Untuk Kedeputian IV Bidang Penelitian dan Pengembangan, kegiatan Riset di Sumsel tahun 2017 – 2018, tahun 2017 4 paket riset dan 6 paket Pilot Project serta  tahun 2018 3 paket Riset dan 2 Paket Pilot Project Riset Komoditi Lokal Potensial di Lahan Gambut yang mempunyai potensi unggul adalah padi diikuti ikan dan kerbau rawa. Untuk Pilot Project Perluasan dan Evaluasi Sekat Kanal dilakukan di KHG Sungai Air Hitam – Sungai Buntu Kecil Kabupaten Musi Banyuasin Prov. Sumsel. Selanjutnya Pilot Model Restorasi terintegrasi berbasis agrosilvofishery di Kabupaten OKI Prov.Sumsel, serta pemasangan alat untuk memantau kelembaban gambut dan tinggi muka air gambut (SESAME) tahun 2019 akan di – Instal di semua area restorasi, termasuk yang berada di bawah kewajiban pemegang konsesi. Alat ini akan secara otomatis mengirimkan data pantauan ke server (realtime) sehingga bisa langsung diambil langkah kolektif jika menunjukkan turunnya kelembaban ke “Zona Merah” (rawan terbakar). Server ini akan disambungkan ke pusat data di KLHK, KSP, BMKG dan BNPB. Rapat Teknis ini diikuti  peserta rapat yang terdiri dari Deputi III, IV BRG, Para Kapokja Deputi III dan IV BRG Wilayah Sumsel, Para Kasubpokja III dan IV  BRG Wilayah Sumsel, Dinamisator Deputi III Wilayah Sumsel, Koordinator, Wakil Koordinator, Kabid dan Sekretaris TRGD Sumsel, Kepala Dinas LHP Sumsel, Kepala Dinas PMD Sumsel/Kabid yang membidangi, Kepala Litbang KLHK, Ketua Tim Ahli TRGD Sumsel, Tim Ahli Fakultas Pertanian Unsri, Pimpiman Project Kelola Sendang ZSL, Pimpinan TFA 2020, CEO Yayasan Belantara, Direktur IDH, APHI, GAPKI, Mongabay, Ketua HMI Cabang Palembang, Pimpinan Rumah Zakat Indonesia Wilayah Sumsel, Pimpinan Yayasan Bina Ilmi, Fasilisator Desa, 4 Orang dan Tim TRGD Sumsel. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Herman Deru Minta BSB Lebih Berani Bersaing Sumsel
26 Mar 2019 Dilihat 200x

