Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Pemkab Dharmasraya Studi ke Pemprov Sumsel tentang Kehumasan dan Kominfo Sumsel
10 May 2019 Dilihat 278x

Pemkab Dharmasraya Studi ke Pemprov Sumsel tentang Kehumasan dan Kominfo

Palembang, sumselprov.go.id- Gubernur Sumsel diwakili Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Provinsi Sumsel, Prof. Eduar Juliartha menerima kunjungan kerja (kunker) perwakilan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat bertempat di Ruang Rapat Sekda, Kamis, (09/05/2019). Kunjungan ini dalam rangka sharing informasi kehumasan, pembinaan dan pengembangan jaringan komunikasi media cetak dan elektronik dan media internal. Eduar menjelaskan bahwa kehumasan merupakan bagian dari kesekretariatan Pemprov Sumsel, dan Kominfo adalah satu dinas yang dibuat sebagai mercusuar promosi dan sosialisasi informasi, komunikasi, dan edukasi. Topoksi yang dipegang kominfo lebih luas pada pengelolaan data dan informasi yaitu mengelola komisi informasi, KPID, PPID, dan jaringan-jaringan internal lainnya. “Kominfo bertugas menjalin aspirasi masyarakat yang mungkin terlewati oleh OPD-OPD yang hanya konsen sama satu sektor saja,” katanya. Humas adalah bagian struktural di lingkup sekretariat yang dikoordinir oleh Asisten III. Fungsi humas adalah sebagai agenda setting terkait penjadwalan dan pemberitaan Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda. “Hal-hal yang terkait dengan kerja sama dengan awak media baik lokal maupun nasional menjadi topoksi humas,” ungkapnya. Dikatakannya, fungsi humas dan kominfo memang selalu berhubungan dengan media cetak dan media elektronik namun memiliki topoksi yang berbeda. Dalam kesempatan itu, Ia juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini. “Kunjungan ini dapat digunakan sebagai sarana saling bertukar informasi,” ujarnya.   Menambahkan, Plt Kadis Kominfo Sumsel, Jon Kenedy S.E., M.Si yang didampingi Kabid PIP Amrullah S.STP., M.Si menyampaikan bahwa Kominfo memiliki wewenang dalam publikasi media luar ruang. Berdasarkan Permendagri 3 tahun 2017, pengelolaan PPID adalah tanggung jawab dari Kominfo. Selain itu, Kominfo dan Humas juga berperan dalam pengelolaan LAPOR! yaitu layanan aplikasi online rakyat. “Aplikasi ini sudah diterapkan di Seluruh 17 kab kota, juga sudah terintegrasi dalam Command Center yang dimiliki Pemprov Sumsel,” ujarnya. Sementara itu, Kabag Humas Pemkab Dharmasraya, Arwinta mengatakan kunjungan ini bertujuan untuk memperbaiki kinerja kehumasan dan PPID, sekaligus mencontoh implementasi PPID Sumsel yang telah bagus dalam skala nasional. “Melalui kunjungan ini akan dijadikan referansi pengembangan kehumasan, jaringan komunikasi, dan media elktronik,” ucapnya. Turut mendampingi perwakilan Biro Humas Sumsel dan Dinas Komunikasi dan Informatika Sumsel.  MC Diskominfo Prov. Sumsel/ PE / All Tim

Baca Detail
Kedapatan Bolos, ASN Pemprov Siap-Siap Disanksi Sumsel
09 May 2019 Dilihat 613x

