Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Ratek Kominfo se-Sumsel untuk Pelayanan Publik Terintegrasi Berbasis Teknologi Sumsel
02 Apr 2019 Dilihat 427x

Ratek Kominfo se-Sumsel untuk Pelayanan Publik Terintegrasi Berbasis Teknologi

Palembang sumselprov.go.id- Penyelenggaraan Pemerintah berbasis teknologi informasi dan komunikasi harus dilaksanakan secara efisien dengan mengoptimalkan jejaring komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi lintas instansi, termasuk dengan elemen-elemen masyarakat sehingga palayanan kepada masyarakat bisa dilakukan dengan lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Hal ini diungkapkan oleh Gubernur Sumsel yang diwakili oleh Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov Sumsel Jon Kenedy SE MSi saat membuka acara Rapat Teknis (Ratek) urusan komunikasi dan informatika, persandian, dan statistik tingkat Provinsi Sumsel Tahun 2019. Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel di Hotel Swarna Dwipa Palembang Senin, (01/04/2019). Bertema ‘’Sinergitas Membangun Tata Kelola Pemerintah Berbasis Elektronik Dalam meningkatkan Pelayanan Publik di Era Revolusi 4.0’’.   Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. “Dalam Pepres ini sudah diatur tata kelola pemerintah yang berbasis elektronik,” kata Jon. Kementerian PAN RB telah melakukan audit secara nasional kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan. Berdasarkan hal tersebut, Pemprov Sumsel mendapatkan indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) 2,36 dengan predikat baik. Pemprov Sumsel telah mencapai nilai indeks SPBE di atas nasional dalam berbagai domain kebijakan, kecuali pada domain layanan SPBE. “Pemprov Sumsel memiliki nilai indeks SPBE di bawah nasional dalam hal pelayanan publik,” jelas Jon Kenedy. Oleh karena itu, Ratek ini akan membahas mengenai peningkatan pelayanan publik dalam hal kesiapan infrastruktur jaringan di masing-masing Kabupaten, Kota bahkan Provinsi. Sehingga akan mempermudah terwujudnya Sumsel satu data. “Melalui Ratek ini kita sinergikan program kerja antara Provinsi dengan Kabupaten Kota untuk mewujudkan Sumsel Maju Untuk Semua. Dengan cara mengoptimalkan pelayanan publik terintegrasi berbasis teknologi,” ungkapnya. Ia mengatakan bahwa pembangunan harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang seiring dengan berkurangnya tingkat kemiskinan. Kominfo berperan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan cara memberikan kemudahan pelayanan publik secara online yang efektif dan efisien. “Pelayanan publik online akan mempermudah masyarakat mengurus percepatan perizinan dari daerah, sehingga akan mempercepat arus pertumbuhan ekonomi yang sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya. Penyusunan program yang berbasis digital melalui ratek, diharapkan mampu mengintegrasikan sistem layanan data, informasi, dan komunikasi di dalam internal maupun antar OPD di Lingkungan Pempov Sumsel.  Sementara itu, Kabid PKP Kominfo Imansyah SE MSi mengatakan bahwa dirapat ini akan membahas beberapa isu strategis yaitu infrastruktur dan konektivitas antar wilayah, aparatur profesional dan bersinergitas, pelayanan publik yang berkualitas, sumsel satu data, dan keamanan informasi.   “Melalui ratek ini maka akan terwujud sinergi rencana kerja dari seluruh kominfo se-Sumsel tahun anggaran 2020,” ucapnya. Kegiatan ini diisi dengan diskusi panel, rapat pleno, dan FGD, Dihadiri oleh dihadiri oleh Kominfo dari 17 Kabupaten Kota Sumatera Selatan. Selain itu, ada penandatanganan perjanjian kerjasama antara Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel dengan Kementerian Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Jakarta. Turut hadir dalam acara ini sebagai narasumber Kepala Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Jakarta Drs Parulian Sitompul, M.A, Kepala Badan Pusat Statistik Prov Sumsel, Ir. Endang Tri Wahyuningsih, MM., Perwakilan dari Bappeda Prov Sumsel. MC Diskominfo Prov. Sumsel/PE / All Tim

Baca Detail
Ratusan Prajurit Kodam II/SWJ Ikuti Even Musi Run Sumsel
01 Apr 2019 Dilihat 57x