Herman Deru Minta BSB Lebih Berani Bersaing

#Hadiri RUPS BSB Tahun Buku 2018 Palembang Sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel H.Herman Deru menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumsel dan Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Tahun Buku 2018 di Kantor Utama Jakabaring, Senin (25/3) pagi. Kepada jajaran direksi, mantan Bupati OKU Timur itu meminta agar bank pelat merah ini lebih berani  bersaing meningkatkan layanan pada nasabah. Menurutnya BSB harus lebih meningkatkan layanan-layanan berbasis digital agar mampu bersaing dengan bank daerah lain yang kini gencar masuk ke Sumsel khususnya Palembang. Sementara itu dari hasil RUPS mantan Bupati OKU Timur tersebut mengakui bahwa ada peningkatan kinerja yang dilakukan BSB. Sehingga berdampak pada keuntungan dan pembagian dividen kepada kabupaten dan kota sebagai pemegang saham. Peningkatan itu terjadi pada aset sekitar 16 persen dengan total aset mendekati Rp26 triliun. "Kalau dia bisa lebih lagi BSB bisa naik ke papan atas. Makanya saya minta bank ini lebih berani bersaing meningkatkan layanannya. Lihat saja sekarang bank-bank daerah lain banyak masuk kesini. Jadi kita harus lebih agresif lagi," jelasnya. Saat ini dikatakannya BSB masuk dalam penilaian OJK dan berada pada kategori 2 yang sehat. Capaian itu menurutnya tidak mudah dan harus melalui proses penunjang, misalnya  modal, SDM dan kepatuhan manajemen juga ada peningkatan produk dan layanan digital. "Saya sebagai gubernur dan pemegang saham  pengendali mengapresiasi kinerja Bank Sumsel karena  keuntungan sudah lumayan besar. Untuk luar biasa saya kira belum," tambahnya. Saat ini dikatakannya BSB masih memerlukan banyak penambahan-penambahan lagi, seperti laganan ATN, Capem dan pelayanan yang berkaitan dengan digital termasuk laku pandai. Laku Pandai ini dijelaskannya pemberian kemudahan bagi.masyarakat  terutama yang dipelosok-pelosok dengan layanan yang pakai android sehingga terbiasa  bertransaksi non tunai.  Selain membahas kinerja, pada RUPS itu lanjut Herman Deru muncul juga usulan dari Gubernur Bangka untuk penambahan komisaris independet yang mewakili Bangka. Serta pembentukan Korwil setara Kanwil di Sumsel untuk memudahkan masyarakat yang membutuhkan layanan keuangan dengan transaksi tertentu. "Di kantor ini nanti mereka berkewenangan memberikan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang memadai sehingga tidak perlu lagi orang Bangka datang jauh-jauh ke Palembang. Ini juga suatu kemudahan dan bagus untuk kebaikan bank agar semakin profesional. Korwil itu nanti akan membawahi 7-8 cabang agar lebih agresif," paparnya. Sementara itu mengenai posisi Dirut BSB yang saat ini masih dalam tahapan di OJK menurut Herman Deru tak masalah. Karena ada pejabat teknis yang berkewenangan. Untuk itu pula ia memastikan hal ini tak akan mempengaruhi kinerja BSB. " Yang mengajukan ke OJK ini kan se Indonesia jadi banyak. Kita tunggu saja OJK, kalau saya ingin secepatnya," ujar HD. Sementara itu Corporate Secretary BSB Faisol Sinin menjelaskan bahwa kinerja BSB 2018 tercatat mengalami peningkatan sehingga BSB bisa membagikan dividen senilai Rp 164 miliar. Pembagian Dividen Rp164 miliat YoY tumbuh 9,50 persen dari tahun 2017 Rp149,83 miliar. Sedangkan Laba tahun 2018 Rp448 miliar YoY tumbuh 9 persen dibanding 2017 sebesar Rp411 miliar. " Untuk kinerja selama tahun 2018, BSB  mengalami peningkatan atau pertumbuhan yang cukup baik di beberapa sektor yakni Aset YoY tumbuh 15,93 persen dibanding 2017 Rp22,14 trilun menjadi Rp25,67 triliun," jelasnya. Selanjutnya Kredit YoY tumbuh 6,83 persen dsri 2017 sebesar Rp13,56 tripiun menjadi Rp16,22 triliun pada 2018. Serta Dana Pihak Ketiga (DPK) YoY tumbuh   16,77 persen dari tahun 2017 Rp17,17 triliun menjadi Rp 20,05 persen. RUPS ini tampak dihadiri sejumlah Bupati dan Walikota se Sumsel di antaranya, Walikota Prabumulih Ridho Yahya, Bupati Banyuasin Askolani, serta Bupati OKU Timur Kholid Mawardi. MC Diskominfo Prov. Sumsel/HP/Cley

Baca Detail
Herman Deru Umrohkan Dua Prajurit Bekang Berprestasi   Sumsel
26 Mar 2019 Dilihat 222x

