Kabar Terkini Sumatera Selatan
Sumsel
Herman Deru Ingin Sumsel Cetak Generasi Soleh-Soleha
Palembang, sumselprov.go.id -- Gubernur Sumsel Herman Deru menandatanganani prasasti dan pengguntingan pita tanda diresmikannya Madrasah Diniyah Takmiliah Al-Mukarromah seusai melakukan Safari Jumat di Masjid Jami’ Adha, Jalan Bukit Sangkal Palembang, Jumat (3/5). Gubernur Sumsel Herman Deru mengapreisasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus bahkan donatur yang telah mendirikan madrasah ini. "Hari ini kita berkumpul dalam rangka shalat Jumat berjamaah. Sekaligus meresmikan madrasah. Begitu mulianya yang telah menginisiasi dan menggagas serta para donatur yang mendirikan madrasah,"ucapnya. Keberadaan madrasah ini diharapkan dapat menjadi wadah pencetak anak-anak generasi muda yang soleh, anak-anak yang tahu ilmu agama, dan mengerti agama. Mudah-mudahan juga diberikan bekal bagi akhlak mereka sebagai generasi penerus bangsa. " Ilmu agama dipelajari tetapi belajar sekolah umum juga tetap akan tetapi jangan dilupakan Alquran. Awali sejak dini membaca Alquran," imbuhnya. Berbicara soal akhlak, kata Herman Deru adalah hal penting yang harus diberikan pada anak-anak untuk bekal mereka sebagai generasi muda harapan bangsa. Akhlak juga penting menjadi bekal bagi anak didik dalam menjalani hubungannya dengan sesama manusia dalam kehidupan. Terkait Safari Jumat yang dilakukannya, Ia yakini, banyak hal positif yang bisa didapat. Yang paling utama adalah efektif untuk medekatkan komunikasi antara umaroh dan umat. Sementara itu, Ketua Masjid Jami Adha, Baharudin Nur mengatakan sengaja membuka Madrasah Diniyah Takmiliah al-Mukarromah. Mengingat kenakalan di anak-anak, remaja dan dewasa yang kian tahun kian meningkat, penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang, kemudian beragamnya perbuatan maksiat di kalangan generasi muda . Oleh karena itu dibukanya madarasah ini. "Ini juga bertujuan membekali generasi muda sebagai generasi penerus kita dalam skill bidang keagamaan agar merka dapat membentengi diri mereka dalam tantangan hidup kedepan serta memperluas peluang para ustadz, para ulama untuk memperluas amal jariahnya. Begitu juga membuka peluang pengurua masjid untuk memperluas amal ibadah dalam bentuk infak kemudian membantu para orang tua santri menjadi anak-anak mereka yang soleh soleha,"ungkapnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel Foto HP Sumsel
Sumsel
Herman Deru : 40 Ton Bantuan Logistik Dikirimkan, Warga Sumsel Peduli Kemanusian Banjir Bengkulu
Palembang, sumselprov.go.id -- Sebanyak 40 ton lebih logistik bantuan kemanusiaan dari masyarakat Sumatera Selatan yang berhasil dihimpun dalam Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumsel untuk korban banjir bandang Bengkulu diberangkatkan. Bantuan logistik tersebut diberangkatkan menggunakan lima truk lewat jalur darat dilepas langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bertempat di halaman rumah dinas Gubernur Griya Agung Palembang, Jumat (3/5) petang. "Bantuan logistik dari masyarakat Sumatera Selatan ini kita harapkan dapat meringankan beban saudara kita pasca bencana banjir disertai lonsor beberapa hari lalu," ungkap Herman Deru. Dikesempatan ini Herman Deru mengaku bangga atas kepedulian anak muda di Sumsel yang tergabung dalam ACT yang dinilainya sangat peduli akan nasib para korban banjir dan tanah longsor Bengkulu yang masih bertetangga dengan Sumsel. "Saya bangga dengan kalian. Dari kejauhan saat akan masuk ke Griya Agung ini. saya haru sekali sudah ada lima