Ratusan Prajurit Kodam II/SWJ Ikuti Even Musi Run

Palembang, Sumselprov.go.id -- Ratusan Prajurit Kodam II/Swj dan ribuan peserta dari berbagai kalangan baik dari dalam maupun luar daerah mengikuti event lomba lari bertajuk "Musi Run 2019" yang digelar Harian Sumatera Ekspres, Minggu (31/3/2019) yang dipusatkan Start - Finis di halaman Outdoor OPI Mall Jakabaring, Palembang. Pembukaan event Musi Run  2019 ini dihadiri Pangdam II/Swj  Mayjen TNI Irwan,, S.I.P., M. Hum., yang diwakili oleh Danrem 044/Gapo, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Zulkarnain Adinegara dan jajaran Pemkot Palembang seperti, Kadispora Palembang, Kadis Pariwisata, Kadis Kominfo dan lainnya. Pada event Musi Run 2019 ini dilombakan dua kategori, yakni 5K dan 10K. Untuk Track lomba kategori 5 K, Start dimulai dari Outdoor OPI Mall, menuju Jln. Gubernur H. Bastari dan memutar balik di simpang kantor Bank Sumsel Babel. Sedangkan untuk kategori 10 K, Start di Outdoor OPI Mall, menuju Jln. Gubernur H. Bastari, dan memutar di bawah simpang Flyover Jakabaring. Sebanyak 24 peserta terbaik yang memasuki finish, yakni dari juara 1, 2, dan 3 putra dan putri dari kategori umum 5 K dan 10 K. Dan juga juara 1,2, dan 3 putra-putri dari kategori Master 5 K dan 10 K. Dari 24 finisher terbaik mendapat medali serta hadiah jutaan rupiah. Di kategori umum 5 K (-40 tahun) putra-putri, juara 1 hadiah Rp. 4 Juta. Juara 2 Rp. 3 juta, juara 3 Rp. 1,5 juta. Kategori master (+40 tahun) putra-putri, juara 1 Rp. 3,5 juta, juara 2 Rp. 1,5 juta, dan juara 3 Rp. 1 juta. Kemudian kategori 10 K Umum (-40 tahun) putra-Putri. Juara 1 mendapat hadiah total Rp. 5 juta, juara 2 Rp. 3,5 juta, juara 3 Rp. 2 juta. Sedangkan untuk kategori Master (+40 tahun) putra-putri, juara 1 Rp. 4 juta, juara 2 Rp. 3 juta dan juara 3 Rp. 1,5 juta. Selain diikuti ratusan Prajurit Kodam II/Swj  Garnizun Palembang, tampak juga beberapa pejabat Kodam II//Swj turut ambil bagian dalam event Musi Run 2019 ini, seperti, Irdam II/Swj, Para Perwira Staf Ahli Pangdam, para Asisten Kasdam II/Swj, para Kabalakdam II/Swj dan Dansat jajaran Kodam II/Swj di wilayah Palembang.  MC Diskominfo Prov.Sumsel

Baca Detail
Piala Gubernur Dimulai, Jadi Ajang Pencarian Bibit Lokal Sumsel
01 Apr 2019 Dilihat 163x