Herman Deru Umrohkan Dua Prajurit Bekang Berprestasi

Gubernur Hadiri Syukuran 70 Tahun Bekang Kodam II Sriwijaya  PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru memberikan hadiah umroh bagi dua anggota Pembekalan dan Angkutan (Bekang) Kodam II Sriwijaya yang berprestasi. Pemberian hadiah umroh tersebut diungkapkannya ketika hadir dalam acara syukuran 70 Tahun Bekang Kodam II  Sriwijaya  yang terletak di  Jalan Sekanak Palembang, Senin  (25/3). “Saya atas nama   masyarakat Sumatera Selatan, begitu bangga melihat kinerja Bekang   yang sangat profesional dalam tubuh TNI AD. Karena itu  dihari jadinya ke 70 tahun. Saya ingin memberikan hadiah  umroh untuk dua orang prajurit. Saya serahkan  kepada Kepala Bekang untuk memilih perajurit atau ASN mana yang berhak mendapatkan hadiah umroh ini,” ungkap Herman Deru dalam sambutannya. Herman Deru menambahkan, dirinya secara pribadi dan sebagai Gubernur Sumatera Selatan, sangat bangga dan suka cita dengan diperingatinya hari jadi Bekang  ke 70 Tahun 2019. Karena itu dia mengajak jajaran  keluarga besar Bekang Kodam II Sriwijaya melakukan introfeksi diri sehinga kedepan satuan ini dapat  lebih solid  lagi dalam menjalankan fungsi dan tugasnya. "Saya yakin Bekang Kodam II Sriwijaya  ini akan menjadi satuan yang profesional. Terutama dalam memberikan pelayanan persediaan logistik tempur dan angkutan perang yang canggih bagi  TNI AD,” tambahnya. Dilain pihak Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan mengucapkan selamat hari jadi  Bekang ke 70  dia mengajak jajarannya untuk tetap solid. Sehinga satuan ini dapat menjadi lebih baik dimasa mendatang. "Saya harap dalam perayaan ini,  Bekang  Kodam II Sriwijaya menjadi lebih baik dalam  membantu peralatan yang dibutuhkan TNI AD. Selamat dan sukses untuk kita semua,”  harap Pangdam. Sementara itu Kepala Pembekalan dan Angkutan (Kabekang)  Kodam II Sriwijaya, Letkol Benny Muthia Tampubolon dalam laporannya menegaskan, dirinya akan berupaya menjadikan satuan Bekang menjadi satuan yang profesional. Selain  dihadiri Gubernur dan Pangdam, syukurkan hari jadi Bekang ke 70 Tahun 2019 kali ini juga dihadiri Danlanal Palembang Letkol Laut (P) Saryanto serta Sekda Kota Palembang Harobin Mustofa dan sejumlah pejabat dan undangan penting lainnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel/HP/FS    

Baca Detail
Nasrun Umar Berikan Pembekalan Peserta Seleksi Terbuka JPT Pratama Pemprov Sumsel Sumsel
26 Mar 2019 Dilihat 167x

Nasrun Umar Berikan Pembekalan Peserta Seleksi Terbuka JPT Pratama Pemprov Sumsel

Bandung Sumselprov.go.id - Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Nasrun Umar membuka secara resmi sekaligus memberikan pembekalan  Seleksi Kompetensi Manajerial/Assasment Center Peserta Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel, di Pusat pelatihan dan pengembangan dan pemetaan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) LAN Bandung, Senin (25/03). Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Nasrun Umar menuturkan, seleksi kompetensi manajerial merupakan bagian dari tahapan pelaksanaan seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi, yang merupakan amanat dari pelaksanaan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara serta Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017.  “Saya mengharapkan jangan ada rasa tekanan, Insya Allah tim yang ada disini memetakan secara objektif, berdoa yang terbaik ada pada kita semua, pesan Saya tidak pernah ada juara bersama, jadi BKD hanya ada satu dan staf ahli hanya ada satu, kalau sekarang tidak terpilih tentu ada pada kesempatan lain,” katanya Nasrun menuturkan, seleksi kompetensi yang dilaksanakan secara terbuka merupakan salah satu kegiatan dari penataan sistem manajemen SDM aparatur yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari reformasi birokrasi. “ Dengan profil kompetensi yang dihasilkan dari setiap peserta yang mengikuti kompetensi diharapkan mampu membantu pemerintah pusat maupun daerah memperoleh kriteria yang jelas untuk suatu jabatan tertentu, mengidentifikasi kader-kader pemimpin dengan suatu metode yang akurat dan objektif, serta menghasilkan strategi rencana pengembangan bagi pegawai di masa yang akan datang,” ungkapnya “Saya mengharapkan para peserta mengikuti semua tahapan seleksi ini dengan penuh semangat, agar tahapan seleksi kompetensi manajerial ini berhasil sesuai dengan yang diharapkan nantinya, hasil seleksi kompetensi yang saudara ikuti akan menjadi bahan bagi tim panitia seleksi JPT Pratama Provinsi Sumsel dalam menentukan,” jelasnya. Sementara dalam laporannya Kepala Bidang Pemetaan Kompetensi Puslatbang PKASN LAN Zulpikar, S.Sos., M.M mengatakan, tujuan dari kegiatan penilaian kompetensi ini adalah manajerial dan sosiokultural peserta seleksi JPT Pratama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).  Sementara, untuk jabatan yang akan diseleksi dalam kegiatan kompetensi ini adalah Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Staf Ahli Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia. Jumlah peserta sebanyak delapan orang, sedangkan tim penilai berjumlah empat orang asesor dan dua orang pemandu tes.  “Sedangkan sasaran dari kegiatan ini adalah tersedianya profil potensi dan kompetensi manajerial setiap peserta yang mengikuti kegiatan penilaian kompetensi seleksi Pemerintah Provinsi Sumsel,”tuturnya MC Diskominfo Prov. Sumsel/ HP/FS  

