Logo

Pemerintah Provinsi

Sumatera Selatan

Logo
Pemerintah Provinsi
Sumatera Selatan
Subpage Header background

Kabar Terkini Sumatera Selatan

Sirkuit Motocross MXGP Sumsel Terbaik di Indonesia Sumsel
12 May 2019 Dilihat 223x

Sirkuit Motocross MXGP Sumsel Terbaik di Indonesia

Palembang, sumselprov.go.id --Kejuaraan dunia motocross MXGP yang digelar di Jakabaring Sumsel 7 Juli 2019 mendatang, mulai dipersiapkan dengan peninjauan langsung  lokasi sirkuit oleh pelaksana Motocross Grand Prix (MXGP), Sabtu (11/4). Lokasi sirkuit seluas 20 hektar yang terletak di kawasan Jakabaring ini nantinya, akan menjadi saksi penyelenggaraan Event international yang  akan diikuti oleh 28 negara. Wakil Ketua Umum Olahraga Sepeda Motor Ikatan Motor Indonesia Pusat Medya saputra menuturkan, dari hasil peninjauan menurutnya lokasi sangat cocok untuk menyelenggarakan MXGP, dikarenakan tanahnya yang sudah padat serta terdapat danau di tengah untuk memudahkan proses watering sirkuit. Arenanya sangat luas untuk parkir penonton dan pembalap sarana nya bisa terpenuhi dengan baik, yang lebih bagus lagi di area sekitarnya sudah ada hotel bintang 5 dan ada sarana mall serta sarana penunjang sebelahnya jakabaring juga sudah ada ratusan bahkan ribuan kamar yang bisa digunakan. Saya rasa salah satu sirkuit yang terbaik di Indonesia,” ungkapnya  Menurutnya, Provinsi Sumsel dipercaya untuk penyelenggaraan MXGP karena sudah diperkuat oleh pernyataan Gubernur Sumsel H.Herman Deru sebagai Kota Olahrga.  Sejak dari 6 bulan yang lalu Pak Gubernur sudah mengatakan bahwa Sumsel sebagai kota olahraga. Saya rasa kita patut apresiasi bahwa sambutan Gubernur sangat luar biasa untuk menyelenggarakan event-event bertaraf international . Tentunya event international ini bisa menunjang sport and tourism di Provinsi Sumsel khususnya dan di Indonesia pada umumnya memberikan dampak positif bagi kemajuan provinsi Sumsel,” katanya  Lebih jauh dikatakan Medya, sekitar 1,7 km lintasan sirkuit yang akan dibuat, dalam waktu dekat pula kontainer-kontainer sudah dikirim dari Jerman ke Indonesia. Begitu juga dengan  motor-motor pembalap yang akan dikirim dua minggu sebelum event sudah diterbangkan dari Eropa ke Indonesia.  Event ini adalah event international kedua setelah Asian Games. Kalau Asian Games itu banyak dari negara-negara Asia kalau ini adalah dari negara-negara dunia kurang lebih 20-28 negara yang akan datang kesini,” terangnya  Seirama dengan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel untuk menghasilkan atlet-atlet lokal, dikatakan Medya usai penyelenggaraan MXGP sirkuit bisa digunakan untuk pembalap-pembalap lokal, dimana akhirnya otomatis akan melahirkan pembalap lokal berkelas international.  Pembangunan sirkuit dimulai awal Juni dan dalam satu bulan kita selesaikan, karena kita kerja 24 jam. Kebanggaan bagi masyarakat Palembang dan indonesia bahwa kita bisa mengadakan event dunia di Sumsel itu sangat berdampak positif sekali terutama sektor olahraga, kita akan menawarkan pembalap-pembalap dunia mulai dari palembang ini,” tambahnya  Dalam kesempatan dan di waktu  yang sama pula akan berlangsung Piala gubernur dan kejurnas MXGP,” jelasnya  Di lain kesempatan Gubernur Sumsel Herman Deru mengungkapkan MXGP ini merupakan keinginan semua orang termasuk siapapun gubernurnya. Karena event olahraga otomotif seperti ini sangat praktis untuk mempromosikan Sumsel di kancah nasional maupun internasional. Terlebih sejak PON digelar 2004 digelar kemudian SEA Games 2011 hingga Asian Games 2018 Sumsel mampu menjadi menyelenggara yang baik. Kita dituntut menjaga kestabilan ini. Bukan hanya pemerintah saja tapi Sumsel dan isinya termasuk semua lembaga yang bergerak di Sumsel,” terangnya. MXGP ini diyakininya pasti sudah sangat dinantikan penggemar otomotif. Terlebih bagi pabrikan motor, agenda ini tentu akan menjadi moment untuk mempromosikan produk dan crosser mereka. Di Babel tahun lalu ada sekitar 30-an negara yang ikut. Di Sumsel juga tidak akan jauh beda Kalau soal dana gambaran kasarnya sekitar Rp20-25 miliar. Mudah-mudahan kita bisa dengan partisipasi semua pihak ” ujarnya. Sesuai lahan yang tersedia, track MXGP ini jelas HD akan dibangun di atas lahan yang akan digunakan untuk Politeknik Pariwisata dan Politeknik Olahraga Indonesia (POI).  ”Tapi saya minta ini harus terkelola dengan transparan. Dengan mengucap Bismillah ini kita jadikan,” pungkasnya MC Diskominfo Prov.Sumsel Foto Humas Sumsel