truk yang membawa bantuan siap diberangkatkan menuju Bengkulu," tambah Herman Deru. Herman Deru menambahkan apa yang dilakukan kalangan anak muda Sumsel yang tergabung dalam relawan ACT merupakan pekerjaan yang mulia. "Sesuai dengan namanya Aksi Cepat Tanggap. Kita dituntut cepat tanggap dengan kejadian yang ada disekitar kita. Hari ini kita melepas bantuan masyarakat Sumsel yang dikumpulkan oleh ACT. Karena ini amanah ACT juga harus menjaga kepercayaan masyarakat," tandasnya sembari mengucapkan terima kasih pada ACT dan para donatur yang telah menyumbangkan hartanya untuk meringankan beban warga Bengkulu yang tengah kesusahan. Sementara itu Kepala Cabang ACT Sumsel, Ardiansyah mengatakan sebanyak 40 ton bantuan logistik yang dikirimkan pada hari ini menggunakan lima truk yang merupakan bentuk kepedulian para dermawan yang ada di seluruh Indonesia khususnya masyarakat Sumatera Selatan. "Kelima truk yang mengangkut bantuan logistik tersebut masing-masing memuat 8 ton logistik yang terdiri dari sembako yakni beras, minyak goreng, biskuit, air mineral serta sejumlah kebutuhan lainnya," jelasnya. Untuk diketahui akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah daerah di Provinsi Bengkulu pekan lalu setidaknya menyebabkan puluhan orang meninggal dunia dan sejumlah infrastruktur rusak berat serta ribuan warga terpaksa mengungsi ketempat yang dianggap aman. MC Diskominfo Prov.Sumsel/Cley Foto FS
Sumsel
Recovery Alam, Herman Deru Galakkan Warganya Menanam Pohon
Palembang, sumselprov.go.id -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan segera merayakan hari ulang tahun (HUT) yang ke-73 pada 15 Mei mendatang, Pemprov Sumsel memiliki beberapa acara untuk menyemarakkan HUT ke-73 tersebut yakni Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Penanaman 100 Bibit Pohon Ketapang Mini di RSUD Siti Fatimah. Selain untuk ajang silaturahmi, acara yang digagas oleh Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumsel ini juga bertujuan untuk merecovery alam. Menurut Gubernur Sumsel H. Herman Deru langkah ini merupakan cara untuk menginspirasi warga Sumsel agar gemar menanam pohon, dimana bukan sekedar untuk mencari keindahan saja tapi bagaimana melestarikan alam terutama terhadap ketersediaan air. Iapun berharap HUT Provinsi Sumsel terus melibatkan warga Sumsel, dengan kegiatan positif serupa. "Tentu kita butuh tanaman-tanaman yang bisa menyimpan banyak air meskipun jumlahnya belum begitu banyak baru 100 pohon tapi mudah-mudahan ini menjadi epicentrum dan resonansinya akan diperbuat oleh masyarakat, dan kaum-kaum perempuan di tingkat-tingkat desa dan kelurahan," tuturnya Dikatakan Herman Deru, moment perayaan HUT Provinsi Sumsel melibatkan banyak pihak yakni yang utamanya masyarakat, sebab perayaan merupakan ajang bersuka ria namun tidak melupakan tanggung jawab. "Kita (Pemprov Sumsel memang mengambil satu sisi ulang tahun ini saat kita bersuka ria tapi tidak melupakan tanggung jawab wahana intropeksi diri maupun institusi, menilai apa yang sudah berjalan baik itu penilaian objektif maupun penilain dari diri," tuturnya "Seperti Hari ini berbuat untuk kelestarian alam dengan gerakan-gerakan yang positif tanpa mengurangi kodrat sebagai wanita, Apapun gerakan ini ia harus menginspirasi wanita-wanita khususnya warga Sumsel," pungkasnya Sementara Ketua Sekretariat DWP Pemprov Sumsel Hj. Renny Nasrun menambahkan, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk bersilaturahmi sesama anggota DWP serta menambah pengetahuan dan rasa mencintai alam yang dimulai dari penanaman pohon. "Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk bersilaturahmi sesama anggota DWP dan tentu menanamkan bibit pohon ini, kami ingin meningkatkan pengetahuan dan rasa sayang kepada alam dimana pohon dengan semakin rindangnya tentu akan meneduhkan rumah sakit ini," tambahnya. MC Diskominfo Prov.Sumsel Foto FS/HP