Baca Detail
Gubernur Sumsel Minta Wisata Pedestrian Sudirman Menjadi Tempat Promosi Kearifan Lokal Sumsel
26 Mar 2019 Dilihat 298x

Gubernur Sumsel Minta Wisata Pedestrian Sudirman Menjadi Tempat Promosi Kearifan Lokal

Palembang, sumselprov.go.id –  Gubernur Sumsel H. Herman Deru  mengaku bangga dan bersyukur melihat perkembangan wisata Pedestrian di kota Palembang yang digagas pemerintah kota dua tahun yang lalu. Saya minta kepada paguyuban pedestrian ini untuk menyediakan ruang maupun tempat bagi 16 kabupaten kota di Sumatera Selatan. Kepada  Ketua Hotel Pariwisata Sumsel (PHRI) Herlan nanti sampaikan kepada Walikota untuk menyediakan tempat bagi Kabupaten Muratara hingga Banyuasin agar kearifan local maupun kesenian-keseniannya bisa terpajang disini. Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru saat merayakan HUT Pedestrian Street yang ke 2 pada malam hari bersama Ketua TPP PKK Sumsel Hj. Feby Herman Deru dan para pengunjung yang hadir di Wisata Pedestrian Street Sudirman, Sabtu (23/3/2019). "Saya ingin pada ulang tahun ke 2 ini dilengkapi apa yang kira-kira diinginkan oleh pengunjung lakukan survey yang benar apa yang diharapkan orang pada Pedestrian itu," ujarnya. Gubernur menjelaskan, kedepan kita akan lakukan tempat ini bukan dimiliki masyarakat Palembang tapi dimiliki masyarakat Sumsel. Untuk mempertahankan kearifan lokal bagaimana ciri dari masing-masing daerah di Sumatera Selatan. Pada keempatan tersebut, Herman Deru menyempatkan menyapa para pengunjung dan pedagang-pedagang di sekitar Sudirman street. Ia bahkan ditawari beragam macam makanan yang dijual oleh pedagang. " Antusias dan sambutan masyarakat cukup meriah dengan adanya pedestrian ini. Meski masih ada sedikit pro dan kontra namun itu hanya dinamika untuk perkembangan wisata ini, saya tadi ikut mencicip kopi, pempek sampai bingung milihnya," ungkapnya. Herman Deru melihat bahwa pada prinsipnya Pemerintah Provinsi selalu mendukung dan Pemerintah Kota Palembang berjuang untuk bisa menjadikan Pedestrian ini tempat wisata yang diminati. Dia berharap mudah-mudahan Pedestrian ini menjadi salah satu destinasi wisata populer bukan untuk di lokal saja namun di mancanegara. Sebelum merayakan ulang tahun pedestrian, ia hadir ke tiga lokasi acara, titik pertama ia hadir dalam bedah buku tentang kepariwisataan, kedua ia diajak bersama Ustadz Nawawi dengcik mendengarkan hapalan Al-Qur'an Tahfidz, dan ketiga hadir dalam acara peringatan ulang tahun pedestrian. kepada Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang untuk diajukan kepada Walikota Palembang seluruh kabupaten dan stan kota dapat berpartisipasi untuk membuka stan asal mereka disini. Kalaupun ada masyarakat dari luar kota yang berasal dari kabupatennya untuk membayar rasa rindunya bisa datang ke stan stan di kawasan pedestrian. "Saya bangga, harapannya setelah beberapa saran tadi bagi para pengunjung disini baik masyarakat Palembang ataupun luar Palembang untuk pulangnya bukan hanya mendapatkan sekedar cerita tapi ada buah tangan kerajinan cinderamata lainnya yang kira-kira dapat membekas di hati keluarganya sehingga menarik bagi mereka untuk hadir," ujarnya. Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya Kepala Dinas Kota Palembang, Ketua PHRI Sumsel, beberapa pejabat Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota, tokoh budaya, sejarah dan komunitas, akademisi, asosiasi pengusaha pempek.(dikutip dan foto dari humas) MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Gubernur Sumsel Apresiasi Buku Kepuasan Dan Loyalitas Pelanggan Terhadap Objek Wisata Sumsel
25 Mar 2019 Dilihat 179x