Baca Detail
Lembaga Pendidikan Carissa Beri 300 Buku Untuk Pempov Sumsel Sumsel
12 May 2019 Dilihat 234x

Lembaga Pendidikan Carissa Beri 300 Buku Untuk Pempov Sumsel

Palembang, sumselprov.go.id -- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendapat Sumbangan sebanyak 300  Buku The Power Of Etiquette” dari Lembaga Pendidikan CARISSA, donasi buku  diterima langsung oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan disaksikan langsung oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi di Griya Agung Palembang, Jumat (10/5) malam. Buku-buku tersebut nantinya akan didistribusikan ke seluruh Ruang Publik, Perpustakaan Sekolah dan Perpustakaan Universitas yang ada di Provinsi Sumsel. Gubernur Sumsel H. Herman Deru dikesempatan tersebut menuturkan, buku The Power Of Etiquette”  diyakini akan memberikan efek positif bagi pembaca dalam mengaktuliasikan tatakrama dan etika yang  baik  dengan sesama. Dia juga mencontohkan sebagai seorang pemimpin  untuk urusan etiket sudah  tertanam sejak dari awal bahkan semenjak kecil sehingga dengan faktor  etiket ini juga diantaranya  yang membawanya  menjadi seperti saat ini yakni Gubernur Sumsel.  "Manajamen penyampaian harus benar, sebab etiket tidak hanya bermanfaat bagi diri tapi bagi suku, bangsa dan negara. Walaupun tidak berlaku disemua tempat namun harus ada penyesuaian. Yang terpenting memiliki cara atau sikap yang dibarengi dengan body language," imbuhnya. Sebagai Gubernur Herman Deru  berjanji  akan menyebarkan Buku The Power Of Etiquette” tersebut, dengan harapan  masyarakat Sumsel tetap terkenal dengan caranya. "Terimakasih telah menjadikan pemikiran banyak orang menjadi ringkas seperti ini, minimal seluruh pegawai Pemda harus punya buku ini,” ungkapnya  Dia juga mengaku senang dan menyampaikan ucapan terima kasih, Lebih jauh dikatakan Herman Deru, Etiket harus dimulai dari organisasi terkecil yakni pada keluarga. Mudah-mudahan apa yang ibu Sri Rahayu Suroso lakukan, Insya Allah akan betul-betul bermanfaat untuk kita semua,” tambahnya  Sementara Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi menambahkan, etiket adalah roh dari emotional quotient (kecerdasan emosional) dimana akan memberikan peran lebih banyak dari keberhasilan setiap individu.  Jadi bagaimana kita memilih satu tutur kata, sikap, dan bahasa tubuh secara tidak langsung terpatri dalam orangyang ada disekitar kita” tuturnya Dikatakan Menhub,  Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menginginkan perubahan sumber daya manusia yang lebih baik lagi. Oleh sebab itu pula menurutnya, etiket dan IQ akan memotivasi setiap individu untuk berbuat lebih baik.  Etiket  ini benar-benar penting dan InsyaAllah, Allah juga meridhoi kalau kita melakukannya dengan baik. Terimakasih Pak Gubernur yang telah memberikan respon sangat baik, semoga buku ini memberikan arti bagi kita semua,” tambahnya. Sementara itu Sri Rahayu Suroso  dari Lembaga  Pendidikan CARISSA menegaskan manusia adalah makhluk sosial yang memerlukan orang lain. Karena itu butuh sikap dan cara bergaul yang baik. Etiket sangat berperan dalam kehidupan sosial. "Pada dasarnya ketika kita melakukan sesuatu yang baik, itu  sebenarnya kita berbuat baik untuk kita sendiri.  Etiket atau tatakrama juga untuk mengatur etitude" tandas  Sri Rahayu Suroso.  MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Foto HP Sumsel