Piala Gubernur Dimulai, Jadi Ajang Pencarian Bibit Lokal

Muara Enim, Sumselprov.go.id -- Turnamen Sepakbola U-20 Piala Gubernur Sumsel 2019 resmi dibuka ditandai dengan kick off oleh Gubernur Sumsel Herman Deru, di Stadion Sekundang Bara Kabupaten Muaraenim, Minggu (31/3) pagi. Kick off ini sekaligus membuktikan bahwa Herman Deru tak main-main dengan komitmennya mengembangkan olahraga sepakbola di Sumsel. Di hadapan 32 tim peserta yang akan bertanding, mantan Bupati OKU Timur dua periode itu berpesan, turnamen ini harus menjadi ajang seleksi bibit-bibit pesepakbola Sumsel yang dapat membanggakan di tingkat nasional maupun internasional. Hal ini sesuai Instruksi Presiden (Inpres) RI Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional. "Sumsel jangan hanya sukses menjadi tuan rumah, tapi juga sukses prestasi dan pembinaan atletnya. Makanya saya minta semua pihak ikut mendukung menggelorakan olahraga rakyat ini sampai ke pelosok desa. Bupati, walikota, BUMN, BUMD dan swasta semua harus dilibatkan," ujarnya usai kick off di lapangan hijau. Selain menggelorakan olahraga rakyat di kalangan masyarakat, turnamen ini lanjut HD hendaknya dijadikan ajang untuk menyeleksi bibit-bibit pesepakbola handal yang dipersiapkan untuk bertanding di PON atau PORWIL yang akan datang.  "Makanya kesungguhan pemain dan wasit akan disaksikan langsung oleh masyarakat. Jadi tunjukkanlah kalau kalian berprestasi dan berbakat," tambahnya. Saat ini dikatakan Herman Deru, dirinya juga tengah berupaya membenahi olahraga sepakbola yang merupakan olahraga favorit rakyat. Dalam waktu bersmaan ia memperbaiki permainan dan manajemen klub sepakbola SFC. "Saya harap doa dan dukungan masyarakat agar sepakbola di Sumsel menjadi olahraga yang membanggakan," jelasnya. Bahkan untuk menggalang bibit-bibit muda, ia juga meminta semua instansi baik TNI, Kepolisian, BUMN, BUMD serta swasta segera membuat klub-klub bola sendiri. Termasuk Diknas dimintanya secara aktif membina siswa yang punya bakat bahkan yang belum punya pengetahuan samaa sekali dengan berbagai kompetisi. " Saya harapkan dukungan konkret dari semua pihak agar terselenggara event olahraga di Sumsel. Kita doakan juga Turnamen Piala Gubernur ini lancar dan berkelanjutan" tambahnya  Selain kick off, dalam kesempatan tersebut Gubernur Sumsel Herman Deru juga berkesempatan menyerahkan bantuan bola secara simbolis kepada anak-anak klub bola untuk program sejuta bola di Sumsel. Kemudian pengundian tim untuk pertandingan pembuka serta pelepasan balon. Sementara itu Ketua Panitia Turnamen Sepakbola U-20  Piala Gubernur Sumsel Hendri Zainuddin menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar atas dasar Keputusan Gubernur tentang pembenukan panitia turnamen sepakbola usia dini dan usia muda guna menjaring pesepakbola berbakat dan profesional. "Mereka tim yang sudah terdaftar ini adalah mereka yang lolos screening tang diikuti maksimal 32 tim dan minimal 10 tim. Turnamen ini akam digelar terhitung hari ini hingga November 2019 mendatang dengan penyelenggaraan final di Palembang," jelasnya. Selain menyeleksi tim terbaik, panitia juga akan memberikan hadiah khusus bagi Pemain Terbaik dan Top Skor. Dimana tim terbaik akan mempwrebutkan hadiah uang pembinaan senilai  Rp15 juta, kemudian juara 2 Rp10 juta dan juara 3 Rp7 juta dan juara 4 Rp5 juta. "Total hadiah keseluruhan yang disiapkan Rp39 juta," jelasnya. Sementara itu Bupati Muara Enim Ahmad Yani mengatakan sangat berterima kasih karena Gubernur Sumsel sudah memilih Kabupatennya sebagai tempat launching dan kick off Turnamen bergengsi tersebut. Selain menghidupkan kembali olahraga sepakbola di daerahnya, adanya turnamen ini diharapkan dapat menjauhkan anak muda Muaraenim dari narkoba serta menekan dampak negatifnya bagi kelangsungan generasi Muaraenim yang berkualitas. Hadir juga dalam kick off tersebut anggota Komisi VI DPR RI Wahyu Sanjaya, Wakil Bupati Muara Enin Juarsah, Bupati Lahat Cik Ujang, Plh Ketua Umum KONI Sumsel Dhennie Zainal, Forum Koordinasi Pimpinan Kabupaten Muaraenim, Presiden SFC Asfan Fikri Sanaf, Direktur Umum BSB Samiluddin serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga se Sumsel. MC Diskominfo Prov.Sumsel

Baca Detail
Kunker ke Muara Enim, Herman Deru Bagikan 2.177 Sertifikat ke Warga Sumsel
01 Apr 2019 Dilihat 383x