Sumsel
Pemprov Sumsel dan Pemkab OKI Bersinergi Perbaiki Jalan Rusak
Palembang, sumselprov.go.id-Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bersama Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bersinergi memperbaiki jalan rusak yang ada diwilayah “Bumi Bende Seguguk” itu. Untuk membantu Pemerintah Kabupaten OKI dalam perbaikan jalan kabupaten, Pemerintah Provinsi Sumsel akan menggelontorkan dana sebesar Rp. 60 miliar. Demikian dengan perbaikan jalan provinsi di wilayah OKI, Pemerintah Provinsi Sumsel juga menggelontorkan lebih kurang Rp. 181 miliar dan saat ini proses tender. Kepastian ini disampaikan langsung Gubernur Sumsel H. Herman Deru saatbersilaturahmi dengan warga Kecamatan Tanjung Lubuk di Desa Bumi Agung, OKI, dibulan Maret lalu. Kemudian, hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten OKI, Ir. Hapis, MM., saat ditemui Tim Dinas Kominfo Provinsi Sumsel di ruang kerjanya, Kamis (2/5/2019). Hapis mengungkapkan, beberapa prioritas perbaikan yang akan dilakukan pihaknya pada tahun ini antara lain, ruas SP. Padang-Pampangan-Lebung Batang hingga Tulung Selapan. Di Kecamatan Lempuing antara lain ruas Lubuk Seberuk hingga Sumbu Sari. Khusus poros dalam Kecamatan Pedamaran, tambah Hafidz, juga segera diperbaiki. “Selain itu ruas Kayuagung sampai dengan SP 1 Sumber Hidup juga akan diperbaiki. Khusus dalam Kecamatan kota Kayuagung, pengaspalan akan dilakukan disekitar stadion segitiga mas,” ujarnya. Selain itu, lanjut Hapis, perbaikan akan dilakukan pada jalan poros SP. 1 Sumber Hidup, Kayu Labu, Talang Jaya hingga Sungai Menang. Demikian ruas Bumi Agung, Cahaya Tani, Dabuk Rejo – Catur Tunggal, Catur Tunggal, dan Cahaya Mas. Untuk di Kecamatan Tanjung Lubuk, terangnya, perbaikan dilakukan pada ruas simpang Bumi Agung hingga Tanjung Beringin. Hapis menambahkan, program pembangunan infrastruktur di OKI saat ini difokuskan pada peningkatan pembangunan transportasi darat: jalan kabupaten, jalan antar desa, jalan poros, jalan akses perkebunan dan transportasi sungai (kapal, perahu, dermaga dan tambatan perahu), menuntaskan pembangunan jaringan listrik perdesaan, meningkatkan pasokan air bersih rumah tangga, membangunan jaringan irigasi teknis dan non teknis membangun sarana prasarana perekonomian masyarakat, Optimalisasi dana desa dan alokasi dana desa, Menata Kota Kayuagung sebagai pusat pemerintahan dan ibu kota kabupate serta menyelesaikan Master plan transportasi pesisir pantai timur OKI. “Tentunya tetap bersinergi dengan program nasional dan provinsi. Sebagai kabupaten, kami akan mempercepat infrastruktur pedesaan agar langsung dapat dirasakan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat khususnya transportasi,” terangnya. Keluhan Warga OKI Karena Jalan Berlumpur Warga Tulun Selapan, Pangkalan Lampam dan SP Padang terkait kerusakan jalan di wilayah mereka yang cukup parah beberapa tahun terakhir, langsung ditanggapi Pemerintah Kabupaten OKI dan Pemprov. Sumsel. Jalan rusak itu akan diperbaiki dengan anggaran yang telah disiapkan mencapai angka Rp. 32 Milyar. Kepala Dinas PUTR OKI, Ir. Hapis menegaskan, Pemkab OKI dan Pemprov Sumsel segera melakukan perbaikan ruas jalan di Kecamatan Pangkalan