Kedapatan Bolos, ASN Pemprov Siap-Siap Disanksi

Palembang, sumselprov.go.id -- Guna memastikan tidak terganggunya layanan publik dan terjaganya dispilin pegawai disaat bulan suci ramadhan. Dihari ketiga bulan puasa, Rabu (8/5) pagi  Sekretaris Daerah (Sekda)  Provinsi Sumsel H. Nasrun Umar kembali melakukan inspeksi mendadak (Sidak) kesejumlan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemprov. Sumsel. Sejumlah OPD yang di sidak Sekda di hari ketiga ini antara lain, Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan, Dinas Diklat, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Badan Promosi dan Perizinan Penanaman Modal Daerah (BP3MD) dan Dinas Kehutanan. Dalam sidaknya disejumlah OPD  tersebut, sekda mengecek satu persatu absensi pegawai. Disamping itu Sekda mengecek kelengkapan atribut  seragam sebagai bentuk intergritas dan identitas ASN. Ketika dibincangi disela-sela sidak tersebut Sekda H. Nasrun Umar menegaskan  sesuai dengan Surat Edaran Gubernur sebelumnya dijelaskan jam kerja ASN saat bulan puasa Ramadhan 1440 Hijriah mengalami sedikit perubahan dibandingkan hari kerja biasa.   "Kemarin masih Saya toleransi. Tapi hari ini tidak. Saya tidak akan toleransi lagi. Siapa yang tidak masuk tanpa alasan akan kita sanksi. Ini sesuai arahan Gubernur," jelasnya. Dikatakannya, disiplin pegawai telah diatur dalam PP 53. Dan sesuai arahan gubernur dirinya, kata Sekda sebagai pejabat yang berwenang  memberikan pembinaan bagi kalangan pegawai termasuk dalam hal disiplin berhak menentukan sikap dan menjatuhkan sangsi bagi pegawai yang melanggar disiplin. "Secara tegas dan konsekuen ini berlaku di semua pegawai dilingkungan Pemprov Sumsel," tambahnya. Dijelaskan Sekda, disiplin pegawai bukan saja tepat waktu saat masuk jam kantor. Namun juga  disiplin  saat jam pulang kantor. Dimana sesuai dengan Surat Edaran Gubernur dimuat jam kerja selama bulan puasa, untuk hari Senin hingga Kamis dimulai jam 08.00 Wib hingga jam 15.00 Wib dengan waktu istirahat jam 12.00 Wib hingga jam 13.00 Wib. Sedangkan untuk hari Jumat waktu kerja mulai jam 08.00 Wib sampai jam 15.30 Wib  dengan  waktu istirahat 11.30 Wib sampai 12.30 Wib. "Yang jelas bukan saat masuk kerja saja kita pantau. Tapi saat habis jam kantor,"  tandasnya sembari menyebutkan dari hasil sidaknya ke sejumlah OPD masih ditemukan adanya pegawai yang masuk kerja tidak tepat waktu. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Foto HP Sumsel

Baca Detail
Sumsel Prioritaskan 15 Paket Perbaikan Jalan Tuntas H-15 Lebaran Sumsel
09 May 2019 Dilihat 249x

Sumsel Prioritaskan 15 Paket Perbaikan Jalan Tuntas H-15 Lebaran

Palembang, sumselprov.go.id  - Ada 15 paket pengerjaan yang kita prioritaskan karena rusak berat, Jalan yang rusak berat khususnya ada di daerah OI, OKU, dan OKU Timur. Memang untuk pengaspalan belum dilakukan, kemungkinan nanti setelah lebaran baru dilakukan. Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinas PUBM-TR Provinsi Sumsel Darma Budhy mendampingi Wakil Gubernur Sumsel Ir H Mawardi Yahya. Kunjungan tersebut dilakukan bersama sejumlah kepala OPD lainnya, saat meninjau secara langsung kondisi ruas jalan provinsi yang menghubungkan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir dengan Lubuk Batang Kabupaten Ogan Komering Ulu Ia jelaskan, Senin (6/5/2019) tercatat ada sebanyak 15 paket pengerjaan peningkatan jalan yang mulai dikerjakan dan ditargetkan H-5 lebaran sudah tuntas. Mengacu data dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Provinsi Sumatera Selatan, dari 1,5143 km jalan yang menjadi tanggung jawab Provinsi Sumsel, 185 km nya dalam kondisi rusak. Untuk anggaran yang digelontorkan untuk perbaikan jalan 15 paket tersebut sebesar Rp 364 miliar atau seper tiga dari total anggaran 2019 yaitu lebih dari Rp 1 triliun. Dipastikan sebelum lebaran jalanan tersebut bisa layak dilalui dan tidak menyebabkan kemacetan arus mudik. Saat ini progress pengerjaan sudah mencapai 10 persen untuk 15 paket pengerjaan tersebut. "Secara total ada 60 paket pengerjaan jalan. Namun kita utamakan 15 paket terlebih dahulu, disusu 21 paket yang dalam tahap lelang. Sisanya akan dikerjakan setelah lebaran," pungkasnya. Adapun 15 paket pengerjaan peningkatan jalan tersebut : Peningkatan jalan SP Kepuh-Kurungan Nyawa, Peningkatan jalan Kurungan Nyawa-Gumawang, Peningkatan Kurungan Nyawa-Gumawang (DAK), Peningkatan jalan Gumawang-Petanggan, Pemeliharaan berkala BTS OKI-SP Kepuh, Pemeliharaan berkala Kurungan Nyawa-Martapura, Peningkatan jalan Batas Kabupaten OI-Lubuk Batang, Peningkatan jalan Muara Dua-Kota Batu-Batas Provinsi Lampung Peningkatan dan pelebaran jalan Sekayu-Batas Muara Enim, Peningkatan jalan Tanjung Raja-SP Tambang Rambang, Peningkatan jalan SP Tambang Rambang-Batas OKU, Peningkatan jalan SP Sugi Rawas-Batas Lahat, Peningkatan jalan Muara Siban-SP Embacang, Peningkatan jalan SP Periuk-Tugumulyo-Terawas, Peningkatan jalan Terawas-Taba Tinggi-Maur.(dikutip dr tribun, foto humas) MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
Lomba Menulis Surat Untuk Gubernur Sumsel Akan Raih Rekor Muri Sumsel
09 May 2019 Dilihat 518x