Gubernur Sumsel Apresiasi Buku Kepuasan Dan Loyalitas Pelanggan Terhadap Objek Wisata

Palembang, sumselprov.go.id  – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menyambut baik kehadiran buku hasil karya Sri Rahayu yang berjudul Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan Terhadap Objek Wisata. "Saya apresiasi dan bangga atas digelarnya bedah buku hasil karya Sri Rahayu yang berjudul Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan Terhadap Objek Wisata,"kata Herman Deru saat menghadiri launching dan bedah buku yang digelar malam hari di pedestrian Jalan Jend. Sudirman Palembang Sabtu (23/3/2019). Menurutnya, apa yang ditulis dalam buku tersebut diharapkan akan menambah informasi bagi pelancong yang hendak datang ke kota Palembang, khususnya menikmati susana yang ada di kawasan pedestrian Jalan Sudirman."Terus terang, saya senang ibu Sri Rahayu mau membedah buku ini mengambil tempat di pedestrian Jalan Sudirman," ucapnya. Ke depan kepada penulis Sri Rahayu, Gubernur berharap dapat melakukan penelitian dan kajian lebih lanjut terkait dengan budaya kearifan lokal di Sumsel. Serta sejumlah tempat wisata lainnya yang belum banyak diketahui orang khususnya oleh warga dari luar daerah. Sementara itu, Sri Rahayu mengaku dirinya telah melakukan sejumlah kajian terkait dengan tempat wisata di daerah. Disamping itu adat istiadat masyarakat Sumsel juga menjadi salah satu kajiannya dengan harapan kearifan lokal tidak punah tergerus oleh waktu."Saya bedah buku ini di Palembang, karena tinggakat ke puasan warga Sumsel terkait dengan pariwisata sangat bagus," ungkap Sri. Turut hadir dalam beduh buku ini, Direktur Program Pascasarjana UMP Dr . Sri Rahayu, Sekretaris Daerah OKU Dr. Drs. H . Achmad Tarmizi, Rektor UMP Dr Abid Dzazuli, Rektor Universita Bina Darma Palembang Dr Sunda Arianda, Wakil Ketua Majelis Dikti PP Muhammadiyah Prof Dr H Edy Sunadi Hamid, Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Ir Isnaini Madani. (dikutip dan foto dari humas) MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Keren ! Disdukcapil OKU Bakal Terapkan Tekenan Digital Sumsel
25 Mar 2019 Dilihat 2916x

Keren ! Disdukcapil OKU Bakal Terapkan Tekenan Digital

Palembang, Sumselprov.go.id -- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) membuat terobosan penerapan Tanda Tangan Elektronik (TTE) bagi masyarakat yang mengurus dokumen di dinas tersebut Kepala Disdukcapil OKU, H Ajahari menerangkan, penerapan TTE ini akan dimulai pada Mei mendatang. Tujuannya sebagai upaya agar dapat memaksimalkan pelayanan, agar masyarakat yang dilayani merasa puas. Lompatan perubahan paradigma baru dalam melayani masyarakat melalui digital, kata Ajahari, akan membawa perubahan yang bagus dan sangat membantu pelayanan di masyarakat. "Tidak akan ada lagi hambatan dalam pelayanan. Karena sambil rapat atau sedang di luar kota juga bisa. Ini akan berimplikasi pada budaya kerja, perilaku dan tata kelola," katanya. Dengan itu Disdukcapil OKU tidak perlu lagi menggunakan tanda tangan secara langsung. Karena sudah menggunakan TTE tadi, yang akan bekerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara. "Penandatanganan perjanjian kerjasama Dirjen Dukcapil Kemendagri dengan Sekretariat utama Badan Siber dan Sandi Negara sudah dilakukan di Jakarta beberapa waktu lalu," ungkapnya. Uji coba ini lanjut Ajahari, akan dilakukan di beberapa dokumen. Seperti tanda tangan Kartu Keluarga, Akte Kelahiran, Akte Kematian dan Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia (SKPWNI).  "Kelak masyarakat tidak perlu khawatir dengan pelayanan Disdukcapil. Walaupun pimpinan kantor sedang tidak berada di tempat, maka tanda tangan masih bisa dilakukan melalui komputer tablet dan laptop," tandasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Sumber irm/RMS