Lampam – Tulung Selapan, serta ruas jalan Rambutan – Jejawi dan SP Padang OKI tahun ini juga. “Untuk ruas jalan Tulung Selapan-Pangkalan Lampam, perbaikan diutamakan pada ruas jalan di Desa Penanggoan Duren hingga arah Desa Lebung Hitam sepanjang 4,5 kilometer. Pengerjaan ini merupakan sisa dari proyek jalan tahun 2018 lalu, dan telah dianggarkan kembali pada tahun ini melalui APBD provinsi Sumsel sebesar Rp8 miliar dan APBD Kabupaten OKI sebesar Rp5 milyar,” ungkap Hapis. Dikatakan Hapis, perbaikan jalan ini Insya Allah dalam waktu dekat segera dilakukan karena saat ini sedang menunggu proses e-Tender. “Melihat kondisi jalan, pengerjaan yang akan dilakukan berupa aspal untuk Desa Penanggoan Duren serta cor untuk ruas jalan Desa Lebung Hitam. Saat ini memang dilihat kondisi jalan becek karena tanah merah, tapi masyarakat jangan khawatir jalan ini akan segera diperbaiki,” tukasnya. Tahun 2019 ini, lanjut Hapis, Pemkab OKI juga sudah memprogramkan perbaikan jalan dalam wilayah OKI, termasuk usulan yang disetujui Provinsi berupa perbaikan jalan Simpang Rambutan-Jejawi-SP Padang yang telah dianggarkan hingga Rp19 miliar. “Rambutan-Jejawi itu juga akan diperbaiki oleh provinsi anggarannya sudah disiapkan, jadi total anggaran untuk perbaikan jalan di beberapa kecamatan itu sebesar Rp32 Milyar,” tandasnya. Jalan Rusak Akibat Proyek Tol Sudah Diperbaiki Sejumlah ruas jalan di Kota Kayuagung yang rusak akibat mobilisasi kendaraan tonase berat milik Perusahaan yang tengah membangun Proyek Tol Kayuagung-Palembang-Betung (Kapal Betung) dan Tol Pematangpanggang-Kayuagung kini sudah diperbaiki. Mulai dari Jembatan Mangun Jaya-Kelurahan Kuta Raya-SMAN 3 Unggulan hingga Jalan Sepucuk Kayuagung kini sudah mulus beraspal. Kepala Dinas PUTR OKI, Ir. Hapis mengapresiasi upaya konkret PT. Waskita yang memperbaiki jalan Kabupaten yang rusak akibat dilalui proyek tol itu. Berdasar komitmen awal, menurut Hapis perusahaan konstruksi milik negara ini memang berjanji akan mengembalikan jalan yang rusak ke kondisi semula setelah pembangunan tol selesai dikerjakan. “Kita turut bantu pendataan ruas-ruas jalan yang rusak dan diajukan. Alhamdulilah sudah diperbaiki Waskita,” jelasnya. MC Diskominfo Provinsi Sumsel /AD/Gita
Sumsel
Jalan Santai HUT Sumsel Cerminkan Persatuan Tanpa Batasan
Palembang sumselprov.go.id- Hari Jadi ke-73 Provinsi Sumatera Selatan, Pemprov mengajak setiap elemen untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur yang merata dan berkeadilan menuju Sumsel Maju Untuk Semua “Saya mengajak ke seluruh komponen masyarakat dan pemerintahan untuk bersatu menjadi one tema, one visi, dan one goal,” ungkap Gubernur Sumsel Herman Deru dalam sambutannya di acara Jalan sehat dan senam bersama di Halaman Kantor Gubernur Sumsel, Jumat, (3/5/2019). Dalam rangka hari jadi Provinsi Sumatera Selatan ke-73 Tahun 2019, Ia mengatakan agar Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan setiap elemen Pemprov harus mendapatkan pengakuan masyarakat Sumsel atas tercapainya pembangunan yang merata. “Kita punya target bukan untuk diakui negara lain tapi untuk mendapatkan pengakuan masyarakat,” ungkapnya. Ia mengatakan di usia Sumsel yang ke 73 Tahun, Provinsi Sumsel telah banyak mengalami perubahan tiap tahunnya menjadi lebih baik, terutama pada peningkatan pelayanan masyarakat yang lebih baik. “Kita harus memberikan yang terbaik dalam melayani, dan untuk hal tersebut butuh teknologi dan keikhlasan dari seluruh jajaran,” ungkapnya. Kita dengungkan kembali para pendahulu kita untuk bersatu