Kunker ke Muara Enim, Herman Deru Bagikan 2.177 Sertifikat ke Warga

Muara Enim, Sumselprov.go.id -- Usai melakukan kick off Turnamen  Sepakbola U-20 Piala Gubernur Sumsel 2019, Gubernur Sumsel Herman Deru juga menyerahkan sebanyak 2.177 sertifikat untuk rakyat di lokasi yang sama Lapangan GOR Pancasila Muara Enim, Minggu (31/3) pagi. Pada Sertifikat tersebut diserahka secara simbolis kepada 202 warga yang ditunjuk. "Kesadaran masyarakat Muara Enim mensertifikatkan tanahnya sangat tinggi. Ini tak lain bukti bahwa sosialisasi pemerintah berhasil. Semoga dengan adanya sertifikat ini dapat memberikan rasa aman bagi dan kenyamanan bagi masyarakat. Sehingga lebih giat mengolah tanahnya," jelas Herman Deru. Kantor Pertanahan Kabupaten Muaraenim pada tahun anggaran 2019 mendapatkan target kegiatan PTSL sebanyak 9000 pengukuran bidang tanah. Dan sebanyak 7000 sertifikat Hak Milik Atas Tanah.  Sampai saat ini telah terukur lebih fari 2.177 bidang tanah dan 1.470 telah terbit Sertifikat Hak Atas Tanah. "Sungguh angka yang besar, saya harapkan bukti hak atas tanah ini menjadi jalan bagi saudara-saudra semua untuk meningkatkan kesejahteraan," jelasnya. Untuk itu  Herman Deru mewakili Pemprov Sumsel mengucapkan selamat kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN beserta seluruh jajarannya khususnya Kantor Pertanahan Kabupaten Muaraenim. Karrna salah satu program besar pemerintah tahun ini yaitu pensertifikatan 5 juta bidang tanah terutama yang melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis dan Lengkap (PTSL) dapat dilaksanakan dengan baik serta pemenuhan kebutuhan masyarakat akan tanah telah diupayakan secara optimal. " Saya juga mengapresiasi Kementerian ATR/BPN sebagai lembaga pemerintah yang ditugaskan dalam bidang pertanahan menyadari betul  bahwa seliruh jajatannya harus bekerja keras dengan instansi lain baik pusat dan daerah. Demikian halnya untuk Pemkab Muara Enim, Herman Deru juga sangat mengapresiasi kerja keras yang telah dilakukan khususnya pada Kantor Pertanahan Kab Muaraenik yang menjadi perpanjangan tangan Kementerian ATR/BPN. "Peran aktifnya sangat saya hargai. Saya bahkan pernah mendengar betapa pegawai BPN ini bekerja siang dan malam demi menyelesaikan program ini," tutupnya. Dari ribuan sertifikat tersebut, sebanyak 202 sertifikat langaung diberikan pada warga Muara Enim yang diwakili 12 penerima secara simbolis. Hadir dalam kesempatan tersebut yakni Kakanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumsel H.Muchtar serta Kepala Kantor Pertanahan se Sumsel. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/Foto HP

Baca Detail
Menteri ESDM, Resmikan Proyek Kelistrikan di Provinsi Sumsel Sumsel
01 Apr 2019 Dilihat 163x