Baca Detail
Gubernur HD dan Ulama Malaysia Hadiri Haul Ke-7 Zein Syukri Sumsel
25 Mar 2019 Dilihat 173x

Gubernur HD dan Ulama Malaysia Hadiri Haul Ke-7 Zein Syukri

Palembang, Sumselprov.go.id –  Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menghadiri Haul ke 7 Al-Mukarrom KH M Zen Syukri ( Allahu Yarhamuhu) yang disambut oleh ratusan Jamaah dengan iringan shalawat Nabi, di Masjid Nurul Hidayah Jl. Letnan Jaimas, Minggu (24/03/2019). Tak hanya dari Palembang, haul ini juga dihadiri oleh Kiai Nasir Zein, Pimpinan Ponpes Rafah Bogor yang merupakan Imam Aksi 212 di Lapangan Monas, beberapa waktu lalu. Kemudian, hadir pula Ustaz Fachrurrozi, Pimpinan Pengajian Zikir Malaysian beserta 64 orang perwakilan Negeri Jiran tersebut. Herman Deru mengaku bahagia dapat menghadiri acara peringatan Haul Almarhum KH M Zen Syukri, ia mempunya kenangan khusus dengan beliau yang ia panggil Abah ini. “Alhamdulillah kita dapat memuliakan Abah, semoga kita semua yang dirahmati Allah hari ini tidak pernah lupakan kenangan bersama beliau. Teringat  saya ketika Abah selalu mendoakan saya dan keluarga serta datang ketika marhabah (aqiqah) anak saya yang ketiga. Kita hadiakan Al-Qur’an Fatihah  kepada beliau, meski raganya sudah tiada namun jiwa dan ilmu beliau tetap bersama kita”, ungkapnya. Sementara menurut putri pertama Abah Zen, Izzah Zen Syukri, kegiatan ini merupakan agenda tahunan. Tujuannya untuk silaturahim dan mempersatukan jemaah pengajian. “Kita sangat bersyukur kepada Allah, karena nikmat cinta. Karena cinta bapak dan ibu sekalian sehingga hadir pada haul ini,” ungkap Izza MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Foto HP Sumsel

Baca Detail
Muaraenim Perkenalkan Kearifan Lokal Melalui Festival Melemang Sumsel
24 Mar 2019 Dilihat 461x