teguh. Dikatakanya dengan persatuan Insya Allah Sumsel akan maju untuk semua, bersatu sumsel maju. Menurutnya, pelaksanaan jalan santai juga mencerminkan persatuan yang membaur tanpa ada sekat dan batasan diantara kehirarkian. Perayaan HUT Sumsel dimeriahkan dengan Jalan sehat, senam bersama, dan pembagian doorprize yang dibuka oleh Gubernur Sumsel, H. Herman Deru didampingi Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar. Acara ini turut dihadiri oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irawan, S.I.P., M. Hum., OPD-OPD di lingkungan Pemprov Sumsel, dan juga siswa-siswi sekolah di kota Palembang. Selain itu, Senam bersama juga diisi sorak kemeriahan karena Gubernur Sumsel beserta Forkopimda berbaur ke barisan peserta untuk memberikan hadiah secara langsung kepada peserta yang dinilainya bersemangat. MC Diskominfo Prov Sumsel/ PE/ TM/ Tim Medsos
Sumsel
Antisipasi Bencana Karhutla Posko Karhutla Prov. Sumsel Gelar Rapat Koordinasi
Palembang, sumselprov.go.id -- Awal musim kemarau tahun 2019 di Indonesia jatuh pada bulan April – Mei 2019. Masa transisi musim dari penghujan menuju kemarau tersebut ditandai dengan fenomena musim pancaroba dengan ciri-ciri di antaranya terjadi perubahan ekstrem, dari terik hujan lebat, angin kencang hingga suhu yang berubah-ubah. Kendati demikian, tidak semua wilayah mengalami perubahan kemarau secara bersamaan. Dalam rangka tanggap darurat dan guna menanggulangi bencana tersebut telah ditetapkan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Selatan Nomor : 196/KTPS/BPBD-SS/2019, tanggal 1 April 2019 tentang Pembentukan Pos Komando Satuan Tugas Siaga Darurat Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan di Provinsi Sumatera Selatan. Sehubungan dengan Surat Keputusan tersebut diselenggarakan Rapat Koordinasi Pengendalian Karhutbunla Posko Satgas Karhutla Prov. Sumsel Tahun 2019. Rapat dibuka oleh Wakil Ketua Satgas Posko Karhutla, Kepala Pelaksana Badan Pengendalian Bencana Daerah Prov.Sumsel, H.Iriansyah, SKM., M.Si dan dipimpin langsung oleh Dansatgas Posko Karhutla, Dandrem 044 GAPO Kolonel Arh. Sonny Septiono. Acara berlangsung di Posko Siaga Asap BPBD Prov. Sumsel, Jalan Arah Bandara SMB II Palembang, Kamis (02/05/2019). Pada awal acara Dansatgas Posko Karhutla, Kolonel Arh. Sonny Septino, menyampaikan tugas masing-masing sub satgas Posko Karhutla yang tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Sumsel Nomor :196/KTPS/BPBD-SS/2019, tanggal 1 April 2019. Dilanjutkan dengan arahan yang telah dilakukan Korem 044/GAPO dalam pengendalian bencana karhutla, diantaranya adalah melakukan patroli-patroli darat bersama BPBD, SAR ke beberapa wilayah di Sumsel walau belum terbentuk Posko Siaga ini. Hal ini guna meminilisir sedini mungkin pencegahan bencana karhutla. “Dengan telah ditetapkan satatus siaga darurat maka kita telah mempunyai payung hukum dan rapat koordinasi hari ini merupakan langkah awal dalam menyamakan persepsi walaupun di bulan Januari 2019 instansi terkait sudah melakukan pencegahan tetapi Satgas ini baru dibentuk 1 April”, ujar Ketua Dansatgas pada awak media. “Berdasarkan keterangan BMKG kerawanan El Nino memang cukup panjang, semoga saja tidak seperti itu nantinya, namun pada prinsifnya kami sudah siap karena siaga Karhutla sendiri sudah aktif sejak Maret 2019”, ujar Kolonel Arh Sonny Septiono. Meski demikian, kata dia, penyebab kebakaran hutan dan lahan sebenarnya tidak hanya faktor alam, tapi faktor manusia, sehingga masing-masing opd sudah diminta bergerak mencegah terjadinya