Menteri ESDM, Resmikan Proyek Kelistrikan di Provinsi Sumsel

Palembang, Sumselprov.go.id -- Usai  meresmikan beroperasinya pipa transmisi gas open access Grissik-PUSRI (GrisPus) sekaligus meresmikan jaringan gas kota (Jargas) kota Palembang, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Ignasius Jonan meresmikan Proyek kelistrikan di Provinsi Sumsel, bertempat di lokasi GIS Kota Barat Lorok Pakjo, Ilir Barat I Palembang, Minggu (31/3/2019). Dengan didampingi  Wakil Gubernur Sumatera Selatan Ir H Mawardi Yahya, Walikota Palembang Harno Joyo Kepala SKK Migas Dwi Sucipto, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati dan Kepala BPH Migas Fansurullah Asa, Menteri ESDM Ignasius Jonan beserta rombongan dikesempatan tersebut  meresmikan -proyek Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kV Kota Barat-Gandus, Gas Insulated Switchgear (GIS) 150 kV Kota Barat (1x60MVA), Gardu Induk (GI) 150 kV Gandus (2x60MVA), GI 150 kV Kenten (2x60MVA), GI 150 kV Kayu Agung (1x60 MVA).  Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia,  Ignasius Jonan dilansir dalam siaran pers www.esdm.go.id mengatakan, Gardu induk yang mendukung transmisi 275 KV akan selesai tahun 2019, sedangkan yang 500 KV paling lambat 2 tahun selesai. Menurutnya, Pemerintah berupaya terus memenuhi kebutuhan listrik masyarakat dengan makin efisien dan harga yang terjangkau. "Dengan telah diresmikankannya proyek ini menandakan jaringan listrik di Sumatera akan menjadi satu, seperti di Jawa dan Bali,Listrik adalah kebutuhan pokok masyarakat. Selain itu pembangunan infrastruktur kelistrikan di Sumsel ini, akan meningkatkan pasokan listrik wilayah dan menjaga kehandalan dan juga akan mendorong ekonomi setempat," ungkapnya. Dikatakan Ignasius, secara khusus infrastruktur tersebut akan meningkatkan keandalan listrik Kota Palembang dengan terbentuknya Sistem Ring Gardu Induk 150 kV Kota Palembang yang terkoneksi dengan sistem 70 kV, Sehingga akan menjadi salah satu sumber suplai utama pertumbuhan listrik Palembang. Secara finasial beroperasinya GIS 150 kV Kota Barat, GI 150 kV Gandus, dan GI 150 kV Kenten yang lebih dekat pusat beban membuat biaya pokok produksi lebih kompetitif, memperbaiki susut dan mutu tegangan di kota Palembang,” katanya  Sementara dikesempatan yang sama  Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya menambahkan, hadirnya Menteri ESDM di Provinsi Sumsel adalah  menunjukan komitmen Pemerintah Pusat dalam membangun beberapa gardu induk di beberapa tempat di Provinsi Sumsel.  Mudah-mudahan dengan hadirnya pembangunan gardu induk ini untuk memenuhi kebutuhan listrik di Provinsi Sumsel,  selain itu untuk menstabilkan  tegangan karena  wilayah Sumsel sangat  luas,” ungkapnya  Dikatakan Mawardi, selama ini banyak keluhan masyarakat  terkait dengan tidak stabilnya pasokan  listrik terutama dikawasan perairan seperti daerah tulung selapan dan daerah transmigrasi.  Mudah-mudahan dengan peresmian gardu induk ini, kebutuhan listrik di Provinsi Sumsel  akan tercukupi. Kedepan kita tetap berharap program seperti ini tetap ada di Provinsi Sumsel ,” tandasnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY/Foto HP

Baca Detail
Gubernur Herman Deru Lakukan Kick OFF Turnamen Sepak Bola U-20 Sumsel
01 Apr 2019 Dilihat 375x