Lomba Menulis Surat Untuk Gubernur Sumsel Akan Raih Rekor Muri

Palembang sumselprov.go.id- Penyerahan Rekor Muri penulisan surat untuk Gubernur Sumsel melalui kertas koran terbanyak akan dilakukan dalam acara Grand Final Lomba di Griya Agung, Senin, (13/5/2019). Selain itu, berbagai hadiah menarik juga telah disiapkan kepada para pemenang lomba menulis surat untuk Gubernur Sumsel. Hal ini disampaikan oleh Plt Kadis Kominfo Sumsel Jon Kenedy, S.E., M.Si dalam rapat persiapan acara di Ruang Rapat Diskominfo Sumsel, Rabu, (8/5/2019). Dihadiri oleh pejabat eselon III dan IV Kominfo Sumsel, Ketua pelaksana dan anggotanya. Total surat terkumpul dalam lomba ini yaitu 149.262 orang yang berasal dari 17 kabupaten dan kota di Sumsel. Dan saat proses penilaian berlangsung berhasil dihimpun 1.934 nominasi peserta terbaik. Hingga akhirnya terpilih 10 orang pemenang dari SMP/MTS dan 10 orang pemenang dari SMA/MA dari masing-masing kategori. “Saat acara berlangsung, Juri akan mengumumkan 4 kategori pemenang yang terdiri dari 80 orang,” kata Jon. Kategori pemenang utama akan dihadiahi kunjungan wisata wawasan kebangsaan. Kategori pemenang kedua akan dihadiahi tabungan masing-masing sebesar Rp. 2.500.000. Kategori pemenang ketiga yaitu uang tunai Rp. 500.000. Kategori pemenang keempat hadiah dalam bentuk bingkisan senilai Rp. 300.000. “Juri akan mengumumkan para pemenang acara berdasarkan peringkat dari 1-80,” ungkapnya. Jon mengarahkan agar semua panitia dapat terus melakukan pengecekan segala aspek persiapan, agar acara dapat berlangsung dengan baik.   Untuk mematangkan persiapan acara, maka akan dilakukan gladi bersih sehari sebelum acara dimulai yaitu Minggu, 12/5/2019. “Kepada panitia harap mempersiapkan sekitar 1.250 kursi untuk acara ini,” tutupnya.   Sementara itu, Ketua Panitia Acara, Purwadi, mengatakan bahwa ia telah berkoordinasi kepada seluruh panitia di daerah untuk menyebarkan undangan ke sekolah masing-masing pemenang melalui Dinas Pendidikan daerah masing-masing. “Para rekan yang berasal dari koran daerah juga telah kami arahkan untuk memasang umbul-umbul untuk memeriahkan acara ini,” ujarnya. Lomba ini dilaksanakan dalam rangka HUT Pemerintah Provinsi Sumsel ke-73. Bertujuan sebagai media yang digunakan untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat di lingkup Sumsel tanpa memandang usia. MC Diskominfo Provinsi Sumsel/ PE  

Baca Detail
Kelola Kedisplinan Pegawai, Sekda Sumsel Lanjutkan Sidak ke OPD Sumsel
09 May 2019 Dilihat 407x