Baca Detail
Bulog Siapkan 215 Ton Daging Beku Seharga Rp80.000 Sumsel
11 May 2019 Dilihat 223x

Bulog Siapkan 215 Ton Daging Beku Seharga Rp80.000

Palembang, sumselprov.go.id -- Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Sumatera Selatan (Sumsel) dan Bangka Belitung (Babel) menyiapkan 215 ton daging beku import untuk memenuhi kebutuhan daging di Provinsi Sumsel dan Babel. Hal itu disampaikan Kepala Perum Bulog Divre Sumsel Babel, M Yusuf Salahuddin, Jumat (10/5/19) seperti dikutif dari Rmol.sumsel "Kita akan siapkan 215 ton, yang akan dijual Rp80.000 per kg nya. Kemarin sudah didatangkan 32 ton, hari ini didatangkan lagi 70 ton, dan Minggu ini akan didatangkan kembali 30 ton," terangnya. Yusuf menerangkan, pengiriman stok daging ini terus dilakukan dan telah terdistribusi 21 ton. Dimana, distribusi akan terus dilakukan, tidak hanya di Palembang. "Pasokan ini untuk memenuhi kebutuhan seluruh wilayah seperti di kantor Sub Divre di wilayaj OKU, Lahat, Linggau termasuk Palembang. Karena memang 215 ini untuk mengcover tiga wilayah termasuk Palembang," terangnya. Yusuf menyampaikan, akan mempercepat proses pengiriman, mengingat akses menuju ke Sumsel dimana harus melewati pelabuhan Merak dan Bakaheuni cukup padat menjelang Lebaran. Karena memang, pihaknya tidak bisa mendatangkan ratusan ton daging secara langsung, mengingat keterbatasan gudang dan lemari pendingin di Gudang Bulog. "Kita memang memiliki keterbatasan gudang dan mesin pendingin. Nanti rencananya kita akan menyewa gudang dan lemari pendingin di Pasar Induk Jakabaring. Kita pastikan stok daging kita aman selama Ramadan dan menjelang Lebaran nanti," ulasnya. Yusuf menuturkan, stok 215 ton daging ini diyakini akan dapat memenuhi kebutuhan dan permintaan masyarakat. Apalagi, kata dia, pada tahun lalu permintaan dan kebutuhan masyarakat untuk daging ini sebanyak 150 ton dan sudah dipenuhi Perum Bulog Divre Sumsel Babel. "Tahun ini permintaan diyakini meningkat, karenanya stoknya kita tambah. Saat ini masyarakat sudah teredukasi dan sudah mengerti bahwa tidak ada perbedaan antara daging sapi segar di pasar dengan daging kerbau ini. Bahkan kualitas daging ini lebih baik," tandasnya.  MC Diskominfo Prov.Sumsel