potensi kebakaran, termasuk mengingatkan perusahaan perkebunan serta warga sekitar lahan gambut agar tidak membakar lahan”, pungkas Ketua Dansatgas kepada awak media seusai memimpin rapat. Selanjutnya Wakil Dansatgas Posko Karhutla, H.Iriansyah menyampaikan, bahwa kondisi lahan dan kerwanan kebakaran di Provinsi Sumatera Selatan seluas 8.370.281 Ha, terdiri dari kawasan hutan 3.478.468 Ha, perkebunan 1.800.000 Ha, pertanian 752.000 Ha, lahan lain 1.564.320 Ha, dan lahan gambut 1.483.862 Ha yang tersebar di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Musi Banyuasin, Banyuasin, Muara Enim dan Musi Rawas. “Terdapat 9 Kabupaten/Kota daerah rawan karhutla yakni Kabupaten OKI, OI, Pali, Banyuasin, Muba, Muara Enim dan Muratara. Namun yang paling rawan adalah Kabupaten Ogan Komering Ilir”, kata H.Iriansyah. Sementara Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Bambang Benny Setiaji mengatakan El Nino aktif, namun potensi suhu masih dalam kategori normal dan tidak terlalu panas. BMKG memprediksi musim kemarau mulai terjadi di Sumsel pada pertengahan Mei dengan prediksi puncaknya pada Juli sampai Agustus, dimana cuaca kering terjadi dalam kurun waktu lama serta tingkat hujan akan sangat rendah. Namun masyrakat diminta tidak khawatir karena El Nino bukan pengaruh utama iklim di Sumsel, pengaruh dominan justru dari aktivitas meteorologi di Samudera Hidia. “Sekarang terjadi dominasi tekanan rendah dari Samudera Hindia, artinya masih ada potensi hujan pada malam hari di wikayah Sumsel”. Jelasnya. Menurutnya Saat ini masih terjadi peralihan dari musim hujan ke musim kemarau. BMKG juga belum melihat ada indikasi musim kemarau di wilayah Sumsel pada awal Mei. “Secara meteorologi kondisi monsun barat dan timur bertabrakan di daerah ekuator, akibatnya energi matahari masih berada di sekitar ekuator, sehingga masih proses peralihan”, pungkas Benny sapaan keseharian Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang Perwakilan Dinas Pertanian dan Holtikultura peran pencegahan yang dilakukan yaitu melakukan Program Selamatkan Rawah Sejahterakan Petani yang disingkat menjadi SERASI yang bertujuan untuk peningkatan intensitas lahan dan pembukaan lahan dengan tidak membakar Sementara dari Sat Pol PP mengusulkan agar OPD ini tidak hanya bertugas sebagai Penegak Hukum dalam SK Gubernur Nomor 196/KTPS/BPBD-SS/2019 tetapi juga agar dilibatkankan dalam pemadaman mengingat saat ini sudah ada Bidang Pemetaan Bidang Kebakaran. Dinas Kehutan menyampaiak upaya yang telah, sedang dan akan dilakukan adalah Sosilisasi, Audit Kepatuhan, mengaktifkan Posko, Rakor dengan perusahan HTI, Patroli bersama dan pelatihan-pelatihan. Dinas Perkebunan upaya yang telah dilakukan diantaranya TOT dengan naarasumber dari Jasdam dan melakukan evaluasi Kepatuhan secara berkala. Perwakilan dari BPBD Kabupaten Kota Provinsi Sumatera Selatan juga menyampaikan upaya pengendalian yang telah dilakukan selain Sosialisasi juga melakukan Patroli dan berkerja sama dengan OPD terkait seperti dengan Dinas Pertanian, Kehutanan, Ketahan Pangan, Pemberdayaan Masyarakat Desa untuk sama melakukan pencegahan dini pengendalian Karhutla diwilayah masing-masing dan juga sekitar perusahaan. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Humas Posko Siaga Karhutla Sumsel
Sumsel
Semangat Hari Jadi Pemprov Sumsel Ke 73, Pacu Turunkan angka Kemiskinan di Sumatera Selatan