Kelola Kedisplinan Pegawai, Sekda Sumsel Lanjutkan Sidak ke OPD

Palembang, sumselprov.go.id -- Sekda Prov Sumsel Nasrun Umar melanjutkan inspeksi mendadak (sidak) kedisplinan pegawai di hari kedua Ramadhan. Di hari kedua ini Dinas PU dan Dinas Perumahan dan Pemukiman menjadi sasaran, Selasa (7/5) pagi. OPD yang pertama kali disisir rombongan Sekda, BKD dan Inspektorat dan Kasat Pol PP ini adalah Dinas Perumahan dan Pemukiman Provinsi Sumsel. Sambil menunggu daftar absensi dikumpulkan, Sekda melakukan sosialisasi kepada ASN.  Sesuai edaran Gubernur jelasnya sudah dipaparkan bahwa jam kerja ASN saat bulan puasa mengalami sedikit perubahan dibandingkan hari biasa. Jadwal tersebut yakni Hari Senin-Kamis semua pegawai wajib masuk pukul 08.00 wib-15.00 wib (waktu istirahat pukul 12.00 wib-13.00 wib). Sedangkan untuk hari Jumat waktu kerja mulai pukul 08.00 wib-15.30 wib ( waktu istirahat 11.30 wib- 12.30 wib). Tak hanya membahas soal jam kerja ASN, kesempatan itu juga dimanfaatkan oleh Sekda untuk mengecek kelengkapan seragam ASN. Menurutnya kelengkapan ini penting sebagai bentuk intergritas dan identitas ASN. "Kemarin masih saya toleransi. Tapi hari ini tidak. Saya tidak akan toleransi lagi. Siapa yang tidak masuk tanpa alasan akan kita sanksi. Ini sesuai arahan Gubernur," jelasnya. Dikatakannya, disiplin pegawai telah diatur dalam PP 53. Dan sesuai arahan gubernur dirinya, kata Sekda, sebagai pejabat yang berwenang harus mengelola kedisplinan para ASN. "Secara tegas dan konsekuen ini berlaku di semua OPD yang saya kunjungi. Ini bukan tidak berdasar karena di pusat pun demikian," tandasnya seperti dikutif dari GlobalPlanet.News Dari hasil dua hari sidak yang dilakukannya diakui Nasrun masih ada beberapa pegawai yang ditemukan datang tidak sesuai jam kerja. Namun diakuinya pada sidak hari kedua di Dinas Perkim dan Dinas PU Bina Marga tingkat kehadiran pegawai sudah sangat bagus. "Masih ada yang seperti itu (belum menaati aturan) tapi kalau melihat yang dua (Dinas Perkim dan PU) ini bagus absensinya. Yang belum itu mungkin  karena ketidaktahuan mereka. Nah ini perlu saya tekankan sekali lagi pada BKD. Saya ingin surat edaran itu betul-betul diketahui ASN yang lain seluruh sampai level terendah sekalipun," jelasnya. Jika mereka tahu ada aturan hari kerja dan pegawai masih saja tidak mentaati aturan, menurut Sekda dirinya tak segan menerapkan sanksi yang berlaku. Untuk diketahui pada sidak hari kedua bulan Ramadan 1440 Hijriah itu Sekda menyisir sejumlah OPD yang berada di sekitar lingkungan Setda Provinsi Sumsel. Dinas pertama yang disambangi rombongan ini adalah Dinas PU Perumahan dan Pemukiman (Perkim), kemudian berlanjut ke Dinas PU Bina Marga, lalu ke Dinas Sosial, Disdukcapil, Badan Kesbangpol hingga Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel. MC Diskominfo Prov. Sumsel Foto HP Sumsel

Baca Detail
Tingkatkan Penggunaan Dana Desa Untuk Kesehatan Sumsel Sumsel
09 May 2019 Dilihat 250x