Gubernur Herman Deru Lakukan Kick OFF Turnamen Sepak Bola U-20

Muaraenim, Sumselprov.go.id – Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan Bupati Muaraenim H. Ahmad Yani  secara simbolis melakukan kick off tanda resmi dibukanya turnamen sepak bola U-20, memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Selatan Tahun 2019  di GOR Sekundang Bara, Kabupaten Muaraenim, Minggu (31/03/2019). Dihadapan 32 Tim yang berasal dari 20 kecamatan dan 12 dari klub di Kabupaten Muaraenim yang akan bertanding, mantan Bupati OKU Timur dua periode itu berpesan, turnamen ini harus menjadi wadah pembibitan atlit-atlit sepak bola Sumsel yang dapat membanggakan level nasional maupun internasional. “Sumsel jangan hanya sukses menjadi tuan rumah, tapi juga sukses prestasi dan pembinaan atlitnya. Makanya saya minta semua pihak ikut mendukung menggelorakan olahraga rakyat ini sampai ke pelosok desa. Bupati, Walikota, BUMN, BUMD dan Swasta semua harus dilibatkan”, ujarnya usai kick off di lapangan hijau. Selain kick off, dalam kesempatan tersebut Gubernur Sumsel juga berkesempatan menyerahkan bantuan bola secara simbolis kepada anak-anak klub bola untuk Program Sejuta Bola di Sumsel. Kemudian pengundian tim untuk pertandingan pembuka serta pelepasan balon. Sementara Ketua Pelaksana Turnamen Sepak Bola Gubernur Sumsel U-20, Hendri Zainudin, mengatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk menjaring dan mencetak atlet/pesepakbola berbakat, hebat dan profesional, menyelenggarakan kompetisi sepak bola mulai dari dini yang unggul di setiap daerah, melakukan sosialisasi dengan menggelar turnament sepak bola di Sumsel untuk meningkatkan prestasi sepak bola di tingkat nasional maupun internasional. Adapun peserta piala Gubernur Sumsel khususnya di Kabupaten Muaraenim sebanyak 32 tim yang berasal dari 20 kecamatan dan 12 dari klub di Kabupaten Muaraenim. Sedangkan sistimnya menggunakan sistim gugur, dengan tempat bermain di stadion GOR Sekundang Bara dan Lapangan Bola Sai Sohar di Batalyon 141 AYJP. "Para pemainnya, adalah U-20 yang usianya paling tua per 1 November 1999, harus putra daerah Muaraenim, dibuktikan dengan KK, raport dan ijazah. Ini tujuannya adalah mencari talenta-talenta yang benar-benar asli putra daerah sebab ke depan Sumsel akan benar-benar memberdayakan pemain asli putra Sumsel," ujarnya. Masih dikatakan Hendri, untuk peserta Piala Gubemur Sumatera Selatan adalah tim yang sudah melakukan pendaftaran administrasi dan Iolos screening pemainPeserta Turnamen Sepak Bola U-20 Piala Gubernur Sumatera Selatan tiap Kabupaten/Kota maksimal 32 club minimal 10 club. Untuk kick off pada Maret 2019 di Muaraenim dan Puncak Final di November 2019 di Palembang. Bagi setiap pemenang berhak mewakili Kabupaten/Kota masing-masing untuk bertanding di Palembang. Untuk para pemenang selain mendapatkan trophy bergilir dan tetap, juga akan mendapatkan uang pembinaan. Untuk juara I Rp 19  juta, juara II Rp 15 juta, juara III Rp 7 juta, juara IV Rp 5 juta. Sedangkan pemain terbaik Rp 1 juta dan top skor Rp 1 juta. Bupati Muaraenim Ir H Ahmad Yani MM, mengatakan permainan sepak bola adalah olahraga yang unik dan familiar sehingga menjadikan tontonan yang menarik dan digemari oleh masyarakat kota sampai dengan pelosok daerah. Namun demikian prestasi persepakbolaan Indonesia masih jauh dari harapan. Bagi negara maju sepak bola bukan saja prestasi tetapi prestise karena sudah menjadi industri yang bisa menjamin hidup bagi para pemainnya. Diharapkan melalui turnamen sepak bola piala Gubernur Sumatera Selatan ini, kata Yani, selain sebagai ajang pencari bibit yang berprestasi khususnya untuk Kabupaten Muaraenim juga berdampak positif untuk pemberdayaan masyarakat sesuai dengan visi dan misi yang merakyat, agamis, mandiri, sehat dan sejahtera. Kegiatan tersebut selain dihadiri langsung oleh Gubernur Sumsel dan Bupati Muaraenim, juga dihadiri President SFC Aspan Sanjaya, Bupati Lahat Cik Ujang, Anggota DPRD RI Wahyu Sanjaya, Wakil Bupati Muaraenim H Juarsah, Ketua Pelaksana Hendri Zainudin, pejabat Muspida dan Muspika Sumsel dan Muaranim, ratusan peserta turnamen, dan ribuan tamu MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Foto HP Sumsel

Baca Detail
Wabup Slamet Pimpin Rapat Untuk Pastikan Zero Hotspot Sumsel
31 Mar 2019 Dilihat 141x