Palembang, sumselprov.go.id – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman bersama Pangdam Sumsel, Kapolda Sumsel, Sekda Sumsel beserta seluruh pegawai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel lakukan jalan sehat dan senam bersama dalam rangka Hari Jadi PemProv Sumsel ke 73 tahun 2019 di Halaman Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Jumat (3/5/2019) Sebelum lakukan senam bersama usai lakukan jalan santai, dalam arahannya utarakan “Semangat Hari Jadi Pemprov Sumsel Ke 73, Pacu Turunkan angka Kemiskinan di Sumatera Selatan”. Ujar Herman Deru Gubernur Sumsel jelaskan, melalui hari Jadi Pemprov Sumsel ke 73, mari kita renungkan bersama dan instropeksi diri apa yang telah kita perbuat untuk kemajuan Sumsel dan apa yang harus kita perbuat agar masyarakat lebih maju lagi ke depan. “Sesuai visi-misi Pemprov Sumsel yang menargetkan kesejahteraan masyarakat melalui menurunkan angka kemiskinan di Sumatera Selatan dari dua digit menjadi satu digit”. Pungkas Gubernur Lanjut Gubernur, disini kita melakukan senam bersama tanpa adanya klasifikasi (sekat) diantara kita, semua sama baik pejabat maupun dengan para staf. Dengan semangat bersama seperti kita melakukan senam olah raga bersama mari kita kobarkan semangat bekerja dengan penuh ikhlas demi tercapainya target kita menurunkan angka kemiskinan di Sumatera Selatan “Mari kita kembali ke ikon kita, ikon Sumsel bersatu teguh menuju sumsel maju bersama. “Ikon tersebut merupakan suatu pacuan (trigger) untuk semangat bekerja demi menurunkan angka kemiskinan dan terus fokus bekerja demi suksesnya visi maupun nisi kita ke depan”, Terang Herman Deru Sekali lagi , Lanjut Gubernur, Ayo kita berolahraga bersama dan semangat bersama bekerja demi tujuan kita yang inginkan. “Sumsel Maju, selamat Hari Jadi Pemprov Sumsel ke 73 tahun 2019, mari kita olahraga bersama, sehat fisik sehat pikiran untuk berpacu melaksanakan tugas mulai sekarang dan ke depan”, tutup Gubernur Pada acara tersebut dimeriahkan dengan jalan sehat, senam bersama dan pembagian door prize beserta adanya outlet-outlet UMKM dan dagangan masyarakat setempat. MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM/PE
Sumsel
Ketua TP PKK Sumsel Gagas Festival Olahan Lokal Bernilai Komersial
Palembang, sumselprov.go.id -- Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Hj Febrita Lustia Deru, membuka dengan resmi Sosialisasi Lomba Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA), di Hall A Griya Agung, Kamis (02/05). Dikatakan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Hj. Febrita Lustia Deru berbagai penelitian menunjukkan bahwa kualitas Sumber daya manusia (SDM) ditentukan oleh sebagian besar aspek lingkungan, termasuk salah satunya pengaruh konsumsi pangan sebesar 70 persen, dan 30 persen oleh factor genetik. Jika pada masa janin dan anak usia dini telah mengalami kekurangan gizi maka akan mempengaruhi perkembangan otak dan rendahnya kemampuan kognitif yang dapat mempengaruhi prestasi belajar dan keberhasilan pendidikan, yang berdampak pada peningkatan resiko kejadian penyakit tidak menular pada usia dewasa, seperti Diabetes type II, Stroke, Penyakit Jantung dan lainnya,” tuturnya Menurut Feby, jika status gizi dan derajat kesehatan SDM Indonesia belum mencapai status gizi dan kesehatan yang prima maka SDM tidak akan mampu berdaya saing yang berimplikasi pada penurunan prduktivitas, sehingga beban pembangunan menjadi semakain besar dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional. Tantangan besar bagi bangsa ini untuk bersama-sama meningkatkan kualitas SDM, salah satunya dapat melakukan melalui peningkatan kualitas konsumsi pangan dengan pola konsumsi pangan