Baca Detail
Gubernur Minta BPK Edukasi Semua OPD di Sumsel Sumsel
11 May 2019 Dilihat 232x

Gubernur Minta BPK Edukasi Semua OPD di Sumsel

Palembang, sumselprov.go.id -- Terkait adanya sejumlah konsep temuan dari Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemprov Sumsel tahun anggaran 2018 oleh BPK, Gubernur Sumsel Herman Deru meminta segera dilakukan edukasi ke OPD-OPD di lingkungan Pemprov Sumsel. Hal itu dimaksudkan agar temuan serupa tidak terjadi di masa kepemimpinannya. Pernyataan tersebut diungkapkannya saat menghadiri Exit Meeting Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan terhadap Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemprov. Sumsel, di ruang Rapat Bina Praja, Jumat (10/5) sore. "Saya bukan mau mencari siapa yang salah. Tapi saya ingin ini dibenahi. Bila perlu kedepan ada bimbinan teknis atau edukasi dari BPK. Untuk apa? agar tidak salah kedepannya," jelas Herman Deru. Terkait kedatangan rombongan BPK dalam exit meeting ini, Ia mengaku sangat terbantu. Ia bahkan ingin di masa awal kepemimpinannya sebagai Gubernur Sumsel (sejak 1 Oktober 2018), laporan keuangan segera dibenahi. "Sumsel ini ibarat kapal besar, asetnya sangat banyak. Untuk itu bantu saya, saya ingin ini benar sejak awal," tambahnya. Kepada Perwakilan BPK Sumsel yang hadir, iapun mengucapkan terimakasih karena sudah  menyelenggarakan pemeriksaan yang memakan waktu hingga  40 hari lamanya. "Tadi sudah dijelaskan oleh pak Inoki. Saya sampaikan juga bahwa saya sangat serius mengurusi soal aset ini. Karena harus diakui banyak aset milik Sumsel ini masih belum dikembalikan. Secara kasat mata ini bisa dilihat," jelasnya. Adapun kedatangan perwakilan BPK ini menurutnya menjadi angin segar tersendiri baginya. Sebab pengusutan aset yang nilainya mencapai triliunan akan semakin mudah. " Kita sudah bentuk satgas pengusutan aset. Tugasnya banyak termasuk menelusuri kewajiban-kewajiban BOT dan lainnya," jelas Herman Deru. Sementara itu Perwakilan BPK RI Sumsel Antonio Inoki yang mewakili Kepala Perwakilan BPK RI Sumsel memaparkan bahwa sebagai pengendali teknis kedatangan mereka ini dalam rangka agenda pembahasan temuan pemeriksaan yang sudah ditanggapi masing-masing OPD. "Secara garis besar kami akan sampaikan terkait konsep temuan pemeriksaan. Bahwa jumlah keseluruhan dan sudah ditanggapi ada puluhan konsep temuan pemeriksaan," jelasnya. Kepada Gubernur Sumsel Antonio Inoki juga meminta agar keberadaan dan aset yang terdaftar lebih diperhatikan. Jangan sampai aset yang terdaftar tersebut tidak ada keberadaannya karena akan membingungkan penghitungan laporan keuangan.  MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY Foto HP Sumsel

Baca Detail
Masuk Musim Kemarau, Gubernur Ingatkan Warga Waspadai Bencana Kebakaran Sumsel
11 May 2019 Dilihat 277x