Tingkatkan Penggunaan Dana Desa Untuk Kesehatan Sumsel

Kepala Dinas Kesehatan Prov. Sumsel Dra. Hj. Lesty Nurainy Apt. M.Kes, didampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Ferry Fahrizal SKM, MKM, serta seluruh peserta Sosialisasi Prioritas Pemanfaatan Dana Desa Untuk Kesehtan 2020     Palembang, sumselprov.go.id – Sesuai Peraturan Menteri yang menangani desa/Permendes Nomor 16 tahun 2018 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019, dilengkapi dengan Pedoman Umum Pelaksanaan Penggunaan Dana Desa. Sejalan dengan hal tersebut, Kementerian Kesehatan selaku kementerian teknis memberikan dukungan sepenuhnya dalam mendorong prioritas penggunaan dana desa khususnya untuk bidang kesehatan melalui upaya koordinasi dan sinergitas program pembangunan masyarakat bidang kesehatan yang dilakukan di desa, seperti program penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi baru lahir, penanggulangan stunting, posyandu, posyandu lansia dan kegiatan UKBM (Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat) lainnya. Agar pemanfaatan dana desa tersebut sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan, maka Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Prioritas Pemanfaatan Dana Desa Untuk Kesehatan. Acara dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Prov. Sumsel Dra. Hj. Lesty Nurainy Apt. M.Kes, berlangsung  di Hotel Emilia Palembang tanggal 29 sampai 30 April 2019. Dihadapan 44 orang peserta kegiatan ini Dra. Hj. Lesty Nurainy, M.Kes mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah : tersosialisasinya prioritas penggunaan dana desa untuk kesehatan sampai ke tingkat desa, terbentuk dan terlaksanannya komitmen dari Pemerintah Kabupaten/Kota untuk mengeluarkan kebijakan penggunaan dana desa untuk kesehatan, dan penggunaan dana desa untuk bidang kesehatan dapat lebih ditingkatkan seiring dengan meningkatnya pemahaman akan pentingnya dukungan semua pihak dalam program pembangunan kesehatan. “Dana desa adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) diperuntukkan bagi desa, ditransfer melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten/Kota dan diprioritaskan untuk pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa,” ujar Lesty Peserta kegiatan ini terdiri dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Bappeda, PKK, Pengelola program promkes dan perencanaan di Dinas Kesehatan Kabupaten/kota, dengan Narasumber dari Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Bappeda Provinsi Sumatera Selatan. MC Diskominfo Prov.Sumsel Sumber PPID/Web Dinkes SS

Baca Detail
Sumsel Intensif Awasi Daerah Rawan Karhutla Sumsel
08 May 2019 Dilihat 282x

Sumsel Intensif Awasi Daerah Rawan Karhutla

Palembang, sumselprov.go.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Selatan memasuki musim kemarau Mei 2019 ini lebih intensif melakukan pengawasan daerah rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Beberapa daerah rawan Karhutla yang menjadi perhatian utama seperti Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Komering Ulu Timur (OKUT), Banyuasin dan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), kata Kepala Pelaksanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan H. Iriansyah, SKM., M.Kes di Palembang, Selasa (07/05/2019). Pengawasan kawasan rawan Karhutla secara intensif dilakukan untuk melakukan pencegahan terjadinya bencana kabut asap dampak dari Karhutla pada musim kemarau beberapa bulan ke depan. Dalam rangka tanggap darurat dan guna menanggulangi bencana tersebut telah ditetapkan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Selatan Nomor : 196/KTPS/BPBD-SS/2019, tanggal 1 April 2019 tentang Pembentukan Pos Komando Satuan Tugas Siaga Darurat Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan di Provinsi Sumatera Selatan. Untuk melakukan pemantauan di daerah rawan Karhutla, pihaknya didukung personil TNI/Polri, OPD terkait, Kelompok Masyarakat Peduli Api serta Manggala Agni melakukan kegiatan patroli darat dan udara. Upaya yang dilakukan Dinas Peranian dan Perkebunan dalam penanggulangan terjadinya Karhutla adalah melakukan pencegahan sehingga masalah kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan sertya berbagai aktivitas masyarakat pada musim kemarau tahun 2019 ini dapat dihindari. Selain melakukan berbagai tindakan pencegahan, pihaknya juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di provinsi yang memiliki 17 kabupaten/kota ini agar tidak membuka lahan pertanian dan perkebunan dengan cara membakar. “Masyarakat diingatkan untuk mematuhi imbauan itu karena jika ketahuan petugas yang melakukan pengawasan di lapangan akan diamankan dan diproses secara hukum dengan sanksi yang cukup berat berupa kurungan penjara dan denda,” ujar Iriansyah pada awak media. Dengan dukungan dari masyarakat dan upaya pencegahan tersebut, wilayah Sumsel pada musim kemarau tahun ini bisa terbebas dari bencana kabut asap dampak karhutla sebagaiana yang diharapkan bersama. “Kebakaran hutan dan lahan bila terjadi secara besar yang berpotensi menimbulkan bencana kabut asap semaksimal mungkin dihindari, karena jika sampai terjadi sulit dipadamkan dan menimbulkan banyak kerugian,” ujar Iriansyah. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