yang beragam bergizi seimbang. Hidup sehat, aktif dan produktif selalu menjadi tujuan Lebih jauh Ia menuturkan, dalam upaya mendorong penerapan konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman (B2SA), dilaksanakan kegiatan Festival Pangan Lokal Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) dengan mengembangkan olahan pangan lokal yang memperhatikan nilai komersial ekonomi produk. Pengaruh globalisasi dan perdagangan berdampak pada perubahan pola konsumsi kearah peningkatan konsumsi makanan jadi serta peningkatan ketersediaaan pangan olahan siap saji yang umumnya berasal dari impor. Situasi ini menjadi tantangan besar bagi kita semua untuk menjawab perkembangan zaman dalam mewujudkan konsumsi pangan masyarakat menuju konsumsi pangan B2SA. Oleh karena itu, focus Festival Pangan Lokal B2SA pada Tahun 2019 yaitu Pengembangan pangan lokal olahan dengan pangan pokok non beras dan non terigu, disajikan dalam paket makan siang berdasarkan kebutuhan gizi orang dewasa (2150 kkal/kap/hari),” tambahnya Selain itu, fokus Festival Pangan Lokal B2SA tahun 2019 yaitu mendorong kreativitas dan inovasi olahan pangan lokal bernilai komersial. Kegiatan Sosialisasi ini dirancang untuk untuk dapat membekali peserta dengan pemahaman dan kemampuan melalui penyampaian teori, saya berharap para peserta dapat memanfaatkan pertemuan ini ini dengan sebaik-baiknya sebagai sarana memperluas wawasan berlatih dan belajar,” pungkasnya. Acara tersebut diikuti oleh 51 peserta dari masing-masing Perwakilan PKK dari 17 kabupaten/kota Provinsi Sumsel. MC Diskominfo Prov.Sumsel/Foto HP
Sumsel
Gubernur Sumsel Jajal Pesawat Tempur F-16
Palembang, sumselprov.go.id -- Ada pemandangan berbeda saat Gubernur Sumsel Herman Deru menghadiri pameran Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) dari Kodam II/Sriwijaya dalam rangka Bulan Dirgantara di Apron Bandara Lama (Baseops Lanud Sri Mulyono Herlambang), Palembang, Kamis (2/5). Mantan Bupati OKU Timur dua periode ini sempat menaiki tangga untuk menjajal secara langsung kursi pesawat tempur milik TNI AU jenis Hawk 100 /200 dan Pesawat Tempur F-16 saat. Bahkan Herman Deru menjajal langsung empuknya kursi Kokpit F-16 dan Hawk 100/200. Dalam sambutannya dihadapan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irawan dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara yang turut hadir dalam pameran kali ini, Herman Deru mengaku bangga dan takjub dengan peralatan tempur Alut Sista yang dimiliki TNI. "Saya melihat pameran hari ini tepat tujuh bulan saya menjadi Gubernur, saya takjub kepada Danlanud,"katanya sambil mengajak yang hadir untuk bertepuk tangan kepada angkatan udara. Menurutya, begitu penting pertahanan negara bagi TNI, khususnya bagi kalangan TNI AU, dimana seorang prajurit penerbang harus dari kalangan orang terpilih dengan proses seleksi yang ketat. Dia juga mengucapkan Dirgahayu TNI yang ke 73 Tahun 2019. "Ternyata tidak mudah menjadi penerbang, saya yakini AU itu adalah orang-orang yang terseleksi. Baik diseleksi alam maupun intitusinya,"ucapnya. Sementara, Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang Kolonel Pnb. Heri Sutrisno mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumsel Herman Deru dapat hadir pada pameran Alut Sista yang digelar dalamrangka meningkatkan sinergritas antara TNI/Polri dan masyarakat. Pameran Alut Sista kali ini lanjut dia menampikan sejumlah senjata diantara pesawat tempur, tank dan senjata lainnya,” pungkasnya MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Foto HP