Wabup Slamet Pimpin Rapat Untuk Pastikan Zero Hotspot

Banyuasin, Sumselprov.go.id -- Manggala Agni KLHK Daops Banyuasin memastikan kondisi aman dan kondusip tanpa ada ancaman asap dan kebakaran lahan dan hutan. Hal tersebut diungkapkan Kepala daerah Oprasi Manggala Agni KLHK Daops Kabupaten Banyuasin, Adi Nopriansah usai melakukan rapat bersama rencana kegiatan apel Kesiapsiagaan personil dan peralatan karhutla tahun 2019 yang direncanakan akan berlangsung pada 11 April 2019. Kegiatan rapat tersebut dihadiri dan dipimpin langsung wakil Bupati Kabupaten Banyuasin H Slamet yang di hadiri juga oleh pihak Polri yaitu Kapolres Banyuasin yang di wakili oleh Kabagops Polres Banyuasin, pihak TNI yaitu Dandim 04.30 yg diwakili oleh Pasiter Kodim 04.30 Banyuasin BPBD Banyuasin, masyarakat peduli Api/Satgas Desa dan Pihak Swasta Perkebunan, serta seluruh kepala OPD Pemkab Banyuasin dan seluruh Camat Kabupaten Banyuasin. "Kondisi saat ini masih terkendali pemerintah Kabupaten Banyuasin, bersama TNI, Polri, Manggala Agni dan pihak swasta akan terus berkoordinasi dan berkerjasama untuk menciptakan zero Asap Kabupaten Banyuasin." kata Adi Nopriansyah kepada RMOLSumsel usai melakukan rapat di ruang rapat wakil Bupati Kabupaten Banyuasin, Jumat (29/3). Adi juga menjelaskan Manggala Agni Daops II Kabupaten Banyuasin sejak awal bulan Maret sampai dengan saat ini tetap melakukan patroli rutin pencegahan kebakaran hutan kebun dan lahan dan memantau Hotspot setiap hari. "Sampai saat ini msh zero Hotspot," singkatnya.  MC Diskominfo Prov.Sumsel

Baca Detail
Sambut Ramadan HD Bantu Perbaikan Masjid Sumsel
30 Mar 2019 Dilihat 191x

Sambut Ramadan HD Bantu Perbaikan Masjid

Palembang, Sumselprov.go.id -- Gubernur Sumsel Herman Deru memilih Masjid Al Hidayah Pulo Gadung KM 9 Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang, sebagai tempat melaksanakan Safari Jumat bersama masyarakat, Jumat (29/3).  Tak hanya bersilaturahmi dengan masyarakat, ia juga menyerahkan bantuan untuk perbaikan masjid tersebut. "Hari ini saya terjadwal di Masjid Al Hidayah, kemarin ada tiga pilihan untuk melaksanakan Safari Jumat dan Alhamdulillah kita bisa sholat Jumat berjamaah disini," ucapnya.  Safari Jumat ini, dikatakannya sangat penting. Selain bisa bersilaturahmi, kegiatan seperti ini sengaja ia lakukan agar dapat melihat masyarakat secara langsung.  "Safari ini banyak manfaatnya bagi saya. Salah satunya saya tahu kondisi masyarakat secara asli bukan hanya dibuat-buat. Kita juga disini tidak ada perbedaan antara pemimpin dan mayarakat, namun kita disini bersama-sama untuk menunaikan sholat," ujarnya. Diceritakan Gubernur Herman Deru, Safari Jumat ini sudah di lakukannya sejak dirinya menjadi Bupati OKU Timur, hingga tidak menjabat lagi menjadi Bupati masih saja melakukan Safari Jumat. Apalagi sekarang ia menjadi Gubernur.  "Jika saya terkadang datang ke masjid-masjid untuk menunaikan sholat, masyarakatnya jangan terkejut karena ini sudah kebiasaan saya. Saya juga senang bisa sholat disini, walaupun masjidnya kecil akan tetapi ramai," ungkapnya. Melihat kondisi masjid yang masih tahap perbaikan, Gubernur Herman Deru memberikan bantuan guna perbaikan masjid sebesar Rp 15 juta.  "Kita sebentar lagi menghadapi bulan Ramadhan. saran saya atapnya diselesikan sehingga dalam melaksanakan sholat merasa aman dan nyaman. Ini ada bantuan sedikit untuk perbaikan masjid," tutupnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Foto HP

Baca Detail
Pemprov Sumsel Optimalkan Program Pengentasan Kemiskinan Melalui Posyandu Sumsel
30 Mar 2019 Dilihat 218x