Masuk Musim Kemarau, Gubernur Ingatkan Warga Waspadai Bencana Kebakaran

Palembang, sumselprov.go.id -- Masyarakat Sumatera Selatan diminta mewaspadai dampak yang dimungkinkan timbul akibat cuaca panas dan musim kemarau yang kini tengah melanda sejumlah daerah di tanah air. Harapan tersebut diungkapkan Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam sambutannya dihadapan jemaah solat jumat di Masjid Baitul Iman Jalan Sakti Wiratama Kelurahan Srimulya Kecamatan Sematang Borang Sekojo Ujung Palembang, Jumat (10/5).  "Saya mendapat kabar dari BMKG di bulan Ramadhan ini Sumsel telah memasuki musim kemarau. Karena itu Saya meminta masyarakat untuk waspada terhadap dampak yang akan timbul seperti kebakaran dan sejenisnya," tegas Herman Deru. Lebih lanjut mantan Bupati OKU timur dua periode ini menegaskan, perilaku masyarakat  yang tidak teratur dan terkesan mengabaikan hal-hal yang kecil dan dianggap seple justru kerap kali memicu terjadinya  bencana kebakaran. Salah satunya perilaku membuang puntung rokok sembarangan. "Saya minta berhati - hati saat membuang puntung rokok. Buang pada tempatnya dan pastikan apinya sudah mati. Karena dari perbuatan kecil seperti ini bisa menyebabkan kebakaran baik semak belukar maupun pemukiman warga," ujarnya. Terkait dengan safari jumatnya yang rutin dilakukannya. Herman Deru menegaskan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk silaturahminya dengan kalangan ulama dan umat. Disamping sebagai wadah menyerap aspirasi dari masyarakat sekitar.  "Kami dari kalangan umaro dan ulama harus sinerji dalam rangka memajukan pembangunan. Ini  tentunya juga tetap mempertimbangkan kemaslahatan umat pada umumnya," tambahnya.  MC Diskominfo Prov.sumsel/CleY Foto HP Sumsel

Baca Detail
Kominfo Sumsel Terima Audiensi DEMA UIN Raden Fatah Sumsel
11 May 2019 Dilihat 229x

Kominfo Sumsel Terima Audiensi DEMA UIN Raden Fatah

Palembang sumselprov.go.id- Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel menerima audiensi mahasiswa perwakilan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Raden Fatah terkait pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Tingkat Menengah (PKMTM) dengan Tema "Membangun Keunggulan Karakter Kepemimpinan Mahasiswa" bertempat di Ruang Rapat Diskominfo Prov. Sumsel, Jumat, (10/5/2019). Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel, Jon Kenedy, SE MSi mengapresiasi kunjungan ini. Dengan adanya kerja sama bersama mahasiswa, maka akan memperkuat peran mahasiswa untuk memperbaiki pelayanan publik. Jon mengungkapkan Bimtek kepemimpinan memang perlu dilakukan untuk membentuk jiwa kepemimpinan sejak dini. “Kami merasa bangga karena masih mahasiswa sudah memikirkan kepemimpinan ke depannya,” ujarnya.   Dalam kesempatan itu, Jon berharap agar para mahasiswa akan aktif terlibat dalam program-program pemerintah, sehingga akan terwujud kualitas pelayanan publik yang lebih baik. “Sekarang ada acara menyampaikan aspirasi yang lebih baik daripada demo, yaitu melalui aplikasi LAPOR! yang dikelola oleh Kominfo,” jelasnya. Menambahkan, Kabid PIP Kominfo Sumsel, Amrullah, STP, MSi mengungkapkan LAPOR! SP4N adalah salah satu bagian management organisasi pelayanan publik di Pemprov Sumsel.  “Untuk penyampaian materi, kita dapat berikan materi tentang LAPOR! sebagai aplikasi aspirasi pengaduan secara online,” ungkapnya. LAPOR! SP4N adalah sarana aspirasi dan pengaduan berbasis online terkait pelayanan publik dan pembangunan pemerintah, sebagai bentuk sinergi pemerintah dan masyarakat untuk Pengawasan Pembangunan dan Pelayanan Publik di Indonesia. “Kita bisa memberikan pengetahuan kepemimpinan dalam menyampaikan aspirasi melalui aplikasi LAPOR!,” tambahnya. Sementara itu, Ketua DEMA UIN, Rudianto Widodo mengatakan melalui kunjungan ini akan membentuk kerja sama yang berkesinambungan. Karena mahasiswa sebagai generasi milenial bersifat sangat antusias terhadap penggunaan media sosial dan internet. Oleh karena itu, Ia mengatakan bahwa perlunya untuk meminta agar kominfo dapat memberikan edukasi sebagai narasumber tentang implementasi pelayanan publik dan tata cara pemanfaatan media yang baik dan benar. “Hal ini agar tidak terjadi penyalahgunaan media seperti hoax dan penyebaran isu sara yang jadi momok menakutkan bagi bangsa,” ucapnya. MC Diskominfo Prov. Sumsel/ PE / Tim