Muaraenim Perkenalkan Kearifan Lokal Melalui Festival Melemang

Muaraenim, sumselprov.g.id-Setelah sukses menggelar Festival Durian akhir Januari lalu, Kabupaten Muaraenim kembali mencuri perhatian dengan menggelar Festival Melemang dan Ngopi Bareng yang tak kalah menarik di halaman GOR PT. Bukit Asam (PTBA) Tanjung Enim, Sabtu (23/3/2019). Pemkab Muaraenim sengaja menggelar festival ini tidak hanya untuk menarik minat kunjungan wisata saja, melainkan untuk mendorong pergerakan ekonomi lokal juga meningkatkan daya saing sehingga mendorong terwujudnya penurunan angka kemiskinan di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) hingga 1 digit. Terobosan Kabupaten Muaraenim tersebut mendapat apresiasi khusus dari Gubernur Sumsel Herman Deru. "Ini luar biasa. Kabupaten Muaraenim begitu aktif mengkreasikan dirinya agar dikenal semua orang. Selain berdampak pada perekonomian, ini juga membuat masyarakat Muaraenim bahagia," ujar mantan Bupati OKU Timur dua periode itu diwawancarai usai acara. Dia mengatakan sejak awal tahun 2019 lalu hampir 5-6 acara kreatif yang sudah digelar Kabupaten Muaraenim. Kreatifitas itu menurutnya patut didukung agar masyarakat tidak terpaku mengandalkan keindahan alam untuk mendongkrak pariwisata. "Selama ini kita hanya berkutat pada pemikiran bahwa pariwisata itu hanya suguhan alam. Padahal kreativitas manusia juga bisa seperti Festival Durian, Festival Melemang, termasuk museum batubara yang akan dibangun PTBA," ujar Herman Deru Sebelum diadakan festival melemang, panganan ini hanya dianggap makanan biasa oleh masyarakat maupun orang luar. Namun dengan difestivalkan seperti ini, kreatifitas masyarakat langsung muncul menghasilkan lemang yang beragam rasa dan warna sehingga membuatnya menjadi menarik dan memiliki nilai jual. "Contohnya lemang ini, selama ini orang hanya tau ini hanya sebuah bungkusan daun tidak begitu istimewa. Tapi setelah diadakan festival lemang bisa dikenal dan disuka. Orang berlomba-lomba membuat lemang yang enak, hasilnya kini lemang jadi terkenal. Nah ini butuh upaya serius dari Pemkab dan masyarakat setempat" tambahnya. Herman Deru berharap festival semacam ini terus dibuat oleh Kabupaten Muaraenim dan dipublish secara terus menerus sehingga Lemang dan kearifan lokal lainnya semakin dikenal. Dengan demikian ditargetkan akan menarik perhatian masyarakat luar menjadikan Muaraenim sebagai daerah tujuan wisata. "Dampaknya pasti ada, geliat ekonomi khususnya UMKM akan hidup. Ini juga yang mendorong sayang datang kesini. Harapan saya ini didukung juga perusahaan-perusahaan tambang yang beroperasi di Muaraenim. Sehingga Muaraenim ini bukan hanya terkenal dengan tambangnya tapi juga pariwisatanya juga. Dengan pemberitaan terus menerus ia yakin Muaraenim tak akan kalah dengan Banyuwangi yang sudah lebih dulu terkenal" jelasnya. Tak hanya membahas soal Lemang, pada kesempatan itu ia juga membahas soal Kopi sebagai komoditas andalan Sumsel selain karet dan sawit. Menurutnya tak lama lagi Kopi asal Sumsel akan terkenal karena awal Maret lalu ia sudah mengoperasikan Pelabuhan Laut Tanjung Api-Api. Dengan pelabuhan ini, Kopi Sumsel yang selama ini diklaim daerah lain akan terkenal dengan namanya sendiri karena keluar dari pelabuhan Sumsel. Sementara itu Bupati Muaraenim Ahmad Yani mengatakan, pelaksanaan festival ini banyak mendapat dukungan dari perusahaan di sekitar salah satunya PTBA dan juga Bank Sumsel Babel (BSB). Dia berharap ini akan diikuti BUMN dan perushaan lainnya sehingga kegiatan bisa digelar dengan kapasitas yang lebih besar. "Semoga ada dampak positif dalam upaya kami meningkatkan pariwisata dan menumbuhkembangkan potensi lainnya di Muaraenim. Termasuk komoditas kopi yang saat ini masih terkendala keberlangsungan produksinya" jelas Ahmad Yani. Di tempat yang sama Direktur Produksi PTBA Suryo Eko Saputro menjelaskan kegiatan ini merupakan rangkaian HUT PTBA ke 38 san 100 tahun kehadiran kegiatan penambangan di Muaraenim.  "Ini hanya bagian kecil. Kami ingin mewujudkan Tanjung Enim dan Muaraenim sebagai daerah destinasi terbaik di Sumsel. Program ini sudah dicanangkan beberapa waktu lalu dan didukung kuat Bupati. Karena kami yakin Wisata adalah salah satu sektor yang tidak terpengaruh gejolak ekonomi," ujarnya. Seperti di Bali menurutnya, demikian pula masyarakat Muaraenim. Setelah operasional tambang berakhir pihaknya tak ingin ini menjadi kota mati dan ditinggalkan. Dengan. membangkitkan ekonomi wisata diharapkan masyarakat setempat tidak akan selalu bergantung dengan hasil tambang di masa depan. Festival unik tersebut tampak sangat meriah. Selain diramaikan dengan lomba membuat lemang, para tamu dihibur dengan penampilan fashion show batik khas Serasan Sekundang. Bahkan tamu undangan juga disajikan lemang dengan kopi sebagai pendampingnya. MC Diskominfo Provinsi Sumsel/ AD/AZ

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.