Pemprov Sumsel Optimalkan Program Pengentasan Kemiskinan Melalui Posyandu

Palembang, sumselprov.go.id- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sangat menyambut baik pengoptimalan program posyandu sebagai salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengentas kemiskinan. Hal ini diungkapkan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan didampingi Ketua PKK Sumsel Febrita Lustia Herman Deru saat menerima kunjungan pengurus Forum Kader Posyandu Indonesia (FKPI) Sumsel dalam rangka silaturahmi Jumat (29/03/2019) di Griya Agung. “Pemberdayaan posyandu membutuhkan perhatian langsung dari Pemprov Sumsel, para pemilik perusahaan, dan juga perorangan yang memilki kepedulian baik secara material dan moril,” ungkap Herman Deru. Untuk mendukung hal tersebut Ia mengatakan bahwa Pemprov Sumsel memang telah mengalokasikan dana desa sebanyak Rp. 5 juta per desa sebagai sarana penunjang peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Dalam pelaksanaan pengelolaan dana desa tetap membutuhkan pembinaan dari mitra pemerintah salah satunya yaitu FKPI," tegasnya. Ia menjelaskan pembinaan ini akan memperbaiki pengelolaan dana desa yang lebih transparan sehingga tidak menimbulkan salah prasangka dari masyarakat. Program ini juga perlu didukung oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (PMD) se-Sumsel, Dinas Kesehatan se-Sumsel, Dinas Sosial dan PKK. Selanjutnya, Herman Deru menghimbau agar organisasi ini dapat segera melegalkan diri sebagai organisasi yang terdaftar secara nasional dan memiliki topoksi kerja yang jelas pada setiap tingkatan Provinsi, kabupaten, kota, dan kecamatan. “Organisasi-organisasi yang orientasinya terhadap kesejahteraan dan kesehatan ibu hamil, anak, dan lansia adalah pekerjaan yang mulia karena keikhlasan para pengurusnya,” ujarnya.   Ia menyarankan kepada para kader untuk segera membentuk kader posyandu pada tingkat kab kota se-Sumsel. Namun untuk kabupaten kota yang belum aktif diharapkan dapat ditunjuk seseorang untuk ditugasi sebagai pemegang mandate untuk membentuk susunan pengurus di daerahnya. “Saya inginkan istri-istri para walikota, bupati dan camat dilibatkan pada program ini, karena rata-rata pengurusnya adalah ibu-ibu,” ungkapnya. Menambahkan, Ketua penggerak PKK Sumsel Febrita Lustia Herman Deru mengajak dan menyarankan kepada kader posyandu dari fkpi untuk melakukan binaan seiring dengan dilaksanakannya kunjungan kerja ke kabupaten kota. “Diharapkan dengan adanya pendampingan dari FKPI maka mudah-mudahan tingkat kemiskinan di Sumsel akan berkurang,” ucapnya. Sementara itu, Ketua Umum FKPI Baharudin SE, mengatakan FKPI didirikan untuk mengajak Pemerintah, stakeholder, dan masyarakat secara menyeluruh untuk peduli kepada posyandu. Karena posyandu adalah tempat berkumpul masyarakat pra sejahtera yang terdiri dari ibu hamil, anak-anak, dan lansia. “FKPI Sumsel  dibentuk sebagai pilot project untuk membentuk FKPI se-Indonesia. Mudah-mudahan dapat dicontoh di daerah lainnya,” kata Bahar. Di seluruh Indonesia terdapat kurang lebih 294 ribu posyandu dengan kader 1.500.000 kader. Di Sumsel terdapat kurang lebih 6.557 Posyandu dengan 35 ribu kader. Rencananya pada tanggal 2 April akan ada pelantikan dan pengukuhan sebanyak 5000 kader di PSCC Palembang. Bahar berharap dalam kesempatan ini, Pemprov Sumsel akan mengajak semua kalangan untuk peduli terhadap posyandu. “Mudah-mudahan sinergi akan terus terjaga dalam rangka untuk mengentas kemiskinan dan mengurangi kelatarbelakangan masyarakat pra sejahtera,” pungkasnya. Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Sumsel Fauziah Mawardi Yahya Dewan Pembina Muhammad Nur Hadi, sekretaris Dayuningrat, bendahara Kiswandi, Ketua Provinsi Sukardi, Ketua Palembang Ratna Dewi, dan para kader posyandu Indonesia Sumsel. MC Diskominfo Prov. Sumsel/ PE

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.