Baca Detail
 Targetkan PAD Sumsel Meningkat, Optimalisasi Potensi Secara Maksimal Sumsel
11 May 2019 Dilihat 197x

Targetkan PAD Sumsel Meningkat, Optimalisasi Potensi Secara Maksimal

Palembang, sumselprov.go.id  -  Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) gelar Rapat Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) beserta instansi terkait di kantor Bapenda Provinsi Sumsel, Kamis (9/5/2019). Sekretaris Daerah (Sekda) Prov. Sumsel H. Nasrun Umar mewakili Gubernur Sumatera Selatan membuka rapat tersebut dan menyampaikan, melalui rapat ini kita targetkan peningkatan PAD di tahun-tahun mendatang. "Pembangunan akan terus dipacu dengan  menigkatkan PAD, sebab realisasi PAD adalah ujung tombak pembangunan Sumsel. Makanya harus dioptimalisasi dan potensi yang ada juga dieksplorasi secara maksimal,"ujarnya. Jelas Sekda, rapat optimalisasi yang rutin dilaksanakan ini juga bertujuan menyamakan persepsi serta melakukan evaluasi hasil pencapaian PAD dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan yang berasal dari kontribusi dividen perusahaan-perusahaan (BUMN, BUMD, dan perusahaan swasta. Berdasarkan data, sampai triwulan IV tahun 2018, realisasi penerimaan kontribusi dividen dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp82.855.120.642 dari target Rp86.765.902.171 atau sebesar 95,49%. "Perusahaan khususnya BUMD yang belum mencapai target agar terus berpacu demi tercapainya target di tahun 2019 dan bagi perusahaaan BUMD yang yang kurang efisien, seperti unit usaha yang kurang menguntungkan menurutnya harus segera dievaluasi." tegasnya. Lanjut Nasrun, Pemprov Sumsel apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada PT Jasa Raharja (Persero) dan PT Bukit Asam Tbk yang sudah berperan aktif mendukung pembangunan di Provinsi Sumsel. Sebagai informasi dan perlu diketahui bahwa target yang sudah ditetapkan untuk hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan tahun 2019 adalah sebesar Rp 64.024.469.697. Sampai tanggal 31 Maret 2019 yang sudah memberikan kontribusi dividen kepada kas daerah adalah bank Sumsel babel sebesar Rp43.094.081.001 atau sebesar 101,41 dari target yang ditetapkan. "Bagi perusahaan lain yang belum merealisasikan kontribusi dividen diharaokan agar dapat segera merealisasikan kontribusi dividennya," tuturnya. Semnetara pada kesempatan tersebut,  Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumsel Neng Muhibah mengatakan rapat ini rutin digelar oleh Bapenda, sebelumnya rapat ini selalu digelar di ruang Bina Praja namun karena banyaknya peserta lalu dialihkan ke Aula Bapenda. Hadir beberapa peserta diantaranya seperti perwakilan BSB, Swarna Dwipa, ATS, Prodexim, PTBA. Jasa Raharja dan pihak terkait.(dikutip dr tribun dan foto humas) MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM

Baca Detail
BSSN dan Kominfo Bentuk CSIRT Untuk Cegah Insiden Keamanan Siber Sumsel
10 May 2019 Dilihat 850x

BSSN dan Kominfo Bentuk CSIRT Untuk Cegah Insiden Keamanan Siber

Palembang sumselprov.go.id- Insiden keamanan siber merupakan kejadian yang dapat mengganggu atau mengancam berjalannya sistem elektronik atau informasi kritikal bagi layanan publik atau pelanggaran kepatuhan terhadap kebijakan keamanan siber. Begitu yang disampaikan oleh Direktur Penanggulangan dan Pemulihan Pemerintah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Daddy Estoe Widodo. Dalam Asistensi Pembentukan CSIRT (Computer Security Incident Response Team) Sektoral di Lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Sumsel. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) bekerja sama dengan Diskominfo Sumsel bertempat di Ruang Rapat Graha Bina Praja, Kamis, (9/5/2019)."Insiden keamanan siber di Pemerintahan atau suatu perusahaan dapat dilaporkan kepada CSIRT, namun harus dilengkapi dengan buktinya," kata Daddy. Computer Security Incident Response Team (CSIRT) adalah organisasi atau tim yang bertanggung jawab untuk menerima, meninjau, dan menanggapi laporan dan aktivitas insiden keamanan siber. Dikatakannya serangan siber menargetkan para pengguna akun, makanya orang tersebut harus bisa menjaga data-datanya, dapat juga dilakukan melalui sistem operasi dan akun-akun media sosial. "Pemerintah daerah adalah yang paling mudah diserang," ucapnya. Oleh karena itu, diharapkan pembentukan CSIRT di daerah akan meningkatkan kemampuan SDM tentang keamanan siber. Ia mengatakan Indonesia harus memperkuat sistem yang dimiliki Pemda masing-masing daerah. Dan melalui kegiatan hari ini maka diharapkan dapat memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada di daerah terkait keamanan siber. Insiden keamanan siber dapat dilaporkan kepada CSIRT. Caranya yaitu kumpulkan bukti insiden berupa foto atau screenshot insiden atau log file yang ditemukan. Kemudian hubungi (021) 78833610 , atau laporkan dan kirimkan bukti ke bantuan70@bssn.go.id atau pusopskamsinas@bssn.go.id. "Setelah itu maka aduan akan segera kami tangani, bahkan tidak sedikit instansi yang tidak tahu jika datanya dihack," ujarnya. Selanjutnya, dikatakannya bahwa di setiap daerah maka akan dibentuk dan dilatih tim CSIRT. Sementara itu, Plt Kadis Kominfo Sumsel, Jon Kenedy, SE MSi mengatakan kemajuan teknologi mempengaruhi kehidupan manusia dengan begitu pesat. Penetrasi penggunaan teknologi informasi sudah sangat masif di seluruh rakyat Indonesia. Munculnya teknologi smart phone, jaringan internet, dan aplikasi elektronik berbasis internet lainnya menyebabkan perubahan kebudayaan di masyarakat. "Internet membuat orang-orang jadi lebih individualis dan kurang bersosialisasi," katanya. Namun ada dampak positif juga yaitu memberikan kemudahan-kemudahan bagi para pengguna teknologi yaitu mempermudah transaksi. "Aktivitas sehari-hari dapat dilakukan dengan cepat, mudah, dan transparan," tambahnya.  Perkembangan internet dapat merubah perilaku karena hampir semua peralatan cenderung digerakan oleh internet. Menurutnya, dampak negatif internet akhir-akhir ini cenderung meningkat, oleh karena itu maka diadakan kegiatan ini agar kita dapat mengetahui dampak positif dan negatif dari keamaanan siber. Selain itu, dalam pertemuan ini juga dipaparkan mengenai rencana pembentukan CSIRT dan tentang keamanan informasi. MC Diskominfo Prov. Sumsel/ PE / All Tim