Baca Detail
Kejuraan Dunia Bowling Digelar  di Jakabaring Sumsel
08 May 2019 Dilihat 257x

Kejuraan Dunia Bowling Digelar di Jakabaring

Palembang, sumselprov.go.id -- Venue Jakabaring dipastikan kembali menggelora dengan event berskala internasional. Setelah sukses dengan gelaran Asian Games 2018, kini lintasan Jakabaring Bowling Center, Palembang, Sumater Selatan dipastikan akan menggelar kejuaraan dunia yang bakal dihelat 16-24 November 2019. Kepastian itu disampaikan Ketua umum PB Persatuan Bowling Indonesia (PBI) Percha Leanpuri saat bertemu dengan Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, Selasa, 7 Mei 2019. Dia mengatakan kejuaraan tersebut bakal diikuti oleh ratusan atlet terbaik dari puluhan negara. Dia meyakini kejuaraan tersebut akan memicu kebangkitan olahraga bowling nasional. "Setiap negara kita batasi mengirim dua atlet terbaiknya, putra dan putri," katanya.  Menurut Percha kejuaraan sama pada dua tahun lalu berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat. Indonesia sendiri menjadi tuan rumah untuk kedua kalinya, setelah 1980. Kali ini, Indonesia kembali menjadi tuan rumah dengan memaksimalkan penggunaan venue di JSC yang merupakan terbaik di kawasan Asia. Percha menambahkan, sesuai regulasi, setiap negara dibatasi mengirim 1 pebowling putra terbaik dan 1 pebowling putri terbaik. Dengan target minimal 65-75 negara peserta, dia optimistis kejuaraan tersebut akan diikuti oleh setidaknya 150 peserta. Jumlah tersebut belum termasuk para ofisial dan keluarga. Sementara itu Kurmin Halim, ketua Pengurus Provinsi Persatuan Bowling Indonesia Sumater Selatan, mengatakan, mereka akan menggencarkan promosi ke luar negeri baik di kawasan Asia, Eropa, maupun Timur Tengah. Tujuannya agar jumlah peserta bisa mencapai seratusan negara di dunia. Bila hal itu tercapai, maka Indonesia bisa mengalahkan rekor jumlah peserta terbanyak yang dipegang oleh Singapura. "Kita ingin pecahkan rekor peserta yang selama ini dipegang oleh Singapura dengan 98 negara," kata Kurmin. MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Foto HP Sumsel

Baca Detail
DWP Sumsel Gencarkan Kegiatan Syiar Ramadan Sumsel
08 May 2019 Dilihat 241x

DWP Sumsel Gencarkan Kegiatan Syiar Ramadan

Palembang sumselprov.go.id- Tim Penggerak PKK Sumsel bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumsel menggelar kegiatan rutin tadarussan dalam rangka mensyiarkan Bulan Suci Ramadan 1440 H Tahun 2019 di Masjid Baiturrahman Jalan Radial Palembang, Selasa, (7/5/2019). Ketua DWP Sumsel yang diwakili Perwakilan DWP Dinas Koperasi dan UKM Sumsel, Musiawati Najib mengatakan kegiatan ini telah menjadi program kerja DWP setiap tahun di bulan Ramadan. Bertujuan untuk menjalin dan mempererat tali silaturahmi antara DWP, PKK, dan juga masyarakat sekitar. “Ramadan dijadikan sebagai bulan untuk meningkatkan iman dan takwa, salah satunya diisi dengan tadarussan,” katanya. Peserta dalam kegiatan ini meliputi DWP seluruh OPD di lingkungan Pemprov Sumsel, PKK Sumsel beserta ibu-ibu pengajian yang berada di sekitar Masjid Baiturahman. “Masjid ini adalah pusat kegiatan kerohanian dengan diikuti oleh masyarakat sekitar binaan dari DWP Sumsel,” ungkapnya.   Ia mengatakan bahwa DWP menargetkan tanggal 14 Mei para peserta telah mengkhatamkan bacaannya dan diwacanakan akan diadakan solat sunah tasbih berjamaah. “Namun setelah tanggal 14 Mei, kegiatan ini tetap berlanjut dan dapat diikuti oleh siapa saja,” pungkasnya.   MC Diskominfo Prov. Sumsel/PE  

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.