Baca Detail
Provinsi Sumsel Raih Penghargaan Pembangunan Daerah 2019 Sumsel
10 May 2019 Dilihat 405x

Provinsi Sumsel Raih Penghargaan Pembangunan Daerah 2019

Palembang, sumselprov.go.id- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) meraih Penghargaan Pembangunan Daerah (P2D) 2019 dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Sumsel masuk sebagai peringkat ke III kategori perencanaan dan pencapaian terbaik tingkat provinsi. Penghargaan tersebut diserahkan langsung Presiden RI, Joko Widodo kepada Gubernur Sumsel H. Herman Deru pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) tahun 2019 di Ballroom Ballroom Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019).  Dalam kesempatan tersebut Presiden menyerahkan Penghargaan Pembangunan Daerah kepada 9 orang perwakilan penerima. Untuk tingkat provinsi diserahkan kepada Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Jawa Timur, dan Gubernur Sumatera Selatan. Untuk tingkat kota diserahkan kepada Wali Kota Denpasar, Wali Kota Makassar, Wali Kota Semarang. Sedangkan untuk tingkat Kabupaten diserahkan kepada Bupati Tabanan, Bupati Tanah Datar, dan Bupati Temanggung. Pada pembukaan Musrenbangnas, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pada tahun 2045, Indonesia diperkirakan telah bertransformasi menjadi kekuatan besar ekonomi dunia. Namun tidaklah mudah mewujudkan hal tersebut karena memerlukan kesiapan sejak dini.  "Kita memiliki peluang besar untuk menjadi negara ekonomi terkuat. Bisa masuk lima atau empat besar ekonomi terkuat dunia di 2045. Tetapi untuk masuk ke sana juga tidak mudah. Banyak tantangan yang harus kita selesaikan dan hadapi," ujar Presiden Joko Widodo  Menurutnya, negara manapun yang ingin maju dan berkekuatan ekonomi besar haruslah mampu menyelesaikan persoalan besar yang ada di negara tersebut. Bagi Presiden, ada tiga hal pokok yang harus diselesaikan bangsa Indonesia yaitu pembangunan infrastruktur yang merata, reformasi struktural untuk peningkatan daya saing, dan pembangunan sumber daya manusia. "Banyak negara yang terjebak kepada _middle income trap_ karena tidak bisa menyelesaikan persoalan besar yang ada di negaranya. Oleh sebab itu, kita harus bisa menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada dan yang akan kita hadapi menuju 2045, 100 tahun Indonesia merdeka," ucapnya. Penyelesaian ketiga persoalan besar tersebut merupakan prioritas utama bagi bangsa Indonesia kini. Presiden Joko Widodo mengajak seluruh pihak untuk tidak terjebak pada rutinitas dan menumbuhkan semangat perubahan.  “Problemnya itu sudah kelihatan, persoalan sudah kelihatan, tantangan yang kita hadapi juga kelihatan, tinggal kita mau atau tidak menyelesaikan itu. Kalau kita mau, niat kita betul-betul untuk 2045 ke empat atau lima besar ekonomi dunia ya jadi. Tapi kalau kita terjebak pada rutinitas, tidak berani berubah, jangan bermimpi kita masuk ke lima atau empat besar ekonomi terkuat dunia,” kata Presiden. MC Diskominfo Provinsi Sumsel / AD Sumber :Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media, Sekretariat Presiden.

Baca Detail
Menu Navigasi
Beranda
Berita
FAQ

Kirim Masukan Anda

Feedback & Penilaian Website

Beri Masukan Anda

Bantu kami meningkatkan kualitas layanan website dengan mengisi survei kepuasan singkat.